0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan4 halaman

Kompres Hangat Jahe Merah untuk Nyeri Osteoartritis

Diunggah oleh

Ika Liatu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan4 halaman

Kompres Hangat Jahe Merah untuk Nyeri Osteoartritis

Diunggah oleh

Ika Liatu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Awal Bros Journal of Community Development

september, 2020

COUNSELING ABOUT GIVING RED GINGER WARM COMPRESS TO REDUCE


OSTEOARTHRITIS PAIN

PENYULUHAN TENTANG PEMBERIAN KOMPRES HANGAT JAHE MERAH


PADA PENURUNAN NYERI OSTEOARTHTRITIS
Muhammad Firdaus1), Marian Tonis2), Abdul Zaky 3),
Akmal Darman Putra 4), Sandya Bunga Prathivi5)
12345)STIKes Awal Bros Pekanbaru,

e-mail: [Link]@[Link]

ABSTRACT
Ginger is the most commonly used medicinal plant in the world. Its rhizome which contains zingiberol has
been shown to reduce inflammation and joint pain. Osteoarthritis is a chronic joint area characterized by
abnormalities in the cartilage (cartilage) of the joints and adjacent bones. Based on a preliminary survey
conducted at UPT PSTW Khusnul khotimah Pekanbaru, almost 90% of the elderly had osteoarthritis. This
community service is carried out in the city of Pekanbaru with the aim of providing knowledge to the
public about offering red ginger warm compresses to reduce osteoarthritis pain, providing knowledge to
the public regarding the effectiveness of providing red ginger warm compresses to reduce osteoarthritis
pain and as input in order to provide motivation to improve management presents a warm compress of
red ginger against osteoarthritis pain in the elderly. The results of this activity are expected for the
community to make warm compresses of red ginger as an alternative way to reduce osteoarthritis pain.

Keywords: Osteoarthritis Pain, Red Ginger, Community education

ABSTRAK
Jahe merupakan tanaman obat yang paling banyak digunakan di dunia, Rimpangnya yang
mengandung zingiberol terbukti berkhasiat mengurangi peradangan dan nyeri sendi. Osteoarthtritis
ialah suatu penyakit sendi menahun yang di tandai oleh adanya kelainan pada tulang rawan
(kartilago) sendi dan tulang didekatnya. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di UPT
PSTW Khusnul khotimah pekanbaru kepada seluruh lansia hampir 90 % mengalami osteoarthtritis.
Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di kota pekanbaru dengan tujuan memberikan
pengetahuan kepada masyarakat tentang pemberian kompres hangat jahe merah pada penurunan
nyeri Osteoarthtritis, memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait efektifitas pemberian
kompres hangat jahe merah terhadap penurunan nyeri osteoarthtritis dan sebagai bahan masukan
dalam rangka memberikan motivasi untuk meningkatkan pengelolaan pemberian kompres hangat
jahe merah terhadap penurunan nyeri osteoarthtritis pada lansia. Hasil Kegiatan ini diharapkan
kepada masyarakat agar dapat menjadikan kompres hangat jahe merah sebagai salah satu cara
alternatif untuk mengurangi nyeri osteoarthtritis

Kata Kunci : Nyeri Osteoarthtritis, Jahe Merah, Penyuluhan kepada masyarakat

PENDAHULUAN
Kompres air hangat dapat memperlebar pembuluh darah sehingga kandungan yang terdapat di dalam
jahe dapat meningkatkan permeabilitas oleoresin menembus kulit dapat masuk melalui pembuluh
darah yang dapat merangsang penurunan nyeri ( Swarbick and Boylan, 2002 dalam Masyhurosydi
dkk, 2013). Osteoarthtritis ialah suatu penyakit sendi menahun yang di tandai oleh adanya kelainan
pada tulang rawan (kartilago) sendi dan tulang didekatnya. Penanganan yang dapat dilakukan untuk
kejadian osteoarthtritis yaitu secara farmakologis dan nonfarmakologis seperti pemberian kompres

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 26


Awal Bros Journal of Community Development
september, 2020

hangat jahe merah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektifitas kompres hangat jahe merah
sebagi penurun nyeri osteoarthtritis.

Penanganan yang dilakukan untuk mengurangi nyeri yang dirasakan oleh penderita osteoarthritis
yaitu secara farmakologi dan nonfarmakologi. Secara farmakologi Obat Anti Infalamasi Non Steroid
(OAINS) seringkali diberikan oleh pelayanan medis untuk menghilangkan nyeri pada penderita
osteoarthritis. Namun pemakaian OAINS secara terus menerus dapat berefek samping yang berat yaitu
perdarahan lambung, kerusakan ginjal, supresi sumsum tulang, anoreksia dan nausea (Sudoyo et all,
2006). Penanganan secara nonfarmakolgi dapat dilakukan dengan memberikan kompres hangat
rebusan jahe merah, Penggunaan kompres hangat menimbulkan terjadinya respon fisiologis tubuh,
yaitu meningkatkan aliran darah, relaksai otot, dan mengurangi nyeri akibat spasme atau kekakuan
(Potter & Perry, 2010).

Menua atau menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi didalam kehidupan manusia. Menurut
nugroho (2008) menua bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan proses yang berangsur-angsur
mengakibatkan perubahan yang kumulatif, merupakan proses menurunkan daya tahan tubuh dalam
menghadapi rangsangan dari dalam dan luar tubuh yang berakhir dengan kematian serta kekuatan
otot mulai merosot sekitar usia 40 tahun, oleh sebab itu lansia mudah mengalami gangguan pada
persendian.

Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh penurunan nyeri osteoarthtritis sesudah
diberikan perlakuan pada kelompok eksperimen, dengan nilai mean pada kelompok eksperimen
sebelum perlakuan adalah 7,90 dan sesudah perlakuan adalah 3,93, sehingga dapat disimpulkan
kompres hangat jahe merah efektif terhadap penurnan nyeri osteoarthtritis. Menurut Kozier dalam
Suprapti (2008) mengungkapkan bahwa panas mempunyai efek yang berbeda dalam tubuh, efek
tersebut juga tergantung dari lamanya pemberian panas. Pemberian panas 15 – 30 menit memiliki
efek vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan aliran darah. Peningkatan aliran darah
akan menurunkan viskositas darah dan metabolisme lokal karena aliran darah membawa oksigen ke
jaringan. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di UPT PSTW Khusnul khotimah
pekanbaru kepada seluruh lansia hampir 90 % mengalami osteoarthtritis.

Sebagian besar responden yang telah menjalani terapi kompres hangat jahe merah mengatakan bahwa
responden mengalami penurunan nyeri dan memberikan rasa nyaman pada sendi karena sensasi
hangat dan kandungan jahe merah yang mampu menembus kulit. Kompres hangat jahe merah terbukti
dapat menurunkan nyeri sendi pada osteoarthtritis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
pemberian kompres hangat jahe merah efektif terhadap penurunan nyeri osteoarthtritis pada lansia.
Menua atau menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi didalam kehidupan manusia. Menurut
nugroho (2008) menua bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan proses yang berangsur-angsur
mengakibatkan perubahan yang kumulatif, merupakan proses menurunkan daya tahan tubuh dalam
menghadapi rangsangan dari dalam dan luar tubuh yang berakhir dengan kematian serta kekuatan
otot mulai merosot sekitar usia 40 tahun, oleh sebab itu lansia mudah mengalami gangguan pada
persendian. Gangguan pada persendian merupakan penyakit yang sering dijumpai pada lansia, dan
termasuk empat penyakit yang sangat erat hubungannya dengan proses menua. Salah satu gangguan
tersebut adalah Osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif, dimana
keseluruhan struktur dari sendi mengalami perubahan patologis, ditandai dengan kerusakan tulang
rawan (kartilago) hyalin sendi, meningkatnya ketebalan serta sklerosis dari lempeng tulang,
pertumbuhan osteofit pada tepian sendi, meregangnya kapsula sendi, timbulnya peradangan, dan
melemahnya otot–otot yang menghubungkan sendi. (Felson, 2008).

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 27


Awal Bros Journal of Community Development
september, 2020

METODE

Tujuan umum dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan manfaat bagi panitia
pelaksana dan bagi masyarakat antara lain sebagai berikut:
1. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam membuat perencanaan kegiatan seperti
menyusun proposal, menghubungi pihak mushala, mengundang masyarakat untuk ikut
serta dalam kegiatan dan menyiapkan perlengkapan kegiatan pengabdian masyarakat.
2. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam melaksanakan suatu kegiatan seperti
memandu kegiatan, memberikan kata sambutan panitia, panitia memberikan arahan
terhadap kegiatan.
3. Memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam membuat laporan kegiatan.
4. Bagi Peserta Pengabdian Masyarakat:
5. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pemberian kompres hangat jahe
merah pada penurunan nyeri Osteoarthtritis.
6. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait efektifitas pemberian kompres hangat
jahe merah terhadap penurunan nyeri osteoarthtritis
7. Sebagai bahan masukan dalam rangka memberikan motivasi untuk meningkatkan
pengelolaan pemberian kompres hangat jahe merah terhadap penurunan nyeri
osteoarthtritis pada lansia
Sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah Masyarakat umum khususnya di Kelurahan Tangkerang
Selatan, Kecamatan Bukit Raya, kota Pekanbaru. Acara dilakukan pada Sabtu, 09 Desember 2017
Pukul 08.00 wib s/d selesai. Metode pelaksanaan penyuluhan ini adalah dengan memberikan materi
hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Pada hari Sabtu pukul 07.30 pagi hingga jam 11.30 siang masyarakat yang hadir diberikan materi
terkait Penyuluhan tentang pemberian kompres hangat jahe merah pada penurunan nyeri
osteoarthtritis. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat memahami tentang pemberian
kompres hangat jahe merah pada penurunan nyeri osteoarthtritis.

Pada pukul 11.30 siang hingga 12.00, pemateri memberikan sesi tanya jawab kepada masyarakat
terkait pemahaman terhadap materi yang diberikan. Masyarakat yang hadir sedikit. Acara
dilaksanakan tidak sesuai jadwal karena masyarakat datang tidak tepat waktu. Diharapkan kepada
panitia untuk lebih gencar lagi dalam memberitahukan kepada masyarakat bahwa ada sosialisasi di
balai desa. Pemateri yang sudah ditunjuk oleh panitia untuk menyampaikan materi. Meskipun acara
sosialisasinya sedikit agak telat dilaksanakannya tetapi tidak mengurangi antusias masyarakat tentang
pengabdian masyarakat ini. Panitiapun selalu mendampingi masyarakat jika ingin bertanya dan selalu
mengarahkan. Rekomendasi untuk kegiatan ini sebaiknya memberikan kesempatan kepada
masyarakat umum adalah :
1. Diharapkan kepada masyarakat agar dapat menjadikan kompres hangat jahe merah sebagai
salah satu cara alternatif untuk mengurangi nyeri osteoarthtritis
2. Kegiatan ini dapat dilakukan dilokasi lain, agar pengetahuan masyarakat terhadap jahe
merah bertambah.

KESIMPULAN
Kegiatan Pengabmas telah dilaksanakan di Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya,
Kota Pekanbaru. Acara dilakukan pada Sabtu, 09 Desember 2017 Pukul 08.00 wib s/d selesai. Seluruh
masyarakat yang mengikuti kegiatan paham tentang pemberian kompres hangat jahe merah pada
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 28
Awal Bros Journal of Community Development
september, 2020

penurunan nyeri osteoarthtritis. Pengabdian masyarakat ini juga Sebagai bahan masukan dalam
rangka memberikan motivasi untuk meningkatkan pengelolaan pemberian kompres hangat jahe
merah terhadap penurunan nyeri osteoarthtritis pada lansia.

SARAN
Kegiatan ini sebaiknya memberikan kesempatan yang luas lagi terhadap masyarakat. Pemberian
informasi pengabmas dapat disosialisasikan lebih cepat dan luas. Untuk penyuluhan berikutnya
diharapkan pemateri untuk dapat membuat materi yang lebih ringkas dan padat, serta mengadakan
peran time keeper dalam pengabmas selanjutnya.

UCAPAN TERIMA KASIH

Kegiatan pengabmas ini tidak akan berjalan lancar tanpa bantuan dan partisipasi pihak terkait. Tim
pengabmas mengucapkan terimakasih atas bantuan dan partisipasinyasecara materi, tenaga maupun
moril:
1. Yayasan Awal Bros Bangun Bangsa.
2. STIKes Awal Bros Pekanbaru.
3. Masyarakat Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru
4. Seluruh pihak terkait yang membantu terlaksana dengan lancar kegiatan pengabmas.

DAFTAR PUSTAKA

Arissa, M.I., 2012, Pola Distribusi Kasus Osteoartritis di RSU Dokter Soedarso Pontianak Periode
1 Januari 2008-31 Desember 2009, Naskah Publikasi, Fakultas Kedokteran Universitas
Tanjungpura, Pontianak.
Felson, D.T., 2008, Osteoarthritis, HARRISON’s Principles of Internal Medicine, 17th Edition,
2158-2165, Mc Graw-Hill Companies Inc, New York.
Felson, T. David. 2006. Osteoartritis of the Knee. [Link]
NEJMcp051726 diunduh 20 mei 2011.
Kallo 2014. Pengaruh kompres hangat terhadap penurunan skala nyeri pada penderita gouth
arthtritis di wilayah kerja puskesmas bahu manado. Universitas Sam Ratulangi
Manado.
Nur, A.S.W., 2009, Hubungan Obesitas dengan Osteoarthritis Lutut pada Lansia di Kelurahan
Puncangsawit. Kecamatan Jebres Surakarta, Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas.
Rusnoto 2014. Pemberian kompres hangat memakai jahe untukmeringankan skala nyeri pada
pasien asam urat di desa kedungwungu kecamatan tegowanu kabupaten grobogan.
Stikes Muhammadiyah Kudus. Jawa tengah.
Soeroso Joewono, Harry Isbagio, Handono Kalim, Rawan Broto, Riardi Pramudiyo. 2006. Edisi V.
Jilid 2 Osteoartritis. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. FK-UI. Jakarta.
Sumual, A.S. 2012. Pengaruh Berat Badan Terhadap Gaya Gesek dan Timbulnya Osteoarthritis
Pada Orang Di Atas 45 Tahun Di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Skripsi. Bagian
Fisika Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado: Manado.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 29

Common questions

Didukung oleh AI

Red ginger contains zingiberol, a compound known for its anti-inflammatory effects, which can reduce inflammation and joint pain associated with osteoarthritis. When applied as a warm compress, the red ginger can penetrate the skin and vascular system, further enhancing its pain-relieving benefits. This dual action of both warmth and ginger properties provides significant relief from osteoarthritis pain .

The application of a warm compress leads to vasodilation of blood vessels, which increases blood flow. The heat from the compress reduces blood viscosity and enhances local metabolism by delivering oxygen to tissues. This increased blood flow and warmth can penetrate the skin, promoting a reduction in pain and providing comfort to the joints .

Relying solely on non-pharmacological treatments such as red ginger warm compresses may overlook the comprehensive management needs of severe osteoarthritis. While these treatments are effective for pain relief and have fewer side effects, they might not address all aspects of the disease, such as advanced cartilage degeneration. A balanced approach, integrating both pharmacological and non-pharmacological methods, is likely more effective for comprehensive management .

The community education program faced challenges such as low attendance due to lack of awareness and timing issues, as participants did not arrive on time . Future initiatives could improve by expanding the reach of awareness campaigns, scheduling more flexible timings for sessions, and ensuring materials are concise and engaging to better capture and retain the audience's attention .

The red ginger warm compress initiative in Pekanbaru highlights the importance of integrating traditional practices with scientific validation in community health interventions. It demonstrates the value of engaging communities in health education to promote self-care and alternative treatment methods effectively. Additionally, ensuring programs are accessible and widely publicized enhances participation and impact, indicating a need for strategic planning and community involvement in future health initiatives .

The study found a significant reduction in osteoarthritis pain in participants who used red ginger warm compresses. The mean pain score decreased from 7.90 before the treatment to 3.93 afterward, indicating effective pain relief. Participants also reported feeling more comfortable in their joints due to the warmth and ginger content penetrating the skin .

Community education plays a crucial role in spreading awareness and encouraging the use of red ginger warm compresses as an alternative treatment for osteoarthritis pain. Educating the public helps increase acceptance and proper implementation of this method, motivating individuals to manage their condition non-pharmacologically. Such programs also empower communities to actively participate in their health management by understanding the benefits and correct application of these remedies .

Osteoarthritis pain can be managed using pharmacological and non-pharmacological approaches. Pharmacological management often involves the use of Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), which can effectively alleviate pain. However, continuous use of NSAIDs carries significant risks, including gastric bleeding, kidney damage, bone marrow suppression, anorexia, and nausea . Non-pharmacological management includes the application of a red ginger warm compress, which increases blood flow, relaxes muscles, and reduces pain by minimizing muscle spasms or stiffness .

The physiological effects of heat and the analgesic properties of red ginger synergistically manage osteoarthritis pain. Heat induces vasodilation, increasing blood flow and reducing muscle spasms, while red ginger's zingiberol content provides anti-inflammatory benefits. Combined, these effects enhance the permeation of healing compounds through the skin, offering comprehensive relief from joint pain .

Aging is a significant factor in the prevalence of osteoarthritis. As individuals age, physiological changes lead to a decrease in muscle strength and joint resilience, making the elderly more susceptible to joint disorders like osteoarthritis. These cumulative changes reduce the body's capacity to withstand internal and external stimuli, resulting in higher incidence rates among the elderly population .

Anda mungkin juga menyukai