Operasi Hitung Pecahan dan Desimal
Operasi Hitung Pecahan dan Desimal
terdiri atas
Mengubah dan mengurutkan pecahan
Mengubah pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya
Operasi hitung pembagian berbagai macam pecahan, pecahan biasa dan cam
118
Perhatikan gambar di samping!
Ibu akan membagikan sebuah kue tart
untuk ayah, kakak, adik, dan aku. Berapa
bagian kue yang akan kami terima
masing- masing jika ibu membagi kue
tersebut sama besar?
1
Dengan cara lain:
100 = Angka 100 dibagi dengan
penyebut (100 : 2 = 50)
50 % kemudian pembilang
2
dikalikan dengan hasil bagi
penyebut (1 50 = 50)
Caranya:
Karena penyebut pecahan (4) ingin jadi
100, maka
… penyebut harus dikalikan
= = 2
4 10 kepada 25 (4 25 = 100),
5
0 sehingga pembilang pun
1
harus dikalikan dengan
0
0 bilangan yang sama (1 25)
1
sehingga = 25 %
4
k d
e i
p b
a
a
d
g
a
i
2
d
SUmber buku: [Link]
b. Mengubah persen ke bentuk pecahan biasa
Mengubah persen ke dalam bentuk pecahan biasa dilakukan
dengan cara sebagai berikut.
a. Dari bentuk persen diubah dulu menjadi pecahan biasa (per
seratus).
b. Taksir atau cari pembagi terbesar dari bilangan pembilang dan
penyebut.
c. Bagi pembilang maupun penyebut dengan bilangan pembagi
tersebut.
Contoh 1:
…
75% = Pembagi terbesar dari 75 dan 100 adalah 25,
… maka kedua bilangan 75 dan 100
3 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh
75% = bilangan 25.
4
Menjadi 75 : 25 = 3 (pembilang)
100 : 25 = 4 (penyebut)
3
Contoh 2: Jadi, 75 % =
… 4
80% = Pembagi terbesar dari 80 dan 100 adalah 20,
… maka kedua bilangan 80 dan 100
4 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh
80% = bilangan 20.
5
Menjadi 80 : 20 = 4 (pembilang)
100 : 20 = 5 (penyebut)
4
Jadi, 80 % =
5
Contoh 3:
…
25% = Pembagi terbesar dari 25 dan 100 adalah 25,
… maka kedua bilangan 25 dan 100 (pembilang
1 dan penyebut) dibagi oleh bilangan 25
25% = Menjadi 25 : 25 = 1 (pembilang)
4
100 : 25 = 4 (penyebut)
1
Jadi, 25 % =
4
Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 121
Mari Berlatih
… …
1. 20 % = 6. 80 % = …
…
… …
2. 40 % = … 7. 90 % = …
… …
3. 25 % = … 8. 120 % = …
… …
4. 60 % = … 9. 150 % = …
… …
5. 75 % = … 10. 175 % = …
122
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Contoh:
1
4
= 0,25 Caranya:
Pecahan 1 sama dengan 1 :4, dapatkah
0,25 4:
bilangan 1 4? Apabila yang dibagi lebih
kecil4daripada
100 yang membagi, maka tambahkan angka 0 dan naikkan koma
8
sehingga akan membentuk bilangan desimal. Mengapa 1 = 0,25? Amati lah contoh
20
20
0 4
di
pembagiansamping ini!
Contoh:
1 5
10 ( 2 5 = 10) karena =10 = 0,5
2 penyebut dikalikan dengan bilangan 5, maka pembilang pun harus dikalikan pada bilanga
njadi pecahan 1 = 0,5.
1 = 25
= 0,25
4 100
Jadi, 1 = 0,5
2
Coba kamu jelaskan bagaimana terjadinya contoh di samping.
Mari Berlatih
ahan-pecahan berikut menjadi bilangan desimal, gunakan cara pertama dan kedua agar kamu dapat memahamin
1.2 4 3
= … 6. =…
3 6
4 4
2. 2 = … 7. 5 = …
5 2
3. = … 8. 8 = …
Contoh:
1 Bilangan desimal 0,5 sama dengan pecahan untuk
0,5 =
2 menyederhanakan pecahan 5 , maka pembilang
10
penyebut dibagi dengan bilangan yang sama (bilangan terbesar yang dapat membagi keduanya) yaitu bilangan 5
penyebut (10 : 5 = 2). 0,5 = 5 = 1
10 2
Jadi, 0,5 = 1
2
Mari Berlatih
124
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
3. Mengubah Desimal Ke dalam Bentuk Persen dan
Sebaliknya
a. Mengubah desimal ke dalam bentuk persen
Cara 1:
75
0,75 = = 75 %
100 Bilangan desimal diubah dulu
5 50 menjadi pecahan per sepuluh atau per
0,5 = = = 50 %
10 100 seratus. Ingatlah per seratus sama
dengan
persen.
Cara 2:
1. 70 % = ... 6. 30% =…
2. 65 % = ... 7. 45% =…
3. 4% = ... 8. 55% =…
4. 5% = ... 9. 95 % =…
5. 85 % = ... 10. 7% =…
mampu!
mpunyai modal Rp500.000,00. Setelah laku semua barang dagangannya, ternyata ia mendapat untung 20 % dari
n pedagang itu?
g pedagang itu sekarang?
a. Cara 1
1 , 2
2 1. Ubahlah pecahan-pecahan tersebut
, 5 , 3
8 menjadi pecahan yang semua
3
4
12 , penyebutnya sama.
24 16 15 , 18
, 24 24
2. Setelah diubah kemudian diurutkan
24
12 , 15 , 16 , 18 dilihat dari pembilangnya.
24 24 24
24
126
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
b. Cara 2
1 , 2 1. Ubahlah pecahan tersebut menjadi
, 5,
2 bilangan desimal.
3
8
3
4
0,5, 0,67, 0,63, 0,75
b. Membandingkan pecahan
Cara membandingkan pecahan sama dengan mengurutkan
pecahan, yaitu dengan menyamakan penyebutnya atau dengan
mengubah menjadi bilangan desimal atau bisa juga dengan
menggunakan garis bilangan pecahan.
Gunakan tanda < , = , dan > untuk membandingkan pecahan
berikut ini!
Cara 1
1 … 5
2
8
1. Ubahlah pecahan tersebut menjadi penyebut
4 … 5 yang sama
8
2. Bandingkan pecahan tersebut menurut besar
8 kecilnya angka pembilang.
1 < 5
2
Cara 2
1 … 5
2 8
0,5 … 0,63
1. Pecahan diubah menjadi bilangan desimal.
0,5 < 0,63 2. Bandingkan kedua pecahan tersebut dilihat
1 5 dari besar kecilnya bilangan desimal.
<
2 8
Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 127
Mari Berlatih
2. 2 ,1 , 2 , 3 5. 2 , 1 , 2 , 3
4 384 4384
2
3.
4 , 1 , 2 , 3
384
[Link] pecahan berikut ini dengan menggunakan tanda < ,
= , dan >!
1 5 1 4
1. … 4. …
2 8 3 8
3 1 3 4
2. 6 … 8 5. 4 … 8
2 5
3. 4 6
…
1. Penjumlahan Pecahan
a. Penjumlahan pecahan biasa
Contoh:
2 …
= telah
1 yang
Menjumlahkan pecahan
+ sama penyebutnya, operasi penjumlahannya hanya menjumlah
4 4 …
Pahamilah contoh di samping ini!
2 3
4 + 1 = 4
4
128
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Menjumlahkan pecahan yang tidak sama penyebutnya, operasi
penjumlahannya terlebih dahulu harus menyamakan penyebutnya,
karena pecahan tidak bisa dijumlahkan apabila penyebutnya tidak
sama. Perhatikan contoh berikut ini!
Contoh:
Caranya:
2 1 = … [Link]
+ sama dengan mencari KPK dari bilangan penyebut. KPK penyebut dari pecahan di samping a
penyebutnya
3 4 …
Apabila penyebut dikalikan 2. pada suatu bilangan, maka pembilang pun dikalikan pada bilangan yang
(2 84 =+8 dan
3 1=11
3 =123)
12 12
Mari Berlatih
Hitunglah penjumlahan pecahan berikut ini!
1. 3 + 2 = … 6. 3 + 1 = …
5 5 … 4 5 …
2. 1 + 4 = … 7. 2 + 4 = …
6 6 … 3 7 …
3. 3 + 2 = … 8. 3 + 4 = …
5 5 … 5 8 …
4. 3 + 2 = … 9. 4 + 2 = …
5 5 … 5 6 …
5. 3 + 2 = … 10. 3 + 2 = …
5 5 … 8 3 …
b. 1 1 + 2 2 = …
4 5
Cara pengerjaan:
a. Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
b. Ubahlah kedua pecahan menjadi pecahan yang sama penyebutnya.
c. Jumlahkan pecahan tersebut seperti penjumlahan pecahan biasa.
d. Hasil dari penjumlahan pecahan kemudian disederhanakan.
Untuk contoh di atas pengerjaannya adalah:
2 1
6 18 4 22 10 5
a. 1 4 + 3 = + =
12 12 12 = 1 12 = 1 6
1
= 4 + 3
1 2 5
b. 1 + 2 = 12 25 48 73 13
4 5 4 + 5 = 20 + 20 = 20 = 3 20
Mari Berlatih
2 + 2 1 =… 3 2 +1 2 =…
4. 6
9. 3 5
5
12 +2 2 =… 1 4 +1 3 =…
5. 10.
3 5 8 4
130
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
2. Pengurangan Pecahan
a. Pengurangan pecahan biasa
Contoh:
2 1 = …
4 – Mengurangkan
…
pecahan yang telah sama penyebutnya, operasi pengurangannya
4
2 1
4 1 = 4 hanya mengurangi pembilangnya.
–
4 Perhatikan contoh di samping ini!
Contoh:
2 1 … Caranya:
3 –
Ubahlah 4 =
menjadi pecahan
… 1.
yang penyebutnya sama dengan mencari KPK dari bilangan penyebu
6
Apabila penyebut 3
3 = dikalikan 2.
pada suatu bilangan, maka pembilang pun dikalikan pada bilangan yan
12 – 12 12
Mari Berlatih
1 3
23 2 ; dan 1
;6 3 2
Operasi hitung pengurangan pecahan campuran dapat dilakukan
dengan cara sebagai berikut.
Contoh:
1 2 – 1 = …
a.
43
b.2 1 – 1 2 = …
4 5
Cara pengerjaan:
a. Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
b. Ubahlah kedua pecahan menjadi pecahan yang sama penyebutnya.
c. Lakukan pengurangan pecahan tersebut seperti pecahan biasa.
d. Hasil dari pengurangan pecahan kemudian disederhanakan.
3.3 2 – 1 3 = … 1 1 28
8. – =…
3 5 3
32 –2 1 =… 3 2 – 1 2 =…
4. 9.
6 5 3 5
1 2 – 45 1 4 – 3
5. =… 10. =…
3 84
Contoh:
3 2 = 3 2 = Perkalian
6 pada pecahan yaitu:
4 54 5 20
pembilang pembilang penyebut penyebut
4 3 = 43 12
= 32
8 48 4
Contoh:
a. 1 3= …
2
b. 4 3 = …
6
Jawab:
1 = 13 = 3 = 1 1
a. 3 2
2 2 2
3= 4 3= 12 = 2
a. 4 6
6 6
134
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Mari Berlatih
4 2 …… = … =… 5 4= ……= … =…
2. =… … 7.
5 … 8 … ……
52 … …… 8.3 3 = … … = … = …
3. =… …== … …
6 6 … ……
4
24 …… … …… …
4. = … = … = … 9. 7 6= ……= … =…
8 …
Contoh:
1 3 2 =…
a.
2 5
2 3 3 2 =…
b.
4 5
Jawab:
1 3 2 = 1 17 = 1 17 = 17 = 1 7
a.
2 5 252 51010
2 3 3 2 = 11 17 = 11 17 = 187 = 9 7
b. 4 52020
45 4 5
25 2 3 = …… =…
9. 5 =
……
6
37
2 2 = …… =
10. …… =…
3
136
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Contoh:
34 : 2
a. =…
46 5
: 3
b. =…
5
Jawab:
a.
34 : 2 = 3 5 = 15 = 1 7
46 5 4288
3 = 4 5 = 20 = 1 2 = 1 1
b. :
56318189
Mari Berlatih
5. 3 : 4 =… 10. : =…
5 7
b. 2 4 : 1 3 = …
6 5
Jawab:
2 3 : 2 = 11 : 2 = 11 5 = 55 = 6 7
a. 542 8
45 4 8
2 4 : 1 3 = 16 : 8 = 16 5 = 90 = 1 32 = 1 2
b. 6 48 48 3
6 5 568
Mari Berlatih
14 : 3 =… 3 3 : 1 4 =…
2. 7.
6 7 7 5
33 : 4 =… 2 4 : 1 3 =…
3. 8.
8 5 6 5
4.2 4 : 1 3 = … 3 3 : 2 4 =…
9.
6 5 7 6
5.2 3 : 2 4 = … 24 : 2 2 =…
7
10. 5
5 6
138
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Contoh:
Ketika akan membuat kue, ibu membeli 3 kg gula, 1 1 kg telur,
1. 2
4 bahan yang
dan 1 1 kg terigu dari toko. Berapa kg berat dibeli
4
ibu?
Jawab:
3 + 1 1 + 1 1 = 3 + 3 + 5 = 3 + 6 + 5 = 14 = 3 2 = 3 1
4244244444 4 2
Jadi, berat semua bahan yang ibu beli adalah 3 1 kg.
Ketika dilaksanakan perkemahan regu Rajawali terdiri atas 9 anggota, setiap anggota membawa
2.
9 1 = 91 = 9 = 4 1
2 2 2 2
1
Jadi, beras yang terkumpul adalah 4 2 kg.
elereng Rudi dan Arman adalah 7 : 8, jumlah kelereng mereka ada 75 buah. Berapakah jumlah kelereng masing-
142
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Mari Berlatih
2. Skala
Skala, perbandingan, dan pecahan mempunyai hubungan yang
erat. Hal ini karena ketiganya memiliki simbol (tanda) yang sama,
yaitu tanda bagi ( : ).
Saat kita mengamati peta yang tergantung di dinding, atau pada
atlas, di setiap sudut peta tersebut selalu tertulis kata skala yang
disertai angka yang merupakan perbandingan. Misalnya, skala
1 : 2.000.000, 1 : 2.500.000, 1 : 200, 1 : 100, dan seterusnya.
Skala banyak digunakan dalam atlas maupun dalam
menggambar sesuatu yang bentuk aslinya berukuran besar seperti
lapangan atau bangunan.
Skala biasanya ditetapkan dalam ukuran cm sehingga 1 cm pada
peta dikalikan pada skala yang telah ditetapkan. Umpamanya skala
1 : 2.500.000, sehingga 1 cm menjadi 1 2.500.000 = 2.500.000 cm
apabila dijadikan ukuran dalam km menjadi 2.500.000 : 100.000 = 25
km. Jadi, setiap 1 cm pada peta berjarak 25 km jarak yang sebenarnya.
Contoh:
Pada sebuah atlas tertera skala 1 : 2.000.000. Setelah diukur,
jarak dari kota A ke kota B sepanjang 4 cm. Berapa kilometer jarak
sebenarnya dari kota A ke kota B?
Jawab:
Diketahui : skala = 1 : 2.000.000
jarak pada peta = 4 cm
Ditanyakan : jarak sebenarnya = ...?
Mari Berlatih
: 4.000.000. Setelah diukur dengan penggaris, panjang pulau Jawa 18 cm. Berapa kilometer panjang pulau Jawa
ota Bandung dan Bogor sepanjang 6 cm. Peta tersebut digambar dengan skala 1 : 1.750.000. Berapa kilomet
144
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Seorang arsitektur membuat denah rumah tinggal dengan menggunakan skala 1 : 200. Berapa cm
Ruangan kelasmu berukuran 7 m 8 m. Gambarlah ruangan tersebut pada bukumu dengan meng
Pada peta yang berskala 1 : 1.750.000, lebar dari utara ke selatan provinsi Banten sepanjang 8 cm
an Indah 4 : 8. Jika selisih tabungan Rima dengan tabungan Indah Rp50.000,00, berapakah nilai masing-masing ta
na hendak menggambar menara tersebut menggunakan skala 1 : 10.000. Berapakah tinggi menara yang harus d
146
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
2
2. Pecahan
4 jika diubah menjadi bentuk persen adalah ....
a. 20% c. 40%
b. 30% d. 50%
5
3. 10 jika diubah menjadi bilangan desimal adalah ....
a. 0,4 c. 0,6
b. 0,5 d, 0,7
25 7 100
a. 0,20; 2 2
100 ; 14 7 %; 33 7 %
1 2 25
b. 33 %; 14 %; 0,20;
3 7 100
1 25 1
c. 14 3 %; 0,20; 100 ; 33 %
3
1 25
d. 33 %; ; 0,20; 14 2 %
3 100 7
1
5. 5 1
4 + 2 3 = ...
7 3 2
6. 9 = ...
3
4
7. 2 12: 1 1 = ...
8. a. 4 3 5 = ...
+
2
6 4
2
b. 3 8 = ...
6
4 5
– 9: 6
9. Pada peta provinsi Jawa Barat, jarak antara kota Bandung dan
Bogor sepanjang 6 cm, peta tersebut digambar dengan skala
1 : 1.750.000. Maka jarak dari kota Bandung ke kota Bogor
sebenarnya adalah ...
2. Jarak kota P dan Q adalah 360 km. Jarak pada peta adalah 9 cm.
Tentukan skala peta tersebut!
4. Jarak kota P dan Q adalah 180 km. Berapa jarak kota P dan Q
pada peta yang berskala 1 : 1.200.000?
150
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5
untuk SD/MI Kelas V
S
U
m
b
e
r
b
u
k
u
:
b
s
e
.
k
e
m
d
i
k
b
u
d
.
g
o
.
i
d