0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan54 halaman

Operasi Hitung Pecahan dan Desimal

Bab 8 membahas operasi hitung pecahan, termasuk mengubah pecahan ke bentuk desimal dan persen serta sebaliknya, melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada berbagai macam pecahan, serta menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung pecahan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan54 halaman

Operasi Hitung Pecahan dan Desimal

Bab 8 membahas operasi hitung pecahan, termasuk mengubah pecahan ke bentuk desimal dan persen serta sebaliknya, melakukan operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada berbagai macam pecahan, serta menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi hitung pecahan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bab 8

Operasi Hitung Pecahan


Pernahkah kamu melihat ibumu memotong kue? Berapa
bagian potongan kue tersebut? Tiap-tiap potongan kue itu
merupakan pecahan dari kue yang ibu potong. Pada pembelajaran
kali ini kamu akan mempelajari tentang bilangan pecahan.
Bilangan pecahan adalah bilangan yang dinyatakan dalam
bentuk perbandingan. Kita ketahui jika sebuah bilangan pecahan
a
b
artinya a : b (dibaca a berbanding b atau dibaca a per b). Masih
ingatkah kamu istilah pembilang dan penyebut dalam pecahan?
Bilangan pecahan ada yang disebut bilangan pecahan biasa,
pecahan desimal, dan pecahan persen (per seratus). Bilangan
1
disebut pecahan biasa, 0,5 disebut pecahan desimal, dan 55 %
2
disebut pecahan persen.
Bagaimana cara mengerjakan operasi hitung pada bilangan
pecahan. Mari kita pelajari dengan cermat pembahasan pada
bab ini!

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: S


[Link] m
r buku: [Link] 117
Peta Konsep

terdiri atas
Mengubah dan mengurutkan pecahan
Mengubah pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya

Mengubah pecahan biasa


menjadi bilangan desimal dan
Mengurutkan dan membandingkan pecahan
sebaliknya

Operasi hitung penjumlahan berbagai macam pecahan, pecahan biasa dan ca


meliputi

Operasi hitung pengurangan berbagai macam pecahan, pecahan biasa dan ca


Operasi Hitung Pecahan
terdiri atas
Operasi hitung berbagai macam pecahan
Operasi hitung perkalian berbagai macam pecahan, pecahan biasa dan cam

Operasi hitung pembagian berbagai macam pecahan, pecahan biasa dan cam

Penyelesaian masalah yang berhubungan dengan operasi hitung pecah

Pecahan dalam operasi hitung perbandingan


Pecahan dalam perbandingan danterdiri
skala atas

Pecahan dalam operasi hitung skala

118
Perhatikan gambar di samping!
Ibu akan membagikan sebuah kue tart
untuk ayah, kakak, adik, dan aku. Berapa
bagian kue yang akan kami terima
masing- masing jika ibu membagi kue
tersebut sama besar?

A Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Desimal


dan Persen serta Kebalikannya

1. Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Persen dan


Sebaliknya
a. Mengubah pecahan ke dalam bentuk persen
Pernahkah kamu mendengar kata persen? Dalam kehidupan
sehari-hari kita sering mendengar dan menemukan istilah persen,
misalnya koperasi menetapkan bunga pinjamannya sebesar 2 persen
(2 %). Belanja di Toko Murah selalu memberikan diskon sebesar 10
persen (10 %), dan lain-lain.
Persen sebenarnya merupakan bilangan pecahan (bilangan yang
memiliki pembilang dan penyebut). Persen dilambangkan dengan %
Contoh:
2 % =2
100
5
5 % =100
10 % =10
100

Cara mengubah pecahan biasa ke dalam bentuk persen, yaitu


dengan cara mengubah penyebut pecahan tersebut menjadi 100, karena
persen merupakan per seratus ( lihat contoh di atas). Pahamilah
perubahan pecahan menjadi persen di bawah ini!

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: 119


[Link]
SUmber buku: [Link]
Caranya:
Karena penyebut pecahan (2) ingin jadi 100, maka
1 … 50 penyebut harus dikalikan kepada 50 (2  50 = 100),
2 = 100= 100 sehingga pembilang pun harus dikalikan dengan
bilangan yang sama (1  50) sehingga 1 = 50 %
2

1
 Dengan cara lain:
100 = Angka 100 dibagi dengan
penyebut (100 : 2 = 50)
50 % kemudian pembilang
2
dikalikan dengan hasil bagi
penyebut (1  50 = 50)
Caranya:
Karena penyebut pecahan (4) ingin jadi
100, maka
… penyebut harus dikalikan
= = 2
4 10 kepada 25 (4  25 = 100),
5
0 sehingga pembilang pun
1
harus dikalikan dengan
0
0 bilangan yang sama (1  25)
1
sehingga = 25 %
4

Dengan cara lain:


Angka 100 dibagi dengan
 100 = penyebut (100 : 4 = 25)
4 25 % kemudian pembilang
dikalikan dengan hasil bagi
penyebut (1  25 = 25).
Caranya:
Karena penyebut pecahan (4) ingin
jadi 100, maka
… penyebut harus dikalikan
= = kepada 25 (4  25 = 100),
4 7
10 5 sehingga pembilang pun
0
1 harus dikalikan dengan
0 bilangan yang sama (3  25
0 = 75) sehingga 3 = 75 %
4
Dengan cara lain:
3 Angka 100 dibagi dengan

penyebut (100 : 4 = 25)
100 = kemudian pembilang
75 % dikalikan dengan hasil bagi
4 penyebut (3  25 = 75)
SUmber buku: [Link]
C Karena 0adeng = en h
ar penyebu pem an ga a
a t bilan
20bila 8 n s
pecahan =gngan 0 pe il
n
(5) ingin 100
pun
yang ) ny b
y jadi 100, ),haru
sam eb a
a: maka sa
sehi ut g
p 
dikal
ngg (10 i
5 …8 e ikan 0 : p
=0 n seh = 5 = e
11 y ing 8
20) n
00 e ga 0
0 4 ke y
0 b % mu e
5
u D dia b
t e n u
n pe t
t 80 g mb (
e 5 a ila 4
r
n ng 
s
dik
e
b c ali 2
u a ka 0
t r n =
a de 8
h ng 0
a l an )
r a
u i
s n
:
120
d A Di undu
i n B
k g a
a k SD/MI
l a
i
k 1
a 0
n 0

k d
e i
p b
a
a
d
g
a
i
2
d
SUmber buku: [Link]
b. Mengubah persen ke bentuk pecahan biasa
Mengubah persen ke dalam bentuk pecahan biasa dilakukan
dengan cara sebagai berikut.
a. Dari bentuk persen diubah dulu menjadi pecahan biasa (per
seratus).
b. Taksir atau cari pembagi terbesar dari bilangan pembilang dan
penyebut.
c. Bagi pembilang maupun penyebut dengan bilangan pembagi
tersebut.

Contoh 1:

75% = Pembagi terbesar dari 75 dan 100 adalah 25,
… maka kedua bilangan 75 dan 100
3 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh
75% = bilangan 25.
4
Menjadi 75 : 25 = 3 (pembilang)
100 : 25 = 4 (penyebut)
3
Contoh 2: Jadi, 75 % =
… 4
80% = Pembagi terbesar dari 80 dan 100 adalah 20,
… maka kedua bilangan 80 dan 100
4 (pembilang dan penyebut) dibagi oleh
80% = bilangan 20.
5
Menjadi 80 : 20 = 4 (pembilang)
100 : 20 = 5 (penyebut)
4
Jadi, 80 % =
5

Contoh 3:

25% = Pembagi terbesar dari 25 dan 100 adalah 25,
… maka kedua bilangan 25 dan 100 (pembilang
1 dan penyebut) dibagi oleh bilangan 25
25% = Menjadi 25 : 25 = 1 (pembilang)
4
100 : 25 = 4 (penyebut)
1
Jadi, 25 % =
4
Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 121
Mari Berlatih

[Link] pecahan berikut ini ke dalam bentuk persen!


1.2 4 4
= ... % 6. 8 = ... %
4
5 1
2. 3 = ... % 7. 4 = ... %
4 3
3. 2 = ... % 8. 5 = ... %
5 1
4. 3 = ... % 9. 5 = ... %
6 5
5. = ... % 10. 10 = ... %

[Link] bilangan persen berikut ini ke dalam bentuk pecahan biasa!

… …
1. 20 % = 6. 80 % = …

… …
2. 40 % = … 7. 90 % = …
… …
3. 25 % = … 8. 120 % = …
… …
4. 60 % = … 9. 150 % = …
… …
5. 75 % = … 10. 175 % = …

2. Mengubah Pecahan Ke dalam Bentuk Desimal dan


Sebaliknya
a. Mengubah pecahan ke dalam bentuk desimal
Mengubah pecahan biasa ke dalam bilangan desimal dapat
dilakukan dengan dua cara berikut.
1) Dengan cara dibagi (bagi kurung). Ingat, bahwa ( per = bagi).
Jadi, untuk mengubah pecahan menjadi desimal dengan jalan
pembilang dibagi penyebut.

122
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Contoh:
1
4
= 0,25 Caranya:
Pecahan 1 sama dengan 1 :4, dapatkah
0,25 4:
bilangan 1 4? Apabila yang dibagi lebih
kecil4daripada
100 yang membagi, maka tambahkan angka 0 dan naikkan koma
8
sehingga akan membentuk bilangan desimal. Mengapa 1 = 0,25? Amati lah contoh
20
20
0 4
di
pembagiansamping ini!

b. Dengan cara mengubah penyebut menjadi 10, 100, atau 1000.


Ingat, bahwa bilangan desimal merupakan bilangan per
sepuluh, per seratus, atau per seribu.

Contoh:

1 5
10 ( 2  5 = 10) karena =10 = 0,5
2 penyebut dikalikan dengan bilangan 5, maka pembilang pun harus dikalikan pada bilanga
njadi pecahan 1 = 0,5.
1 = 25
= 0,25
4 100
Jadi, 1 = 0,5
2
Coba kamu jelaskan bagaimana terjadinya contoh di samping.

Mari Berlatih

ahan-pecahan berikut menjadi bilangan desimal, gunakan cara pertama dan kedua agar kamu dapat memahamin

1.2 4 3
= … 6. =…
3 6
4 4
2. 2 = … 7. 5 = …
5 2
3. = … 8. 8 = …

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 123


4.1 5 1
= … 9. 4 = …
3
5 3
5. = … 10. 8 = …

b. Mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa


Mengubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa caranya
hampir sama dengan cara yang kedua dalam mengubah pecahan
biasa menjadi desimal ( diubah menjadi per sepuluh, perseratus,
perseribu) kemudian pembilang dan penyebut dibagi dengan angka
yang sama.

Contoh:
1 Bilangan desimal 0,5 sama dengan pecahan untuk
0,5 =
2 menyederhanakan pecahan 5 , maka pembilang
10
penyebut dibagi dengan bilangan yang sama (bilangan terbesar yang dapat membagi keduanya) yaitu bilangan 5
penyebut (10 : 5 = 2). 0,5 = 5 = 1
10 2

Jadi, 0,5 = 1
2

Mari Berlatih

Ubahlah bilangan desimal berikut ini ke dalam bentuk pecahan biasa!


… … … …
1. 0,5 = = 6. 0,6 = =
… … … …
… … … …
2. 0,4 = … = … 7. 0,8 = … = …
… … … …
3. 0,25 = … = … 8. 0,2 = … = …
… … … …
4. 0,75 = … = … 9. 0,35 = … = …
… … … …
5. 0,125 = … = … 10. 0,45 = … = …

124
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
3. Mengubah Desimal Ke dalam Bentuk Persen dan
Sebaliknya
a. Mengubah desimal ke dalam bentuk persen
Cara 1:
75
0,75 = = 75 %
100 Bilangan desimal diubah dulu
5 50 menjadi pecahan per sepuluh atau per
0,5 = = = 50 %
10 100 seratus. Ingatlah per seratus sama
dengan
persen.

Cara 2:

0,5 = 5 Bilangan desimal diubah menjadi


10
 100 % = 50
pecahan per sepuluh atau per seratus,
%
kemudian dikalikan dengan 100 %.
75
4,75 =  100 % = 75 Agar lebih jelas, perhatikanlah contoh
100
di samping!
%

b. Mengubah persen ke dalam bilangan desimal


50 Bilangan persen diubah menjadi per
50% =
100 = 0,5 seratus dan untuk menjadikan
4 bilangan desimal hanya tinggal
4% =
100 = menentukan angka di belakang koma.
0,04
Agar lebih jelas perhatikanlah contoh
25 =
25 di samping ini.
100 = 0,25

1. 0,45 = ... % 6. 0,28 = … %


2. 0,2 = ... % 7. 0,35 % = …%
3. 0,55 = ... %
Mari Berlatih 8. 0,15 = … %
4. 0,75 = ... % 9. 0,6 =…%
5. 0,3 = ... % 10. 0,42 = … %
Ubahlah bilangan desimal berikut ini ke dalam bentuk persen!
Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 125
Ubahlah persen di bawah ini ke dalam bentuk pecahan desimal!

1. 70 % = ... 6. 30% =…
2. 65 % = ... 7. 45% =…
3. 4% = ... 8. 55% =…
4. 5% = ... 9. 95 % =…
5. 85 % = ... 10. 7% =…

mampu!
mpunyai modal Rp500.000,00. Setelah laku semua barang dagangannya, ternyata ia mendapat untung 20 % dari
n pedagang itu?
g pedagang itu sekarang?

4. Mengurutkan dan Membandingkan Pecahan


a. Mengurutkan pecahan
Perhatikanlah contoh di bawah ini!
Urutkanlah pecahan-pecahan di bawah ini dari yang terkecil
sampai terbesar!
1 , 2 , 5 , 3
2 3 8 4
Mengurutkan dan membandingkan pecahan dapat dilakukan
dengan cara sebagai berikut.
a. Mengubah pecahan dengan menyamakan penyebutnya.
b. Mengubah pecahan ke dalam bentuk desimal.

a. Cara 1

1 , 2
2 1. Ubahlah pecahan-pecahan tersebut
, 5 , 3
8 menjadi pecahan yang semua
3
4

12 , penyebutnya sama.
24 16 15 , 18
, 24 24
2. Setelah diubah kemudian diurutkan
24
12 , 15 , 16 , 18 dilihat dari pembilangnya.
24 24 24

24
126
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
b. Cara 2
1 , 2 1. Ubahlah pecahan tersebut menjadi
, 5,
2 bilangan desimal.
3
8
3
4
0,5, 0,67, 0,63, 0,75

0,5, 0,67, 0,63, 0,75


2. Setelah diubah kemudian diurutkan
1 , 5 , 2 , 3 dilihat dari besarnya desimal.
2 8 3 4

b. Membandingkan pecahan
Cara membandingkan pecahan sama dengan mengurutkan
pecahan, yaitu dengan menyamakan penyebutnya atau dengan
mengubah menjadi bilangan desimal atau bisa juga dengan
menggunakan garis bilangan pecahan.
Gunakan tanda < , = , dan > untuk membandingkan pecahan
berikut ini!

Cara 1

1 … 5
2

8
1. Ubahlah pecahan tersebut menjadi penyebut
4 … 5 yang sama
8
2. Bandingkan pecahan tersebut menurut besar
8 kecilnya angka pembilang.

1 < 5
2

Cara 2

1 … 5
2 8

0,5 … 0,63
1. Pecahan diubah menjadi bilangan desimal.
0,5 < 0,63 2. Bandingkan kedua pecahan tersebut dilihat
1 5 dari besar kecilnya bilangan desimal.
<
2 8
Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 127
Mari Berlatih

[Link] pecahan berikut ini dari yang terkecil hingga terbesar!


2 ,1 , 2 , 3 2 , 1 , 2 , 3
1. 4.
4 384 4384

2. 2 ,1 , 2 , 3 5. 2 , 1 , 2 , 3
4 384 4384
2
3.
4 , 1 , 2 , 3
384
[Link] pecahan berikut ini dengan menggunakan tanda < ,
= , dan >!

1 5 1 4
1. … 4. …
2 8 3 8
3 1 3 4
2. 6 … 8 5. 4 … 8
2 5
3. 4 6

B Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

1. Penjumlahan Pecahan
a. Penjumlahan pecahan biasa
Contoh:
2 …
= telah
1 yang
Menjumlahkan pecahan
+ sama penyebutnya, operasi penjumlahannya hanya menjumlah
4 4 …
Pahamilah contoh di samping ini!
2 3
4 + 1 = 4
4

128
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Menjumlahkan pecahan yang tidak sama penyebutnya, operasi
penjumlahannya terlebih dahulu harus menyamakan penyebutnya,
karena pecahan tidak bisa dijumlahkan apabila penyebutnya tidak
sama. Perhatikan contoh berikut ini!

Contoh:
Caranya:
2 1 = … [Link]
+ sama dengan mencari KPK dari bilangan penyebut. KPK penyebut dari pecahan di samping a
penyebutnya
3 4 …

Apabila penyebut dikalikan 2. pada suatu bilangan, maka pembilang pun dikalikan pada bilangan yang
(2 84 =+8 dan
3 1=11
3 =123)
12 12

Mari Berlatih
Hitunglah penjumlahan pecahan berikut ini!

1. 3 + 2 = … 6. 3 + 1 = …
5 5 … 4 5 …
2. 1 + 4 = … 7. 2 + 4 = …
6 6 … 3 7 …
3. 3 + 2 = … 8. 3 + 4 = …
5 5 … 5 8 …
4. 3 + 2 = … 9. 4 + 2 = …
5 5 … 5 6 …
5. 3 + 2 = … 10. 3 + 2 = …
5 5 … 8 3 …

b. Penjumlahan pecahan campuran


Pecahan campuran adalah bilangan yang terdiri atas bilangan asli
dan bilangan pecahan seperti berikut:
1
2 3 ; dan 3
1 3 ; 2 6 2

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 129


Operasi hitung penjumlahan pecahan campuran dapat dilakukan
dengan cara sebagai berikut.
Contoh:
1 2 + 1
a. =…
4 3

b. 1 1 + 2 2 = …
4 5

Cara pengerjaan:
a. Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
b. Ubahlah kedua pecahan menjadi pecahan yang sama penyebutnya.
c. Jumlahkan pecahan tersebut seperti penjumlahan pecahan biasa.
d. Hasil dari penjumlahan pecahan kemudian disederhanakan.
Untuk contoh di atas pengerjaannya adalah:
2 1
6 18 4 22 10 5
a. 1 4 + 3 = + =
12 12 12 = 1 12 = 1 6
1
= 4 + 3
1 2 5
b. 1 + 2 = 12 25 48 73 13
4 5 4 + 5 = 20 + 20 = 20 = 3 20

e. Penjumlahan pecahan campuran bisa juga dilakukan penjumlahan


bilangan asli tambah bilangan asli dan pecahan ditambah pecahan.
Boleh kamu coba contoh di atas!

Mari Berlatih

Hitunglah pecahan campuran berikut ini!


2 2 + 2 1 2 +2 2 =…
1. =… 6.
35 3 5
3 +1 2 =… 2 2 + 4 =…
2. 7.
4 5 46
3 2 + 3 1 1 + 2 2 =…
3. =… 8.
35 3 8

2 + 2 1 =… 3 2 +1 2 =…
4. 6
9. 3 5
5

12 +2 2 =… 1 4 +1 3 =…
5. 10.
3 5 8 4
130
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
2. Pengurangan Pecahan
a. Pengurangan pecahan biasa
Contoh:
2 1 = …
4 – Mengurangkan

pecahan yang telah sama penyebutnya, operasi pengurangannya
4
2 1
4 1 = 4 hanya mengurangi pembilangnya.

4 Perhatikan contoh di samping ini!

Mengurangkan pecahan yang tidak sama penyebutnya, terlebih


dahulu harus menyamakan penyebutnya, karena pecahan tidak bisa
dikurangi apabila penyebutnya tidak sama. Perhatikan contoh berikut
ini!

Contoh:

2 1 … Caranya:
3 –
Ubahlah 4 =
menjadi pecahan
… 1.
yang penyebutnya sama dengan mencari KPK dari bilangan penyebu

6
Apabila penyebut 3
3 = dikalikan 2.
pada suatu bilangan, maka pembilang pun dikalikan pada bilangan yan
12 – 12 12

Mari Berlatih

Hitunglah pengurangan pecahan berikut ini!


3 2 = … 3 1 = …
1. – 6. –
5 5 … 4 5 …
4 … 2 …
6 2 = … 3 – 3 = …
2. – 7.
3 6 … 4 7 …
4 2 = … 5 3 = …
3. – 4 8. – 8

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 131


3 – 2 = … 3 – 2 = …
4. … 9. …
5 4 5 6
4 … 2 …
3 = … 5 – …
5. 5 – 10. 4 =
6 8

b. Pengurangan pecahan campuran


Pecahan campuran adalah bilangan yang terdiri atas bilangan asli
dan bilangan pecahan seperti berikut ini.

1 3
23 2 ; dan 1
;6 3 2
Operasi hitung pengurangan pecahan campuran dapat dilakukan
dengan cara sebagai berikut.

Contoh:
1 2 – 1 = …
a.
43
b.2 1 – 1 2 = …
4 5

Cara pengerjaan:
a. Ubahlah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.
b. Ubahlah kedua pecahan menjadi pecahan yang sama penyebutnya.
c. Lakukan pengurangan pecahan tersebut seperti pecahan biasa.
d. Hasil dari pengurangan pecahan kemudian disederhanakan.

Untuk contoh di atas pengerjaannya adalah:


2 1 6 1 18 4 14 2 1
a. 1 4 – 3 = 4 – 3 = 12 – 12 = 12 = 1 12 = 1 6
1 2
b. 2 – 1
9 7 45 28 17
= – = – = 20
4 5 4 5 20 20

e. Pengurangan pecahan campuran bisa juga dilakukan pengurangan


bilangan asli dengan bilangan asli dan pecahan dikurangi pecahan.
Boleh kamu coba contoh di atas.
132 Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Mari Berlatih

Hitunglah pengurangan pecahan campuran berikut ini!


2 2 – 2 2 2 –1 2
1. =… 6. =…
35 3 5
2
2 3 –1 2 =… 7. 2 – 4
2. 6 =…
4 5 4

3.3 2 – 1 3 = … 1 1 28
8. – =…
3 5 3
32 –2 1 =… 3 2 – 1 2 =…
4. 9.
6 5 3 5

1 2 – 45 1 4 – 3
5. =… 10. =…
3 84

C Perkalian dan Pembagian Pecahan

1. Perkalian Pecahan Biasa dengan Pecahan Biasa


Operasi hitung perkalian pecahan biasa dengan pecahan biasa
dilakukan dengan cara langsung mengalikan pembilang dengan
pembilang dan penyebut dengan penyebut.

Contoh:
3  2 = 3  2 = Perkalian
6 pada pecahan yaitu:
4 54  5 20
pembilang pembilang penyebut penyebut

4  3 = 43 12
= 32
8 48  4

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 133


Mari Berlatih

Hitunglah perkalian pecahan berikut ini!


2  3 =…… = … 46  2 = …… = …
1. 4…  …… 6. …… …
6 68 5
26 …
…  ……  1 = …… =
2.8 3 4 … 
== … … 7. 6 9 ……

5 27 5 …

5 3 =…… = …  3 = …… =
3.  4 8. ……

6 …… … 4 …
4
 2 =…… = …  3 = …… = …
4. 7 9. …
3 …… … 4 ……
1
6  3 =…… = … ……
 3
5. 10. …
5 …… … 4 … ==

2. Perkalian Pecahan Biasa dengan Bilangan Bulat

Contoh:
a. 1  3= …
2
b. 4  3 = …
6

Jawab:
1  = 13 = 3 = 1 1
a. 3 2
2 2 2

 3= 4  3= 12 = 2
a. 4 6
6 6

134
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Mari Berlatih

Kerjakan perkalian pecahan berikut ini!


3 4 …… = … =… 4  5= ……= … =…
1. 6
=…  …… 6. …  ……
6

4 2 …… = … =… 5  4= ……= … =…
2. =…  … 7.
5 … 8 …  ……

52 …  …… 8.3  3 = …  … = … = …
3. =…  …== … …
6 6 …  ……
4
24 …… … …… …
4. = … = … = … 9. 7  6= ……= … =…
8 …

46 …… = … =… 4  5= ……= … =…


5. =…  …… 10. …  ……
8 6

3. Perkalian Pecahan Campuran


Operasi hitung perkalian pecahan campuran pada prinsipnya
hampir sama dengan perkalian pecahan biasa. Hal yang perlu diingat
adalah cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa.

Contoh:
1  3 2 =…
a.
2 5

2 3  3 2 =…
b.
4 5

Jawab:

1  3 2 = 1  17 = 1  17 = 17 = 1 7
a.
2 5 252  51010
2 3  3 2 = 11 17 = 11  17 = 187 = 9 7
b. 4  52020
45 4 5

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 135


Mari Berlatih

Hitunglah perkalian pecahan di bawah ini!


4 2  6 = …… …
1. …… = … =…
6 8
…… …
2 3  6 …… …
2. 2=
8
= =…
5 …
2 …
6  3 6 = …… = …
3. …… =…
8 …
33 3 …… = …
4.  = …… … =…
4 6

12  2 4 = …… … =…
5. 5 =
…… …
4

42 3 …… = …
6. = =…
5 6 …… …
3 …
 26 …… =
7. 7 = …… … =…
8 …

24  3 2 = …… =
8. …… =…
7 3

25  2 3 = …… =…
9. 5 =
……
6
37
 2 2 = …… =
10. …… =…
3

4. Pembagian Pecahan Biasa


Operasi pembagian dalam pecahan dikerjakan dengan cara
perkalian setelah pecahan pembagi ditukar/dibalikkan antara
pembilang dan penyebut.

136
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Contoh:

34 : 2
a. =…
46 5

: 3
b. =…
5

Jawab:

a.
34 : 2 = 3  5 = 15 = 1 7
46 5 4288

3 = 4  5 = 20 = 1 2 = 1 1
b. :
56318189

Mari Berlatih

Kerjakanlah soal-soal pembagian pecahan berikut ini!


3 4 3 5
1. : =… 6. : =…
6 5 4 9
3 4
2. 4 : 3 =… 7. 7 5
: =…
6 7 4 3
6 5
3. 3 : 4 =… 8. 3 : 4 =…
8 5 7 6
4 2
4. 4 : 3 =… 9. 6 : 5 =…
6 5

5. 3 : 4 =… 10. : =…
5 7

5. Pembagian Pecahan Campuran


Operasi pembagian dalam pecahan campuran dikerjakan
dengan cara perkalian, setelah pecahan pembagi ditukar/dibalikkan
antara pembilang dan penyebut. Ingat ubah terlebih dahulu pecahan
campuran menjadi pecahan biasa.

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 137


Contoh:
2 3 : 3
a. =…
44

b. 2 4 : 1 3 = …
6 5

Jawab:
2 3 : 2 = 11 : 2 = 11  5 = 55 = 6 7
a. 542 8
45 4 8

2 4 : 1 3 = 16 : 8 = 16  5 = 90 = 1 32 = 1 2
b. 6 48 48 3
6 5 568

Mari Berlatih

Kerjakanlah soal-soal pembagian pecahan berikut ini!


2 3 : 4 =… 2 3 : 2 5 =…
1. 6.
65 4 9

14 : 3 =… 3 3 : 1 4 =…
2. 7.
6 7 7 5

33 : 4 =… 2 4 : 1 3 =…
3. 8.
8 5 6 5

4.2 4 : 1 3 = … 3 3 : 2 4 =…
9.
6 5 7 6

5.2 3 : 2 4 = … 24 : 2 2 =…
7
10. 5
5 6

6. Menyelesaikan Masalah yang Berhubungan dengan


Operasi Hitung Pecahan
Dalam kegiatan sehari-hari, kita sering berhadapan dengan
masalah yang penyelesaiannya memerlukan operasi hitung pecahan.
Contohnya permasalahan di bawah ini.

138
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Contoh:
Ketika akan membuat kue, ibu membeli 3 kg gula, 1 1 kg telur,
1. 2
4 bahan yang
dan 1 1 kg terigu dari toko. Berapa kg berat dibeli
4
ibu?
Jawab:

Bahan yang dibeli ibu:


=3
Gula 4
kg
= 11
Telur kg
2
= 1 1 kg
Terigu
4

3 + 1 1 + 1 1 = 3 + 3 + 5 = 3 + 6 + 5 = 14 = 3 2 = 3 1
4244244444 4 2
Jadi, berat semua bahan yang ibu beli adalah 3 1 kg.

Ketika dilaksanakan perkemahan regu Rajawali terdiri atas 9 anggota, setiap anggota membawa
2.

kg beras yang terkumpul pada regu Rajawali? 2


Jawab:

Jumlah anggota = 9 orang


Tiap anggota membawa beras Beras yang terkumpul
= 1 kg
2
= ... kg

9  1 = 91 = 9 = 4 1
2 2 2 2
1
Jadi, beras yang terkumpul adalah 4 2 kg.

Selesaikanlah soal-soal berikut ini dengan menggunakan operasi


hitung pecahan!

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 139


Mari Berlatih

1. Dalam menghadapi hari kenaikan kelas, untuk membuat baju


3 3
seragam ayah membeli 1 meter kain baju, meter kain celana,
1 4 4
dan meter kain rompi. Berapa meter kain yang dibeli
ayah?4
2. Dari t oko1ibu membeli 4 kantong plastik minyak goreng yang
beratnya kg per kantong, dan membeli 2 kantong daging
4
yang beratnya 1 kg per kantong. Berapa kg berat belanjaan ibu?
3. 2
Untuk mendirikan tenda perkemahan, diperlukan 6 utas tali
1
yang panjangnya masing-masing 2 meter. Berapa meter tali
2
yang dibutuhkan untuk tenda1tersebut?
4. Astuti memiliki 24 buku tulis, dari jumlah buku tersebut telah
1 2
dipakai di kelas 5 dan dari buku tersebut diberikan kepada
4
adiknya, sisanya untuk persiapan di kelas 6. Berapakah jumlah
buku Astuti untuk persiapan di kelas 6?
5. Pada ulang tahunnya yang ke-131 Purnama membagi-bagikan
kue kepada semua yang hadir, kepada teman-temannya,
1 2
kepada adiknya, dan sisanya disimpan. Berapa bagian kue
4
yang disimpan?

Buktikan jika kamu mampu!


Bu Asih bermaksud mengadakan syukuran khitanan putranya.
Ia merencanakan anggaran untuk pesta tersebut 4 2 hasil kegiatan
an , 1 1 dari hasil usaha suaminya, dan 1 6 menjual hasil panennya.2 Jika anggaran syukuran ter3seb
.000.000,00, tentukan nilai uang dari masing-masing bagian di atas!

D Pecahan dalam Perbandingan dan Skala

1. Pecahan dalam Perbandingan


a. Menuliskan perbandingan
Hubungan antara bilangan pecahan, perbandingan, dan skala
sangat erat kaitannya, karena bilangan pecahan merupakan simbol
dari perbandingan maupun skala.
140
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Cobalah kamu perhatikan beberapa pernyataan berikut ini!

Jumlah bola hitam ada 3 buah


Jumlah bola putih ada 4 buah
Jumlah semua bola ada 7 buah
Bola hitam berbanding dengan bola putih
= 3 : 4 atau dapat ditulis 3
4
Bola hitam berbanding dengan semua
bola = 3 : 7 atau dapat ditulis 3
7
Perhatikan gambar di samping!
Jumlah siswa laki-laki 21 orang
Jumlah siswa perempuan 28
orang Jumlah siswa semuanya 49
orang
Perbandingan siswa laki-laki dan
perempuan 21 berbanding 28 atau
21 : 28 atau 21
28
Perbandingan siswa
laki-laki dengan semua siswa 21
21
berbanding 49 atau 21 : 49 atau
49
Perbandingan siswa perempuan dengan
semua siswa adalah 28 : 49 atau 28
49

Perbandingan merupakan pernyataan bagian dari jumlah atau


kumpulan tertentu.
Pernyataan perbandingan harus ditulis dengan pecahan yang
sangat sederhana. Cara menyederhanakan perbandingan sama halnya
dengan menyederhanakan pecahan, yaitu dibagi dengan bilangan
yang sama seperti contoh di atas dapat ditulis sebagai berikut:

Perbandingan 21 : 28 disederhanakan menjadi 3 : 4


21 3
atau menjadi .
28 4
Perbandingan 21 : 49 disederhanakan menjadi 3 : 7
3
atau 21 menjadi .
29 7
Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 141
Mari Berlatih

Buatlah kalimat perbandingan seperti contoh di atas dari gambar


dan pernyataan di bawah ini!

Bintang putih dengan semua bintang = ... : ... atau


Bintang putih dengan bintang hitam = ... : ... atau

Bintang hitam dengan semua bintang = ... : ... atau …


Bintang hitam dengan bintang putih =... : ... atau

49 : 35 disederhanakan menjadi ... : ...
40 : 60 disederhanakan menjadi ... : ...
32 : 56 disederhanakan menjadi ... : ...
15 : 60 disederhanakan menjadi ... : ...
72 : 40 disederhanakan menjadi ... : ...
60 : 80 disederhanakan menjadi ... : ...

b. Operasi hitung perbandingan


Perhatikanlah kalimat perbandingan berikut ini!

elereng Rudi dan Arman adalah 7 : 8, jumlah kelereng mereka ada 75 buah. Berapakah jumlah kelereng masing-

kelereng Rudi dan Arman adalah 7 : [Link] perbandingan 15


g semuanya ada 75

Jumlah kelereng Rudi= 7  75 = 35


15
Jumlah kelereng Arman = 8  75 = 40
15
Jadi, jumlah kelereng masing-masing Rudi dan Arman adalah 35 dan 40.

142
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Mari Berlatih

Kerjakanlah soal-soal berikut ini dengan benar!


Perbandingan buku Rudi dan Fikri adalah 2 : 3. Jika jumlah buku mereka semuanya ada 35 buah, b
Usia ayah dan paman 45 berbanding 40. Jika disederhanakan, berapa perbandingan usia ayah dan
Jumlah tabungan Risma dan Annisa sebesar Rp750.000,00. Perbandingan uang Risma dan Annisa
Feri memiliki buku 45 buah, Agustin memiliki buku 63 buah. Berapakah perbandingan yang paling
Perbandingan usia Ayah dan Ibu 4 : 3. Jika jumlah usia keduanya 84 tahun, berapakah usia masing

2. Skala
Skala, perbandingan, dan pecahan mempunyai hubungan yang
erat. Hal ini karena ketiganya memiliki simbol (tanda) yang sama,
yaitu tanda bagi ( : ).
Saat kita mengamati peta yang tergantung di dinding, atau pada
atlas, di setiap sudut peta tersebut selalu tertulis kata skala yang
disertai angka yang merupakan perbandingan. Misalnya, skala
1 : 2.000.000, 1 : 2.500.000, 1 : 200, 1 : 100, dan seterusnya.
Skala banyak digunakan dalam atlas maupun dalam
menggambar sesuatu yang bentuk aslinya berukuran besar seperti
lapangan atau bangunan.
Skala biasanya ditetapkan dalam ukuran cm sehingga 1 cm pada
peta dikalikan pada skala yang telah ditetapkan. Umpamanya skala
1 : 2.500.000, sehingga 1 cm menjadi 1  2.500.000 = 2.500.000 cm
apabila dijadikan ukuran dalam km menjadi 2.500.000 : 100.000 = 25
km. Jadi, setiap 1 cm pada peta berjarak 25 km jarak yang sebenarnya.

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 143


Perhatikan penggunaan skala berikut ini!

Contoh:
Pada sebuah atlas tertera skala 1 : 2.000.000. Setelah diukur,
jarak dari kota A ke kota B sepanjang 4 cm. Berapa kilometer jarak
sebenarnya dari kota A ke kota B?
Jawab:
Diketahui : skala = 1 : 2.000.000
jarak pada peta = 4 cm
Ditanyakan : jarak sebenarnya = ...?

Jarak sebenarnya adalah 4  2.000.000 = 8.000.000 cm. Dari


cm menjadi km adalah dengan cara membagi 100.000 sehingga
8.000.000 : 100.000 menjadi 80 km.

Mari Berlatih

Kerjakanlah soal-soal berikut ini!

: 4.000.000. Setelah diukur dengan penggaris, panjang pulau Jawa 18 cm. Berapa kilometer panjang pulau Jawa
ota Bandung dan Bogor sepanjang 6 cm. Peta tersebut digambar dengan skala 1 : 1.750.000. Berapa kilomet

144
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
Seorang arsitektur membuat denah rumah tinggal dengan menggunakan skala 1 : 200. Berapa cm
Ruangan kelasmu berukuran 7 m  8 m. Gambarlah ruangan tersebut pada bukumu dengan meng
Pada peta yang berskala 1 : 1.750.000, lebar dari utara ke selatan provinsi Banten sepanjang 8 cm

an Indah 4 : 8. Jika selisih tabungan Rima dengan tabungan Indah Rp50.000,00, berapakah nilai masing-masing ta
na hendak menggambar menara tersebut menggunakan skala 1 : 10.000. Berapakah tinggi menara yang harus d

gan pecahan yang memiliki penyebut seratus.


njadi pecahan desimal dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
i kurung). Ingat, bahwa (per = bagi). Jadi, untuk mengubah pecahan menjadi desimal dengan jalan pembilang dib
penyebut menjadi 10, 100, atau
gan desimal merupakan bilangan persepuluh, perseratus, atau perseribu).
bandingkan pecahan dapat dilakukan dengan cara berikut.
dalam bentuk desimal.
gan menyamakan penyebutnya.

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 145


3. Operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada bilangan pecahan dapat dikerjaka
Operasi hitung perkalian pada bilangan pecahan dilakukan dengan cara pembilang dikali

Sekarang aku mampu


• Mengubah pecahan biasa menjadi bilangan desimal dan
sebaliknya.
• Mengubah pecahan biasa menjadi persen dan sebaliknya.
• Mengurutkan dan membandingkan pecahan.
• Mengerjakan operasi hitung penjumlahan berbagai macam
pecahan, pecahan biasa, dan pecahan campuran.
• Menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan operasi
hitung pecahan.
• Mengerjakan operasi hitung yang tentang perbandingan.

I. Berilah tanda silang () pada huruf a, b, c, atau d di depan


jawaban yang paling tepat!
1
1. Bilangan
4 jika diubah menjadi bilangan desimal adalah ....
a. 0,5 c. 0,25
b. 0,4 d. 0,52

146
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
2
2. Pecahan
4 jika diubah menjadi bentuk persen adalah ....
a. 20% c. 40%
b. 30% d. 50%
5
3. 10 jika diubah menjadi bilangan desimal adalah ....
a. 0,4 c. 0,6
b. 0,5 d, 0,7

4. 0,75 jika diubah menjadi pecahan biasa adalah ....


a. c.
1 2
2 4
1
d. 3
b. 4
4 2 2
5. Hasil penjumlahan pecahan dari +
4 5 = ....
a. 2 9
20 c.
10
4 d. 20
b. 20
20
3 2
6. 4  = ....
4 c. 4
a. 6 6
16 4
d.
b. 5 12
7
7. Perbandingan 30 : 45 jika disederhanakan menjadi ....
a. 1 : 2 c. 2 : 3
b. 3 : 5 d. 5 : 6

8. Perbandingan 25 : 50 jika disederhanakan menjadi ....


a. 1 : 2 c. 2 : 3
b. 3 : 5 d. 5 : 6

9. Balon merah ada 6 dari 10 balon. Perbandingan balon merah


dengan semua balon adalah ....
a 4:6 c. 6 : 16
b. 6 : 10 d. 10 : 16

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 147


10. Pada sebuah gambar berskala 1 : 200, apabila panjang gambar
4 cm, maka panjang sebenarnya adalah ....
a. 10 m c. 6 m
b. 8 m d. 4 m
3
11. 2,5 + + 75% = n; n adalah ....
4
a. 3 c. 4
b. 3,5 d. 5

12. 8,1 : 0,27 = ....


a. 0,3 c. 30
b. 3 d. 300
1 1
13. 36 — n = 20 ; n adalah ....
4 3
a. 15 c. 16
b. 16 d. 15
2
14. Pecahan desimal dari 66
% adalah ....
5
a. 0,00664 c. 0,664
b. 0,0664 d. 6,64
2 25
15. Urutan naik bilangan-bilangan 33%; 14 %; 0,20; adalah ....

25 7 100
a. 0,20; 2 2
100 ; 14 7 %; 33 7 %
1 2 25
b. 33 %; 14 %; 0,20;
3 7 100

1 25 1
c. 14 3 %; 0,20; 100 ; 33 %
3
1 25
d. 33 %; ; 0,20; 14 2 %
3 100 7

II. Isilah dengan jawaban yang benar dan tepat!


2
1. = ... %
5
4
2. 8 = 0,...
148
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5 untuk SD/MI
Kelas V
4 3
3. 5 + 6 = ...
3 2
4.

3 = ...
6

1
5. 5 1
4 + 2 3 = ...

7 3 2
6. 9  = ...
3
4

7. 2 12: 1 1 = ...

8. a. 4 3 5 = ...
+
2
6  4
2
b. 3 8 = ...
6
4 5
– 9: 6

9. Pada peta provinsi Jawa Barat, jarak antara kota Bandung dan
Bogor sepanjang 6 cm, peta tersebut digambar dengan skala
1 : 1.750.000. Maka jarak dari kota Bandung ke kota Bogor
sebenarnya adalah ...

10. Jumlah tabungan Risma dan Annisa sebesar Rp600.000,00.


Perbandingan uang Risma dan Annisa adalah 2 : 4. Besar uang
Risma dan Annisa masing-masing adalah ...

III. Jawablah soal-soal di bawah ini dengan uraian yang benar!


1 1
1. Pak Hasan mempunyai ladang seluas 5 ha. 2
1 2 3 ha ditanami
jagung, 1
4
ha ditanami singkong, dan sisanya ditanami kacang.
Berapa hektarkah bagian yang ditanami kacang?

2. Jarak kota P dan Q adalah 360 km. Jarak pada peta adalah 9 cm.
Tentukan skala peta tersebut!

3. Uang Adi berbanding uang Tono adalah 5 : 7. Jika uang Tono


Rp50.000,00 lebih banyak dari uang Adi, berapakah uang Adi?

4. Jarak kota P dan Q adalah 180 km. Berapa jarak kota P dan Q
pada peta yang berskala 1 : 1.200.000?

Gemar Belajar MatematikDai 5unundtuuhk SdDa/rMi I: [Link] 149


5.
Perhatikan gambar di samping!
Tentukan perbandingan jumlah
lingkaran yang diarsir dengan jumlah
seluruh lingkaran!

150
Di unduh Gdeamria:r BBeulkajuapr [Link] 5
untuk SD/MI Kelas V
S
U
m
b
e
r

b
u
k
u
:

b
s
e
.
k
e
m
d
i
k
b
u
d
.
g
o
.
i
d

Anda mungkin juga menyukai