0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan4 halaman

Prosedur Roser Plasty Kuku

1. SOP ini membahas prosedur roser plasty untuk mengangkat kuku yang tumbuh ke dalam dan matriks tunasnya. 2. Tindakan dilakukan dengan menggunakan gunting kuku atau pisau bedah untuk memotong bagian tepi kuku dan matriks tunasnya, kemudian membersihkan debri dan menjahit jaringan lunak di bawah kuku. 3. Pasien diberi edukasi untuk menjaga kebersihan, minum obat, dan kontrol setelah

Diunggah oleh

malaikat maut
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
40 tayangan4 halaman

Prosedur Roser Plasty Kuku

1. SOP ini membahas prosedur roser plasty untuk mengangkat kuku yang tumbuh ke dalam dan matriks tunasnya. 2. Tindakan dilakukan dengan menggunakan gunting kuku atau pisau bedah untuk memotong bagian tepi kuku dan matriks tunasnya, kemudian membersihkan debri dan menjahit jaringan lunak di bawah kuku. 3. Pasien diberi edukasi untuk menjaga kebersihan, minum obat, dan kontrol setelah

Diunggah oleh

malaikat maut
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ROSER PLASTY

Puskesmas
Mlandingan
No. Dokumen : Yannis/
/Ep. /UGD
Kabupaten
Situbondo SOP No. Revisi :0

Tgl terbit:

Halaman : 1-4
Edi Kusyunianto, [Link]
NIP: 19660621 198703 1 003

1. Pengertian Merupakan tindakan pengangkatan kuku yang tumbuh ke arah


dalam (ingrowing toenail removal) berikut matriks tunasnya,
dilanjutkan reposisi jaringan lunak tepi kuku.
2. Tujuan Sebagai acuan petugas dalam melakukan roser plasty.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas No. Tentang Pelayanan
Klinis
4. Referensi Buku Optek Bedah Minor Fakultas Kedokteran Univ Airlangga
Kapita Selekta Kedokteran Fakultas Kedokteran Univ. Indonesia
5. Alat dan Bahan 1. Antibiotik topikal
2. Antibiotika, analgetik oral
3. Bedah minor set
4. Lidokain 25
5. Alkohol
6. Kassa
7. Povidon Iodine
8. Perban (roll gauze)
9. Handsoon
6. Prosedur / langkah 1. Petugas melakukan anamnesa keluhan seperti adanya nyeri
langkah pada kuku akibat inflamasi berulang pada kuku ibu jari yang
tumbuh ke dalam dan disertai eritema dan pembengkakan di

1/4
sepanjang tepi kuku.

2. Petugas melakukan pemeriksaan fisik .


Kuku nampak lepas dan menunjukkan warna nekrosis,
bengkak atau sudah terdapat pus.
3. Petugas melakukan roser plasty :
a. Melakukan desinfektan pada lokasi kuku yang akan
di operasi.
b. Memasang torniket di bagian proksimal kuku
c. Menggunakan gunting kuku yang tajam atau pisau
bedah ni 10/11, secara hati-hati buang bagian tepi
kuku yang tumbuh ke dalam termasuk matriks
tunasnya dengan jarak 2-3 mm dari arah lipatan
kuku. Melakukan pemotongan kuku secara hati-hati
terutama saat memotong/melewati permukaan bawah
kuku sehingga tidak terjadi laserasi pada dasar kuku.
d. Membuang kuku yang rusak ini dengan forcep atau
klem dan perlahan tarik dan melepaskan dari dasar
kuku; meyakini matriks kuku terangkat/terbuang.
e. Mengupayakan agar ujung tepi kuku tidak runcing.
f. Membersihkan kotoran (debris) keratotik dari
lekukan sisi kuku.
g. Melakukan penjahitan dengan tehnik mengupayakan
jaringan lunak kuku berada di bawah kuku.
h. Memberikan salep antibiotik pada dasar kuku yang
terpapar.
i. Membalut dengan kassa kering.
4. Petugas memberi antibiotika .
5. Petugas melakukan konseling dan edukasi dengan
memberitahu keluarga dan individu untuk:
a. Kontrol setelah 3 hari
b. Minum obat rutin
c. Selalu menjaga kebersihan diri.

2/4
7. Diagram alir
Anamnesa Melakukan Menegakkan
Pemeriksaan Fisik diagnosa klinis
Menegakkan diagnosa
banding

Menegakkan komplikasi

Melakukan konselling dan


Melakukan terapi dan
edukasi
tindakan

3/4
8. Hal – hal yang perlu Terjadinya proses infeksi
diperhatikan
9. Unit Terkait UGD
10. Dokumen Terkait Rekam Medik.

11 .Rekaman Historis

No Halaman Yang dirubah Perubahan Diberlakukan


Tgl.

4/4

Anda mungkin juga menyukai