LBH MASYARAKAT KALTIM
“Keadilan Untuk Semua”
Tenggarong, 23 Februari 2021
N O T A P E M B E L A A N
(Pledoi)
Untuk dan atas nama Terdakwa:
Nama Lengkap : SUROTO Bin SOMO GIMUN
Tempat Lahir : Magetan
Umur/Tanggal Lahir : 51 Tahun / 20 Juli 1969
Jenis Kelamin : Laki - Laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : KM/ 10 Loa Janan Dusun Beringin Jaya Rt.
18 Desa Purwajaya Kec. Loa Janan Kab.
Kutai Kartanegara
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Pendidikan : Sekolah Lanjutan Tingkat Atas / Sederajat
Dalam penyusunan Pledoi ini diwakili oleh Penasehat
Hukumnya Indah Nadya Anggreni.S.H, Advokat dari “Lembaga Bantuan
Hukum Masyarakat Kalimantan Timur” beralamat di Jalan DI.
Panjaitan No. 2 RT. 37 Kel. Temindung Kec. Sungai Pinang, Kota
Samarinda-Provinsi Kalimantan Timur.
Dengan ini, kami Penasehat Hukum Terdakwa menyampaikan Nota
Pembelaan sebagai berikut:
[Link]
Majelis Hakim Yang Mulia,
Saudara Jaksa Penuntut Umum Yang Kami Hormati,
1
Puji Syukur kita pantjatkan kehadirat Allah SWT, Atas limpahan
Rahmat dan Karunianya kepada kita semua, sehingga Persidangan
hari ini berjalan dengan baik, lancar dan tepat waktu sesuai
dengan rencana dan agenda Persidangan yang telah kita sepakati
bersama.
Selanjutnya salawat beriring salam kita sampaikan kepada
Junjungan Alam Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan
sahabat beliau yang telah memberikan Pedoman dan Suri Teladan
bagi kita semua, sehingga menjadi Tuntunan dan contoh bagi kita
semua dalam menjalani kehidupan dan menjalankan aktivitas di
muka bumi ini.
kami sebagai Penasihat Hukum Terdakwa mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri
Tenggarong yang telah memeriksa dan mengadili perkara terdakwa
dengan penuh kesabaran, ketekunan serta menjunjung tinggi Hak
Azasi Manusia (HAM) sesuai dengan peraturan yang ada, berbagai
hambatan dan rintangan dapat diselesaikan dengan arif dan
bijaksana, pilar-pilar keadilan masih berdiri kokoh dan tegak
lurus di Pengadilan Negeri Tenggarong.
Terlepas dari adanya perbedaan posisi dan pandangan antara Jaksa
Penuntut Umum dan Kami Penasihat Hukum Terdakwa, namun kita
semua selalu bersama-sama mencari dan berusaha menemukan
kebenaran dalam hukum berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di
Persidangan demi tercapainya kebenaran materil sejati sebagai
suatu keadilan untuk Terdakwa. Namun sebelum putusan hukum
terhadap diri terdakwa diberikan, Nota Pembelaan yang kami
ajukan sebagai Penasehat Hukum terdakwa ini, kami mohonkan untuk
dapat dipertimbangkan sebaik-baiknya secara yuridis, filosofis
dan berdasarkan hati nurani yang terbaik demi tegaknya kebenaran
dan keadilam di bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai ini,
yang kami inginkan keyakinan Hakim mohon untuk memutuskan dengan
yang Seadil-adilnya demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang
Maha Esa.
II. ANALISIS BERDASARKAN FAKTA PERSIDANGAN DAN PERMOHONAN
Majelis Hakim yang Mulia,
Jaksa Penuntut Umum yang Kami Hormati,
Dari fakta-fakta yang terungkap dipersidangan yaitu dari
keterangan saksi-saksi dan keterangan terdakwa sendiri, maka
kami sebagai penasehat hukum terdakwa sepakat dengan Pasal yang
dituntut oleh JPU yaitu Pasal 127 ayat (1)Huruf a UU No.35 Taun
2009.
Namun kami tidak sependapat dengan jaksa penuntut umum atas
beratnya pertanggung jawaban pidana yang dibebankan kepada
2
terdakwa dengan menuntut terdakwa selama 3(tiga)tahun dan 6
(enam) bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam masa
penangkapan dan penahanan dengan perintah agar terdakwa tetap
ditahan, hukuman tersebut sangatlah berat bagi terdakwa. Karena
berdasarkan fakta persidangan terdakwa dalam perkara ini
ditangkap bukan sedang bertransaksi narkotika melainkan
narkotika tersebut hanya berada dalam penguasaannya dan tujuan
memiliki narkotika tersebut hanya untuk Terdakwa pergunakan
sendiri.
Berdasarkan semua dalil-dalil tersebut, kami penasehat hukum
terdakwa memohon kepada majelis hakim yang mengadili dan
memeriksa perkara ini, agar kiranya berkenan memberikan putusan
yang seadil-adilnya dengan hukuman yang seringan-ringannya
dengan pertimbangan terdakwa sangat menyesali perbuatannya dan
berjanji tidak akan mengulanginya lagi, terdakwa dalam
persidangan bersikap jujur dan tidak mempersulit jalannya
persidangan, terdakwa belum pernah melakukan tindak pidana
sebelumnya;
Demikianlah pembelaan ini kami sampaikan dalam persidangan, pada
hari ini, atas segala perkenan Majelis Hakim, kami ucapkan
terima kasih.
Hormat kami,
Penasehat Hukum Terdakwa,
Indah Nadya Anggreni.S.H