Modul Pembelajaran CAD 2D Teknik Mesin
Modul Pembelajaran CAD 2D Teknik Mesin
STM219/CAD
MODUL CAD 2D
Ka a P
Katta P en
engan a
g a n rr
tta
Kemajuan teknologi sudah sedemikian pesatnya menyebabkan tuntutan tinggi
pada dunia usaha dan industri. Tamatan pendidikan tinggi semakin dituntut untuk
menjadi tenaga profesional yang mempunyai kompetensi memadai. Untuk itu
metode pembelajaran di pendidikan tinggi harus dikembangkan sedemikian rupa
sehingga dapat memenuhi dan sesuai dengan
kondisi riil di dunia industri. sign
g/De
Modul ini disusun untuk mendukung kegiatan pembelajaran pada Jurusan
aftin
ed Dr
Pendidikan Teknik Mesin khususnya pada kompetensi menggambar teknik mesin
er Aid
berbantuan komputer ( Comput ) dengan mengacu
pada standar kompetensi Kurikulum 2002, yang merupakan kurikulum berbasis
kompetensi. Diharapkan modul ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa dan
dosen dalam melaksanakan PBM di pendidikan tinggi, yang hasil akhirnya adalah
peningkatan kompetensi menggambar mesin mahasiswa Teknik Mesin FT UNY.
Disadari sepenuhnya bahwa modul ini masih belum sempurna, untuk itu
kritik dan saran sangat diharapkan bagi penyempurnaannya. Ucapan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan modul ini dan
semoga modul ini bermanfaat.
Penyusun
AB B
A II B
B
PPE ENND D AA H
H UUL L U U AA N
N
A. DESKRIPSI MODUL
Modul berjudul Computer Aided Drafting/Design ini berisi tentang cara
menggambar teknik berbantuan komputer. Penggunaan komputer secara tepat
dan benar sangat penting, untuk itu diberikannya materi CAD adalah upaya
optimalisasi penggunaan komputer sebagai sarana menggambar dan merancang
komponen mesin. Untuk dapat menggambar komponen mesin diperlukan
ketrampilan kognitif dan latihan berkelanjutan.
Modul ini terdiri dari 6 (enam) kegiatan belajar, yang mencakup: memulai
AutoCAD, membuat gambar konstruksi geometrik, membuat gambar komponen
mesin, editing gambar, penunjukkan ukuran dan mencetak gambar.
B. PRASYARAT
Untuk dapat mengikuti kegiatan belajar dalam modul ini mahasiswa harus
sudah lulus matakuliah Menggambar Teknik, menguasai tentang dasar-dasar
komputer dan system window.
C. PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Petunjuk bagi Peserta Kuliah
Mahasiswa diharapkan melakukan langkah-langkah belajar sebagai berikut:
a. Pelajari secara baik dan cermati uraian teori yang disampaikan dalam
D. TUJUAN AKHIR
1. Mahasiswa mampu menggunakan perintah dasar AutoCAD 2D secara
tepat, cepat dan sistimasis.
2. Mahasiswa mampu mempresentasikan gambar teknik mesin yang dibuata
dengan AutoCAD, baik berupa printout maupun display di layar monitor.
AB B
A IIIB
B I
PPE EM M B B E E
LLA A JJ A AR R A
A NN
Lab. CAD
Membuat gambar
komponen mesin
F. KEGIATAN BELAJAR I
1 . Kegiatan Belajar 1 : Memulai AutoCAD
Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa memahami sistim
koordinat.
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu membuat
dan membuka file gambar yang ada dari software Auto CAD.
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa memiliki
kemampuan mempersiapkan bidang gambar.
2. Uraian Materi
PENGENALAN BIDANG GAMBAR
Untuk memulai bekerja dengan AutoCAD, harus dipahami dahulu daerah kerja dan
indikator-indikator yang ada pada layar.
a
Title B l u Pu l
r D
Men o
oolba w
dard T
w
Stan r
r Dra
Tollba
dif
ar Mo
Toolb y
in
Draw g are a
i ll Ba r
s Ha Scro
Cros r
WCS
ma mp
Com nd Pro t
s Ba
Statu r
Command Prompt
Terletak pada bagian bawah layar kerja AutoCAD. Fungsinya untuk memasukkan
perintah lewat keyboard. Perintah yang dimasukkan akan diterima apabila
command prompt pada keadaan “command:”
Menu Pull-Down
Bila mouse digerakkan ke bagian atas layar maka akan muncul deretan perintah
utama. Apabila dipilih pada icon tertentu maka akan ditampilkan icon-con menu
utama ke bawah (pull-down) yang sekelompok dengan perintah utama tersebut.
Toolbars
Input perintah dapat dilakukan melalui toolbar selain command prompt dan pull-
down menu. Toolbar yang umum tersedia antara lain.
a. Standar Toolbar
Status Bar
Bagian bawah dari layar ini adalah menampilkan display:
a. Koordinat : Untuk mengatur ON/OFF dengan Ctrl D atau F6
b. Ortho : Untuk mengatur ON/OFF dengan F8
c. Grid : Untuk mengatur ON/OFF dengan F7
d. Snap : Untuk mengatur ON/OFF dengan F9
Title Bar
Bagian paling atas dari layar, menunjukkan aplikasi windows dan nama program
atau file yang sedang dijalankan.
OBJECT SNAP
a b c d e f g h i j k l m
Digunakan untuk memilih atau mengunci suatu titik dari obyek tertentu
secara tepat & akurat sesuai dengan obyek snap yang digunakan.
a. Snap From : untuk memilih titik acuan secara umum.
b. Snap to Endpoint : untuk memilih titik akhir dari suatu obyek gambar.
c. Snap to Midpoint : Untuk memilih titik tengah dari suatu obyek gambar.
d. Snap to Intersection : untuk memilih titik perpotongan dari dua obyek.
e. Snap to Apparent Intersection: untuk memilih dua obyek yang seolah-
olah berpotongan.
f. Snap to Center : untuk memilih titik pusat dari sebuah lingkaran atau
busur.
g. Snap to Quadrant : Untuk memilih kuadran dari sebuah lingkaran.
h. Snap to Tangent : untuk memilih titik pada lingkaran atau arc yang
Catatan:
1. Untuk mempercepat perintah obyek snap dapat digunakan perintah
RUNNING OBJECT SNAP
2. Dengan menekan tombol SHIFT + klik mouse kanan, maka anda tidak
perlu menekan toolbar OBJECT SNAP.
KONTROL LAYAR KERJA (ZOOM)
Perintah zoom dapat anda ketikkan pada command line dengan huruf Z
kemudian enter.
dengan cara menentukan titik pojok kotak dan titik pojok kotak yang satu
diagonal.
Scale. Untuk melihat gambar dengan menentukan scala perbesarannya.
SISTIM KOORDINAT
Untuk membentuk atau menentukan posisi dari entity atau objek dapat
digunakan 5 macam type koordinat, yaitu:
a. Koordinat Cartesian
masukkan : (x, y, z), bila z tidak dimasukkan maka z = 0
contoh: titik O adalah 3 satuan x, 2 satuan y,dan 1 satuan z, maka
masukkan: 3,2,1
b. Koordinat Polar
masukkan : (r<θ), jarak dari titik acuan serta sudut sumbu x
contoh : titik O berjarak 2 satuan dari (0,0,0) dan membentuk sudut 30°,
maka masukkan : 2<30
c. Koordinat Cylindrical
masukkan : (r< θ,z), jarak dari titik acuan, sudut terhadap sumbu x (pada
bidang xy), serta ketinggian (Z) terhadap bidang xy.
contoh : titik O berjarak 3 satuan dari (0,0,0), membentuk sudut 40°
Command: limits
Reset Model space limits:
Specify lower left corner or [ON/OFF] <0.0000,0.0000>:
Specify upper right corner <12.0000,9.0000>: 210,297
Command: z
ZOOM
Specify corner of window, enter a scale factor (nX or nXP), or
[All/Center/Dynamic/Extents/Previous/Scale/Window] <real time>: a
c. MVSETUP
Command: MVSETUP
Enable paper space? [No/Yes] <Y>: N
Enter units type [Scientific/Decimal/Engineering/Architectural/Metric]: E
Engineering Scales
===================
(120) 1"=10'
(240) 1"=20'
(360) 1"=30'
(480) 1"=40'
(600) 1"=50'
(720) 1"=60'
(960) 1"=80'
(1200) 1"=100'
Enter the scale factor: 1
Enter the paper width:
Requires numeric distance or two points.
Enter the paper width: 210
Enter the paper height: 297
d. GRID
Grid merupakan perintah untuk memberikan tanda luasan bidang gambar yang
berupa titik sesuai limits (batasan ruang gambar). Grid hanya nampak di
monitor , tetapi tidak akan tampak pada proses pencetakan. Cara untuk
memberi perintah grid dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:
Pada status bar kliklah 2x pada Grid
Tekan tombol F7 d , kemudian untuk mengaktifkan dengan mengetik
Ketik GRID pada Comman
on atau off.
e. Snap
Digunakan untuk mengunci gerakan kursor sesuai dengan grid yang telah
ditentukan. Gambar di bawah menunjukkan hasil setting grid dengan rotasi 60û.
Digunakan untuk memisahkan entity drawing pada suatu lapisan yang masing-
masing secara spesifik dapat diatur propertiesnya. Pada layer dapat diatur
properties antara lain:
Nama : sampai 31 karakter
Visibility: Pengaturan On (visibel)/Off(invisibel)
Type garis : digunakan untuk manajemen gambar teknik
Warna: jumlah warna tergantung pada kemampuan layar serta video card
Regenerated: Pengaturan Freeze (tidak di-regenerated) dan Thaw
(memungkinkan regenerated)
Proteksi : pengaturan Lock/Unlock, pada saat Lock (entity visibel namun
Catatan :
Pengubahan layer dari suatu obyek yang sudah ada dapat dilakukan dengan
Command CHANGE (bila obyek sejajar UCS) atau command CHPROP (bila obyek
tidak sejajar UCS) atau klik PROPERTIES pada toolbar obyek properties.
Perlu diperhatikan :
Perbedaan antara On/Off dengan Freeze/Thaw adalah On/Off hanya
perintah set pada Command Layer. Layer yang dijadikan Current Layer
tidak boleh berada dalam keadaan Freeze.
New digunakan untuk membuat Layer baru, dengan memasukkan nama
pada blank isian kemudian klik New. Untuk menjadikan nama tersebut
menjadi Current maka klik Current pada kotak dialog Layer tersebut.
Rename digunakan untuk mengubah nama Layer yang sudah tertulis
dengan nama baru sesuai kebutuhan.
Make adalah Layer yang dibuat langsung dijadikan Current Layer
3. TUGAS KB.1
a. Amatilah sistim jendela pada layar AutoCAD
b. Ada berapa sistim perintah yang dapat dilakukan? Berilah contoh masing-
masing perintah!
c. Apakah yang dimaksud dengan layer?
d. Ada berapa sistem koordinat yang saudara ketahui? Berilah contoh untuk
masing-masing koordinat!
e. Diaplikasikan pada sistim apakah layer itu? Bila kurang jelas bisa
ditanyakan kepada dosen anda.
4. LEMBAR KERJA
a. Soal LK.1.a
Perhatikan gambar di bawah. Tuliskan koordinat, sign, dan kuadran dari
masing-masing titik.
P8
P4
P3 P1
P5
P10 P6 P7 P2
P9
P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 P10
b. Soal LK1.b
Bukalah file gambar Latihan 1 dari computer, dari data-data yang ada di
gambar tersebut berikanlah informasi tentang titik-titk koordinat ujung
garis (yang diberi tanda huruf) berbasiskan titik referensi.
P2 2 -1 4 P3 -4 1 2 P4 -2 4 2 P5 4 0 - P6 0 0 - P7 -1 -2 3 P8 5 5
1 P9 1 -5 4 P10 -2 -1 3
b. Soal LK. 1.b
Titik Koordinat Koordinat X Koordinat Y
A 30 165
1. Uraian Materi
Untuk membuat gambar konstruksi geometrik maupun komponen mesin
diperlukan pengetahuan perintah-perintah menggambar yang ada di dalam
software AutoCAD. Adapun perintah-perintah dasar yang paling banyak digunakan
adalah sebagai berikut:
LINE
Merupakan perintah untuk membentuk gambar garis lurus.
Berikut ini tiga metode untuk membuat gambar garis lurus, yaitu:
a. Metode dengan prinsip Cartesius
Command: L ← Command: L ←
From point: [x1,y1] ← atau From point: [x 2,y2] ←
Command: L ← Command: L ←
From point: [x1,y1] ← atau From point: [x 2,y2] ←
1
x
b. Metode dengan prinsip titik pusat (Center) dan garis tengah (Diameter)
Command: C ←
3P/2P/TTR/<Center point>: [x,y] ←
Diameter/<Radius>: D ←
Diameter: [D] ←
ARC
Adalah perintah untuk membentuk busur (garis lengkung).
O X
Gambar 4
O X
Gambar 5. A
O X
Gambar 6. ARC dengan S,C,L
O X
Gambar 5. ARC dengan S,E,A
O X
Gambar 5. ARC dengan S,E,R
O X
Gambar 7. ARC dengan S,E,D
2. TUGAS KB.2
a. Tugas KB.2.a
or [Cente/Undo]: @
Command -35,0 adius]: R (membuat busur OGA)
int of arc /Undo]: @ ,-5
Specify or [Close (klik di titik G)
irection/R
second poext or [Close ndo]: @0
Specify sSpecify nnd r
point [Angle/D
ext point r [Close/U
Specify e t of arc /Undo]: (klik di titik A)
Specifyenter
n poino c. 10
Specify ne or [Close
dius of ar ext point
Specify
Specifyc
ra
Specify n
b. Tugas KB.2.b
0.0000>:
]: @0,-50
or [Undo]: @5,0 0,25 : 20 (klik di titik A)
ext point or [Undo/Undo]: @ 15.0000>
Specify next point or 30,0 (membuat garis AB)
[Close Undo]: @ <
ameter]
Specify next cle or [Di 0,-25 (membuat garis BC)
point dius ofor
cir[Close/ ua @
Undo]: of ,0
Specify n ext point point: _q (membuat garis CD)
Specify ra or [Close/ ndo]: @5
Specify next point ecify first a of (membuat garis DE)
r [Close/U
Specify n xt point o : _line Sp ndo]: _qu (membuat garis EF)
Command r [Close/U
Specify next point o Undo]: (membuat garis FG)
Specify ne ext point or [Close/ (klik di titik H;membuat garis GH)
Specify n (tekan enter)
c. Tugas KB.3.c.
Buatlah gambar konstruksi geometrik dibawah ini dengan menggunakan
perintah dasar Retangle dan Circle.
idth]:
ckness/W
g 000 /Fillet/Thi
Membuat bentuk A illet=15.0 Elevation
Specify o
for circle
ter point
pecify cen
Membuat lingkaran C
: _circle S
Command_cen of tan
b. Soal LK.2.b
Buatlah gambar konstruksi geometrik dibawah ini dengan menggunakan
perintah dasar Line dan Circle.
Bersinggungan dgn
Ketiga Lingkaran
R3 x 3 buah
bersinggungan R1.5 x 3
buah
c. Soal LK.2.c
Buatlah gambar konstruksi geometrik dibawah ini dengan menggunakan
perintah dasar Line dan Arc.
G. KEGIATAN BELAJAR 3
1. Kegiatan Belajar 3 : Menggambar
komponen mesin
Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu
mengaplikasikan perintah gambar lanjut
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu membuat
gambar komponen mesin
2. Uraian Materi
RECTANG
O X
Gambar 9. Persegi panjang
POLYGON
Untuk membentuk segi banyak (3 sampai 1024) yang sama sisi.
Command: POL ←
POLYGON Enter number of sides <4>: 8
Specify center of polygon or [Edge]: [x,y] ←
Enter an option [Inscribed in circle/Circumscribed about circle] <I>: I atau C ←
Specify radius of circle: [R] ←
Y (x,y)
Y (x,y)
ides
Numb er of S : Menanyakan jumlah sisi untuk membentuk polygon
Edge/<Center of polygon>: Menanyakan pembentukan gambar polygon
.>:
…
(I/C)<
tersebut berdasarkan panjang sisinya atau titik pusatnya. Apabila anda
Circle
bout
menjawab E atau Edge berarti berdasarkan panjang sisinya.
ibed a olygon (P
mscr atu sisi p
Circle /Circu ri salah s
Maka AutoCAD akan menuntun Anda dengan pertanyaan sebagai berikut:
bed in ge rtama da
Inscri oint of ed e n titik pe
First endp of
point edg
: Tentuka 1).
d end C):
Secon : Tentukan titik keduanya. cle (I/
ut Cir
Apabila pembentukan polygon tersebut didasarkan pada titik pusatnya,
d abo
scribe
maka akan dapat ditentukan langsung dengan memberikan nilai
cum
le/Cir
koordinat x, y atau melalui pointer mouse.
n Circ
ibed i
Inscr
ELLIPSE
Adalah perintah untuk membuat gambar bentuk lonjong. Ada dua metode
pembuatan gambar bentuk lonjong dengan perintah ELLIPS, yaitu:
a. Metode dengan prinsip dua ujung garis sumbu dan eksentrisitas.
Command: EL ←
Specify axis endpoint of ellipse or [Arc/Center]: [x 1,y1] ←
Specify other endpoint of axis: [x 2,y2] ←
3,y3] ←
Specify distance to other axis or [Rotation]: [x atau
Command: EL ←
Specify axis endpoint of ellipse or [Arc/Center]: [x 1,y1] ←
Specify other endpoint of axis: [x 2,y2] ←
Gambar 11. Ellipse tiga titik aksis Gambar 11. Ellipse dua aksis dan
rotasi
b. Metode dengan prinsip titik pusat, satu ujung garis sumbu, dan
eksentrisitas.
PLINE
Adalah perintah untuk membentuk garis majemuk (polyline) dalam satu
kesatuan.
Command: PLINE ←
Specify start point: [x 1,y1] ←
Keterangan: t
poin
From : Menanyakan titik awal pembentukan polyline, yang 00
is 0.0
width
penentuannya sebagaimana bila menggunakan perintah line.
nt line
Curre
POINT
Perintah ini berfungsi untuk membentuk titik.
Command: POINT←
Current point modes: PDMODE=0 PDSIZE=0.0000
Specify a point: [x 1,y1] ←
Bentuk titik bergantung pada nilai yang ditentukan oleh perintah PDMODE Command:
PDMODE
Enter new value for PDMODE <33>:
Bentuk titik dapat lebih jelas dipilih dengan menampilkan kotak dialog Point
Style dengan cara klik Menu Format ---> Point Style, maka akan tampil kotak
dialog seperti berikut:
MULTILINE
Digunakan untuk menggambar garis sejajar (ganda).
Command: MLINE ←
Current settings: Justification = Top, Scale = 1.00, Style = STANDARD
Specify start point or [Justification/Scale/STyle]:
Specify next point:
Specify next point or [Undo]:
Specify next point or [Close/Undo]:
Specify next point or [Close/Undo]: C
Keterangan:
BLOCK
Merupakan suatu kelompok objek dengan fasilitas penamaan, dengan
block pemakai dapat menyimpan dan memakai ulang suatu bagian dari
gambar atau bahkan memindahkan bagian tertentu dari gambar ke file
lain.
INSERT BLOCK
Menyisipkan block
Beberapa perintah block antara lain:
HATCH
Perintah Hatch digunakan untuk memberikan arsiran suatu bidang tertutup.
Terdapat beberapa pilihan type arsiran pada AutoCAD yang dapat diubah oleh
pengguna.
TEXT
Digunakan untuk menulis teks.
Command: TEXT ←
Current text style: "Standard" Text height: 0.2000 ←
Specify start point of text or [Justify/Style]: J ←
Enter an option [Align/Fit/Center/Middle/Right/TL/TC/TR/ML/MC/MR/BL/BC/BR]: MC ←
Specify middle point of text: [x,y]←
Specify height <0.2000>: 5 ←
Specify rotation angle of text <0>: ←
Enter text: cad ←
Enter text: ←
Pilihan Justification:
Center : teks ditengahkan pada titik awal, dengan garis dasar pada titik
awal
Middle : teks ditengahkan pada titik awal, garis dasar agak di bawah titik
awal
Right : teks diratakan ke sebelah kanan titik awal, dengan garis dasar
berada pada titik awal
TL, TC, TR : top left, top center, top right, teks sepenuhnya di bawah titik
awal dan dibuat rata kiri, tengah , atau kanan.
ML, MC, MR : middle left, middle center, middle right, mirip dengan TL,
TC, TR, kecuali titik awal menentukan di tengah-tengah antara garis dasar
dan bagian atas huruf kecil teks.
BL, BC, BR : bottom left, bottom center, bottom right, mirip TL, TC, TR,
tetapi titik awal menentukan lokasi paling bawah dari huruf teks.
Align : terlebih dahulu menetapkan dimensi teks, align mengatur tinggi
teks.
Fit : mirip align, dengan fit ditentukan titik awal dan titik akhir, kemudian
huruf dipadatkan agar masuk di antara dua titik yang telah ditentukan.
DTEXT
Menawarkan perintah yang lebih flexible daripada TEXT. Perintah ini akan
membuat sebuah cursor box di layar pada titik awal text, anda masukkan
teks dengan menggunakan crosshair untuk menentukan titik baru, ukuran
text diberikan untuk tinggi text.
Command: DTEXT ←
Current text style: "Standard" Text height: 5.0000
Specify start point of text or [Justify/Style]: ←
Specify height <5.0000>: ←
Specify rotation angle of text <0>: ←
Enter text: gambar ←
Enter text: ←
MTEXT
Perintah ini memungkinkan untuk membuat sebuah paragraf text, yang
diberi batasan. Batasan tersebut menunjukkan lebar dan arah dari
paragraf.
Command: mtext ←
Current text style: "Standard" Text height: 5.0000
Specify first corner: [x 1,y1]←
2. TUGAS KB3
TUGAS KB3.a
Soal Buatlah gambar dibawah ini dengan mengikuti petunjuk/langkah yang
telah ada.
0.0000>:
Current u option [N
Enter an : n
<World>
iew/X
ct/Face/V
d: _rectan point or [
sions]: @
5
Specify fi
er point o
ther corn
ckness/W
/Fillet/Thi
Specify o
Elevation
53,20
d:
Chamfer/
Comman point or [
sions]: @
Specify o
135
120
40 R15
R10 R10
25 80
LK3.b
Buatlah gambar dibawah ini dalam skala 1:1 pada format kertas A4. Perintah
yang boleh dipergunakan adalah line, circle, arc dan fillet.
R13
R6
R7
R13
76
D. Kegiatan Belajar 4 : Editing
Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa memahami sistim
editing
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu melakukan
editing
1. Uraian Materi
TRIM
Digunakan untuk memotong garis dengan menentukan batas
pemotongannya
e=None
UCS, Edg
ojection= ris 1> ilih ga ]:
Command: _trim
ttings: Pr s ... <p dge/Undo
Current seting edge und [Project/E ]:
Select cut ects: 1 fo extend or dge/Undo
Select obj ects: -select to [Project/E
Select obj m or shift extend or
ject to tri -select
to
Select ob > aris
m or shift
<pilih g ject to tri
Select ob
EXTEND
Digunakan untuk memperpanjang garis, polyline maupun kurva dalam bidang 2D
dan 3D.
jangan>
FILLET
Digunakan untuk membuat radius dari dua garis yang menyudut.
<enter) <enter)
rent <enter)
ius = cur
Command: fillet rrent, Rad ode = cu Trim]:
e/Radius/
ettings: M r [Polylin
Current s t object o
Select firs
<enter) <enter)
l. 3)
rim]: r llet (misa
/Radius/T jari-jari fi
r [Polyline : tentukan
t object o <0.5000>
Menentukan ukuran chamfer
Select firs let radius
Specify fil
Membuat fillet dari dua garis a
ek pertam pada oby
rim]: klik
/Radius/Tkedua
r [Polyline
da obyek t object o
[Link] pa
Select firs
ond objec
Select sec
Letak titik yang dipilih sangat menentukan bentuk akhir dari fillet. AutoCAD
akan membuat fillet dengan titik akhir yang paling dekat dengan titik yang
kita
pilih.
ERASE
Digunakan untuk menghapus obyek gambar
<enter> al:
ffset (mis ya
jarak o
<enter>
<enter>
t dipilih 1)
current>:yek yang lalui
d: offset nce or hrough] tukan ob g akan (titik
[T mana
Comm xit>: < di
an ten yan
Speci
fy of int: tent
Select ob rough
Specify po
th
xit>:
fset or <e
ject to of
Select ob
MOVE
Digunakan untuk memindahkan suatu obyek gambar
kan)
<enter)
arah sumbu
COPY
Digunakan untuk memperbanyak suatu obyek. Secara prinsip COPY hampir sama
dengan MOVE, hanya pada COPY ini obyek semula tetap dan tidak dihilangkan.
Obyek akan diperbanyak dengan jarak 5 satuan ke arah sumbu X dan10 satuan
ke arah sumbu Y, relatif terhadap posisi semula.
MIRROR
Digunakan untuk mencerminkan suatu obyek
an
dicermink (1)
ang akan cerminan 2)
h obyek y garis pen erminan (
ects: pili und k pertama aris penc <enter
)
Kedua titik ini membuat suatu garis pencerminan sehingga setiap obyek dan
bayangannya akan mempunyai jarak yang sama terhadap garis pencerminan
tersebut.
Delete source objects? [Yes/No] <N>: tentukan apakah obyek semula akan dihapus atau tidak
Yes
Mencerminkan obyek dan menghapus obyek semula
No
ARRAY
Digunakan untuk memperbanyak obyek dengan pola yang teratur. Ada dua jenis
array, yaitu pola segiempat dan pola lingkaran.
Pola segiempat (Rectangular Array)
Command: array
)
- Tentukan jumlah baris (rows) dan jumlah kolom (columns
et) offset)
- Tentukan jarak antar baris (row offs dan jarak antar kolom (column
- Tentukan sudutnya (standar : 0)
- Klik Preview, apakah hasilnya sudah sesuai dengan yang diinginkan, Klik
Accept bila sudah sesuai atau Modify jika belum sesuai.
Point atau klik pada tanda panah untuk memilih pusat pada gambar (misal:
klik pada titik 2)
- Tentukan metode Array
o Total Number of Items and angle to fill : Dengan menentukan jumlah
obyek dan sudut total yang diisi (misal: 360)
o Total Number of Items and angle between items: Dengan menentukan
jumlah obyek dan jarak sudut antar obyek
o Angle to fill and angle between items: Dengan menentukan jumlah obyek
dan jarak sudut antar obyek
- Isikan nilai dibawahnya sesuai dengan metode yang dipilih. (misalkan untuk
contoh gambar diatas berarti dipilih metode pertama dengan Number of items:
8 dan Angle to fill: 360)
- Klik Preview, apakah hasilnya sudah sesuai dengan yang diinginkan, Klik
Accept bila sudah sesuai atau Modify jika belum sesuai.
ROTATE
Digunakan untuk memutar obyek dengan sudut tertentu terhadap satu titik putar
yang ditentukan.
gle in
Command: rotate
ositive an rrent
Current p GDIR=cu
l. titik 1) UCS: AN =current
ran (misa ANGBASE (misal:
tik 2)
u perputa obyek 1)
(misal: ti referensi
titik sumbr ar (misal
jects: pertama an sudut
tentukan erence]: kan diput tik 4)
Select ob pada titik menentuk
ase point: le or [Ref ek yang a (misal: ti
Specify b tation ang tukan oby 0>: klik ua untuk dut akhir
jects: ten e angle < und a titik ked ntukan su
Specify ro
e referenc
t. klik pad jects: 1 fo
Select ob tuk mene
Specify th Select ob cond poin da titik un
Specify se le: klik
titik 2) e new angpa
Specify th
SCALE
Digunakan untuk mengubah skala obyek, yaitu memperkecil atau memperbesar
ukuran obyek.
a)
h skalany
kan diuba
ek yang a
Faktor skala dengan nilai diatas 1 akan memperbesar ukuran obyek, sedangkan
faktor skala dengan nilai antara 0 sampai 1 akan memperkecil ukuran obyek.
Command: scale
ya)
ah skalan
akan diub
Specify sc
: (klik tit
ik awal penentukan
ngth <1>
untuk me
Specify s ew length
Specify n
STRECTH
Digunakan untuk memperpanjang atau memperpendek obyek atau kumpulan
obyek dalam satu arah saja
an)
persilang..
yek yang -polygon. 1 ke 2)
obyek-obr crossing dow,
dari ngan win
Command: stretch
k memilih
s (untu crossing-
window o
obyek de
titik 3)
titik
ects: crostretch by
k seleksi
, misalkan
tentukan
Command: lengthen
Select an object or [DElta/Percent/Total/DYnamic]: de
Enter delta length or [Angle] <0.0000>: (masukkan pertambahan panjang, misal 10)
Select an object to change or [Undo]: (klik pada obyek yang ingin diperpanjang)
Command: lengthen
Select an object or [DElta/Percent/Total/DYnamic]: p
Enter percentage length <100.0000>: masukkan prosentase panjang akhir terhadap panjang
semula (misal 30 obyek akan berubah panjangnya menjadi hanya 30%-nya saja)
Command: lengthen
Select an object or [DElta/Percent/Total/DYnamic]: t Specify total length or [Angle]
<3.0000)>: (masukkan nilai panjang total. Misalkan 10, maka berapapun ukuran obyek
semula, akan berubah panjangnya menjadi 10)
Select an object to change or [Undo]: (klik pada obyek yang akan diubah panjangnya)
BREAK
Digunakan untuk memutus suatu garis atau kurva di titik tertentu atau pada dua
buah titik.
<enter>
<enter>
)
dipotong titik 1)
<enter)
st line or
Select fir
rtama
a garis pe
]: klik pad
/mUltiple
Membuat chamfer dari sudut-sudut pada m/Meth u <ente
polyline 2D od a r)
Angle/Tri garis ked ]: p
Distance/ klik pada /mUltiple utnya
[Polyline/ ond line: m/Method sudut-sud
Select sec Angle/Tri i chamfer
Distance/ ng ingin d
[Polyline/ ine 2D ya
st line or pilih polyl
Select fir polyline
Select :
2D
aris
sangan g
jumlah pa
unjukkan
red (men
re chamfe
6 lines we
Opsi Trim akan menentukan apakah sudut yang di chamfer akan dihilangkan
atau tidak. Option Method digunakan untuk menentukan metode chamfer,
rld]
ply/?/Wo
* hic/Prev/Restore/Save/Del/Ap ] <0,0,0>:
Membuat sistim koodinat baru iew/X/Y/Z
Command: ucs *WORLD orthoGrap ct/Face/V
Current u cs name: ew/Move/ oint/OBje [ZAxis/3p
option [N
Enter an <World> : nrigin of ne w UCS or )]: 0,0 tan radius
Specify o /Ttr
20,30 or [3P/2P(tan
for circle d
d. c Membuat lingkaran a
nter point
Comman pecify ce iameter
]:
CIRCLE S rcle or [D dius of ci .5
Specify ra f circle: 2 s)]:
iameter o 0,0
Specify /Ttr tan radiu
d (tan
:c or [3P/2P
for circle
Membuat
Commandpecify cen lingkaran b
CIRCLE S
d
1.2500>:
meter] < 6.8
cle or [Dia 2.5000>:
dius of cir f circle <
Specify ra iameter o
Specify d
12.5
: l Membuat garis bantu c
Command cify first point: 20,-: @0,30
LINE Spe or [Undo] ext point :
or [Undo]
Specify n ext point
Specify n
12.5
Specify r iameter o
Specify d
ik garis arc
d. l Membuat garis j otongan
oint: ket
Comman cify first p aris perp KR
]: pilih lingkaran
gLINE
or [Undo tang lalu pilih h dengan K
to ext point garis
Specify n i
]: dengan
d or [Undo
of
ext point
Specify n rc b
n garis
ih quadraa aris arc i
d. l Membuat garis k
Comman point: pil uadran
cify first ]: g
LINE Spe pilih q or [Undo
of ext point ]:
Specify or [Undo
n
of ext point
Specify n
ode =s/Trim/m
Membuat fiilet
TR ne/Radiu
d. _fillet
Comman ettings: M Ultipl
Current s or [Polyli 0>: 1.25 s/Trim/ e
st object s ne/Radi m
Select fir illet radiu<1.250 u
or [Polyli
Specify f st object
Select cb
fir ]: pilih ar
d: Membuat fiilet f iu s = 1.250 Ul 0 i
I tip l
M le] i
, : h
p
R a
a r
d c
f
Comman t: pilih arc s/Trim/
ode = TRond m
FILLET
Select sec ettings: or [Polyli arc h
Current M
s
Select fir st object cond obj ect: pilih
Select se
Memotong garis
d. _trim
Comman
e
dge=Non
LK4. b
Buatlah gambar seperti gambar dibawah ini.
LK4. c.
Buatlah gambar seperti gambar dibawah ini dengan skala 1:1
LK4. c
Buatlah gambar seperti gambar dibawah ini dengan skala 1:1
H. KEGIATAN BELAJAR 5
1. Kegiatan Belajar 5 : Penunjukan
ukuran
Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa memahami sistim
pemberian ukuran.
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu membuat
gambar kerja
Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa memiliki
kemampuan melakukan editing
2. Uraian Materi
Beberapa komponen dari dimensi:
Untuk memulai membuat Dimension Styles bisa anda panggil dari menu Format
Dimension Style,atau ketik D . Akan muncul kotak dialog Dimension Style
Manager. Anda akan mendapati style Standard untuk sistem British atau ISO-25
untuk sistem Metris.
Buatlah style anda sendiri dengan mengklik New. Berilah nama style anda pada
kolom New Style Name, Start With: ISO-25 (atau STANDARD), Use for: All
i
Dimensions. Klik Continue. Akan muncul kota dialog baru dengan masing-masing
tab: Lines and Arrow, Text, Fit, Primary Units, Alternate units dan Tolerance.
Tab Text
- Text appearance: Mengatur tampilan angka ukur
o Text Style: Mengatur jenis tulisan. Pilih Style Standard atau tentukan Font
dengan mengklik tombol disamping nya. Font bisa anda pilih ISOCTEUR,
ISOCPEUR, ISOCT (sesuai standar ISO) dan sebagainya.
o Text Color: Warna angka ukur
o Text Height: Tinggi dari angka ukur. Tentukan sesuai standar ISO : 2.5;
3.5; 5; 7; 10; 14 atau 20.
o Fraction Height Scale: faktor skala untuk ukuran pecahan (sistem British)
o Draw Frame Around Text: Memberi kotak pada sekeliling angka ukur.
ii
o Offset From Dimension Line: jarak angka ukur dengan garis ukur (kira-kira
1 mm)
Tab Fit
- Fit Options pilihan untuk penempatan angka ukur dan garis ukur apabila
tidak tersedia tempat yang cukup di antara garis bantu. Pilihlah Either the Text
or the Arrows, Whichever Fits Best
o Suppress Arrows If They Don't Fit Inside Extension Lines: Anak panah
akan dihilangkan apabila tempat tidak mencukupi. Kosongkan pilihan ini.
iii
- Zero suppression menghilangkan angka nol
o Leading: di awal angka ukur , misal 0.5000 menjadi .5000.
o Trailing: di akhir ukuran setelah tanda desimal, misal 12.5000 menjadi12.5;
dan 30.0000 menjadi 30.
iv
Memberikan Ukuran
Perintah pemberian ukuran dapat anda panggil dari Menu Dimension atau
menggunakan Toolbar Dimension (jika belum muncul dapaqqt anda panggil dari
ViewToolbars... Dimension.
5 7 16
1 ) Liear dimension
v
4. Radius dimension 5) Diameter dimension
M10 1.5
11. Center
vi
12. Tolerance
14. Dimension text edit: untuk mengubah posisi dan orientasi angka ukur
yang sudah dibuat
vii
5. TUGAS
a. Buka file gambar LK3.a. lengkapilah dengan penunjukan ukuran
b. Bukalah file gambar LK3b. lengkapilah dengan etiket gambar dan
penunjukana ukuran
c. Bukalah file gambar LK4.a. lengkapilah dengan pandangan atas, etiket
dan tanda pengerjaan
6. LEMBAR KERJA
LK5.
Salinlah gambar di bawah ini pada format A4 lengkap dengan tanda
viii
I. KEGIATAN BELAJAR 6
1. Kegiatan Belajar 6 : Pencetakan Gambar
Tujuan Pembelajaran :
a. Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa memahami sistim
pemberian pencetakan gambar.
b. Setelah selesai pembelajaran diharapkan mahasiswa mampu mencetak
gambar.
2. Uraian Materi
ix
Gambar Plot devise Gambar Plot Layout Setting
Plot Devise
Plot devise adalah daerah yang berisikan perintah-perintah memilih perangkat
pencetakan sesuai dengan perangkat yang telah ada dan dikonfigurasikan
didalam Auto CAD. Melalui pilihan properties dapat diatur kualitas pencetakan,
port, perangkat, dan media dari plotter/printer yang dipilih.
x
Plot setting
Ploting setting adalah daerah pengaturan daerah pencetakan. Pada pilihan ini
yang diatur adalah pilihan kertas, orientasi, area cetak, skala, posisi, dll. Pada area
plot pilihan yang ada adalah:
y
Displa
Pilihan ini merupakan pilihan mencetak gambar sesuai dengan apa yang
ada dan terlihat di monitor. Semua yang ada di dalam area gambar itulah
yang akan tercetak.
Extend
Pilihan ini adalah pilihan pencetakan berdasarkan view yang telah ada
sebelumnya. Jika sebelumnya belum ada view maka pilihan ini tidak
disarankan.
Window
Pencetakan melalui pilihan window digunakan jika area gambar yang akan
dicetak ditentukan melalui batas rectangular window. Penentuan batas
dilakukan dengan menentukan dua batas pojok dengan klik kiri.
Hal lain yang dapat diatur adalah plot scale, yaitu pengaturan skala pencetakan
gambar. Pilihan yang ada adalah pilihan perbandingan antara ukuran decimal atau
Inggris. Sementara di area drawing rotation dapat ditentukan posisi kertas dalam
pencetakan, apakah portrait atau landscape.
xi
6. LEMBAR KERJA
LK6.
Salinlah gambar di bawah ini pada format A4 lengkap dengan tanda
pengukuran dan cetaklah pada kertas A4. Waktu maksimal yang diijinkan
untuk mengerjakan soal ini adalah 200 menit.
xii