LAPORAN PRAKTIKUM
LABORATORIUM TEKNIK TENAGA LISTRIK
ELEKTRONIKA DISKRIT
IC REGULATOR 78XX DAN 79XX
Dosen Pengampu:
Torib Hamzah, [Link], [Link]
NIP 19670910 200604 1 001
Anita Miftahul Maghfiroh, SST
NIP 19870926 200912 2 002
Disusun Oleh :
Nadya Dwi Anggraini
P27838021048
1B 1
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SURABAYA
JURUSAN TEKNIK ELEKTROMEDIK
TAHUN AJARAN 2021/2022
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LatarBelakang
Dalam pembelajaran elektronika kita perlu paham akan komponen-komponen dasar
elektronika yang perlu dipelajari sebelum membuat suatu rangkaian. Salah satu komponen dasar
elektronika adalah IC Regulator. IC regulator atau IC Voltage Regulator adalah sebuah
komponen elektronika yang digunakan untuk mengatur tegangan pada rangkaian elektronika.
Dinamakan sebagai IC atau Integrated Circuit karena voltage regulator ini tersusun dari puluhan
hingga ratusan transistor, kapasitor, dioda dan resistor yang mana saling berintegrasi sehingga
membentuk komponen IC regulator Rangkaian IC Regulator ini banyak ditemukan dirangkaian
adaptor yang bertugas untuk memberikan tegangan DC, rangkaian voltage regulator (pengatur
tegangan). Merupakan suatu keharusan agar tengangan yang diberikan kepada rangkaian
lainnya stabil dan bebas dari fluktuasi.
1.2 Batasan Masalah
1.2.1. Dapat menyebutkan jenis jenis IC regulator
1.2.2. Dapat menyebutkan fungsi dan kegunaan IC regulator
1.2.3. Mengetahui perbedaan antara IC Regulator 78XX dan 79XX
1.3 RumusanMasalah
1.3.1. Apa pengertian dan fungsi dari IC Regulator?
1.3.2. Apa saja jenis-jenis IC Regulator?
1.3.3. Apa perbedaan dari IC Regulstor 78XX dan 79XX?
1.4 Tujuan
1.4.1 Tujuan Umum
a. Mahasiswa dapat mengetahui fungsi dan jenis IC Regulator
b. Mahasiswa mampu mengidentifikasi pin IC Regulator
1.4.2 Tujuan Khusus
a. Mahasiswa mampu merangkai rangkaian IC Regulator
b. Mahasiswa mampu mengukur tegangan input dan output pada rangkaian IC
Regulator
c. Mahasiswa mampu mengidentifikasi IC Regulator yang rusak atau tidak
d. Mahasiswa mampu mengaplikasikan IC Regulator
1.5 Manfaat
1.5.1 Manfaat Teoritis
Dapat menjelaskan beberapa hal wawasan pasti mengenai komponen IC
Regulator melingkupi pengertian, cara kerja, fungsi, karakteristik, cara
mengecek kondisi dan mengukurnya menggunakan avometer, jenis jenis, type-
type, sarana pengaplikasian, dan masih banyak lagi.
1.5.2 Manfaat Praktis
Untuk dapat mengaplikasikan atau mempraktekan wawasan yang didapat selama
pembelajaran secara teoritis secara nyata dan terlihat visual. Sehingga dapat
menambah ketrampilan dan olah pikir sesuai dengan materi yang dipaparkan
tentang komponen IC Regulator tersebut. Dan juga bisa dijadikan sarana
pelatihan sebelum terjun kedunia pekerjaan
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 IC Regulator
2.1.1. Pengertian
IC regulator atau IC Voltage Regulator adalah sebuah komponen
elektronika yang digunakan untuk mengatur tegangan pada rangkaian elektronika.
Dinamakan sebagai IC atau Integrated Circuit karena voltage regulator ini
tersusun dari puluhan hingga ratusan transistor, kapasitor, dioda dan resistor yang
mana saling berintegrasi sehingga membentuk komponen IC regulator.
Gambar 2.1.1 SCR (Silicon Controlled Rectifier)
(Sumber: [Link]
Fungsi dari voltage regulator adalah untuk mempertahankan atau mengatur
tegangan pada level tertentu (sesuai dengan nilai pada IC regulator) secara
otomatis. Hal ini dapat diartikan bahwa tegangan output DC pada voltage
regulator akan stabil dan tidak dipengaruhi leh perubaha tegangan input, beban
pada output dan juga suhu. Misalnya adalah :
IC regulator 7805 akan mengeluarkan output sebesar +5V
IC regulator 7812 akan mengeluarkan output sebesar +12V
IC regulator 7902 akan mengeluarkan output sebesar -5V
IC regulator 7912 akan mengeluarkan output sebesar -12V
Tegangan output yang stabil dan bebas dari segala gangguan sepert noise
atau fluktuasi sangatlah penting dan dibutuhkan untuk menjalankan berbagai
perangkat elektronika terutama yang bersifat digital seperti Mikro
ControllerataupunMikro Prosessor.
2.1.2. Jenis-jenis IC regulator
Voltage regulator dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok. Ditinjau
dari bentuk atau jumlah terminalnya terdapat 2 jenis IC regulator yaitu IC
regulator 3 terminal dan 5 terminal. Sementara dilihat berdasarkan dari fungsi
khususnya IC regulator dapat dibagi menjadi 3 jenis, antara lain :
1. Fixed Voltage Regulator
Fixed Voltage Regulator atau pengatur tegangan tetap merupakan jenis IC
regulator yang memiliki tegangan output bernilai tetap dan tidak dapat diubah
ubah atau disetel yang sesuai dengan kebutuhan rangkaiannya. Fixed Voltage
regulator ini dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu Positive Voltage
Regulator dan Negative Voltage Regulator.
Gambar 2.2 (1) komponen fixed voltage regulator
(Sumber: [Link])
2. Adjustable Voltage Regulator
Adjustable Voltage Regulator merupakan jenis IC pengatur tegangan DC yang
memiliki range nilai tegangan output tertentu. Sehingga tegangan output pada
IC regulator jenis ini dapat diubah-ubah dan diatur yang sesuai dengan
kebutuhan rangkaiannya. Sama halnya dengan Fixed Voltage Regulator,
Adjustable Voltage Regulator juga terbagi menjadi 2 tipe yaitu Adjustable
Voltage Regulator Positif dan Adjustable Voltage Regulator Negatif. Contoh
IC dari tipe Adjustable Voltage Regulator Positiff yaitu LM317 yang memiliki
range nilai tegangan dari 1.2 Volt hingga 37 Volt DC. Sementara pada IC dari
tipe Adjustable Voltage Regulator Negatif yaitu LM337, yang mana juga
memiliki range nila tegangan yang sama seperti LM317.
Gambar 2.2 (2) komponen Adjustable Voltage Regulato
(Sumber: [Link])
3. Switching Voltage Regulator
Switching Voltage Regulator merupakan jenis IC yang mana memiliki desain,
konstruksi dan cara kerja yang tidak sama dengan IC Linier Regulator ( Fixed
dan Adjustable Voltage Regulator). Namun secara umum, fungsinya tetap sama
yaitu menahan tegangan outputnya. Cara kerja dari switching voltage regulator
yaitu seperti namanya “switch”, yang mana untuk mempertahankan tegangan
outputnya, IC jenis ini akan mensaklar secara terus-menerus untuk
menyesuaikan tegangan input yang masuk pada voltage regulator ini agar
sesuai dengan tegangan output yang dihasilkan.
Gambar 2.1.2 (3) komponen Switching Voltage Regulator
(Sumber: [Link])
2.2 IC Regulator 78XX Dan 79XX
2.2.1. Pengertian
IC 78xx merupakan IC jenis positive voltage regulator. IC yang berjenis
negative voltage regulator memiliki desain, konstruksi dan cara kerja yang sama
dengan jenis positive voltage regulator, yang membedakannya hanya polaritas
pada tegangan outputnya. IC 79xx adalah IC pengontrol tegangan negatif tiga pin.
Ini adalah sirkuit terpadu kecil yang digunakan dalam sirkuit untuk memasok
tegangan input negatif konstan.
Gambar 2.2.1 IC Regulator 78xx dan 79xx
(Sumber: [Link]
2.2.2. Perbedaan IC Regulator 78xx dan 79xx
a. IC regulator 78XX tegangan yang masuk dirubah menjadi output ( + ).
Dengan posisi kaki in, ground, dan out.
b. IC Regulator 79XX tegangan yang masuk dirubah menjadi output ( - ).
Dengan posisi kaki ground, in, dan out.
Gambar 2.2.2 Perbedaan IC Regulator 78XX dan 79XX
(Sumber: https:// [Link])
2.3. Prinsip Kerja IC Regulator
Sebuah IC Regulator seri 78xx dan 79xx bila dilalui arus dengan voltase lebih
besar dari voltase regulasinya, maka voltase keluar dari terminal 3 IC akan tetap sebesar
voltase spesifikasi. Namun, voltase yang bekerja tidak boleh sama atau lebih kecil dari
voltase kerja IC. Perbedaan utama kedua seri tersebut hanya terletak pada polaritas IC
saja. Bila seri 78xx memiliki polaritas positive ke ground, maka pada seri 79xx akan
memiliki polaritas negative ke ground.
78xx atau 79xx memerlukan tegangan masukan (in) setidaknya 2V lebih tinggi
dari tegangan keluarannya (out). Persyaratan ini untuk lebih menjamin agar IC mampu
bekerja dengan baik. Contoh : 7809 memerlukan tegangan masukan setidaknya +11V,
7812 memerlukan tegangan masukan setidaknya +14V
2.3
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Alat dan Bahan
1. IC 7809 dan 7812
2. Resistor 1K Ω
3. Potensiometer 50K Ω
4. Kabel Jumper
5. Power Supply
6. Multimeter
7. Solder dan Timah
8. Papan solder
3.2 Langkah Percobaan
1. Siapkan alat dan bahan
2. Pelajari dahulu karakteristik IGO dan GIO.
3. Susun dan rangkai sesuai gambar yang ada di modul.
4. Ukur tegangan input dan output pada rangkaian.
5. Buktikan hasil pengukuran menggunakan multimeter.
6. Setelah itu masukkan data ke dalam tabel pengamatan.
7. Ambil kesimpulan dari pratikum kali ini.
3.3 TabelPengamatan
3.3.1 Tabel Pengamatan 7805
Vout POT /
No Vsumber / VCC Vout IC
Vin IC
1 3V
2 9V +5v
3 12V +5v
3.3.2 Tabel Pengamatan 7812
Vout POT /
No Vsumber / VCC Vout IC
Vin IC
1 9V
2 12V +12v
3 18V +12v
3.3.3 Tabel Pengamatan 7905
Vout POT /
No Vsumber / VCC Vout IC
Vin IC
1 -3V
2 -9V -5v
3 -12V -5v
3.3.4 Tabel Pengamatan 7912
Vout POT /
No Vsumber / VCC Vout IC
Vin IC
1 -9V
2 -12V -12v
3 -18V -12v
BAB IV
ANALISIS DAN KESIMPULAN
4.1 Analisis
Berisianalisisdarihasilpraktikum yang telahdilakukanberupaprinsipkerjarangkaian,
perbandinganhasilpraktikumdenganperhitunganberdasarkanteorinya.
Ditulismenggunakanfont TIMES NEW ROMAN ukuran 12 denganjarak baris spasi 1.5,
berupaparagraf rata kanankiri (justify). Awal kalimatdalamsatuparagrafmenjorok 1 cm.
4.2 Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa IC regulator atau IC Voltage Regulator adalah sebuah
komponen elektronika yang digunakan untuk mengatur tegangan pada rangkaian
elektronika yang berfungsi sebagai pemberi tegangan DC, mengatur tegangan,
penyetabil tegangan, menjadi swich, dan memberikan teganagan konstan sesuai
datasheet IC tersebut. IC memiliki beberapa jenis yaitu fixed voltage regulator
(tegangan tetap), adjustable voltage regulator, dan swiching. IC Regulator dengan seri
78xx dan 79xx terdapat perbedaan pada keluaran polaritasnya, jika terdapat IC
Regulator dengan seri 7805 dan 7905 maka akan mengeluarkan tegangan konstan atau
stabil +5V dan -5V.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Arga. “Pengertian, Fungsi IC Regulator” 13 April 2020. [online]. Avaible:
[Link] [Accesed 27 Oktober 2021]
[2] Anonim. “Pengertian dan jenis IC Regulator”. [Online]. Available:
[Link] [Accessed 27 Oktober
2021]
[3] Sandi SB, “IC Regulator 78xx dan 79xx,” 10 Oktober 2015. [Online]. Available:
[Link]
[Accessed 27 Oktober 2021].
LAMPIRAN
1. FotoPraktikum
2. LaporanSementara
FOTO PRAKTIKUM
GAMBAR KETERANGAN
Pengukuran vout LM7812
Pengukuran vout LM7805
Pengukuran vout LM7912
Pengukuran vout LM7905