SDI V
RETAIL
DESIGN
Dina Fatimah & Ryanty Derwentyana N
Retail Design
Tujuan?
Desain interior yang menunjang menjadi sangat penting bahkan dapat
menjadi keunggulan kompetitif bagi sebuah toko.
Bertujuan unuk mendorong hasrat membeli konsumen, sehingga terjadi
transaksi
Secara tidak langsung dapat dikatakan bahwa perencanaan dan
penciptaan suasana interior yang tepat akan mendorong lajunya tingkat
penjualan.
Tujuan berbelanja tidaklah murni untuk
memenuhi dan membeli kebutuhan semata.
Adanya kebutuhan psikologi yang sifatnya
irasional (selain kebutuhan fungsional), seperti:
melepaskan diri dari rutinitas,mempelajari trend
baru, kegiatan fisik, sensory stimulation ( kegiatan
cuci mata), sosialisasi dan bermasyarakat, serta
simbol status dan otoritas.
Bagi para retailer, desain interior toko dapat
membantu membentuk arah maupun durasi
perhatian konsumen, sehingga dapat
meningkatkan kemungkinan pembelian. Jadi
desain toko berfungsi sebagai salah satu stimuli.
Suasana dan desain interior yang tepat dapat
mendorong konsumen untuk mengunjungi suatu
toko.
( Levy dan Weitz ,1998:126)
Desain interior toko
dapat
mengkomunikasikan
citra toko
agar tetap memiliki daya saing, perlunya
desain interior yang unik, nyaman
namun tetap fungsional dan
mendukung suasana berbelanja
Dapat menjadi unsur pembeda
dibanding toko lainnya.
Desain dapatmengekspresikan berbagai
karakteristik toko dan pencitraan pada
pengunjung misalnya toko busana
berharap untuk menarik pelanggan
skala tertentu dengan citra yang
diberikan
Capaian Desain
konsisten dapat mencerminkan image
dan strategi
memberikan daya tarik tersendiri bagi
pengunjung
mempertimbangkan fungsionalitas dan
efisiensi
Desain yang flexible
mempertimbangkan keamanan
Apa yang Akan Dirancang?
Tampak Depan Toko (Storefront)
Display Windows
Interior Toko
Layout Toko (Store Layout)
Interior Display (Point Of Purchase)
Store-Front
KARAKTER STOREFRONT TOKO MEMILIKI
PENGARUH YANG BESAR PADA STORE IMAGE
DAN HARUS DIRENCANAKAN SECARA
MATANG.
FACADE TOKO DAPAT DIDEFINISIKAN DENGAN
KONDISI EKSTERIOR DARI TOKO TERSEBUT.
TERMASUK DI DALAMNYA ADALAH SIGNAGE,
PINTU MASUK, EFEK LIGHTING, DAN MATERIAL
KONSTRUKSI.
DENGAN TAMPAK LUAR YANG UNIK DAN
ATRAKTIF, SEBUAH TOKO DAPAT MENJADI
MENARIK UNTUK DIKUNJUNGI.
Display Window
untuk mengidentifikasikan toko dan menarik
perhatian pengunjung untuk masuk.
Bentuk yang menarik secara visual akan
memperindah bentuk eksterior.
Dengan proporsi yang tepat akan memberikan
kemudahan pengunjung untuk melihat tampilan
secara lengkap.
Berdampak pada perilaku pembeli.
Aspek Perancangan Interior :
Pembentuk suasana ruang dalam adalah bidang-bidang
ceiling, dinding dan lantai.
Perpaduan penggunaan material dan bahan yang tepat
akan memberikan kesan serasi dan menyatu.
Warna, pencahayaan, bau-bauan/odore dan sound.
Perletakan mekanikal dan elektrikal yang baik dan
terencana akan memberikan kesan visual yang baik pula.
Warna mempengaruhi pembelian ,tingkat pembelian,
waktu yangdihabiskan di toko, dan perasaan senang dan
kemampuan untuk menarik konsumen pada sebuah
display toko.
Poin2 Dalam Perancangan Interior Retail
Selling space
Merchandise space
Personnel area
Customer area,