Nama : Eka Rila Suhartini
NPM : 19430021
Grup : 3G1G2
1. Apa Arti mutu dan pengendalian mutu dalam pendekatan dasar dari manajemen
mutu ?
Mutu adalah adalah kemampuan suatu produk untuk melaksanakan
fungsinya meliputi daya tahan, keandalan, ketepatan, kemudahan operasi
dan perbaikan serta atribut bernilai lainnya. Apabila pelanggan merasa puas,
maka dia akan menunjukkan besarnya kemungkinan untuk kembali
membeli produk yang sama.
Pengendalian mutu adalah usaha yang dilakukan untuk menjaga, memelihara dan
meningkatkan mutu produksi secara efektif dan efesien sehingga memuaskan
konsumen
2. Jelaskan apa itu defect classification , defect type and zona defect ?
- Defect classification terdapat 3 kategori yaitu, "Kritis", "Mayor" dan "Minor"
sedangkan penjelasannya yaitu
Kritis merupakan sebuah cacat yang serius yang mungkin dapat menyebabkan
kondisi berbahaya atau tidak aman bagi dan individu yang menggunakan produk
atau yang melanggar peraturan wajib.
Mayor merupakan Cacat yang memenuhi peraturan secara langsung
mempengaruhi penggunaan nilai barang dagangan atau yang di tentukan pembeli
pelanggan dianggap sebagai cacat utama dan umum nya tidak dapat di perbaiki
contoh ada lobang di kaos, warna belang
Minor merupakan : Sebuah cacat yang tidak mempengaruhi kegunaan produk dan
tidak dari penyimpangan sampel aslinya dan masih bisa di perbaiki contoh nya ada
benang sisa, sedikit kotor.
- Defect type dibagi beberapa defect ada cacat material, cacat pengukuran, cacat
pengerjaan, dan cacat kemasan.
Cacat material merupakan cacat yang berasal dari bagian kain atau aksesoris
garmen
Cacat pengukuran merupakan cacat yang berasal dari luar toleransi titik
pengukuran garmen
Cacat pengerjaan merupakan cacat yang disebabkan selama pembuatan pakaian
tersebut. Tahapan pakaian pembuatan pola pembuatan, penyebaran, pemotongan,
menjahit, perakitan dan finishing
Cacat kemasan merupakan cacat yang berasal dari kesalahan penanganan saat
melipat dan mengemas produk
- Zona defect garmen dibagi menjadi dua yaitu ada zona A dan zona B
Zona A disini mengacu pada area pakaian dimana penampilan visual yang dianggap
sangat penting dan zona A biasanya terlihat jelas pada pandangan garmen tersebut.
Zona B disini kurang terlihat oleh konsumen pada pandangan pertama dan karna itu
kurang jelas/samar-samar dampak dari cacat/defect pada garmen di area zone b
3. Jelaskan proses inline inspection dan apa hubungannya dengan Cost of Quality ?
- Proses iniline inspection dilakukan pemeriksaan kualitas produk saat proses
pembuatan produk
- Pengecekan kualitas keliling: Seorang pemeriksa kualitas dapat ditunjuk untuk
memeriksa pakaian di semua stasiun kerja di jalur jahit secara acak. Pemeriksa
infine ini pergi ke setiap stasiun kerja dan secara acak memilih bundel dan
memeriksa beberapa potong untuk kualitas jahitan garmen dengan berdiri
- Cacat Kritis: Stasiun kerja berdasarkan analisis pada tahap Rapat PP. Pada Cat
Kritis Harus ada mock up dan tanda tangan.
- Sistem lampu lalu lintas yaitu Sistem Lampu Lalu Lintas untuk pemeriksaan
kualitas juga merupakan salah satu contoh
- Kontrol Proses Statistik yaitu Metode untuk memantau dan mengontrol proses
di lini produksi berdasarkan statistik
Hubungannya dengan cost quality, dengan dilakukan nya inline inspection pada
proses pembuatan suatu produk maka produk akan memilik kualitas yang baik
dari awal sehingga diakhir tidak perlu dilakukan perbaikan untuk produk
berkualitas buruk hal in dapat mengurangi biaya untuk produk berkualitas
buruk.
inspeksi inline
4. Jelaskan urutan pengecekan garment dalam hal ini adalah celana panjang denim?
Urutan pengecekan celana panjang denim
1. Cek ukuran furing saku
2. Cek ukuran ban pinggang
3. Periksa bagian depan celana: bukaan zipper dan periksan bagian dalam
4. Periksa bagian samping dan bukaan kaki bagian kiri
5. Periksa inseam bagian kiri, selangkang depan dan selangkang belakang
6. Cek inseam bagian kanan, bukaan celana bagian bawah, bukaan saku, dan side
seam bagian kanan
7. Cek inseam kanan dan kiri dan samakan bagian sisi kiridan kanan garmen
8. Lipat garmen
9. Jika ada reject maka temple sticker reject
10. Jika sudah bagus temple stiker qc numbering
5. Jelaskan ada berapa jenis label dalam produk garment ? Jelaskan apa arti symbol
care label dibawah ini ?
Ada 6 jenis label yaitu care label, size label, price label, composition label, special
label dan flag label
Arti symbol:
- Garmen hanya dapat dicuci dengan air hangat 105 F
- Garmen tidak bisa di bleaching atau jangan di bleaching
- Garmen dapat dikeringkan dengan tumble dryer putaran normal tetapi dengan
suhu rendah.
- Garmen dapat disetrika dengan suhu medium maximal suhu 1500C
B
1. Seorang QC brand A akan melakukan final inspection untuk order jaket sebanyak
9000 pcs , Brand A ini memakai AQL General level II , 2.5 untuk Major defect dan 4
untuk minor defect . Berapa pcs sampling yang harus diambil dan berapa
acceptance/rejection level untuk masing masing defect ? Apabila saya menemukan
cacat major 5 dan cacat minor 17 , lalu keputusan apa yang harus diambil ?
Untuk major defect dan minor defect sampling yang diambil yaitu 125 pcs.
Major defect AQL 2,5 acceptance sebanyak 7 pcs dan rejectionnya 8 pcs.
Sedangkan untuk minor defect dengan AQL 4 acceptance sebanyak 10 pcs dan
rejectionnya 11 pcs.
Apabila seorang QC menemukan cacat major 5 pcs masih dapat diterima karena
pada AQL 2,5 maximal cacat majornya 8 pcs, sedangkan pada cacat minor
ditemukan 17 pcs tidak dapat diterima karena pada AQL 4 maximal cacat minornya
11 pcs sehingga semua produk tersebut dikembalikan ke bagian produksi untuk di
perbaiki kembali.
1. Dibawah ini adalah data defect dari line 1 di PT A . Tolong buatkan pareto
diagram dan root cause analysis dari 1 defect yang paling banyak beserta
pembahasannya .
Data Bulanan defect line 1 PT X
No Defect Jumlah
1 Broken stitch 130
2 Skip stitch 30
3 Pleated 60
4 Puckering 200
5 Slant pocket 20
6 Run off stitching 50
8 Wavy/twist hem 13
9 Loose stich 120
10 Open seam 12
2.
Karena puckering memilik jumlah defect cukup banyak yaitu 200 pcs, maka root cause
dari data diatas adalah puckering. Puckering dapat disebabkan oleh tegangan benang
yang terlalu kuat sehingga menyebabkan kain berkerut saat dijahit
Mohon maaf sebesar-besarnya pak, untuk nomor 2b saya membuatnya manual karena
di word dan excel saya masih [Link] 2010 dan tidak ada histogram. Tdi saya sudah
mencoba membuat di excel dan word tp tidak bisa pak. Semoga bapak berkenan dengan
jawaban saya