0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan8 halaman

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu PT Transglobal

Dokumen ini adalah perjanjian kerja waktu tertentu antara PT Transglobal Indo Mandiri dan karyawan bernama Windy Hartoko. Perjanjian ini berlaku selama 6 bulan dengan jabatan kontrak. Dokumen ini mengatur tentang masa kerja, upah dan fasilitas, ketentuan kerja, pemutusan hubungan kerja, dan penyelesaian perselisihan.

Diunggah oleh

Alfinsyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan8 halaman

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu PT Transglobal

Dokumen ini adalah perjanjian kerja waktu tertentu antara PT Transglobal Indo Mandiri dan karyawan bernama Windy Hartoko. Perjanjian ini berlaku selama 6 bulan dengan jabatan kontrak. Dokumen ini mengatur tentang masa kerja, upah dan fasilitas, ketentuan kerja, pemutusan hubungan kerja, dan penyelesaian perselisihan.

Diunggah oleh

Alfinsyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kop PT

PT TRANSGLOBAL INDO MANDIRI


PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU

1
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

Daftar Isi

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu___________________________________________________3

Pasal 1 – Penerimaan dan Masa Kerja _____________________________________________________4

Pasal 2 – Tempat Kerja_______________________________________________________________________4

Pasal 3 – Upah, Fasilitas, Pengobatan, Perawatan dan Asuransi ______________________4

Pasal 4 – Ketentuan Kerja ___________________________________________________________________5

Pasal 5 – Tunjangan Hari Raya______________________________________________________________6

Pasal 6 – Tata Tertib Perusahaan___________________________________________________________6

Pasal 7 – Pemutusan Hubungan Kerja_____________________________________________________7

Pasal 8 – Berakhirnya Perjanjian___________________________________________________________7

Pasal 9 – Penyelesaian Perselisihan________________________________________________________7

2
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU


Nomor :
Karyawan ID:

Pada hari ini Selasa, tanggal 15 Maret 2021, bertempat di kantor PT. Indo Berjaya Logistik
yang beralamat di Kawasan Industri Tunas, Batam Center Kota Batam, kami yang tersebut
namanya di bawah ini :

1) Nama : Ismed Safriady


Jabatan : Sr. Head HR & Legal
Alamat :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama serta kepentingan PT. Indo Berjaya Logistik dan
selanjutnya disebut sebagai PERUSAHAAN

1) Nama : Windy Hartoko


Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat/Tgl. Lahir : Tanjung Pinang, 27-01-1994
No. KTP : 2171062701949004
Alamat : Komp. Baloi Impian Blok A7 No.11 Lubuk Baja, Batam

Dalam hal ini bertindak dan untuk atas nama serta kepentingan sendiri, selanjutnya disebut
sebagai KARYAWAN

Atas persetujuan bersama PERUSAHAAN dan KARYAWAN telah mengadakan Perjanjian


Kerja Waktu Tertentu (PKWT), yang selanjutnya disebut ”Perjanjian Kerja”, dengan
ketentuan – ketentuan sebagai berikut :

3
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

PASAL 1
Penerimaan dan Masa Kerja

Terhitung mulai tanggal … sampai dengan ...PERUSAHAAN setuju untuk


mempekerjakan dan KARYAWAN menyetujui untuk diperkerjakan sebagai Karyawan
Kontrak selama ….. bulan, menduduki jabatan ….. sebagai Kontrak … dengan kondisi
dan peraturan yang ditetapkan oleh Perusahaan.

PASAL 2
Tempat Kerja

KARYAWAN menyetujui bahwa selama berlakunya Perjanjian Kerja, PERUSAHAAN atas


pertimbangannya sendiri berhak untuk menempatkan/menugaskan KARYAWAN di berbagai
lokasi dan posisi didalam Perusahaan beserta grupnya.

PASAL 3
Upah, Fasilitas, Pengobatan, Perawatan dan Asuransi

1. Upah

PERUSAHAAN membayar upah bruto kepada KARYAWAN pada setiap bulan, dengan
ketentuan sebagai berikut :

Gaji Pokok : Rp.


Tunjangan tetap /tidak tetap : N/A

PERUSAHAAN akan melakukan pembayaran upah/gaji kepada KARYAWAN pada setiap


tanggal 5 bulan berjalan.

2. PPH

Pajak Penghasilan (PPH) dibayar oleh KARYAWAN sesuai dengan peraturan pajak yang
berlaku.

3. Fasilitas & Peralatan Kerja

PERUSAHAAN menyediakan fasilitas dan peralatan penunjang pekerjaan yang diwajibkan


untuk jabatan yang dipangku oleh KARYAWAN.

4. Pengobatan dan Perawatan

a. Selama berlakunya Perjanjian Kerja ini PERUSAHAAN akan menanggung biaya


pengobatan KARYAWAN bila sakit, sesuai dengan ketentuan Peraturan BPJS
Kesehatan.

4
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

b. KARYAWAN berhak memperoleh perawatan di Rumah Sakit yang ditunjuk BPJS


Kesehatan.
c. Surat Keterangan Sakit yang berlaku adalah surat keterangan dari Dokter yang
ditunjuk BPJS Kesehatan.
d. Selama cuti sakit dibuktikan oleh surat keterangan dokter, maka KARYAWAN tetap
mendapatkan upah penuh dari PIHAK PERTAMA.

5. Asuransi

Selama berlakunya Perjanjian Kerja, PERUSAHAAN mengasuransikan KARYAWAN


sesuai dengan standar ketentuan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
Premi asuransi tersebut maksimum sebesar jumlah yang diatur dalam peraturan BPJS
Ketenagakerjaan dan Kesehatan, dibayar oleh PERUSAHAAN dan sebesar 2% dibayarkan
untuk Jaminan Hari Tua (JHT) dan 1% dibayarkan untuk BPJS Kesehatan yang dipotong dari
gaji KARYAWAN.

PASAL 4
Ketentuan Kerja

1. Waktu Kerja

Waktu Kerja normal pada umumnya adalah 6 (hari) hari kerja atau 40 jam dalam 1 (satu)
minggu atau ketentuan lain yang ditetapkan oleh Perusahaan tetapi tidak menyimpang dari
ketentuan yang berlaku.

Khusus unit kerja supir, penerapan waktu kerja sesuai dengan kebutuhan dan instruksi
kegiatan operasional di lapangan.

2. Kerja Lembur

Apabila perusahaan membutuhkan, KARYAWAN bersedia bekerja diluar waktu kerja


normal. Jam kerja lembur terlebih dahulu mendapatkan ijin atau persetujuan yang sah/tertulis
dari pimpinan perusahaan atau atasan sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku.

Terhadap KARYAWAN pada unit kerja staff kantor (selain unit kerja supir) tidak berlaku
perhitungan dan pembayaran upah lembur, incentif, atau bentuk lainnya.

Khusus unit kerja supir, rincian penjelasan dan kesepakatan penerapan kerja lembur dan
relevan kompensasinya dapat merujuk ke Surat Pernyataan Supir.

3. Hak Cuti

KARYAWAN yang telah bekerja selama 12 (dua belas) bulan terus menerus berhak
mendapatkan cuti (dua belas) hari kerja dengan gaji penuh setelah melampirkan permohonan
cuti paling lambat 1 (satu) minggu sebelumnya kepada PERUSAHAAN.

5
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

4. Bekerja Untuk Pihak Ketiga

Selama berlakunya Perjanjian Kerja ini, KARYAWAN tidak diperkenankan melakukan


pekerjaan atau tugas‐tugas untuk pihak lain, kecuali dengan persetujuan tertulis dari
PERUSAHAAN.

5. Mangkir

Jika KARYAWAN mangkir tanpa alasan yang sah, maka PERUSAHAAN akan mengambil
tindakan sesuai Ketentuan Ketenagakerjaan dan Peraturan Perusahaan yang berlaku.

6. Sistem Pengupahan

Bila perjanjian kerja berakhir/jatuh tempo sebelum tanggal 5, maka hak gaji terakhir tetap
akan dibayar oleh PERUSAHAAN pada tanggal 5 dan bila perjanjian kerja berakhir/jatuh
tempo setelah melewati tanggal 5, maka KARYAWAN sepakat untuk menerima pembayaran
sisa upah pada tanggal 5 bulan berikutnya. Guna pembayaran upah terakhir KARYAWAN
wajib mengembalikan inventaris/property milik PERUSAHAAN yang diberikan pada awal
masuk kerja.

PASAL 5
Tunjangan Hari Raya (THR)

PERUSAHAAN akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebanyak 1 (satu) bulan
upah bagi mereka yang sudah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan atau lebih secara
tidak terputus dan bagi karyawan yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus
menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan diberikan THR secara proporsional.
Tunjangan Hari Raya (THR) ini akan dibayarkan selambat selambatnya 7 (tujuh) hari
sebelum Hari Raya keagamaan.

PASAL 6
Tata Tertib Perusahaan

1. KARYAWAN dengan ini menyatakan kesediaannya untuk tunduk dan mentaati semua
Peraturan Perusahaan dan Tata Tertib perusahaan serta bersedia untuk patuh dan
mengindahkan segala petunjuk/pedoman yang diberikan oleh PERUSAHAAN dan atau
oleh atasan yang diberi wewenang oleh PERUSAHAAN.
2. KARYAWAN sepakat untuk menerima sanksi administratif dan atau sanksi Pemutusan
Hubungan Kerja sebagaimana yang telah ditetapkan pada Peraturan Perusahaan bilamana
PERUSAHAAN telah memberikan penilaian akhir bahwa KARYAWAN telah
melakukan pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertib yang berlaku di Perusahaan.
3. Karyawan diwajibkan membayar ganti rugi kepada Perusahaan apabila telah
menyebabkan kehilangan, kerusakan barang milik/properti perusahaan, terjadinya
kecelakaan, dsb. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan.

6
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

PASAL 7
Pemutusan Hubungan Kerja

Hubungan kerja berlangsung terus sampai saat berakhirnya jangka waktu yang telah
ditentukan atau pada saat selesainya pekerjaan tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian
Kerja Waktu Tertentu.

Selain hal diatas, hubungan kerja dapat berakhir karena hal-hal kesalahan berat akibat
perbuatan Karyawan yang bersangkutan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Perusahaan.

Apabila Perusahaan mengakhiri hubungan kerja sebelum waktu yang diperjanjikan berakhir
bukan karena kesalahan Karyawan, maka Perusahaan wajib membayar ganti rugi kepada
Karyawan yang bersangkutan sebesar upah Karyawan sampai waktu yang telah ditentukan
dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.

Apabila Karyawan mengakhiri hubungan kerja sebelum waktu yang diperjanjikan berakhir,
maka Karyawan yang bersangkutan berkewajiban membayar ganti rugi kepada Perusahaan
sebesar upah Karyawan sampai waktu yang telah ditentukan dalam Perjanjian Kerja Waktu
Tertentu.

PASAL 8
Berakhirnya Perjanjian

1. Perjanjian Kerja ini akan berakhir pada saat selesai masa berlakunya.
2. Perjanjian ini berakhir demi hukum, bilamana PIHAK KEDUA meninggal dunia,
dinyatakan hilang oleh Pejabat yang berwenang, dsb.
3. Perjanjian ini dapat diakhiri oleh salah satu pihak dengan pemberitahuan sekurang-
kurangnya 30 (tiga puluh) hari sebelumnya kepada pihak yang lain.
4. Perjanjian kerja ini akan berakhir dengan sendirinya jika terdapat kebijakan
pemerintah atau bencana alam (force majeur) yang mengakibattkan perjanjian ini
menjadi tidak mungkin lagi untuk dilaksanakan

PASAL 9
Penyelesaian Perselisihan

1. Kedua belah pihak sepakat bahwa ternyata masih terdapat hal-hal yang belum diatur
di dalam perjanjian ini maka hal tersebut akan dimusyawarakan berdasarkan pada
Peraturan Perusahaan yang berlandaskan pada kententuan Undang-Undang Nomor :
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor : 2 Tahun 2004
tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
2. Segala perselisihan yang terjadi sebagai akibat adanya perbedaan penafsiran terhadap
pasal‐pasal dari perjanjian ini pada tahap pertama akan dimusyawarahkan dan
diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak secara Bipartit, dan bila cara
tersebut tidak membuahkan hasil, maka kedua belah pihak sepakat akan
menyelesaikannya melalui Mediasi oleh Mediator pada kantor Dinas Tenaga Kerja

7
Kontrak – Nama – Karyawan id
Kop PT

Kota Batam dan selanjutnya dengan upaya hukum melalui Pengadilan Hubungan
Industrial sesuai Undang‐undang Nomor : 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian
Perselisihan Hubungan Industrial.

Demikian perjanjian kerja ini disepakati, dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak
dalam rangkap 2 (dua) dan masing-masing pihak memegang 1 (satu) berkas dengan kekuatan
hukum yang sama.

Batam, tanggal

PT.
PERUSAHAAN

Ismed Safriady xxx


Sr. Head of HR & Legal Karyawan

8
Kontrak – Nama – Karyawan id

Anda mungkin juga menyukai