0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan1 halaman

Rindu kepada Rasulullah dan Nasihatnya

Dokumen ini merupakan ungkapan rindu dari penulis kepada Nabi Muhammad SAW. Penulis merasa kehadiran Nabi sangat dibutuhkan untuk memberikan contoh akhlak mulia dan mengajarkan sunnah. Sayangnya, penulis merasa masih jauh dari teladan Nabi dan sering bersikap buruk. Penulis memohon bimbingan Nabi agar dapat mencontoh sifat-sifat terpuji Baginda.

Diunggah oleh

Ikan Kucing999
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan1 halaman

Rindu kepada Rasulullah dan Nasihatnya

Dokumen ini merupakan ungkapan rindu dari penulis kepada Nabi Muhammad SAW. Penulis merasa kehadiran Nabi sangat dibutuhkan untuk memberikan contoh akhlak mulia dan mengajarkan sunnah. Sayangnya, penulis merasa masih jauh dari teladan Nabi dan sering bersikap buruk. Penulis memohon bimbingan Nabi agar dapat mencontoh sifat-sifat terpuji Baginda.

Diunggah oleh

Ikan Kucing999
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RINDU RASULULLAH

Salam cinta bagimu Yaa Rosul.


Salam rindu Kami Yaa Rosul, semakin banyak Abu Jahal dan
Abu Lahab menitis dalam diri
Salam segala salam dari Kami, hamba
yang selalu haus untuk mengenal Engkau. Menebarkan kerusakan, kenistaan dan
kemaksiatan
Y aa Rasuulalloh..
Meniupkan fitnah, mengaburkan jejak-
Salam terindah dari Kami yang
jejak yang Engkau tinggalkan Yaa
merindukan kesadaran sebagai sendi dan
Rosulalloh
nafas dalam setiap
Duhai Habiballoh..
langkah perjuangan
Bagaimana Kami memerangi kecongkakan
Salam tertinggi bagimu dari Kami yang
dan kebodohan yang menggelombang
dalam setiap lelap Kami rindu bennimpi
berjumpa dalam diri ini ?
de nganmu Bagaimana Kami menghadapi diri yang
suka menghakimi?
Y aa Habiballooh.
Setiap Saat berkelahi melawan kawan
Duhai Baginda yang mulia
Kami sendiri
Disini kami gelisah
Duhai Kanjeng Nabi, janganlah Engkau
Dimana-mana para sesama saling tinggalkan Kami
bertengkar
Yaa Sayyidii....Yaa Rosuulalloh.
Setiap Saat kami saling mendebat berebut
Y aa Rosuulalloh.
benar
Kami rindu kelembutan yang merangku I
Saling me-nyalahkan , enggan
memaaikan , menutup diri dari fakta dan Tapi Kami mæ;ih suka bersikap kasar dan
kebenaran memukul
Duhai kekasih Alloh, Kami rindu pada Kami rindu kasih sayang yang menebatkan
nasihat dan senyummu yang arif nan rohmat
lembut menyejukkan Tapi justm kebencian Kami menebar
laknat
Yaa Sayyidii Yaa Rosuulalloh.
Kami rindu dakwah yang mengajak
Belum juga tercetakkah akhlakmu kepada
Kami ? Tapi Kami masih suka menghatdik dan
membentak
Belum juga tercetakkah sunnahmu kepada
Kami ? Kami rindu sunnah yang qona 'ah
Padahal Kami mengaku generasi umat Tapi Kami masih suka gaya hidup riya'
pembaca sholawat dan sum 'ah

Anda mungkin juga menyukai