LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM
TEKNOLOGI WAN
VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN)
DELWIENA AGNEL VIERA BR GINTING
J3D119029 | TEK 2A P2
PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER
SEKOLAH VOKASI IPB UNIVERSITY
2021
PERNYATAAN MENGENAI LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM
DAN SUMBER INFORMASI
Dengan ini saya menyatakan laporan akhir praktikum ini adalah karya saya dan
dapat dipublikasikan sepenuhnya oleh IPB University. Sumber informasi yang berasal
atau dikutip dari karya yang diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan
dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir laporan ini sesuai dengan kaidah dan
etika yang berlaku. Saya bertanggung jawab penuh atas penemuan segala bentuk
kecurangan serta ketidaksesuaian aturan dalam penulisan ini. Saya bersedia mendapat
sanksi akademis yang berlaku sesuai kesepakatan tim pengajar, termasuk peniadaan nilai
praktikum Teknologi WAN.
User: 1
Medan, 5 April 2021
(Delwiena Agnel Viera Br Ginting)
1
1 TINJAUAN PUSTAKA :
VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN)
1.1. Ringkasan
Virtual Private Network (VPN) adalah sebuah teknologi komunikasi yang
memungkinkan untuk dapat terkoneksi ke jaringan public dan menggunakannya untuk
dapat bergabung dengan jaringan local. Prosedur enkripsi dilakukan terhadap dat yang
melalui VPN, sehingga keamanannya terjamin. Beberapa prinsip kerja VPN, yaitu
komponen utamanya adalah VPN server, VPN client akan mengirim pesan ke server
VPN, untuk proses login VPN server memeriksa akun client dan komputer client dapat
diguankan untuk mengakses berbagai resource idi VPN server. Jenis VPN berdasarkan
aksesnya, yaitu Remote Access dan Site-to-Site.
Sumber: [Link]
(Musril, 2019)
3
2. IMPLEMENTASI VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN)
2.1 Konfigurasi Site-to-Site VPN
Gambar 1 Topologi Virtual Private Network
Gambar 1 merupakan topologi dari Virtual Private Network yang akan di
konfigurasi, baik menggunakan Site-to-Site maupun Remote Access. Site-to-Site VPN
biasanya digunakan untuk menghubungkan 2 jaringan atau 2 site yang berjauhan yang
akan dihubungkan dengan internet. Pada praktikum 7 ini, praktikan akan menghubungkan
antara jaringan BNI dengan jaringan IPB dengan menggunakan VPN. Langkah pertama
adalah memastikan Router BNI dapat ping dengan Router Site-2-Site-VPN-Server.
2.2 Konfigrurasi di SITE-2-SITE-VPN-SERVER
Gambar 2 Memberikan Access di Router Site-2-Site
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi di Router SITE-2-SITE-VPN-SERVER.
Naik ke privillages dengan perintah enable, lalu masuk ke mode configurasi dengan
perintah configure terminal. Selanjutnya menjalankan command access-list 101 permit
ip [Link] [Link] [Link] [Link] yang digunakan untuk mengijinkan
protocol IP dari network address [Link]/30 untuk tujuan network address
[Link]/24.
4
Gambar 3 crypto isakmp
Selanjutnya adalah membuat crypto isakmp dengan menjalankan command crypto
isakmp policy 10. Perintah ini digunakan untuk mengaktifkan metode distribusi key
ISAKMP. Selanjutnya menjalankan perintah encr aes 256 sehingga dapat membuat
enkripsi berbagai data termasuk URL website atau system. Perintah authentication pre-
share digunakan untuk menggunakan pre-share dalam otentikasi dan perintah group 5
adalah perintah perubahan key pada group. Lalu menjalankan perintah crypto isakmp
key ipbni address [Link] yang digunakan untuk memasukkan key dan address
untuk otentikasi.
Gambar 4 Konfigurasi Fase II
Selanjutnya adalah konfigurasi Fase II pada Router SITE-2-SITE-VPN SERVER
dengan menjalankan perintah crypto ipsec security-association lifetime seconds 1800
untuk menentukan batas waktu dari Fase II yaitu 1800 detik, yang digunakan saat
menegosiasikan asosiasi keamanan IPSec. Selanjutnya menjalankan command crypto
ipsec transform-set 50 ah-sha-hmac esp-aes 256 esp-sha-hmac yang digunakan untuk
menentukan set transfoormasi manakah yang dapat digunakan dengan entri crypto map.
5
Perintah crypto map MYMAP 10 ipsec-isakm digunakan untuk membuat peta
kriptografi. Lalu men-setting peer IP yang dibutuhkan untuk Remote VPN. Perintah set
pfs group5 menyebabkan IPSec meminta PFS saat meminta asosiasi keamanan baru
untuk crypto. Lalu perintah match address 101 digunakan untuk menentukan Access-
List yang mendefinisikan lalu lintas untuk mengenkripsi.
Gambar 5 meng-apply Crypto Map di interface
Selanjutnya adalah masuk ke interface dengan menjalankan perintah interface
s0/1/0, lalu mengaplikasikan crypto map yang telah dikonfigurasi ke interface.
2.3 Konfigurasi di BNI
Gambar 6 Access-List
Selanjutnya adalah konfigurasi di Router BNI dengan menjalankan command
access-list 101 permit [Link] [Link] [Link] [Link]. Access-List
digunakan untuk mem-filter paket yang akan masuk maupun keluar dari Router. 101
merupakan penerapan filtering seperti filtering berdasarkan destination, protocol, dan port
yang digunakan.
Gambar 7 Crypto isakmp
6
Gambar 7 adalah membuat crypto isakmp dengan menjalankan command crypto
isakmp policy 10. Perintah ini digunakan untuk mengaktifkan metode distribusi key
ISAKMP. Selanjutnya menjalankan perintah encr aes 256, untuk membuat enkripsi
berbagai data termasuk URL website atau system. Perintah authentication pre-share
digunakan untuk menggunakan pre-share dalam otentikasi dan perintah group 5 adalah
perintah perubahan key pada group. Lalu menjalankan perintah crypto isakmp key ipbni
address [Link] yang digunakan untuk memasukkan key dan address untuk
otentikasi.
Gambar 8 Konfigurasi Fase II di BNI
Selanjutnya adalah konfigurasi Fase II pada Router BNI dengan menjalankan
perintah crypto ipsec security-association lifetime seconds 1800 untuk menentukan
batas waktu dari Fase II yaitu 1800 detik, yang digunakan saat menegosiasikan asosiasi
keamanan IPSec. Selanjutnya menjalankan command crypto ipsec transform-set 50 ah-
sha-hmac esp-aes 256 esp-sha-hmac yang digunakan untuk menentukan set
transformasi manakah yang dapat digunakan dengan entri crypto map.
Perintah crypto map MYMAP 10 ipsec-isakm digunakan untuk membuat peta
kriptografi. Lalu men-setting peer IP yang dibutuhkan untuk Remote VPN. Perintah set
pfs group5 menyebabkan IPSec meminta PFS saat meminta asosiasi keamanan baru
untuk crypto. Lalu perintah match address 101 digunakan untuk menentukan Access-
List yang mendefinisikan lalu lintas untuk mengenkripsi.
Gambar 9 meng-apply Crypto Map di interface
7
Selanjutnya adalah masuk ke interface dengan menjalankan perintah interface
s0/0/0, lalu mengaplikasikan crypto map yang telah dikonfigurasi ke interface.
Gambar 10 IP Route
Selanjutnya masuk ke Router IPB CORE dan menjalankan command ip route
[Link] [Link] [Link]. Fungsi dari IP Route adalah untuk
menggabungkan router satu dengan router lainnya.
2.4 Konfigurasi Remote Access VPN
Gambar 11 Mendefinisikan service AAA
Langkah pertama membuat Remote Access VPN adalah masuk ke Router RAS-
VPN SERVER dan mengaktifkan fitur AAA dengan menjalankan perintah aaa new
model. Selanjutnya, menjalankan perintah aaa authentication login default local none
dan aaa authentication login VPNAUTH local, yang berarti bahwa koneksi consol dan
VTY akan secara otomatis menggunakan metode otentikasi ini untuk masuk ke group
yang telah ditentukan sebelumnya.
Gambar 12 Membuat username dan password
Selanjutnya adalah menedefinisikan user yang akan dikoneksikan ke VPN dengan
menjalankan perintah username stif password 0 stif. Selanjutnya membuat crypto
isakmp dengan menjalankan command crypto isakmp policy 10. Perintah ini digunakan
8
untuk mengaktifkan metode distribusi key ISAKMP. Selanjutnya menjalankan perintah
encr aes 256, untuk membuat enkripsi berbagai data termasuk URL website atau system.
Perintah authentication pre-share digunakan untuk menggunakan pre-share dalam
otentikasi dan perintah group 5 adalah perintah perubahan key pada group.
Gambar 13 Mendefinisikan konfigurasi CLIENT, VPN GROUP & KEY
Selanjutnya adalah menjalankan perintah crypto isakmp client configuration
group STIF-GROUP untuk membuat grup IKE yang berisi atribut untuk di-download
ke client jarak jauh dan juga masuk ke mode konfigurasi kebijakan grup Internet Security
Association Key and Management Protocol (ISAKMP). Selanjutnya menentukan
password dengan menjalankan command key stifgroup.
Gambar 14 Mendefinisikan Transform dan Crypto Map
Selanjutnya adalah mendefinisikan transform-set yang dapat diterima dari protocol
dan algoritma keamanan IPSec, dengan menjalankan command crypto ipsec transform-
set STIF-TRANS esp-aes 256 esp-sha-hmac. Kemudian membuat dynamic-map
menggunakan transform-set. Lalu menjalankan perintah reverse-route, untuk membuat
informasi proxy sumber untuk entri crypto-map.
Gambar 15 Menerapkan crypto map
9
Selanjutnya adalah masuk ke interface dengan menjalankan perintah interface
fa0/0, lalu mengaplikasikan crypto map yang telah dikonfigurasi ke interface.
10
3 PENGUJIAN
3.1. UJI SISTEM VIRTUAL PRIVATE NETWORK (VPN)
Gambar 16 Ping di DB BNI
Pengujian pertama adalah Ping dari Server DB BNI ke Server IPB dengan
menjalankan ping [Link] pada command prompt. Karena hasil dari ping adalah
reply, maka konfigurasi SITE-2-SITE VPN telah berhasil dilakukan.
Gambar 17 AH Header dan ESP Header
Saat mengirim pesan dari Server BNI ke Server IPB, lihat di Simulation. Maka
akan terlihat ada AH Header, ESP Header dan IP. Pada IP yang telah di enkapsulasi,
Destination Sourcenya adalah IPB.
11
Gambar 18 PPPoE
Gambar 19 Masuk VPN
Langkah pertama adalah dial ke PPPoE, username dan password adalah telkom
sesuai dengan konfigurasi pada praktikum 6. Karena PPPoE sudah connected, maka
selanjutnya adalah connect VPN di PC4. Dengan masukkan GroupName-nya STIF-
GROUP, Group Key nya adalah stifgroup, Host IP nya adalah [Link],
username dan password nya adalah stif sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan.
Ketika di klik connect, maka terdapat tulisan VPN is connected yang berarti praktikan
telah berhsil melakukan konfigurasi Remote Access VPN.
12
Gambar 20 Setelah VPN connected
Ketika VPN terkoneksi, maka aka nada tampilan IP Client seperti Gambar 20.
Karena seluruh hasil pengujian telah sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan dan
berjalan dengan baik, maka praktikan telah berhasil melakukan praktikum 7 ini yaitu
Virtual Private Network.
DAFTAR PUSTAKA
Musril, 2019. Desain Virtual Private Network (VPN) Berbasis Open Shortest Path First
(OSPF). [Online]
Available at: [Link]