Analisis Gerakan Therblig dalam Kerja
Analisis Gerakan Therblig dalam Kerja
Bab ini membahas mengenai elemen gerakan-gerakan dasar yang terdapat pada
suatu kegiatan kerja. gerakan – gerakan dasar dapat diklasifikasikan menjadi 17 macam
gerakan Therbligh. Selain itu, bab ini berisi tentang cara menganalisis pekerjaan
sehingga dapat diketahui gerakan – gerakan yang tidak produktif . selanjutnya, bab ini
akan menyampaikan tentang prinsip ekonomi gerakan sehingga suatu pekerjaan dapat
Relevansi
Gerakan kerja merupakan unsur detail yang sangat penting dalam perancangan
sistem kerja. Gerakan-gerakan kerja yang tidak efektif dapat menyebabkan pekerjaan
diselesaikan dalam waktu yang lama, kemudian akan menyebabkan ongkos produksi
lebih mahal. Sebaliknya, gerakan kerja yang efektif dapat membuat pekerjaan
diselesaikan dalam tempo yang lebih cepat, sehingga dapat menghemat ongkos
produksi (misalnya menghemat biaya tenaga kerja langsung). Lebih lanjut, elaborasi
gerakan kerja sangat diperlukan untuk membuat suatu standar baku pekerjaan, yang
lain sebagainya
.Capaian Pembelajaran
3. Mampu menganalisis suatu gerakan kerja yang efektif dan tidak efektif.
gerakan kerja.
BAB II STUDI GERAKAN THERBLIG DAN EKONOMI GERAKAN
Analisis sistem kerja merupakan hal yang penting dalam manajemen operasi,
kerja yang dapamenunjang tercapainya tujuan perusahaan secara efektif dan efisienyang
sudah ada
kompleks secara teliti, untuk mencari tahu elemen-elemen bagiannya, dan mencari tahu
BahasaIndonesia (2016), analisis adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya
secara detail dengan menggunakan konsep Studi Gerakan. Studi Gerakan memuat
pekerjaan yang lain namun Studi Gerakan diyakini sebagai konsepyang paling sesuai
Menurat Sutalaksana, dkk. (2006), Studi Gerakan adalah pengkajian secara teliti
harapan agar gerakan-atau bahkangerakan yang tidak perlu dapat dikurangi dihilangkan,
Niebel (2008), selain mengurangi gerakan yang tidak efektif, Studi Gerakan juga
efektit.
Studi Gerakan digagas oleh Frank Gilbreth bersama dengan istrinya yang
macam pekerjaan, antara lain pemasangan batu bata pada dinding pengepakan, dan
lainsebagainya. Hasil rekamaman tersebut diputar ulang dalam kecepatan yang lambat,
gerakan dasar generik yang terkandung dalam berbagai macamj enis pekerjaan.
Selanjutnya, gerakan dasar tersebut diberi nama dengan 17 elemen gerakan Therblig,
Lambang
Nama Therblig Simbol
Therblig
Mencari (Search) SH
Memilih (Select) ST
Memegang (Grasp) O
Menjangkau (Rench) RE
Membawa (Move) M
Memegang untuk Memakai (Hold) H
Melepas (Relensed load) RL
Pengarahan (Position) P
Memeriksa (huspection) I
Merakit (Assemble) A
Lepas rakit (Desassemble) DU
Memakai (Use) U
Kelambatan yang tak terhindar UD
Kelambatan yang dapat dihindarkan AD
Merencana (Plan) Pn
Istrahat untuk menghilangkan fatiq (Rest to
R
overcome fatigue)
Gerakan mencari dimulai pada saat mata bergerak mencariobjek dan berakhir
Lego mobil yang akan dirakit memiliki tiga bagian dalam perakitannya, bagian atas,
bagian body mobil danbagian bawah mobil. Dalam perakitan ini, lego mobil dibuat
mulaidari bagian bawahnya terlebih dahulu. Untuk mencari part-part yang tercampur
antara dua atau lebih objek lainnya yang [Link], setelah mencari part lego yang
akan dirakit, banyak sekali part lego yang tercampur baik dari kualitasnya yang bagus
ataupun dari segi kualitasnya yang buruk (defect). Pada saat pemilihan part lego inilah
gerakan memilih (select) digunakan agar dapat meminimalkan jumlah cacat pada
produk.
objek dengan jari-jari, sehingga objektersebut berada dalam kendali pekerja. Gerakan
(select)
tangan berpindah tempat tanpa beban atau hambatan, gerakan yang menuju atau
menjauhi [Link], dalam mengambil part lego yang memiliki jarak lebihjauh,
maka posisi tangan harus sedikit memanjang sehingga dapatdengan mudah lengan
operator untuk menjangkau part legotersebut. Pada intinya, gerakan mengambil dapat
dikatakan reach
apabila gerakan mengambil tersebut memiliki jarak tertentu sehingga operator dapat
bergerak dalam kondisi membawa beban. Setelah pekerjaan memilih, maka operator
membawa part-part lego tersebut untuk dibawa kedalam lantai perakitan. Namun,
selaimembawa part lego dengan cara manual, pada saat pengangkutan part lego tersebut
dapat digunakan juga material handling sebagai alat angkut part tersebut.
Elemen ini terjadi ketika operator memegang objek tanpa menggerakan objek
tersebut. Apabila part lego telah dibawa dan siap untuk dirakit dengan lego bagian
bawah. Maka bagian bawa hlego harus dipegang dan ditahan agar bagian part lego
dapat dengan mudah dipasang pada bagian bawah lego. Kegiatan tersebut merupakan
bawah lego.
Elemen gerakan melepas ini terjadi pada saat operator menghilangkan kendali terhadap
objek yang dipegang [Link] lego bagian bawah telah selesai di rakit
terhadap part lego,maka lego yang telah dirakit dilepaskan dari genggaman operator.
pekerjaan. Apabila terdapat komponen lego yang belum dirakit dengan bagian bawah
lego, maka yang dilakukan adalah menempatkan komponen lego pada suatu lokasi,agar
lebih mudah dirakit dengan bagian bawah lego. Elemen gerakan ini biasanya diawali
kerja) pada suatu lokasi tertentu, supaya objek tersebut dapat dipakai secara lebih
mudah. Sebagai contoh, sebuahmobeng diletakkan pada pinggir meja perakitan, agar
menjamin bahwa objek tersebut telah memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan.
Setelah kegiatan perakitan selesai, operator memeriksa keadaan lego yang telah dirakit
Merakit adalah elemen gerakan Therblig untuk menghubungkan dua objek atau
lebih, menjadi satu kesatuan. Pada perakitan lego, kegiatan merakit merupakan kegiatan
inti dalam pekerjaan. Merakit ini dilakukan agar part lego dengan bagian bawah lego
bersatu. Sehingga fungsi dari lego tersebut dapat digunakan dengan baik.
satu menjadi objek-objek yang terpisah. Dalam kegiatan ini, melepas rakit
(disassemble) memiliki fungsi agar bertujuan untuk memeriksa apakah part lego yang
telah terpasang sudah benar, apabila sudah benar, maka part lego tidakperlu di lepas
rakit, dan apabila dalam pemasangannya belumbenar, maka part lego harus dilepas
rakit.
Memakai adalah elemen suatu gerakan dimana salah satuuatau kedua tangan
kerja berlangsung.
Misalnya pada saat perakitan lego dilakukan harus menggunakan obeng selama
'UD’
Kelambatan yang tidak dapat dihindarkan merupakan hal-hal diluar kontrol dari
Kelambatan ini dapat menambah waktu proses yang dihasilkan dalam satu kali
Kemudian, terdapat jeda waktu sebelum genset darurat menyala. Jeda waktu tersebut
situasi yang tidak produktif, misalnya pada perakitan lego dalam proses perakitannya
harus menggunakan lem kayu. Suatu ketika, lem kayu yang digunakan untuk merakit
lego tersebut habis dan harus segera diganti dengan yang baru. Habisnya lem tersebut
merupakan suatu kelambatan yang masihdapat dihindari dengan cara menyediakan stok
dan berpikir untuk menentukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan. Hal ini terjadi
Dinamika Kelas
Instruksi :
1. Semua mahasiswa diminta berdiri! Kedua tangan berada dalam kondisi rileks.
3. Apabila mendengar kata grasp, maka tutuplah semua jari-jari dengan rapat
4. Jika mendengar kata release load, maka buka jari-jari anda, sehingga kepalan
pinggang masing-masing.
9. Grasp………………..(ulangi 3 kali)
10. Move…………………(ulangi 3 kali)
Catatan: Pastikan seluruh peserta didik berhasil mengikuti semua aba-aba tersebut
Elemen Gerakan Kelas IlI memberikan konstribusi yang lebih kecil terhadap
penyelesaian suatu pekerjaan. Elemen Gerakan yang.
nilai kontribusi yang kecil, dan seringkali muncul secara insidental ketika operator
bekerja. Perbaikan kerja untuk kelompok ini dilakukan dengan cara mengurangi elemen
gerakan yang tidakperlu, mengatur tata letak dengan baik, atau menggunakan alatbantu
Kategori ini memuat gerakan-gerakan yang tidak perlu, dan dapat menghambat
(awoidable delay). Elemen gerakan dalam kelompok ini sedapat mungkin untuk
dihilangkan.
dengan aktivitas kerja. Ini berarti Gerakan Therblig yang efektif merupakan gerakan
yang sangat berpengaruh terhadap suatu pekerjaan. Menurut Freivalds dan Niebels
(2014, elemen Gerakan Therblig yang termasuk gerakan efektif adalah membawa
(move), dan menjangkau (reach), memegang (grasp),melepas (released load), memakai
(use), merakit (assemble), dan Elemen gerakan ini sulit untuk melepas rakit
Namun demikian, perbaikan sistem kerja dapat pekerjaan dilakukan dengan cara
mengurangi jarak antara operator dengan objek kerja, sehingga gerakan dapat
Sebaliknya, elemen gerakan Therblig tidak efektif merupat gerakan yang tidak
memberikan nilai tambah dalam ored pekerjaan tersebut sehingga perlu dihilangkan
sebisa mungkin Pada proses pekerjaan tersebut, kegiatan Therblig yang tidak efektif
dapat mengurangi kinerja produksi dari segi produktivitas efektivitas, maupun efisiensi.
Sehingga dapat merugikan suatu produksi secara langsung. Berdasarkan Freivalds dan
Niebels (2014), elemen gerakan Therblig tidak efektif terdiri dari mencari (search),
kelambatan yang dapat dihindarkan (avoidable delay), kelambatan yang tidak dapat
berkali-kali dengan siklus kegiatan yang sama. Pekerjaan tersebut dilakukan seorang
pekerja dalam keadaan duduk di suatu kantor. Setelah merekam kegiatan tersebut,
analisis gerakan terhadap satu siklus kerja dapat ditunjukkan pada Tabel 3.2 seperti
menjadi 10 elemen gerakan dalam satusikls Tendapat 3 dari 10 gerakan yang tidak
efektif, yaitu mencari, mengarahkan, dan istirahat Selanjutmya, perbaikan sisterm kerja
menghilangkan elemen gerakan mencari dengan cara menyediakan kotak khusus yang
Ekonomi gerakan adalah analisis yang dilakukan terhadap system kerja yang
yang ekonomis. Untuk memperoleh hasil kerja yang baik, suatu sistem kerja harus
dengan tubuh manusia dan pergerakannya adalah sebagai berikut : (a) kedua tangan
sebaiknya memulai dan bersamaan, (b) kedua tangan mengakhin pekerjaan secara
semestinya tidak menganggur secara bersamaan, kecuali pada saat istirahat c gerakan
kedua tangan akan lebih mudah jika satu terhadap lainnya simetris atau berlawanan
arah, (d) gerakan tangan atau badan sebaiknya dihemat, (e) gerakan hanya bagian badan
yang diperlukan saja untuk melakukan pekerjaan dengan sebaik baiknya memanfaatkan
momentum, untuk membantu gerakan, gerakan yang patah-patah, banyak perubahan
arah akan memperiambat gerakan tersebut, (h) gerakan balistik akan lebih cepat
mudahnya, dan mengikuti irama yang alamiah bagi si pekerja 0 usahakan gerakan mata
Tes Formatif
a. mencari (search)
b. menjangkau (reach)
c. memeriksa (inspect)
d. memilih (select)
b. Unavoidable Delay
c. Position
d. Grasp
a. Kelompok Utama
b. Kelompok Penunjang
c. Kelompok Pembantu
perakitan sepatu. Dalanm kerjanya Andi memulai dan nmengakhiri gerakan tangan
pada saat yang bersamaan. Dalam kasus tersebut berarti Andi telah mempraktikkan
7. Di bawah ini yang merupakan aspek dari prinsip Ekonomi gerakan yang
a. Kedua tangan sebaiknya menganggur pada saat yang bersamaan kecuali pada
waktu istirahat
b. Gerakan tangan akan lebih mudah jika satu terhadap lainnya simetris atau
berlawanan arah
10. Mengatur tata letak peralatan dan pencahayaan diatur sehingga membentuk kondisi
Soal Essay.
3. Sebutkan mana yang termasuk gerakan efektif dan Gerakan tidak efektif pada
Therblig!
[Link]
Studi Gerakan Therblig dikembangkan oleh Frank Bunker Gilbreth dan Lilian
Gilbreth untuk mengidentifikasi Gerakan gerakan yang umum dan biasa dilakukan oleh
para pekerja. Studi tersebut menghasilkan 17 elemen gerakan Therblig yang secara
tersebut adalah menjangkau, memegang, melepas, memakai, merakit, dan melepas rakit.
pekerjaan. Analisis dapat dilakukan dengan menguraikan suatu pekerjaan secara detail
kerja dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu mempercepat gerakan yang efektif,
Bab ini membahas berbagai macam Peta Kerja yang dapatdigunakan untuk menentukan
masing jenis pengukuran waktu kerja termasukkelemahan dan kelebihannya. Selain itu,
bab ini juga membahaspenggunaan masing-masing jenis pengukuran waktu kerja tersebut.
Relevansi
Peta kerja merupakan gambaran mengenai suatu pekejaansecara standar, sehingga dapat
dipahami oleh seluruh pekerja, danseluruh pihak yang berkepentingan. Peta kerja juga
2. Body Albox
3. Penutup
4. Body Kayu
5. Body Alumunium
b. Mengetahui hubungan antara waktu siklus kerja operator dan waktu siklus
Soal Essay
2. Apakah perbedaan antara Peta Proses Operasi dengan Peta Aliran Proses?
3. Apa persamaan antara Peta Proses Regu Kerja dengan Peta Aliran Proses?
4. Apa perbedaan dan persamaan Antar Peta Pekerja dan Mesin dengan Peta
1) Pemotongan
2) Pembuatan
3) Pelapisan
4) Pembentukan
5) Assembly
3.3.2 Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan (Left and Right Hand Chart)
Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan merupakan suatu alat untuk mengetahui
gerakan-gerakan yang dilakukan oleh tangan kiri dan tangan kanan seorang operator,
yang singkat. Selain itu, Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan memberikan informasi
mengenai waktu kerja dawakt menganggur, yang dilakukan oleh tangan kiri dan tangan
kanan.
Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan bermanfaat untuk mengetahui beban kerja
pada tangan kiri dan tangan kanan. Petaini dapat digunakan untuk mengidentifikasi
pola-pola Gerakan yang tidak efisien maupun gerakan-gerakan yang tidak perlu. Selain
itu, peta kerja ini dipakai untuk melihat jangkauan tangan operator ketika bekerja.
Jangkauan tangan operator perlu dijaga tetap berada dalam wilayah kerja yang normal.
Peta ini dapat digunakan untuk menganalisis suatu sistem kerja sehingga memperoleh
perbaikan tata letak peralatan, pola gerakan pekerjayang baik, urut-urutan pekerjaan
yang baik. Seperti peta kerja yang lain, Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan dapat
digunakan sebagaialat untuk melatih pekerja yang baru, agar dapat bekerja sesuai
Prinsip-prinsip pembuatan peta tangan kiri dan tangan kanan sebagai berikut: (1)
lembaran kertas dibagi dalam tiga bagian. (2)Pada bagian kepala, dibaris paling atas
ditulis "PETA TANGAN KANAN-TANGAN KIRI". (3) Pada bagian yang membuat
tempat kerja sebenarnya. (4) Bagian badan dibagidalam dua pihak, sebelah kiri kertas
digunakan untuk menggambar kegiatan yang dilakukan tangan kiri dan sebaliknya,
langkah operasi dan pemeriksaan yang dialami bahan dalam urutannya sejak awal
sampai menjadi produk utuh atau pun produk setengah jadi. Peta ini juga memuat
informasi penting yang diperlukan untuk proses analisis lebih lanjut seperti waktu yang
dibutuhkan untuk merakit suatu produk,atau jumlah material yan dibutuhkan. Contoh
Manfaat yang dapat diperoleh dari peta proses operasi ialah untuk mengetahui
kebutuhan jumlah mesin, dan anggaran yangdibutuhkan untuk membeli atau menyewa
mesin tersebut memperkirakan kebutuhan bahan baku, menentukan tata letak pabrik,
melakukan perbaikan cara kerja, dan memberikan materiu ntuk pelatihan kerja.
Peta Proses Operasi dapat digunakan untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi
dari suatu sistem kerja. Peta kerja ini dapat mengidentifikasi kelemahan suatu sistem
kerja, sehingga dapat sistem kerja dapat diperbaiki. kelemahan sistem kerja dapat dilihat
dari jumlah waktu kerja, serta adanya kegiatan operasi yang tidak perlu atau terlalu
Dari sebuah toko diperoleh data sebagai berikut Pembeli| Pelayan Mesin
a. 80%
b. 41%
c. 31%
d. 71%
a. 70%
b. 30%
a. 90%
b. 50%
8) Berapakah Persentase kegunaan Mesin?
a. 88%
b. 79%%
c. 30%
d. 50%
9) Dibawah ini yang termasuk kegunaan dari Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan,
kecuali....
produktif
Tes Formatif
Soal Pilihan Ganda
1) Kegunaan umum dari peta proses kelompok kerja adalah..
a. Menganalisis waktu proses secara jelas
b. Mempercepat waktu penyelesaian produksi atau proses
c. Menganalisis delay dalam suatu aktivitas kerja
d. Mengurangi ongkos produksi atau proses
3) Suatu peta yang menggambarkan suatu hubungan antara operator dengan mesin,
dikenal dengan..
a. Peta Tangan kiri dan Tangan kanan
b. Peta Pekerja dan Mesin
c. Peta proses regu kerja
d. Peta Aliran Proses
5) Untuk mendapatkan gerakan-gerakan yang lebih rinci dapat kita ketahui dalam peta
kerja..
a. Peta pekerja dan mesin
b. Peta Aliran Proses
c. Peta Tangan kiri dan tangan kanan
d. Peta Proses Operasi
Daftar Pustaka
Peta Kerja adalah suatu alat yang menggambarkan kegiatan kerja secara
sistematis dan jelas. Peta kerja dibagi menjadi dua yaitu peta kerja keseluruhan dan peta
kerja setempat. Peta kerja keseluruhan terdiri dari Peta Proses Operasi, Peta Aliran Proses
peta Proses Regu Kerja, dan Diagram Aliran. Sedangkan, Peta kerja setempat terdiri dari
Peta Pekerja Mesin dan Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan. Meskipun demikian
terdapat masih banyak peta kerja lain yang tidak dibahas dalam buku ini, misalnya
Peta Proses Operasi adalah peta yang menunjukkan langkah-langkah operasi dan
pemeriksaan yang dialami bahan, sejak awal sampai menjadi produk jadi utuh ataupun
produk setengah jadi Peta Aliran Proses merupakan langkah berikutnya setelah membuat
peta proses operasi, yakni menjelaskan lebih detail pembentuk komponen-komponent
entang pembuatan setiap produk. Peta Proses Regu Kerja digunakan untuk menjelaskan
pekerjaan yang dilakukan oleh beberapa operator yang bekerjasama. Diagram Aliran
merupakan suatu gambaran aliran material pada suatu layout lantai produksi. Peta Pekerja
dan Mesin menunjukkan hubungan yang eksplisit antara waktu sikius operator dan waktu
siklus mesin atau peralatan. Peta Tangan kiri dan tangan Kanan merupakan peta yang
menggambarkan gerakan tangan kiri dan tangan kanan operator dalam melakukan
pekeraan
4) Dalam Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan (P'TkTK), elemen gerakan "Membawa"
diberi lambang..
a. Re
b. U
c. D
d. M
a. U
b. H
c. D
d. G
Dinamika Kelas
1) Berikut ini adalah simbol yang tidak digunakan dalam peta aliran proses, yaitu ……
a.
b.
c.
d.
2) Lambang ialah…
a. Menunggu
b. Disassembly
c. Inspeksi
d. Operasi
c. Waktu menganggur
Bab ini membahas berbagai jenis pengukuran waktu kerja. Isibab ini meliputi
Relevansi
Pengukuran waktu kerja digunakan untuk menentukanwaktu standar yang
atau waktu baku ini dapat digunakan untuk mengukur performansi karyawan yang
produksi.
Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari Bab Pengukuran Kerja ini, mahasiswa diharapkan
seorang operator ataupekena dalam menvelesatkan suatu pekejaan yang pesiik padatingkat
keepatan kerja yang nomal dalam lingkungan kerja vangterbaik pada saat itu. Pengukuran
langsung dapat dilakukan dengan menggunakan Metode Data Waktu Baku dan Data
Waktu Gerakan
yang tersedia.
Praktis
Tabel yang digunakan untuk orang
Biaya Lebih Biaya lebih eropa , tidak cocok dengan orang
Mahal murah Indonesia
Diperlukan ketelitian tinggi
Dalam metode ini pengukuran waktu standar dilakukan cara langsung yaitu di
tempat pekerjaan yang bersangkutan dijalankan Cara yang termasuk dalam metode ini
adalah cara jam henti (stopwatch) dan sampling pekerjaan (zerk sampling)
pengukuran kerja dengan metode jam hent Kanigel, 1997). Menurut Wignjosobroto
(2003), pengukuran walkkerja dengan metode jam hent (Stopoatck time sthuiy)
bersifat singkat dan berulang. Sesuai namanyapengukuran kerja dengan teknik ini
kelemahan dar-pengukuran kerja ini adalah memerlukan waktu yang cukup lama dan biaya
yang cukup besar karena harus ada pengamat yaharus mengamati operator secara langsung
sepanjang was
Menurut Sutalaksana dkk (2006), terdapat beberapa hal yng dilakukan sebelum
melakukan pengukuran wakta sedengan jam henti. Beberapa hal yang harus diperhatikan
Sebelum Pengukuran
a) Tujuan pengukuran
sebelum mulai mengukur waktu kerja tujuan pngasrus ditetapkan terlebih dahulu
karena ajuasebe
berpengaruh terhadap beberapa hal lain terkait pengukuran seperti tingkat ketelitian dan
tingkat Keyakinan yang diinginkan dari hasil pengukuran yang akan dilakukan tersebut.
Jika pengukuran waktu kerja dimaksudkan untuk menentukan upah pekerja, maka
memperkirakan waktu "kasardari suatu pekerjaan, maka tingkat ketelitian dan tingkat
b) Penelitian pendahuluan
sesungguhnya untuk memastikan bahwakondisi kerja dan pekerjaan yang akan diukur
sudah baik.
yang dapat bekerja dengan normal, yaitu operator dengan kemampuan bekerja "rata-
rata", mampu bekerja secara waja rtanpa canggung dan dapat diajak bekerja sama. Jika
perlu,operator tersebut harus dilatih terlebih dahulu untuk dapat memenuhi persyaratan
yang ditetapkan.
Pekerjaan yang akan diukur waktunya dengan menggunakan jam hentih endaknya
disarankan terdiri dari satu atau gabungan dari elemen-elemen gerakan. Selain itu,
pengukur harus mengusahakan agar tidak ada elemen pekerjaa yang tertinggal.
Alat yans digunaka nsaat melakukan pengukuran kerja dengan metode jam henti .yaitu
jam henti lembar pengamatan,pena atau pensil dan papan pengamatan. Jam henti berguna
untuk mengukur waktu kerja secara langsung . menurut Frevalds & hubes 2014, tedaput
dua jenis iam henti yaitu jam tradisiomal dengan menit desimal(001 menit) dan elektronik
Sedangkan lembar pengamatan bermanfaat untuk mencatat data waktu kerja. Terdapat
dua macam lembar pengamatan., yaitu lembar untuk mengukur keselurahan dan lebar
untuk pengukuran elemen Pena atau pensill berguna untuk menulis pengamatan untuk
wak kera dengan am heryakni metode smphack dan metodde cm Pada metodesnapback,
setelah waktu pada jam terbaca pada jarzk tertentmaka pada titiistirahat diantara elemen
wait pada jamdikembalikan ke titik a Sehingga. elemen beriuya akandimulai dari titik nol.
Sedangian pada metode cnswaktu pada stopontch akan terus beralan selama
keselurahanpengukuran dilakukan
Selain itu, terdapat tahapan-tahapan pada saat pengukuran dengan jam henti,antara lain
untuk mengetahui jumlah pengukuran yang harus dilakukan secara statistik. Adapun
Dimana
Dimana
rumus
UCL = ꭓ +30
LCL = ꭓ +30
Sub grup yang rata-ratanya diluar batas kendali atas dan batas kendali bawah tidak
Nilal pl, apabila operator bekerja lebih lambat dari keadaan normal. Nilal pl, jika
Waktu baku adalah waktu standar untuk melakukan suatu pekerjaan Waktu
baku adalah hasil akhir dari prosesp engukuran kerja dan akan digunakan sebagai
patokan waktu yang ideal untuk melakukan suatu pekerjaan. Untuk mendapatkan
waktu baku, harus disertakan kelonggaran yang merupakan toleransi waktu yang
berlangaung
Deskripsi Singkat
Bab ini membahas berbagai jenis tools yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap
masalah utamanya secara statistik. Selain itu bab ini juga membahas bermacam-macam
Teknik identifikasi masalah merupakan hal yang penting untuk dipelajari, karena teknik
ini berisi berbagai macam tools yang dapat diterapkan dalam menghadapi masalah di
dunia industry Penguasaan tools tersebut berguna untuk menemukan solusi secara tepat
dan cepat.
Capaian Pembelajaran
atau sering disebut dengan muda dalam Bahasa yang menyerap atau kegiatan merupakan
sebuah Jepang memboroskan sumber daya seperti pengeluaran biaya ataupun waktu
tambahan tetapi tidak menambahkan nilai apapun dalam Segala bentuk pemborosan
dalam lea kegiatan tersebut. perlu dihilangkan. Tujuh Pemborosan ini manufacturtng
diperkenalkan oleh Taichi Ono dari Jepang yang bekerja untuk Toyota.
Berikut ini adalah tujuh Pemborosan:
1. Transportasi
Transportasi merupakan proses pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain
baik barang mentah, barang setengah jadi maupun barang jadi. Transportasi
merupakan kegiatan pemborosan karena tata letak produksi yang buruk sehingga
2. Gerakan
Gerakan tergolong pemborosan karena danya gerakan pekerja dan mesin yang tidak
3. Menunggu
Menunggu merupakan proses yang tidak seimbang dan membuat terbuangnya waktu
karena tidak melakukan kegiatan apapun. Menunggu dalam proses produksi bisa
berupa mesin atau peralatan rusak atau karena inventori yang terlalu banyak
4. persediaan
ruang lebih untuk menyimpannya. Bahkan apabila persediaan telah usang akan
5. Barang rusak
Barang rusak merupakan hasil produksi yang rusak maupun cacat karena kesalahan
produksi, sehingga tidak bisa lagi untuk didistibusikan. Barang rusak dapat diperbaiki
dengan cara pengerjaan ulang, penggantian proses produksi, maupun perbaikan sistem
produksi.
Proses yang berlebihan disebabkan karena proses pengolahan yang tidak benar dan tidak
Produksi yang berlebihan adalah kegiatan memproduksi barang setengah jadi maupun
barang jadi yang tidak sesuai dengan permintaan pasar, pada akhirnya hanya membuat
limbah dan tidak menambah nilai jual. Biasanya disebabkan karena waktu set up mesin
yang lama,
rangka perbaikan suatu proses atau penyelesaian masalah, dikenal sebagat Seven Tools.
Seven tools merupakan tujuh alat bantu yang dapat digunakan untuk menganalisis
penyebab persoalan dan memperjelas kenyataan atau fenomena yang autentik dalam suatu
persoalan.
Check sheet merupakan alat yang berguna pada tahap awalperbaikan proses untuk
mengumpulkan data pada operasi yang telah atau sedang berjalan Contohnya, seorang
mengenaikecacatan yang terjadi pada suatu produk. Berikut ini merupakan contoh cheok
Saat mendesain check sheet, sangat perlu untuk menjabarkan tipe data yang
dikumpulkan, nomor part atau operasi, tanggal, analyst, dan informasi penting lainnya
dalam mendiagnosa penyebab buruknya suatu kinerja. Jika check sheet merupakan dasar
dalam menyelesaikan perhitungan berikutnya atau digunakanc sebagai masukan data pada
worksheet, maka perlu dipastikan bahwa check sheet merupakan pilihan yang tepat.
2. Histogram
bentuknya berupa karakteristik mutu. Hasil plot data akan memudahkan dalam
tulang ikan (fislhbone dingram) dan ditemukan oleh Dr. KaoruIshikawa yang seorang
ilmuwan Jepang (Purba, 2016). Berikut inimerupakan langkah dalam penggunaan cause
Dalam menganalisis kecacatan pada suatu produk, tim perlu menyisipkan 5 katagori
untuk meninjau masalah, seperti mesin, material, metode dan personel, pengukuran
dan lingkungan dari masing – masing tersebut, diidentifikasi lagi sub penyebab yang
terjadi
Peta kendall merupakan salah satu alat unituk melakukan pengendalian proses
statistis Peta kemdali atau omtroldigunakan untuk menganalisa hasil dan suatu
[Link] data yang keluar dari batas kemdali atas/upper control (BKAJUCL
ataupun batas kendali bawah / upper control limit (BKB/LCL) serta data tidak
terkendali. Sebaliknya jika addata yang keluar dari batas-batas kedall, maka prones
tersebutbelum stabil Data yang keluar dari batas kendali tersebu tdisebabkan karena
adamya penyebab khusus (special cause), Selaini tu dengan membuat peta kendali
Peta Kerdali dapat digurakan untuk: (1) membedakan variaiyang bersifat acak