A.
Pengertian R and RStudio
1) Pengertian R
R (juga dikenal sebagai GNU ) adalah bahasa pemrograman dan perangkat
lunak untuk analisis statistika dan grafik. R dibuat oleh Ross Ihaka dan Robert
Gentleman di Universitas Auckland, Selandia Baru, dan kini dikembangkan oleh
R Development Core Team, di mana Chambers merupakan anggotanya. R
dinamakan sebagian setelah nama dua pembuatnya (Robert Gentleman dan Ross
Ihaka), dan sebagian sebagian dari permainan nama dari S. Bahasa R kini menjadi
standar de facto di antara statistikawan untuk pengembangan perangkat lunak
statistika, serta digunakan secara luas untuk pengembangan perangkat lunak
statistika dan analisis data.
R merupakan bagian dari proyek GNU. Kode sumbernya tersedia secara
bebas di bawah Lisensi Publik Umum GNU, dan versi biner prekompilasinya
tersedia untuk berbagai sistem operasi. R menggunakan antarmuka baris perintah,
meski beberapa antarmuka pengguna grafik juga tersedia.
R menyediakan berbagai teknik statistika (permodelan linier dan nonlinier,
uji statistik klasik, analisis deret waktu, klasifikasi, klasterisasi, dan sebagainya)
serta grafik. R, sebagaimana S, dirancang sebagai bahasa komputer sebenarnya,
dan mengizinkan penggunanya untuk menambah fungsi tambahan dengan
mendefinisikan fungsi baru. Kekuatan besar dari R yang lain adalah fasilitas
grafiknya, yang menghasilkan grafik
kualitas publikasi yang dapat memuat simbol matematika. R memiliki
format dokumentasi seperti LaTeX, yang digunakan untuk menyediakan
dokumentasi yang lengkap, baik secara daring (dalam berbagai format) maupun
secara cetakan.
Meskipun R memiliki antarmuka baris perintah (command line interface),
terdapat beberapa antarmuka pengguna grafis pihak ketiga, seperti RStudio,
lingkungan pengembangan yang terintegrasi, dan Jupyter, antarmuka notebook.
2) Pengertian RStudio
RStudio adalah lingkungan pengembangan terintegrasi (IDE) sumber
terbuka dan gratis untuk R, bahasa pemrograman untuk komputasi statistik dan
grafik. RStudio didirikan oleh JJ Allaire, pencipta bahasa pemrograman
ColdFusion . Hadley Wickham adalah Kepala Ilmuwan di RStudio. RStudio
tersedia dalam dua edisi: RStudio Desktop, di mana program dijalankan secara
lokal sebagai aplikasi desktop biasa; dan RStudio Server, yang memungkinkan
mengakses RStudio menggunakan browser web saat sedang berjalan di server
Linux jarak jauh. Distribusi prepackaged Desktop RStudio tersedia
untuk Windows, macOS, dan Linux.
RStudio tersedia dalam edisi open source dan komersial dan berjalan di
desktop (Windows, macOS, dan Linux) atau di browser yang terhubung ke
RStudio Server atau RStudio Server Pro ( Debian, Ubuntu, Red Hat
Linux, CentOS, openSUSE dan SLES ).
RStudio sebagian ditulis dalam bahasa pemrograman C ++ dan
menggunakan kerangka kerja Qt untuk antarmuka pengguna
grafisnya . Persentase kode yang lebih besar ditulis dalam Java. JavaScript juga di
antara bahasa yang digunakan. Pekerjaan di RStudio dimulai sekitar Desember
2010, dan versi beta publik pertama (v0.92) secara resmi diumumkan pada
Februari 2011. Versi 1.0 dirilis pada 1 November 2016. Versi 1.1 dirilis pada 9
Oktober 2017.
Pada bulan April 2018 diumumkan RStudio akan menyediakan dukungan
operasional dan infrastruktur untuk Ursa Labs. Ursa Labs akan fokus membangun
runtime sains data baru yang didukung oleh Apache Arrow .
B. Cara mendownload dan menginstal R and RStudio
1. Download dan Install R
Di PC dengan OS Windows dapat melakukan langkah-langkah berikut
untuk install R.
I. Buka halaman [Link]
II. Pilih Download R for Windows
Bagi Anda yang menggunakan OS lain maka Anda dapat
mengikuti petunjuk dengan membuka tautan yang sesuai.
III. Klik install R for the first time
IV. Kemudian klik Download R x.x.x for Windows
V. Simpan file installer tersebut dan tunggu hingga proses download
selesai
VI. Setelah download selesai, jalankan file R [Link] tersebut
VII. Anda hanya perlu klik Next dan Finish
2. Download dan Install RStudio
Download RStudio Desktop
([Link]
Jalankan installer yang sudah didownload
Klik Next
Klik Next
Klik Install
Klik Next
Klik Finish
C. Cara menggunkan R and RStudio
a) Cara menggunkan R
Pada Windows 10, klik atau tekan tombol Start
Cari Folder R dan pilih R sesuai versi yang sudah terinstall
Di bawah ini adalah tampilan ketika Anda membuka program R GUI.
Anda sudah dapat menggunakan R melalui R GUI ini. Namun Anda juga
dapat menggunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk
lebih nyaman, mudah dan efisien ketika bekerja dengan R. IDE untuk R
yang saat ini sangat sering digunakan adalah RStudio. Berikut ini adalah
cara untuk install RStudio di PC Windows.
b) Cara Menggunakan RStudio
Untuk menggunakan RStudio di Windows 10, hampir sama ketika Anda
akan membuka program R
Membuat Sebuah Project
Hal yang sebaiknya menjadi kebiasaan Anda ketika menggunakan
RStudio adalah membuat sebuah Project untuk setiap pekerjaan yang
berbeda. Jika pekerjaan Anda tidak terdapat data yang confidential, Anda
juga dapat menggunakan GitHub repository sebagai backup atau berbagi
yang Anda kerjakan. Anda dapat membuat sebuah project baru di RStudio
dengan cara:
Pilih New Project… dari 3 menu yang tersedia, a) dari menu File, b) dari toolbar, atau c)
dari menu di pojok kanan atas seperti terlihat pada Gambar diatas.
Gambar di atas menampilkan pilihan jenis project yang akan dibuat.
o New Directory: jika Anda belum mempunyai folder yang Anda jadikan sebagai
working directory untuk project tersebut.
o Existing Directory: Jika folder Anda sudah ada sebelumnya.
o Version Control: Jika Anda akan membuat project berdasarkan repository yang
sudah ada, misalnya di GiHub atau SVN.
o Karena kita akan membuat project baru dan belum ada folder yang sudah kita
siapkan, maka kita akan pilih New Directory.
Pilih Project Type sesuai dengan project yang akan Anda buat seperti yang
terlihat di Gambar di atas Misalnya kita buat sebuah project kosong, pilih New Project.`
Tuliskan nama project yang juga akan menjadi nama folder baru sebagai
subfolder di dalam folder “Create project as subdirectory of:” seperti terlihat pada
Gambar diatas kemudian Klik Create Project.
Membuat File Script Baru
Seperti halnya pada R GUI, Anda juga dapat menuliskan langsung
perintah atau script pada jendela console di RStudio. Namun di buku ini
Anda akan menuliskan semua script di bagian script editor. Hal ini
sebaiknya menjadi kebiasaan Anda ketika menggunakan RStudio. Untuk
membuat script editor baru di RStudio, Anda dapat klik menu File >>
New File >> R Script. Cara yang kedua adalah dengan toolbar New File.
Anda dapat lihat pada Gambar dibawah Anda juga dapat menggunakan
shortcut RStudio dengan menekan tombol Ctrl + Shift + N jika Anda
menggunakan OS Windows.
Akan muncul file script kosong seperti tampilan Gambar dibawah ini
Menjalankan Script Pada Script Editor
Setelah berhasil menyiapkan file script editor baru yang masih kosong
Anda dapat menuliskan semua yang akan Anda lakukan dengan R.
Mencoba “Hello world!” di R? Baiklah.
Di R Anda cukup menuliskan "Hello World!" di script editor, kemudian Run atau
tekan tombol Ctrl + Enter ketika cursor berada pada baris script tersebut (Gambar
dibawah ini Tentu saja Anda juga dapat melakukannya seperti yang ada di Python
dengan fungsi print.
Selanjutnya untuk menyimpan script tersebut menjadi sebuah file, Anda dapat
lakukan dengan a) klik lambang simpan, b) pilih menu File >> Save atau Save
As... atau c) menggunakan shortcut dengan menekan tombol Ctrl + S.
`
Kemudian tentukan lokasi folder tempat menyimpan file script tersebut.
Selanjutnya berikan nama file pada kotak File name: seperti pada Gambar
dibawah ini Terakhir klik Save.
Menutup RStudio
Setelah selesai menggunakan RStudio Anda dapat menutupnya
seperti menutup software lainnya. Namun yang perlu di perhatikan adalah
ketika muncul konfirmasi seperti Gambar 1.23. Sangat disarankan untuk
tidak menyimpan workspace ketika menutup RStudio. Karena ketika Anda
membuka kembali RStudio maka akan memuat (loading) kembali semua
yang disimpan dari pekerjaan sebelumnya. Hal ini akan sangat
berpengaruh ketika ukuran image dari pekerjaan yang disimpan tersebut
relatif besar.
D. Kelebihan R and RStudio
a. Kelebihan R
Berikut ini beberapa kelebihan yang dimiliki oleh pemrograman R, antara
lain sebagai berikut.
Sintaks atau kode program pada bahasa R mudah dipelajari dan
banyak fungsi statistik yang sudah terpasang.
Sangat efektif dalam pengelolaan data dan fasilitas penyimpanan.
Selain itu, ukuran file yang disimpan jauh lebih kecil
dibanding software lainnya.
Memiliki perhitungan array yang lengkap.
Terdiri dari koleksi tools statistik yang terintegrasi untuk analisis
data. Diantaranya mulai dari statistik deskriptif, fungsi
probabilitas, serta berbagai macam uji statistik hingga time series.
Tampilan grafik yang menarik, meskipun dapat diubah-ubah.
Dapat dikembangkan sesuai keperluan dan kebutuhan yaitu
bersifat terbuka, maksudnya setiap orang dapat menambahkan
fitur-fitur tambahan dalam bentuk paket kedalam software R.
R termasuk salah satu jenis bahasa pemrograman komputer. Jika
anda sorang programmer pastinya akan sangat mudah
menyesuaikan dan mempelajari bahasa ini.
Bagi sebagian pengguna GUI dengan sistem menu, R juga
menyediakan banyak GUI yang berbasis sistem menu, antara lain
RStudio, Tinn-R, R Commander, dan masih banyak lagi yang lain.
Pengguna R tidak dibatasi, bahkan dapat digunakan untuk tujuan-
tujuan komersial.
b. Kelebihan RStudio
R studio ini memberikan hasil yang sangat memuaskan dan script yang
sudah dibuat bida disimpan dan pada saat akan menganalisis data dengan format
data mentah yang sama kita hanya perlu mengupdate dengan menjalankan
kembali script yang sebelumnya sudah dibuat, sehigga perangkat lunak ini sangat
membantu untuk analisis yang dilakukan secara berkala.
Kelebihan lain dari R studio adalah merupakan perangkat lunak yang gratis (open
source) sehingga hasil analisis baik teks, tabel ataupun gambar dapat digunakan
pada publikasi ilmiah.
Selain itu R studio ini sudah compatible dengan data yang pengambilannya atau
entri datanya menggunakan ENKETO smart paper atau ODK (Open Data Kit).
Mengingat banyaknya tutorial atau manual guide untuk R studio tersedia dalam
bahasa asing, maka saya mencoba untuk memberikan beberapa trick bagaimana
cara menggunakan R studio untuk analisis beberapa bentuk data.
RANGKUMAN
R adalah sebuah program komputasi statistika dan grafis (R Core Team
2020). Saat ini R sudah dikenal luas sebagai salah satu powerful
software untuk analisis data dan Data Science. Tentu saja selain R masih
banyak software lain yang juga sering digunakan untuk analisis data,
misalnya Python. R dibuat dengan tujuan awal untuk komputasi statistika
dan grafis. Awalnya digunakan oleh para ilmuwan dalam riset mereka dan
para akademisi. Namun seiring perkembangan teknologi, cakupan
kemampuan R sebagai bahasa pemrograman menjadi jauh lebih luas.
Anda dapat membuat dan update report rutin menggunakan R Markdown.
Anda juga dapat membuat aplikasi web interaktif atau dashboard dengan
package shiny. Karena R didesain untuk analisis data dan perkembangan
serta kemampuannya mencakup hampir semua lini dalam analisis data,
tidak heran saat ini banyak analis data dan ilmuwan data (data scientist)
menggunakan R untuk menyelesaikan berbagai masalah mereka. Berikut
ini beberapa kemampuan R.
Sebelum membahas lebih lanjut tentang R, sebaiknya Anda download
RStudio dan install terlebih dahulu. RStudio adalah Integrated
Development Environment (IDE) untuk R yang banyak digunakan hingga
saat ini. Dapat dikatakan bahwa hampir semua pengguna R yang sudah
mengetahui RStudio akan lebih memilih menggunakan R melalui RStudio
dibandingkan dengan menggunakan R GUI.
Download RStudio versi desktop sesuai dengan kebutuhan Anda. Sangat
disarankan untuk menggunakan RStudio versi terbaru, termasuk juga
dengan R. R dan RStudio adalah dua program yang berbeda. Anda tidak
harus install RStudio untuk dapat menggunakan program R (melalui R
GUI). Tapi Anda diwajibkan untuk install R terlebih dahulu sebelum
install dan menggunakan RStudio karena RStudio membutuhkan program
R yang sudah terinstall di PC atau server. Gambar 1.6 mengilustrasikan
perumpamaan R ini seperti kerangka mobil dan mesinnya, sedangkan
RStudio seperti kerangka luar mobil dan interiornya. Anda tidak akan
dapat menggunakan mobil tersebut jika Anda hanya mempunyai kerangka
luar dan dashboardnya (RStudio) saja.