MIDAS CIVIL
For Bridge
Design
Institut Teknologi Bandung
Midas Civil
• Midas Civil merupakan software untuk melakukan pemodelan Finite Element 1D,
2D, maupun 3D yang berfungsi dalam perencanaan struktur seperti jembatan,
terowongan, dermaga, dan sebagainya.
• Midas Civil dapat digunakan untuk analisis struktur dalam tiap tahapan konstruksi
dengan menggunakan fitur construction stage.
• Midas Civil yang digunakan selanjutnya merupakan versi Midas Civil 2013
10/15/2017 Midas Civil 2
Contoh Desain Jembatan
• Tampak denah dan Tampak elevasi
10/15/2017 Midas Civil 3
Tahapan Pemodelan
Pembentukan Section dan Material
Pembentukan Node dan Element Struktur
Pemasangan Link dan Perletakan
Pemasangan Tendon Girder
Pengaplikasian Beban-Beban
Construction Stage Analysis
Perform Analysis
10/15/2017 Midas Civil 4
Pembentukan Section dan Material
1
• Penampang Girder Tumpuan • Penampang Girder Lapangan
10/15/2017 Midas Civil 5
• Penampang Pierhead • Penampang Pier
• Pelat
Digunakan Element Plate dengan tebal
200 mm
10/15/2017 Midas Civil 6
• Penampang Diafragma Tepi • Penampang Diafragma Lapangan
10/15/2017 Midas Civil 7
• Material beton :
Girder Fc’ 42 MPa
Pier, Pierhead, Diafragma, Pelat Fc’ 30 MPa
Kelembapan 70%
• Material strand prestress (Strand 0.5”) :
Ep 195000 MPa
Fpy 1570 MPa
Fpu 1860 MPa
10/15/2017 Midas Civil 8
Untuk penampang Pier dan Diaf. :
Langkah 1 : Add Section Properties Langkah 2 : Pilih Tipe Penampang -> OK
10/15/2017 Midas Civil 9
Langkah 3 : Ulangi langkah 1 dan 2 untuk penampang Diafragma Tepi dan Diafragma Lapangan
Catatan : Tentukan Offset
10/15/2017 Midas Civil 10
Untuk penampang Girder dan Pierhead :
Langkah 1 : Membuat .DXF penampang Langkah 2 : Tools -> SPC (Sectional Property Calculator
Langkah 3 : Import .DXF penampang
10/15/2017 Midas Civil 11
Langkah 4 : Model -> Section -> Generate Langkah 5 : Export penampang menjadi .SEC
Langkah 6 : Add Section Properties
Langkah 7 : Pilih Tipe Value -> General Section
10/15/2017 Midas Civil 12
Langkah 8 : Import SPC -> Pilih file .SEC Langkah 9 : Menentukan Offset -> OK
Langkah 10 : Ulangi langkah 1-9 untuk
penampang Girder Transisi, Girder
Lapangan, dan Pierhead
10/15/2017 Midas Civil 13
Catatan : Penampang Girder Transisi Catatan : Offset Pierhead
10/15/2017 Midas Civil 14
Langkah 11 : Add Tapered Section -> General Langkah 12 : Import i dan j section yaitu Girder
Section Transisi dan Girder Lapangan
Langkah 13 : Menentukan y Axis dan z Axis
Variation
10/15/2017 Midas Civil 15
Langkah 14 : Menentukan Offset -> OK
Catatan : Offset penampang tapered
10/15/2017 Midas Civil 16
Untuk penampang Pelat
Langkah 1 : Add Thickness Properties Langkah 2 : Input ketebalan pelat dan offset
-> OK
10/15/2017 Midas Civil 17
Material Beton dan Strand :
Langkah 1 : Add Material Properties Langkah 2 : Pilih tipe material -> OK
Langkah 3 : Ulangi langkah 1 dan 2 untuk
beton Fc’ 30 dan strand prestress
10/15/2017 Midas Civil 18
Langkah 4 : Add Creep/Shrinkage -> Pilih Langkah 5 : Add Comp. Strength -> Pilih Code -> OK
Code -> OK
10/15/2017 Midas Civil 19
Langkah 6 : Material Link
-> Pilih Creep/Shrinkage
->Pilih Comp. Strength
->Pilih material yang berseuaian
->Add
Langkah 7 : Ulangi langkah 4-6
untuk beton Fc’ 30
10/15/2017 Midas Civil 20
Pembentukan Node dan Element Struktur
2
• Dimensi Girder : (Elev +12.750 m)
10/15/2017 Midas Civil 21
Membuat Node dari koordinat
Langkah 1 : Node/Element -> Create Nodes
Langkah 2 : Masukkan koordinat -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 22
Memindahkan atau Meng-Copy Node
Langkah 1 : Node/Element -> Translate Node
Langkah 2 : Pilih Copy -> Masukkan jarak Node
berikutnya -> Apply
Langkah 3 : Ulangi langkah 1 dan 2 untuk tiap-
tiap jarak antar Node
10/15/2017 Midas Civil 23
Membuat Element Beam :
Langkah 1 : Node/Element -> Create Element
Langkah 2 : Pilih tipe Element -> General Beam -> Input Material dan Section -> Draw Nodal Connectivity
Langkah 3 : Ulangi langkah 1 dan 2 untuk element-element berikutnya
10/15/2017 Midas Civil 24
Memindahkan atau Meng-Copy Element Beam:
Langkah 1 : Node/Element -> Translate Element
Langkah 2 : Pilih Copy -> Masukkan jarak Element -> Masukkan jumlah Copy -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 25
Input Node Table :
Langkah 1 : Node/Element -> Node Table -> Paste Node
Catatan : Paste Node dilakukan bertahap sesuai dengan elemen yang akan dibuat terlebih dahulu untuk
mempermudah pengerjaan
Langkah 2 : Buat Element seperti prosedur sebelumnya untuk Elemen
Diafragma, Pierhead, dan Pier
10/15/2017 Midas Civil 26
Membuat Element Pelat :
Langkah 1 : Node/Element -> Create Element
Langkah 2 : Pilih tipe Element -> Plate-> Input Material dan Section -> Draw Nodal Connectivity
Langkah 3 : Ulangi langkah 1 dan 2 untuk element-element berikutnya
10/15/2017 Midas Civil 27
Membuat Group :
Langkah 1 : Group -> Structure Group Langkah 3 : Define Structure Group -> Masukkan nama -> Add
Langkah 2 : Klik kanan -> New…
Langkah 4 : Select Node dan Element
-> Klik kanan Group yang
sesuai
-> Assign
10/15/2017 Midas Civil 28
Menghitung Parameter Creep/Shrinkage :
Langkah 1 : Properties -> Change Property
Langkah 2 : Notational Size of Member -> Auto Calculate -> Code yang
digunakan CEB-FIP -> Select All -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 29
Pemasangan Link dan Perletakan
3
Memasang Rigid Link :
Langkah 1 : Boundary -> Elastic Link
Langkah 2 : Pilih tipe Rigid -> Klik 2 node yang akan dihubungkan
Langkah 3 : Lakukan langkah 1 dan 2 untuk link girder dan
pierhead
10/15/2017 Midas Civil 30
• Hasil pemasangan Rigid Link :
10/15/2017 Midas Civil 31
Memasang Elastic Link Rol dan Sendi :
Langkah 1 : Boundary -> Elastic Link
Langkah 2 : Pilih tipe General -> Masukkan nilai kekakuan bearing -> Klik node yang akan dihubungkan
Sendi Roll
Catatan : Posisi sendi dan roll berselang-seling dan
diaplikasikan juga dibearing abutment
10/15/2017 Midas Civil 32
Memasang Perletakan Jepit :
Langkah 1 : Boundary -> Define Support
Langkah 2 : Kunci semua DOF translasi dan Rotasi
Catatan : Abutment diasumsikan sangat kaku sehingga dapat dimodelkan
sebagai perletakan jepit
10/15/2017 Midas Civil 33
Pemasangan Tendon Girder
4
• Profil Tendon :
• C1 7-D 0,5”
• C2 & C3 12 – D 0,5”
10/15/2017 Midas Civil 34
Membuat Tendon Property :
Langkah 1 : Load -> Temp./Prestress
Langkah 2 : Add Tendon Property -> Masukkan parameter-parameter tendon -> Ok
Langkah 3 : Buat 2 Tendon yaitu untuk 7 strand dan 12 strand
10/15/2017 Midas Civil 35
Memasukkan Profil Tendon :
Langkah 1 : Load -> Temp./Prestress
Langkah 2 : Add Tendon Profile -> Masukkan Nama,
Group, dan Tendon Property yang sesuai
Langkah 3 : Pilih Element girder yang akan di assign
tendon
Langkah 4 : Input 3D -> Paste koordinat Profil Tendon
Langkah 5 : Pilih Node girder yang sesuai sebagai
Profile Insertion Point -> OK/Apply
Langkah 6 : Ulangi langkah 1-5 untuk semua tendon
pada semua girder / Copy Tendon
10/15/2017 Midas Civil 36
Memindahkan atau Meng-Copy Tendon :
Langkah 1 : Load -> Temp./Prestress
Langkah 2 : Klik Tendon Profile -> Select C1, C2, dan
C3 pada satu girder
Langkah 3 : Pilih Copy/Move -> Pilih Copy
Langkah 4 : Masukkan Equal Distance -> OK
Langkah 5 : Ulangi langkah 1-4 untuk semua tendon
pada semua girder
10/15/2017 Midas Civil 37
Pengaplikasian Beban-Beban
5
• Beban-beban pada jembatan (Mengacu pada AASHTO LRFD 2012) :
Beban mati struktur Auto
Beban Truck 50-225-225 kN
Beban Terdistribusi Merata 9kPa
Beban Garis Terpusat 49 kN/m
Gaya Prestress 70% Fpu
Temperatur 15ᵒ to 40ᵒC
Gaya Rem 5,21 kN/m
Beban Angin 4,4 kN/m
Beban Gempa R = 1,5; PGA = 0,6; Ss = 1,2;
S1 = 0,6; Tanah Sedang
10/15/2017 Midas Civil 38
Beban Mati :
Langkah 1 : Load -> Static Loads
Langkah 2 : Pilih Self Weight -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Masukkan Self Weight Factor -> Add
10/15/2017 Midas Civil 39
Beban Truck :
Langkah 1 : Load -> Moving Load
Langkah 2 : Pilih Code yang sesuai -> Add Traffic Surface Lanes
Langkah 3 : Masukkan parameter yang sesuai Langkah 5 : Ulangi langkah 1-4 untuk semua
Langkah 4 : Select Reference Element -> OK lajur pada semua span girder
10/15/2017 Midas Civil 40
Langkah 6 : Add User Defined Vehicle -> Truck Langkah 8 : Add Moving Load Cases
Langkah 7 : Masukkan beban gandar dan Langkah 9 : Masukkan parameter yang sesuai
jaraknya masing-masing -> OK
Langkah 10 : Pilih Add
Langkah 11 : Masukkan
parameter yang sesuai
-> Masukkan lane yang
sesuai
-> OK
10/15/2017 Midas Civil 41
Langkah 12 : Pilih Loading Effect yang sesuai -> OK
Langkah 13 : Ulangi langkah 8-11 untuk semua span girder
10/15/2017 Midas Civil 42
Beban Terdistribusi Merata :
Langkah 1 : Load -> Static Loads
Langkah 2 : Pilih Pressure Loads -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Pilih Plane Stress (Face) -> Direction Global Z
Langkah 4 : Masukkan besar beban
10/15/2017 Midas Civil 43
Langkah 5 : Select Elemen Pelat -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 44
Beban Garis Terpusat :
Langkah 1 : Load -> Static Loads
Langkah 2 : Pilih Pressure Loads -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Pilih Plane Stress (Edge) -> Selection Element
Langkah 4 : Pilih Pressure Edge yang sesuai -> Direction Global Z
Langkah 5 : Masukkan besar beban
10/15/2017 Midas Civil 45
Langkah 6 : Select Elemen Pelat yang sesuai -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 46
Gaya Prestress :
Langkah 1 : Load -> Temp./Prestress
Langkah 2 : Pilih Tendon Prestress -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Pilih semua tendon menjadi Selected Tendon
10/15/2017 Midas Civil 47
Langkah 4 : Masukkan besar Gaya Jacking dan prosedur jacking
-> Add
10/15/2017 Midas Civil 48
Pengaruh Temperatur :
Langkah 1 : Load -> Temp./Prestress
Langkah 2 : Pilih Element Temp. -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Masukkan Intial Temp.
10/15/2017 Midas Civil 49
Langkah 4 : Masukkan Final Temp.
-> Select All Element
-> Apply
10/15/2017 Midas Civil 50
Gaya Rem :
Langkah 1 : Load -> Static Loads
Langkah 2 : Pilih Element Beam Load -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Pilih Uniform Load
Langkah 4 : Masukkan eksentrisitas
-> Offset
-> Pilih Direction
-> Input besaran eksentrisitas
Langkah 5 : Pilih Direction Gaya Rem
-> Masukkan besar beban
-> Select semua Girder
-> Apply
10/15/2017 Midas Civil 51
10/15/2017 Midas Civil 52
Beban Angin :
Langkah 1 : Load -> Static Loads
Langkah 2 : Pilih Element Beam Load -> Pilih Load Case dan Load Group
Langkah 3 : Pilih Uniform Load
Langkah 4 : Pilih Direction Beban Angin
-> Masukkan besar beban
-> Select Girder Tepi dan Kolom
-> Apply
10/15/2017 Midas Civil 53
10/15/2017 Midas Civil 54
Beban Gempa :
Langkah 1 : Load -> Seismic
Langkah 2 : Pilih RS Functions -> Add
Langkah 3 : Pilih Design Spectrum -> Masukkan parameter yang sesuai -> OK
10/15/2017 Midas Civil 55
Langkah 4 : Pilih RS Load Cases
Langkah 5 : Masukkan parameter yang sesuai untuk Ex dan Ey -> Add
Langkah 6 : Eigenvalue Analysis Control
-> Pilih tipe analisis
-> Masukkan jumlah frekuensi model
-> OK
10/15/2017 Midas Civil 56
Loads to Masses:
Langkah 1 : Structure -> Structure Type
Langkah 2 : Pilih Convert Self-weight into Masses -> Convert to X, Y, Z -> OK
Langkah 3 : Load -> Static Loads
Langkah 4 : Pilih Loads to Masses
-> Masukkan Load Case
dan faktor yang
sesuai
-> OK
10/15/2017 Midas Civil 57
Load Combination :
Langkah 1 : Results -> Load Combination
Langkah 2 : Masukkan load kombinasi yang sesuai kode
10/15/2017 Midas Civil 58
Construction Stage Analysis
6
Langkah 1 : Load -> Construction Stage
Langkah 2 : Pilih Define C.S. -> Add Construction Stage
Langkah 3 : Masukkan Durasi, Element, Boundary, dan Load yang sesuai dengan
tahapan metode konstruksi -> OK
10/15/2017 Midas Civil 59
CS 1
10/15/2017 Midas Civil 60
CS 2
10/15/2017 Midas Civil 61
CS 3
10/15/2017 Midas Civil 62
CS 4
10/15/2017 Midas Civil 63
Perform Analysis
7
Perform analysis (F5) :
10/15/2017 Midas Civil 64
Analysis Results
8
Deformation Results :
Langkah 1 : Results -> Defromations -> Deformed Shape
Langkah 2 : Pilih Load Cases/Comb. -> Pilih Components dan Display -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 65
Forces Results:
Langkah 1 : Results -> Forces -> Beam Diagrams
Langkah 2 : Pilih Load Cases/Comb. -> Pilih Components dan Display -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 66
Stresses Results:
Langkah 1 : Results -> Stresses-> Beam Stresses Diagrams
Langkah 2 : Pilih Load Cases/Comb. -> Pilih Components dan Display -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 67
Mode Shapes Results:
Langkah 1 : Results -> Mode Shapes -> Vibration Mode Shapes
Langkah 2 : PilihMode -> Pilih Components dan Display -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 68
Results Table :
Langkah 1 : Results -> Results Table -> Pilih Subjek yang diinginkan
Langkah 2 : Select Element atau Node yang sesuai -> Apply
10/15/2017 Midas Civil 69
SEKIAN
&
TERIMA KASIH
10/15/2017 Midas Civil 70