0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
187 tayangan3 halaman

Energi Angin untuk Pembelajaran Kelas 4

Dokumen tersebut membahas lima sumber energi listrik alternatif yang dapat dikembangkan di Indonesia, termasuk pembangkit listrik tenaga angin. Dokumen ini juga menjelaskan cara kerja pembangkit listrik tenaga angin beserta contoh pembangkit yang sudah dikembangkan di beberapa daerah. Selain itu, diberikan panduan untuk membuat kincir angin sederhana sebagai eksperimen.

Diunggah oleh

Nn Byu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
187 tayangan3 halaman

Energi Angin untuk Pembelajaran Kelas 4

Dokumen tersebut membahas lima sumber energi listrik alternatif yang dapat dikembangkan di Indonesia, termasuk pembangkit listrik tenaga angin. Dokumen ini juga menjelaskan cara kerja pembangkit listrik tenaga angin beserta contoh pembangkit yang sudah dikembangkan di beberapa daerah. Selain itu, diberikan panduan untuk membuat kincir angin sederhana sebagai eksperimen.

Diunggah oleh

Nn Byu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Satuan Pendidikan : MI Gunung Goong

Kelas / Semester : IV (Empat) / 1

Tema 2 : Selalu Berhemat Energi

Sub Tema 1 : Sumber Energi

Pembelajaran : 3

Energi listrik alternatif yang dapat dikembangkan di Indonesia

Indonesia sudah mengembangkan beberapa sumber energi listrik alternatif diantaranya menggunakan
energi air dengan PLTA, tenaga sampah dengan PLTSa, tenaga angin, tenaga matahari dan lainnya. Pada
uraian materi kali ini, kita akan membahas lima pembangkit listrik tenaga alternatif yang dapat
menyelesaikan masalah krisis energi saat ini. Pembangkit listrik tenaga alternatif ini ada beberapa yang
sudah dikembangkan dan beberapa yang memungkinkan dapat diterapkan di Indonesia.

a. Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Apa yang kamu ketahui tentang pembangkit listrik tenaga angin? Pembangkit listrik tenaga angin adalah
suatu pembangkit listrik yang menggunakan angin sebagai sumber energi untuk menghasilkan energi
listrik. Pembangkit ini dapat mengkonversikan energi angin menjadi energi listrik dengan menggunakan
turbin angin atau kincir angin. Sistem pembangkitan listrik menggunakan angin sebagai sumber energi
merupakan sistem alternatif yang sangat berkembang pesat, mengingat angin merupakan salah satu
energi yang tidak terbatas di alam.

Pembangkit listrik tenaga angin, yang diberi nama Wind Power System memanfaatkan angin melalui
kincir, untuk menghasilkan energi listrik. Alat ini cocok sekali digunakan masyarakat yang tinggal di
pulau-pulau kecil dan memiliki tiupan angin yang kencang serta stabil. Secara umum, sistem alat ini
memanfaatkan tiupan angin untuk memutar motor. Hembusan angin ditangkap baling-baling, dan dari
putaran baling-baling tersebut akan dihasilkan putaran motor yang selanjutnya diubah menjadi energi
listrik.

Cara kerja pertama adalah angin yang dihasilkan setiap waktunya digunakan untuk memutar turbin atau
kincir angin tersebut, kemudian ketika turbin atau kincir tersebut berputar, maka dapat diteruskan juga
untuk memutar salah satu bagian pada generator yaitu rotor di belakang turbin atau kincir angin.
Setelah beberapa tahapan tersebut di atas berlalu, maka selanjutnya adalah energi listrik dapat
dihasilkan. Sebelum energi listrik yang telah dihasilkan tadi digunakan, akan lebih baik jika energi listrik
tersebut tadi disimpan dahulu kedalam baterai. Jika kita, atau secara luas masyarakat Indonesia dapat
memanfaatkan energi angin untuk pembangkit listrik, maka manfaat yang sangat besar akan kita
dapatkan.

Cara kerja pembangkit listrik tenaga angin sederhana bisa dilakukan oleh siapapun, terlebih lagi bagi
masyarakat atau pemerintah daerah yang lokasinya berada di pesisir pantai, karena di daerah pesisir ini
banyak terdapat sumber angin. Energi angin ini juga bisa disebutkan sebagai salah satu energi
terbarukan yang bisa dimanfaatkan untuk jangka waktu yang panjang.
Berikut ini contoh Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang sudah dikembangkan di Desa Waubaukul,
kabupaten Waingapu, Nusa Tenggara Timur.

Kawasan lainnya yang dikembangkan Pembangkit Listrik tenaga Angin yaitu Pantai Bantul. Kawasan
Pantai Bantul memiliki 30-40 titik kincir ukuran kecil dengan masing-masing titik mampu menghasilkan
listrik sebesar 1.500 watt. Bantul memang ideal untuk pembangunan kincir listrik tenaga angin karena
kondisi anginya ideal. Angin di Bantul memiliki kecepatan 6-7 knot per detik dengan hembusan yang
cukup stabil.

Kelebihan dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin diantaranya yaitu sifatnya terbarukan,
sumber energi yang ramah lingkungan, dimana penggunaannya tidak mengakibatkan emisi gas buang.
Kekurangannya yaitu penggunaan ladang angin sebagai pembangkit listrik membutuhkan luas lahan
yang tidak sedikit dan tidak mungkin untuk disembunyikan. Aturan mengenai tinggi bangunan juga telah
membuat pembangunan pembangkit listrik tenaga angin dapat terhambat. Penggunaan tiang yang tinggi
untuk turbin angin juga dapat menyebabkan terganggunya cahaya matahari yang masuk ke rumah-
rumah penduduk. Perputaran baling-baling menyebabkan cahaya matahari yang berkelap-kelip dan
dapat mengganggu pandangan penduduk setempat.

MEMBUAT KINCIR ANGIN

I. TUJUAN
◼ Membuat laporan hasil pengamatan
◼ Membuat kincir angin

II. AKTIVITAS
◼ Peserta didik menyiapkan alat dan bahan
◼ Peserta didik melakukan percobaan
◼ Peserta didik menjawab pertanyaan
◼ Peserta didik membuat laporan pengamatan

ALAT DAN BAHAN MEMBUAT KINCIR ANGIN


◼ Pelepah pepaya
◼ Lem
◼ Gunting
◼ kertas berbentuk persegi
◼ Paku payung
PANDUAN KESELAMATAN KERJA
Panduan keselamatan kerja dalam kegiatan
Dengan berhati hati, kamu dapat menjaga keselamatan di dalam melakuan percobaan.
LANGKAH KERJA

KINCIR ANGIN
1. Ambil kertas, kemudianlipat membentuk diagonal. Jangan lupa tandai bagian
tengahnya.
2. Selanjutnya, Potong kertas menurut garis bekas [Link] sepanjang empat
baris hingga setengah menggunakan gunting.
3. Tarik tepi kiri pada segitiga pada potongan pertama sampai ke tengah kertas. Lkuakn
lagi pada potongan berikutnya dan tumpeng tindih ke tengah kertas. Gunakan lem
untuk merekatkan.
4. Pasang paku payung pada bagian tengah kertas yang sudah membentuk kincir angin
tadi. Kemudian, pakukan pada pelepah pepaya. Jadilah kincir angin dari kertas.

Bawa kincir angin mu, Buat lah kincir anginmu berputar dengan cara membawanya
berlari atau di tiup.

LAPORAN HASIL KEGIATAN

NAMA PERCOBAAN

TUJUAN PERCOBAAN

ALAT ALAT

LANGKAH KERJA

HASIL PERCOBAAN

KESIMPULAN

Anda mungkin juga menyukai