Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko
Dibuat Oleh; Diperiksa Oleh; Disetujui Oleh; Diketahui Oleh : Disahkan Oleh;
PIC PJO PT. SPP SHE PT. TRASINDO PJO PT. TRASINDO KEPALA TEKNIK TAMBANG
ANDRI SAFRUDDIN TANJUNG ZHANDI SUGENG PRIYO MUJIONO M. IDDIN ARAKE
K RINCIAN BAHAYA P STATUS
O A E
KONTROL YANG ADA SAAT INI K DENGAN USULAN KONTROL TAMBAHAN K
N D K R
D L A R A R
O E T A H P
E O T I T E
I T U R
T K PENGENDALIAN YANG E S E S
U T V RESIKO U K USULAN PERBAIKAN/ KONTROL TAMBAHAN PIC RUTIN/ O
A A KONDISI TIDAK PERILAKU TIDAK DILAKUKAN SAAT INI G I G I
R E I R U NON G
I S AMAN AMAN O K O K
U M T A M KEMUNGKINAN KEPARAHAN NILAI RESIKO KEMUNGKINAN KEPARAHAN NILAI RESIKO RUTIN R
L I R O R O
T P A N E
I I
A S S
T / S
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
PM No. 05/2018
Menyimpan Material
Material Tersandung (K3 Pastikan alat telah dipersiapkan dan layak untuk dipergunakan
ditempat yang sudah 3 2 6 M 2 1 2 L Pengawas R
Berserakan Material, LINGKUNGAN sebelum memulai suatu pekerjaan
disediakan
KERJA)
Tergelincir, PM No. 05/2018 Membersihkan Area
Area Kerja Licin Cederah Pada (K3 kerja yang licin yang 3 2 6 M Inspeksi Area Kerja Sebelum Mulai Aktifitas 1 2 2 L Pengawas R
PEKERJAAN Persiapan Area, LINGKUNGAN terdapat genangan air
Tubuh
1 1. A PEMBANGUNAN Peralatan Kerja & Metode
KANTOR TRASINDO Material Terkilir Saat Metode Pengangkatan
Pengangkatan PP No. 50/2012
Mengangkat dengan tumpuan pada 4 3 12 H Membrikan Pelatihan Untuk Motedo Pengangkatan yang Benar 1 3 3 L Pengawas N
material Tidak (SMK3)
Matrial Lutut
Tepat
Mengangkat Alat Terkilir Pada Mengangkat Beban
dan Material Saat PP No. 50/2012 Lebih dari 18 kg Harus
1 3 3 L
Melebihi Batas Mengangkat (SMK3) dengan 2 pekerja atau
Maksimal 18 kg Material menggunakan alat
Terkena palu /
PEKERJAAN Tidak hati-hati, bodem
Pemasangan PP No. 50/2012 Berhati-Hati saat
2 1.B PEMBANGUNAN terburu-buru saat Menyebabkan
(SMK3) Bowplank
2 2 4 L
Bowplank
KANTOR TRASINDO bekerja Luka Pada
Tubuh
Sisi / dinding
Tidak memakai Dipasang dinding
runtuh, PP No. 50/2012
pengaman sisi penahan supaya tanah 1 4 4 L
Pekerja (SMK3)
penggalian galian tidak ambruk
Tertanam
Peralatan
Meletakan Jangan meletakan
Masuk PP No. 50/2012
Peralatan diujung barang/alat dipinggir 3 1 3 L
kedalam (SMK3)
penggalian galian
PEKERJAAN Lubang Galian
Pekerjaan Galian
3 1.C PEMBANGUNAN Tidak Terdapat Pekerja jatuh
Pondasi PP No. 50/2012 dipasang baricade/ Pekerja yg tidak berkepentingan dilarang mendekat kearea
KANTOR TRASINDO barricade/ Rambu kedalam 3 3 9 H 2 2 4 L Pengawas R
(SMK3) rambu pada area galian penggalian
Pada Area Galian Lubang Galian
Tidak tersedianya Air Tergenang sedianya pompa
PP No. 50/2012
alat penyedot air Menghambat penyedot air bila musim 2 2 4 L
(SMK3)
(alcon) Pekerjaan hujan
Gangguan PM No. 05/2018 Menggunakan Masker 2 2 4 L
Terdapat Debu pernapasan (K3 saat Melakukan Galian
LINGKUNGAN tanah Kering
KERJA)
Berpegangan Pada Terjepit PP No. 50/2012 Beri pelindung /Cover 2 4 8 M Memasang Rambu Dilarang Membuka Penutup Mesin Molen 1 4 4 L R
Mesin Mixer Saat concrete mixer (SMK3) pada mesin Pengawas
Beroprasi penggerak/benda
Mengangkat Beban Terkilir PP No. 50/2012 Mengangkat Material 2 3 6 M Membrikan Pelatihan Untuk Motedo Pengangkatan yang Benar 1 3 3 L R
terlalu berat (SMK3) Tidak Lebih dari 18 kg
dan menggunakan alat Pengawas
bantu Arco
Jalan rusak/Licin Terjatuh PM No. 05/2018 Membersihkan Area 2 2 4 L
(K3 kerja yang licin yang
LINGKUNGAN terdapat genangan air
KERJA)
PEKERJAAN
7 1.G PEMBANGUNAN Pengecoran Sloof Ban gerobak Material PP No. 50/2012 Pastikan tekanan udara 2 2 4 L
KANTOR TRASINDO kempis Pengecoran (SMK3) ban gerobak sudah
Tumpah dan sesuai yang dianjurkan
Terjatuh
Gerobak tidak Terjepit / PP No. 50/2012 Meratakan Muatan Saat 2 2 4 L
seimbang saat Kejatuhan (SMK3) Memuat Material
didorong material dengan Arco
Menghirup debu Gangguan Selalu Gunakan Masker 2 2 4 L
semen pernafasan Saat Melakukan
Tangan Kulit Melepuh PP No. 50/2012 Menggunakan sarung 2 2 4 L
bersentuhan / Gatal (SMK3) tangan saat bekerja
langsung dengan
semen
K RINCIAN BAHAYA P STATUS
O A E
KONTROL YANG ADA SAAT INI K DENGAN USULAN KONTROL TAMBAHAN K
N D K R
D L A R A R
O E T A H P
E O T I T E
I T U R
T K PENGENDALIAN YANG E S E S
U T V RESIKO U K USULAN PERBAIKAN/ KONTROL TAMBAHAN PIC RUTIN/ O
A A KONDISI TIDAK PERILAKU TIDAK DILAKUKAN SAAT INI G I G I
R E I R U NON G
I S AMAN AMAN O K O K
U M T A M KEMUNGKINAN KEPARAHAN NILAI RESIKO KEMUNGKINAN KEPARAHAN NILAI RESIKO RUTIN R
L I R O R O
T P A N E
I I
A S S
T / S
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Operator Mixer Terjepit PP No. 50/2012 Beri pelindung /Cover 2 4 8 M Memasang Rambu Dilarang Membuka Penutup Mesin Molen 1 4 4 L HSE R
Tidak Kompoten. concrete mixer (SMK3) pada mesin
penggerak/benda
Mengangkat Beban Terkilir PP No. 50/2012 Mengangkat Material 2 3 6 M Membrikan Pelatihan Untuk Motedo Pengangkatan yang Benar 1 3 3 L HSE R
terlalu berat (SMK3) Tidak Lebih dari 18 kg
Jalan rusak/Licin Terjatuh PP No. 50/2012 Membersihkan Area 2 2 4 L
(SMK3) kerja yang licin yang
Ban gerobak Material PP No. 50/2012 terdapat tekanan
Pastikan genangan air
udara 2 2 4 L
PEKERJAAN kempis Pengecoran (SMK3) ban gerobak sudah
10 1.J PEMBANGUNAN Pengecoran Lantai Tumpah dan sesuai yang dianjurkan
KANTOR TRASINDO Terjatuh
Gerobak tidak Terjepit / PP No. 50/2012 Meratakan Muatan Saat 2 2 4 L
seimbang saat Kejatuhan (SMK3) Memuat Material
didorong material dengan Arco
Menghirup debu Gangguan PP No. 50/2012 Menggunakan Masker 2 2 4 L
semen pernafasan (SMK3) Saat Menuang Semen
Tangan Kulit Melepuh PP No. 50/2012 Menggunakan APD 2 2 4 L
bersentuhan / Gatal (SMK3) Yang sesuai dan Jangan
langsung dengan Menyentuh Langsung
Jalan yg tidak rata Terjatuh PP No. 50/2012 Jalan diusahakan rata & 3 2 6 M Inspeksi Area Kerja Sebelum Berkatifitas 2 2 4 L Pengawas R
& ada halangan (SMK3) dibersihkan dr material/
benda lain alat2 yg berserakan
PEKERJAAN
Pemasangan Membaawa Tubuh Terkilir PP No. 50/2012 Mengangkat Material 2 2 4 L
14 1.N PEMBANGUNAN
Keramik muatan melebihi (SMK3) Tidak Lebih dari 18 kg
KANTOR TRASINDO
kapasitas & dan menggunakan alat
Tidak Mata terkena PP No. 50/2012 Memakai APD 3 4 12 H Traning Power tools & Pembuatan Kimper power tools 2 2 4 L Pengawas N
menggunakan percikan (SMK3) Kacamata Saat
APD Kacamata Keramik saat Melakukan Pemotongan
safety dipotong Kramik
menggunakan
mesin gerinda
Tidak Mata terkena PP No. 50/2012 Memakai APD 2 4 8 M Traning Power tools & Pembuatan Kimper power tools 2 2 4 L Pengawas N
menggunakan percikan (SMK3) Kacamata Saat
APD Kacamata Keramik saat Melakukan Pemotongan
safety dipotong Kramik
menggunakan
mesin gerinda
Tangan pekerja Mata Bor srup PP No. 50/2012 Tidak Berpegangan 2 4 8 M Traning Power tools & Pembuatan Kimper power tools 2 2 4 L Pengawas N
PEKERJAAN terlalu dekat meleset (SMK3) Terlalu dekat dengan
Pemasangan Kusen dengan mata bor mengenai Pengeboran Kayu
15 1.O PEMBANGUNAN
Pintu Dan Jendela skup Kayu tangan pekerja
KANTOR TRASINDO
Kabel sambungan Terkena PP No. 50/2012 Mengganti kabel Yang 2 5 10 H Inspeksi peraralatan sebelum memuali pekerjaan 2 2 4 L Pengawas R
ada yg terkelupas sengatan (SMK3) rusak dan Membungkus
Listrik dengan solasi yang
standar
Material Terkilir PP No. 50/2012 Menyimpan sisa 2 2 4 L
Berserakan Kareana (SMK3) material ditempat yang
Tersandung sudah disediakan
Sisa Material
K RINCIAN BAHAYA P STATUS
O A E
KONTROL YANG ADA SAAT INI K DENGAN USULAN KONTROL TAMBAHAN K
N D K R
D L A R A R
O E T A H P
E O T I T E
I T U R
T K PENGENDALIAN YANG E S E S
U T V RESIKO U K USULAN PERBAIKAN/ KONTROL TAMBAHAN PIC RUTIN/ O
A A KONDISI TIDAK PERILAKU TIDAK DILAKUKAN SAAT INI G I G I
R E I R U NON G
I S AMAN AMAN O K O K
U M T A M KEMUNGKINAN KEPARAHAN NILAI RESIKO KEMUNGKINAN KEPARAHAN NILAI RESIKO RUTIN R
L I R O R O
T P A N E
I I
A S S
T / S
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kabel sambungan Terkena PP No. 12/2015 Sambungan dirapikan 2 5 10 H Diadakanya inspeksi berkala tetang kelayakan alat alat listrik 2 2 4 L Pengawas R
ada yg terkelupas sengatan (K3 LISTRIK) dgn sempurna
Listrik
Tangan pekerja PP No. 50/2012 Beri jarak aman tangan 2 5 10 H Traning Power tools & Pembuatan Kimper power tools 1 3 3 L HSE N
terlalu dekat (SMK3) yg pegang Gypsum
dengan mata bor dengan mata bor skup
skup Gypsum Gypsum
Mata Bor tidak PP No. 50/2012 Mata bor disesuaikan 1 3 3 L
sesuai dengan (SMK3) dengan skrup yg akan
mata skrup dipakai
Tidak Memakai PP No. 50/2012 Pakai Bodyharness 2 5 10 H Pengecekan Full Bodyharness sebelum dipakai 2 2 4 L HSE R
Bodyharness (SMK3)
Memakai PP No. 50/2012 Hock BodyHarness 2 5 10 H JSA & Sosialisasi JSA tetang potensi serta resiko bekerja 2 2 4 L Pengawas R
Bodyharness tapi (SMK3) dikaitkan pada benda yg diketinggian
Hock tidak mampu menahan beban
dikaitkan jatuhnya pekerja
Memakai Jatuh dari PP No. 50/2012 Hock BodyHarness 2 5 H JSA & Sosialisasi JSA tetang potensi serta resiko bekerja 1 3 3 L Pengawas R
Bodyharness tapi Scafolding (SMK3) dikaitkan pada benda yg diketinggian
Hock tidak mampu menahan beban
dikaitkan jatuhnya pekerja
Jatuh dari PP No. 50/2012 Gunakan alas kaki yg 2 5 10 H JSA & Sosialisasi JSA tetang potensi serta resiko bekerja 2 2 4 L Pengawas R
Alas kaki pekerja Scafolding (SMK3) sesuai dengan diketinggian
licin materialpijakan agar
tidaklicin
Membaawa Terkilir UU No.. 30/2009 Muatan yg dibawa 2 3 6 M Membrikan Pelatihan Untuk Motedo Pengangkatan yang Benar 1 2 2 L HSE N
muatan melebihi (KELISTRIKAN) sesuai kapasitas & daya
kapasitas & angkat pekerja
kekuatan
Jalan yg tidak rata Terkilir PP No. 50/2012 Jalan diusahakan rata & 2 3 6 M Inspeksi Area Kerja Sebelum Mulai Aktifitas 1 3 3 L Pengawas R
& ada halangan (SMK3) dibersihkan dr material/
benda lain alat2 yg berserakan
Terjatuh saat PP No. 50/2012 Pakai Bodyharness 2 5 10 H Pengecekan Full Bodyharness sebelum dipakai 2 2 4 L Pengawas R
Tidak Memakai
instalasi (SMK3)
PEKERJAAN Bodyharness
diketinggian
19 1.S PEMBANGUNAN Instalasi Listrik
Memakai PP No. 50/2012 Hock BodyHarness 2 5 10 H JSA & Sosialisasi JSA tetang potensi serta resiko bekerja 1 3 3 L Pengawas R
KANTOR TRASINDO Terjatuh saat
Bodyharness tapi (SMK3) dikaitkan pada benda yg diketinggian
instalasi
Hock tidak mampu menahan beban
diketinggian
dikaitkan jatuhnya pekerja
Alas Kaki tidak UU No.. 30/2009 Gunakan alas kaki yg 3 5 15 H JSA & Sosialisasi JSA tetang potensi serta resiko bekerja 2 2 4 L Pengawas R
Terjatuh saat
sesuai/Licin (KELISTRIKAN) sesuai dengan diketinggian
instalasi
terhadap material materialpijakan agar
diketinggian
yg dipijak tidaklicin
Terkena
Kabel sambungan PP No. 12/2015 Sambungan dirapikan 2 5 10 H JSA & Sosialisasi JSA tetang potensi serta resiko bekerja 2 2 4 L Pengawas R
sengatan
ada yg terkelupas (K3 LISTRIK) dgn sempurna diketinggian
Listrik
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
PM No. 05/2018
Menyimpan Material
(K3
ditempat yang sudah 1
LINGKUNGAN
disediakan
PENGENDALIAN YANG ADA KERJA) KEMUNGKINAN TERJADI
NILAI RESIKO STATUS
: 5% Adalah perkalian antara nilai ke-
1 = Eliminasi: Pengendalian dengan
PEKERJAAN jalan menghilangkan
Persiapan Area, sumber bahaya 1 Sangat Jarang (Hampir tidak mungkin terjadi) R utin
1 1. A PEMBANGUNAN Peralatan Kerja & : 6% - 30% parahan dan kemungkinan.
2 = Substitusi: Pengendalian dengan jalan mengganti bahan/ alat/ cara kerja. 2 Jarang (Kemungkinan kecil terjadi) N on Rutin
KANTOR TRASINDO Material
3 = Pengendalian teknik: 3 Kadang-kadang (Mungkin terjadi) : 31% - 60%
: 61% - 85%
- Pengendalian dengan jalan menurunkan resiko bahaya. 4 Sering (Bisa terjadi)
: 86% - 100%
- Engineering : Pengendalian dengan jalan melakukan design ulang/ rekayasa. 5 Hampir Selalu (Hampir sering terjadi)
4 = Pengendalian administrasi:
'- Pengendalian yang bersifat administrative, misalnya pembuatan dan KATEGORI RESIKO KEPARAHAN KERUGIAN MATERI (PROPERTY DAMAGE)
pemasangan tanda/rambu. Dapat Diabaikan = Negligible (N) (1) 1 Tidak Signifikan: P3K 1 Negligible (N) : < USD $1
- SOP/ IK : Pengendalian dengan jalan membuat SOP/ IK. Rendah = Low (L) (2-4) 2 Minor: Penanganan Medis 2 Rendah (Low) : < USD $1000
- Skill training : Pengendalian dengan memberikan pelatihan. Sedang = Moderat (M) (5-8) 3 Moderate: Kehilangan hari kerja 3 Moderate (M) : USD $1000 s.d. USD $10000
- Special rule : Pengendalian dengan membuat aturan khusus. Tinggi = High (H) (9-15) 4 Major: Bisa berakibat cacat 4 High (H) : USD $10.000 s.d. USD $50.000
- Industry Hygiene : Pengendalian melalui penerapan aturan higiene industri. Ekstrim = Extreme (E) (16-25) 5 Fatal: Meninggal Dunia 5 Extreme (E) : > USD $50.000
- Regulation and Policy : Menanggulangi potensi bahaya dengan
mempertimbangkan Persyaratan Hukum/ Perundang-undangan dari
Pemerintah dan Policy & Objectives dari Perusahaan.
5 = APD: Pengendalian dengan cara penyiapan dan pemakaian APD
SEVERITY (S)
Tinggi 4 4 8 12 16 20
Sedang 3 3 6 9 12 15
Rendah 2 2 4 6 8 10
Sangat
Rendah
1 1 2 3 4 5
1 2 3 4 5
Sang
RISK ASSESSMENT (S X at Seri Sangat
Jarang Cukup
P) Jara ng Sering
ng
PROBABILITY (P)