0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan11 halaman

Hubungan Massa Jenis dan Partikel Zat

Laporan praktikum mengenai percobaan massa jenis zat yang dilakukan oleh Fandy Artha dan asisten Arnal Langgene. Percobaan ini meliputi pengukuran massa jenis zat dengan variabel massa, volume, dan warna balok serta pengukuran massa jenis benda misterius. Hasil pengukuran digunakan untuk menjawab beberapa pertanyaan mengenai konsep dan hukum massa jenis.

Diunggah oleh

FandyBracuk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan11 halaman

Hubungan Massa Jenis dan Partikel Zat

Laporan praktikum mengenai percobaan massa jenis zat yang dilakukan oleh Fandy Artha dan asisten Arnal Langgene. Percobaan ini meliputi pengukuran massa jenis zat dengan variabel massa, volume, dan warna balok serta pengukuran massa jenis benda misterius. Hasil pengukuran digunakan untuk menjawab beberapa pertanyaan mengenai konsep dan hukum massa jenis.

Diunggah oleh

FandyBracuk
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Laporan Praktikum

FISIKA DASAR 1
Program Studi Pendidikan Biologi

Percobaan VI

Massa Jenis Zat

OLEH :
Nama : Fandy Artha

Stambuk : A22121003

Kelompok :3

Asisten : Arnal Langgene (A24120034)

LABORATORIUM FISIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TADULAKO,2020
A. HASIL PENGAMATAN
 Data Pengamatan
a. Same Mass
Massa = 5 kg
No. Warna V1 (L) V2 (L) V (L)
balok (V2 –
V1)
1. Merah 100,00 L 101,25 L 1,25 L
2. Hijau 100,00 L 102,50 L 2,5 L
3. Biru 100,00 L 105,00 L 5L
4. Kuning 100,00 L 105,00 L 5L

b. Same Volume
No. Warna Massa V1 (L) V2 (L) V (L)
balok (Kg) (V2 – V1)
1. Merah 2 kg 100,00 L 102, 00 L 2L
2. Hijau 4 kg 100,00 L 104,00 L 4 L
3. Biru 6 kg 100,00 L 105,00 L 5L
4. Kuning 8 kg 100,00 L 105,00 L 5L

c. Same Density
No. Warna Massa V1 (L) V2 (L) V (L)
Balok (Kg) (V2 – V1)
1. Merah 1 kg 100,00 L 101,00 L 1L
2. Hijau 2 kg 100,00 L 102,00 L 2L
3. Biru 3 kg 100,00 L 103,00 L 3L
4. Kuning 4 kg 100,00 L 104,00 L 4L

d. Mistery
No Warna Massa V1 (L) V2 (L) V (L)
balok (Kg) (V2 – V1)
1. Kuning A 65,14 kg 100,00 L 103,38 L 3,38 L
2. Biru B 0,64 kg 100,00 L 100,64 L 0,64 L
3. Hijau C 4,08 kg 100,00 L 104,08 L 4,08 L
4. Merah D 3,10 kg 100,00 L 103,10 L 3,10 L
5. Ungu E 3,53 kg 100,00 L 101,00 L 1L

Nst Timbangan pada aplikasi = 0.01 kg = 1 x 10-2 kg


PERTANYAAN-PERTANYAAN

1. Tuliskan pengertian massa jenis.


Jawab :
Massa jenis atau densitas atau rapatan adalah pengukuran massa setiap
satuan volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar
pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total
massa dibagi dengan total volumenya. Bagaimana cara menentukan massa jenis dari
suatu benda berdasarkan percobaan.

2. Bagaimna cara menentukan massa jenis dari suatu benda berdasarkan percobaan.
Jawab :
Dengan menggunakan rumus menghitung massa jenis yaitu P = M/V yang di
mana P merupakan massa jenis dengan satuan Kg/m3,M merupakan massa dengan
satuan Kg serta V merupakan volume dengan satuan m3

3. Jelaskan fenomena benda melayang, terapung dan tenggelam pada percobaan.


Jawab :
1) Benda tenggelam, terjadi saat massa jenis zat cair lebih kecil dari massa jenis
benda. Contohnya besi atau baja akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air.
2) Benda tenggelam, terjadi saat massa jenis zat cair lebih kecil dari massa jenis
benda. Contohnya besi atau baja akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air.
3) Benda terapung, terjadi saat massa jenis zat cair lebih besar daripada massa jenis
benda. Contohnya sterofoam atau plastik akan terapung jika dimasukkan ke dalam
air.

4. Bandingkan hasil pengukuran/perhitungan massa jenis benda yang anda peroleh dengan
nilai massa jenis yang ada pada literature.
Jawab :
Jika dibandingakan nilai massa jenis benda yang di peroleh dengan nilai massa
jenis yang ada pada literature atau pada video di lms,tentu saja nilai untuk massa jenisnya
sama katena data pengamatan yang di gunakan juga sama ,oleh karena itu hasil
pengukuran massa jenis benda yang di peroleh dengan nilai massa jenis yang ada pada
literature adalam sama

5. Jelaskan bunyi hukum Archimedes pada benda terapung, melayang dan tenggelam !
Jawab :
Bunyi hukum Archimedes yaitu: “Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau
seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besanya sama dengan
berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut”.
 Terapung
Keadaan ini terjadi saat massa jenis zat cair lebih besar dari massa jenis benda.
Contohnya plastik dan sterofoam yang dimasukkan dalam air.
 Melayang
Benda dikatakan melayang dalam zat cair apabila posisi benda di bawah
permukaan zat cair dan di atas dasar tempat zat cair berada. Kondisi ini terjadi
jika massa jenis zat cair sama dengan massa jenis benda. Contohnya adalah telur
yang dimasukkan ke dalam air yang ditambahkan sedikit garam akan melayang
karena massa jenis keduanya sama.
 Tenggelam
Benda disebut tenggelam ketika posisi benda selalu berada pada dasar tempat zat
cair berada. Kondisi ini terjadi saat massa jenis zat cair lebih kecil dari massa
jenis benda. Contohnya adalah besi dan batu akan tenggelam jika dimasukkan ke
dalam air.

6. Jelaskan Fungsi alat dan bahan pada saat praktikum online dan offline !
Jawab :
a. Alat dan Bahan Online
 Laptop/notebook/PC, berfungsi sebagai alat yang digunakan untuk mendwonload
aplikasi PHET.
 Simulasi PHET, berfungsi sebagai alat yang digunakan dalam pratikum massa
jenis zat.
 Pena dan bolpoin, berfungsi sebagai alat untuk mencatat materi dan pratikum
yang berlangsung.
 Lembar kertas, berfungsi sebagai tempat untuk mencatat materi dan hasil
pengamatan pada pratikum yang berlangsung.
b. Alat dan Bahan Offline
 Balok kayu, balok aluminium, balok besi, dan kubus, berfungsi sebagai beban
yang akan diberikan kepada air.
 Jangka sorong, berfungsi untuk mengukur panjang, lebar dan tinggi pada masing-
masing balok.
 Neraca, berfungsi menimbang massa benda.
 Air secukupnya, berfungsi sebagai objek pada percobaan.
 Gelas ukur, berfungsi sebagai wadah tempat air.
 Benang, berfungsi sebagai alat untuk mengakibatkan benda.

7. Mengapa kapal besar bisa terapung di atas laut sedangkan massa bendanya besar ?
Jawab :
Ketika ada benda yang masuk ke air, ada dua tekanan yang terjadi. Pertama, ada
tekanan ke bawah yaitu gravitasi. Yang kedua, ada tekanan ke atas yaitu daya
[Link], benda akan mengapung jika beratnya kurang dari jumlah air yang
berpindah. Benda bisa mengapung atau tenggelam tergantung pada massa jenisnya. jika
massa jenisnya lebih berat dari air, maka benda akan tenggelam. Jika massa jenis nya
lebih ringan, maka benda akan mengapung

8. Jelaskan hubungan massa jenis dan volume, massa jenis dan massa benda, volume dan
massa benda !
Jawab :
Massa jenis sebanding dengan massa benda dan berbanding terbalik dengan
Volum benda. Hal ini berarti jika massa benda bertambah, maka massa jenis ikut
bertambah, jika volume bertambah maka massa jenis akan berkurang.
9. Jelaskan mengapa benda yang berada di dalam air lebih ringan di angkat dibandingan
dengan benda yang berada di darat !
Jawab :
Karena massa air lebih besar daripada massa udara dan gaya gravitasi terhalang
partikel-partikel air yang lebih susunannya lebih rapat daripada susunan partikel udara.
Sehingga massa benda jauh lebih kecil dibandingkan di udara. Buktinya adalah saat air
dalam keadaan diam dan ada benda yang sangat cepat menghantam air, air bisa sekeras
tembok baja dan menghancurkan benda tersebut.

10. Tuliskan benda-benda yang terapung, melayang, dan tenggelam beserta massa jenisnya
minimal 5 !
Jawab :
a. Benda terapung
o Kayu : 500-900 kg/m3
o Gabus : 240 kg/m3
o Plastik : 0,901-0,965 gr/m3
o Es batu : 920 kg/m3
o Botol kosong : 300-400 gr/m3
b. Benda melayang
o Telur dalam larutan garam : 1,033 g/m3
o Kertas : 70-80 gr/m3
o Tisu : 1 gr/m3
o Kapal Selam : Menyesuaikan massa jenis dengan
menyeimbangkan antara air, kapal selam dan massa jenisnya.
o Air yang diisi dalam balon dan dicelupkan ke air, maka akan melayang
karena besar tekanan air dan massa jenis balon yang isi oleh air seimbang.
c. Benda tenggelam
o Besi : 7.900 kg/m3
o Batu : 2.000 kg/m3
o Perak : 10.500 kg/m3
o Emas : 19.300 kg/m3
o Aluminium : 2. 700 kg/m3
o Kuningan : 8.400 kg/m3
o Tembaga : 8.920 kg/m3

11. Jelaskan kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada saat melakukan percobaan ini
dan bagaimana cara mengatasinya !
Jawab;
Kesalahan yang terjadi di dalam praktikum dapat dipengaruhi oleh beberapa
faktor yang memepengaruhi presisi dan keakuratan hasil, antara lain baik dari faktor
praktikan ( kesehatan, panca indra, sikap), faktor alat, faktor bahan, faktor keadaan ( suhu
dan kelembapan udara) dan faktor tempat (laboratorium). Hal yang sering menjadi faktor
utama penyebab kesalahan yaitu faktor praktikan. Berikut adakah kesalahan-kesalahan
yang mungkin terjadi pada saat praktikum pada umumnya, antara lain:
1. Kurang bersihnya praktikan dalam membersihkan alat
2. Kurang tepatnya praktikan dalam menimbang bahan (zat kimia)
3. Kurang telitinya praktikan mengambil larutan dan membaca skala pada gelas ukur
4. Perbedaan volume ukuran tiap satu tetes larutan karena berbeda pipet
5. Kurang cepatnya praktikan dalam memasukan zat tambahan, sehingga kemungkinan
akan membuat hasil berbeda
6. Kurang tepatnya praktikan dalam membaca skala pada buret
7. Praktikan kurang jeli dalam melihat perubahan warna titrat pada saat titik ekivalen
Beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk memperkecil kesalahan, antara lain
membersihkan peralatan dengan hati-hati dan sebersih mungkin (dibiasakan
menggunakan tisu non alkohol atau non parfum); mengecek kembali peralatan apakah
dalam keadaan benar-benar baik; melakukan percobaan dengan hati-hati, teliti, sabar,
tidak mudah putus asa, dan tidak boleh grogi ataupun nerves; mengambil latutan dengan
tipe pipet yang sama; membaca skala tepat pada sisinya, mereaksikan larutan satu dengan
larutan yang lain dengan hati-hati dan ditunggu beberapa saat agar hasil yang didapatkan
benar-benar akurat; pemanasan maupun pengeringan dilakukan dengan tepat dan sesuai
prosedur; serta dapat melakukan percobaan lebih dari satu kali ( diulang) agar hasilnya
dapat dibandingkan.
KESIMPULAN ( Jelaskan sesuai tujuan percobaan dan Analisa data)

Berdasarkan tujuan percobaan dan analisis data dapat disimpulkan bahwa Massa jenis
atau densitas atau rapatan adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Semakin tinggi
massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata
setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Sehingga dari percobaan
dan analisis data yang telah dilakukan dapat ditarik hasil percobaan bahwa;
a. Pengertian massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi massa jenis zat yaitu; massa, volume zat, jenis zat,
suhu dan konsentrasi.
c. Massa jenis (m) perbandingan antara massa benda dengan volume benda.
d. Zat atau materi adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang
e. Hukum Archimedes menyatakan bahwa “Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau
seluruhnya kedalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan
berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut.”

Anda mungkin juga menyukai