0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan7 halaman

Penyuluhan Diabetes Melitus untuk Keluarga

Acara penyuluhan ini akan membahas tentang Diabetes Melitus selama 30 menit. Tujuannya adalah agar peserta dapat memahami pengertian, klasifikasi, gejala, dan pengelolaan Diabetes Melitus. Materi akan disampaikan secara berurutan meliputi penjelasan tentang pengertian, klasifikasi, manifestasi klinis, komplikasi, dan pengelolaan Diabetes Melitus. Acara akan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan presentasi

Diunggah oleh

Aj Turtorial
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan7 halaman

Penyuluhan Diabetes Melitus untuk Keluarga

Acara penyuluhan ini akan membahas tentang Diabetes Melitus selama 30 menit. Tujuannya adalah agar peserta dapat memahami pengertian, klasifikasi, gejala, dan pengelolaan Diabetes Melitus. Materi akan disampaikan secara berurutan meliputi penjelasan tentang pengertian, klasifikasi, manifestasi klinis, komplikasi, dan pengelolaan Diabetes Melitus. Acara akan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan presentasi

Diunggah oleh

Aj Turtorial
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Hari/Tanggal : Kamis, 09 Desember 2021

Waktu : 30 Menit

Pokok Pembahasan : Diabetes Melitus

Sasaran : Keluarga dan Pasien yang menderita DM

Tempat : Rumah Pasien yang menderita DM

A. TUJUAN PENYULUHAN UMUM

Setelah mendapatkan penyuluhan ini klien dapat mengetahui tentang Diabetes


Melitus.

B. TUJUAN PENYULUHAN KHUSUS

Setelah mendapatkan penyuluhan ini, diharapkan klien dapat mengetahui :

1. Pengertian Diabetes Melitus

2. Klasifikasi Diabetes Melitus

3. Gejala-Gejala Diabetes Melitus

4. Komplikasi Diabetes Melitus

5. Pengelolaan Diabetes Melitus

C. MATERI

Terlampir

D. MEDIA

1. Leaflet
[Link]

1. Penyuluhan

2. Diskusi

F. KEGIATAN PENYULUHAN

No WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA


1. 10 Menit Pembukaan:
Memberikan salam Menjawab salam
Memperkenalkan diri Mendengarkan dan berpartisipasi
Mengkomunikasikan aktif memperhatikan
tujuan
2. 30 Menit Pelaksanaan:
Penyuluhan secara berurutan
dan terartur
Materi :
Menjelaskan tentang Memperhatikan
Pengertian Diabetes
Melitus
Menjelaskan tentang Memperhatikan
klasifikasi Diabetes
Melitus
Menjelaskan Memperhatikan
Manifestasi Klinik dari
Diabetes Melitus
Menjelaskan tentang Memperhatikan
Komplikasi yang dapat
timbul dari Diabetes
Melitus
Menjelaskan tentang Memperhatikan
pengelolaan dari
Diabetes Melitus
3. 20 Menit Penutup :
Memberikan Menanyakan hal yang belum jelas
kesempatan bertanya
Mengucap salam dan menjawab
Menyampaikan terima salam
kasih atas waktu yang
telah diberikan oleh
Tn. S
G. EVALUASI

1. Audiens mengetahui apa itu Diabetes Melitus

2. Audiens mengetahui Klasifikasi Diabetes Melitus

3. Ibu mengetahui manifestasi Klinis dari Diabetes Melitus

4. Audiens mengetahui komplikasi dari Diabetes Melitus

5. Audiens mengetahui Pengelolaan Diabetes Melitus


Lampiran materi

DIABETES MELITUS
A. Pengertian Diabetes
Diabetes Mellitus adalah sekumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang
mengalami peningkatan kadar gula darah (glukosa) akibat kekurangan hormon
insulin.
Diabetes Melitus adalah suatu penyakit kronik metabolik yang komplek melibatkan
gangguan metabolik karbohidrat, protein dan lemak dan perkembangan komplikasi
secara microvaskuler, macrovaskuler serta neuropati . Diabetes Melitus merupakan
kelainan heterogen , ditandai dengan sirkulasi glukosa , lipid dan asam amino
berkadar tinggi, karena tidak memadainya insulin dalam memenuhi tuntutan
metabolisme tubuh(Keith, 1996).
B. Klasifikasi
Klasifikasi yang dianjurkan oleh PERKENI adalah yang sesuai dengan anjuran
lklasifikasi DM American Diabetes Association ( ADA ) 1997.
Klasifikasi Etiologi Diabetes Melitus (ADA 1997 ) :
1.      Diabetes Tipe 1 ( destruksi sel beta , umumnya menjurus ke defisiensi insulin
absolut)
2.      Diabetes Tipe 2 ( berpariasi mulai yang terutama dominant resistensi insulin
disertai defisiensi insulin relatif sampai yang terutama defek sekresi insulin
disertai resistensi insulin).
3.      Diabets Tipe Lain
a.       Karena obat dan zat kimia
b.      Infeksi
c.       Sebab imunologi yang jarang
d.      Sindrom Generik lain yang berkaitan dengan DM
e.       Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) yaitu penyakit diabetes yang dialami
saat hamil
C. Manifestasi Klinis Diabetes Melitus
1. Penglihatan kabur
2. Gatal-gatal terutama didaerah kemaluan
3. Cepat lelah dan mengantuk
4. Luka sulit sembuh
5. Banyak kencing
6. Sering merasa haus
7. Penurunan berat badan
8. Banyak makan
D. Komplikasi Diabetes Mellitus
Adapun komplikasi pada diabetes mellitus sebagai berikut :
1. Akut
a. Hiperglikmia ( kadar gula darah yang mningkat )
b. Penurunan kesadaran
2. Kronis
a. Kerusakan pembuluh darah kecil, contoh kerusakan pembuluh darah pada
mata, jantung dll.
b. Rentan infeksi TBC
c. Kebutaan
E. Pengelolaan Diabetes Mellitus :
1. Perencanaan diet
a. Tujuan Pengaturan Diet
1) Mempertahankan kadar gula darah mendekati normal dengan
menyeimbangkan asupan makanan dengan insulin, obat, dan olahraga
2) Mencapai dan mempertahnakan kadar lipida serum normal.
3) Memberi energi cukup dan mempertahankan berat badan normal.
4) Menghindari komplikasi akut

b. Pengaturan Diet Diabetes Melitus


Jadwal = 25% – 10% – 25% – 10% – 20% -10%
Jumlah = sesuai porsi (ingat makanan penukar)!
Jenis = sesuai kebutuhan
c. Pola Makan Diabetes
1) 07.00-08.00 : Makan Pagi
2) 10.00 : Makan Selingan
3) 12.00-13.00 : Makan Siang
4) 15.00-15.30 : Makan Selingan
5) 18.00-18.30 : Makan Malam
6) 19.00 : Makan Selingan
d. Pedoman Makan Yang Sehat
1) Pilih makanan sehat
2) Hati-hati memilih makanan pengganti bila lapar
3) Variasikan makanan
4) Gunakan piring kecil
5) Kunyah perlahan
6) Pilih makanan rendah lemak
7) Tingkatkan konsumsi makanan berserat (IG rendah)
8) Kurangi garam dan batasi gula
2. Melakukan olahraga
Dianjurkan latihan jasmani secara teratur (3-4 kali seminggu ) selama kurang
lebih 30 menit, yang sifatnya sesuai CRIPE ( continous, rhythmical, interval,
progressive, ndurance)
Adapun manfaat dari latihan jasmani (olahraga) adalah :
a. Menurunkan kosentrasi gula darah, selama dan sesudah latihan
b. Menurunkan kosentrasi indulin basal dan post prandial
c. Memperbaiki sensitifitas insulin
d. Memperbaiki hiprtensi ringan sampai sedang
e. Memperbaiki pengeluaran tenaga
f. Memelihara kardiovaskular
g. Mningkatkan kekuatan fleksibelitas otot
h. Meningkatkan sense of well-being dan kwalitas hidup
3. Minum obat secara teratur
Jika pasien lebih menerapkan pngaturan makan dan kegiatan jasmani yang
teratur namun pngendalian kadar glukosa darahnya blum tercapai,
dipertimbangkan pemakaian obat-obatan berkhasiat hipoglikemik (oral –insulin)
a. Obat hipoglikmia oral (OHO)
1) Sulfoniurea
Golongan obat ini mempunyai efek utama :
 mengurangi produksi glukosa hati
 memperbaiki ambilan glukosa perifer
2) Insulin
Indikasi penggunaan pada DM tipe 2
 Koma hiperosomolar
 Asidosis laktat
 Ketoasidosis
 Stress berat (infeksi sistemik, operasi berat)
 Kehamilan/DM gestasional yang tidak terkendali dengan
perencanaan
 Tidak berhasil dikelola dngan dosis maksimal atau ada kontraindikasi
OHO.
4. Pemeriksaan gula darah
5. Berkonsultasi Dengan Dokter

Referensi
Depkes.(2005).Pharmaceutical Care untuk Penyakit Diabetes Mellitus. Diambil tanggal 29
September 2012
Jackson, Marilynn.(2011).Seri Panduan Praktis Edukasi [Link]:Erlangga
Mansjoer, Arif,dkk.(2007).Kapita Selekta [Link]:FK UI
Suddarth,Brunner.(2004).Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 Volume [Link]:EGC

Anda mungkin juga menyukai