0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
149 tayangan24 halaman

Definisi dan Pentingnya Modal Sosial

Modal sosial didefinisikan sebagai norma dan jaringan sosial yang memungkinkan kerja sama antar anggota masyarakat. Dokumen ini menjelaskan definisi modal sosial menurut beberapa ahli sosiologi seperti Coleman, Bourdieu, dan Fukuyama. Jenis-jenis modal sosial yang dijelaskan meliputi social bonding, bridging social capital, dan linking social capital. Fungsi penting modal sosial antara lain menyelesaikan konflik, membangun integrasi sosial

Diunggah oleh

Alex Sudrajat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
149 tayangan24 halaman

Definisi dan Pentingnya Modal Sosial

Modal sosial didefinisikan sebagai norma dan jaringan sosial yang memungkinkan kerja sama antar anggota masyarakat. Dokumen ini menjelaskan definisi modal sosial menurut beberapa ahli sosiologi seperti Coleman, Bourdieu, dan Fukuyama. Jenis-jenis modal sosial yang dijelaskan meliputi social bonding, bridging social capital, dan linking social capital. Fungsi penting modal sosial antara lain menyelesaikan konflik, membangun integrasi sosial

Diunggah oleh

Alex Sudrajat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOCIAL CAPITAL

Pengertian
 Kapital berasal dari kata Capital; bahasa latin: Caput
artinya kepala
Berkembang  dana, persediaan barang dan bunga
ponjaman

 Capital dalam pengertian ini tidak sama dengan


dengan modal, tetapi kepada keterampilan yang
berhubungan dengan nilai keuntungan yang didapat
dari sebuah tindakan.
Definisi Modal Sosial
Modal sosial adalah suatu
serangkaian nilai atau norma-
norma informal yang dimiliki
bersama diantara para anggota
suatu kelompok masyarakat yang
saling terkait, yang didasarkan
pada nilai kepercayaan, norma,
dan jaringan sosial.
Definisi Modal Sosial
Menurut Pakar sosiologi

Coleman :
• Modal Sosial merupakan aspek-aspek dari strukur hubungan antar
individu yang memungkinkan mereka menciptakan nilai-nilai baru.

• Mengacu pada aspek utama dari organisasi sosial, seperti kepercayaan,


norma, dan jaringan yang dapat meningkatkan efesiensi dalam
masyarakat melalui fasilitas bagi tindakan-tindakan yang terkoordinasi.
Definisi Modal Sosial
Menurut Pakar
Pierre Bourdieu :
• Modal Sosial sebagai keseluruhan sumber daya
baik yang aktual maupun yang potensial yang
terkait dengan kepemilikan jaringan hubungan
kelembagaan yang tetap didasarkan pada saling
kenal dan saling mengakui. Setiap anggota dari
suatu kelompok sosial tergantung pada
seberapa jauh kuantitas maupun kualitas
jaringan hubungan yang dapat diciptakannya.
Fukuyama :
Modal Sosial dapat didefinisikan ke
dalam dua bentuk berdasarkan dari
dua sumber, yaitu:

a. Kualitas dan kuantitas hubungan


sosial dalam masyarakat
b. Ditransmisikan melalui mekanisme-
mekanisme seperti kultural, agama,
treadisi atau kebiasaaan sejarah.
Definisi Modal Sosial
Menurut Pakar sosiologi

Menurut Bank Dunia:


Ada 2 definisi kapital sosial menurut bank dunia yaitu:
a. Kapital sosial menunjuk pada norma, institusi dan hubungan sosial yang
membentuk kualitas interaksi sosial dalam masyarakat.
b. Kapital sosial menunjuk pada norma, institusi dan hubungan sosial yang
memungkinkan orang dapat bekerja sama.

• Definisi yang pertama terdapat kelemahan yaitu ketidakjelasan dalam mengartikan


konsep-konsep yang termasuk dalam variable independen (norma, institusi dan
hubungan sosial) serta kualitas interaksi sosial yang termasuk dalam variable
dependen, karena ada fleksibilitas yang dapat diperoleh dari definisi ini.
Sumber Utama Modal Sosial
Elemen Pokok Modal Sosial
Unsur dan Komponen Modal Sosial
A. Aspek Kepercayaan
Menurut Fukuyama (1996), kepercayaan adalah harapan
yang tumbuh di dalam sebuah masyarakat yang ditunjukkan
oleh adanya perilaku jujur, teratur, dan kerja sama
berdasarkan norma-norma yang dianut bersama

Fungsinya:
• Meminimalisasi bahaya yang berasal dari aktivitas tetentu
• Bekerja sama di antara sesama pihak yang terlibat
• Meningkatkan toleransi terhadap ketidakpastian
Unsur dan Komponen Modal Sosial
B. Aspek Nilai dan Norma (Norms)
Menurut Setiadi dan Kolip (2011) nilai adalah bagian penting dari kebudayaan,
yang dianggap sah apabila adanya harmonis dan selaras yang disepakati dan
dijunjung oleh masyarakat.

Norma adalah aturan-aturan dalam kehidupan sosial yang mengandung sangsi,


baik secara moral maupun fisik apabila sekelompok orang melakkan pelanggaran
atas nilai-nilai sosial.

Norma dan Nilai :


• Hal dasar yang terdapat pada proses interaksi sosial
• Bagaimana seharusnya individu bertindak dalam masyarakat
• Terbentuk melalui tradisi, sejarah, tokoh karismatik.
Unsur dan Komponen Modal Sosial
C. Jaringa Sosial (networks)
 Merupakan ikatan orang atau kelompok yang dihubungkan
dengan hubungan sosial yang diikan dengan kepercayaan.
 Terbentuk karena berasal dari daerah yang sama,
kepercayaan yang sama, dll
Dimensi Modal Sosial
Ada dua dimensi yang saling terkait , yaitu :
• Dimensi Kognitif/Kultural, berkaitan dengan nilai-nilai sikap dan keyakinan
yang mempengaruhi kepercayaan, solidaritas, resiprositas yang
mendorong ke arah terciptanya kerjasama dalam masyarakat guna
mencapai tujuan bersama.

• Dimensi Struktural, berupa susunan ruang lingkup organisasi dan lembaga


masyarakat pda tingkat lokal yang mewadahi dan mendorong terjadinya
kegiatan-kegiatan kolektif yang bermanfaat bagi seluruh warga
masyarakat.
Dinamika dari kedua dimensi ini akan memungkinkan terjadinya
keharmonisan dan juga dominasi, hegemoni, jaringan kuasa.
Sumber: IW Mudana
Apa saja jenis-jenis modal sosial yang ada?
Social Bounding (perekat sosial)
Bridging Social Capital (Modal Sosial Menjembatani)
Menurut Hasbullah (2006):
Briging social capital:
bridging social capital
Bersifat heterogen, yang
adalah suatu
anggota nya memiliki
pengelompokan,
koneksi keluar dari
group,asosiasi atau
kelompoknya untuk
masyarakat didasarkan atas:
membuka jalan
• Persamaan
menciptakan networking,
• Kebebasan
ide yang lebih variatif
• Nilai-nilai kemajemukan
yang diterima secara
dan humanitaria
universal
(kemanuasiaan, terbuka
dan mandiri)
Perbedaan Prinsip antara Bonding Sosial Capital dan Bridging
Social Capital

BONDING BRIDGING
• Terikat/ketat jaringan eksklusif • Terbuka
• Perbedaan yang kuat antara orang • Memiliki jaringan yang lebih
kami, dan orang luar fleksibel
• Hanya ada satu alternative jawaban • Toleran
• Sulit menerima perubahan • Memiliki alternative dan
• Kurang akomodatif terhadap pihak penyelesaian masalah
luar • Dapat menerima perubahan
• Mengutamakan kepentingan • Memiliki sikap yang alturuistik,
kelompok humaninistic dan universal
Linking Social Capital (Modal Social Jaringan)

Bentuk jaringannya:
• Kerjasama secara vertikal
Menurut Fauziah, 2014), (pemerintah, organisasi
kemasyarakatan, institut
memanfaatkan sumber
bisnis, dsb)
daya dari luar • Akses pada kekuasaan
komunitasnya • Pengambilan keputusan
• Kepercayaan terhadap
norma oleh anggotanya
Mengapa Modal Sosial Penting Dalam Komunitas?

 Tidak ada saling curiga, saling jegal,


saling menindas
 Memudahkan jaringan kerjasama
dengan pihak luar
 Biaya transaksi dan biaya kontrol
menjadi rendah
 Menumbuhkan kepercayaan di antara
anggota dan pihak lain
 Mempermudah akses informasi
Tujuan Modal Sosial

1. Penguatan otonomi
2. Penguatan dalam hal kerjasama
3. Menguatkan jaringan sosial
4. Membangun keterampilan berdemokrasi
5. Menerima pluralisme
Fungsi Modal Sosial
1. Alat untuk menyelesaikan konflik yang ada di dalam
masyarakat.
2. Memberikan kontribusi tersendiri bagi terjadinya integrasi
sosial.
3. Membentuk solidaritas sosial masyarakat dengan pilar
kesukarelaan.
4. Membangun partisipasi masyarakat.
5. Sebagai pilar demokrasi.
6. Menjadi alat tawar menawar pemerintah.
Fungsi Modal Sosial
1. Alat untuk menyelesaikan konflik yang ada di dalam
masyarakat.
2. Memberikan kontribusi tersendiri bagi terjadinya integrasi
sosial.
3. Membentuk solidaritas sosial masyarakat dengan pilar
kesukarelaan.
4. Membangun partisipasi masyarakat.
5. Sebagai pilar demokrasi.
6. Menjadi alat tawar menawar pemerintah.
Kesimpulan
Kapital sosial diperkuat nilai-nilai sosial dan kearifan lokal
yang mewujudkan suatu hal dengan baik seperti nilai

• kebersamaan,
• nlai-nilai sosial tertentu mampu membuat jaringan
strategis
Terima
Kasih

Anda mungkin juga menyukai