0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
144 tayangan11 halaman

Aplikasi Transformasi Linear dalam Matematika

Transformasi linier memiliki banyak aplikasi, salah satunya merepresentasikan elastisitas bahan. Matriks transformasi linier merepresentasikan transformasi vektor antara basis ruang vektor. Contoh soal uji peluang siswa diterima di universitas menggunakan transformasi linier untuk memprediksi skor dan peluang berdasarkan data sekolah dan universitas.

Diunggah oleh

riski hidayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
144 tayangan11 halaman

Aplikasi Transformasi Linear dalam Matematika

Transformasi linier memiliki banyak aplikasi, salah satunya merepresentasikan elastisitas bahan. Matriks transformasi linier merepresentasikan transformasi vektor antara basis ruang vektor. Contoh soal uji peluang siswa diterima di universitas menggunakan transformasi linier untuk memprediksi skor dan peluang berdasarkan data sekolah dan universitas.

Diunggah oleh

riski hidayat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TRANSFORMASI LINIER

Oleh Kelompok 7 :
1. Muhammad Farhan (5201131007)
2. Martin Slamat Sinaga (5203331008)
3. Hasanuddin S. (5202431006)
4. Zihan Syabila (5203131029)

Dosen Pengampu : Drs. Jongga Manullang,[Link]


Mata Kuliah : Aljabar Linier

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK - UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2021
KATA PENGANTAR
Segala puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena dengan
anugerah dan kasih sayang, petunjuk dan kekuatannya yang telah
diberikan pada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul “transformasi linier” yang dibimbing oleh bapak Drs.
Jongga Manullang,[Link] Tanpa pertolongan-Nya mungkin Kami
tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Yang akan memberikan
manfaat di kemudian hari guna kemajuan ilmu pengetahuan.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka
menambah wawasan serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari
sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini terdapat kekurangan-kekurangan
dan jauh dari apa yang kami harapkan. Untuk itu, saya berharap adanya
kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang,
mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang
membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan
kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran
yang membangun demi perbaikan di masa depan.

Medan, 22 April 2021

Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.............................................................................................
DAFTAR ISI ...........................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................
A. Latar Belakang ....................................................................................................
B. Rumusan masalah................................................................................................
C. Tujuan .................................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN .........................................................................................
A. Matriks transformasi linier.................................................................................
B, aplikasi transformasi linier
BAB III PENUTUP................................................................................................
A. Simpulan ......................................................................................................
B. Saran ............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................
A. Latar belakang
Transformasi adalah salah satu bidang pada keilmuan matematika yang memiliki
banyak sekali aplikasi, dalam makalah ini penulis akan memanfaatkan transformasi
linear ini dalam merepresentasikan elastisitas bahan sehingga menggunakan
aplikasi transformasi dapat diketahui sejauh mana sebuah bahan dapat melentur
(memanjang atau melebar) jika dilakukan penarikan pada ujung-ujung bahan
tersebut. Tranformasi linaer termasuk dalam aljabar linear elementer yang
memiliki sub bagian seperti matriks dan operasinya,determenian matriks, system
persamaan linear, vector dibidang dan diruang,ruang vektor,ruang hasil kali dalam,
ruang eigen dan yang terakhir transformasi linear.

B. Rumusan masalah
1. Apa contoh soal matriks untuk transformasi linier
2. Apa contoh soal aplikasi transformasi linier

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui contoh soal matriks untuk transformasi linier
2. Untuk mengetahui contoh soal aplikasi transformasi linier
BAB II PEMBAHASAN
A. Matriks transformasi
 Misalkan A adalah suatu matriks berorde m’n. jika notasi matriks digunakan untuk
vector di Rm dan Rn , maka dapat didefinisikan suatu fungsi T: Rn  Rm dengan T(x)
= Ax
Jika x adalah matriks n x 1 , maka hasil kali Ax adalah matriks m x 1 ; jadi T
memetakan Rn ke dalam Rm dan T linier
a
 Jika T: Rn  Rm adalah transformasi linier , dan jika e1 , e2, …., en adalah basis
baku untuk Rn maka T adalah perkalian oleh A atau T(x) = Ax
Dimana A adalah matriks yang mempunyai vector kolom T (e1) , T (e2), …. T(e3)

CONTOH 1 :
 Carilah matriks baku (A) UNTUK TRANSFORMASI T: R3  R2 YANG
DIDEFINISKAN OLEH T(x) = ( x1 + x2’ + x2 + x3) untuk setiap x = ( x1 , x2 , x3
) dalam Rn.
 T: R3  R2
 Basis baku dari R3 adalah:
- e1 = (1, 0, 0)  T(e1) = ( 1+ 0, 0 + 0) = (1,0)
- e2 = (0, 1, 0)  T(e2) = (0 + 1, 1 + 0) = (1, 1)
- e3 = (0, 0, 1) T(e3) = (0 + 0, 0 + 1) = (0,1)
 maka matriks A nya adalah vector kolom bentukan dari T(e1) , T(e2) , T(e3),
yaitu 1 1 0 dan 0 1 1

CONTOH 2 :
Misalkan A adalh sebuah matriks m x n tetap. Jika kita menggunakan notasi
matriks untuk vector di Rm , maka dapat kita definisikan sebuah fungsi T :
RnaRm dengan : T(x) = Ax
Perhatiakn bahwa jika x adalah sebuah matriks n x 1 , maka hasil kali Ax
adalah matrix m x 1 ; jadi T memetakan Rn ke Rm . lagi pula , t linier , untuk
melihat ini , misalkan k adalah sebuh scalar. Dengn menggunakan sifat sifat
perkalian matriks , maka kita dapatkan atau secara ekivalen.
Transformasi linear pada contoh ini perkalian oleh A. transformasi linear
semacam ini dinamakan tranformasi matriks.
B. Aplikasi Transformasi linear
• Definisi: Jika T : V  W adalah sebuah fungsi dari ruang vektor V ke ruang vektor W,
maka T dinamakan transformasi linier jika (i) T(u + v) = T(u) + T(v) untuk semua vektor u
dan v di dalam V (ii) T(ku) = kT(u) untuk semua vektor u di dalam V
• Transformasi linier T : R n  R m dapat dinyatakan sebagai sebuah perkalian matriks T(x)
= Ax
Contoh Aplikasi Transformasi linier
Seorang siswa kelas 3 IPA SMAN Wonosari Klaten,ingin masuk fakultas Kedokteran
Universutas Sebelas maret di Surakarta ([Link] UNS).siswa tersebut merupakan siswa
terbaik kedua dari 150 siswa kelas 3 IPA di [Link] UMPTN SMAN1 Wonosari
XSMA = 580 dan SSMA = 70 .Data UMPTN [Link] UNS,[Link] = 700 dan [Link] =
[Link] peluang siswa tersebut di terima di [Link] UNS,apabila diasumsikan distribusi
siswa di SMAN1 Wonosari dan peserta UMPTN mengikuti distribusi normal?
Untuk melakukan analisis mencoba memperkirakan besarnya peluang siswa SMA di
terima di prodi PTN pilihannya tersebut dengan menggunakan analisis transformasi linier
dapat di jelaskan dengan langkah langkah analisis sebagai berikut.
1. Mencari posisi siswa (persentil siswa) menggunakan data sekolah .
2. Mencari Z siswa,menggunakan distribusi normal ( memerlukan tabel distribusi normal)
3. Mencari perkiraan skor UMPTN siswa berdasarkan data sekolah
4. Mencari Z siswa ,menggunakan data [Link] UNS.
5. Mencari perkiraan peluang siswa di terima di [Link] UNS(menggunakan tabel
distribusi normal)
Mari sekarang langkah –langkah ini mencoba untuk menjawab persoalan di atas.
Contoh penyelesaian kasus di atas :
1. Mencari posisis siswa (persentil siswa) menggunakan data sekoah;
Posisianak = 100 = = 1,33% = 0,0133(teratas)
2. Mencari Z siswa ,menggunakan distribusi normal (memrlukan tabel distribusi normal);
Hasil analisis langkah pertama di atas ,artinya P(z ≥z1) = 0,[Link] informasi ini dan
menggunakan tabel distribusi normal(lampiran tabel I)carilah entri tabelpada kolom 7
angka.0133 atau [Link] angka sudah diketemukan ,kemudian baca harga z1
pada kolom 1 akan di peroleh z1 = +2,22.
3. Mencari perkiraan sokr UMPTN siswa (Xsiswa) berdasarkan data sekolah
= x + =22,2 X 70 +580 = 155,4 + 580 =735,4
Analisis langkah ketiga ini menunjukan perkiraan skor UMPTN siswa SMAN1 Wonosari
Klaten tersebut ,jika mengikuti UMPTN diduga sebesar 735,4.

4. Mencari perkiraan z siswa di percaturan pendaftar F,Dok UNS dengan menggunakan


[Link] [Link] membedakan z dari SMA dan [Link] UNSuntuk langka keempat di
sebut saja z2.

Z2 = = = = 0,885

Jadi perkiraan zsiswa di [Link] UNS sebesar +0,885,dan karena tabel hanya
menggunakan dua digit angka di belakang koma,di ambil 0,88

5. Mencari peluang siswa di teerima [Link] UNS


Caranya dengan menggunakan besaran tab Z2 dan tabel distribusi normal .

Gunakan kolom 1 untuk Z1 (memakai harga Z2= +0.88) dan peluangnya dilihat pad kolom
6(karena Zsiswa positif).
Catatan :jika Z siswa dalm analisos langka 4 hasilnya negatif ,maka perkiraan peluangnya
dilihat pada kolom [Link] kolom 6 diperoleh:

Z = 0,885,P(z ≤ 0,885) = 0,8106 (dalam tabel di baca .8106)

Jadi peluang siswa SMAN1 Wonosari tersebut di terima di [Link] UNS sebesar 81%.

Aplikasi Transformasi Linear


Transformasi adalah salah satu bidang pada keilmuan matematika yang memiliki banyak
sekali aplikasi, dalam makalah ini penulis akan memanfaatkan transformasi linear ini dalam
merepresentasikan elastisitas bahan sehingga menggunakan aplikasi transformasi dapat diketahui
sejauh mana sebuah bahan dapat melentur (memanjang atau melebar) jika dilakukan penarikan
pada ujung-ujung bahan tersebut.
Dalam makalah ini kita akan fokus membahas elastisitas bahan sebab elastisitas bahan
sifatnya lebih nyata dan dapat diukur dengan alat ukur, walaupun aplikasi trasnformasi ini juga
dapat diaplikasikan pada topic-topik elastisitas yang tidak nyata, seperti elastisitas permintaan
dan penawaran.

I. TEORI ELASTISITAS DAN TRANSFORMASI

A. Teori Elastisitas

Benda-benda yang ada di sekitar kita pada dasarnya terbentuk dari atom-atom yang
saling berikatan dan dalam posisi setimbang dalam kisi-kisi tiga dimensi, susunannya pun
sangat rapi, setiap atom berada pada jarak yang teratur dari atom tetangganya, atom-atom
tersebut dapat dimodelkan seperti gambar 2.1, dimana ikatan- ikatan atom dilambangkan
dengan sebuah pegas, pada benda tegar, ikatan tersebut sangat kuat (konstanta pegasnya
sangat besar).

Gambar 2.1 Atom dan ikatannya seperti pegas Source


[Link]
Jika anda menggantungkan dua buah mobil subkompak pada ujung batang
tersebut dan kemudian melepaskan kedua mobil tersebut, maka batang akan bertambah
panjang secara permanen dan tidak bisa kembali ke panjang awalnya lagi, namun jika
anda menggantungkan tiga buah mobil subkompak sekaligus, maka batang akan patah,
sesaat sebelum patah, pemanjangan batang akan kurang dari 0,2 %, meskipun perubahan
panjang sangat kecil namun hal ini membuktikan bahwa baja tersebut adalah benda yang
elastis dan hal ini akan sangat berpengaruh ketika menentukan bahan sayap pesawat,
dimana sayap tersebut harus mampu menanggung bebannya atau tidak.

Gambar 2.2 Tiga Tipe Deformasi Source [Link]


Tegangan dan regangan memiliki bentuk yang berbeda- beda untuk tiap tipe
deformasi, tetapi pada penggunaanya (di bidang teknik), tegangan dan regangan
proporsional satu dengan lainnya, konstanta proporsionalitas tersebut disebut modulus
elastisitas (E).

Tegangan pada objek didefinisikan sebagai gaya yang diberikan pada objek
dibagi satuan luas objek yang menerima gaya tersebut, atau F/A dimana F adalah
magnitude gaya dengan satuan Newton dan A adalah satuan luas dengan satuan m2.

Selain itu juga ada pergeseran, tegangan yang juga merupakan gaya
per satuan luas tetapi gaya vektornya terletak pada bidang datar tersebut,
bukan tegak lurus terhadap bidang tersebut, regangannya adalah ∆X/L0
dimana ∆X adalah besar pergesaran yang terjadi, modulusnya disebut
modulus geser (G).

Jika suatu objek berasa dalam kondisi terkompresi hidraulik (hydraulic


compression), dan tekanannya dapat disebut tegangan hydraulic, , maka
untuk situasi tersebut dapat diwakilkan dengan persamaan berikut:

Modulus bulk untuk air adalah 2,2 x 109 N/m2 dan untuk baja adalah 1,6 x
1011 N/m2. Tekanan pada dasar samudra pasifik yang terletak pada rata-
rata kedalaman 4000 m adalah 4,0 x 107 N/m2. Perbandingan kompresi
∆V/V volume air yang disebabkan oleh tekanan tersebut sebesar 1,8%, sementara
pada objek baja hanya sekitar 0,025%. Secara umum objek-objek benda padat dengan kisi-kisi
atom padat seperti benda tegar kurang dapat dikompresi dari pada cairan, hal ini dikarenakan
atom atau molekul cairan kurang terikat erat antara tetangganya
A. KESIMPULAN
Transformasi linier merupakan dasar yang berbentuk fungsi. transformasi linier yang di maksud
adalah perpindahan dari satu ruang yang biasanya  dinamakan domain  atau daerah asal keruang
lain yang di namakan kodomain atau daerah hasil

B. SARAN
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna di dalam
pembahasanya, maka dari itulah pemakalah berharap adanya suatu kritik dan saran yang dapat
membangun bagi pemakalah dalam menyelesaikan makalah yang akan ditulis [Link]
lebih memahami semua tentang materi dan perubahannya pada mata kuliah kimia. Dan
pemakalah berharap isi dari makalah ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari

DAFTAR PUSTAKA

Kumaidi,Budi Manfaat.2013. pengantar de [Link]:Eduvision Publishing


[Link]
Halliday, David, Robert Resnick, Jearl Eaarker, “Physics”, 7th extended edition. New
Jersey: John Wiley & Sons, Inc., 2005, pp. 330–347.
Tipler, Paul A, Gene Mosca, “Physics for Scientist and Engineer” 5th International
Student Version Edition. New York: [Link], 2003, pp. 123–135
Strang, Gilbert, “Linear Algebra and it’s Application”.4th edition New York: Pearson,
2011, pp 140-153.
Vince,John. “Geometric Algebra for Computer Graphic”. London:
Springer Verlag London Limited.2008
“Transformasi Linear”, dari
[Link] diakses pada tanggal 14
Desember 2015 Pukul 20.20
”Elastisitas Permintaan dan Penawaran”, dari
[Link]
[Link] diakses pada tanggal 14 Desember 2015 pukul
21.00
“Elastisitas Gaya Pegas”, dari [Link] xi-sma/32-elastisitas-
gaya-pegas diakses pada 14 Desember 2015 pukul 21.06
“Transformasi Linear dan Matriks”, dari
[Link] [Link]
diakses pada 14 Desember 2015 pukul 21.10
“Transformasi Linear dan Rn ke Rm”, dari
[Link]
LO15_Transfomasi_Linear_Rn_ke_Rm.pdf diakses pada 15 Desember 2015 pukul 08.20

Anda mungkin juga menyukai