PROGRAM KERJA
PALANG MERAH REMAJA INDONESIA
UNIT SMK SUMATRA 40
A. UMUM
Palang Merah Remaja (PMR) adalah suatu bagian dari Palang Merah Indonesia yang
angota-anggotanya dididik menjadi insan yang berguna bagi sesama umat manusia, membantu
melaksanakan tugas kepalang merahan, meningkatkan ketrampilan dan diharapkan kelak
menjadi insan yang berguna bagi sesama umat manusia dan dapat menjadi anggota Palang
Merah ynag baik.
Sistem pendidikan Palang Merah Remaja disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat
sejalan dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Palang Merah
Indonesia dan Program Kegiatan Sekolah yang diharapkan dapat membentuk manusia yang
Pancasilais.
Usaha usaha Palang Merah Remaja tidak terbatas bagi para anggotanya, akan tetapi
dapat diikuti oleh organisasi-organisasi lainnya, karena sifat kenetralannya di dalam segala
usahanya itumenjadi jaminan untuk tidak melakukan persaingan dengan organisasi-organisasi
lain diluiar Palanhg Merah Remaja. Menjadi Kewajiban Palang Merah Remaja untuk
sebnantiasa bekerja sama dengan semua golongan menghadapi tugas-tugas kemanusiaan.
Walaupun keanggotaan Palang Merah Remaja terbuka bagi setiap Remaja, namun sejak
semula dan menurut sejarahnya, Justru Palang Merah Remaja di Indonesia dimulai dan diadakan
di lingkungan sekolah-sekolah-sekolah. Disamping itu sekolah-sekolah merupakan sumber daya
yang tidak akan pernah putus.
Para guru sebagai tenaga akhli dibidang pendidikan sudah sewajarnya mendapat kedudukan
terhormat sebagai pembina Palang Merah Remaja yang akan membimbing mereka kelak
menjadi insan yang berguna dan memberikan kesibukan- kesibukan dengan kegiatan-kegiatan
yang positif di waktu-waktu yang telah ditetapkan diluar jadwal kegiatan belajar mengajar
dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yang sekaligus dapat mengurangi meningkatnya
kenakalan remaja.
Palang Merah Remaja Unit SMK Sumatra 40 Bandung, merupakan bagian dari Palang
Merah Remaja (PMR) di Kota Pagaralam dan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang berada
di lingkungan SMK Sumatra 40 Bandung yang bertujuan untuk mendidik siswa dengan
kegiatan-kegiatan Kepalang Merahan.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Palang Merah Remaja (PMR) adalah bagian dari Palang Merah Indonesia dan telah diakui
secara luas sebagai pembinaan dan pengembangangenerasi muda dalam wadah Palang Merah
Remaja (PMR) yang bertujuan untuk :
1. Mempertinggi ketrampilan dan mengembangkan prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan
Bulan Sabit Merah Internasional.
2. Melaksanakan kegiatan Kepalang Merahan yang bermutu dan tepat sesuai dengan kegiatan
Palang merah Remaja yaitu Panca Karya PMR dan Tri Bakti PMR yang antara lain berupa :
a. Kegiatan sosial dan kesehatan dilingkungan sekolah, keluarga/rumah dan masyarakat.
b. Turut serta dalam pemberian dan penyaluran bantuan kemanusiaan.
c. Pendukung utama dalam kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
d. Sebagai bagian remaja yang mengajak rekan-rekannya untuk turut serta dalam kegiatan
yang positif. Khususnya dalam kegiatan Kepalang Merahan.
3. Melaksanakan pembinaan dan peningkatan potensi Sumber Daya Manusia yang berkualitas.
4. Membina Akhlak yang berbudi luhur.
5. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efesien dan efektif sehingga setiap siswa
dapat berkembang secaraboptimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.
6. Menumbuhkan percaya diri, semangat kekeluargaan dan memiliki rasa kesetiakawanan
sosial yang tinggi secara intensif kepada seluruh warga sekolah khususnya dan masyarakan
pada umunya.
C. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA SEKOLAH
1. Minat Siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler bidang Keplang Merahan cukup besar
2. Masih kurang dukungan sarana dan prasarana penunjang kegiatan latihan
3. Anggota PMR yang memiliki kecakapan yang diandalkan masih sangat terbatas
4. Perlu ditingkatkan rasa ranggung jawab dan rasa memiliki PMR
5. Tingkat disiplin anggota perl;u ditingkatkan lagi
6. Kurangnya mendapatkan dorongan dari wali kelas, guru dan orang tua untuk mengikuti
kegiatan yang positif khususnya ekskul PMR.
D. S A S A R A N
1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas anggota PMR.
2. Meningkatkan disiplin dan tanggung jawab anggota PMR
3. Membentuk regu-regu PMR dengan ketrampilan umum .
4. Membentuk regu-regu PMR dengan ketrampilan khusus sesuai dengan potensi yang
dimiliki serta minat dan bakatnya dalam lingkup ketrampilan dalam PMR.
E. LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
1. Lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan Pelatihan PMR baik di dalam lingkungan sekolah
maupun ke luar lingkungan.
2. Meningkatkan disiplin dan tanggunggung jawab PMR.
3. Membina dan membimbing anggota PMR untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya
sebagai anggota.
4. Pembentukan regu-regu khusus sesuai dengan bidang yang diminatinya.
5. Peningkatan dan pengembangan latihan bagi anggota PMR
6. Melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan.
7. Melengkapi buku-buku panduan Kepalang Merahan terutama yang baru terbit sesuai
dengan kebutuhan dan tantangan masa kini.
8. Mengikut sertakan peran wali kelas, guru dan orang tua agar mendukung siswa yang
mengikuti kegiatan PMR agar lebih bersungguh-sungguh lagi berlatih.
F. BENTUK KEGIATAN
Kegiatan Palang Merah Remaja merupakan bentuk pembinaan, yaitu segala usaha yang
berhubungan dengan perencanaan, penyusunan, pengembangan, pengerahan, penggunaan serta
pengendalian sarana organisasi secara berdayaguna. Pembinaan termasuk menyelenggarakan
pengaturan, supaya kegiatan dapat dilakukan dengan baik, tertib, teratur, rapi dan seksama
menurut rencana dan program pelaksanaan (dengan ketentuan, petunjuk, norma, syarat, tata
cara, metode), sehingga secara ekonomis dan efisien tercapai tujuan organisasi dan teraih hasil
yang diharapkan seoptimal mungkin.
1. Jenis Kegiatan
Jenis kegiatan dikelompokkan menjadi dua yaitu :
a. Kegiatan Intern
Kegiatan intern merupakan kegiatan yang telah diprogramkan oleh SMK Sumatra 40
Bandung baik yang bersifat rutin mingguan maupun berkala dalam waktu tertentu. Bersifat
rutin mingguan diselenggarakan setiap hari Minggu berupa latihan sesuai dengan program
yang telah ditetapkan. Sedangkan bersifat berkala diselenggarakan dalam satu tahun dalam
waktu tententu yaitu :
1) Nama Kegiatan : Orientasi PMR
Waktu Kegiatan : Bulan Juli dalam rangkaian kegiatan MOS
Bentuk Kegiatan : Materi pengenalan
Sasaran Kegiatan : Siswa Baru
2) Nama Kegiatan : Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR)
Waktu Kegiatan : Juli Oktober
Bentuk Kegiatan : Pelatihan teori dan praktek
Sasaran Kegiatan : Pracalon Anggota
3) Nama Kegiatan : Sardinia
Waktu Kegiatan : September/ Oktober
Bentuk Kegiatan : Persami dengan kegiatan test mental phisik
Bagian dari Kegiatan DIKLATSAR
Sasaran Kegiatan : Pracalon Anggota dan anggota
4) Nama Kegiatan : Siamo Tutti Frateli (STF)
Waktu Kegiatan : Desember
Bentuk Kegiatan : – Pengukuhan anggota dan kenaikan tingkat
– Pengukuhan Pengurus Baru (DKU)
– Pertanggungjawaban DKU
– Serah Terima Jabatan DKU
Sasaran Kegiatan : Calon Anggota dan Anggota
5) Nama Kegiatan : Inter Arma Caritas
Waktu Kegiatan : Disesuaikan
Bentuk Kegiatan : Cross Countri/ wide games/ Hiking
Sasaran Kegiatan : Anggota
6) Nama Kegiatan : Buka Puasa Bareng (BUBAR)
Waktu Kegiatan : Bulan Ramadhan
Bentuk Kegiatan : Buka puasa bersama
Sasaran Kegiatan : Anggota
7) Nama Kegiatan : Halal bi Halal
Waktu Kegiatan : Setelah Idul Fitri
Bentuk Kegiatan : Silaturahmi
Sasaran Kegiatan : Anggota
8) Nama Kegiatan : Pendidikan Dan Latihan Dasar (DIKLATSAR)
Waktu Kegiatan : Juli November
Bentuk Kegiatan : Pelatihan teori dan praktek
Sasaran Kegiatan : Pracalon Anggota
b. Kegiatan ekstern
Kegiatan ekstern bersifat partisipan dengan mengikuti kegitan bersifat undangan yang
diselenggarakan oleh :
1) PMI Cabang
2) PMR Unit Sekolah
3) Organisasi lain
Dengan bentuk kegiatan berupa :
a. Latihan Gabungan (Latgab)
b. Jumpa bakti gembira (Jumbara)
c. Bakti sosial (Baksos)
d. Mengikuti kegiatan upacara-upacara hari nasional
e. Lomba-lomba seperti : Ketrampilan tandu, halang rintang, P3K Lapangan, Triage,
P3B, Cepat tepat, Perawatan Keluarga, Dapur Umum, Kesenian, dan lain-lain.
2. Materi dan Kegiatan
Materi kegiatan berdasarkan :
a. Buku Pedoman PMR terbitan Mabes PMI tahun 1997
b. Pedoman Latihan dari Korps Pelatih PMR PMI Cabang
Adapun Materi Latihan tertdiri dari :
1) Kelompok Dasar yang mencakup :
a. Palang Merah Internasional
b. Palang Merah Indonesia
c. Palang Merah Remaja
d. Hukum Perikemanusiaan Internasional (HPI)
e. Kepemimpinan dan keorganisasian
f. PBB
2) Kelompok teknis yang mencakup :
a. Pertolongan Pertama (PP)
b. Perawatan Keluarga (PK)
c. Penanggulangan Bencana, Dapur Umum dan Pasang Bongkar tenda (PBT)
d. Tracing and mailing Service (TMS)
e. Pertolongan Pada Korban Banyak (P3B) dan Triage
f. Pendidikan Remaja Sebaya (PRS)
3) Kelompok Penunjang
a. Olah-raga, kesenian dan ketrampilan (ORKESLAN)
b. Out Bond
c. Ilmu kesehatan
d. Pengenalan obat tradisionil
e. Kesehatan remaja
f. Pendakian, teknik survival, hiking, camping
g. Sandi, morse, dan tanda jejak
3. Metode
Metode yang digunakan disesuaikan dengan materi yang akan diberikan meliputi metode
a. Ceramah dan tanya jawab
b. Simulasi
c. Diskusi
d. Studi kasus
e. Penugasan
f. Praktek/ demontrasi
g. Permainan dan dinamika kelompok
G. WAKTU/ JADWAL
Waktu/ jadwal kegiatan disesuaikan dengan Jenis kegiatan yaitu
a. Kegiatan Rutin meliputi kegiatan intern
1) Setiap hari Sabtu Pukul 10.00-11.30 (kls 7) 12.30-14.00 (kls 8 & 9)
2) Berkala sesuai dengan bulan, hari yang telah ditentukan
b. Kegiatan ekstern bersifat partisipan disesuaikan dengan kesiapan dan waktu yang ditentukan
H. PEMBINA DAN PELATIH PMR
1. Pembina ialah seseorang yang telah mengikuti pelatihan khusus pembina dan telah diberi
kewenangan dan tanggung jawab untuk melakukan pembinaan, berasal dari kalangan
pendidik (guru) yang mempunyai kemampuan mendidik serta bersedia untuk membina
dan memberikan nasehat, bimbingan dan motivasi serta berusaha untuk menyukseskan
cita-cita Palang Merah Remaja.
2. Pelatih PMR adalah seseorang yang telah mengikuti pelatihan khusus sehingga memiliki
dan mampu serta berwenang memberikan ilmu pengetahuan dan ketrampilan kepada
siswa/ anggota PMR
3. Pembina dan Pelatih PMR Unit SMK Sumatra 40 Bandung yaitu : Dodi Menangani
masalah administrasi, pembinaan dan mengorganisir kegiatan Menangani masalah teknis
Latihan dan program kegiatan.
I. SUMBER DANA
Program Kegiatan tidak akan berjalan bila tidak didukung oleh dana yang diperlukan, adapun
sumber dana diperoleh dari :
a. Sumber utama dari Sekolah sebagai pihak penanggung jawab dan penyelenggara
b. Sumber penunjang dari iuaran kas anggota, dana usaha, donatur dan sumber-sumber lain
yang bersifat tidak [Link] sumber dana yang diperlukan secara rinci
terlampir
J. SARANA
Jalannya roda organisasi dan terwujudnya program kegiatan ini tidak terlepas dari sarana dan
prasarana yang diperlukan, adapun secara umum sarana yang diperlukan meliputi :
a. Kesekretariatan
Ruang sekretariat sekaligus ruang UKS, alat tulis (ATK), buku, lemari, stempel, bendera
Unit, dan lain-lain.
b. Alat bantu latihan
1) P3K ( tas P3K beserta obat-obatan, tandu darurat, spalk, mithela, bendera regu,
selimutdan lain-lain)
2) PK ( Tempat tidur beserta kasur, selimut dan bantalnya, kompres, termometer, baskom,
dan lain-lain)
3) DU (Alat memasak)
4) Tenda
c. Kegiatan UKS
Lemari obat beserta isinya, tempat tidur lengkap, timbangan, tensi meter, meteran,
termometer, dll
d. Penunjang
J. PENUTUP
Program kegiatan PMR Unit SMK Sumatra 40 Bandung ini merupakan gambaran secara
garis besar berdasarkan pedoman penyelenggaraaan kegiatan PMR. Dalam pelaksanaan
kegiatan itu sendiri masih banyak memerlukan pelbagai komponen yang saling menunjang
dan terkait serta pengelolaannya sangat diperlukan penunjang dana, sarana yang memadai
serta dukungan dari semua pihak khususnya pihak sekolah sebagai pihak penyelenggara
dan PMI Cabang sebagai pihak yang mengarahkan. Demikian Program kerja ini kami
sampaikan, agar dapat diketahui dan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga
Allah Subhana wata alla memberkati rakhmat dan hidayahnya kepada kita semua. Amin.