Nama : Rinaldy Gadriaman
Npm : 218334041
Sistem Informasi Manajemen
Database Management System Perangkat lunak yang didesain untuk membantu dalam
hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar (Asep Herman suyanto).
Suatu program yang mengorganisasikan, mengategorikan, menyimpan, dan menampilkan
kembali serta memelihara data dalam basis data (McLeod dan Schell).
Hierarchical Structure dibentuk oleh kelompok-kelompok data, subkelompok, dan
beberapa subkelompok lagi
Database Structure
NETWORK DATABASE STRUCTURE
dikembangkan untuk memungkinkan penarikan record-record tertentu. Setiap record
dalam database .
RELATIONAL DATABASE STRUCTURE
kolom data yang sama dalam dua tabel, maka record atau baris dari kedua tabel
tersebut akan dapat digabungkan.
Creating Database
Menurut McLeod dan Schell (2012) proses pembuatan sebuah basis data akan
melibatkan tiga langkah utama pertama adalah menentukan data yang anda butuhkan, kedua
menguraikan data tersebut, ketiga memasukkan data ke dalam basis data.
Managing The Database
Sistem basis data dalam sistem informasi manajemen merupakan penyedia data untuk
diolah lebih lanjut menjadi informasi yang bermanfaat bagi pemakainya sehingga fungsi
sistem basis data dalam sistem informasi manajemen dapat disetarakan dengan bahan baku
bagi suatu produk dalam proses produksi. Rusdiana dan Irfan (2014)
DMS IN PERSPECTIVE
McLeod dan Schell (2012) Sistem manajemen basis data memungkinkan kita membuat
sebuah basis data, memelihara isinya, dan menyebarkan data kepada khalayak pengguna yang luas
tanpa harus mempergunakan pemrograman komputer yang berbiaya mahal.
Keuntungan
sistem Kerugian
manajemen DBMS
basis data
Mengurangi Membeli
Pengulangan perangkat
Data lunak yang
Mencapai mahal
independensi
data Mendapat
konfigurasi
Mengambil data
perangkat
dan informasi
keras yang
yang cepat
besar
Keamanan Yang Mempekerjakan
Lebih Baik dan Memelihara
Staf DBA
Tujuan DBMS Rusdiana dan Irfan (2014)
1. Memperoleh informasi yang bermanfaat dari data yang ada dalam database.
2. Mempermudah penciptaan struktur data.
3. Meringankan pekerjaan pemrograman dalam menangani file yang rumit.
4. Mempermudah pemakai dan pemrograman.
5. Memberikan pemahaman kepada para pemakai bahwa data adalah sumber daya yang
harus dikelola dengan baik.
6. Meningkatkan efisiensi dan menghemat biaya serta meningkatkan produktivitas
pemrogram aplikasi dan para pemakai.