0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan26 halaman

Memahami Odds dan Odds Rasio

Dokumen tersebut membahas tentang odds dan rasio odds yang merupakan ukuran asosiasi untuk menganalisis tabel kontingensi 2x2. Dijelaskan cara menghitung odds, peluang kejadian, dan rasio odds beserta contoh soalnya.

Diunggah oleh

zahro fitriyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan26 halaman

Memahami Odds dan Odds Rasio

Dokumen tersebut membahas tentang odds dan rasio odds yang merupakan ukuran asosiasi untuk menganalisis tabel kontingensi 2x2. Dijelaskan cara menghitung odds, peluang kejadian, dan rasio odds beserta contoh soalnya.

Diunggah oleh

zahro fitriyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Odds dan Odds Rasio

Praktikum 8
• Tabel kontingensi berisi banyaknya frekuensi di setiap kategori dari beberapa peubah kategorik
• Jika tabel mengklasifikasikan dua peubah kategorik, maka disebut dengan tabel kontingensi 2 arah
• Pada materi ini, pembahasan terfokus pada tabel kontingensi untuk 2 peubah kategorik dengan 2
kategori di tiap peubah atau tabel kontingensi ukuran 2x2
• Sebagai ilustrasi, perhatikan tabel di bawah ini yang berisi banyaknya orang yang memilih merk A
dan merk selain A berdasarkan jenis kelamin
ODDS
Y
• Rasio odds merupakan salah ukuran asosiasi untuk tabel
X kontingensi ukuran 2x2
Ya Tidak Total
• Odds merupakan peluang kejadian sukses terjadi yang
Grup 1 n11 n12 n1+ relatif terhadap peluang kejadian sukses tersebut tidak
terjadi
Grup 2 n21 n22 n2+
• Odds bisa didefinisikan sebagai berikut
Total n+1 n+2 n

Catatan :
• Odds adalah bilangan tidak negatif • Peluang sukses merupakan fungsi dari odds
• Odds = 1.0 : peluang sukses sama 𝑜𝑑𝑑𝑠
dengan peluang gagal, yaitu pada 𝜋=
π=0.5 𝑜𝑑𝑑𝑠 + 1
• Odds > 1.0 : peluang sukses lebih • Peluang sukses :
besar daripada peluang gagal 𝑛𝑖𝑗
𝜋=
• Odds < 1.0 berarti peluang sukses 𝑛𝑖+
lebih kecil daripada peluang
gagalnya
Sebagai contoh, peluang laki – laki yang memilih merk A (𝜋1)
dapat diperoleh sebagai berikut

Maka odds laki – laki yang memilih merk A (𝑜𝑑𝑑𝑠1) sebesar

Artinya, peluang laki – laki memilih merk A adalah sebesar


1.907 kali lebih besar dibandingkan peluang laki – laki yang
tidak memilih merk A.
Untuk peluang perempuan memilih merk A (𝜋2) dapat
diperoleh sebagai berikut

Maka odds perempuan yang memilih merk A (𝑜𝑑𝑑𝑠2)


sebesar

Artinya, peluang perempuan memilih merk A adalah sebesar


3 kali lebih besar dibandingkan peluang perempuan yang
tidak memilih merk A.
RASIO ODDS
Rasio odds merupakan perbandingan antara odds dari 2
kategori. Rasio odds (𝜃) didefinisikan sebagai berikut
𝑜𝑑𝑑𝑠1 𝜋1 1 − 𝜋1 𝜋1 1 − 𝜋2
𝜃= = =
𝑜𝑑𝑑𝑠2 𝜋2 1 − 𝜋2 𝜋2 1 − 𝜋1

Penduga kemungkinan maksimum bagi rasio odds adalah


𝑝1 1 − 𝑝1 𝑛11 𝑛12 𝑛11 𝑛22
𝜃= = =
𝑝2 1 − 𝑝2 𝑛21 𝑛22 𝑛12 𝑛21
Sebagai contoh, rasio odds untuk memilih merk A adalah

Artinya, odds laki – laki memilih merk A adalah sebesar 0.636 kali odds perempuan memilih
merk A.
Catatan :
• Jika jenis kelamin (peubah X) dan preferensi merk (peubah
Y) saling bebas, maka π1 = π2 , sehingga odds1 = odds2
odds1
dan rasio odds θ = =1
odds2
• Jika rasio odds (θ) > 1, maka odds laki-laki (odds1 ) lebih
besar daripada odds perempuan odds2 dalam memilih
merk A
• Jika rasio odds (θ) < 1, maka odds laki-laki (odds1 ) lebih
kecil daripada odds perempuan odds2 dalam memilih
merk A
Inferensia Rasio Odds dan Log Rasio Odds
Log rasio odds (𝜃) memiliki sebaran yang menghampiri normal dengan rataan log 𝜃 dengan galat
baku :

Sehingga selang kepercayaan (1-α)100% bagi log 𝜃 adalah


Sebagai contoh, pada tabel preferensi merk diperoleh 𝑙𝑜𝑔 𝜃̂ = log(0.636) = −0.453
sedangkan galat bakunya adalah:

Sehingga diperoleh selang kepercayaan 95% bagi log 𝜃 sebagai berikut:

Atau ekuivalen dengan selang kepercayaan 95% bagi 𝜃 :

Catatan : penghitungan log menggunakan ln (logaritma natural).


Contoh Soal
• Suatu uji coba vaksin influensa dilaksanakan selama masa endemik:
• Ada 460 subyek dewasa yang berpartisipasi = n
• 240 subyek mendapatkan vaksinasi (paparan +) = n1
• 220 subyek tidak mendapat divaksinasi (paparan -) = n0
• Dari 100 subyek yang terkena influensa (sakit), ternyata 20 subyek
berasal dari kelompok paparan + (d1) dan sisanya 80 dari kelompok
paparan – (d0)
• Buatlah dalam bentuk tabel 2 X 2
Pertanyaan
• Seberapa efektifkah vaksin dapat mencegah influensa pada uji coba
tersebut?
- Beda risiko terkena influensa antara kelompok paparan + dengan
paparan –
- Rasio dari risiko terkena influensa pada kelompok paparan + dan
kelompok paparan – (RR)
- Rasio dari terkena dibanding tidak terkena influensa (odds) antar
kedua kelompok (rasio odds = OR)
Kesimpulan :
- beda risiko antara kelompok paparan + dan paparan – adalah 0,281
- resiko terkena influensa pada kelompok paparan + hanya 0,228 kali dari
risiko kelompok paparan –
- odds terkena influensa pada kelompok paparan + adalah 0,159 kali dari
odds kelompok paparan -
Soal Latihan
• Suatu uji coba produk nutrisi baru untukl cegah malnutrisi :
• Ada 630 subyek dewasa yang berpartisipasi
• 315 subyek mendapatkan produk baru
• 315 subyek hanya mendapatkan produk standar
• Dari 436 subyek yang terkena malnutrisi (+), ternyata 238 subyek
berasal dari kelompok yang mendapatkan produk baru dan sisanya
198 dari kelompok standar
• Buatlah dalam bentuk tabel 2 X 2
Malnutrisi + Malnutrisi - Total

Produk Baru

Produk Standar

Total
Malnutrisi + Malnutrisi - Total

Produk Baru 238 77 315


(75,6 %) (24,4 %)
Produk Standar 198 117 315
(62,86%) (37,14%)
Total 436 194 630
(69,2 %) (30,8%)
Pertanyaan
• Seberapa efektifkah produk baru dapat mencegah malnutrisi pada uji
coba tersebut?
- Beda risiko terkena malnutrisi antara kelompok produk baru dan
produk standar
- Rasio dari risiko terkena malnutrisi pada kelompok produk baru dan
produk standar (RR)
- Rasio dari malnutrisi + dibanding malnutrisi - (odds) antar kedua
kelompok (rasio odds = OR)
Efektivitas Produk Rumus Hasil

Beda risiko p1-p0 0,756 – 0,6286 = 0,1274

RR (Risiko Relatif) 𝑝1 1,2027


𝑝0
OR (Rasio Odds) 𝑑1 𝑑0 1,83
:
ℎ1 ℎ0
Kesimpulan :
- resiko terkena malnutrisi pada kelompok produk baru yaitu 1,2027 ~ 1,2
kali lipat dari risikonya pada kelompok produk standar
-
• - Sedangkan odds terkena malnutrisi + pada kelompok orang yang diberi
nutrisi produk baru adalah 1,83 ~ 2x lipat lebih besar dari odds kelompok
produk standar
Terima kasih 

Anda mungkin juga menyukai