0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan5 halaman

Fungsi dan Metabolisme Lipid dalam Tubuh

Lipid adalah senyawa heterogen yang berkaitan dengan asam lemak, berfungsi sebagai penyimpanan energi dan bahan bangun membran sel. Lipid tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik, dan diangkut dalam darah oleh lipoprotein.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan5 halaman

Fungsi dan Metabolisme Lipid dalam Tubuh

Lipid adalah senyawa heterogen yang berkaitan dengan asam lemak, berfungsi sebagai penyimpanan energi dan bahan bangun membran sel. Lipid tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik, dan diangkut dalam darah oleh lipoprotein.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LITERATURE REVIEW

BIOKIMIA
“LIPID”

DISUSUN OLEH

NAMA : ARUM MAHARANI


STAMBUK : N 101 21 114
KELOMPOK : 9 (SEMBILAN)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2021
Lipid adalah kelompok senyawa heterogen yang berkaitan dengan
asam lemak. Lipid oleh tubuh disimpan sebagai penghasil [Link]
mempunyai struktur utama tersusun dari hidro karbon dan oksigen
dengan sifat umum yaitu tidak larut dalam air, tetapi larut dalam
pelarut organik seperti benzene, ether. Lipid adalah unsur makanan
yang penting tidak hanya karena nilai energinya yang tinggi tetapi
juga karena vitamin yang larut dalam bentuk lemak essensial yang
dikandung dalam lemak makanan alam. Dalam tubuh, lemak berfungsi
sebagai sumber energi efisien secara langsung dan secara potensial, bila
disimpan dalam jaringan [Link] berfungsi sebagai penyekat panas
dalam jaringan subkutan dan sekeliling organ tertentu dan bekerja
sebagai penyekat listrik (electrical insulator) yang memungkinkan
perambatan cepat gelombang depolarisasi sepanjang syaraf bermielin. Lipid
mempunyai sifat fisik yang lebih penting dibanding sifat
[Link] Lipid dalam karena mempengaruhi proses pemanfaatan
lemak dalam tubuh. Lemak adalah unsur makanan yang penting
karena energinya yang tinggi dan vitamin yang larut dalam bentuk lemak
essensial dikandung dalam lemak makanan [Link] yang penting dalam
kehidupan adalah lemak netral (trigliserida), fosfolipid, atau senyawa
sejenis, dan sterol. Trigliserida terdiri dari 3 asam lemak yang
berikatan dengan gliserol. Asam lemak merupakan bagian struktur membrana
biologik yang penting sebagai sumber energi bagi jaringan otot bahkan
pada keadaantersedianya glukosa (Siregar, 2020)
Kolesterol adalah komponen lemak yang merupakan bahan bangun
penting dalam tubuh kita. Organ tubuh yang mengandung banyak kolesterol
terutama otak, yaitu mengandung kurang lebih 10% dari berat totalnya.
Kolesterol terbentuk di semua sel tubuh, terutama di hati, yaitu sebesar kurang
lebih 1000 mg sehari. Sumber lain dari kolesterol adalah asupan melalui
makanan sebesar kurang lebih 500 mg kolesterol sehari. Kolesterol yang
berlebihan diubah menjadi asam empedu dan dikeluarkan dari tubuh, terutama
dalam bentuk empedu. Pembentukan kolesterol dalam hati disesuaikan pada
kebutuhan, misalnya bila pemasukannya melalui makanan tinggi, sintesinya
akan berkurang. Demikian juga selama berpuasa atau pada waktu sakit.
Sebaliknya, bila kebutuhan kolesterol meningkat, misalnya akibat
menurunnya kadar asam empedu, maka pembentukannya akan bertambah.
Kolesterol mempunyai 3 fugsi, pertama kolesterol merupakan komponen dari
semua dinding sel, bersama antara lain lesitin. Kolesterol yang berada pada
dalam hati digunakan sebagai bahan pembangu empedu. Empedu dikeluarkan
melalui usus 12 jari dan berfungsi mengemulsi lemak menjadi butir-butir kecil
hingga lebih mudah diserap. Kolesterol yang terdapat pada ginjal digunakan
sebagai bahan dasar sintesis hormon-hormon penting, yaitu hormon kelamin
dan hormon stres kortisol. Zat terakhir memegang peranan penting pada daya
tahan tubuh terhadap peradangan (Tan, 2017).
Lipid adalah bahan yang tidak dapat larut dalam air, maka untuk
pengangkutannya dalam darah yang sebagian besar terdiri dari air, harus
dalam bentuk yang lain, yaitu lipoprotein. Lipid merupkan sekumpulan
senyawa yang ada di dalam tubuh yang memiliki ciri-ciri serupa dengan
malam, gemuk (grease), atau minyak. Karena bersifat hidrofobik, golongan
senyawa ini dapat dipakai tubuh sebgai sarana yang bermanfaat untuk
berbagai keperluan. Misalnya, suatu jenis lipid yang dikenal sebagai
trigliserida berfungsi sebagai bahan bakar. Senyawa ini sangat efisien untuk
dipakai sebagai simpanan bahan penghasil energi karena terkumpul dalam
butir-butir kecil yang hampir bebas airLipid dalam tubuh manusia, terutama
yang di dapatkan dari makanan yang kaya akan lemak, dan juga dapat melalui
biosintesa Hidrat arang dan [Link] dari 95% lipid dalam tubuh
terdapat dalam darahyang berkaitan dengan protein membentuk
[Link] ini dapat larut dalam air dan bertindak sebagai alat
transport lipid (yang tidak dapat larut dalam air), seperti asam lemak bebas,
trigliserida, fosfolipida dan kolesterol. (Budijanto, 2018)
Fungsi lipid dalam tubuh yaitu, sebagai sumber energi tubuh, trigliserida
dan asam lemak bebas yang merupakan cadangan energi tubuh dalam bentuk
energi kimia, sebagai bahan pembentuk membran sel dan membran organel
dan sebagai isolator tubuh terhadap trauma maupun suhu. Pada metabolisme
kolesterol dalam sel yang terjadi di dalam plasma, kolesterol diangkut oleh
lipoprotein menuju jaringan-jaringan tubuh untuk digunakan. Lipoprotein
yang utama dalam mengangkut kolesterol adalah LDL. Pada eksresi
kolesterol, kolesterol di eksresikan terutama oleh hati, melalui sistem
empedu, baik sebagai kolesterol maupun sebagai garam empedu. Hanya
sebagian kecil saja padanya yang dikeluarkan bersama tinja, karena sebagian
besar diresorbsi menuju hati kembali melalui siklus entero-hepatik.
Lipoprotein merupakan suatu pertikel dengan struktur tertentu yang disebut
“pseudomikal” dengan susunan yaitu, pada permukaan luar terdiri dari
sejumlah protein yang disebut Apoprotein dan lipid polar (kolesterol bebas
dan fosfolipid) dan pada bagian dalam atau inti terdiri dari lipid non polar
yaitu trigliserida dan kolesterol ester (Mardhatilah, 2019).
Sifat-sifat lipid yaitu, lipid mudah larut dalam pelarut non polar seperti
kloroform, karbon disulfida dan lainnya. Dan tidak dapat larut dalam pelarut
polar seperti air, alcohol, eter, kloroform, dan aseton. Hal ini dikarenakan
semakin Panjang rantai asam lemak kelarutan dalam air akan berkurang. Sifat
selanjutnya yaitu jika asam lemak yang terdapat dalam minyak memiliki berat
molekul yang rendah maka jumlah gliseridanya semakin semakin meningkat
dan menyebabkan bilangan penayabunan meningkat. Sifat selanjutnya yaitu
apabila lipid dalam mengalami kerusaka akan ditandai dengan munculnya
perubahan bau dan cita rasa yang disebabkan oleh pengaruh enzim, pengaruh
mikroba, dan reaksi oksidasi oleh oksigen udara. (Fitriana, 2019).
DAFTAR PUSTAKA

Budijanto, B. (2018). Pengaruh Latihan Aerobik Dan Anaerobik Terhadap Profl


Lipid Pada Tikus Rattus Norvegicus Wistar. Paradigma: Jurnal Filsafat,
Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 24(2), 41-48.
Fitriana,Y.A.N., Fitri, A. S. 2019. uji lipid pada minyak Kelapa, Margarin, dan
gliserol. Vol. 16(1). Viewed on 29 November 2021. From:
[Link]
Fitriana, Y.A.N., Fitri. A.S. 2020. Uji Lipid pada Minyak Kelapa Margarin, dan
Gliserol. Sainteks, 16 (1). Viewed on 29 November 2021. From:
[Link]

Mardhatilah D. 2019. BIOKIMIA. Yogyakarta: Instiper Press Sumbono A. 2016.


Biokimia Pangan Dasar. Yogyakarta:Deepublish
Putri, S.R. and Anggraini, D.I., 2017. Obesitas sebagai faktor resiko peningkatan
kadar trigliserida. Jurnal Majority, vol.4(9).78-82. Viewed on 29 November
[Link]: [Link]
Rodwell, V. W., Bender D. A., Kennelly P. J., Weil P. A., 2019. Biokimia Harper
Edisi 31. Jakarta : EGC.

Sinaga, A. G. S., & Siahaan, D. (2018, October). Profil Asam Lemak Jenuh pada
Produk Makanan Turunan Minyak Kelapa Sawit di Indonesia. In Talenta
Conference Series: Tropical Medicine (TM) (Vol. 1, No. 1, pp. 306-
Tan, H.T., Rahardja, K. 2017. Obat-obat sederhana untuk gangguan sehari-
[Link]: Elex Media Komputindo

Anda mungkin juga menyukai