TUGAS MATA KULIAH
MANAJEMEN PEMASARAN DAN KEWIRAUSAHAAN 1
“ PENERAPAN SPT PADA PERUSAHAAN KOPI KENANGAN “
DOSEN PENGAMPU :
FITRI AYU
KELOMPOK 4 :
BUDI WIRATAMA 200304212
MAYANG PRATAMA IRWANDI 200304196
MUTIARA SYAKILLAH 200304199
M. ZULFIKRI 200304213
NETA TRIANA 200304214
UNNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
MANAJEMEN
2020/2021
1
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas
rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah
terkait pengambangan sumber daya manusia.
Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan
persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah
Kemuhammadiyahan di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah
Riau.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak
kekurangan, baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan
kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari
semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan
makalah ini.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, dosen
mata kuliah, beserta teman-teman yang telah banyak membantu penulis
dalam menyelesaikan makalah yang sederhana ini.
Kritik dan saran sangat penulis harapkan guna kesempurnaan
makalah ini, dan juga menjadi faktor koreksi bagi penulis guna
menyusun makalah-makalah yang akan datang. Akhir kata penulis
ucapkan syukur dan terima kasih, semoga bermanfaat. Amin.
Pekanbaru, November 2021
Penulis
2
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI..................................................................................................................................3
BAB 1..............................................................................................................................................4
PENDAHULUAN..........................................................................................................................4
BAB 2..............................................................................................................................................6
PENGERTIAN TENTANG STP....................................................................................................6
A. Pengertian STP...........................................................................................................................6
B. Manfaat STP Marketing
C. Tahapan STP
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................................12
3
BAB 1
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Sejarah merupakan realitas masa lalu, keseluruhan fakta,
dan merupakan peristiwa yang unik dan berlaku hanya sekali dan
tidak akan terulang kedua kalinya persoalan peradaban jauh lebih
penting dari aspek-aspek yang menjadi pendorong munculnya
kejayan Islam dalam sejarah terletak pada tingginya peradaban
yang di upayakan melalui ilmu pengetahuan. Adanya dukungan
dari kebijakan politik dan ekonomi dalam memberikan simulasi
bagi kegiatan-kegiatan keilmuan, dapat mendorong
berkembangnya tradisi keilmuan bagi siapa saja yang
menghendakinya.
Pembahasan sejarah perkembangan peradaban Islam yang
sangat panjang dan luas itu tidak bisa dilepaskan dari
pembahasan sejarah perkembangan politiknya. Tidak hanya
politik yang menentukan perkembangan aspek-aspek peradaban
tertentu melainkan karena sistem politik dan pemerintah itu
sendiri merupakan salah satu aspek penting dari peradaban.
2. Rumusan,Tujuan, dan Manfaat
Adapun tujuan makalah ini yaitu agar dapat diketahui
bagaimana pembaharuan dalam islam, siapa saja yang berperan
dalam pembaharuan tersebut. Dan di antara manfaatnya yaitu kita
dapat mengetahui pembaharuan Islam dan tokoh-tokohnya.
Rumusan masalah :
1. Apa itu pengertian tentang STP ?
2. Apa itu segmenting ?
4
3. Apa itu targenting ?
4. Apa itu positioning ?
BAB 2
PENGERTIAN TENTANG STP
A. Pengertian STP
STP adalah singkatan dari Segmenting, Targeting, dan Positioning. STP adalah sebuah
strategi marketing yang digunakan oleh perusahaan ataupun brand untuk dapat menjangkau
konsumen yang tepat untuk produk mereka. Sebuah produk tidak mungkin menjadi produk
yang dapat diterima oleh semua orang. Agar dapat menghasilkan penjualan yang tinggi
dengan biaya rendah, perusahaan harus dapat memprioritaskan kelompok yang menjadi
prioritas mereka. STP adalah jawabannya, karena output dari STP Marketing ini adalah
bauran pemasaran yang disesuaikan dengan kelompok yang paling potensial.
1. Manfaat STP Marketing
Kenapa sebuah perusahaan perlu melakukan STP Marketing ? kenapa perusahaan
tidak menjual barang ke semua orang ? pasti keuntungan sangat besar.
STP adalah strategi agar perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya yang terbatas
untuk mendapatkan keuntungan sebesar besarnya dengan memfokuskan penjualan pada
kelompok paling potensial.
A. Tahapan STP
Seperti namanya, dalam strategi STP Marketing terdapat 3 tahapan utama,
Segmenting, Targeting, dan Positioning. Pada bagian ini kita tidak hanya menjelaskan
secara konsep tapi juga menggunakan contoh pada kondisi online di Indonesia. Pada
kasus ini kita akan menggunakan contoh “ Kopi Kenangan “ perusahaan kopi yang
mendapatkan investasi puluhan juta dollar.
1. Segmenting
Segmenting adalah proses dimana kita membagi sebuah pasar menjadi segmen
(kelompok) berdasarkan suatu variabel / karakteristik. Pengelompokan ini adalah
dasar kita memilih segmen yang akan jadi prioritas kita.
Dalam melakukan segmentasi,biasanya digunakkan kriteria-kriteria seperti :
Demografi : demografi ini membagi kelompok berdasarkan “ siapa (who)”
5
misalkan gender,usia,edukasi,domisili,pekerjaan,dan sebagianya.
Psikografi : psikografi membagi kelompok berdasaekan “ mengapa (why)”
misalkan preferensi kualitas,persepri,value,prioritas.
Perilaku : psikografi membagi kelompok berdasarkan “apa (what)”.
Misalkan tingkat loyalitas,rutinitas,aktivitas akhir pekan.
Contoh segmenting pada kopi kenangan :
Kopi kenangan adalah brand kopi lokal yang menyediakan berbagai macam
kopi dan minuman jenis lainnya denga harga yang cukup terjangkau.
Untuk melakukan segmenting, kita akan menggunakan beberapa kriteria dasar
yaitu :
Generasi ( demografi )
Kelas ekonomi ( demografi )
Domisili ( demografi )
Penggunaan teknologi ( psikografi )
Preferensi hala ( psikografi )
Kebiasaan mengkomsumsi kopi ( perilaku)
Dari 6 kriteria dasar tersebut kita akan membagi masing – masing kriteria menjadi
beberapa segmen :
Generasi : Gen X, milenial dan gen Z
Kelas ekonomi : menengah bawqah, menengah, menengah atas
Domisili: Desa, Pinggiran Kota, Kota, Ibukota Provinsi, Ibukota Negara
Penggunaan Teknologi : Tidak menggunakan smartphone, Pengguna
smartphone hanya untuk chat/youtube/facebook, Pengguna smartphone untuk
transaksi online, Tech Enthusiast.
Preferensi Halal : Tidak concern, Cukup concern, Sangat concern
6
Kebiasaan Mengonsumsi Kopi : jarang, Sesekali, Setiap minggu, setiap hari
Dari keseluruhan penduduk indonesia yang berjumlah 250 juta lebih, kita
selanjutnya akan mengelompokan berdasarkan kriteria sebelumnya untuk menjadi
segmen-segmen. Setelah membuat segmen berdasarkan kriteria dan mencari data dari
berbagai sumber, kita menemukan segmen dari masing masing kriteria sebagai
berikut :
2. Targeting
Dari berbagai macam kelompok berdasarkan karakteristik sebelumnya, kita
perlu menentukan kelompok-kelompok utama. Untuk menentukan kelompok mana
yang kita pilih, kita bisa menggunakan beberapa pertanyaan sebagai berikut:
a)Kelompok mana yang memiliki jumlah yang cukup banyak untuk menjadi segmen
potensial yang bisa ditarget
b)Apakah segmen tersebut dapat menghasilkan keuntungan untuk perusahaan ?
c)Apakah perusahaan memiliki resource untuk menjangkau segmen tersebut ?
d)Apakah ada batasan untuk menjangkau segmen tersebut ? misal regulasi
e)Segmen mana yang akan cendrung menjadi pembeli loyal ?
7
Setelah menjawab pertanyaan diatas, kita sekarang bisa mengambil penilaian dari masing
masing kriteria tentang segmen mana yang perlu kita fokuskan.
Contoh STP : Targeting Kopi Kenangan
Dengan adanya segmen dari macam macam karakteristik + pertanyaan sebelumnya, kita
bisa memilih segmen mana yang akan menjadi prioritas kita.
Sekarang kita tentukan terlebih dahulu segmen dari masing masing karakteristik mana yang
akan menjadi prioritas. Dari hasi analisis berdasarkan pertanyaan sebelumnya maka kita bisa
menentukan seperti ini :
1) Generasi : Milenial dan Gen Z
2) Kelas Ekonomi : Menengah
3) Domisili : Ibukota Provinsi, Ibukota Negara
4) Penyerapan Teknologi : Pengguna smartphone untuk transaksi online, Tech
Enthusiast
5) Preferensi Halal : Tidak concern, Cukup concern, Sangat concern
6) Kebiasaan Mengonsumsi Kopi :Sesekali, Setiap minggu, Setiap hari.
Pada saat melakukan targeting kita memang perlu menspesifikasikan target market kita, akan
tetapi kita juga harus memastikan target market kita tidak terlalu spesifik. Untuk produk dengan
margin yang tidak besar, kopi kenangan butuh memiliki volume penjualan yang besar sehingga
dapat memperoleh keuntungan yang besar pula.
8
Setelah kita mengetahui target market kita, selanjutnya adalah tahapan untuk menentukan
strategi yang digunakan untuk menjangkau mereka.
3. Positioning
Positioning adalah proses dimana kita menentukan posisi kita di antara kompetitor
pada industri/pasar yang sama. Positioning ini bertujuan untuk membedakan antara satu
brand dengan brand lainnya. Untuk menentukan Positioning kita tidak hanya melihat
aspek eksternal seperti target market, ataupun kompetitor tetapi juga melihat kondisi
internal seperti brand ataupun produk itu sendiri. Beberapa pertanyaan yang dapat
menentukan positioning sebuah produk ataupun brand :
a) Siapa saja kompetitor yang menarget target market yang sama ?
b) Apa saja yang kompetitor tawarkan ?
c) Apa yang menjadi keunggulan dari produk yang ditawarkan ?
d) Posisi mana yang belum di isi oleh kompetitor lainnya ?
e) Bagaimana caranya agar brand dapat berbeda dengan brand brand lainnya
Setelah kamu mendapatkan jawaban jawaban dari pertanyaan tersebut, kamu
dapat mengembangkan sebuah positioning statement. Positioning statement ini akan
digunakan untuk menentukan strategi marketing mix (bauran pemasaran) setelahnya. Ayo
kembali ke kopi kenangan.
Contoh STP : Positioning Kopi Kenangan
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan perusahaan, perusahaan mendapatkan
bahwa kondisi market cukup kompetitif karena industri “kopi kekinian” ini memang
sedang naik daun. Terdapat beberapa brand “kopi kekinian” lainnya seperti JanjiJiwa,
Fore, Kedai Kopi Kulo, Lain Hati ataupun KopiSoe. Selain kopi kekinian seperti ini, ada
juga brand-brand yang lebih dahulu ada seperti Starbucks, [Link], Excelso, CoffeeBean dll.
Dari banyaknya karakteristik yang kita miliki pada bagian segmentasi, kita bisa
memilih 2 karakteristik yang paling membedakan antara kopi kenangan dan
kompetitornya. Berdasarkan hasil analisis, perusahaan mendapatkan ada dua aspek yang
paling membedakan kopi kenangan dengan kopi kopi lainnya yaitu, Preferensi Halal dan
Penggunaan Teknologi. Mungkin kamu berdatanya, kok preferensi halal ? karena kopi
kenangan adalah satu-satunya “kopi kekinian” yang sudah terdaftar Halal MUI diseluruh
Indonesia.
Selain itu, Kopi Kenangan adalah sebuah perusahaan yang sangat fokus pada
teknologi. Hal ini bisa dilihat bahwa mereka salah satu brand yang memiliki aplikasi
9
pemesanan kopinya sendiri. Tidak hanya itu, mereka juga menjual produknya di Go-food
ataupun Go-mart, hal ini menunjukan bahwa mereka sangat mendorong pembelian yang
tidak hanya di store akan tetapi juga via aplikasi. Dari dua karakteristik tersebut kita
dapat menggambarkan posisi dari Kopi Kenangan dalam sebuah grafik sebagai berikut:
Dari sini kita bisa melihat dengan jelas bahwa Kopi Kenangan adalah brand yang
menonjolkan kehalalan produk mereka, hal ini karena produk lain belum memiliki
sertifikat Halal MUI sehingga untuk saat ini mereka dapat menggunakan positioning
sebagai Kopi kekinian yang Halal. Selain itu karena mereka adalah perusahaan yang
dikembangkan ala-ala “startup” sehingga mereka fokus pada teknologi dibanding kopi
lain yang dulu ada seperti starbucks. Sejatinya, kamu dapat melihat positioning mereka
saat ini dari dua aspek ini berdasarkan konten yang mereka post di Instagram mereka.
10
Dari gambar diatas kamu bisa melihat contohya secara langsung. Demikian
penjelasan tentang konsep strategi STP Marketing dan juga contoh nyatanya pada sebuah
brand yang mungkun sering kamu konsumsi.
11
DAFTAR PUSTAKA
[Link]
12