MATERI 5: TERAPI MANIPULATIF TUBUH (2) TERAPI PIJAT TUBUH
TUJUAN :
1. Mahasiswa mampu dalam menjelaskan definisi terapi pijat tubuh.
2. Mahasiswa mampu dalam menyebutkan fungsi terapi pijat tubuh .
URAIAN MATERI
1. DEFINISI
Tindakan manipulasi otot-otot dan jaringan tubuh dengan cara menekan, menggosok , etaran,
menggunakan tangan, jari tangan, sikut atau kaki, serta bisa alat-alat manual atau elektrik
untuk memperbaiki kondisi kesehatan. .
2. FUNGSI TERAPI PIJAT TUBUH
Menurunkan tekanan darah
Memperbaiki pernafasan
Menurunkan denyut jantung
Membantu pengeluaran metabolisme
Meningkatkan kualitas tidur
Meningkatkan aliran kelenjar limphe ke dalam saluran pembuluh darah
Membantu pengeluaran sisa metabolisme
Mengurangi kekakuan
Menjadikan tubuh menjadi rileks
Meningkatkan pergerakan sendi
Mengurangi nyeri secara alami
Memperbaiki kesehatan pada umumnya
Selama dipijat, tubuh mengeluarkan zat kimiawi, dan meningkatkan serotonin dan
dopamin, dan pada saat yang sama tubuh mengurangi hormon
Adrenocorticotropic Hormone (ACTH) sehingga dapat mengurangi gejala depresi.
Menstabilkan kadar gula dalam darah.
Memperbaiki kekebalan sistem imun
Menciptakan komunikasi dan meningkatkan hubungan interpersonal antara terapis
dan pasien, sehingga secara psikologik pasien merasa diperhatikan, merasa lebih
terbuka terhadap masalah yang dirasakan
Sarana konseling mental yang efektif
Bisa diajarkan pada ibu untuk memijit bayi sehingga meningkatkan hubungan
antara ibu dan anak.
3. MEKANISME TERAPI PIJAT TUBUH
Tubuh Meningkatkan
Pemijatan mengeluarkan serotonin dan
zat kimiawi dopamin
Mengurangi Mengurangi
hormon ACTH gejala
4. HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
• Hindari pada pasien dengan gangguan perdarahan
• Hindari pada pasien dengan platelet darah rendah
• Pasien dengan terapi wafarin
• Jangan dilakukan pada daerah yg fraktur
• Jangan dilakukan pada daerah luka terbuka
• Jangan dilakukan pada daerah infeks
• Jangan dilakukan pada pasien dengan tulang keropos / osteoporosis.
• Konsultasikan pd dokter pd pasien kanker, wanita hamil.
• Hindari pada pasien dengan tumor, karena area tumor tidak boleh dipijit.
5. PERKEMBANGAN TERAPI PIJAT TUBUH
Masuk dalam sistem kesehatan : terapi praktik pengobatan, Bidang olahraga. Bidang
kebugaran , Kosmetik
Tahun 2007 National Health Interview Survey di Amerika diperkrakan 18 juta orang
dewasa dan 700ribu anak-anak telah menerima terapi pijat tubuh untuk berbagai
tujuan kesehatan seperti : mengurangi rasa sakit, rehabilitasi pada kecelakaan olah
raga, menurunkan stress, depresi dan kecemasan, meningkatkan relaksasi, dan
meningkatkan kesehatan pada umumnya.
Terapi pijat memiliki risiko yang minimal apabila dilakukan degan cara-cara yang
sesuai dan dilakukan oleh terapis yang telah terlatih dan efek samping terapi ini
bersifat sementara, diantaranya timbul nyeri, adanya pembengkakakn, atau alergi
terhadap minyak/ lotion yang digunakan.
6. HAL-HAL YANG PERLU DIKAJI OLEH TERAPIS
Gejala yang dirasakan
Riwayat pengobatan yang telah dlakukan
Hasil yang diinginkan
Melakukan penilaian lokasi mana yang dirasakan nyeri atau tegang
Menentukan seberapa kuat tekanan pijatan yang dilakukan
7. POSISI PASIEN PIJAT
Pasien berbaring di tempat tidur
Baju dilonggarkan atau dibuka (ditutup dengan selembar kain, kecuali daerah yang
akan dipijat)
Setengah duduk
8. CONTOH LISENSI
The National Certification Board for Therapeutic Massage and Bodywork
9. PENELITIAN TENTANG TERAPI PIJAT
Moeni, Givi, Ghasempour, Sadegi (2011), menyatakan bahwa terapi pijat dapat
menurunkan tekanan sistolik dan diastolik tekanan darah.
Periman, Aji, Njike et al (2012) membuktikan bahwa terapi pijat dengan dosis
lamanya 60 menit dilakukan setiap minggu selama 8 minggu dapat menurunkan nyeri,
meningkatkan fleksibilitas dan fungsi sendi pada osteoarthitis lutut.
Supa’at, Zakaria, Maskon, Aminudin et al (2013) membuktikan bahwa terapi pijat
Swedia dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan vascular endothelial
adhesion molecules 1 (VCAM 1) pada wanita yang hipertensi.
10. PRAKTIK PELAKSANAAN TERAPI PIJAT PUNGGUNG
1) Persiapkan alat
Handuk
Ekstrak kayu putih
Lotion atau minyak gosok
Handscoon
2) Tahap pra interaksi
Membaca catatan medis
Verifikasi order
Mempersiapkan alat
Mencuci Tangan
3) Tahap orientasi
Memberi salam kepada klien dan dan nama klien
Pastikan identitas pasien yang akan dilakukan tindakan
Kaji kondisi pasien
Jelaskan kepada pasien dan keluarga pasien mengenai tindakan yang akan
dilakukan
Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien
Menjaga Privasi
4) Tahap kerja
Kaji adanya kemerahan pada kult
Posisikan pasien dengan nyaman dan tidak dikontraindikasikan untuk pasien
Jelaskan kepada pasien pijatan mana saja yang akan dilakukan dan dorong
pasien untuk memberikan umpan balik kepada perawat tentang jumlah tekanan
yang digunakan ketika memijat.
Tuangkan losion dan ekstrak kayu putih dan biarkan selama satu menit. Botol
losion dapat ditaruh di bak yang diisi dengan air hangat. Minyak yang hangat
akan membuat pasien nyaman
Dengan menggunakan telapak tangan , mulai dari area sakrum dengan pijatan
lembut memutar
Gerakan tangan keatas menuju pusat punggung dan kemudian kedua skapula
Pijat dengan gerakan memutar pada skapula
Gerakan tangan menuruni bagian sisi punggung
Pijat area krista iliaka kana dan kiri
Berikan tekanan yang mantap untuk memutus kontak dengan kulit pasien
Ulangi kegiatan diatas 3-5 menit
Saat memijat punggung , kaji kemerahan pada kulit
o Keringkan lotion menggunkan handuk
5) Tahap evaluasi
Evaluasi respon pasien
Merapikan klien dan lingkungan
Simpulkan hasil kegiatan
Mengakhiri kegiatan dengan cara yang baik
Cuci tangan
6) Tahap Dokumentasi
Catat kegiatan yang telah dilaksanakan dalam catatatan pelaksanaan
Catat respon pasien terhadap tindakan
Dokumentasi dan evaluasi tindakan SOAP
Tanda tangan dan nama terang perawat
RANGKUMAN
1. Tindakan manipulasi otot-otot dan jaringan tubuh dengan cara menekan, menggosok ,
etaran, menggunakan tangan, jari tangan, sikut atau kaki, serta bisa alat-alat manual
atau elektrik untuk memperbaiki kondisi kesehatan.
2. Fungsi terapi pijat tubuh : menurunkan tekanan darah, mengurangi nyeri.
TUGAS
Carilah SOP Terapi pijat, bandingkan dengan yang ada di buku panduan. Lalu praktikkan
DAFTAR PUSTAKA
Nurgiwiati, E. 2015. Terapi Alternatif & Komplementer Dalam Bidang Keperawatan. IN
MEDIA
Buku Praktik Laboratorium Keperawatan Komplementer
Snyder, M & Lindqiust, [Link]. (2010). Complementary/alternative therapies in nursing.
Edisi 6