ANALISA SISTEM PENGGAJIAN PADA
UDD. PALANG MERAH INDONESIA DI KAB. BOJONEGORO
LAPORAN TUGAS AKHIR
Oleh :
DIMAS SETYO ADI NIM. 1822021034
SILVIA ERWINA VERNANDA NIM. 1822021094
TYAS PERMADANI NIM. 1822021104
PROGRAM STUDI DIPLOMA II AKUNTANSI
PDD KABUPATEN BOJONEGORO
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2020
ANALISA SISTEM PENGGAJIAN PADA
UDD. PALANG MERAH INDONESIA DI KAB. BOJONEGORO
Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar
Diploma II Program Studi Akuntansi
PDD Politeknik Negeri Malang di Kabupaten Bojonegoro
Oleh :
DIMAS SETYO ADI NIM. 1822021034
SILVIA ERWINA VERNANDA NIM. 1822021094
TYAS PERMADANI NIM. 1822021104
PROGRAM STUDI DIPLOMA II AKUNTANSI
PDD KABUPATEN BOJONEGORO
POLITEKNIK NEGERI MALANG
2020
LEMBAR PERSETUJUAN PELAKSANAAN SIDANG
LAPORAN TUGAS AKHIR
Laporan Tugas Akhir ini
telah diperiksa dan disetujui untuk diuji.
Bojonegoro, (02/01/2020)
Pembimbing I
Endah Emiarti, SE.,MM
NIP. –
Bojonegoro, (02/01/2020)
Pembimbing II
Arni Setyo Utami, SE
NIP. -
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN TUGAS AKHIR
Laporan Tugas Akhir ini
telah dipertahankan di depan dewan penguji
pada tanggal (14 Maret 2020)
Penguji Utama,
Sri Wahyuni, [Link]., [Link]
NIP.-
Pembimbing I,
Endah Emiarti, SE.,MM
NIP. -
Pembimbing II,
Arni Setyo Utami, SE
NIP. -
Mengetahui,
Ketua Program Studi Akuntansi
Imam Cahyanto, [Link]
NIP. 19700915 199803 1 008
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : 1. Dimas Setyo Adi NIM. 1822021034
2. Silvia Erwina Vernanda NIM. 1822021094
3. Tyas Permadani NIM. 1822021104
Program Studi : Diploma II Akuntansi
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Laporan Tugas Akhir yang saya buat
ini benar-benar tulisan saya dan bukan merupakan plagiasi baik sebagian atau
seluruhnya.
Apabila pada kemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan bahwa Laporan Tugas
Akhir ini adalah hasil plagiasi maka saya akan menerima sanksi atas perbuatan
tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bojonegoro, 02 Januari 2020
Yang membuat pernyataan,
Tyas Permadani
ABSTRAK
Permadani, Tyas,dkk.2020. Analisa Sistem Penggajian Pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro. Laporan Tugas Akhir, Program Studi
Diploma II Akuntansi, PDD Kabupaten Bojonegoro Politeknik Negeri
Malang. Pembimbing : (I) Endah Emiarti, SE.,MM, Pembimbing (II)
Arni Setyo Utami, SE.
Kata Kunci : analisa sistem, sistem penggajian
Dalam penjabaran suatu sistem informasi yang utuh ke dalam berbagai bagian
komponennya agar dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan berbagai macam
masalah atau hambatan yang timbul pada sistem maka perusahaan perlu adanya
analisa sistem. Analisa sistem bertujuan untuk membuat keputusan apabila pada
saat itu sistem tersebut tidak berfungsi dengan baik atau bermasalah. Sehingga
dengan adanya analisis sistem dapat kita gunakan sebagai dasar untuk
memperbaiki sistem tersebut.
Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan untuk mengetahui sistem penggajian yang
dilakukan di UDD. Palang Merah Indonesia di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian
ini dimulai dengan melihat bagaimana sistem penggajian yang dilakukan pada
UDD. Palang Merah Indonesia di Kabupaten Bojonegoro. Sistem penggajian yang
digunakan pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kabupaten Bojonegoro sudah
memiliki kelebihan pada sistemnya yaitu sudah menggunakan sistem payroll bank
atau sistem transfer rekening. Dimana gaji setiap karyawan perusahaan langsung
masuk pada rekening karyawan masing-masing. Sehingga dengan adanya sistem
tersebut dalam perhitungan gaji karyawan lebih akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan.
i
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum [Link].
Alhamdulillah segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT,
karena atas limpahan rahmat dan taufik serta hidayah-Nya penulis dapat
menyelesaikan Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Analisis Sistem Penggajian
Pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro”. Laporan Tugas Akhir
ini disusun sebagai persyaratan kelulusan pada Program Studi Diploma II
Akuntansi PDD Kabupaten Bojonegoro Politeknik Negeri Malang.
Dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir ini penulismengucapkan terima
kasih kepada :
1. Drs. H. Yudi Pramono, MM., [Link] selaku Ketua PDD Kabupaten
Bojonegoro Politeknik Negeri Malang.
2. Bapak Imam Cahyanto, [Link] selaku Ketua Prodi Akuntansi PDD Kabupaten
Bojonegoro Politeknik Negeri Malang.
3. Ibu Endah Emiarti, SE., MM selaku Pembimbing I.
4. Ibu Arni Setyo Utami, SE selaku Pembimbing II.
5. Seluruh civitas akademika PDD Kabupaten Bojonegoro Politeknik Negeri
Malang yang telah memberikan motivasi dan dukungannya.
6. Bapak dr. H. A. Hernowo W, [Link] selaku Kepala UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro.
7. Bapak M. Ali Safaat selaku Kabid. Tata Usaha dan Keuangan.
8. Kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan dan doanya.
ii
9. Semua pihak yang tidak mungkin penulis sebutkan satu persatu yang telah
membantu kelancaran persiapan, pelaksanaan, penyusunan laporan sehingga
tugas akhir ini dapat diselesaikan.
Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini, penulis menyadari masih
terdapat banyak kekurangan yang dibuat secara sengaja atau tidak disengaja,
dikarenakan keterbatasan ilmu pengetahuan dan wawasan serta pengalaman dari
penulis. Untuk itu penulis mohon maaf atas segala kekurangan tersebut tidak
menutup diri terhadap segala saran dan kritik serta masukan yang bersifat
konstruktif.
Akhir kata semoga dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, intitusi, dan
masyarakat luas.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Tim Penyusun
iii
DAFTAR ISI
ABSTRAK ........................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ......................................................................................... ii
DAFTAR ISI ...................................................................................................... iv
DAFTAR TABEL .............................................................................................. vi
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... vii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang............................................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah ....................................................................................... 2
1.3 Tujuan ........................................................................................................ 2
1.4 Batasan Masalah ......................................................................................... 3
1.5 Manfaat Penelitian ...................................................................................... 3
1.6 Tempat dan Waktu ...................................................................................... 4
BAB II KAJIAN TEORI ...................................................................................... 5
2.1 Pengertian Analisa ...................................................................................... 5
2.1.1 Pengertian Analisa Sistem ................................................................. 5
2.1.2 Tujuan Analisa Sistem ....................................................................... 5
2.1.3 Fungsi Analisa Sistem ....................................................................... 6
2.2 Konsep Dasar Sistem .................................................................................. 6
2.2.1 Pengertian Sistem .............................................................................. 6
2.2.2 Karakteristik Sistem........................................................................... 8
2.2.3 Klasifikasi Sistem ............................................................................ 10
2.2.4 Flowchart ........................................................................................ 11
2.3 Penggajian ................................................................................................ 15
2.3.1 Pengertian Penggajian ...................................................................... 15
2.3.2 Tujuan Penggajian ........................................................................... 15
2.4 Sistem Informasi Penggajian ..................................................................... 17
2.4.1 Pengertian Sistem Informasi Penggajian .......................................... 17
2.4.2 Fungsi Sistem Informasi .................................................................. 17
2.5 Manajemen Penggajian ............................................................................. 18
2.5.1 Langkah-Langkah Manajemen Penggajian ....................................... 18
2.5.2 Faktor-Faktor Penting dalam Penetapan Gaji ................................... 19
iv
BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................ 21
3.1 Jadwal Pelaksanaan................................................................................... 21
3.2 Hasil Penelitian ......................................................................................... 22
3.2.1 Profil Organisasi .............................................................................. 22
3.2.2 Struktur Organisasi .......................................................................... 25
3.3 Pembahasan .............................................................................................. 40
3.3.1 Sistem Penggajian Pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kab.
Bojonegoro ...................................................................................... 40
3.3.2 Bagan Alir pada Sistem Penggajian UDD. Palang Merah Indonesia di
Kab. Bojonegoro.............................................................................. 42
3.3.3 Uraian Sistem Penggajian Pada UDD. Palang Merah Indonesia di
Kab. Bojonegoro.............................................................................. 47
3.3.4 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penggajian Pada UDD. Palang
Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro ............................................... 50
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................ 54
4.1 Kesimpulan............................................................................................... 54
4.2 Saran ........................................................................................................ 55
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 56
v
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Simbol Umum Flowchart ................................................................... 13
Tabel 3.1. Jadwal Penyusunan Laporan Tugas Akhir ......................................... 21
Tabel 3.3.1 Golongan Karyawan ........................................................................ 39
vi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Struktur Organisasi UDD PMI Kab. Bojonegoro............................. 25
vii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Dokumentasi Penelitian ................................................................. 57
Lampiran 2. Contoh Dokumen yang terkait sistem penggajian ........................... 58
Lampiran 3. Daftar Riwayat Hidup .................................................................... 64
viii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem akuntansi penggajian digunakan manajemen untuk
menganalisis maupun mengevaluasi hal-hal apa saja yang berhubungan
langsung dengan keuangan suatu perusahaan. Oleh karena itu, gaji dan upah
diberikan sesuai sistem yang mengatur keduanya dan dapat digunakan untuk
proses penggajian suatu perusahaan. Dalam penggajian juga perlu adanya
analisis yang terikat dengan aturan sistem yang ada.
Sistem penggajian memerlukan perhatian khusus karena gaji
merupakan komponen yang penting dalam suatu manajemen perusahaan,
khususnya bagi para karyawan. Setiap perusahaan yang mengelola suatu
usaha perlu adanya penggajian yang akurat. Proses penggajian digunakan
untuk mengetahui seluruh keuangan yang didapat oleh perusahaan itu
sendiri. Untuk karyawan mereka mengharapkan menerima apa yang telah
mereka berikan kepada perusahaan berupa gaji. Tanpa gaji, kemungkinan
aktivitas operasional suatu perusahaan akan terhenti karena tidak adanya
umpan balik atas jasa yang mereka berikan terhadap suatu perusahaan.
UDD. Palang Merah Indonesia di Kabupaten Bojonegoro ini
bergerak pada bidang sosial kemanusiaan, khususnya untuk donor darah.
Penggunaan sistem informasi akuntansi penggajian yang digunakan harus
disesuaikan dengan keadaan perusahaan saat ini. Siklus penggajian pada
1
2
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro memiliki
kelebihan pada sistemnya, yaitu sudah memiliki sistem yang sesuai dalam
proses penggajian tenaga kerja. Proses penggajian tenaga kerja sudah
menggunakan sistem transfer rekening (payroll bank), yang mana gaji setiap
bulannya masuk pada rekening bank masing-masing karyawan. Dengan
adanya sistem ini perhitungan gaji karyawan lebih akurat dan sesuai dalam
perhitungannya.
Berdasarkan kelebihan yang terdapat pada UDD. Palang Merah di
Kab. Bojonegoro menjadi gambaran dasar penulis untuk menyusun Tugas
Akhir yang berjudul ANALISA SISTEM PENGGAJIAN PADA UDD.
PALANG MERAH INDONESIA DI KAB. BOJONEGORO.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang pengamatan yang telah dikemukakan
tersebut, maka penulis dapat merumuskan permasalahan yaitu :
1. Bagaimana Analisa Sistem Penggajian Pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro?
2. Bagaimana bagan alir dokumen pada Analisa Sistem Penggajian UDD.
Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro ?
1.3 Tujuan
Mendeskripsikan Analisa Sistem Penggajian pada UDD. Palang
Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro melalui analisis dan pembuatan bagan
alir dokumen.
3
1.4 Batasan Masalah
Penelitian dibatasi hanya pada Analisa sistem penggajian pada
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro menggunakan analisis
dan pembuatan bagan alir dokumen.
1.5 Manfaat Penelitian
1. Bagi Penulis
Untuk menambah pengetahuan, pengalaman, dan observasi
dalam penulisan tugas akhir dengan judul “Analisa Sistem Penggajian
pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kabupaten Bojonegoro.”
2. Bagi Akademik
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wacana
pengetahuan serta diharapkan dapat digunakan sebagai referensi bagi
penelitian sejenis. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat
memberikan kontribusi yang nyata terhadap teori-teori yang berkaitan
dengan persoalan tersebut.
Diharapkan melalui penelitian ini dapat bermanfaat sebagai
bahan referensi atau bahan untuk menambah wawasan serta pemikiran
bagi penulis untuk menyusun suatu Tugas Akhir (TA) yang merupakan
salah satu syarat untuk menyelesaikan studi pada PDD Politeknik
Negeri Malang di Kab. Bojonegoro.
4
3. Bagi Instansi atau Perusahaan
a. Sebagai sumbangan pemikiran dalam memecahkan persoalan yang
ada.
b. Memberikan informasi tentang penggajian sesuai teori yang ada.
c. Memberikan masukan kepada pemilik UDD. Palang Merah
Indonesia untuk memperbaiki sistem penggajiannya agar lebih
efektif dan efisisen.
1.6 Tempat dan Waktu
Lokasi penelitian ini dilakukan pada UDD. Palang Merah
Indonesia yang beralamat di Jalan Sawunggaling No. 07 Kadipaten, Kec.
Bojonegoro, Kab. Bojonegoro. Yang dilaksanakan pada bulan Desember
2019 sampai dengan April 2020.
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1 Pengertian Analisa
Analisa berasal dari kata Yunani Kuno “analusis” yang berarti
melepaskan. Analusis terbentuk dari dua suku kata yaitu “ana” yang berarti
kembali dan “luein” yang berarti melepas. Sehingga analisa yaitu suatu
usaha dalam mengamati secara detail pada suatu hal atau benda dengan cara
menguraikan komponen-komponen pembentuknya atau menyusun
komponen tersebut untuk dikaji lebih lanjut.
2.1.1 Pengertian Analisa Sistem
Analisis sistem ialah penjabaran dari suatu sistem informasi
yang utuh ke dalam berbagai bagian komponennya dengan maksud
agar bisa mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai macam masalah
atau hambatan yang timbul pada sistem sehingga nantinya bisa
dilakukan penanggulangan, perbaikan, dan juga pengembangan.
2.1.2 Tujuan Analisa Sistem
Tujuan dari analisa sistem adalah :
1. Membuat keputusan pada saat sistem ini bermasalah atau tidak
berfungsi dengan baik dan hasil analisisnya bisa kita gunakan
sebagai dasar untuk memperbaiki sistem.
2. Untuk mengetahui ruang lingkup pekerjaan yang akan di tanda
tangani.
5
6
3. Mengidentifikasi masalah atau mencari pemecahan masalah.
4. Mempelajari sistem yang sedang berjalan saat ini.
2.1.3 Fungsi Analisa Sistem
Berikut merupakan fungsi analisa sistem adalah :
1. Dapat mengidentifikasikan masalah-masalah dari user atau
pemakai.
2. Dapat menentukan secara akurat mengenai tujuan yang harus
didapatkan agar bisa memenuhi kebutuhan pengguna.
3. Dapat memilih metode alternatif dalam memecahkan masalah
pada sistem.
4. Dapat merencanakan maupun menerapkan rancangan sistem
sesuai dengan apa yang dikehendaki penggunanya.
2.2 Konsep Dasar Sistem
Dalam merancang sebuah sistem diperlukan suatu konsep dasar
yang dapat mendukung terciptanya sebuah sistem informasi. Konsep dasar
sistem adalah suatu abstraksi dari ciri-ciri sesuatu yang mempermudah
komunikasi antara manusia dan memungkinkan manusia untuk berpikir.
2.2.1 Pengertian Sistem
Kata sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu “systema”, yang
dalam bahasa inggris dikenal dengan “system”. Sistem mempunyai
satu pengertian yaitu sekelompok komponen yang terdiri dari manusia
7
dan atau bukan yang diorganisir dan diatur sedemikian rupa sehingga
komponen tersebut dapat bertindak sebagai satu kesatuan untuk
mencapai tujuan, sasaran bersama atau hasil akhir. Pengertian ini
mengandung arti penting aspek pengaturan dan pengorganisasian
komponen dari suatu sistem untuk mencapai sasaran bersama, karena
bila tidak ada sinkronisasi dan koordinasi yang tepat, maka kegiatan
masing-masing komponen, subsistem atau bidang dalam suatu
organisasi akan kurang saling mendukung. Ada yang menyebutkan
maksud dari suatu sistem adalah untuk mencapai tujuan (goal) dan ada
yang menyebutkan untuk mencapai suatu sasaran (objective). Goal
biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih sempit.
Misalnya sistem bisnis, maka istilah goal lebih tepat diterapkan.
Sedangkan objective merupakan bagian atau subsistem dari sistem
bisnis. Jadi tergantung dari ruang lingkup dimana memandang sistem
tersebut. Seringkali tujuan (goal) dan sasaran (objective) digunakan
secara bergantian dan tidak dibedakan. Sebuah sistem terdiri dari
bagian-bagian yang saling berkaitan dan beroperasi bersama untuk
mencapai sasaran dan maksud. Berarti sebuah sistem bukan
seperangkat unsur yang tersusun secara tidak teratur, tetapi terdiri dari
unsur-unsur yang dapat dikenal dan saling melengkapi karena
mempunyai maksud dan tujuan.
8
2.2.2 Karakteristik Sistem
Ada beberapa karakteristik yang membentuk sistem, yaitu :
1. Komponen Sistem (Component System)
Suatu sistem terdiri dari komponen yang saling
berinteraksi, artinya saling bekerja sama membentuk satu
kesatuan. Komponen–komponen dari suatu sistem biasanya
dikenal dengan subsistem. Subsistem ini mempunyai sifat-sifat
dari sistem itu sendiri dalam menjalankan suatu fungsi tertentu
dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu
sistem juga mempunyai sistem yang lebih besar yang dikenal
dengan “Suprasistem”.
2. Batas Sistem (Boundary System)
Merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang
satu dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai
suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
3. Lingkungan Luar Sistem (Environment)
Merupakan segala sesuatu diluar dari batas sistem yang
mempengaruhi operasi dari suatu sistem. Lingkungan luar sistem
ini bersifat menguntungkan atau merugikan. Lingkungan luar
yang menguntungkan harus dipelihara dan dijaga agar tidak
hilang pengaruhnya, sedangkan lingkungan yang merugikan
harus dimusnahkan dan dikendalikan agar tidak mengganggu
operasi dari sistem.
9
4. Penghubung Sistem (Interface)
Merupakan media penghubung antara satu subsistem
dengan subsistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan.
Sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu
ke subsistem lainnya.
5. Masukan Sistem (Input System)
Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam suatu
sistem. Masukannya dapat berupa masukan perawatan
(maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).
Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem
dapat tersebar dan dapat beroperasi dengan baik. Sedangkan
signal input adalah energi yang diproses untuk menghasilkan
keluaran.
6. Keluaran Sistem (Output System)
Merupakan hasil dari energi yang telah diolah. Keluaran
sistem diklasifisikan menjadi keluaran yang berguna dan keluaran
tidak berguna. Keluaran berguna merupakan masukan bagi
subsistem lain seperti informasi. Hasil dari keluaran berguna
adalah informasi. Informasi ini dapat digunakan sebagai suatu
masukan dalam mengambil keputusan atau hal-hal lain yang
menjadi input bagi subsistem lain. Sedangkan keluaran tidak
berguna merupakan hasil sisa pembuangan. Hasil dari sisa
keluaran yang tidak berguna adalah panas yang keluar dari
komputer.
10
7. Pengolahan Sistem ( Process System )
Suatu sistem mempunyai bagian pengolah yang akan
mengubah masukan menjadi keluaran. Sebagai contohnya adalah
sistem akuntansi. Sistem ini akan mengubah data-data transaksi
menjadi laporan-laporan yang akan dibutuhkan oleh pihak
manajemen.
8. Sasaran Sistem (Objective) dan Tujuan Sistem (Goal)
Setiap sistem pasti mempunyai tujuan ataupun sasaran
yang mempengaruhi input yang dibutuhkan dan output yang akan
dihasilkan. Dengan kata lain, suatu sistem akan dikatakan berhasil
kalau pengoperasian sistem itu mengenai sasaran atau tujuannya.
2.2.3 Klasifikasi Sistem
Suatu sistem dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak adalah sistem yang tidak nampak pada
fisik, karena hanya berupa pemikiran atau ide-ide. Sedangkan
sistem fisik adalah sistem yang nampak secara fisik sehingga
setiap makhluk dapat melihatnya.
2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan
Sistem alamiah adalah suatu sistem yang terjadi langsung
dari proses alam. Sedangkan sistem buatan adalah suatu sistem
yang dirancang dan didesain oleh manusia.
11
3. Sistem Determinisik dan Sistem Tak Tentu
Sistem determinisik adalah sistem yang beroperasi
dengan tingkah laku yang dapat diramalkan. Sedangkan sistem
tak tentu adalah sistem dimana kondisi masa depannya
mengandung probilitas atau ramalan yang tidak dapat diramalkan.
4. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan
dan tidak terpengaruh oleh lingkingan luarnya. Sedangkan sistem
terbuka adalah sistem yang berhubungan daan dipengaruhi oleh
lingkungannya.
2.2.4 Flowchart
Menurut Romney & Steinbart (2014:67) bagan alir
(flowchart) merupakan teknik analitis bergambar yang digunakan
untuk menjelaskan tentang prosedur-prosedur yang terjadi di dalam
perusahaan secara ringkas dan jelas. Bagan alir (flowchart)
biasanya digambar dengan menggunakan software seperti Microsoft
Visio, Microsoft Word, ataupun Microsoft Power Point.
Bagan alir (flowchart) digambarkan dengan menggunakan
simbol-simbol. Menurut Romney & Steinbart (2014:67) simbol
bagan alir (flowchart) dibagi menjadi 4 kategori yaitu simbol
input/output, simbol pemrosesan, simbol penyimpanan, simbol arus
dan lain-lain. Simbol input/output memperlihatkan input/output dari
suatu sistem. Simbol pemrosesan memperlihatkan data-data yang
12
sedang diolah di dalam sistem, data tersebut dapat diolah secara
elektronik ataupun dengan tangan. Simbol penyimpanan
memperlihatkan dimana data-data perusahaan disimpan. Simbol
arus dan lain-lain memperlihatkan arus data, darimana bagan alir
dimulai dan berakhir, bagaimana suatu keputusan dibuat dan cara-
cara yang digunakan untuk menambah catatan penjelas untuk bagan
alir. Simbol-simbol umum dan penjelasan yang terdapat di dalam
bagan alir dapat dilihat pada gambar berikut ini :
13
Tabel 2.1 Simbol Umum Flowchart
SIMBOL NAMA PENJELASAN
Simbol Input atau Output
Dokumen atau file Dokumen atau file elektronik atau kertas.
Dokumen atau file Digambarkan dengan beberapa dokumen atau file,
beserta kemudian diberikan penomoran pada sisi kanan
tembusannya atas dokumen.
Output elektronik Informasi-informasi yang dapat ditampilkan di
dalam terminal, monitor atau layar.
Alat input dan output Menunjukkan alat yang digunakan untuk
elektronik keduanya.
Entri data elektronik Alat yang digunakan untuk memasukkan data ke
dalam komputer, monitor, ataupun layar.
Simbol Pemrosesan
Pemrosesan yang dilakukan secara
Operasi komputer
terkomputerisasi.
Operasi manual Pemrosesan yang dilakukan secara manual.
Simbol Penyimpanan
Data yang disimpan secara elektronik di dalam
Database
database.
Data yang disimpan di dalam pita magnetis, pita
Pita magnetis magnetis merupakan media backup data yang
populer.
N Arsip dokumen Dokumen disimpan berdasarkan “N” = nomor,“A”
sementara = abjad, dan “D” = date atau tanggal.
Jurnal atau buku
Catatan akuntansi berupa jurnal atau buku besar.
besar
14
Simbol Arus dan Lain-lain
Arus dokumen atau
Menunjukkan arah dokumen atau pemrosesan.
pemrosesan
Hubungan Transmisi data dari satu lokasi geografis ke
komunikasi lokasi geografis lainnya.
Konektor dalam Menghubungkan arus pemrosesan pada halaman
halaman yang sama.
Konektor luar Menghubungkan arus pemrosesan pada halaman
halaman yang berbeda, atau berada di luar halaman.
Terminal Simbol mulai atau berakhinya prosedur maupun
sistem di dalam flowchart.
Keputusan Menentukan keputusan yang akan dibuat
Anotasi atau catatan Catatan tambahan untuk menambahkan komentar
tambahan deskriptif atau catatan penjelas sebagai klarifikasi
Sumber: (Romney & Steinbart, 2014:67)
15
2.3 Penggajian
2.3.1 Pengertian Penggajian
Gaji merupakan balas jasa dalam bentuk uang sebagai
balasan atas seseorang yang melakukan tugas guna untuk mencapai
tujuan perusahaan atau organisasi yang diberikan oleh perusahaan atau
organisasi yang berhubungan dan uang tersebut dapat berfungsi dalam
jaminan kelangsungan hidup.
2.3.2 Tujuan Penggajian
1. Ikatan Kerja Sama
Dengan adanya pemberian gaji maka terjalin kerja sama
formal antara pemiliki atau pengusaha dengan karyawan.
Karyawan wajib mengerjakan tugas-tugasnya dengan benar dan
baik, sedangkan pengusaha harus membayar kompensasi yang
sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati.
2. Kepuasan Kerja
Dengan gaji, karyawan akan bisa memenuhi kebutuhan-
kebutuhan fisik, sosial dan egoistiknya menjadikan mendapatkan
kepuasan kerja dari jabatannya.
3. Pengadaan Efektif
Apabila program gaji ditetapkan cukup besar, pengadaan
karyawan yang berkualitas untuk perusahaan maka akan menjadi
lebih mudah.
16
4. Motivasi
Jika balas jasa yang diberikan cukup besar kepada
perusahaan, maka manajer akan lebih mudah memotivasi
bawahannya.
5. Stabilitas Karyawan
Dengan program atas prinsip adil dan layak serta
eksternal konsistensi yang kompetitif maka stabilitas karyawan
lebih terjamin karena turnover relatif kecil.
6. Disiplin
Dengan memberikan balas jasa yang besar maka
kemungkinan disiplin karyawan akan semakin membaik. Mereka
akan menyadari dan mentaati peraturan-peraturan yang ada.
7. Pengaruh Serikat Buruh
Dengan pemberian balas jasa yang baik, pengaruh serikat
buruh bisa dihindari dan karyawan akan berkonsentrasi terhadap
pekerjaannya.
8. Pengaruh Pemerintah
Apabila program gaji sesuai dengan undang-undang
perburuhan yang (seperti batas upah minimun) maka intervensi
dari pemerintah bisa dihindarkan.
17
2.4 Sistem Informasi Penggajian
2.4.1 Pengertian Sistem Informasi Penggajian
Sistem Informasi Penggajian merupakan bagian dari Sistem
informasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan sub sistem
dari Sistem Informasi Manajemen (SIM). Sistem Informasi
Manajemen bertujuan untuk menyediakan fasilitas perekaman,
mengolah dan menangani database kepegawaian dan proses
penggajian pegawai secara otomatis sehingga dapat memberikan
informasi dalam bentuk laporan daftar dan rekapitulasi yang
dibutuhkan oleh pihak manajerial secara cepat, akurat dan selalu
mutakhir mengenai kondisi kepegawaian penggajiannya.
2.4.2 Fungsi Sistem Informasi
Beberapa kegunaan atau fungsi sistem informasi antara lain
adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan aksesiblitas data secara efektif dan efisien kepada
pengguna, tanpa dengan perantara sistem informasi.
2. Menjamin ketersediaan kualitas dan keterampilan dalam
memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3. Memperbaiki produktivitas aplikasi pengembangan dan
pemeliharaan sistem.
4. Menetapkan investasi yang hendak diarahkan pada sistem
informasi.
5. Mengantisipasi dan memahami akan konsekuensi ekonomi.
18
6. Mengidentifikasi kebutuhan mengenai keterampilan pendukung
sistem informasi.
7. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
2.5 Manajemen Penggajian
2.5.1 Langkah-Langkah Manajemen Penggajian
Berdasarkan pendapat menurut Hariandja (2002), ada empat
langkah penting dalam penentuan gaji, antara lain :
1. Menganalisis jabatan atau tugas
Analisis jabatan merupakan kegiatan untuk mencari
informasi tentang tugas-tugas yang dilakukan dan persyaratan
yang diperlukan dalam melaksanakan tugas tersebut supaya
berhasil untuk mengembangkan uraian tugas, spesifikasi tugas
dan standar untuk kerja. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai
landasan untuk mengevaluasi jabatan.
2. Mengevaluasi jabatan
Evaluasi jabatan adalah proses sistematis untuk
menentukan nilai relatif dari suatu pekerjaan dibandingkan
dengan pekerjaan lain. Proses ini dilakukan untuk mengusahakan
tercapainya internal equity dalam pekerjaan sebagaimana unsur
yang sangat penting dalam penentuan tingkat gaji. Internal equity
adalah jumlah yang diperoleh sesuai dengan input yang diberikan
dibandingkan dengan pekerjaan yang sama dalam perusahaan.
19
3. Melakukan survei gaji
Survei gaji dilakukan untuk mengusahakan keadilan
eksternal sebagai salah satu faktor penting dalam perencanaan dan
penentuan gaji. Survei dapat dilakukan dengan berbagai macam
cara seperti mendatangi perusahaan-perusahaan untuk
mendapatkan informasi mengenai tingkat gaji yang berlaku,
membuat kuesioner secara formal dan lain-lain.
4. Menentukan tingkat gaji
Setelah evaluasi jabatan dilakukan, untuk menciptakan
keadilan internal yang menghasilkan ranking jabatan, dan
melakukan survei tentang gaji yang berlaku di pasar tenaga kerja
selanjutnya adalah penentuan gaji.
2.5.2 Faktor-Faktor Penting dalam Penetapan Gaji
Ada beberapa faktor penting dalam menetapkan gaji yang
adil adalah :
1. Pendidikan
Gaji yang diberikan harus sesuai dengan tingkat
pendidikan karyawan, misalnya gaji seorang sarjana harus
dibedakan dengan yang bukan sarjana.
2. Pengalaman
Gaji yang diberikan kepada orang yang sudah
mempunyai pengalaman kerja tinggi harus dibedakan dengan
orang yang belum berpengalaman.
20
3. Tanggungan
Gaji sudah dianggap adil bila besarnya gaji bagi yang
mempunyai tanggungan keluarga yang besar dibedakan dengan
yang mempunyai tanggungan keluarga yang kecil.
4. Kemampuan perusahaan
Kemampuan perusahaan untuk membayar karyawannya
juga harus diperhitungkan. Bila perusahaan mendapat keuntungan
sebaiknya karyawan juga dapat ikut menikmati melalui
peningkatan gaji, kesejahteraan, dan lain-lain.
5. Kondisi - kondisi pekerja
Bidang pekerjaan yang memerlukan ketelitian dan
keahlian yang khusus haruslah dibedakan tingkat gajinya dengan
pekerja yang mengerjakan pekerjaan yang biasa atau sederhana.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Jadwal Pelaksanaan
Tahap persiapan dimulai pada bulan Desember akhir, kemudian
pada bulan Januari diadakan penelitian. Pada tanggal 03 Januari-07 Januari
2020 diadakan pengumpulan data yang dilakukan di UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro. Data yang diperoleh dikumpulkan dan
dilakukan pembahasan dengan dosen pada bulan Januari, lalu dianalisis,
dilakukan penarikan kesimpulan, dan pelaporan.
Tabel 3.1. Jadwal Penyusunan Laporan Tugas Akhir
Nama Desember Januari Februari Maret
No
Kegiatan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Proposal
Persiapan
Penelitian
2 dan
Pengumpulan
Data
Hasil dan
3
Penelitian
4 Analisis
Penarikan
5
Kesimpulan
6 Pelaporan
21
22
3.2 Hasil Penelitian
3.2.1 Profil Organisasi
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro berdiri
pada tanggal 03 Nopember 1979. Berdirinya UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro dibawah naungan PMI Kab.
Bojonegoro yang merupakan induknya. PMI tak pernah hilang dan
akan selalu ada dalam setiap rumah sakit di Indonesia, untuk
menyuplai darah bagi para pasien yang membutuhkan. Awalnya induk
dari UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro bertempat di
RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKUSUMO Bojonegoro. Hingga
pada akhirnya terbentuklah PMI di Kab. Bojonegoro yang beralamat
di Jalan Trunojoyo No. 05 Bojonegoro.
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro awalnya
selalu berpindah tempat dan tidak pernah menetap, itu disebabkan
karena ruang yang tidak mencukupi untuk peralatan laboratorium
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro yang semakin
bertambah. Pada saat itu UDD. Palang Merah Indonesia di Kab.
Bojonegoro masih dalam satu atap dengan PMI Kab. Bojonegoro,
yang mana untuk kegiatan donor darah dilakukan di lantai bawah.
Hingga pada saat perkembangan tekhnologi kesehatan yang semakin
canggih dan semakin pesat setiap tahunnya membuat ruang dalam
PMI tak tersisa untuk semua peralatan yang semakin banyak hingga
pada akhirnya UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro
23
berdiri dalam atap sendiri yang beralamatkan di Jalan Sawunggaling
No. 07 Kadipaten, Kec. Bojonegoro, Kab. Bojonegoro.
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro
merupakan jaringan dari UDD. Palang Merah Indonesia Surabaya.
UDD. Palang Merah Indonesia Kab. Bojonegoro didirikan
berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Daerah Jawa Timur tertanggal
03 Nopember 1979 No. 2211/Kes/PD/79. Dinas Transfusi Darah ini
adalah unit PMI Cabang Bojonegoro dengan ketentuan bahwa segala
sesuatunya akan dirubah dan diatur kembali sebagaimana mestinya
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan surat
keputusan. UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro juga
merupakan UTD menengah diantara UDD yang menjadi jaringan dari
UDD. Palang Merah Indonesia Surabaya.
UDD. Palang Merah Indonesia di Kabupaten Bojonegoro ini
bergerak pada bidang sosial kemanusiaan, khususnya untuk donor
darah yang meliputi layanan permintaan darah 24 jam. Modal UDD.
Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro berasal dari kegiatan
penjualan kantong darah, karena UDD. Palang Merah Indonesia di
Kab. Bojonegoro bukan BUMN dan Perusahaan Swasta. Jadi, dana
untuk penggajian pegawai murni dari kegiatan tersebut.
24
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro juga
sering mendapat bantuan dari pemerintah dan instansi swasta lainnya,
namun tidak berbentuk uang melainkan barang berupa aset tetap yang
bermanfaat untuk kegiatan operasional seperti mobil unit, ambulans,
alat laboratorium dan lain-lain.
Visi dan Misi Perusahaan
Visi : Menjadi unit donor darah PMI yang berstandar GMP (Good
Manufacturing Practices) dan memiliki pelayanan prima
Misi : 1. Memberikan pelayanan donor darah yang mengacu pada
standar pelayanan prima
1. Memberikan pelayanan darah sesuai standar GMP (Good
Manufacturing Practices)
2. Menjaga ketersediaan darah setiap saat, terjangkau, aman
dan berkesinambungan
3. Mewujudkan standar manajemen mutu ISO 9001 : 2015
Motto : Melayani dengan sepenuh hati
25
3.2.2 Struktur Organisasi
1. Struktur Organisasi
Adapun struktur organisasi pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro dapat dilihat pada bagan berikut
ini:
Gambar 1.1 Struktur Organisasi UDD PMI Kab. Bojonegoro
26
2. Tugas Pokok Dan Wewenang
NAMA
TUGAS WEWENANG
JABATAN
KEPALA UDD 1. Melakukan penyusunan 1. Menentukan arah visi,
PMI rencana dan program di misi dan kebijakan mutu
bidang transfusi darah. organisasi.
2. Melakukan 2. Merencanakan,
pembimbingan teknis mengkoordinasikan,
dan penyuluhan dalam mengendalikan dan
pelaksanaan dan mengontrol terhadap
pengembangan pelaksanaan program
kegiatan transfusi organisasi yang berfokus
darah. pada kepuasan pelanggan.
3. Melakukan evaluasi 3. Bertanggung jawab
atas kebijakan teknis di terhadap semua
bidang pengembangan pelaksanaan dan hasil
transfusi darah. program organisasi.
4. Melakukan pengelolaan 4. Melakukan evaluasi
tata usaha, keuangan terhadap hasil pelaksanaan
dan kepegawaian UDD. program organisasi.
5. Menciptakan dan 5. Menyediakan dan
mengembangkan mengembangkan
kerjasama dan sumberdaya yang ada.
kemitraan antar instansi 6. Melakukan koordinasi
terkait dan elemen tekhnis dengan lintas
masyarakat dalam sektor baik lembaga
rangka meningkatkan pemerintah dan non
kedisiplinan dalam pemerintah.
bidang transfusi darah. 7. Mewakili UDD di dalam
6. Melaksanakan fungsi- dan luar pengadilan.
fungsi manajemen.
7. Mengkoordinir dan
memberikan bimbingan
teknis kepada Tim
Pelaksana UDD.
8. Menerima konsultasi
dari semua kegiatan.
KABID. TATA 1. Menyusun rencana 1. Bertanggung jawab
USAHA DAN kerja, rencana kepada Kepala UDD.
KEUANGAN kebutuhan dan laporan 2. Bertanggung jawab atas
pada kegiatan seluruh kegiatan dan
administrasi umum dan pencapaian tujuan UDD
keuangan. PMI Kabupaten
2. Mengkoordinir Bojonegoro dalam bidang
penyusunan program tata usaha dan keuangan.
kerja tahunan dan 3. Mengambil tindakan
RABP rutin UDD PMI sesuai dengan
27
[Link]. kewenangan atas masalah
3. Melakukan kontrol dan yang berkaitan dengan
analisa pada setiap kegiatan tata usaha dan
kinerja lini bagiannya keuangan.
dan melakukan 4. Mengusulkan sarana dan
koordinasi dengan prasarana yang
bagian lain di UDD dibutuhkan bagian tata
PMI Kab Bojonegoro. usaha dan keuangan
4. Membuat laporan 5. Melakukan dan
kegiatan bagian bertanggung jawab
administrasi umum dan terhadap pengawasan dan
keuangan secara pembinaan pegawai serta
periodik bulanan. menilai hasil kinerja
5. Membuat dan bawahan sesuai aturan
menentukan jadwal yang ada.
dinas pada semua 6. Mengkoordinasikan
bagiannya. bawahan agar terjalin
6. Melaksanakan, kerjasama yang baik dan
mengkoordinir dan saling mendukung.
melakukan pengawasan 7. Melakukan konsultasi,
dan pengukuran serta memberikan laporan dan
evaluasi pada setiap saran kepada Kepala
kegiatan bagian UDD.
administrasi umum dan
keuangan.
7. Melakukan
perencanaan,
pengawasan,
pengolahan dan analisa
terhadap sistem alur
keuangan UDD baik
penerimaan,
pengeluaran dan
tagihan pada pihak
ketiga.
KASUBID. 1. Menyusun rencana 1. Bertanggung jawab
UMUM DAN kerja, rencana kepada Kabid. Tata Usaha
KEPEGA- kebutuhan dan laporan dan Keuangan UDD PMI
WAIAN bagian administrasi Kabupaten Bojonegoro.
umum. 2. Bertanggung jawab atas
2. Membantu pengarsipan pencapaian tujuan UDD
data administrasi PMI Kabupaten
umum dan inventarisasi Bojonegoro dalam bidang
serta pemeliharaan administrasi umum.
sarana prasarana UDD. 3. Mengajukan anggaran
3. Mengatur, pembelanjaan dan sarana
mengkoordinasikan, penunjang untuk
mengawasi, kelancaran bagiannya.
28
mengendalikan dan 4. Melakukan konsultasi,
mengevaluasi seluruh memberikan laporan dan
kegiatan saran kepada Kabid.
kesekretariatan / rumah Administrasi Umum dan
tangga dan Keuangan.
kepegawaian, Sistem 5. Mengkoordinasikan
Informasi Manajemen bawahan agar terjalin
(SIM) dan pencatatan kerjasama yang baik dan
pelaporan serta logistik saling mendukung.
berjalan sesuai Standar
Prosedur Operasional
(SPO).
4. Mengambil alih tugas
dan wewenang staf di
bawahnya dalam situasi
tertentu.
5. Membuat laporan
kegiatan sub bagian
administrasi umum
secara periodik
bulanan.
6. Membantu Kabid. Tata
Usaha dan Keuangan di
dalam melaksanakan
tugas dan pencapaian
tujuan UDD PMI
Kabupaten Bojonegoro
dalam bidang
administrasi umum.
7. Membuat laporan
kegiatan
kesekretariatan, rumah
tangga dan
kepegawaian secara
periodik bulanan.
PENANGGU- 1. Melakukan pengelolaan 1. Bertanggung jawab
NG JAWAB administrasi dan tata kepada Kasubid. Umum
KESERKE- laksana : dan Kepegawaian.
TARIATAN Kepegawaian 2. Bertanggung jawab atas
DAN RUMAH Surat menyurat& seluruh kegiatan dan
TANGGA pengarsipan pencapaian tujuan UDD
Rumah Tangga PMI Kabupaten
Bagian Penunjang Bojonegoro dalam bidang
lain (sopir, bagian kesekretariatan, rumah
kebersihan, petugas tangga.
loket pelayanan, 3. Menjalin dan
bagian keamanan) melaksanakan hubungan
2. Mengoperasikan eksternal, KIE dan media
29
program komputer masa.
minimal program 4. Melakukan konsultasi
Office dan Sistem kepada Kasubid. Umum
Informasi Manajemen dan Kepegawaian bila
(SIM) . menemui hal-hal yang
3. Membantu Kasubid. belum diatur dalam uraian
Umum dan tugas.
Kepegawaian di dalam
melaksanakan tugas
dan pencapaian tujuan
UDD PMI Kabupaten
Bojonegoro dalam
bidang administrasi
umum.
4. Menghitung tingkat
kehadiran, hak cuti
karyawan dan
Menyampaikan bahan
laporan untuk rapat
serta membuat
notulensi rapat.
5. Menghitung tingkat
kehadiran, hak cuti
karyawan dan
menyampaikan bahan
laporan untuk rapat
serta membuat
notulensi rapat.
KASUBID. 1. Melakukan proses 1. Bertanggung jawab
LOGISTIK penyediaan pengadaan kepada Kasubid. Umum
alat, barang dan bahan dan Kepegawaian.
untuk logistik 2. Bertanggung jawab atas
2. Melakukan input data pencapaian tujuan UDD
barang dan PMI dalam bidang
distribusinya ke dalam logistik.
Sistem Informasi 3. Bertanggungjawab
Manajemen (SIM). terhadap perencanaan
3. Melakukan kebutuhan dan
perencanaan, ketersediaan barang
pengawasan dan logistik sesuai rencana
pengukuran pada setiap kebutuhan dan laporan
pemakaian barang dan ketersediaan barang.
bahan rumah tangga 4. Melakukan proses
4. M elakukan pemesanan / pembelian
pengelolaan logistik : barang dan pemeriksaan
Menerima, mencatat- atas barang pesanan.
menyimpan, 5. Melakukan fungsi
mendistribusikan- koordinasi dengan
30
melaporkan barang/ bendahara pengeluaran
bahan logistik dan seluruh bagian untuk
&inventaris. perencanaan dan
5. Membuat rencana dan pemenuhan / kecukupan
laporan realisasi barang logistik.
pembelanjaan rutin 6. Melakukan konsultasi
bulanan. kepada Kasubid. Umum
6. Melakukan kontrol dan Kepegawaian bila
pada setiap barang menemui hal-hal yang
yang datang dan yang belum diatur dalam uraian
disalurkan. tugas.
7. Membuat laporan
kegiatan seksi logistik
secara periodik
bulanan.
KEUANGAN 1. Membantu Kabid. Tata 1. Bertanggung jawab
Usaha melakukan kepada Kabid. Tata
perencanaan, Usaha UDD PMI
pelaksanaan, Kabupaten Bojonegoro.
pengawasan, 2. Bertanggung jawab atas
pengolahan dan analisa pencapaian tujuan UDD
terhadap sistem alur PMI Kabupaten
keuangan UDD baik Bojonegoro dalam bidang
penerimaan, keuangan.
pengeluaran dan 3. Bertanggung jawab atas
tagihan pada pihak pemenuhan kebutuhan
ketiga. biaya operasional,
2. Menyusun RABP pemeliharaan dan
tahunan dan investasi untuk
Merealisasikan melaksanakan seluruh
Rencana Anggaran fungsi UDD PMI secara
Pendapatan Belanja optimal.
(RAPB). 4. Mengatur, mengawasi,
3. Melakukan pencatatan mengendalikan,
dan pengarsipan data mengevaluasi dan
keuangan baik manual, bertanggung jawab pada
dan Sistem Informasi setiap alur sistem
Akuntansi (SIA) serta keuangan UDD.
menerima laporan 5. Menentukan dan
keuangan masuk dan menganalisa target
keluar harian. keuangan.
4. Membuat laporan 6. Mengkoordinasikan
keuangan secara seluruh kegiatan Bagian
periodik (bulanan, Keuangan, Bendahara
triwulan, semester, dan Penerima dan Akuntansi
neraca tahunan) serta serta Bendahara
melakukan analisis Pengeluaran.
terhadap laporan 7. Bertanggung jawab
31
keuangan dan laporan kepada Kabid Tata Usaha
akuntansi. & Keuangan.
5. Mengarahkan dan 8. Bertanggung jawab
memberikan perintah terhadap setiap bentuk
kepada setiap lini pengeluaran keuangan
bagiannya agar terjalin UDD.
kerjasama yang baik 9. Melakukan fungsi
dan saling mendukung. koordinasi dengan petugas
6. Mengambil alih tugas bendahara penerima dan
dan wewenang staf di akuntansi, logistik dan
bawahnya dalam situasi petugas sekretariat rumah
tertentu. tangga.
7. Menyediakan anggaran 10. Mengeluarkan dan
dan melakukan mencatat proses
pembayaran untuk pengembalian
pemenuhan kebutuhan Leucodepleted (LD).
UDD PMI Kabupaten 11. Melakukan konsultasi
Bojonegoro. kepada kabid tata usaha
8. Mengatur, mengontrol, & Keuangan bila
mencatat dan menemui hal-hal yang
melaporkan setiap belum diatur dalam uraian
bentuk pengeluaran tugas.
keuangan serta 12. Bertanggung jawab
pengarsipan semua kepada Kasubid Tata
jenis bukti pengeluaran Usaha & Keuangan.
keuangan. 13. Bertanggung jawab
9. Membantu Kasubag terhadap setiap bentuk
Admin Keuangan penerimaan keuangan
didalam pencapaian UDD.
tujuan UDD PMI 14. Melakukan fungsi
Kabupaten Bojonegoro koordinasi dengan
dalam bidang bendahara pengeluaran,
pengeluaran keuangan. petugas administrasi Cash
10. Melakukan pencatatan Management (CM),
setiap pengeluaran petugas sekretariat rumah
keuangan baik manual, tangga dan logistik.
dan Sistem Informasi 15. Melakukan konsultasi
Akuntansi (SIA). kepada Kasubid Tata
11. Membuat dan Usaha & Keuangan bila
menyampaikan laporan menemui hal-hal yang
pengeluaran keuangan belum diatur dalam uraian
secara berkala tugas.
(bulanan, triwulan,
tahunan) beserta
perinciannya sesuai
Sistem Operasional
Prosedur (SOP) kepada
Kepala UDD PMI.
32
12. Melakukan check and
balance laporan dengan
bendahara penerima
dan akuntansi .
13. Bertanggung jawab
terhadap penerimaan
keuangan UDD PMI
Kabupaten Bojonegoro.
14. Melakukan pencatatan
dan pengarsipan data
penerimaan keuangan
baik manual, dan
Sistem Informasi
Akuntansi (SIA).
15. Mengerjakan buku kas
umum, laporan buku
kas umum dan
penyetoran kas umum
ke Bank.
16. Menerima setoran
harian dari bagian
pelayanan darah dan
melakukan check and
balance laporan dari
bagian pelayanan darah
serta melakukan
setoran harian ke bank.
17. Melakukan
penerimaan, penagihan
pelayanan darah,
pembukuan dan
pembuatan laporan
bendahara khusus
penerimaan dan
akutansi.
18. Merekapitulasi
pengeluaran jumlah
kantong darah dan
membuat tagihan
pemakaian darah pihak
ketiga setiap bulan.
19. Membantu koordinator
keuangan didalam
pencapaian tujuan
UDD PMI Kabupaten
Bojonegoro dalam
bidang penerimaan
keuangan.
33
20. Membuat laporan
kegiatan bendahara
penerima dan secara
periodik.
KASUBID. 1. Melakukan 1. Bertanggung jawab
IT/SIM perencanaan, terhadap proses
pelaksanaan, operasional dan
pengawasan, analisa kelancaran serta
masalah untuk pengembangan IT/SIM
kelancaran dan dalam kegiatan pelayanan,
pengembangan Sistem pencatatan dan pelaporan.
Informasi Manajemen 2. Mengusulkan sarana
(SIM) dalam seluruh kelengkapan dan
kegiatan pelayanan, kelancaran untuk
pencatatan dan operasionalisasi dan
pelaporan. pengembangan Sistem
2. Melaksanakan Informasi Manajemen
perbaikan, perawatan (SIM).
jaringan LAN, 3. Melakukan koordinasi
Software, Hardware dengan petugas IT-SIM
dan pengelolaan Pusat/Jejaring jika terjadi
database komputer dan masalah.
Sistem Informasi 4. Bertanggung jawab
Manajemen (SIM). kepada Kasubid tata usaha
3. Membantu Kasubid & keuangan.
tata usaha & Keuangan 5. Melakukan pengolahan
didalam pencapaian data Sistem Informasi
tujuan UDD PMI Manajemen (SIM).
Kabupaten Bojonegoro 6. Melakukan konsultasi
dalam bidang IT/SIM. kepada Kasubid tata
4. Melakukan pengelolaan usaha & keuangan bila
administrasi dan tata menemui hal-hal yang
laksana. belum diatur dalam uraian
5. Pelaporan (bulanan, tugas.
triwulan, semester dan
tahunan).
6. Pengarsipan/Dokument
asi data dan laporan.
7. Inventarisasi kebutuhan
dan perlengkapan
Sistem Informasi
Manajemen (SIM).
8. Sistem Informasi
Manajemen (SIM).
9. Analisa dan
pengolahan data.
10. Menerima laporan
dari/untuk semua
34
bagian dan meneruskan
laporan sesuai
ketentuan.
11. Mengkoordinasikan
pembuatan SPO, form
pendukung lainnya
untuk kegiatan
pencatatan pelaporan
dengan seluruh bagian.
PETUGAS 1. Melayani setiap 1. Bertanggung kepada
ADMINIS- permintaan darah bagian Kabid.
TRASI dengan cepat, tepat dan Administrasi Umum dan
PELAYA-NAN ramah. Keuangan.
DARAH 2. Menerima dan 2. Bertanggung jawab
memeriksa / terhadap pelayanan
memverifikasi permintaan darah dan
kelengkapan dan semua bentuk transaksi
kesesuaian data keuangan di loket
formulir permintaan pelayanan darah .
darah dengan sampel 3. Melakukan fungsi
darah serta koordinasi dengan Rumah
menyerahkan ke bagian Sakit / Klinik untuk
uji cocok serasi. klarifikasi permintaan
3. Melakukan pencatatan darah. Berkoordinasi
setiap proses pelayanan dengan petugas uji cocok
permintaan darah serasi dan keuangan.
secara manual dan 4. Bertanggung jawab
Sistem Informasi terhadap valid tidaknya
Manajemen (SIM). data permintaan darah
4. Memeriksa kesesuaian pada Sistem Informasi
form permintaan Manajemen (SIM) di
dengan darah yang setiap sif masing-masing.
akan dikeluarkan, 5. Bertangung jawab atas
menyerahkan darah kelengkapan persyaratan
yang telah diuji cocok administrasi klaim pihak
serasi, dan menerima ketiga.
pembayaran BPPD
tunai darah serta
membuat kwitansi
tunai atau tagihan.
5. Membantu Petugas Uji
Silang menerima darah
dari bagian Bagian
Komponen.
6. Menerima dan
menyampaikan setiap
telpon yang masuk ke
UDD dan meneruskan
35
komplain yang masuk.
7. Melakukan perekapan
dan pelaporan setiap
akhir shift.
KABID. 1. Menyusun rencana 1. Bertanggung jawab
PELAYA-NAN kerja, rencana kepada Kepala UDD.
DARAH kebutuhan dan laporan 2. Bertanggung jawab atas
pada bagian pelayanan pencapaian tujuan UDD
donor. PMI Kabupaten
2. Mengkoordinidir, Bojonegoro dalam bidang
mengatur, pengambilan darah dan
melaksanakan, P2D2S.
mengawasi, 3. Mengambil tindakan
mengendalikan dan sesuai dengan
mengevaluasi kegiatan kewenangan atas masalah
pengambilan darah dan yang berkaitan dengan
P2D2S. keamanan dan
3. Melakukan kontrol dan keselamatan pendonor,
analisa pada setiap resipien dan petugas.
kinerja lini bagiannya 4. Bertanggung jawab
dan melakukan terhadap pemeliharaan
koordinasi dengan ruang aftap, gudang MU
bagian lain di UDD beserta inventarisnya dan
PMI Bojonegoro. mengusulkan sarana /
4. Membuat laporan prasarana yang
kegiatan pelayanan dibutuhkan bagian
donor secara periodik pelayanan donor.
bulanan. 5. Melakukan dan
5. Membuat dan bertanggung jawab
menentukan jadwal terhadap pengawasan dan
dinas pada semua pembinaan pegawai serta
bagiannya. menilai hasil kinerja
6. Melakukan bawahan sesuai aturan
pemeriksaan dan yang ada.
pengukuran pada setiap 6. Mengkoordinasikan
proses pengambilan bawahan agar terjalin
darah dan P2D2S. kerjasama yang baik dan
7. Mengambil alih tugas saling mendukung .
dan wewenang staf di 7. Melakukan konsultasi,
bawahnya dalam situasi memberikan laporan dan
tertentu. saran kepada Kepala
UDD.
KASUBID. 1. Melakukan 1. Bertanggung jawab
P2D2S perencanaan, kepada Kabid Pelayanan
pelaksanaan, dan Donor UDD PMI
pengembangan Kabupaten Bojonegoro.
P2D2S. 2. Bertanggung jawab atas
pencapaian tujuan UDD
36
2. Menentukan jadwal PMI Kabupaten
Mobile Unit dan Bojonegoro dalam bidang
mengingatkan P2D2S.
Koordinator KDDS 3. Melakukan koordinasi
untuk pelaksanaan MU. dengan bagian terkait,
3. Melakukan analisa dan petugas SIM MU dan
Pengukuran pada hasil Koordinator aftap untuk
Mobile Unit. kepentingan kesiapan
4. Memaksimalkan database pendonor.
kinerja Mobile Unit 4. Menentukan dan
dalam rangka menganalisa target
meningkatkan P2D2S.
pertumbuhan donor 5. Melakukan fungsi
melalui MU. koordinasi dan menjaga
5. Menjalin komunikasi, hubungan baik dengan
koordinasi dan Markas PMI dan lembaga
sosialisasi dengan terkait / pihak eksternal
instansi–instansi terkait untuk upaya pencarian dan
untuk kelancaran pembinaan Donor Darah
kegiatan mobil unit. Sukarela (DDS).
6. Mempromosikan 6. Mengusulkan kepada
tentang donor darah, Kabid. pelayanan donor
menjadwal dan berkaitan dengan
memberikan pemberian reward /
penyuluhan tentang stimulus kepada kelompok
donor darah di luar donor rutin / berprestasi.
gedung melalui mobil
unit atau kelompok
donor.
7. Mempromosikan
tentang donor darah,
menjadwal dan
memberikan
penyuluhan tentang
donor darah di luar
gedung melalui Mobile
Unit atau Kelompok
Donor / Instansi.
8. Membuat pencatatan
dan pelaporan kegiatan
P2D2S.
KASUBID. 1. Melakukan 1. Bertanggung jawab
PENGAMBI- perencanaan, kepada Kabid Pelayanan
LAN DARAH pelaksanaan, dan Donor UDD PMI
pengembangan seksi Kabupaten Bojonegoro.
pengambilan darah. 2. Bertanggung jawab atas
2. Melaksanakan, pencapaian tujuan UDD
mengawasi, PMI Kabupaten
37
mengendalikan dan Bojonegoro dalam seksi
mengevaluasi kegiatan pengambilan darah.
pengambilan darah 3. Melakukan koordinasi
dilaksanakan sesuai dengan bagian terkait,
Standar Prosedur petugas SIM MU ,P2D2S
Operasional (SPO) dan dan Kasubid. Umum dan
instruksi kerja . Kepegawaian.
3. Membuat laporan 4. Menentukan dan
kegiatan pengambilan menganalisa target
darah secara periodik pengambilan darah.
bulanan.
4. Menjalin komunikasi,
koordinasi dengan
kelompok donor dan
pendonor baik di dalam
gedung dan mobil unit.
5. Melakukan
pemeriksaan dan
pengukuran pada setiap
proses pengambilan
darah baik dalam
gedung ataupun mobil
unit.
6. Mengambil alih tugas
dan wewenang staf di
bawahnya dalam situasi
tertentu.
KASUBID. 1. Melakukan proses uji 1. Bertanggung jawab
IMLTD & saring (IMLTD) dan kepada Kabid. Pelayanan
KONFIR-MASI konfirmasi golongan Darah.
GOLONGAN darah terhadap setiap 2. Bertangung jawab
DARAH darah donor sesuai SPO terhadap hasil proses
dan Instruksi Kerja. crossmatch.
2. Memastikan darah 3. Berkoordinasi dengan
donor bebas dari bagian lain dan rumah
infeksi penyakit sakit dalam koridor
menular : HIV, pelaksanaan tugasnya.
Hepatitis B, Hepatitis C 4. Melaporkan segala
dan Sifilis serta permasalahan tehnis
dilakukan konfirmasi medis uji silang serasi
golongan darah. kepada Kepala Bagian
3. Melakukan proses Pelayanan Darah / Kepala
pencatatan dan UDD.
pengarsipan setiap data
hasil proses IMLTD
dan konfirmasi
golongan darah serta
menginput ke dalam
38
SIM.
4. Melakukan panggilan
konfirmasi kepada
donor yang telah
dinyatakan reaktif,
untuk melakukan
pemeriksaan ulang.
5. Membuat laporan
kegiatan secara
periodik bulanan.
6. Melakukan pencatatan
U untuk pemusnahan
darah reaktif dan
bertanggung jawab
penuh terhadap darah
reaktif agar tidak
disalahgunakan serta
ketidaksamaan hasil
golongan darah pada
seleksi donor dengan
konfirmasi golongan
darah.
7. Melakukan serah
terima darah sehat (non
reaktif) dengan bagian
komponen darah.
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro adalah
lembaga swasta murni non profit yang segala sesuatunya sudah ada
ketentuan dan kebijakannya. UDD. Palang Merah Indonesia di Kab.
Bojonegoro bergerak dalam bidang pelayanann jasa masyarakat
(bidang sosial masyarakat), yang mempunyai tujuan pokok bukan
untuk mencari keuntungan atau laba perusahaan (Nirlaba). Karena
organisasi ini merupakan Lembaga Swasta Murni, maka penggajian
UDD. Palang Merah Indonesia adalah berdasarkan golongan masing-
masing karyawan.
39
Dasar penggolongan karyawannya tidak sama dengan dasar
penggolongan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dasar untuk menentukan
golongan karyawan menggunakan tingkat pendidikan dari masing-
masing karyawaan. Dasar pengenaan golongan gaji karyawan adalah
sebagai berikut :
Tabel 3.3.1 Golongan Karyawan
Golongan
Pendidikan
Masuk Pertama Maksimal
SD 1A 2A
SLTP 1B 2B
SMA 2A 3A
D3 2B 3B
S1 3A 4A
PASCA SARJANA 3B 4B
40
3.3 Pembahasan
3.3.1 Sistem Penggajian Pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kab.
Bojonegoro
Setelah dilakukannya penelitian di UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro, adapun dokumen-dokumen yang
digunakan dalam pembuatan sistem penggajiannya yaitu :
1. Daftar Gaji Karyawan
Berisi daftar gaji karyawan berdasarkan golongan dan tingkatan
masing-masing karyawan.
2. Daftar Upah Lembur Karyawan
Berisi daftar upah lembur karyawan bagi karyawan yang
melakukan pekerjaan diluar jam operasional.
3. Rekap Daftar Gaji Karyawan
Berisi rekapan akumulasi dari daftar gaji karyawan dan daftar
upah lembur karyawan.
4. Daftar Pengajuan Gaji
Berupa surat permohonan untuk mengajukan gaji karyawan pada
bulan tersebut yang dibuat oleh bendahara dan akan diserahkan
kepada pimpinan perusahaan.
5. Surat Permohonan Pemindah Bukuan (SPPB)
Berisi surat permohonan pemindah bukuan yang dibuat oleh
bendahara untuk disetujui pimpinan untuk memindahkan
sejumlah rekening perusahaan ke masing-masing rekening
karyawan.
41
6. Surat Pemindah Bukuan (SPB)
Berisi surat pemindah bukuan yang dibuat pimpinan untuk
memindahkan sejumlah rekening perusahaan ke masing-masing
rekening karyawan.
7. Slip Penarikan
Merupakan formulir untuk melakukan penarikan sejumlah uang
dari rekening tabungannya.
8. Slip Pemindah Bukuan
Merupakan bukti atas berhasilnya pemindah bukuan rekening
yang diberikan oleh Bank.
9. Daftar Absensi Gaji Karyawan
Berisi nama karyawan, jabatan dan kolom tanda tangan.
10. Daftar Absensi Karyawan Setelah TTD
Merupakan bukti bahwa seluruh karyawan telah menerima gaji
yang telah diberikan oleh perusahaan yang telah tercantum pada
daftar absensi gaji karyawan.
42
3.3.2 Bagan Alir pada Sistem Penggajian UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro.
BAGIAN KEPEGAWAIAN
Mulai
Membuat
DGK dan DULK
DGK
DULK
Keterangan :
DGK : Daftar Gaji Karyawan
DULK : Daftar Upah Lembur Karyawan
43
BENDAHARA
1 3 5 7
DGK 2 Slip DAGK
DULK SPB 1 Pemindahbukuan Setelah TTD
Slip Penarikan
2
SPPB 1
DPG
Selesai
Membuat DAGK
Merekap daftar
gaji karyawan
seluruhnya
Mencairkan gaji DAGK
karyawan Slip
RDGK Pemindahbukuan
2
SPB 1
Slip Penarikan
Membuat 2
DPG & SPPB SPPB 1
6
DPG T
2
SPPB 1
DPG
RDGK
DULK
4
DGK T
2
T
Keterangan :
RDGK : Rekap Daftar Gaji Karyawan
DPG : Daftar Pengajuan Gaji
SPPB : Surat Permohonan Pemindahbukuan
SPB : Surat Pemindahbukuan
DAGK : Daftar Absensi Gaji Karyawan
44
PIMPINAN
2
SPPB 1
DPG
Ya Membuat SPB
Disetujui &
Slip Penarikan
Tidak
2
Bendahara SPB 1
Slip Penarikan
2
SPPB 1
DPG
3
45
BANK
SPB 2
Slip Penarikan
SPPB 1
Pemindahbukuan
ke masing-masing
rekening karyawan
Slip
Pemindahukuan
SPB 1
Slip Penarikan
SPPB 1
5
T
46
BAGIAN KARYAWAN
DAGK
Menendatangani
DAGK bagi karyawan
yang telah menerima
gaji
DAGK
Setelah TTD
7
47
3.3.3 Uraian Sistem Penggajian Pada UDD. Palang Merah Indonesia di
Kab. Bojonegoro
Penjelasan sistem penggajian pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro sebagai berikut :
a. Bagian Kepegawaian
Membuat dan menyiapkaan daftar gaji karyawan dan
daftar upah lembur karyawan yang akan diserahkan ke bagian
bendahara.
b. Bagian Bendahara
Menerima daftar gaji karyawan dan daftar upah lembur
karyawan dari bagian kepegawaian yang direkap menjadi rekap
daftar gaji karyawan. Selanjutnya, bagian bendahara membuat
daftar pengajuan gaji dan surat permohonan pemindah bukuan
rangkap 2. Dokumen daftar pengajuan gaji dan surat permohonan
pemindah bukuan rangkap 2 diserahkan ke bagian pimpinan
sedangkan dokumen-dokumen lainnya diarsip secara permanen
menurut tanggal.
Dari bagian pimpinan, bagian bendahara menerima slip
penarikan, surat pemindah bukuan rangkap 2, daftar pengajuan
gaji, dan surat permohonan pemindah bukuan rangkap 2 untuk
diproses dalam pencairan gaji karyawan. Selanjutnya, bagian
bendahara bertugas mencairkan gaji karyawan dengan
menyerahkan slip penarikan, surat pemindah bukuan lembar 1
dan surat permohonan pemindah bukuan lembar 1 ke bank.
48
Sedangkan untuk dokumen-dokumen lainnya diarsip secara
permanen menurut tanggal.
Bagian bendahara menerima dokumen dari bank berupa
slip pemindah bukuan dari bank, yang dipergunakan oleh bagian
bendahara untuk membuat daftar absensi gaji karyawan dan
diserahkan ke bagian karyawan. Sedangkan dokumen-dokumen
lainnya diarsip secara permanen menurut tanggal. Selanjutnya,
bagian bendahara menerima daftar absensi gaji karyawan yang
telah ditandatangani oleh karyawan. Daftar absensi gaji karyawan
tersebut sebagai bukti bahwa karyawan tersebut telah menerima
gaji pada bulan ini. Selanjutnya, daftar absensi gaji karyawan
yang sudah ditandatangani di arsip secara permanen menurut
tanggal oleh bagian bendahara.
c. Bagian pimpinan
Menerima daftar pengajuan gaji dan surat permohonan
pemindah bukuan rangkap 2 dari bagian bendahara, kemudian
pimpinan melakukan validasi apakah dana yang diajukan dalam
daftar pengajuan gaji disetujui atau tidak. Jika Ya, maka pimpinan
membuat surat pemindah bukuan dan slip penarikan yang
selanjutnya seluruh dokumen tersebut diserahkan ke bagian
bendahara yang dipergunakan untuk proses pencairan gaji
karyawan. Jika Tidak, pimpinan akan membatalkan dokumen-
dokumen tersebut ke bagian bendahara.
49
d. Bank
Menerima slip penarikan, surat pemindahbukuan lembar
1, dan surat permohonan pemindah bukuan lembar 1 dari bagian
bendahara. Selanjutnya bank memprosess dokumen-dokumen
tersebut dalam saldo rekening setiap karyawan. Sehinggga
menghasilkan bukti berupa slip pemindah bukuan dari bank.
Bukti tersebut diserahkan ke bagian bendahara sedangkan
dokumen-dokumen lainnya di arsip secara permanen berdasarkan
tanggal.
e. Bagian Karyawan
Menerima daftar absensi gaji karyawan dari bagian
bendahara. Kemudian bagian karyawan yang telah menerima gaji
melalui rekening mereka diwajibkan dari pihak bendahara untuk
menandatangani langsung daftar absensi gaji karyawan atas
penerimaan gaji tersebut. Selanjutnya, jika absensi telah
tertandatangani semua, bagian karyawan menyerahkan daftar
absensi gaji karyawan ke bagian bendahara.
50
3.3.4 Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penggajian Pada UDD. Palang
Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro
Berdasarkan hasil analisa sistem penggajian pada UDD.
Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro, penulis dapat
menemukan kelebihan dan kelemahan sistem penggajian tersebut
yaitu :
1. Kelebihan sistem penggajian pada UDD. Palang Merah Indonesia
di Kab. Bojonegoro :
a. Terdapat pemisahan tugas antara bagian kepegawaian dan
bagian bendahara dalam pembuatan daftar gaji karyawan dan
daftar upah lembur karyawan. Sehingga, dapat mengurangi
penyelewengan yang akan dilakukan dalam sistem
penggajian.
b. Setiap dokumen pendukung perubahan daftar gaji dan
dokumen-dokumen lainnya yang digunakan dalam sistem
penggajian pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kab.
Bojonegoro sudah mendapatkan otorisasi dari pihak yang
berwenang, sehingga dokumen dan data keuangan yang
dihasilkan terjamin ketelitiannya, keandalannya, dan dapat
dipertanggungjawabkan.
2. Kelemahan sistem penggajian pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro :
a. Adanya penemuan dokumen yang digunakan UDD. Palang
Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro belum cukup
51
memenuhi prosedur dalam mendukung efektivitas
pengendalian intern karena tidak adanya amplop gaji dan
upah dalam sistem penggajian tersebut. Amplop gaji dan
upah yang berisi scan slip gaji dan upah sebagai bukti bahwa
gaji setiap bulan karyawan sudah ditransfer ke rekening
masing-masing karyawan. Adanya amplop gaji dan upah
tersebut untuk menghindari kehilangan atas bukti scan slip
gaji dan upah karyawan meskipun gaji yang diberikan tetap
melalui rekening ATM masing-masing karyawan.
b. Pengawasan dalam memasukkan kartu jam kehadiran sangat
penting, karena jika tidak ada pengawasan dikhawatirkan
dapat memicu kecurangan karyawan melakukan titip absen
kepada karyawan lain. Pemasukan kartu jam hadir karyawan
pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro
sebaiknya dalam pemasukan jam hadir ke dalam mesin
pencatat waktu. Mungkin tugas ini dapat diberikan kepada
bagian satpam. Karena daftar absensi gaji karyawan yang
berisi jam datang, jam pulang, dan lembur karyawan yang
digunakan sebagai dasar perhitungan gaji karyawan.
c. Belum adanya vertifikasi daftar gaji karyawan dan daftar
upah lembur karyawan yang dibuat oleh bagian bendahara.
Vertifikasi perlu dilakukan untuk mengetahui kebenaran atau
data yang valid dari bagian kepegawaian.
52
Berdasarkan hasil penelitian pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro melalui bagan alir diatas merupakan
susunan urutan proses penggajian setiap karyawan yang bekerja.
Penjelasan mengenai sistem penggajian tersebut bahwasanya UDD.
Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro dalam penggajian setiap
karyawannya bukan lagi menggunakan sistem manual melainkan
menggunakan sistem transfer rekening (Payroll Bank). Dengan
menggunakan sistem ini dapat mempermudah perusahaan untuk lebih
berhati-hati dan teliti terhadap kecurangan dalam proses penggajian.
Melalui bagan alir diatas diperlukannya sistem penggajian
yang dapat mengendalikan gaji dan upah tenaga kerja. Sistem
penggajian ini juga dapat digunakan sebagai alat bantu mengatasi
penyimpangan masalah yang berkaitan dengan penggajian tenaga
kerja suatu perusahaan. Berdasarkan pembuatan bagan alir dokumen
tersebut penulis tidak lepas dari data-data dan informasi yang akurat,
terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan dari masing-masing
bagian di dalam sistem penggajian tersebut. Bagaian-bagian yang ada
dalam sistem penggajian tersebut saling berkaitan dan
berkesinambungan. Sehingga, sistem penggajiannya dijelaskan secara
runtut dari bagian kepegawaian, bagian bendahara, pimpinan, bank
dan bagian karyawan. Dengan adanya bagan alir tersebut karyawan
dapat lebih sistematis dan mengetahui bagaimana alur sistem
penggajian yang digunakan oleh UDD. Palang Merah Indonesia di
Kab. Bojonegoro.
53
Berdasarkan bagan alir tersebut penulis dapat menyimpulkan
bahwa sistem penggajian yang digunakan pada UDD. Palang Merah
Indonesia di Kab. Bojonegoro sudah memenuhi unsur-unsur
keterbukaan dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga, dapat
diterapkan sebagai acuan dan pedoman dalam menggembangkan
UDD-UDD di daerah lainnya.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan mengenai sistem
penggajian pada UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro sebagai
berikut :
1. Sistem Penggajian yang diterapkan pada UDD. Palang Merah Indonesia
di Kab. Bojonegoro sudah menggunakan sistem yang memadai, hal ini
terlihat dengan adanya unsur-unsur :
a. UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro sudah
melibatkan bagian-bagian yang bertanggung jawab dalam
tugasnya. Sehingga, dapat dilakukan pengecekan antar bagian
Kepegawaian, Bendahara, Pimpinan, Bank, dan Karyawan.
b. Dokumen-dokumen yang digunakan dalam sistem penggajian pada
UDD. Palang Merah Indonesia di Kab. Bojonegoro meliputi Daftar
Gaji Karyawan, Daftar Upah Lembur Karyawan, Rekap Daftar Gaji
Karyawan, Surat Permohonan Pemindahbukuan, Surat
Pemindahbukuan, Daftar Pengajuan Gaji, Daftar Absensi Gaji
Karyawan, Slip Pemindahbukuan, dan Slip Penarikan.
2. Dalam pembuatan alur sistem penggajian ini kami berpedoman pada
informasi yang akurat dari pihak-pihak yang bersangkutan. Dimana
sistem penggajiannya sudah menggunakan sistem transfer rekening
54
55
(payroll bank). Sistem penggajian yang dimaksud adalah pembayaran
gaji karyawan yang mana gaji setiap bulan karyawan masuk dalam
rekening bank karyawan masing-masing dan sudah melalui tahap dan
prosedur yang setiap bulannya tercatat pada kartu jam kerja. Sehingga,
gaji karyawan dapat tertulis secara sistematis, tepat, akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan.
4.2 Saran
Berdasarkan hasil tugas akhir yang telah disusun saran yang dapat
diberikan antara lain :
1. Dapat memperbaiki sistem penggajian yang sudah diterapkan instansi
agar lebih efisien, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Sebagai acuan yang dapat dikembangkan pada UDD-UDD di daerah
lainnya.
3. Hasil yang telah disusun dapat dikembangkan dalam penelitian lain
seperti sistem penerimaan kas, sistem pengeluaran kas, dan sistem yang
lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Marshall B. Romney dan Paul John Steinbart. 2014. “Sistem Informasi Akuntansi:
Accounting Information Systems (Edisi 13)”. Prentice Hall.
Hariandja, Marihat Tua Efendi. 2002. ”Manajemen Sumber Daya Manusia”.
Grasindo. Jakarta.
Ibrahim, Adzikra. n.d. Pengertian Analisa Menurut Ahli (Online).
[Link] Diakses
pada 12 Januari 2020 (11.15)
Pengajarku. 2019. Analisis Sistem : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Tahapan dan
Contohnya (Online). [Link] Diakses pada
12 Januari 2020 (11.20)
Setya. 2010. Konsep Dasar Sistem (Online).
[Link] Diakses
pada 01 Januari 2020 (22.00)
Mulyawan, Tyo. n.d. Sistem (Online).
[Link] Diakses pada
01 Januari 2020 (22.15)
Dimas. 2010. Karakteristik Sistem (Online).
[Link]
Diakses pada 01 Januari 2020 (22.23)
Elib Unikom. n.d. BAB II (Online).
[Link]
19908-5-microsof-..pdf. Diakses pada 02 Januari 2020 (21.07)
Studinews. 2017. Pengertian Gaji (Online).
[Link]
pemberian-sistem-penggajian-metode-pembayaran/. Diakses pada 02
Januari 2020 (22.03)
Elib Unikom. n.d. BAB II (Online).
[Link]
19908-5-microsof-..pdf. Diakses pada 3 Januari 2020 (13.07)
56
Lampiran 1. Dokumentasi Penelitian
Melakukan penelitian terhadap pihak UDD PMI [Link]
57
Lampiran 2. Contoh Dokumen yang terkait sistem penggajian
Contoh Dokumen Daftar Gaji Karyawan
58
Contoh Dokumen Kartu Jam Kehadiran
59
Contoh Dokumen Kartu Lembur
60
Contoh Dokumen Rekap Daftar Gaji
61
Contoh Dokumen Slip Pemindahbukuan
Contoh Dokumen Slip Pencairan
62
Contoh Dokumen Surat Permohonan Pemindahbukuan
63
Lampiran 3. Daftar Riwayat Hidup
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
DATA PRIBADI :
Nama : Dimas Setyo Adi
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat / Tanggal Lahir : Bojonegoro, 05 November 2000
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Mahasiswa
Tinggi / Berat Badan : 165 Cm / 55 Kg
Agama : Islam
Alamat : Jl. Raya 14 Rt. 04 Rw. 01 Ds. Sonbontoro
Kec. Balen Kab. Bojonegoro
Telepon / Hp : 0823 – 3267 - 3387
Email : dimassetyoadi99@[Link]
DATA PENDIDIKAN FORMAL :
1. SD NEGERI SOBONTORO 1 ( 2007 – 2012 )
2. SMP NEGERI 1 BALEN ( 2012 – 2015 )
3. SMK NEGERI 4 BOJONEGORO ( 2015 – 2018 )
4. PDD POLINEMA DI KAB. BOJONEGORO ( 2018 – sekarang )
DATA PENDIDIKAN NON FORMAL :
- Tahun 2019 : BALAI LATIHAN KERJA BOJONEGORO
DATA PENGALAMAN BEKERJA :
- Tahun 2017 : BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN
DAERAH BOJONEGORO (Prakerin) selama 6 bulan.
Hormat Saya,
Dimas Setyo Adi
64
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
DATA PRIBADI :
Nama : Silvia Erwina Vernanda
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat / Tanggal Lahir : Bojonegoro, 01 Mei 2000
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Mahasiswa
Tinggi / Berat Badan : 160 cm / 52 Kg
Agama : Islam
Alamat : RT.07/RW.02 [Link]
Kec. Kepohbaru [Link]
Telepon / Hp : 0821 – 1470 – 7390
Email : [Link]@[Link]
DATA PENDIDIKAN FORMAL :
1. MI NURUL HIDAYAH SUMBERAGUNG ( 2007 – 2012 )
2. MTs MUHAMMADIYAH 8 SUMBERAGUNG ( 2012 – 2015 )
3. SMK NEGERI 1 SUMBERREJO ( 2015 – 2018 )
4. PDD POLINEMA DI KAB. BOJONEGORO ( 2018 – sekarang )
DATA PENDIDIKAN NON FORMAL :
- Tahun 2017 : BALAI LATIHAN KERJA SURABAYA
DATA PENGALAMAN BEKERJA :
- Tahun 2017 : PT. MULTI KARYA CITRA MANDIRI ( Magang )
selama 3 bulan.
- Tahun 2020 : BNI BOJONEGORO (Magang) selama 2 bulan.
Hormat Saya,
Silvia Erwina Vernanda
65
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
DATA PRIBADI :
Nama : Tyas Permadani
Jenis Kelamin : Perempuan
Tempat / Tanggal Lahir : Bojonegoro, 19 Agustus 1999
Kewarganegaraan : Indonesia
Status : Mahasiswa
Tinggi / Berat Badan : 160 cm / 46 Kg
Agama : Islam
Alamat : Jl. Serma’ Maun No. 25 Rt. 16 Rw. 03
Banjarejo-Bojonegoro
Telepon / Hp : 0857 – 0651 - 6030
Email : tyaspermadani13@[Link]
DATA PENDIDIKAN FORMAL :
1. SD NEGERI BANJAREJO 1 ( 2007 – 2012 )
2. SMP NEGERI 7 BOJONEGORO ( 2012 – 2015 )
3. SMK NEGERI 1 BOJONEGORO ( 2015 – 2018 )
4. PDD POLINEMA DI KAB. BOJONEGORO ( 2018 – sekarang )
DATA PENGALAMAN BEKERJA :
- Tahun 2017 : PKP – RI “ KOPEN ” BOJONEGORO ( Magang )
selama 4 bulan.
- Tahun 2019 : BIMBEL SMART KIDS (Agustus-Sekarang).
- Tahun 2020 : BNI BOJONEGORO (Magang) selama 2 bulan.
Hormat Saya,
Tyas Permadani
66