0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
139 tayangan20 halaman

Profil Puskesmas Rendang 2020

Profil Puskesmas Rendang memberikan gambaran umum tentang kondisi geografi, demografi, sarana dan prasarana kesehatan, serta program kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas Rendang untuk mencapai visi Kecamatan Sehat.

Diunggah oleh

dila pariutami
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
139 tayangan20 halaman

Profil Puskesmas Rendang 2020

Profil Puskesmas Rendang memberikan gambaran umum tentang kondisi geografi, demografi, sarana dan prasarana kesehatan, serta program kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas Rendang untuk mencapai visi Kecamatan Sehat.

Diunggah oleh

dila pariutami
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROFIL

PUSKESMAS RENDANG

Oleh:
Gek Marlathasia Aswania (1902611082)
Ni Nyoman Agustianingsih (1902611079)
Yudha Anggoro Kawi (1902611081)

Pembimbing:

[Link]. Gde Ngurah Indraguna Pinatih MSc.,SpGK

DALAM RANGKA MENJALANI KEPANITERAAN KLINIK MADYA DI


BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
DAN KEDOKTERAN PENCEGAHAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2020
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
yang telah melimpahkan rahmat serta berkat-Nya, Laporan Profil
“Puskesmas Rendang” ini dapat diselesaikan. Laporan Profil Puskesmas
ini disusun dalam rangka mengikuti Kepaniteraan Klinik Madya
Departemen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Semua tahapan laporan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya
berkat dukungan berbagai pihak. Untuk itu penulis menyampaikan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. [Link]. Gde Ngurah Indraguna Pinatih MSc.,SpGK selaku Dosen


Pembimbing, atas segala nasehat, bimbingan, dan masukannya
dalam penyelesaian laporan ini.
2. dr. I Made Sudarma Yasa selaku Kepala Puskesmas Rendang
yang telah meluangkan waktu dan memberikan masukan dalam
penyelesaian laporan ini.
3. Para pemengang program di Puskesmas Rendang atas segala
informasi dan kerja sama terkait dengan penyusunan laporan
ini.
Diharapkan hasil laporan ini dapat memberikan manfaat kepada
pembaca dan dapat menjadi inspirasi dalam perencanaan kegiatan
dalam membangun kesehatan di Indonesia dan khususnya di Bali.

Denpasar, Juni 2020

Penulis

ii
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN
JUDUL...........................................................................................i
KATA PENGANTAR..................................................................ii

DAFTAR ISI.................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN ................................................................1

BAB II GAMBARAN UMUM..................................................3


BAB III PROGRAM KESEHATAN DI PUSKESMAS...........4
BAB IV SITUASI DERAJAT KESEHATAN...........................9
BAB V PENUTUP.....................................................................14

iii
iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun
sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan
ekonomis (SKN,2014). Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar
peningkatan derajat kesehaatn masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesehatan, kesadaran, kemauan


dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
masyarakat yang optimal. Untuk mewujudkan derajat kesehatan bagi masyarakat
diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan
kesehatan (Promotif), pencegahan penyakit (Preventif), penyembuhan (Kuratif),
dan pemulihan kesehatan (Rehabilitatif), yang dilaksanakan secara menyeluruh,
terpadu, dan berkesinambungan.

Pengelolaan kesehatan diselenggarakan melalui pengelolaan administrasi


kesehatan, informasi kesehatan, sumber daya kesehatan, upaya kesehatan,
pembiayaan kesehatan, peran serta dan pemberdayaan masyarakat, ilmu
pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, serta pengaturan hukum
kesehatan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya
derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Informasi kesehatan merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data sebagai
masukan bagi pengambilan keputusan di bidang kesehatan. Tujuan
penyelenggaraan sistem informasi kesehatan adalah untuk menyediakan data dan
informasi terkini, akurat, valid, cepat,transparan serta berhasil guna dan berdaya
guna.
Profil Kesehatan Indonesia, yang merupakan salah satu paket penyajian
data/informasi kesehatan yang lengkap, berisi data/informasi derajat kesehatan,
upaya kesehatan, sumber daya kesehatan, dan data/informasi kesehatan lainnya
yang terbit setiap tahun. Sejalan dengan penyusunan Profil Kesehatan Indonesia,

1
di tingkat Kecamatan disusun Profil Kesehatan Puskesmas termasuk di
Kecamatan Rendang. Profil Kesehatan Puskesmas digunakan untuk melihat
keberhasilan pembangunan kesehatan di Kecamatan Rendang sesuai dengan Visi
dan Misi Puskesmas Rendang.

1.2 TUJUAN
Tujuan disusunnya profil kesehatan Puskesmas Rendang sebagai gambaran
tentang kondisi kesehatan masyarakat Kecamatan Rendang, juga dapat
dipergunakan sebagai sarana untuk memantau, mengevaluasi pencapaian visi di
bidang kesehatan, sebagai indikator capaian target dari masing-masing
pelaksanaan program dan sebagai masukan bagi penyusunan Profil Kesehatan
Indonesia (Pusat). Diharapkan dengan disusunnya Profil Kesehatan ini dapat
memberikan gambaran situasi dan hasil pembangunan di bidang kesehatan sesuai
dengan target SPM (Standar Pelayanan Minimal) dan Renstra (Rencana Strategi).
Dengan adanya data dalam profil kesehatan ini dapat digunakan sebagai
pengambilan keputusan dalam membuat kebijakan dalam bidang pembangunan
kesehatan.

1.3 MANFAAT
Adapun manfaat yang diharapkan dari penyusunan profil ini adalah
dapat dijadikan pedoman penyusunan perancangan tingkat puskesmas,
mampu berorientasi ke masa depan dan meningkatkan tanggung jawab
seluruh staf dan komponen puskesmas.

2
BAB II
GAMBARAN UMUM

2.1 KONDISI GEOGRAFI


1. Batas Wilayah
Kecamatan Rendang merupakan Kecamatan yang terletak paling Barat dari 8
Kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem dengan batas-batas wilayah
sebagai berikut :
 Sebelah Utara : Kabupaten Bangli
 Sebelah Selatan : Kabupaten Klungkung
 Sebelah Timur : Kecamatan Selat
 Sebelah Barat : Kabupaten Bangli
2. Luas Wilayah
Luas wilayah Kecamatan Rendang adalah 109,70 Km2 dengan luas wilayah
masing-masing Desa sebagai berikut:
- Desa Nongan : 64,30 Km2
- Desa Menanga : 15,40 Km2
- Desa Rendang : 9,64 Km2
- Desa Pempatan : 53,78 Km2
- Desa Besakih : 21,23 Km2
- Desa Pesaban : 3,22 Km2
Wilayah Kecamatan Rendang merupakan wilayah pegunungan yang
beriklim dingin. Sebagian besar merupakan lahan pertanian. Desa Pempatan
merupakan desa dengan luas wilayah terluas dan Desa Pesaban yang terkecil.
Jumlah dusun di wilayah kerja Puskesmas Rendang adalah 62 dusun, yaitu Desa
Pesaban sebanyak 4 dusun, Desa Nongan sebanyak 14 dusun, Desa Rendang
sebanyak 14 dusun, Desa Menanga sebanyak 8 dusun, Desa Besakih sebanyak 11
dusun dan Desa Pempatan sebanyak 11 dusun. Jarak terjauh wilayah kerja
Puskesmas Rendang adalah + 15 Km2 dari Puskesmas Rendang dimana semua
wilayah sudah dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dengan waktu

3
tempuh +25 menit, sedangkan jarak tempuh dari Puskesmas Rendang ke Ibu
Kota Kabupaten +50 Km2 dengan waktu tempuh +60 menit.
2.2 KONDISI DEMOGRAFI

1. Jumlah Penduduk
Jumlah Penduduk Kecamatan Rendang berdasarkan hasil proyeksi penduduk
tahun 2018 berjumlah 39.910 jiwa dimana jumlah penduduk terbanyak ada
pada Desa Pempatan yaitu 9873 jiwa dan terkecil pada Desa Pesaban yaitu
2.647 jiwa. Data menurut jenis kelamin terdiri dari laki-laki 20.100 jiwa dan
perempuan 19.810 jiwa.
2. Kepadatan Penduduk
Kepadatan penduduk di wilayah kerja Puskesmas Rendang pada tahun 2018
adalah 364 per Km2. Kepadatan penduduk tertinggi tahun 2018 berada di
Desa Nongan (943 jiwa/ Km2) dan kepadatan penduduk terendah berada di
Desa Pempatan (184 jiwa/ Km2).
3. Jumlah Rumah Tangga (KK)
Sedangkan jumlah Rumah Tangga (KK) tahun 2018 adalah sebanyak 11.253
KK dengan jumlah KK miskin sebanyak 1.822 KK.
4. Jumlah Sarana Kesehatan
Di Kecamatan Rendang terdapat 1 (satu) Puskesmas Kecamatan yang terletak
di Desa Menanga, di masing-masing desa terdapat 1 puskesmas Pembantu
dan 4 Poskesdes. Di masing-masing dusun terdapat sarana Posyandu yang
seluruhnya berjumlah 62 Posyandu untuk seluruh Kecamatan Rendang.
5. Jumlah Tenaga Kesehatan
Tenaga Kesehatan yang melayani masyarakat di Kecamatan Rendang terdiri
dari dokter umum yang berjumlah 5 orang, dokter gigi 3 orang, S1
Keperawatan 7 orang DIII perawat 10 orang, Perawat SPK 3 orang, DIII
Bidan 25 orang, DIII perawat gigi 3 orang, SPRG 1 Orang, sarjana kesehatan
masyarakat 1 orang, tenaga sanitasi DI 2 orang, sanitasi DIII 2 orang, asisten
apoteker 1 orang, pekarya kesehatan 1 orang.

4
BAB III
PROGRAM KESEHATAN DI PUSKESMAS

3.1 VISI
Konsep Dasar Puskesmas tercantum dalam Visi Pembangunan Kesehatan
yang diselenggarakan oleh Puskesmas yaitu tercapainya Kecamatan Sehat Menuju
terwujudnya Indonesia Sehat. Kecamatan Sehat adalah gambaran masyarakat
kecamatan masa depan yang ingin dicapai melalui Pembangunan Kesehatan yakni
masyarakat yang hidup dalam lingkungan dan dengan prilaku sehat, memiliki
kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan
merata serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Atas dasar tersebut diatas maka Puskesmas Rendang didalam penyelenggaraan
pembangunan kesehatannya memiliki visi “Pelayanan Kesehatan Dasar yang
memadai menuju Kecamatan Rendang Sehat”. Dengan visi ini diharapkan
nantinya akan mampu mencakup indikator Kecamatan Sehat yang terdiri dari:
1. Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar yang bermutu
2. Prilaku sehat
3. Lingkungan sehat
4. Derajat Kesehatan Penduduk Kecamatan Rendang yang Optimal.

3.2 MISI
Misi merupakan penjabaran dari visi yang akan memberi arah, tujuan yang
ingin dicapai dan untuk memberikan fokus terhadap program-program yang akan
dilaksanakan serta dapat menumbuhkan partisipasi semua pihak.
Untuk mendukung visi Pembangunan kesehatan di Kecamatan Rendang
diselenggarakan Misi Pembangunan Kesehatan sebagai berikut:
1. Meningkatkan pelayanan kesehatan dasar di Kecamatan Rendang
Kabupaten Karangasem

5
Puskesmas akan selalu berupaya menyelenggarakan pelayanan kesehatan
yang sesuai dengan standard an memuaskan masyarakat, mengupayakan
pemerataan pelayanan kesehatan serta meningkatkan efisiensi pengelolaan
dana sehingga dapat dijangkau oleh seluruh anggota masyarakat.
2. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan
masyarakat di Kecamatan Rendang
Puskesmas akan selalu berupaya memelihara dan meningkatkan kesehatan,
mencegah dan menyembuhkan penyakit, serta memulihkan kesehatan
perorangan, keluarga dan masyarakat yang berkunjung dan yang bertempat
tinggal diwilayah kerjanya, tanpa diskriminasi dan dengan menerapkan
kemajuan ilmu dan teknologi kesehatan yang sesuai .upaya pemeliharaan dan
peningkatan yang dilakukan Puskesmas mencakup pula aspek lingkungan
dari yang bersangkutan.
3. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di
Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem
Puskesmas akan selalu berupaya agar setiap keluarga dan masyarakat yang
bertempat tinggal diwilayah kerjanya makin berdaya dibidang kesehatan,
melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan menuju kemandirian untuk
hidup sehat.
4. Meningkatkan Kerjasama Lintas sektoral dalam penyelenggaraan
pembangunan berwawasan kesehatan di Kecamatan Rendang
Kabupaten Karangasem
Puskesmas akan selalu menggerakkan pembangun sector lain yang
diselenggarakan diwilayah kerjanya, agar memperhatikan aspek kesehatan
yaitu pembangunan yang tidak menimbulkan dampak negative terhadap
kesehatan, setidak-tidaknya terhadap linhkungan dan prilaku masyarakat.
5. Mengembangkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
dalam penyelenggaraan Manajemen Puskesmas.
Puskesmas akan selalu mengikuti kemajuan tekniologi informasi dan
komunikasi di dalam pengembangan system informasi kesehatan di
Kecamatan rending sehingga antisipasi permasalahan kesehatan di
Kecamatan Rendang dapat dilaksanakan sedini mungkin yang selanjutnya

6
mempunyai akses yang cepat didalam peningkatan drajat kesehatan
masyarakat Kecamatan Rendang.

3.3 UPAYA-UPAYA KESEHATAN

A. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM):


1. UKM Essensial
a. Upaya Promosi Kesehatan
b. Upaya Kesehatan Lingkungan
c. Upaya KIA dan KB
d. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
e. Surveilans Penyakit
f. Upaya P2M (Pengendalian, Pemberantasan, Penyakit Menular)
g. Penyakit Tidak Menular (PTM)

2. UKM Pengembangan
a. Upaya Kesehatan Sekolah
b. Upaya Kesehatan Kerja
c. Upaya Kesehatan Olahraga
d. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut
e. Upaya Kesehatan Usia Lanjut
f. Upaya Kesehatan Jiwa
g. Upaya Pelayanan Kesehatan Tradisional Kompelmenter( Yankestradkom)
h. Upaya Kesehatan Mata
i. Upaya Kesehatan Remaja

B. Upaya Kesehatan Perorangan (UKP)


1. Pelayanan Umum
a. Pelayanan Kesehatan Gigi dan mulut
b. Pelayanan Laboratorium
2. Pelayanan KIA / KB bersifat UKP
a. Pelayanan UGD
b. Pelayanan Rawat Inap

7
3. Pelayanan Gizi bersifat UKP
a. Kefarmasian
b. Gudang Obat
c. Apotek

C. Jejaring Pelayanan Puskesmas Dan Jejaring Fasyankes


1. PP ( Puskesmas Pembantu ) :
a. PP Besakih
b. PP Pempatan
c. PP Menanga
d. PP Rendang
e. PP Nongan
f. PP Pesaban
g. Poskesdes Sibakan
h. Poskesdes Keladian
i. Poskesdes Alasandang
j. Poskesdes Pemuteran
k. Puskesmas Keliling dan P3k

8
BAB IV
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Derajat kesehatan masyarakat dinilai dengan menggunakan beberapa

indikator yang mencerminkan kondisi mortalitas (kematian), status gizi dan

morbiditas (kesakitan). Situasi derajat kesehatan di Kecamatan Rendang

digambarkan melalui Angka Mortalitas terdiri dari Angka Kematian Bayi (AKB),

Angka Kematian Balita (AKABA), Angka Kematian Ibu (AKI), Umur Harapan

Hidup (UHH) dan beberapa angka morbiditas beberapa penyakit.

Selain dipengaruhi oleh faktor kesehatan seperti pelayanan kesehatan dan

ketersediaan sumber daya kesehatan, derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi

juga oleh faktor lain seperti faktor ekonomi, pendidikan, lingkungan sosial,

keturunan dan serta faktor lainnya. Capaian indikator mortalitas AKB dan AKI

pada 5(lima) tahun terakhir adalah seperti terlihat pada tabel 3.1 dibawah ini :

Tabel 4.1AKB dan AKI Kecamatan Karangasem


Tahun 2013-2017

No Indikator Satuan 2014 2015 2016 2017 2018


A. Angka Kematian Per 1000 11,53 11,55 7,50 3,96 22,2
Bayi (AKB) KH
B. Angka Kematian Per 0 0 0 200 0
Ibu Melahirkan 100.000
(AKI) KH
Sumber :KIA Puskesmas Rendang

9
4.1 Kematian (Mortalitas)
Mortalitas adalah kejadian kematian yang terjadi pada kurun waktu dan
tempat tertentu yang diakibatkan oleh keadaan tertentu baik berupa penyakit
maupun sebab lainya. Mortalitas yang disajikan pada profil ini yaitu angka
kematian bayi, angka kematian balita serta angka kematian ibu.
1. Angka Kematian Bayi ( AKB )
Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah bayi yang meninggal sebelum
mencapai usia 1 (satu) tahun yang dinyatakan dalam 1.000 kelahiran hidup pada
tahun yang sama.
Gambar 4.2 Trend Angka Kematian Bayi di Kecamatan Rendang
Tahun 2013-2017

25

20
Angka Kematian bayi

15

10

0
2013 2014 2015 2016 2017 2018

10
14

12

Angka Kematian balita


10

0
2013 2014 2015 2016 2017

Angka Kematian Bayi di Kecamatan Rendang pada Tahun 2017 sebesar


3,96 per 1000 kelahiran hidup, menurun sebesar 3,54 per 1000 kelahiran hidup
dibandingkan kondisi pada tahun 2016. Jumlah kematian bayi pada Tahun 2017
sebanyak 2 orang. Kondisi ini cukup baik karena berada dibawah target AKB
dalam renstra Dinas Kesehatan 2016 (12 per 1.000 kelahiran hidup), ini berarti
Puskesmas Rendang mampu menekan jumlah kematian bayi dengan
meningkatkan kualitas pelayanan dari ibu hamil hingga pelayanan kesehatan
kepada bayi dengan berbagai kegiatan pelayanan.

2. Angka Kematian Balita (AKABA)

Angka Kematian Balita (AKABA) adalah jumlah anak yang meninggal


sebelum mencapai usia 5 tahun yang dinyatakan sebagai angka per 1.000
kelahiran hidup. Millenium Development Goals (MDGs) menetapkan nilai
normatif AKABA, yaitu sangat tinggi dengan nilai > 140, tinggi dengan nilai 71-
140, sedang dengan nilai 20-70 dan rendah dengan nilai <20. AKABA di
Kecamatan Rendang pada Tahun 2017adalah sebesar 5,94/1000 KH.

Gambar 4.3 Trend Angka Kematian Balita di Kecamatan Rendang


Tahun 2013-2017

11
3. Angka Kematian Ibu (AKI)
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat
derajat kesehatan perempuan. Angka kematian ibu menggambarkan jumlah wanita
yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan
atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama
kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan tanpa
memperhitungkan lama kehamilan) per 100.000 kelahiran hidup. Target AKI
nasional dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia adalah sebesar 102 per
100.000 KH, ini berarti AKI di Kecamatan Rendang masih di bawah target.

Gambar 4.4 Trend Pencapaian Angka Kematian Ibu


diKecamatan Rendang dari Tahun 2013-2017
250
Angka Kematian Ibu

200

150

100

50

0
2013 2014 2015 2016 2017

12
Dilihat dari grafik tersebut diketahui bahwa pada tahun 2017 terjadi kasus
kematian Ibu sebanyak 1 orang (AKI sebesar200/ 100.000 kelahiran hidup.
Dimana hampir 5 Tahun terakhir tidak ada kematian ibu di Kecamatan Rendang.
Jumlah kematian ibu di Kecamatan Rendang pada tahun 2017 sebanyak 1 orang.
Adapun penyebabnya adalah Susp. Epilepsi +eklamsi. Kematian Ibu di
Kecamatan Rendang terjadi di RS Bintang Klungkung saat masa nifas.

4.2 ANGKA KESAKITAN (MORBIDITAS)

Morbiditas adalah angka kesakitan, baik insiden maupun prevalen dari suatu
penyakit. Angka kesakitan/morbiditas menggambarkan suatu pola penyakit
tertentu yang banyak terjangkit pada suatu masyarakat pada kelompok umur
tertentu. Angka kesakitan penyakit tertentu diperoleh dengan membandingkan
antara jumlah kasus baru pada kelompok umur tertentu dengan jumlah penduduk
kelompok umur tersebut yang dikalikan dengan 1000.

4.3 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK DI PUSKESMAS RENDANG

Tabel 4.5 Sepuluh Besar Penyakit di Puskesmas Rendang Tahun 2017

13
No Nama Penyakit Kode Penyakit Total %

1 2 3 6 7
Penyakit lain pada saluran pernafasan
1 JO39 3.485 24,22
bagian atas

2 Kecelakaan dan Rudapaksa SOO-T98 3457 24,03

3 Hipertensi Primer I10 1.354 9,41

4 Penyakit Pulpa dan jaringan Periapikal KO4 1.058 7,35

5 Arthritis Lainnya M13.9 958 6,66

6 Asma J45 943 6,55

7 Faringitis Akut J02 903 6,28

8 Gastritis tidak ditentukan K29.7 836 5,81

9 Penyakit Kulit Alergi L23 736 5,12

10 Nasofaringitis akut JOO 656 4,56

      14.386 100,00

Tabel 4.6 Sepuluh Besar Penyakit di Puskesmas Rendang Tahun 2019

NO DIAGNOSA PENYAKIT JUMLAH KASUS

14
RAWAT JALAN
L P L+P
1 Hipertensi 1950 2397 4347
2 Ispa 625 511 1136
3 Persistensi 390 483 873
Gp/gr (ganggren
4
pulpa/ganggren radix) 297 510 807
5 Dm 238 211 449
6 Myalgia 184 265 449
7 OA 286 331 617
8 Epilepsi 149 213 362
9 Periodontitis 152 133 285
10 Cephalgia 105 148 253
TOTAL 4376 5202 9578

JUMLAH KASUS
NO DIAGNOSA PENYAKIT RAWAT INAP
L P L+P
1 Partus 0 36 36
2 Gastritis 8 19 27
3 Febris 15 18 33
4 GEA 11 19 30
5 DHF 7 12 19
6 Ulkus peptikum 0 4 4

7 Snake bite 1 1 2
8 Vertigo 0 4 4
9 Ca nasofaring 2 0 2
10 Reaksi alergi 1 1 2
Total 45 114 159

BAB V
PENUTUP

5.1 SIMPULAN

15
Simpulan yang dapat diambil dari paparan Profil Puskesmas
Rendang adalah secara umum pelayanan kesehatan berupa program-
program yang dilakukan telah sesuai dengan program pemerintah dalam
bidang kesehatan baik yang merupakan upaya wajib maupun
pengembangan.

5.2 SARAN
Saran yang dapat diberikan adalah agar Puskesmas Rendang
senantiasa menjaga dan meningkatkan mutu/kualitas pelayanan
kesehatan dan terus melakukan evaluasi terhadap program-program
yang dijalankan.

16

Anda mungkin juga menyukai