0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan37 halaman

Pengaruh Peraturan Bupati Pasuruan 21/2016

Proposal tesis ini membahas pengaruh implementasi Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 terhadap pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan tersebut selama 5 tahun terhadap pengembangan madrasah. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan dampak dari implementasi peraturan tersebut.

Diunggah oleh

ageng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan37 halaman

Pengaruh Peraturan Bupati Pasuruan 21/2016

Proposal tesis ini membahas pengaruh implementasi Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 terhadap pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan tersebut selama 5 tahun terhadap pengembangan madrasah. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan dampak dari implementasi peraturan tersebut.

Diunggah oleh

ageng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH IMPLEMENTASI

PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 21 TAHUN 2016


TERHADAP PENGEMBANGAN MADRASAH DINIYAH
TAKMILIYAH RIYADHUL JINAN
DI BEJI KABUPATEN PASURUAN

Proposal Tesis
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Penyusunan Tesis Program
Program Sarjana Strata Dua

Oleh :
.................................
NIM: .......................

PROGRAM STUDI ..........................................


PASCASARJANA UNIVERSITAS SUNAN GIRI SURABAYA
TAHUN 2021
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING
PROPOSAL TESIS
Hal : Ujian Proposal Tesis
a.n. .............................

Kepada Yang Terhormat


Bapak Direktur Pascasarjana
Universitas Sunan Giri Surabaya

Assalamu’alaikum wr. wb.

Setelah memeriksa dengan cermat, dan telah diadakan perbaikan


seperlunya sesuai petunjuk dan arahan, maka saya menyetujui bahwa Proposal
Tesis saudara:

Nama : ……………………………………………….
Tempat, Tgl Lahir : ……………………………………………….
Program Studi : ……………………………………………….
NIM / NIRM : ……………………………………………….
Judul Tesis : pengaruh implementasi peraturan Bupati Pasuruan
nomor 21 tahun 2016 terhadap pengembangan Madrasah
Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten
Pasuruan

Telah memenuhi syarat untuk diajukan dalam Ujian Proposal Tesis


Program Pascasarjana Universitas Sunan Giri Surabaya. Untuk Ini kami
mengharapakan agar dapat segera diujikan.
Atas perhatian Bapak, kami sampaikan terima kasih.
Wassalamu’alaikum. wr. wb.

Disetujui di : Sidoarjo
Pada tanggal : …………….. 2020

Mengetahui
Dosen Pembimbing
_____________________________________

PROPOSAL TESIS

PENGARUH IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI PASURUAN


NOMOR 21 TAHUN 2016 TERHADAP PENGEMBANGAN MADRASAH
DINIYAH TAKMILIYAH RIYADHUL JINAN DI BEJI KABUPATEN
PASURUAN

Nama : ........................
NIM : ........................
Program Studi : ........................
Fakultas : ........................

Penguji I, Penguji II,

........................................................ ........................................................

Diterima dan disetujui


Pada tanggal, ………....
Ketua Program Studi ......................,

.....................................................(nama terang).
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat

dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Proposal Tesis

yang berjudul “pengaruh implementasi peraturan Bupati Pasuruan nomor 21 tahun

2016 terhadap pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di

Beji Kabupaten Pasuruan”. Penulisan Tesis ini bertujuan untuk memenuhi salah

satu syarat memperoleh gelar Magister pada Program Pascasarjana Universitas

Sunan Giri Surabaya.

Sehubungan dengan selesainya Tesis ini, penulis menyampaikan

penghargaan dan ucapan terima kasih kepada :

1. Bapak .................. selaku Rektor ...............................

2. ..................... selaku Dekan .......................................

3. .................... selaku Kaprodi .................................

4. ...................... selaku pembimbing ...........................

5. Segenap Bapak/Ibu Dosen program Pascasarjana Universitas ..............

6. Ustadz/Ustadzah Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji

Kabupaten Pasuruan.

7. Seluruh sahabat dan orang-orang yang telah terlibat langsung maupun tidak

langsung yang senantiasa menjadi bagian cerita perjalanan penulis hingga

sampai titik ini.

Ibarat pepatah “tak ada gading yang tak retak”, penulis menyadari dalam

penyusunan proposal Tesis ini tak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, penulis

mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca untuk


menyempurnakannya agar bisa jadi masukan nantinya dalam penulisan Tesis.

Akhir kata semoga proposal Tesis ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis

dan umumnya bagi pembaca.

Sidoarjo, Agustus 2021

Penulis

.................(nama)
DAFTAR ISI

Halaman judul.................................................................................................................

Halaman Persetujuan......................................................................................................

Halaman Pengesahan .....................................................................................................

Kata Pengantar................................................................................................................

Daftar Isi .........................................................................................................................

Daftar Tabel.....................................................................................................................

Daftar Gambar.................................................................................................................

Abstrak.............................................................................................................................

A. Latar Belakang Masalah......................................................................................1

B. Perumusan Masalah ..........................................................................................10

C. Tujuan Penelitian................................................................................................11

D. Manfaat Penelitian ............................................................................................12

E. Kerangka Teoritik ..............................................................................................13

F. Penelitian Terdahulu...........................................................................................14

G. Hipotesis.............................................................................................................14

H. Kerangka Konseptual........................................................................................14

I. Metode Penelitian................................................................................................14

J. Sistematika Bahasan............................................................................................14

K. Daftar Kepustakaan............................................................................................14
DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Nilai Skala Likert.........................................................................................72

Tabel 3.2 Interprestasi Koefisien Korelasi....................................................................79


DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Desain Penelitian ............................................................................61

Gambar 3.2 Model analisis regresi Sederhana.....................................................65

Gambar 3.3 Daerah Kritis H0 Melalui Kurva Distribusi F..................................81

Gambar 3.4 Daerah Kritis H0 Melalui Kurva Distribusi t....................................82


ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Implementasi Peraturan Bupati Pasuruan


Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah
Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan” dimana penelitian ini dilatar bekangi
oleh kebijakan-kebijakn pemerintah dalam bentuk Peraturan Bupati Pasuruan
Nomor 21 tahun 2016 diimplementasikan sebagai pengembangan Madrasah
Diniyah dan dalam proses implementasi diharapkan akan muncul suatu keluaran
yaitu hasil segera (effect) dan dampak akhir (impact). Dari hal tersebut dapat
diketahui bahwa selama pasca penetapan kebijakan tersebut kurang lebih selama 5
tahun secara tidak langsung untuk menganalisis apakah ada pengaruh antara
Implementasi Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap
Pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah khususnya pada lembaga MDT
Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan.
Kata Kunci : Implementasi Peraturan bupati dan Pengembangan Madrasah
Diniyah.

ABSTRACT

This study entitled "The Effect of Implementing Pasuruan Regent


Regulation No. 21 of 2016 on the Development of the Riyadhul Jinan Diniyah
Madrasah in Beji, Pasuruan Regency". where this research is based on
government policies in the form of Pasuruan Regent Regulation Number 21 of
2016 which is implemented as the development of Madrasah Diniyah and in the
implementation process it is hoped that an output will appear, namely immediate
resultscand final impact. From this, it can be seen that during the post-stipulation
of the policy for approximately 5 years indirectly to analyze whether there is an
influence between the Implementation of Pasuruan Regent Regulation Number 21
of 2016 on the Development of Takmiliyah Diniyah Madrasah, especially at the
Riyadhul Jinan MDT institution in Beji, Pasuruan Regency.

Keywords: Implementation of Regent's Regulations and Development of


Madrasah Diniyah.
PROPOSAL TESIS

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan Islam merupakan salah satu disiplin ilmu yang memadukan

nilai-nilai Humanistik, ketuhanan dan hukum-hukum alam. Pendidikan agama

Islam adalah usaha sadar yakni suatu bimbingan, pengajaran atau latihan yang

dilakukan secara berencana dan sadar atas tujuan yang hendak dicapai. 1

Dimensi ini menjadikan pendidikan islam sebagai sumbu dan poros nilai yang

tidak dapat diragukan keabsahannya dan efektifitas manusia yang paripurna.

Dengan demikian pendidikan Islam tidak berdiri sendiri akan tetapi perlu

dukungan oleh ilmu-ilmu utamanya yang bersifat praktis.

Salah satu pendidikan islam yang mempunyai mutu bagus haruslah

mempunyai orientasi pada masa depan yang baik serta mampu mendeteksi dan

menterjemahkan gejala pergeseran sosial baik sekarang maupun yang akan

datang. Selain hal tersebut pendidikan Islam pula haruslah mampu membuat

langkah-langkah yang strategis, mampu memanfaatkan perubahan baik masa

sekarang atau masa depan serta meminimalisir dari dampak negatif dari

perubahan-perubahan tersebut.2

Sebagai lembaga institusi dari pendidikan Islam yang bermasyarakat

yakni Madrasah Diniyah juga punya peran di dalam proses belajar ajaran islam

dan tradisi ataupun adat keagamaan dalam sebuah kelompok masyarakat.

Madrasah diniyah melestarikan kelangsungan pendidikan islam dan nilai-nilai

1
Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam, (remaja Rosda Karya : Bandung, 2004) h.76
2
Mujamil Qomar, Menggagas Pendidikan Islam,(Jakarta: Remaja Rosdakarya, 2014 ), hlm. 145

1
moral atau etika keislaman bagi masyarakat. 3 Sebagai bagian dari lembaga

pendidikan Islam Madrasah Diniyah dalam waktu yang cukup lama tentu saja

telah memiliki peranan tersendiri dalam membentuk suatu peradaban bangsa

dan juga berperan secara signifikan dalam membentek moral dan mental

generasi bangsa, tetapi sampai saat ini belum mendapat pengakuan yang layak

sebagai sebuah lembaga pendidikan. Kebijakan pemerintah sendiri terhadap

Madrasah Diniyah masih dianggap sebagi kebijakan sepihak yang masih

tertinggal oleh keinginan pemerintah sehingga pelaksanaannya di masyarakat

mengalami banyak mengalami kendala. Pemerintah sendiri juga masih

mengucilkan Madrasah Diniyah dari segi anggaran dana, tenaga pendidik,

fasilitas pendidikan dan dukungan sumber belajar serta manajemen. 4 Belum

terlihat adanya usaha serius dalam menangani Madrasah Diniyah dari segi

sistem pendidikan nasional.

Memang pada dasarnya pemerintah telah memberikan ruang dalam

rangka untuk meningkatkan kualitas terleselenggaranya Madrasah Diniyah. Hal

tersebut seiring dengan adanya perkembangan dan tuntutan pada sistem

Undang-Undang, yaitu : UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional, yang selanjutnya ditindak lanjuti dengan PP No. 55 Tahun 2007

tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Di dalam PP 55 tahun

2007 menyebutkan bahwa Madrasah Diniyah sebagai satu bentuk pendidikan

keagamaan Islam dapat diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan

3
Husni Rohim, Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. 2001
4
Badrudin, Jakarta, Madrasah Diniyah dalam politik Pendidikan Di Indonesia, (Disertaasi) (UIN
Syarif Hidaytulloh, 2009), hlm. 241

2
informal.5 Namun, kebijakan tersebut masih terasa susah untuk dilaksanakan

karena masih membutuhkan adanya PM (Peraturan Menteri) lebih lanjut lagi

untuk mendetailkan PP tersebut. Selanjutnya PMA yang mengatur Madrasah

Diniyah baru bisa dikeluarkan yakni pada tahun 2014, dengan keluarnya PMA

no 13 tahun 2014 tersebut yakni tentang Pendidikan Keagamaan Islam dan jika

diukur dari UUSPN no 20 tahun 2003 hingga 2014 yang mana notabenenya

baru muncul Peraturan Menteri Agama yang mengatur Madrasah Diniyah, hal

tersebut menunjukkan bahwa kebijakan terhadap lembaga pendidikan

keagamaan yakni masih tergolong sangat lambat.

Akan tetapi, mengacu pada pada perkembangan Madrasah Diniyah yang

ada di Kabupaten Pasuruan. Dalam 3 tahun yakni dari Tahun 2017 hingga

tahun 2020, tercatat pada tahun 2017 jumlah madarasah diniyah mencapai 107

Madrasah Diniyah yang terlegalitas. Pada tahun 2018, setidaknya terdapat 134

Madin baru yang terlegalitas, serta tahun pada tahun 2019 yang terlegalitas

sebanyak 21 Madrasah Diniyah.6 Pengembangan Madrasah Diniyah di

Kabupaten Pasuruan merupakan kehendak masyarakat Pasuruan yang sangat

kuat serta pemerintah, maka Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam

penyusunan kebijakan pembangunan telah menetapkan kebijakan tentang

pengembangan Madrasah Diniyah yakni dalam bentuk program peningkatan

kualitas guru Madrasah Diniyah dan BPPDGS (Bantuan Penyelenggaraan

Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta). Perumusan tersebut dilakukan dengan

5
PP No. 55 tahun 2007, BAB I, Pasal 14 ayat (2)
6
[Link]
terlegalitas”. PEMKAB Pasuruan, 2019

3
melibatkan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pasuruan melalui

musyawarah-musyawarah baik formal, informal, maupun non formal.7

Selanjutnya dalam kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bupati Pasuruan

yakni program Wajib Madin di Kabupaten Pasuruan dimulai tahun ajaran

2016/2017. Program ini juga didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten

Pasuruan No 4 tahun 2014 yakni tentang penyelenggaraan pendidikan dan

selanjutbya diperkuat dengan Peraturan Bupati Pasuruan No 21 tahun 2016

tentang wajib belajar pendidikan Madrasah Diniyah. Dalam pelaksanaannya

wajib belajar Madrasah dinyah yakni melalui Program fullday school

Kabupaten Pasuruan. Hal tersebut digali dari kearifan dan kultur masyarakat

lokal yang sudah bertahun-tahun menjalankan madrasah diniyah di pesantren-

pesantren maupun surau-surau. Saat program wajib belajar pendidikan

Madrasah Diniyah digulirkan untuk para pelajar sekolah umum pada Dinas

Pendidikan dan Kemenag tidak mengalami kesulitan. Hal tersebut dikarenakan

mendapat sambutan positif dari para guru, siswa maupun wali murid.8

Selanjutnya kebijakan-kebijakn pemerintah dalam bentuk Peraturan

Bupati Pasuruan Nomor 21 tahun 2016 diimplementasikan sebagai

pengembangan Madrasah Diniyah. Proses implementasi diharapkan akan

muncul suatu keluaran yaitu hasil segera (effect) dan dampak akhir (impact).9

Hasil segera atau akibat jangka pendek yang dihasilkan oleh suatu

7
Faishol, Renny, Taufiq. Implementasi Peraturan Bupati Tentang Wajib Belajar Madrasah
Diniyah Dalam Pengembangan Lembaga MDT. Riyadhul Jinan Pasuruan. Umsida, Proceeding of
The ICECRS Vol 6 (2020)
8
Faishol, Renny, Taufiq. Implementasi Peraturan ................................... .2018
9
Mursiyam, Undri. Strategi Pengembangan Pendidikan Madrasah Diniyah Salafiyah Al Ittihaad
Kelurahan Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Purwokerto, IAIN. 2018

4
implementasi kebijakan, sedangkan dampak kebijakan adalah sejumlah akibat

yang dihasilkan oleh implementasi kebijakan melalui proses jangka panjang.

Hasil segera dan dampak yang ditimbulkan akan sangat berguna untuk menilai

implementasi dari suatu kebijakan. Proses implementasi kebijakan publik baru

dapat dimulai apabila tujuan-tujuan kebijakan publik telah ditetapkan,

program-program telah dibuat, dan dana telah dialokasikan untuk pencapaian

tujuan kebijakan tersebut.

Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Riyadhul Jinan adalah salah satu

lembaga pendidikan Islam yang berada di wilayah Kecamatan Beji Kabupaten

Pasuruan, yang melakukan implementasi Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21

tahun 2016 tentang wajib belajar pendidikan madrasah diniyah. Adapun MDT

Riyadhul Jinan sendiri berada dibawah naungan Yayasan Nailal Amanie

Sidoarjo. Yayasan ini sudah berusia 25 tahun. Didirikan tahun 1994 dan

sampai saat ini sudah mempunyai 5 cabang yang tersebar di wilayah Surabaya,

Sidoarjo dan Pasuruan. Dalam pengembangannya, Yayasan Nailal Amanie

fokus bergerak dalam dunia pendidikan agama Islam, meliputi Pondok

Pesantren, Madin, TPQ dan Rumah Tahfidz. Sebagai lembaga non formal,

tentunya MDT. Riyadhul Jinan ini semakin tahun mengalami banyak

perubahan dan kemajuan. Dengan adanya koordinasi dan Monev dari Yayasan

Nailal Amanie serta ditunjang dengan Perbup wajib madin dan kontrol dari

FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) kecamatan Beji, menjadikan

lembaga tersebut semakin maju dan berkembang. Ini membuktikan, bahwa

kemajuan suatu lembaga tidak terlepas dari peran individual semata, namun

5
lebih dari itu ada peran dari pihak lain yang mampu melengkapi dan

menyempurnakan kekurangankekurangan yang ada.10

Guna melihat lebih jauh tentang dampak implementasi Peraturan Bupati

Pasuruan Nomor 21 tahun 2016 tentang wajib belajar pendidikan madrasah

diniyah dan bagaimana faktor pendukung dan penghambat implementasi maka

penulis akan melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Implementasi

Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan

Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan”.

Dimana berdasarkan uraian sebelumnya penelitian ini ditegaskan bahwa

implementasi peraturan Bupati Pasuruan tersebut yakni pada pembelajaran dan

monitoring yang akan diteliti.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas, maka masalah yang dapat dirumuskan dari

penelitian ini, adalah :

1. Adakah pengaruh pada Implementasi Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21

Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah

Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan?

2. Seberapa besar pengaruh pada Implementasi Peraturan Bupati Pasuruan

Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah Diniyah

Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan?

C. Tujuan Penelitian
10
Faishol, Renny, Taufiq. Implementasi Peraturan ....................................... .2018

6
Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah,

sebagai berikut:

1. Untuk menganalisis apakah ada pengaruh pada Implementasi Peraturan

Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah

Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan.

2. Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh pada Implementasi Peraturan

Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah

Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan.

D. Manfaat Penelitian

Adapun juga hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat, yakni

sebagai berikut:

1. Secara Teoritis

Hasil dari penelitian ini di harapakan dapat berguna bagi penulis, para guru

sekolah di Madrayah Diniyah Taklimiyah Riyadhul Jinan, para mahasiswa

dan masayarakat untuk menambah wawasan penegetahuan khususnya

tentang pengembangan Madrasah Diniyah. disamping itu, informasi yang

diperoleh dalam penelitian ini diharapkan juga dapat merangsang penelitian

lain untuk meneliti hal-hal yang belum diteliti dalam penelitian ini.

2. Secara Praktis

Hasil dari penelitian ini bagi penulis di harapkan dapat memenuhi tugas

akhir dalam menempuh gelar Magister di Universitas Sunan Giri Surabaya.

Dapat juga dijadikan literatur bagi Madrayah Diniyah Taklimiyah Riyadhul

7
Jinan untuk pengembangan madrasah dan literatur untuk Universitas Sunan

Giri Surabaya serta literatur untuk penulis sendiri.

E. Kerangka Teoritik

Kerangka teoritis adalah identifikasi teori-teori yang dijadikan sebagai

landasan berfikir untuk melaksanakan suatu penelitian atau dengan kata lain

untuk mendiskripsikan kerangka referensi atau teori yang digunakan untuk

mengkaji permasalahan. Tentang hal ini jujun [Link] Sumantri mengatakan

bahwa pada hakekatnya memecahkan masalah adalah dengan menggunakan

pengetahuan ilmiah sebagai dasar argumen dalam mengkaji persoalan agar kita

mendapatkan jawaban yang dapat diandalkan. Dalam hal ini kita

mempergunakan teori-teori ilmiah sebagai alat bantu kita dalam memecahkan

permasalahan.11

Bertitik tolak dari pendapat di atas, maka dalam penelitian ini ada

beberapa teori yang dipaparkan sebagai acuan terhadap permasalahan yang

ada. Adapun teori-teori tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pengertian Implementasi

Menurut Rahmat S. Sokonagoro dalam karangan Jimly Asshiddiqie

Istilah peraturan yang digunakan untuk menyebut hasil kegiatan

pengaturan yang menghasilkan peraturan (regels).12 Hal tersebut

meberitahukan bahwa peraturan adalah perangkat yang berisi patokan dan

ketentuan untuk dijadikan pedoman yang merupakan hasil dari keputusan


11
Jujun [Link]. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer, Jakarta: Sinar Harapan, 1978,
h. 316
12
Rahmat S. Sokonagoro. [Link] diakses pada tanggal 3 juli 2021.

8
yang telah disepakati dalam suatu organisasi yang bersifat mengikat,

membatasi dan mengatur dan harus ditaati serta harus dilakukan untuk

menghindari sangsi dengan tujuan menciptakan ketertiban, keteraturan, dan

kenyaman.

2. Pengertian Peraturan Bupati

Peraturan Bupati adalah peraturan perundang-undangan yang bersifat

pengaturan yang ditetapkan oleh Bupati untuk menjalankan perintah

peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi atau dalam

menyelenggarakan kewenangan pemerintah daerah.13 Hal tersebut dapat

berarti bahwa Peraturan Bupati atau disingkat menjadi Perbub adalah

peraturan yang di tetapkan oleh bupati untuk menjalankan atau

mnyelenggarakan kewenangan dari pemerintah daerah sendiri. Megacu dari

hal-hal tersebut yakni pada penelitian ini yakni Peraturan Bupati Pasuruan

nomor 21 tahun 2016 tentang wajib belajar pendidikan Madrasah Diniyah.

3. Perbub Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016

Adapun yang akan menjadi dasar ataupun landasan implementasi dalam

penelitian ini adalah Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016

tentang Wajib Belajar Pendidikan Madrasah Diniyah yang mana Fungsi

Wajib Belajar Pendidikan Madrasah Diniyah adalah mendalami ilmu-ilmu

agama Islam untuk memahami dan mengamalkan secara baik dan benar. 14

Selanjutnya yang diambil sebagai landasan adalah sebagai berikut:

13
[Link]
Diakses pada tanggal 3 juli 2021.
Perbub Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Wajib Belajar Pendidikan Madrasah Diniyah.
14

BAB II Pasal 3.

9
a. Pembelajaran dan Evaluasi

1) Pembelajaran yang diselenggarakan oleh lembaga disesuaikan dengan

jadwal Madrasah Diniyah yang bersangkutan.

2) Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran serta Penilaian hasil

belajar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3) Waktu pembelajaran wajib Madrasah Diniyah dimulai minimal pukul

14.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB atau waktu yang lain dengan

durasi minimal 4 x 30 menit.15

b. Monitoring dan Evaluasi

1) Monitoring Dan Evaluasi Pendidikan Madrasah Diniyah dilaksanakan

oleh Bidang Pergurag.

2) Dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Bidang Pergurag dapat

melibatkan instansi yang terkait.16

4. Pengertian Madrasah Diniyah Taklimiyah

Lembaga pendidikan Islam yang bernama Diniyah Takmiliyah adalah

Lembaga pendidikan yang mungkin lebih disebut sebagai pendidikan non

formal, yang menjadi lembaga pendidikan pendukung dan menjadi

pendidikan alternatif. Biasanya jam pelajaran mengambil waktu sore hari,

mulai bakda ashar hingga maghrib. Atau, memulai bakda isya’ hingga

sekitar jam sembilan malam. Lembaga pendidikan Islam ini tidak terlalu

perhatian pada hal yang bersifat formal, tetapi lebih mengedepankan pada

isi atau substansi pendidikan.


15
Perbub Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Wajib Belajar ............ BAB VI Pasal 10
16
Perbub Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Wajib Belajar ............ BAB IX Pasal 13

10
5. Pengertian Pengembangan

Dalam pengertian secara luas pengembangan berarti pola

pertumbuhan dimana perubahan secara perlahan (evolution) ataupun

perubahan secara bertahap. Winardi berpendapat bahwa pengembangan

organisasi adalah tindakan beralihnya suatu organisasi dari kondisi yang

berlaku menuju kondisi yang akan datang menurut yang diinginkan untuk

meningkatkan efektifitas.17 Hal tersebut bahwa tentang perubahan organisasi

merupakan tindakan menyususn kembali komponen organisasi untuk

meningkatkan efektifitas dan efesiensi organisasi. Berdasarkan hal tersebut

penelitian ini berfokus pada Pengembangan Madrasah Diniyah yang mana

menjadi tolak ukur untuk penelitian adalah :

a. Gerakan ke arah pertumbuhan dan ekspansi

Pada saat sistem menjadi lebih komplek dan bergerak untuk melawan

entropy, maka sistem terbuka bergerak ke arah pertumbuhan dan

ekspansi.

b. Keseimbangan antara mempertahankan dan menyesuaikan aktivitas

Sebaliknya aktifitas penyesuaian dibutuhkan agar sistem dapat

menyesuaikan diri dari waktu ke waktu dengan variasi dari permintaan

intern dan ekstern.

Winardi, 2007, Manajemen Perilaku Organisasi , Edisi Revisi, Jakarta, Kencana Prenada Media
17

Group.

11
F. Penelitian Terdahulu

Penelitian sebelumnya merupakan telaah pustaka yang berasal dari

penelitian–penelitian yang sudah pernah dilakukan. Dalam penelitian

sebelumnya ini diuraikan secara sistematis mengenai hasil penelitian yang

didapat oleh peneliti yang terdahulu. Uraian tersebut meliputi persamaan dan

perbedaan dengan penelitian yang akan dilakukan.

Pengambilan penelitian sebelumnya bertujuan untuk mendapatkan bahan

perbandingan dan acuan. Selain, itu, untuk menghindari anggapan kesamaan

dengan penelitian yang akan dilakukan. Maka dalam tinjauan pustaka ini

peneliti mencantumkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian-penelitian

terdahulu yang digunakan sebagai acuan tinjauan pustaka peneliti ini adalah

sebagai berikut:

1. Penlitian oleh Undri Mursiyam

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Undri Mursiyam, mahasiswa Program

Pascasarjana Pendidikan di IAIN Purwokerto, dengan judul “Strategi

Pengembangan Pendidikan Madrasah Diniyah Salafiyah Ittihaad

Kelurahan Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten

Banyumas”. Dengan hasil penelitiannya adalah menunjukkan dari kondisi

intern dapat di identifikasi potensi kekuatannya terletak ikatan erat yang

diperkuat karismatik kepala madrasah Diniyah, kepercayaan masyarakat

sangat tinggi, kurikulum dengan ciri khas yang mementingkan kedalaman

ilmu tafaqquh fi din, optimalisasi sarana prasarana. Sedang potensi yang

perlu diberdayakan inovasi dalam pengembangan oleh pengelola,

12
ketergantungan terhadap peran kepala Madrasah Diniyah, kondisi

lingkungan eksternal. Potensi peluang antara lain masyarakat tingkat

ekonomi menengah dan karakteristik desa budaya gotong royong,

kebersamaan, kekerabatan dan religius masih tetap bertahan, partisipasi

masyarakat tinggi, nilai-nilai aswaja berpengaruh pada pemilihan

pendidikan dan kebijakan pemerintah sebagai payung hukum. Potensi

ancaman pengembangan pendidikan, pelaksanaan lima hari sekolah. PMA

No. 13 tahun 2014 pasal 49 ayat (2), madrasah diniyah mengalami

dilematis. Strategi dari pengembangan pendidikan Madrasah Diniyah

Slafiyah Al Ittihaad terbagi dalam tiga hal yaitu pemenuhan kebututuhan

pendidikan masyarakat, peningkatan proses pembelajaran dalam

membentuk sumber daya manusia yang berkarakter akhalkul karimah dan

peingkatan pengelolaan madrasah.

Persamaan

Adapun persamaan dalam penelitian ini adalah sama-sama meneliti

tentang penegembangan pendidikan Madrasah Diniyah.

Perbedaan

Adapula perbedaan dalam penilitian ini adalah :

a. Lokasi Penelitian. Lokasi penelitian terdahulu bertempat pada

Madrasah Diniyah Slafiyah Al Ittihaad Kelurahan Pasir Kudul

Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas, Sedangkan pada

penelitian sekarang bertempat di Madrasah Diniyah Takmiliyah

Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan.

13
b. Variabel yang dteliti. Penelitian terdahulu meneliti variabel tentang

strategi pengengembangan pedidikan Madrasah Diniyah, sedangkan

pada penelitian meneliti tentang Implementasi Peraturan Bupati

Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah Diniyah.

c. Metode pendekatan penelitian. Penelitian terdahulu menggunakan

metode pendekatan penelitian kualitatif, sedangkan pada penelitian

sekarang menggunakan metode pendekatan penelitian kuantitatif.

2. Penelitian dilakukan oleh Siti Nurwardah

Penelitian terdahulu dilakukan oleh Siti Nurwardah dari Universitas Islam

Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 2016, dengan judul “Dampak

Kebijakan Bupati Purwakarta No.70 A Pasal 6 Tahun 2015 Dalam Sistem

Sosial Budaya dan Etika Masyarakat”. Dengan Hasil penelitian pada uji t

menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 <

0,05. Maka, dinyatakan bahwa Implementasi kebijakan bupati mempunyai

pengaruh yang positif dan signifikan terhadap sistem budaya dan etika

masyarakat. Dampak dari adanya kebijakan tersebut adalah

meminimalisirkan tindakan asusila maupun kriminalitas di kalangan

remaja sekaligus membina moral dan membina mutu anak muda di

Purwakarta. Nilai R square yang diperoleh sebesar 0,164 menunjukkan

sistem sosial budaya dan sistem etika masyarakat 16,4% dipengaruhi oleh

kebijakan bupati yang dilaksanakan oleh Pemerintah, adapun sisanya

14
sebesar 83,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam

penelitian ini.

Persamaan

Adapun persamaan dari penelitian terdahulu dan penelitian yang lakukan

saat ini adalah sama-sama meneliti tentang Implementasi Peraturan

Bupati dan metode pendekatan penelitian sama-sama menggunakan

metode pendekatan kuantitatif.

Perbedaan

Adapun perbedaan dalam penelitian terdahulu dengan penelitian saat ini

adalah :

a. Lokasi penelitian dahulu yakni melakukan penelitian di Purwakarta

sedangkan sekarang bertempat di Madrasah Diniyah Taklimiyah

Riyadhul Jinan Pasuruan.

b. Penelitian terdahulu meneliti tentang Sistem Sosial Budaya dan

Sistem Etika Masyarakat sedangkan penelitian sekarang meneliti

tentang Pengembangan Madrasah Diniyah Taklimiyah Riyadhul Jinan

Pasuruan.

G. Hipotesis

Berdasarkan Rumusan Masalah, Manfaat Penelitian dan Penelitian

Terdahulu, maka hipotesis yang di ajukan untuk penelitian ini, adalah :

15
1. Ada pengaruh yang positif pada Implementasi Peraturan Bupati Pasuruan

Nomor 21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah Diniyah

Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan.

2. Sangat besar pengaruhnya Implementasi Peraturan Bupati Pasuruan Nomor

21 Tahun 2016 Terhadap Pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah

Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan.

H. Kerangka Konseptual

Berdasarkan teori-teori yang sudah dikemukakan pada bagian terdahulu

dan tujuan penelitian serta ruang lingkup yang diteliti, maka disusun kerangka

dan model probabilistik untuk penelitian sebagai berikut:

Gambar 1.1

Model Analisis Regresi Linier Berganda

Y = β0 + β1X1 + β1X1 + ε

Pembelajaran
(X1)
Pengembangan
Madin
(Y)
Monitoring
(X2)

Sumber: Diolah penulis

16
I. Metode Penelitian

1. Pendekatan Penelitian

Metode penelitian adalah suatu kegiatan penyelidikan yang dilakukan

menurut metode ilmiah yang sistematik untuk menemukan informasi ilmiah

dan teknologi baru, membuktikan kebenaran atau ketidakbenaran hipotesis

sehingga dapat dirumuskan teori, proses gejala alam dan sosial.

Dalam penulisan ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif.

Menurut Sugiyono metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat

positivism, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu,

pengumpulan data, menggunakan instrument penelitian, analisis data

bersifat kuantitatif atau statistik. dengan tujuan untuk menguji hipotesis

yang telah ditetapkan.18

2. Populasi dan Sampel

Menurut Sugiyono populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri

atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu

yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian di tarik

kesimpulannya.19 Dalam penelitian ini populasi di ambil dari data guru dan

murid Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul Jinan di Beji Kabupaten

Pasuruan dengan jumlah 6 guru dan 123 murid.

Menurut Sugiyono sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik

yang dimiliki oleh populasi.20 Menurut Sugiyono terdapat dua cara dalam
18
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Metode Penelitian dan
Pengembangan). Bandung: [Link].8
19
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung: [Link].61
20
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan......................[Link].62

17
pengambilan sampel ini dengan acak atau tidak acak.21 Peneliti mengambil

semua populasi yang terdapat di Madrasah Diniyah Takmiliyah Riyadhul

Jinan di Beji Kabupaten Pasuruan dengan jumlah 6+123 = 129 respoden, hal

tersebut berarti peneliti menggunakan Sampling Jenuh, Menurut Sugiyono

sampling jenuh adalah teknik pengumpulan sampel bilasemua anggota

populasi digunakan seagai sampel.22

3. Analisis Data

a. Uji Validitas

Uji validitas bertujuan untuk menguji apakah setiap item

pertanyaan telah valid. Suatu instrument dikatakan valid atau sahih jika

mempunyai validitas tinggi. Sebaliknya, instrument yang kurang valid

berarti memiliki validitas rendah.

Hasil skor dari kuesioner tersebut merupakan data kuantitatif yang

akan di hitung menggunakan program SPSS 24 dalam perhitungan

korelasi. Menurut Arikunto hal-hal pokok uji validitas adalah :23

1. Uji ini sebenarnya untuk melihat butir-butir pertanyaan dalam

kuesioner tersebut dapat mendefinisikan suatu variabel.

2. Daftar pertanyaan inti pada umumnya untuk mendukung suatu

kelompok variabel tertentu.

3. Uji validitas dilakukan setiap butir soal. Hasilnya dibandingkan

dengan rtabel, df = n – k dengan taraf signifikan 5% atau 0,05 :

21
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta,
[Link].118
22
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, ........................................[Link].124
23
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian .....................[Link].211

18
a. Jika rtabel < rhitung maka butir soal tersebut valid.

b. Jika rtabel > rhitung maka butir soal tersebut tidak valid.

b. Uji Reliabilitas

Menurut Nur Asnawi uji reliabilitas adalah ukuran yang

menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur yang dapat dipercaya atau

dapat diandalkan.24 Salah satu ukuran internal konsistensi adalah

koefisien Alpha Cronbach, dimana jika α > 0,6 menunjukkan intrumen

atau alat ukur tersebut reliabel atau valid.

c. Uji Asumsi Klasik

Uji asumsi klasik merupakan salah satu langkah penting untuk

menghindari regresi lansung. Dalam data time series uji asumsi klasik ini

merupakan syarat yang harus di penuhi. Model regresi yang baik harus

terdistribusi normal, dan terhindar atau terbebas dari linearitas,

autokorelasi, dan heterokedastisitas. Untuk menguji penyimpangan

asumsi klasik tersebut dapat menggunakan cara untuk mengujinya

sebagai berikut:

1) Uji Normalias

Uji normalitas menurut Sugiono dan Susanto dilakukan untuk

mengetahui apakah sampel yang diambil berasal dari populasi yang

terdistribusi normal. Keadaan sampling yang normal sangat penting

karena merupakan persyaratan penggunaan statistik untuk melakukan

Asnawi, H. Nur dan Dr. H. Masyhuri. Metodologi Riset Manajemen Pemasaran Malang: UIN-
24

MALIKI PRESS.2011.171

19
pengujian hipotesis. Dalam penelitian untuk mengetahui apakah data

terdistribusi normal atau tidak dapat digunakan uji kolgomorov-

smirnov. Pengambilan keputusan untuk data terdistribusi normal

adalah jika sig. (2-tailed) > 5 persen (0.05).25

2) Uji Autokorelasi

Menurut Sugiono dan Susanto uji autokorelasi adalah untuk

mengetahui apakah dalam persamaan regresi terdapat kondisi serial

atau tidak antara variabel pengganggu. Untuk mengetahui apakah

persamaan regresi ada atau tidak autokorelasi akan digunakan

pendekatan uji Run. Jika nilai Run > 0.05 maka gejala autokorelasi

dapat diabaikan. Model regresi yang baik mensyaratkan tidak adanya

autokorelasi.26

3) Uji Lineritas

Menurut Sugiyono dan Susanto (2015:323) uji linearitas dapat

dipakai untuk mengetahui apakah variabel terikat dengan variabel

bebas memiliki hubungan linear atau tidak secara signifikan. Uji

linearitas dapat dilakukan melalui test of linearity.27 Kriteria yang

berlaku adalah jika nilai signifikansi pada linearity ≤ 0,05, maka dapat

diartikan bahwa antara variabel bebas dan variabel terikat terdapat

hubungan yang linear.

4) Uji Heterokedastisitas

25
Sugiyono & Agus Susanto. Cara Mudah Belajar SPSS & Lisrel. CV. Alfabeta: Bandung.2015.
Hal.321
26
Sugiyono & Agus Susanto. Cara Mudah Belajar SPSS ....................2015. Hal.333
27
Sugiyono & Agus Susanto. Cara Mudah Belajar SPSS ....................2015. Hal.323

20
Menurut Surfan dan Natanael uji heteroskedasitas adalah untuk

melihat apakah kesalahan (eror) pada data kita memiliki varians yang

sama atau tidak. Heteroskedastisitas memiliki suatu kondisi bahawa

varians eror berbeda dari satu pengamatan ke pengamatan lain. Model

regresi liniear sederhana yang baik adalah tidak mengalami

heteroskedastisitas.28

Melihat apakah dalam sebuah model regresi terjadi

ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan

lain menggunakan uji heterokedastisitas. Salah satu cara untuk

mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas adalah dengan

melihat grafik scatter plot. Deteksi heteroskedastisitas dapat dilakukan

dengan melihat ada tidaknya pola-pola tertentu pada grafik scatter

plot.

Dasar pengambilan keputusan adalah titik-titik menyebar diatas

dan di bawah atau disekitar 0, titik-titik tidak mengumpul hanya diatas

atau dibawah saja, penyebaran titik-titik data tidak membentuk pola

bergelombang melebar kemudian menyempit kembali, dan

penyebaran titik-titik data tidak berpola maka tidak terjadi

heteroskedastisitas.

d. Analisis Regresi Linier Berganda

Menurut Suyono regresi linier berganda adalah model probalistik

yang menyatakan hubungan linear antara dua atau lebih di mana salah

Sufren, dan Natanael, Yonathan. Mahir Menggunakan SPSS Secara Otodidak. Jakarta: Kompas
28

Gramedia.2014. hal.105

21
satu variabel dianggap mempengaruhi variabel yang lain.29 Variabel yang

mempengaruhi dinamakan variabel independen (bebas) dan variabel yang

dipengaruhi dinamakan variabel dependen (terikat).

Model probalistik untuk regresi linear sederhana sebagai berikut:

Y = β0 + β1X1 + β2X2 + ε

Dengan X adalah variabel independen (bebas), Y adalah variabel

dependen (terikat), α dan β adalah parameter-parameter yang nilainya

tidak diketahui yang dinamakan koefisien regresi, dan ε adalah

kekeliruan atau galat acak. Galat acak mempunyai peranan penting dalam

analisis regresi. Galat acak digunakan untuk memodelkan variasi nilai-

nilai Y untuk nilai X yang tetap. Di dalam penelitian ini variabel

dependen (Y) adalah Pengembangan Madrasah Diniyah, sedangkan

variabel (X) adalah Pembelajaran dan Monitoring.

e. Uji F

Menurut Ghozali Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakan

semua variabel bebas mempunyai pengaruh secara bersama-sama

29
Suyono. Analisis Regresi Untuk Penelitian. Yogyakarta. Deepublish. [Link].05

22
terhadap variabel terikat.30 Dengan kriteria pengambilan keputusan

sebagai berikut:

1. Jika sig pada nilai F < 0,05 maka H 0 ditolak dan H1 diterima yang

artinya terdapat berpengaruh signifikan dari seluruh variabel bebas

terhadap variabel terikat.

2. Jika nilai Fhitung > Ftabel maka H0 ditolah dan Ha diterima yang artinya

variabel bebas berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap

variabel terikat.

f. Uji t

Menurut Ghozali Uji statistik pada dasarnya menunjukkan seberapa

jauh pengaruh satu variabel independen (bebas) secara individual dalam

menerangkan variabel dependen (terikat).31 Pengujian dilakukan dengan

menggunakan signifikan 0,05 (α = 5%). Penerimaan atau penolakan

hipotesis dilakukan dengan kriteria :

1. Jika nilai signifikan > 0,05 maka hipotesis ditolak (koefisien tidak

signifikan). Ini berarti secara parsial variabel tidak mempunyai

pengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat.

2. Jika nilai thitung > ttabel maka variabel bebas (X) berpengaruh terhadap

variabel terikat (Y) atau Ha diterima.

3. Jika nilai thitung < ttabel maka variabel bebas (X) tidak berpengaruh

terhadap variabel terikat (Y).

30
Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. 21 Update
PLS Regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
31
Ghozali, Imam. Aplikasi Analisis Multivariate dengan ................................ 2013. Hal. 98

23
J. Sistematika Bahasan

Dalam penelitian ini, sistematika penulisan terdiri atas lima bab yaitu

sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan mengenai latar belakang, rumusan masalah, tujuan

penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini menyajikan tentang teori-teori yang digunakan dalam penelitian

ini mengenai penelitian sebelumnya, landasan teori, hipotesis dan model

analisis.

BAB III : METODE PENELITIAN

Dalam bab ini menguraikan mengenai pendekatan penelitian, identifikasi

variabel, definisi operasional variabel, jenis dan sumber data, prosedur

pengumpulan data dan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian

ini.

BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam bab ini menjelaskan mengenai gambaran umum subjek dan objek

penelitian, deskripsi hasil penelitian, pengujian instrument, analisis model

dan pengujian hipotesis yang diperlukan dalam penelitian ini.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN

24
Dalam bab ini berisi kesimpulan dan saran yang berkaitan dengan analisa

dan optimalisasi sistem berdasarkan yang telah diuraikan pada bab-bab

sebelumnya.

25
K. Daftar Kepustakaan

Abuddin Nata, 2013. Sejarah Pendidikan Islam Pada Periode Klasik Dan
Pertengahan, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:


Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.


Jakarta: Rineka Cipta.

Asnawi, H. Nur dan Dr. H. Masyhuri. 2011. Metodologi Riset Manajemen


Pemasaran Malang: UIN-MALIKI PRESS.

Departemen Agama RI, 2000. Pedoman Penyelenggaraan dan Pembinaan


Madrasah Diniyah, Jakarta: Departemen Agama.

Faishol, Renny, Taufiq. 2020. Implementasi Peraturan Bupati Tentang Wajib


Belajar Madrasah Diniyah Dalam Pengembangan Lembaga MDT.
Riyadhul Jinan Pasuruan. Umsida, Proceeding of The ICECRS Vol 6.

Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM


SPSS 21 Update PLS Regresi. Semarang: Badan Penerbit Universitas
Diponegoro. 2013.

Hasbullah, 1999. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafindo


Persada.

[Link]
pasuruan-terlegalitas”. PEMKAB Pasuruan, diakses tanggal 18 Juni 2021.

[Link]
[Link]?m=1 di akses tanggal 22 Juni 2021

Iskandar Wiryokusumo, 2011. Dasar Dasar Pengembangan Kurikulum .


Jakarta: Bumi Aksara.

Jesika Markenzie, 2016 Studi Pengembangan Organisasi, Jakarta :


Kementerian PPN.

Kemenag RI, 2014. Pedoman Penyelenggaraan Madrasah Diniyah


Takmiliyah, Jakarta: Kemenag.

Kementerian Agama RI, 2013. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Madrasah diniyah Takmiliyah, Tulungagung : Diktat Tidak Diterbitkan.
Kapioru, Evan, Harlan, 2014. Implementasi Peraturan Daerah Kota Kupang
Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pelayanan Parkir Di Tepi
Jalan Umum. Jurnal Nominal/Volume 3.

Maryadi Syarif, 2013. Teori dan Model Pengembangan Kelembagaan


Pendidikan. Jurnal, Media Akademika, Vol. 28.

Mujamil Qomar, 2014. Menggagas Pendidikan Islam, Jakarta. Remaja


Rosdakarya.

Mulyadi, Deddy, 2015. Study Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik,


Bandung: Alfabeta.

Mursiyam, Undri. 2018. Strategi Pengembangan Pendidikan Madrasah


Diniyah Salafiyah Al Ittihaad Kelurahan Pasir Kidul Kecamatan
Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Purwokerto.

Nur, Rahmawati, Endang. 2018. Implementasi Kebijakan Peraturan Bupati


Kudus Nomor 2 Tahun 2018 Sebagai Upaya Peningkatan UMKM Di
Kabupaten Kudus. Surabaya, UNTAG.

Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Wajib Belajar


Pendidikan Madrasah Diniyah.

PMA, no 13 tahun 2014 Tentang Pedidikan Keagamaan Islam, BAB I, pasal 2

PP No. 55 tahun 2007, BAB I, Pasal 14 ayat (2)

Ruslan, Rosady, 2010. Manajemen Public Relations & Media Komunikasi.


Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Tahir, Arifin. 2014. Kebijakan Publik & Transparansi Penyelenggaraan


Pemerintah Daerah. Cetakan Kesatu. Bandung: Alfabeta CV.
Taufik, Mhd. dan Isril, 2013. Implementasi Peraturan Daerah Badan
Permusyawaratan Desa. Jurnal Kebijakan Publik, Volume 4, Nomor 2.
Sufren, dan Natanael, Yonathan. 2014. Mahir Menggunakan SPSS Secara
Otodidak. Jakarta: Kompas Gramedia.

Sugiyono,2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Metode


Penelitian dan Pengembangan). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,


Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono & Agus Susanto. 2015. Cara Mudah Belajar SPSS & Lisrel. CV.
Alfabeta: Bandung.
Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung : Alfabeta, CV.

Suyono. 2018. Analisis Regresi Untuk Penelitian. Yogyakarta. Deepublish.


Waluyo, 2007. Manajemen Publik: (Konsep, Aplikasi dan Implementasi dalam
Pelaksanaan Otonomi Daerah). Cetakan I. Bandung: Mandar Maju.

Yudiaatmaja, Fridayana. 2013. Analisis Regresi dengan Menggunakan


Aplikasi Komputer Statistik SPSS. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Anda mungkin juga menyukai