0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
212 tayangan4 halaman

Definisi dan Karakter Community Development

1. Community development berfokus pada pembangunan sosial dan kapasitas masyarakat lokal untuk menumbuhkan kepercayaan dan rasa memiliki di kalangan masyarakat. 2. Konsep ini berbeda dengan CSR yang lebih luas cakupannya, meskipun community development merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. 3. Sejarah konsep ini bermula dari usaha pembangunan komunitas sempurna pada abad ke-18

Diunggah oleh

puskesmascibatudtp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
212 tayangan4 halaman

Definisi dan Karakter Community Development

1. Community development berfokus pada pembangunan sosial dan kapasitas masyarakat lokal untuk menumbuhkan kepercayaan dan rasa memiliki di kalangan masyarakat. 2. Konsep ini berbeda dengan CSR yang lebih luas cakupannya, meskipun community development merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. 3. Sejarah konsep ini bermula dari usaha pembangunan komunitas sempurna pada abad ke-18

Diunggah oleh

puskesmascibatudtp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Community Development (Pembangunan 

Komunitas)
Posted in CSR tagged community, CSR, development, komunitas, pembangunan pada 5:08 pm
oleh Abu 'Umar

Oleh : Anis Ulfiyatin

Konsep tentang Community Development (Comdev) berhubungan dengan studi


Coorporate Social Responsibility (CSR)?, dan terkadang antara keduanya cenderung disamakan
oleh banyak orang, padahal dari konsep sendiri, ada perbedaan yang akan sangat berpengaruh
pada tataran penerapannya sendiri di lapangan. Selanjutnya dibawah ini akan kami bedakan
antara konsep dari Comdev dan CSR.

Satu hal yang masih menjadi perdebatan adalah kejelasan dari pada konsep CSR sendiri,
yang meskipun wacana tentang hal tersebut sudah sangat luas, tetapi sampai saat ini masih belum
ada konsep tunggal yang menjelaskannya, di bawah ini akan kami cantumkan salah satu definisi
dari konsep CSR yang dikeluarkan oleh WBCSD,

“Continuing commitment by business to behave ethically and contribute to economic


development while improving the quality of life of the workforce and their families as well as of
the local community and society at large” (WBCSD”.

Adapun definisi dari Community development sendiri adalah sebagai berikut,

“The process of developing active and sustainable communities based on social justice and
mutual respect, its about influencing power structures to remove the barriers that prevent people
from participating in the issues that affect their lives. Its expresses values of fairness, equality,
accountability, opportunity, choice, participation, mutuality, reciprocity and continuous
learning” (Wikipedia).

Dalam beberapa hal, Community Development dapat juga didefinisikan sebagai penguatan
potensi dan peran masyarakat untuk meraih potensi individu melalui pengorganisasian kelompok
masyarakat untuk bertindak secara kolektif guna mengontrol kebijakan, proyek, program, dan
kebijakan dengan mengefektifkan peran individu-individu dalam masyarakat tersebut (Mata
kuliah CSR).
Dalam membahas image suatu perusahaan, selama ini perusahaan selalu dianggap sebagai
biang rusaknya lingkungan, pengeksploitasi sumber daya alam, dan hanya mementingkan profit
semata. Kebanyakan para perusahaan melibatkan dan memberdayakan masyarakat hanya untuk
mendapat simpati. Program mereka hanya sebatas sumbangan, santunan, dll. Tetapi dengan
adanya konsep tanggung jawab sosial perusahaan sebagaimana dijelaskan diatas, akan
memberikan konsep yang berbeda dimana perusahaan secara sukarela menyumbangkan sesuatu
demi masyarakat yang lebih baik, dan karenanya, citra perusahaan di mata masyarakat sangat
berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Dan salah satu dari
bentuk tanggung jawab sosial perusahaan ini adalah Community Development. Di mana
perusahaan lebih menekankan pembangunan social dan pembangunan kapasitas masyarakat,
sehingga akan menggali potensi masyarakat lokal yang menjadi modal social perusahaan untuk
terus maju dan berkembang. Pada akhirnya akan tercipta dan tumbuh trust dan sense of
belonging dalam diri masyarakat.

Secara lebih jelas letak dan posisi Community Development dalam keseluruhan konsep
CSR adalah sebagai berikut;

Selanjutnya para praktisi Comdev akan terlibat dalam berbagai hal seperti organisasi-
organisasi perkumpulan dan berperilaku selayaknya seorang yang belajar dengan komunitas
yang ada guna mengindentifikasi masalah, kepemilikan, lokasi sumber permasalahan,
menganalisis struktur kekuasaan lokal, kebutuhan pokok masyarakat setempat, dan berbagai hal
lain yang berhubungan dengan karakter komunitas (case study). Selanjutnya, para praktisi biasa
disebut sebagai aktivis sosial yang dalam prakteknya menggunakan sumber sosial untuk
mendapatkan fokus masalah ekonomi dan politik yang komunitas gunakan untuk memenuhi
kebutuhan mereka.

Dan bentuk dari Community Development yang melingkupi sumber akademis untuk
problem komunitas dalam hal pertukaran yang saling menguntungkan adalah Community-Based
Participatory Research (CBPR). Dan salah satu perbedaan prinsipil antara CBPR dengan
penelitian tradisional adalah, CBPR berkebalikan dalam arti implementasi program, jika
sebelumnya aktifis CBPR menciptakan pengetahuan untuk memajukan pengetahuan penelitian
sendiri, maka pada konsep CBPR adalah proses yang interaktif, yang bukan merupakan satu
penelitian coorporasi, refleksi, dan penuh aksi dalam siklus dan lingkaran prosesnya sendiri. Dan
beberapa program dan pendekatan berbeda yang digunakan dalam pelaksanaan Community
Development dapat melingkupi;

1. community economic development


2. community capacity building
3. social capital formation
4. political participatory development
5. nonviolent direct action
6. ecologically sustainable development
7. asset-based community development
8. faith-based community development
9. community practice social work
10. community mobilization
11. community empowerment
12. community participation

The History…

Konsep Community Development sendiri ternyata telah lama dikenal oleh masyarakat,
meskipun konsep awalnya bukan Community Development, tetapi substansi darinya sangat cocok
dengan penerapan Community Development yang ada sekarang. Comdev telah menjadi satu hal
yang terkadang secara eksplisist maupun implisist terlihat dalam setiap tujuan dari komunitas
masyarakat, pengharapan akan kehidupan yang lebih baik, dan bertujuan mencapai suatu usaha
kolektif menjadi sejarah awal munculnya gagasan comdev sendiri. Pada abad 18-an, ketika
muncul usaha yang paling awal dari seorang sosialis, yaitu Robert owen (1771-1851) mencoba
untuk berfikir tentang perencanaan satu komunitas, dan membentuknya menjadi komunitas yang
sempurna, selanjutnya pemikiran tersebut terus diadopsi oleh tokoh lain seperti Lanark, Oneida,
Mohandas K. gandhi, Swaraj, Vinoba Bhave, Jawaharlal Nehru, dan tokoh-tokoh lainnya. Pada
tahun 90-an, dikarenakan mulai munculnya banyak kritik dari banyak program yang ada dibawah
pemerintahan Robert Putnam dalam penjelajahan ulang kapitalis sosial, Community
Development International kemudian menjadi lebih memfokuskan pada masalah dan formasi
kapitalis sosial, dan akhirnya berkembang seperti sekarang.

Satu poin penting yang perlu di ingat adalah ada perbedaan konsep antara Coorporasi
dengan Community Development, secara teoritik Comdev sangat berbeda dengan pembangunan,
masyarakat Comdev mengacu kepada pembangunan komunitas karena areanya terbatas pada
komunitas dan acuan kehidupan sosialnya adalah kebudayaan komunitas yang paguyuban
(gemeinchaft).

Anda mungkin juga menyukai