Nama : Alya Rafika NIM :
41919210011
“Perancangan Mikrokontroller Projek Tempat Sampah
Otomatis”
Alat dan komponen yang dibutuhkan
1. Arduino Uno R3 : Arduino Uno adalah suatu perangkat prototype elektronik berbasis
mikrokontroler yang fleksibel dan open source, perangkat keras dan perangkat
lunaknya mudah digunakan. Arduino Uno memuat segala hal yang dibutuhkan untuk
mendukung sebuah mikrokontroler. Hanya dengan menghubungkannya ke sebuah
komputer melalui USB atau memberikan tegangan DC dari baterai atau adaptor AC ke
DC sudah dapat membuat Arduino bekerja. Adapun data teknis board Arduino Uno R3
adalah sebagai berikut:
• Tegangan Operasi : 5V
• Tegangan Input (recommended) : 7 - 12 V
• Tegangan Input (limit) : 6 - 20 V
• Pin digital I/O : 14 (6 diantaranya pin PWM)
• Pin Analog input : 6
• Arus DC per pin I/O : 40 mA
• Arus DC untuk pin 3.3 V : 150 mA
2. Mini Board : Berfungsi sebagai penghubung.
3. 2 buah sensor ultrasonik HC-SR04 : Sensor Ultrasonik adalah sensor yang bekerja
berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara dan digunakan untuk mendeteksi
keberadaan suatu objek atau benda tertentu di depan frekuensi kerja pada daerah di atas
gelombang suara dari 20 KHz hingga 2 MHz (Arief, 2011). Sensor ultrasonik disini
berfungsi sebagai pendeteksi orang yang hendak membuang sampah ke tempat sampah
dan pendeteksi kapasitas tempat sampah.
4. Mini servo SG90 : Berfungsi sebagai penggerak bilah besi, yang akan menghasilkan
gerakan buka tutup tempat sampah.
5. Buzzer : Berfungsi sebagai alarm ketika sensor sudah mendeteksi kapasitas tempat
sampah akan penuh.
6. Kabel jumper Male to Male dan Male to Female : Berfungsi untuk menyambungkan
bread board dengan beberapa komponen.
Perangkaian Mikrokontroller
Gambar skematik:
Tahapan-tahapan :
1. Sensor ultrasonik 1 berfungsi sebagai sensor yang mendeteksi jarak manusia ketika ingin
membuang sampah.
• Sambungkan pin VCC pada sensor 1 ke pin 3.3V pada arduino uno.
• Pin trigger disambungkan ke pin analog 0 pada arduino uno.
• Lalu, pin echo disambungkan ke pin analog 1 pada arduino uno.
• Yang terakhir, pin GND pada sensor disambungkan ke pin GND pada arduino uno.
2. Setelah itu, sambungkan motorservo ke arduino uno.
• Pin signal pada servo disambungkan ke pin digital no 4 pada arduino uno.
• Pin power disambungkan ke 5V pada arduino uno
• Yang terakhir, pin GND pada servo disambungkan ke pin GND pada arduino uno.
3. Letakkan sensor ultrasonik 2 pada mini board di pin no 27,28,29,dan 30, setelah itu
sambungkan ke arduino uno. Sensor ultrasonik ke 2 ini berfungsi sebagai sensor yang
mendeteksi kapasitas tempat sampahnya.
• Pin no 27 sebagai VCC disambungkan ke 5V.
• Pin no 28 sebagai trigger pin disambungkan ke analog 2.
• Pin no 29 sebagai echo pin disambungkan ke analog 3.
• Yang terakhir, pin no 30 sebagai GND pada sensor disambungkan ke pin GND pada
arduino uno.
4. Letakkan pula buzzer pada mini board di pin no 1 dan no 6, setelah itu sambungkan ke
arduino uno.
• Pin no 1 merupaka kutub positif pada buzzer disambungkan ke GND pada arduino
uno.
• Pin no 6 merupakan kutub negative disambungkan ke digital 6 pada arduino uno.
Implementasi :
Pemprograman