0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

Metode Akar: Iterasi dan Newton-Rhapson

Dokumen ini membahas pendekatan akar persamaan f(x)=0 dengan metode iterasi titik tetap dan metode Newton-Rhapson. Metode iterasi titik tetap menggunakan rumus iterasi untuk mencari nilai akar secara berulang dengan tebakan awal x0. Metode Newton-Rhapson menghitung nilai akar dengan mengambil turunan f'(x) dan melakukan iterasi untuk memperkecil galat. Kedua metode diilustrasikan dengan contoh persamaan ku
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

Metode Akar: Iterasi dan Newton-Rhapson

Dokumen ini membahas pendekatan akar persamaan f(x)=0 dengan metode iterasi titik tetap dan metode Newton-Rhapson. Metode iterasi titik tetap menggunakan rumus iterasi untuk mencari nilai akar secara berulang dengan tebakan awal x0. Metode Newton-Rhapson menghitung nilai akar dengan mengambil turunan f'(x) dan melakukan iterasi untuk memperkecil galat. Kedua metode diilustrasikan dengan contoh persamaan ku
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Rouli Putri Lindes Situmorang

Nim : 2013101002

( )

Akan ditentukan ditentukan pendekatan akar dari f ( x)  0 dengan metode iterasi titik tetap dan
metode newton rhapson sebagai berikut

1. Metode Iterasi Titik Tetap


a. Langkah 0: nyatakan persamaan f ( x)  0 menjadi x  g (x) , salah satunya yaitu

Jadi diperoleh ( )
b. Langkah 1 : Tentukan rumus iterasi dan tebakan awalnya.

- Rumus iterasi
- Tebakan awal dipilih x 0 sedemikian sehingga  1  g ' ( x0 )  0 atau 0  g ' ( x0 )  1 ,
dimana ( ) maka salah satunya bisa dipilih . Dalam hal
ini dipilih x0  1
c. Langkah 2: iterasi 1
- Berdasarkan formula iterasi dan tebakan awal diperoleh yaitu
d. Lakukan seterusnya hinggga diperoleh error yang lebih kecil dari toleransi.
Proses di atas secara visual dan numerik dapat ditampilkan dengan aplikasi geogebra seperti
contoh berikut.
Perhatikan bahwa hasil pendekatan akar pada iterasi pertama adalah x1  0,66 ,
x2  0,48 , dan seterusnya.
Perhitungan dengan bantuan excel juga bisa dilakukan dan diperoleh hasil berikut.

x g(x) error
-
1 0.66667 0.33333
-
0.66667 0.48148 0.18519
-
0.48148 0.41061 0.07087
-
0.41061 0.38953 0.02108
-
0.38953 0.38391 0.00562
-
0.38391 0.38246 0.00145
-
0.38246 0.38209 0.00037
0.38209 0.38200 -9.4E-05

Metode Newton-Rhapson
a. Langkah 1: menentukan tebakan awal x 0 kemudian mencari nilai f ( x0 )  y0
sehingga diperoleh titik pada kurva yaitu x0 , f ( x0 ) 
Misal dipilih x0  1

a. Langkah 2: Lakukan iterasi 1


y0 2
x1  x 0  1 0
f ' ( x0 ) 2
Perhitungan dengan bantuan excel juga bisa dilakukan dan diperoleh hasil berikut.

iterasi xi f(x) f'(x) e


0 1 -2 -2
1 0 2 -6
-
2 0.333333 0.222222222 4.66667 100
-
3 0.380952 0.004535147 4.47619 12.5
-
4 0.381966 2.0530E-06 4.47214 0.265251989
-
5 0.381966 4.2166E-13 4.47214 0.000120187
-
6 0.381966 0.0000E+00 4.47214 2.46916E-11
-
7 0.381966 0.0000E+00 4.47214 0

Anda mungkin juga menyukai