0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan19 halaman

Jenis-Jenis Terapi Komplementer

[Ringkasan] Dokumen tersebut merangkum 3 jenis terapi komplementer yang umum digunakan di Indonesia yaitu akupuntur, terapi hiperbarik, dan terapi herbal tradisional beserta penjelasan singkat mengenai masing-masing terapi. Dokumen juga membahas kelompok terapi komplementer lainnya seperti akupresur, moksibusi, dan bekam serta pelayanan kesehatan tradisional yang terbagi menjadi 3 jenis.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
62 tayangan19 halaman

Jenis-Jenis Terapi Komplementer

[Ringkasan] Dokumen tersebut merangkum 3 jenis terapi komplementer yang umum digunakan di Indonesia yaitu akupuntur, terapi hiperbarik, dan terapi herbal tradisional beserta penjelasan singkat mengenai masing-masing terapi. Dokumen juga membahas kelompok terapi komplementer lainnya seperti akupresur, moksibusi, dan bekam serta pelayanan kesehatan tradisional yang terbagi menjadi 3 jenis.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kelompok 3 Therapy Komplementer.

 1. Firanti Kurnia (21.111.017)


 2. Fitri Handayani (21.111.018)
 3. Herlin Wida Sitinjak (21.111.019)
 4. Ida Tiku Seleng (21.111.020)
 5. Ika Br Sembiring (21.111.021)
 6. Intan Budian (21.111.022)
 7. Krista Melani Gulo (21.111.023)
 8. Liska Megawati Harianja (21.111.024)
 9. Romiandi Haro Munthe (21.111.042)
Apa itu Terapi Komplementer?

Terapi komplementer adalah bidang ilmu kesehatan yang


bertujuan untuk menangani berbagai penyakit dengan
teknik tradisional, yang juga dikenal sebagai pengobatan
alternatif. Terapi komplementer tidak dilakukan dengan
tindakan bedah dan obat komersial yang diproduksi secara
masal, namun biasanya menggunakan berbagai jenis terapi
dan obat herbal.
Jenis-jenis komplementer

 Mind-body therapy
Iintervensi dengan teknik untuk memfasilitasi kapasitas berpikir yang mempengaruhi gejala fisik dan
fungsi berpikir yang mempengaruhi fisik dan fungsi tubuh (imagery, yogo, terapi musik, berdoa,
journaling, biofeedback, humor, tai chi, dan hypnoterapy).
 b. Alternatif sistem
Pelayanan yaitu sistem pelayanan kesehatan yang mengembangkan pendekatan pelayanan biomedis
(cundarismo, homeopathy, nautraphaty).
c. Terapi biologis
Natural dan praktik biologis dan hasil-hasilya misalnya herbal, dan makanan.
 d. Terapi manipulatif dan sistem tubuh
Didasari oleh manupulasi dan pergerakan tubuh misalnya kiropraksi, macam- macam pijat,
rolfiing, terapi cahaya dan warna, serta hidroterapi.
Lanjutan

e. Terapi energi
Terapi yang berfokus pada energi tubuh (biofields) atau mendapatkan energi dari luar tubuh
(terapetik sentuhan, pengobatan sentuhan, reiki, external qi gong magnet) terapi ini
kombinasi antar energi dan bioelektromagnetik.
3 jenis teknik pengobatan
terapi komplementer di
Indonesia

1. Akupuntur
Manfaat dan khasiat tusuk jarum
(akupuntur) mungkin belum banyak
dipahami dan diminati oleh masyarakat
pada beberapa tahun atau dekade
sebelumnya. Tetapi dewasa ini hal
tersebut telah banyak dikenal luas oleh
masyarakat.
JENIS – JENIS
AKUPUNTUR
Akupuntur Tubuh
Akupuntur ini merupakan akupuntur
yang paling umum. Dalam terapi
akupuntur ini, alat yang digunakan
hanyalah sebuah jarum baja yang
sangat halus yang dimasukkan ke
beberapa titik akupuntur yang ada di
tubuh. Jarum yang digunakan sangat
halus dan merangsang titik-titik
akupuntur yang harus dirangsang.
 Akupuntur Elektro
Jenis akupuntur ini dilakukan
bersamaan dengan akupuntur tubuh.
Akupuntur elektro terhubung dengan
bagian atas jarum yang digunakan
saat terapi, lalu jarum tersebut
distimulasi dengan arus listrik.
Namun, jenis akupuntur ini tidak
cocok bagi semua pasien.
 Akupresur
Akupuntur Aurikularis Ciri khas dari akupuntur ini adalah teknik memijat. Ahli
Saat melakukan terapi terapi akupuntur akan memijat di titik-titik tertentu
akupuntur ini berpusat hanya yang ada di tubuh untuk mengobati si pasien.
di telinga saja, sehingga jarum
yang ditusukkan hanya di
sekitar area telinga. Mengapa
demikian? Karena menurut
kepercayaan Tiongkok, area
telinga dapat mewakili semua
titik yang ada di area tubuh.
Moksibusi

Jenis akupuntur ini melibatkan


ramuan khusus yang dibubuhkan di
atas jarum akupuntur, efek ramuan
ini adalah memberikan efek hangat.
 Bekam
Akupuntur ini melibatkan sebuah
gelas bambu yang digunakan
bersamaan dengan akupuntur. Gelas
tersebut dipanaskan terlebih dahulu,
lalu setelah itu langsung ditempatkan
di titik tertentu yang diinginkan.
2. Terapi Hiperbarik

Terapi hiperbarik umumnya


digunakan untuk mengobati penyakit
dekompresi yang biasanya dialami oleh
para penyelam bawah laut.

Namun belakangan ini, terapi hiperbarik


juga kerap dipakai sebagai pengobatan
tambahan untuk mengatasi berbagai
penyakit.
Berikut adalah beberapa penyakit atau kondisi medis yang bisa diobati
dengan terapi hiperbarik:

c. Keracunan d. Cedera akibat


a. Anemia. b. Luka bakar.
karbon monoksida. terapi radiasi.

e. Infeksi pada otot g. Infeksi jaringan h. Proses


dan tulang f. Abses otak. otot atau gas pemulihan setelah
(osteomielitis). gangren. cangkok kulit.

i. Luka yang tidak k. Kehilangan


j. Kehilangan
kunjung sembuh, penglihatan secara
pendengaran tiba-
seperti ulkus kaki tiba-tiba dan tanpa
tiba.
diabetik. rasa sakit.
3. Terapi herbal medik
Kandungan antioksidan yang cukup
tinggi, obat herbal sering dikonsumsi
untuk memelihara kesehatan dan
mengurangi risiko terjadinya berbagai
penyakit, seperti kanker, demensia,
diabetes, dan aterosklerosis
1. Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris
Penerapan pelayanan kesehatan tradisional yang
manfaat dan keamanannya terbukti secara
empiris. Pelayanan Kesehatan Tradisional
Pelayanan Empiris dapat menggunakan satu cara
perawatan atau kombinasi cara perawatan dalam
kesehatan satu sistem Pelayanan Kesehatan Tradisional
Empiris yang dilakukan dengan menggunakan
keterampilan; dan/atau ramuan.
tradisional 2. Pelayanan Kesehatan Tradisional
terbagi Komplementer
Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer
yang menggunakan keterampilan dilakukan
dengan menggunakan: teknik manual; terapi
energi; dan/atau terapi olah pikir.
3. Pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi
 Pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi harus
diselenggarakan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jenis
Lanjutan Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer
ditetapkan oleh Menteri setelah mendapat rekomendasi
dari tim. Tim terdiri atas unsur Kementerian Kesehatan,
organisasi profesi, praktisi, dan pakar kesehatan
tradisional.
 Perkembangan dan penggunaan terapi komplementer di
Indonesia seiring waktu mengalami peningkatan. Apabila
dikaitkan dengan keadaan sosial budaya masyarakat Indonesia,
Kesimpulan. maka terapi komplementer telah dikenal sejak jaman dahulu
yang dikenal dengan pengobatan tradisional, meskipun dalam
beberapa istilah yang berkembang saat ini agak sedikit berbeda
keduanya.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai