5.
Jelaskan elektroda dan heat input proses FCAW
FCAW (Flux Core Arc Welding) adalah sebuah proses pengelasan yang menggunakan
sumber panas yang berasal dari energi listrik yang dikonversi menjadi sumber panas pada busur
listrik, pada pengelasan FCAW ini jenis pelindung yang digunakan adalah flux atau serbuk yang
berada di inti kawat las (kawat las digulung dalam sebuah roll). Selain flux, FCAW juga
menggunakan gas pelindung untuk melindungi logam las yang mencair saat proses pengelasan
berlangsung.
Klasifikasi Elektroda FCAW E70T-1 :
Pengertian E70T-1 adalah
– E adalah simbol elektroda atau kawat las.
– 7 adalah kekuata tarik minimum dari kawat las tersebut yaitu dikali 10.000 psi.
– 0 adalah posisi pengelasan yang berarti untuk posisi Flat dan Horizontal, namun jika diganti 1
maka dapat digunakan untuk semua posisi.
– T adalah Simbol dari bentuk elektroda tersebut yaitu Tubular, karena pada proses Las FCAW
bentuk kawat lasnya adalah tubular karena ada flux di dalam kawat las.
– 1 adalah tipe gas dan performa dari kawat las, berikut ini beberapa tipe gas beserta kodenya.
Heat Input Proses FCAW :
Heat input pada las sangat mempengaruhi struktur fase, ketangguhan, laju pendinginan serta
distorsi. Komposisi kimia pada weld zone (WZ) dan level heat input secara langsung berakibat
pada struktur mikro dan ketangguhan las. Heat input akan mempengaruhi laju pendinginan las,
yang berakibat pada perubahan struktur mikro pada las. Parameter las heat input dan variabel gas
pelindung akan menentukan struktur mikro, morfologi dendrite dan tekstur las yang berakibat
pada ketangguhan cryogenic sambungan las. FCAW memiliki keuletan yang lebih baik
dibanding dengan proses lain, hal ini dimungkinkan oleh adanya heat input pada proses FCAW
lebih stabil. Untuk heat input proses FCAW ini memiliki heat input yang direkomendasikan
sebesar 3,108 kJ/mm pada arus 180A.