0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
94 tayangan57 halaman

Laporan Keuangan PT Prima Cakrawala 2020

Laporan keuangan konsolidasian PT Prima Cakrawala Abadi Tbk dan entitas anak untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 menunjukkan penurunan penjualan bersih dan laba bruto dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rugi bersih sebesar Rp15,96 miliar dibandingkan rugi Rp10,26 miliar pada tahun 2019. Total aset turun menjadi Rp103,35 triliun dari Rp124,74 triliun, sedangkan total ekuit

Diunggah oleh

Dina sofiana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
94 tayangan57 halaman

Laporan Keuangan PT Prima Cakrawala 2020

Laporan keuangan konsolidasian PT Prima Cakrawala Abadi Tbk dan entitas anak untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 menunjukkan penurunan penjualan bersih dan laba bruto dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rugi bersih sebesar Rp15,96 miliar dibandingkan rugi Rp10,26 miliar pada tahun 2019. Total aset turun menjadi Rp103,35 triliun dari Rp124,74 triliun, sedangkan total ekuit

Diunggah oleh

Dina sofiana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk

DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
31 DESEMBER 2020
DAN
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI

Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

1. Laporan Posisi Keuangan 1-2

2. Laporan Laba Rugi Komprehensif 3

3. Laporan Perubahan Ekuitas 4

4. Laporan Arus Kas 5

5. Catatan atas Laporan Keuangan 6 - 52


PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PERIODE 31 DESEMBER 2020 DAN 2019
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 31 DESEMBER 2020 31 DESEMBER 2019


ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank 2i, 4 [Link] [Link]
Investasi Jangka Pendek 5 [Link] [Link]
Piutang Usaha 6 [Link] [Link]
Piutang Lain - Lain 7 [Link] [Link]
Persediaan 2j, 8 [Link] [Link]
Biaya Dibayar Dimuka 2k, 9 154.829.359 104.163.319
Uang Muka - -
Pajak Dibayar Dimuka 2t, 16a [Link] [Link]
Jumlah Aset Lancar [Link] [Link]

ASET TIDAK LANCAR


Uang Muka 10 [Link] [Link]
Aset Tetap - Neto 11
Setelah dikurangi Akumulasi Penyusutan masing- 2l, 11 [Link] [Link]
masing sebesar Rp7.942.010.661 dan
Rp7.097.790.979 pada 31 Desember 2020 dan
2019.
Aset Dalam Penyelesaian 12 [Link] -
Aset Pajak Tangguhan 2t, 16d [Link] [Link]
Jumlah Aset Tidak Lancar [Link] [Link]
JUMLAH ASET [Link] [Link]

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang


tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

1
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PERIODE 31 DESEMBER 2020 DAN 2019
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 31 DESEMBER 2020 31 DESEMBER 2019


LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha 2n, 13 596.851.456 432.089.036
Utang Lain - Lain 2n, 14 [Link] [Link]
Utang Pajak 2t, 16b 76.792.207 24.527.796
Utang Jangka Pendek 2n, 18 503.621.871 [Link]
Beban Masih Harus Dibayar 2q, 17 9.674.429 180.234.224
Uang Muka Penjualan 2q - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek [Link] [Link]

Liabilitas Jangka Panjang


Utang Jangka Panjang 2n,18 [Link] [Link]
Liabilitas Imbalan Pascakerja 2p, 15 [Link] [Link]
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang [Link] [Link]
JUMLAH LIABILITAS [Link] [Link]

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp. 100,- per saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
Modal dasar - [Link] saham 19 [Link] [Link]
Modal ditempatkan dan disetor penuh
[Link] saham pada tahun 2019
Tambahan modal disetor 19 [Link] [Link]
Agio saham 20 [Link] [Link]
Defisit 21 ([Link]) ([Link])
Jumlah ekuitas yang dapat didistribusikan
kepada pemilik entitas induk [Link] [Link]

Kepentingan nonpengendali 2d, 22 ([Link]) ([Link])


JUMLAH EKUITAS [Link] [Link]
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS [Link] [Link]

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang


tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

2
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
PERIODE BERAKHIR 31 DESEMBER 2020 DAN 31 DESEMBER 2019
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 31 DESEMBER 2020 31 DESEMBER 2019

PENJUALAN NETO 2q, 23 [Link] [Link]


BEBAN POKOK PENJUALAN 2q, 24 ([Link]) ([Link])
LABA BRUTO [Link] [Link]
BEBAN OPERASI
Beban Penjualan 2q, 25 ([Link]) ([Link])
Beban Umum dan Administrasi 2q, 26 ([Link]) ([Link])
Pendapatan Lain - Lain 2q, 27 133.042.427 27.280.510
Beban Lain - Lain 2q, 28 (32.000) ([Link])
Laba Selisih Kurs 29 [Link] ([Link])
Jumlah Beban ([Link]) ([Link])
LABA (RUGI) USAHA ([Link]) ([Link])
Penghasilan Keuangan 30 309.885.668 695.210.352
Beban Keuangan 31 ([Link]) ([Link])
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN ([Link]) ([Link])
Pajak kini 16c - (230.171.250)
Manfaat (Beban) pajak penghasilan - neto 16c 50.567.723 (138.284.965)
50.567.723 (368.456.215)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN ([Link]) ([Link])
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Kerugian belum terealisasi atas nilai wajar
portofolio efek tersedia untuk dijual [Link] -
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti 643.482.730 (932.249.055)
Pajak penghasilan terkait (141.566.209) (294.363.074)
Jumlah Penghasilan (rugi) komprehensif lain [Link] ([Link])
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN ([Link]) ([Link])
Jumlah Laba (rugi) Tahun Berjalan yang Dapat
Distribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk ([Link]) ([Link])
Kepentingan nonpengendali (9.372.484) (666.787)
Jumlah ([Link]) ([Link])
Jumlah Laba (rugi) Komprehensif Tahun Berjalan
Yang Dapat Distribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk ([Link]) ([Link])
Kepentingan nonpengendali 2d, 22 (9.046.094) (1.352.583)
Jumlah ([Link]) ([Link])
Laba (rugi) per saham dasar 32 (12,34) (9,84)

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang


tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

3
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2020
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Tambahan Modal Penghasilan Kepentingan Non


Keterangan Modal Saham Agio Saham Netto Defisit Jumlah Jumlah Ekuitas
Disetor Komprehensif Lain Pengendali

Saldo Per 31 Desember 2018 [Link] [Link] [Link] ([Link]) 706.119.489 [Link] ([Link]) [Link]

Perubahan 2019;
Koreksi Rugi Tahun Lalu - 227.105 (46.209.600) [Link] - [Link] 1.000.414 [Link]

Rugi Tahun Berjalan - - - ([Link]) - ([Link]) (666.787) ([Link])

Rugi Komprehensif Lain Tahun Berjalan - - - - ([Link]) ([Link]) (685.796) ([Link])

Saldo Per 31 Desember 2019 [Link] [Link] [Link] ([Link]) (519.806.844) [Link] ([Link]) [Link]

Perubahan 2020;
Koreksi Rugi Tahun Lalu - - - ([Link]) - ([Link]) (884.215) ([Link])

Rugi Tahun Berjalan - - - ([Link]) - ([Link]) (9.372.484) ([Link])

Rugi Komprehensif Lain Tahun Berjalan - - - - [Link] [Link] 326.390 [Link]

Saldo Per 31 Desember 2020 [Link] [Link] [Link] ([Link]) [Link] [Link] ([Link]) [Link]

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang


tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

4
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
PERIODE 31 DESEMBER 2020
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31 DESEMBER 2020 31 DESEMBER 2019

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI


Penerimaan kas dari pelanggan [Link] [Link]
Pembayaran kepada pemasok ([Link]) ([Link])
Pembayaran untuk beban produksi dan usaha ([Link]) ([Link])
Pembayaran kepada karyawan ([Link]) ([Link])
Kas digunakan untuk operasi [Link] ([Link])

Penerimaan penghasilan keuangan 309.885.668 34.210.352


Pembayaran pajak - neto 546.192.733 128.234.610
Pembayaran beban keuangan ([Link]) ([Link])
Pembayaran Imbalan Kerja - neto (392.184.108) ([Link])
Penerimaan (Pembayaran) Lainnya 133.010.428 (112.785.107)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi [Link] ([Link])

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI


Penempatan investasi - ([Link])
Perolehan aset tetap ([Link]) 71.672.837
Penerimaan bunga investasi - 661.000.000
Aset dalam penyelesaian ([Link]) -
Uang muka pembelian aset tetap - 40.553.565
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi ([Link]) ([Link])

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN


Pembayaran utang bank (396.343.857) (615.332.137)
Penerimaan utang bank - [Link]
Agio saham - (45.982.495)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Untuk) Aktivitas Pendanaan (396.343.857) [Link]
KENAIKAN / PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS [Link] ([Link])
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN [Link] [Link]
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN [Link] [Link]

Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang


tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

5
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

a. Pendirian Perusahaan

PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 111 tanggal 29
Januari 2014 dari Hasbullah Abdul Rasyid, S.H., [Link]., Notaris di Jakarta. Akta pendirian telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. [Link].01.01. Tahun 2014 tanggal 03 Maret 2014.
Akta Pendirian Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir sebagaimana
tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 2 tanggal 9 Januari
2018, yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., Notaris di Jakarta. Akta perubahan tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0008394 tanggal 10 Januari 2018.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan
adalah meliputi pengolahan distribusi hasil perikanan (rajungan), industri pengolahan hasil
perikanan (cold storage), serta dalam bidang perdagangan pada umumnya termasuk impor,
ekspor, interinsuler dan lokal dari segala jenis barang atau jasa yang dapat diperdagangkan baik
untuk perhitungan sendiri maupun pihak lain secara komisi, grosir, pemasok, distributor dan
keagenan serta perwakilan baik dari dalam maupun luar negeri dari segala jenis barang dagangan
dan jasa, baik hasil produksi pihak lain maupun hasil produksi sendiri.

Perusahaan berdomisili di Semarang dengan alamat di Jl. KRT. Wongsonegoro No. 39, Kelurahan
Wonosari Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

Pada tahun 2017 Perusahaan melakukan penawaran umum perdana sejumlah 466.666.700
saham dengan nilai nominal sebesar Rp 100, per saham yang mewakili sebesar 40% dari total
modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia
dengan harga penawaran sebesar Rp 150, per saham. Perusahaan telah mendapat
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum Perdana
Saham Perusahaan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat No.
S471/D.04/2017 tanggal 21 Desember 2017. Pada tanggal 29 Desember 2017 seluruh saham
Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

6
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM - (Lanjutan)

c. Entitas Anak

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, informasi mengenai entitas anak yang
dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:

31 Desember 2020
Tahun Persentase
Jumlah Sebelum
Nama Perusahaan Domisili Bidang Usaha Utama Operasi Kepemilikan
Eliminasi Aset
Komersial Efektif
Budidaya hasil laut,
PT Nuansa Cipta
Makasar perdagangan umum, 2012 99,90% [Link]
Magello pengangkutan dan
kontraktor
PT Karya Persada
Indramayu Pengolahan rajungan 2014 99,98% [Link]
Khatulistiwa

31 Desember 2019
Tahun Persentase
Jumlah Sebelum
Nama Perusahaan Domisili Bidang Usaha Utama Operasi Kepemilikan
Eliminasi Aset
Komersial Efektif
Budidaya hasil laut,
PT Nuansa Cipta perdagangan umum,
Makasar 2012 99,90% [Link]
Magello pengangkutan dan
kontraktor
PT Karya Persada
Indramayu Pengolahan rajungan 2014 99,98% [Link]
Khatulistiwa

PT Nuansa Cipta Magello (NCM)


Berdasarkan Akta No. 109 tanggal 24 Juli 2014 dari Nisa Rochmasari, S.H., [Link]., Notaris di
Semarang mengenai persetujuan atas penjualan sebagian saham NCM kepada PT Prima
Cakrawala Abadi Tbk, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat keputusan No. [Link].2014 tanggal
25 September 2014. Perusahaan memiliki kepemilikan 99,90% di PT Nuansa Cipta Magello.

Perubahan terakhir dengan Akta No. 20 tanggal 23 September 2020 dari Harra Mieltuani Lubis
S.H., Notaris di Tangerang, tentang perubahan pengurus. Perubahan tersebut, telah mendapatan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
Penerimaan Pemberitahuan Perubahaan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-0390468 Tahun 2020
tanggal 24 September 2020.

7
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM - (Lanjutan)
c. Entitas Anak (Lanjutan)

PT Karya Persada Khatulistiwa (KPK)


Berdasarkan Akta No. 203 tanggal 18 Maret 2014 dari Hasbullah Abdul Rasyid, S.H., [Link].,
Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat keputusan No. [Link].2014 tanggal
03 April 2014. Perusahaan memiliki kepemilikan 99,98% di PT Karya Persada Khatulistiwa.

Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 27 tanggal 27 September 2017 dari Harra Mieltuani
Lubis, S.H., Notaris di Jakarta, tentang perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Akta
Perubahan tersebut, telah mendapatan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0176025 Tahun 2017 tanggal 29
September 2017.

d. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

Terdapat Perubahan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan berdasarkan akta
Pernyataan Keputusan Rapat no. 06 tanggal 19 Agustus 2020. Yang masih menjabat pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tn. Tommy Iskandar Widjaja
Komisaris : Tn. Muhammad Reagy Sukmana
Komisaris Independen : Tn. Ida Bagus Oka Nila

Direksi
Direktur Utama : Tn. Raditya Wardhana
Direktur : Tn. Lim Tony
Direktur Independen : Ny. Titi Indah Susilowati

Pada tanggal 19 September 2017, sesuai dengan Surat Keputusan Penunjukkan Komite Audit,
Perusahaan telah membentuk Komite Audit sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.I.S,
Lampiran No. 643/BL/2012 tanggal 7 Desember 2012 tentang “Pembentukkan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit”, dengan susunan sebagai berikut:

Komite Audit
Ketua : Tn. Ida Bagus Oka Nila
Anggota : Ny. Mashita Firdausy
Anggota : Ny. Putri Annisah

8
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM - (Lanjutan)
d. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (Lanjutan)

Jumlah karyawan tetap Perusahaan dan entitas anak ("Grup") pada tanggal 31 Desember 2020
dan 2019, sebagai berikut:
2020 2019
PT. Prima Cakrawala Abadi 20 15
PT. Karya Persada Khatulistiwa 7 7
PT. Nuansa Cipta Magello 27 23
Jumlah 54 45

Perusahaan telah menetapkan Baradian Ferry S. sebagai Sekretaris Perusahaan sesuai dengan
Surat Keputusan Direksi No. 120/[Link]/IX/2017 tanggal 19 September 2017.

e. Otorisasi Laporan Keuangan Konsolidasian


Laporan keuangan konsolidasian ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan,
selaku pihak yang bertanggungjawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan
konsolidasian pada tanggal 29 April 2021.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia
yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi
Indonesia (DSAK- IAI) serta peraturan terkait yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
khususnya Peraturan No. VIII.G.7, Lampiran No. Kep-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis,
kecuali untuk akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun terkait.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan
dasar akrual. Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah yang juga sekaligus merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

9
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

c. Standar dan Interpretasi Baru serta Amandemen dan Penyesuaian terhadap SAK

Standar dan interpretasi baru serta amandemen ataupun penyesuaian terhadap SAK yang telah
diterbitkan, dan yang akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2019 namun tidak berdampak material terhadap laporan keuangan secara
keseluruhan adalah sebagai berikut :
- PSAK No. 22 (Penyesuaian 2018), “Kombinasi Bisnis”;
- Amandemen PSAK No. 24, “Imbalan Kerja -Amandemen, Kurtailmen, atau Penyelesaian
Program”;
- PSAK No. 26 (Penyesuaian 2018), “Biaya Pinjaman”;
- PSAK No. 46 (Penyesuaian 2018), “Pajak Penghasilan”;
- PSAK No. 66 (Penyesuaian 2018), “Pengaturan Bersama”;
- ISAK No. 33, “Transaksi Valuta Asing dan Imbalan di Muka”; dan
- ISAK No. 34, “Ketidakpastian dalam Perlakuan Pajak Penghasilan”.

Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, manajemen juga sedang mempelajari dampak
yang mungkin timbul dari penerapan standar dan interpretasi baru serta amandemen ataupun
penyesuaian terhadap standar yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif. Standar,
interpretasi, amandemen dan penyesuaian tersebut akan berlaku efektif untuk tahun buku yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2020 dan 2021 sebagai berikut :

1 Januari 2020
- Amandemen PSAK No. 15, “Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama -
Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama”;
- PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan”;
- Amandemen PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan – Fitur Percepatan Pelunasan dengan
Kompensasi Negatif”;
- PSAK No. 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”; dan
- PSAK No. 73, “Sewa”.

1 Januari 2021
- Amendemen PSAK 22: "Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis";
- Amendemen PSAK 55: "Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran", PSAK 60:
"Instrumen Keuangan: Pengungkapan", PSAK 62: "Kontrak Asuransi", PSAK 71: "Instrumen
Keuangan" dan PSAK 73: "Sewa" tentang Reformasi Acuan Suku Bunga Tahap 2".

Penerapan dini atas standar dan interpretasi baru serta amandemen ataupun penyesuaian
terhadap standar tersebut diperkenankan.

10
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)

d. Prinsip-prinsip Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan, selaku entitas induk dan
entitas anak, sebagai suatu entitas ekonomi tunggal. Entitas anak adalah entitas yang
dikendalikan oleh Grup dan pengendalian tersebut timbul ketika Grup terekspos atau memiliki
hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas anak.

Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal ketika Grup memperoleh
pengendalian, sampai dengan tanggal ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama
untuk tiap transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa.

Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas entitas anak namun tanpa kehilangan
pengendalian adalah transaksi ekuitas dan disajikan dalam akun “Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali” pada ekuitas.
Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak maka Grup pada tanggal hilangnya
pengendalian tersebut :
- menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada
jumlah tercatatnya;
- menghentikan pengakuan jumlah tercatat Kepentingan Nonpengendali (KNP);
- mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima dan distribusi saham (jika ada);
- mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak pada nilai wajarnya;
- mereklasifikasi bagian Grup atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba; dan

- mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba
rugi yang diatribusikan kepada Perusahaan sebagai entitas induk.

KNP adalah bagian dari ekuitas entitas anak yang tidak dapat diatribusikan baik secara langsung
ataupun tidak langsung kepada Grup. KNP disajikan pada bagian ekuitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Perusahaan, selaku entitas induk. Seluruh laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan
komprehensif lain diatribusikan kepada Perusahaan dan KNP, bahkan jika hal ini mengakibatkan
KNP memiliki saldo defisit.

Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas intra kelompok usaha terkait
dengan transaksi antar entitas dalam kelompok usaha, termasuk laba atau rugi yang belum
direalisasi dan diakui dalam aset dari transaksi intra kelompok usaha, dieliminasi secara penuh.

11
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)

e. Kombinasi Bisnis

Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada awalnya diukur sebesar nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih untuk mengukur KNP pada entitas yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi, yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan hak atas
bagian proporsional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi, sebesar bagian proporsional
kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari pihak diakuisisi. Biaya-biaya terkait
akuisisi yang timbul diakui sebagai beban pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa
diterima.
Selisih lebih atas jumlah dari nilai wajar imbalan yang dialihkan dalam kombinasi bisnis, jumlah
KNP pada pihak yang diakuisisi, dan nilai wajar dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki
oleh Grup pada pihak yang diakuisisi (jika ada), terhadap nilai wajar neto dari aset teridentifikasi
yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih dicatat sebagai goodwill. Apabila nilai wajar neto
tersebut melebihi jumlah yang disebutkan pada bagian awal di atas, selisih tersebut diakui
sebagai keuntungan pembelian dengan diskon dalam laba rugi pada tanggal akuisisi.

Goodwill pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.

Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (UPK) dari Grup yang diharapkan
akan menerima manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas
lain dari pihak yang diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.

UPK yang telah memperoleh alokasi goodwill diuji untuk penurunan nilai secara tahunan dan
setiap saat manakala terdapat indikasi bahwa UPK tersebut mengalami penurunan nilai.
Penurunan nilai atas goodwill ditentukan dengan menguji jumlah terpulihkan setiap UPK (atau
kelompok UPK) yang terkait dengan goodwill tersebut.

f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Sesuai dengan PSAK No. 7 (Penyesuaian 2015), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak
dianggap berelasi jika salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara
kepemilikan, secara langsung atau tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan
cara partisipasi dalam kebijakan keuangan dan operasional) atas pihak lain dalam mengambil
keputusan keuangan dan operasional.
Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan
atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

12
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (Lanjutan)

Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan di dalam


PSAK No. 7 (Penyesuaian 2015): “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Berdasarkan PSAK
tersebut;
1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika orang
tersebut:
a. memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap Grup;
b. memiliki pengaruh signifikan terhadap Grup; atau
c. merupakan personil manajemen kunci dari Grup ataupun entitas induk dari Grup.

2. Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika memenuhi salah satu dari hal berikut
ini: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama;
a. entitas tersebut merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari Grup (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama tersebut merupakan anggota suatu kelompok usaha di
mana Grup adalah anggota dari kelompok usaha tersebut);
b. entitas tersebut dan Grup adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
c. entitas yang merupakan ventura bersama dari Grup dan entitas lain yang merupakan
asosiasi dari Grup;
d. entitas yang merupakan suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari Grup
atau entitas yang terkait dengan Grup;
e. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
angka (1) di atas;
f. orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
g. entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada entitas
induk dari Grup;
Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

g. Instrumen Keuangan

Aset Keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, dimiliki hingga jatuh tempo, atau aset keuangan
tersedia untuk dijual. Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.

Pengakuan Awal
Aset keuangan diakui, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan
kontrak dari instrumen keuangan. Seluruh pembelian atau penjualan aset keuangan secara
reguler diakui pada tanggal perdagangan. Tanggal perdagangan adalah tanggal ketika Grup
berkomitmen untuk membeli atau menjual suatu aset keuangan.

13
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Pengukuran pada Saat Pengakuan Awal

Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan.

Pengukuran Setelah Pengakuan Awal

Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada bagaimana aset keuangan
dikelompokkan. Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019, seluruh aset keuangan
Grup dikelompokkan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang.

Pinjaman yang diberikan dan piutang merupakan aset keuangan nonderivatif dengan pembayaran
tetap atau telah ditentukan dan tidak memiliki kuotasi di pasar aktif. Setelah pengakuan awal,
pinjaman yang diberikan dan piutang, diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Keuntungan atau kerugian
diakui dalam laba rugi pada saat pinjaman yang diberikan dan piutang dihentikan pengakuannya
atau mengalami penurunan nilai atau melalui proses amortisasi.

Kelompok aset keuangan ini meliputi akun-akun kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-
lain.

Penghentian Pengakuan

Pengakuan aset keuangan dihentikan, jika dan hanya jika, hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan tersebut telah berakhir atau Grup telah, secara substansial,
mengalihkan aset keuangan dan pengalihan tersebut telah memenuhi kriteria penghentian
pengakuan.

Pada saat penghentian aset keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan jumlah dari 1)
pembayaran yang diterima [termasuk aset baru yang diperoleh dikurangi liabilitas baru yang
ditanggung] dan 2) keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam
penghasilan komprehensif lain diakui dalam laba rugi.

Liabilitas Keuangan

Liabilitas keuangan diakui, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan
kontrak dari instrumen keuangan.

Pengakuan dan Pengukuran

Liabilitas keuangan diakui, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan
kontrak dari instrumen keuangan.

14
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)

Pengakuan dan Pengukuran (Lanjutan)

Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh liabilitas keuangan, yang seluruhnya meliputi
akun utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain dan beban masih harus dibayar pada
biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau
kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas dihentikan pengakuannya atau melalui proses
amortisasi.

Penghentian Pengakuan

Pengakuan liabilitas keuangan dihentikan, jika dan hanya jika, liabilitas tersebut berakhir di mana
kewajiban yang ditetapkan di dalam kontrak telah dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

Saling Hapus antar Instrumen Keuangan

Aset dan liabilitas keuangan disaling hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi
keuangan, jika dan hanya jika, Grup 1) saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan 2) berintensi untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
simultan.

Pengukuran Nilai Wajar

Nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah berdasarkan harga transaksi,
yang merupakan nilai wajar dari pembayaran yang diberikan atau diterima.

Ketika nilai wajar pada saat pengakuan awal berbeda dari harga transaksinya, Grup mencatat
berdasarkan nilai wajar hanya apabila nilai wajar tersebut mencerminkan harga kuotasi di pasar
aktif dari aset atau liabilitas yang identik (input Tingkat I) atau dihitung berdasarkan teknik
penilaian (menggunakan pendekatan penghasilan, pendekatan pasar atau pendekatan biaya)
yang hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Selisih yang timbul tersebut
diakui sebagai keuntungan atau kerugian sekaligus atau ditangguhkan dan dibebankan sebagai
keuntungan atau kerugian sesuai dengan faktor waktu, sepanjang akan dipertimbangkan oleh
pelaku pasar dalam memperhitungkan nilai aset atau liabilitas tersebut.

h. Penurunan Nilai Aset Keuangan

Penurunan nilai dan kerugian penurunan nilai diakui, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang
objektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa merugikan, yang
terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan atau kelompok aset keuangan, yang berdampak
pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan di mana
dapat diestimasi secara andal.

15
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
h. Penurunan Nilai Aset Keuangan (Lanjutan)

Bukti objektif penurunan nilai dapat meliputi beberapa indikasi seperti pihak peminjam atau
kelompok pihak peminjam memiliki kesulitan keuangan signifikan, pelanggaran kontrak atau
tunggakan pembayaran pokok atau bunga, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan
dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan data terobservasi
mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas masa depan di
mana termasuk memburuknya status pembayaran pihak peminjam atau kondisi ekonomik global
atau lokal yang berkorelasi dengan gagal bayar atas aset keuangan.

Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi

Kerugian penurunan nilai diukur sebagai selisih antara jumlah tercatat aset dengan nilai kini
estimasi arus kas masa depan yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif pada saat
pengakuan awal dari aset tersebut. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut, disajikan setelah
dikurangi baik secara langsung maupun menggunakan akun cadangan. Kerugian yang terjadi
diakui pada laba [Link] pertama kali akan menentukan bukti objektif penurunan nilai
individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual dan secara kolektif untuk aset
lainnya. Jika tidak terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai aset keuangan secara
individual, terlepas aset tersebut signifikan ataupun tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke
dalam kelompok aset keuangan dengan risiko kredit yang serupa dan menentukan penurunan
nilai secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya diakui secara individual, tidak termasuk dalam
penilaian penurunan nilai secara kolektif.

Apabila pada periode berikutnya jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan penurunan
tersebut dapat dikaitkan secara objektif dengan peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai
diakui, maka rugi penurunan nilai yang diakui sebelumnya dipulihkan, baik secara langsung
ataupun dengan menyesuaikan akun cadangan. Namun demikian pemulihan tersebut tidak dapat
mengakibatkan jumlah tercatat aset keuangan melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum
adanya pengakuan penurunan nilai pada tanggal pemulihan. Jumlah pemulihan aset keuangan
tersebut diakui di dalam laba rugi.

Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan


Aset keuangan yang berjangka pendek, dicatat pada biaya perolehan. Apabila terdapat bukti
objektif terjadinya penurunan nilai atas aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan (seperti
menurunnya secara signifikan lingkungan usaha, kemungkinan besar terjadinya gagal bayar atau
kesulitan keuangan yang dihadapi oleh pelanggan), maka kerugian penurunan nilai atas aset
keuangan tersebut diukur berdasarkan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai
kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat imbal hasil yang
berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Kerugian penurunan nilai tersebut tidak dapat
dibalik.

16
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)

i. Kas dan Bank

Kas dan bank terdiri dari kas dan bank dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak
tanggal penempatannya dan tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi
penggunaannya.

j. Persediaan

Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
neto. Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada
dalam kondisi dan lokasi saat ini di mana ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang
(weighted average method). Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan
usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan penjualan.

Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di
mana pendapatan terkait diakui.

Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan dan


lambatnya perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-
masing persediaan untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Nilai penyisihan
penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai
beban pada periode penurunan nilai atau kerugian terjadi.

k. Biaya Dibayar di Muka

Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.

l. Aset Tetap

Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga
pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat di distribusikan secara langsung untuk
membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan. Setelah pengakuan awal, Grup
menggunakan model biaya di mana seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada).

Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
terpisah, mana yang lebih tepat, apabila kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan
berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur secara
andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak diakui selama tahun berjalan pada saat
terjadinya. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi.

17
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
l. Aset Tetap (Lanjutan)

Penyusutan dihitung sejak aset siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan kecuali aset tetap
dengan rincian sebagai berikut:

Keterangan Tahun
Bangunan 20
Peralatan kantor 4
Peralatan pabrik 4-8
Kendaraan 4-8

Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan.

Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.

Suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya.

m. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai diakui untuk jumlah di mana jumlah tercatat aset melebihi jumlah
terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai,
aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas
terpisah (Unit Penghasil Kas [UPK]). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan nilai
kemudian ditelaah untuk kemungkinan pembalikan atas penurunan nilai pada tiap tanggal
pelaporan.

n. Pinjaman

Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi;
selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi
selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif.

18
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
n. Pinjaman (Lanjutan)

Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak
terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya
memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran dimuka untuk jasa likuiditas dan
diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

o. Transaksi Sewa

Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung unsur sewa adalah berdasarkan
substansi kontrak pada tanggal awal sewa, yakni apakah pemenuhan syarat kontrak tergantung
pada penggunaan aset tertentu dan kontrak tersebut berisi hak untuk menggunakan aset
tersebut.

Evaluasi ulang atas perjanjian sewa dilakukan setelah tanggal awal sewa hanya jika salah satu
kondisi berikut terpenuhi:

1. Terdapat perubahan dalam persyaratan perjanjian kontraktual, kecuali jika perubahan


tersebut hanya memperbaharui atau memperpanjang perjanjian yang ada;
2. Opsi pembaruan dilakukan atau perpanjangan disetujui oleh pihak-pihak yang terkait dalam
perjanjian, kecuali ketentuan pembaruan atau perpanjangan pada awalnya telah termasuk
dalam masa sewa;
3. Terdapat perubahan dalam penentuan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada suatu
aset tertentu; atau
4. Terdapat perubahan substansial atas aset yang disewa.

Apabila evaluasi ulang telah dilakukan, maka akuntansi sewa harus diterapkan atau dihentikan
penerapannya pada tanggal di mana terjadi perubahan kondisi pada skenario 1, 3 atau 4 dan
pada tanggal pembaruan atau perpanjangan sewa pada skenario 2.

Sewa Pembiayaan - sebagai lessee

Sewa pembiayaan yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan suatu aset kepada Grup, dikapitalisasi pada awal sewa sebesar nilai wajar
aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah
dari nilai wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan
dan bagian yang merupakan pelunasan liabilitas sehingga menghasilkan suatu suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan ke laba rugi konsolidasian
tahun berjalan.

Aset sewaan disusutkan sepanjang estimasi umur manfaatnya, kecuali apabila tidak terdapat
keyakinan memadai bahwa Grup akan memperoleh hak kepemilikan atas aset tersebut pada akhir
masa sewa, maka aset sewaan disusutkan sepanjang estimasi umur manfaat atau masa sewa,
mana yang lebih pendek.

19
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
o. Transaksi Sewa (Lanjutan)

Sewa Operasi - sebagai lessee

Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial
seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan demikian, pembayaran
sewa operasi diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa.

p. Liabilitas Imbalan Pascakerja

Grup menerapkan PSAK No. 24 (Penyesuaian 2015): “Imbalan Kerja”, dalam mengakui liabilitas
imbalan pascakerja kepada karyawan sesuai dengan ketentuan minimum di dalam Undang-
Undang No. 13/2003 tentang “Ketenagakerjaan”. Perhitungan liabilitas imbalan pascakerja
tersebut didasarkan pada metode aktuarial Projected Unit Credit setelah memperhitungkan
kontribusi yang dibuat oleh Grup terkait dengan program (jika ada).

Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan pascakerja pada laporan posisi keuangan
konsolidasian merupakan nilai kini liabilitas imbalan pasti serta penyesuaian atas biaya jasa lalu.
Grup mengakui seluruh keuntungan atau kerugian aktuarial melalui penghasilan komprehensif
lain.

q. Pengakuan Pendapatan dan Beban

Pendapatan diukur pada nilai wajar dari imbalan yang diterima atau piutang atas penjualan
barang dari aktivitas normal Grup. Pendapatan disajikan setelah dikurangi pajak pertambahan
nilai, retur, potongan harga dan diskon. Pendapatan diakui apabila besar kemungkinan manfaat
ekonomi akan mengalir kepada Grup dan pendapatan tersebut dapat diukur secara andal. Kriteria
pengakuan tertentu berikut harus dipenuhi sebelum pengakuan pendapatan diakui:

I. Penjualan barang dagang


Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara
signifikan telah dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang
diserahkan dan pelanggan telah menerima barang tersebut.

II. Penghasilan bunga


Pendapatan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

20
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)

r. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) berdasarkan
kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disajikan ke dalam mata uang
Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau
rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan.

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, nilai tukar Rupiah untuk masing-masing mata uang
asing 1 Dolar Amerika Serikat masing-masing sebesar Rp 14.105,- dan Rp 13.901,-

s. Provisi

Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif)
sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan liabilitas
dan estimasi andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.

Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang
diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan, dengan
mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi liabilitasnya. Apabila suatu provisi
diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan liabilitas kini, maka nilai
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.

Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan liabilitas kemungkinan
besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

t. Perpajakan
1). Pajak Penghasilan Kini
Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan
kepada) otoritas perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan
perpajakan) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian.

Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
konsolidasian tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang
diakui di luar laba rugi (baik diakui pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan
secara langsung ke ekuitas).

21
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
t. Perpajakan (Lanjutan)
1). Pajak Penghasilan Kini (Lanjutan)

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan
konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas kecuali perbedaan yang
berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi laba kena pajak pada masa datang.

Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial
telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Pajak tangguhan
dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Grup yang berbeda
yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.

Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadikan yang diakui, di
luar laba atau rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi
awal untuk kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

2). Pajak Tangguhan

Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.

Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak
tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit
pajak dan akumulasi rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap akhir tanggal pelaporan dan dikurangi
ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut.

22
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)
t. Perpajakan (Lanjutan)
2). Pajak Tangguhan (Lanjutan)

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diekspektasikan akan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan
tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah
diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

Pajak tangguhan diakui atas laba kena pajak di dalam laba rugi tahun berjalan kecuali apabila
pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui pada
penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika, 1) terdapat hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas
pajak kini dan 2) aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.

3). Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak

Sesuai dengan PSAK No. 70: “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, aset dan
liabilitas pengampunan pajak diakui apabila memenuhi ketentuan mengenai pengakuan
dalam SAK.

Pada pengakuan awal, aset pengampunan pajak diukur sebesar nilai aset berdasarkan Surat
Keterangan Pengampunan Pajak (SKPP) sedangkan liabilitas pengampunan pajak diukur
sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas dan setara kas dalam rangka
menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan
pajak. Pengukuran setelah pengakuan awal dan penghentian pengakuan aset dan liabilitas
pengampunan pajak mengacu pada ketentuan SAK yang relevan untuk masing-masing aset
dan liabilitas yang terkait.

Selisih antara aset dan liabilitas pengampunan pajak diakui sebagai bagian dari akun
“Tambahan Modal Disetor” pada ekuitas. Selisih tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi
direalisasi atau direklasifikasi ke saldo laba. Saling hapus antara aset dan liabilitas
pengampunan pajak tidak dapat dilakukan.

Uang tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi pada periode SKPP diterbitkan dan
disajikan sebagai bagian dari beban usaha. Seluruh saldo klaim atas kelebihan pembayaran
pajak, aset pajak tangguhan atas akumulasi rugi pajak yang belum dikompensasi dan provisi
pajak sebelum pengampunan pajak, disesuaikan ke laba rugi pada periode SKPP diterbitkan.

u. Laba Per Saham

Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
beredar pada periode yang bersangkutan.

23
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - (Lanjutan)

v. Segmen Operasi

Segmen operasi disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan
penyajian laporan keuangan konsolidasian. Identifikasi segmen operasi berdasarkan laporan
internal komponen-komponen Grup yang secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan
operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.

Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
b. hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilai kinerjanya; dan
c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

Informasi yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan alokasi sumber
daya dan penilaian kinerjanya lebih difokuskan pada kategori masing-masing produk.

w. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan bukti kondisi yang ada pada akhir periode
pelaporan (adjusting events) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa setelah
periode pelaporan yang tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian diungkapkan
dalam Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian apabila jumlahnya material.

x. Operasi yang dihentikan

Operasi yang dihentikan adalah komponen entitas yang telah dilepaskan atau diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual dan mewakili lini usaha atau area geografis operasi utama yang
terpisah, merupakan bagian dari suatu rencana tunggal terkoordinasi untuk melepaskan lini
usaha atau area operasi, atau merupakan suatu entitas anak yang diperoleh secara khusus
dengan tujuan dijual kembali. Hasil dari operasi yang dihentikan disajikan secara terpisah dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

24
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat


pertimbangan, estimasi dan asumsi yang akan mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban,
aset dan liabilitas yang dilaporkan, serta pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode
pelaporan. Adanya ketidakpastian terkait dengan asumsi dan estimasi dapat mengakibatkan
penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode pelaporan berikutnya.

Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan


Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 55
(Revisi 2014). Tiap-tiap kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi
yang berbeda.

Pengakuan Aset Pajak Tangguhan


Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi fiskal yang belum dikompensasi sepanjang
kemungkinan besar bahwa laba kena pajak masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan
rugi pajak yang belum dikompensasikan tersebut.
Pertimbangan yang signifikan dari manajemen diperlukan untuk menentukan pengakuan terhadap
aset pajak tangguhan, berdasarkan rentang waktu dan tingkat laba kena pajak masa depan serta
perencanaan strategi pajak masa depan. Sehubungan dengan hal ini, manajamen melakukan
pengujian terhadap kemungkinan besaran laba kena pajak Grup di masa depan berdasarkan rencana
bisnis 5 tahun ke depan (masa daluwarsa pajak).

Sumber Estimasi Ketidakpastian


Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun
berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang
tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa
depan yang ada saat ini dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup.
Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

Penyusutan Aset Tetap


Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis dari aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang
umumnya diperkirakan. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi
dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya
penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk direvisi. Jumlah tercatat aset tetap bersih pada
tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp12.391.955.530 dan
Rp10.773.632.278 (Catatan 2.i dan 11).

25
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)

Liabilitas Imbalan Pascakerja


Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial
yang digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji
tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat
kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai
dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2p atas Laporan Keuangan
konsolidasian.

Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup
dapat mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Jumlah tercatat
liabilitas imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 masing-masing adalah
sebesar Rp3.071.246.790 dan Rp3.484.876.234 (Catatan 2.i dan 15).

Perpajakan
Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan
pada peraturan yang berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak (Catatan 2t), perhitungan
pajak sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya
perhitungan pajak dianggap benar selama belum terdapat ketetapan dari Direktorat Jenderal Pajak
atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa
daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang
terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak
baru dan perbedaan interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan
pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah tercatat tersebut dapat mempengaruhi jumlah
aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban pajak. Saldo utang pajak pada tanggal 31 Desember
2020 dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp76.792.207 dan Rp24.527.795 (Catatan 16b).

26
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN BANK

Akun ini terdiri dari:


31 Desember 2020 31 Desember 2019

Kas 85.485.877 38.549.988


Bank
Rupiah
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 444.937.182 [Link]
- PT Bank Central Asia Tbk [Link] [Link]
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.974.336 143.033.529
- PT Bank Negara Indonesia Tbk 57.574.409 71.010.747
- PT Bank Panin Indonesia Tbk 1.173.881 2.125.618
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk 99.648.352 -
Dolar Amerika Serikat
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 328.046 14.922.826
- PT Bank CIMB Niaga Tbk 870.624.852 32.924.979
- PT Bank Panin Indonesia Tbk 16.084.354 21.674.331
- PT Bank Negara Indonesia Tbk 7.170.277 8.484.475
- PT Bank Central Asia Tbk 9.333.208 -
Deposito [Link] -
Saldo Kas dan Bank [Link] [Link]

5. INVESTASI JANGKA PENDEK


Akun ini merupakan investasi reksa dana yang dikelola oleh PT Aurora Asset Management dengan
Bank kustodian yaitu PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Pembukaan investasi dilakukan mulai tanggal
31 Desember 2020 dengan nilai investasi sebesar Rp. [Link],- dengan jangka waktu 1 (satu)
tahun. Imbalan yang dikenakan untuk jasa pengelolaan investasi adalah sebesar 1% per tahun, dan
imbalan untuk bank kustodian adalah sebesar 0,08% per tahun.

31 Desember 2020 31 Desember 2019


Investasi Reksadana - Aurora Asset [Link] [Link]
Manajemen
Rugi penurunan investasi ([Link]) ([Link])
Penutupan investasi 491.767.274 491.767.274

Investasi Reksadana - Artha Securitas 491.767.274 491.767.274


Laba (Rugi) kenaikan/(penurunan) investasi 920.632.726 (142.947.274)
[Link] 348.820.000
Investasi Lainnya *) - [Link]
Total Investasi Lancar [Link] [Link]

*) Investasi tersebut merupakan piutang kepada PT Tandikek Asri Lestasi dan PT Anugrah Semesta
Investama. Pada tahun 2020, akun tersebut telah direklas ke akun Piutang Lain-Lain, lihat Catatan
7.b.

27
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA
31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri dari:
PT Javanegra Gastronomica Sejahtera - 4.595.650
Crustacea Seafood Company Inc. [Link] [Link]
John Keeler & Co. Inc. - [Link]
Heron Point [Link] -
Bonamar Corporation - [Link]
Jumlah piutang [Link] [Link]
Cadangan Piutang Tidak Tertagih (usd) (153.827.136) -
Jumlah [Link] [Link]

Rincian saldo piutang usaha berdasarkan Umur piutang adalah sebagai berikut:
31 Desember 2020 31 Desember 2019

Belum jatuh tempo dan tidak mengalami [Link] -


penurunan nilai
Telah jatuh tempo
1 - 30 hari [Link] [Link]
31 - 60 hari [Link] [Link]
61 - 90 hari [Link] [Link]
Lebih dari 90 hari [Link] [Link]
Cadangan Piutang Tidak Tertagih (usd) (153.827.136) -
Jumlah [Link] [Link]

Berdasarkan mata uang Dolar Amerika Serikat:


Crustacea Seafood Company Inc. 1.437.114 2.987.761
John Keeler & Co. Inc. - 290.383
Heron Point 259.846 -
Bonamar Corporation - 243.898
Jumlah 1.696.960 3.522.041

Manajemen mencadangkan kerugian piutang dagang sebesar 1% dari nilai invoice, untuk piutang
dengan umur 180 hari setelah barang diterima (240 hari dari tanggal invoice). Hal tersebut berdasar
termin pembayaran salah satu pelanggan dengan estimasi lama pengiriman ekspor berkisar 45 - 60
hari. Dan terdapat kemungkinan adanya sampling FDA. Sampai dengan 31 Desember 2020 belum
terdapat invoice dengan umur lebih dari 240 hari.

7. PIUTANG LAIN-LAIN
31 Desember 2020 31 Desember 2019
a. Akun ini terdiri dari:
Pemasok daging [Link] [Link]
Karyawan 164.710.452 89.100.000
Lainnya 1.777.778 -
Jumlah [Link] [Link]

28
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan)

b. Piutang Lain-lain :
31 Desember 2020 31 Desember 2019

PT. Tandikek Asri Lestari [Link] -


PT. Anugrah Semesta Investama [Link] -
Jumlah [Link] -

Piutang kepada PT. Tandikek Asri Lestari dan PT. Anugrah Semesta Investama dengan penjelasan
sebagai berikut:
PT. Anugerah Semesta
No Keterangan PT. Tandikek Asri Lestari
Investama
1 Perjanjian Hutang Piutang
- Tanggal Perjanjian Kredit Rabu, 30 Oktober 2019 Rabu, 30 Oktober 2019
- Jangka waktu 6 bulan, jatuh tempo 30 April 2 tahun, jatuh tempo 30
2020 Oktober 2021
- Keperluan Modal Kerja Modal Kerja
- Bunga 17% 17%
- Jumlah pinjaman Rp.[Link] Rp. [Link]
2 Realisasi pemberian pinjaman
- Tanggal Transfer Rabu, 30 Oktober 2019 Rabu, 30 Oktober 2019
- Bank BCA BCA
3 Pembayaran Bunga
- Tanggal Selasa, 31 Desember 2019 Periode 1: 31 Desember 2019
- Jumlah Bunga Rp. 97.750.000,- Rp.293.250.000
- Tanggal Kamis, 31 Desember 2020 Periode 2: 31 Desember 2020
Belum dilakukan pembayaran Belum dilakukan pembayaran
bunga bunga
Periode 3: 31 Oktober 2021

Manajemen telah melakukan upaya penagihan terhadap Piutang PT. Tandikek Asri Lestari dan PT.
Anugrah Semesta Investama melalui Kantor Advokat Infiniti & Co.
Lihat Catatan 40.

8. PERSEDIAAN
31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri dari:

Barang jadi [Link] [Link]


Barang dalam proses
- Kaleng 55.695.766 [Link]
- Sortir 160.680.623 152.856.940
Bahan baku 289.968.844 364.872.633
Bahan pembantu [Link] [Link]
Jumlah [Link] [Link]

29
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. PERSEDIAAN (Lanjutan)

Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat persediaan pada tanggal 31 Desember 2020 dan
2019 tidak melampaui nilai realisasi netonya sehingga tidak diperlukan cadangan penurunan nilai
atas persediaan dan seluruh persediaan diasuransikan oleh manajemen.

9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA


31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri dari:
Asuransi 71.125.044 22.749.855
Sewa 60.722.216 32.666.674
Lain-lain 22.982.099 48.746.790
Jumlah 154.829.359 104.163.319

10. UANG MUKA


31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri dari:
Jangka Panjang :
- Pembelian Barang Dagang [Link] [Link]
Jumlah [Link] [Link]

11. ASET TETAP

Rincian dan mutasi aset tetap pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:

Tahun 2020 Mutasi Tahun 2020


Saldo Awal Saldo Akhir
Penambahan Pengurangan
Harga Perolehan :
Tanah [Link] 345.500.000 - [Link]
Bangunan [Link] [Link] - [Link]
Peralatan Pabrik [Link] 190.231.192 - [Link]
Kendaraan [Link] - - [Link]
Peralatan Kantor 914.646.542 38.720.645 (44.075.834) 909.291.353
Jumlah [Link] [Link] (44.075.834) [Link]
Akumulasi Penyusutan
Bangunan [Link] 407.810.383 (11.229.776) [Link]
Peralatan Pabrik [Link] 285.974.280 (38.403.233) [Link]
Kendaraan 487.217.790 124.755.035 (7.104.300) 604.868.525
Peralatan Kantor 731.027.632 88.040.961 (5.623.668) 813.444.925
Jumlah [Link] 906.580.659 (62.360.977) [Link]
Nilai Buku [Link] [Link]

30
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)

Tahun 2019 Mutasi Tahun 2019


Saldo Awal Saldo Akhir
Penambahan Pengurangan
Harga Perolehan :
Tanah [Link] - - [Link]
Bangunan [Link] - 681.200 [Link]
Peralatan Pabrik [Link] - 725.742.383 [Link]
Kendaraan [Link] 44.452.838 [Link] [Link]
Peralatan Kantor 946.597.251 27.220.000 59.170.709 914.646.542
Jumlah [Link] 71.672.838 [Link] [Link]
Akumulasi Penyusutan
Bangunan [Link] 370.760.228 136.240 [Link]
Peralatan Pabrik [Link] 338.307.714 625.820.528 [Link]
Kendaraan [Link] 380.091.273 [Link] 487.217.790
Peralatan Kantor 650.744.674 123.682.213 43.399.255 731.027.632
Jumlah [Link] [Link] [Link] [Link]
Nilai Buku [Link] [Link]

Grup tidak memiliki aset kualifikasian sehingga tidak terdapat biaya pinjaman dan tarif kapitalisasi
yang dikapitalisasi selama tahun berjalan.
Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan dan diklasifikasikan sebagai tersedia
untuk dijual, tidak terdapat perbedaan nilai wajar aset tetap dari jumlah tercatat, tidak terdapat aset
tetap yang dihentikan pengakuannya, dan tidak terdapat jumlah aset yang tidak dipakai sementara
yang dipakai oleh Grup.
Beban penyusutan aset tetap yang dialokasikan adalah sebagai berikut :
31 Desember 2020 31 Desember 2019
Beban Pokok Penjualan (Cat. 24) 244.809.389 153.538.511
Beban Umum dan Administrasi (Cat 26) 661.771.269 [Link]
Jumlah 906.580.658 [Link]

Manajemen mengasuransikan seluruh aset tetap dengan rincian sebagai berikut :


Objek Pertanggungan Nilai Pertanggungan

Pengolahan hasil laut yang terletak di Jl. Beringin Raya No.37,


- Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngalian, Semarang, Jawa Tengah [Link]
Kendaraan
- Kendaraan bermotor, termasuk huru-hara, dan 636.000.000
- TJH terhadap pihak ketiga 40.000.000
Bangunan, mesin-mesin, dan stok hasil laut [Link]
Jumlah Nilai Pertanggungan [Link]

Manajemen berpendapat bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap Grup dapat dipulihkan,
sehingga tidak diperlukan adanya penurunan nilai atas aset tetap tersebut.

31
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET DALAM PENYELESAIAN
31 Desember 2020 31 Desember 2019

Nilai SPK (tidak termasuk PPN) [Link] -


Termin 4 dan retensi 5% setelah masa pemeliharaan
90 hari berakhir (belum terealisasi) (168.560.000) -
Pembayaran termin 1 s/d termin 3 [Link] -

Pembangunan dan renovasi pabrik PT Karya Persada Khatulistiwa di Indramayu dengan penyelesaian
sebesar 75%.

13. UTANG USAHA

Akun ini merupakan utang usaha kepada pemasok daging pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019
masing-masing sebesar Rp596.851.459 dan Rp432.089.036.

14. UTANG LAIN-LAIN


31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri:

Pihak Berelasi
Tn. Ery Firmansyah [Link] [Link]
Pihak Ketiga
Astro Media Indonesia [Link] [Link]
Lain-lain - 59.019.000
Jumlah [Link] [Link]

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Cessie tanggal 5 Januari 2018, utang lain-lain milik Perusahaan
sebesar Rp [Link] telah dialihkan ke PT Astro Media Indonesia dari sebelumnya ke PT
Strategic Management Services.
Utang lain-lain merupakan pinjaman dana ke pihak berelasi dan pihak ketiga untuk keperluan
operasional.
Sesuai dengan surat perjanjian hutang tanggal 12 Desember 2017 bahwa pengembalian hutang
dibagi dalam 2 termin. Pembayaran ke-1 jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp
[Link], dan pembayaran ke-2 (pelunasan) jatuh tempo pada 31 Desember 2021 sebesar Rp
[Link].
Berdasarkan perjanjian Hutang diatas, schedule pembayaran adalah sebagai berikut:

Pembayaran I Pembayaran II
Kreditur Pokok Pinjaman
31 Desember 2020 31 Desember 2021

AMI (SMS) [Link] [Link] [Link]


EF (EF & IMF) [Link] [Link] [Link]
Total [Link] [Link] [Link]

32
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14. UTANG LAIN-LAIN - (LANJUTAN)

Berdasarkan perjanjian, pinjaman wajib dikembalikan oleh Debitur secara bertahap, yaitu dengan 2
(dua) kali pembayaran, yaitu tanggal 31 Desember 2020 dan pelunasan pada tanggal 31 Desember
2021. Pinjaman tidak dikenakan bunga. Perjanjian berlaku sejak tanggal 12 Desember 2017 dan
berakhir pada saat pengembalian pinjaman dari Debitur. Para pihak sepakat bahwa jaminan atas
Hutang tersebut adalah sebagai berikut:
a. Sebidang tanah Hak Milik Nomor 44/Wonosari berikut bangunan diatasnya yang terletak di Kel.
Beringin, Kec. Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, selias ± 4.628 m2 (lebih kurang empat ribu
enam ratus dua puluh delapan meter persegi) yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Agraria
Kotamadya Semarang, tercatat atas nama Yana Heriyana Rochman,SE, berdasarkan Akta
Pengikatan Jual Beli No. 48 tanggal 30 Oktober 2014 yang dibuat dihadapan Hari Bagyo, SH, MH,
Notaris di Semarang.

b. Sebidang tanah Hak Milik Nomor 578/Wonosari berikut bangunannya yang terletak di Kel.
Beringin, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, seluas ± 4.537 m2 (lebih kurang empat ribu
lima ratus tiga puluh tujuh meter persegi) yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota
Semarang, tercatat atas nama Yana Heriyana Rochman,SE, berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli
No. 49 tanggal 30 Oktober 2014 yang dibuat dihadapan Hari Bagyo, SH, MH, Notaris di Semarang.

c. Sebidang tanah Hak Milik Nomor 05914/Wonosari berikut bangunannya yang terletak di Kel.
Beringin, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, seluas ± 3.826 m2 (lebih kurang tiga ribu
delapan ratus dua puluh enam meter persegi) yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan
Kota Semarang, tercatat atas nama Yana Heriyana Rochman,SE, berdasarkan Akta Pengikatan Jual
Beli No. 50 tanggal 30 Oktober 2014 yang dibuat dihadapan Hari Bagyo, SH, MH, Notaris di
Semarang. Perjanjian ini dan segala akibatnya kedua belah pihak memilih domisili (tempat
kedudukan hukum) yang tetap dan tidak berubah di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri
Jakarta Selatan.

15. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

Grup memberikan imbalan bagi karyawan yang mencapai usia pensiun yaitu usia 55 tahun sesuai
dengan Undang-Undang ketenagakerjaan No. 13/2003 tentang “Ketenagakerjaan” tanggal 25 Maret
2003.

33
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (LANJUTAN)

Pada tanggal 31 Desember 2020 Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja berdasarkan
perhitungan yang dilakukan oleh Aktuaris Independen yaitu PT Dayamandiri Dharmakonsilindo,
sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Aktuaris Independen tersebut yang masing-masing tanggal
19 Februari 2021, perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan
asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

31 Desember 2020 31 Desember 2019

Tingkat diskonto 7,05% 8,00%


Tingkat kenaikan gaji rata-rata 5,00% 8,00%
Usia pensiun normal 55 tahun 55 tahun
Tingkat mortalitas 100% TMI3 100% TMI3
Tingkat pengunduran diri 5,00% sampai dengan 5,00% sampai
usia 35 dan berkurang dengan usia 35 dan
secara linear sampai berkurang secara
dengan 0,00% pada linear sampai dengan
usia 55 tahun dan 0,00% pada usia 55
setelahnya. tahun dan
setelahnya.

Rekonsiliasi nilai kini dari liabilitas imbalan pascakerja pada awal dan akhir tahun adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2020 31 Desember 2019

Aset Neto Awal Periode ([Link]) ([Link])


Pembayaran Imbalan Oleh Perusahaan 409.928.521 [Link]
(Beban) Pendapatan di Laba Rugi (639.781.807) (539.219.810)
(Beban) Pendapatan pada PKL 643.482.730 (932.249.055)
Biaya Terminasi - 928.622.321
Saldo Akhir ([Link]) ([Link])

Rincian beban imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:


31 Desember 2020 31 Desember 2019
Biaya jasa kini 403.537.871 184.375.631
Biaya jasa lalu - (775.266.204)
Laba (rugi) penyelesaian 639.781.807 539.219.810
Beban bunga 236.243.936 156.157.931
Liabilitas atas transfer masuk - 45.330.131
Jumlah [Link] 149.817.299

34
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (Lanjutan)

Mutasi liabilitas imbalan pascakerja selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2020 31 Desember 2019

Saldo awal ([Link]) ([Link])


Beban imbalan pascakerja tahun berjalan (229.853.286) [Link]
Pembayaran imbalan pascakerja yang dibayarkan
tahun berjalan 643.482.730 (932.249.055)
Jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain - 928.622.321
Saldo Akhir ([Link]) ([Link])

16. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar di Muka
31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri dari:
Pajak Penghasilan
- Pasal 22 4.271.000 -
- Pasal 23 132.000.000 72.000.000
- Pasal 25 269.379.929 93.800.113
Pajak Pertambahan Nilai 846.680.239 [Link]
Jumlah [Link] [Link]

b. Utang Pajak
31 Desember 2020 31 Desember 2019
Akun ini terdiri dari Pajak penghasilan :
Pasal 21 1.365.134 -
Pasal 22 26.234.199 15.598.676
Pasal 23 9.941.783 6.201.856
Pasal 4 ayat 2 14.251.091 2.727.273
PPN (VAT out) 25.000.000 (9)
Jumlah 76.792.207 24.527.796

c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan


31 Desember 2020 31 Desember 2019
Beban pajak kini
- Perusahaan - -
- Entitas anak - (230.171.250)
Subjumlah - (230.171.250)
Pajak tangguhan
- Perusahaan 29.007.966 110.769.660
- Entitas anak (79.575.689) 27.515.305
Subjumlah (50.567.723) 138.284.965
Neto (50.567.723) (91.886.285)

35
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan)

Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan adalah
sebagai berikut:
31 Desember 2020 31 Desember 2019

Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba


(rugi) dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian ([Link]) ([Link])

Laba (rugi) sebelum pajak entitas anak ([Link]) ([Link])


Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan ([Link]) ([Link])
Beda temporer
- Imbalan Pascakerja [Link] [Link]
- Pembayaran Pensiun - (99.030.971)
Beda tetap
- Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk
[Link] [Link]
tujuan fiskal
Penghasilan yang telah dikenakan pajak
-
bersifat final (251.576.250) -
Taksiran Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan -
Perusahaan (604.459.986) ([Link])

Taksiran Pajak Penghasilan - Dibulatkan (604.459.986) ([Link])

Kompensasi Kerugian Fiskal 2018 ([Link]) -


Kompensasi Kerugian Fiskal 2019 ([Link]) -
Jumlah Penghasilan Kena Pajak ([Link]) ([Link])

Beban Pajak Kini Nihil Nihil


Dikurangi Pajak Penghasilan (Uangmuka)
- Pasal 22 4.271.000 -
- Pasal 23 132.000.000 72.000.000
- Pasal 25 269.379.929 93.800.113
Jumlah 405.650.929 165.800.113

Lebih Bayar Pajak Penghasilan Badan 405.650.929 165.800.113

36
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. PERPAJAKAN (Lanjutan)

d. Pajak Penghasilan Tangguhan

Rincian mutasi aset (liabilitas) pajak tangguhan adalah sebagai berikut:

Tahun yang berakhir 31 Desember 2020


Dibebankan ke
Dikreditkan
Saldo Awal Penghasilan Penyesuaian Saldo Akhir
ke Laba Rugi
Komprehensif

Rugi fiskal [Link] - - ([Link]) [Link]

Penyusutan aset tetap (9.375.000) - - - (9.375.000)


Beban imbalan kerja [Link] 140.751.998 - (90.184.275) [Link]
Penghasilan
komprehensif lain (492.273.531) - (141.566.209) - (633.839.740)

Jumlah Aset
(Liabilitas) Pajak
Tangguhan [Link] 140.751.998 (141.566.209) ([Link]) [Link]

Tahun yang berakhir 31 Desember 2019


Dibebankan ke
Dikreditkan
Saldo Awal Penghasilan Penyesuaian Saldo Akhir
ke Laba Rugi
Komprehensif

Rugi fiskal [Link] [Link] - ([Link]) [Link]

Penyusutan aset tetap (9.375.000) - - - (9.375.000)


Beban imbalan kerja [Link] 323.723.148 - (499.457.865) [Link]
Penghasilan
komprehensif lain (235.360.208) - (256.913.323) - (492.273.531)

Jumlah Aset
(Liabilitas) Pajak
Tangguhan [Link] [Link] (256.913.323) ([Link]) [Link]

e. Pengampunan Pajak

Grup telah mengikuti program pengampunan pajak sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang
No. 11 Tahun 2016 tentang “Pengampunan Pajak” (UU) yang berlaku efektif 1 Juli 2016.
Pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi
administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap aset
dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur di dalam UU.

Grup telah mengikuti program pengampunan pajak berdasarkan Surat Pernyataan Harta
No.50300001897 tanggal 22 Desember 2016 dengan nilai keseluruhan sebesar Rp1.465.526.994.

37
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2020 31 Desember 2019

Gaji karyawan 9.674.429 154.822.127


Jamsostek - 25.412.097
Jumlah 9.674.429 180.234.224

18. UTANG BANK

Akun ini terdiri dari:


31 Desember 2020 31 Desember 2019
Utang Bank Jangka Pendek
- PT Pool Advista Finance Tbk. 503.621.871 [Link]
Utang Bank Jangka Panjang
- PT Pool Advista Finance Tbk. [Link] [Link]
Jumlah [Link] [Link]

Utang Bank Jangka Panjang


PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk.
Bedasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan Anjak Piutang Nomor 175 tertanggal 30 Agustus 2019
dihadapan Notaris Yulia, SH menerangkan bahwa PT Pool Advista Finance Tbk. selaku Kreditur dan PT
Nuansa Cipta Magello selaku Debitur. Dalam perjanjian kredit tersebut menerangkan pihak kreditur
telah memberian fasilitas kredit kepada debitur terinci sebagai berikut:
Fasilitas Multiguna
1 Jenis Fasilitas : Pembiayaan investasi - restruktur
2 Skema Fasilitas : Pembayaran secara angsuran
3 Sifat Pembiayaan : Uncommited
4 Limit Kredit : Rp. [Link],- (dua belas milyar rupiah)
5 Tujuan Penggunaan : Restrukturisasi pembiayaan modal kerja
6 Jangka Waktu : 36 Bulan terhitung sejak tanggal 30 September 2020 s/d 30 September 2023
7 Tenor : Bulan 1-35 : Rp. 35.463.708
: Bulan 36 : Rp. [Link],-
8 Suku Bunga : 3% p.a dan differed bunga 10% dibayar saat jatuh tempo fasilitas.
9 Biaya Provisi : Sebesar 0,25% Flat dibayar dimuka pada saat pencairan Pembiayaan.
10 Biaya Administrasi : Rp. 2.500.000,-
11 Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12 Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13 Denda Keterlambatan : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah
tunggakan pinjaman tidak dibayar pada saat jatuh tempo terhitung
dari tanggal jatuh tempo tak terbayar sampai dengan tanggal
dilakukan pembayaran.

38
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (Lanjutan)
PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk (Lanjutan)
Fasilitas Multiguna (Lanjutan)

14 Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan penalti


15 Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi
rekanan PAF dan terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka
waktu pembiayaan
16 Agunan : a. Klien mengikatkan diri serta menjamin kreditur, bahwa piutang-
piutang yang dialihkan kepada kreditur adalah piutang-piutang yang
timbul dan memenuhi syarat sebagai berikut:
- Akan dibayar penuh dan tepat waktu oleh pihak tertagih.
- Pihak tertagih mampu membayar hutang setiap saat.
- Pihak tertagih tidak akan menerbitkan dan/atau menarik cheque
atau surat berharga lain yang tidak ada dananya, tidak sah, cacat
hukum atau kadaluarsa.
- Pihak tertagih tidak dalam keadaan pailit.
- Pihak tertagih tidak dalam keadaan di bawah pengampunan.
- Pihak tertagih tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak
disetujui kreditur.
- Pihak tertagi tidak dalam keadaan terlibat dalam suatu perkara.

- Pihak tertagih tidak akan menghentikan usahanya dengan alasan


apapun.
b. Klien juga menjamin bahwa :
- Klien harus menyerahkan dan mengalihkan seluruh faktur-faktur
dari pihak tertagih yang telah disetujui kepada kreditur.
- Kreditur adalah satu-satunya pihak yang ditunjukan memperoleh
hak untuk membeli piutang-piutang yang dimiliki klien.

- Berkenaan dengan pengalihan piutang-piutang kepada kreditur


dengan tidak mengesampingkan ketentuan-ketentuan termuat
dalam perjanjian ini.
- Dalam hal kreditur memberi pengecualian tertentu kepada klien
maupun pihak tertagih.
- Segalah tuntutan yang timbul dari pihak tertagih menjadi beban
tanggung jawab serta resiko klien sendiri.
- Kreditur berhak untuk mendebet rekening (rekening factoring dan
atau rekening penampungan) klien untuk jumlah sesuai
perhitungan kreditur.

39
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (Lanjutan)

Utang Bank Jangka Panjang

PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk.


Bedasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan Multiguna Kredit Nomor 176 tertanggal 30 Agustus 2019
dihadapan Notaris Yulia, SH menerangkan bahwa PT Pool Advista Finance [Link] Kreditur dan PT
Nuansa Cipta Mugello selaku Debitur. Dalam perjanjian kredit tersebut menerangkan pihak kreditur
telah memberian fasilitas kredit kepada debitur terinci sebagai berikut:

Fasilitas Multiguna
1 Jenis fasilitas : Multiguna
2 Skema Fasilitas : Ballon Payment
3 Sifat Pembiayaan : Non Revolving
4 Limit Kredit : Rp. [Link],- (empat milyar rupiah)
5 Tujuan Penggunaan : Lainnya
6 Jangka Waktu : 36 Bulan terhitung sejak tanggal ditetapkan
7 Suku bunga : 14% p.a atau sesuai dengan tarif bunga yang berlaku di PT Pool
Advista Finance Tbk.
8 Biaya Provisi : Sebesar 0,7% Flat dibayar dimuka pada saat pencairan Pembiayaan.
9 Biaya Administrasi : Sebesar 0,125% Flat dibayar dimuka pada saat penandatanganan akta
perjanjian.
10 Angsuran Per Bulan : Rp 75.000.000,- sisa ballon payment
11 Biaya Asuransi : Sesuai tagihan
12 Biaya Notaris : Sesuai tagihan
13 Denda Keterlambatan : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah
tunggakan pinjaman tidak dibayar pada saat jatuh tempo terhitung
dari tanggal jatuh tempo tak terbayar sampai dengan tanggal
dilakukan pembayaran.
14 Penalty Pre-payment : Tidak dikenakan pinalty
15 Asuransi : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi
rekanan PAF dan terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka
waktu pembiayaan
16 Agunan : a. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 018/Limbangan, Surat ukur
tertanggal 22 Desember 2017 Nomor 00048/Limbangan/2017
seluas 2.300 m2 terletak di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat,
Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat atas nama PT Karya
Persada Khatulistiwa.
b. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 019/Limbangan, Surat ukur
tertanggal 28 Desember 2018 Nomor 00054/Limbangan/2018
seluas 496 m2 terletak di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat,
Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat atas nama PT Karya
Persada Khatulistiwa.

40
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG BANK (Lanjutan)
Utang Bank Jangka Panjang (Lanjutan)
PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk (Lanjutan)
Fasilitas Multiguna (Lanjutan)

16 Agunan (lanjutan)
c. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 21085/Daya, Surat ukur
tertanggal 23 Desember 2002 Nomor 00665/Daya/2018 seluas
2.435 m2 terletak di Desa Daya, Kecamatan Biringkanaya,
Kabupaten Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan atas nama PT
Nuansa Cipta Magello.
d. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 21082/Daya, Surat ukur
tertanggal 23 Desember 2002 Nomor 00666/Daya/2018 seluas
2.367 m2 terletak di Desa Daya, Kecamatan Biringkanaya,
Kabupaten Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan atas nama PT
Nuansa Cipta Magello.
e. Cessie atas tagihan minimal 110%.

19. MODAL SAHAM

Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai
berikut:

31 DESEMBER 2020
Jumlah Saham
Persentase
Pemegang Saham Ditempatkan dan Jumlah
Kepemilikan (%)
Disetor Penuh

PT ASABRI (Persero) 293.285.543 25,14% [Link]


PT Bahari Istana Alkausar 58.360.000 5,00% [Link]
Masyarakat (masing-masing 815.021.157 69,86% [Link]
dibawah 5%)
Jumlah [Link] 100,00% [Link]

31 DESEMBER 2019
Jumlah Saham
Persentase
Pemegang Saham Ditempatkan dan Jumlah
Kepemilikan (%)
Disetor Penuh

PT ASABRI (Persero) 293.285.543 25,14% [Link]


PT Bahari Istana Alkausar 58.360.000 5,00% [Link]
Masyarakat (masing-masing 815.021.157 69,86% [Link]
dibawah 5%)
[Link] 100,00% [Link]

41
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. MODAL SAHAM (Lanjutan)

Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk No. 2
tanggal 9 Januari 2018, mengenai peningkatan modal di tempatkan dan modal disetor Perseroan dari
sebesar Rp [Link] menjadi sebesar Rp [Link]. Perubahan tersebut telah diterima
oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0008394 tanggal 10 Januari 2018.

Tambahan Modal Disetor 31 Desember 2020 31 Desember 2019


Akun ini terdiri :
- Pengampunan Pajak [Link] [Link]
- Tambahan Modal Disetor [Link] [Link]
Jumlah [Link] [Link]
Pada tahun 2017 Perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana sejumlah 466.666.700 saham
dengan nilai nominal sebesar Rp 100,- setiap saham yang mewakili sebesar 40% dari total modal
ditempatkan dan disetor penuh dalam Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga
penawaran sebesar Rp 150,- setiap saham. Perusahaan telah mendapat Pemberitahuan Efektifnya
Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan dari Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat No. S-471/D.04/2017 tanggal 21 Desember
2017. Pada tanggal 29 Desember 2017 seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia. Namun penambahan modal disetor baru diaktakan tanggal 9 Januari 2018.

Pengelolaan Modal
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah memastikan bahwa manajemen
mempertahankan peringkat kredit yang baik dan rasio modal yang sehat untuk mendukung bisnis
dan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.

Rasio utang terhadap modal dihitung berdasarkan pembagian antara liabilitas neto dengan jumlah
ekuitas. Liabilitas neto meliputi seluruh liabilitas dikurangi dengan kas dan bank. Jumlah modal
meliputi seluruh ekuitas sebagaimana yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

Perhitungan rasio pengungkit adalah sebagai berikut:

31 Desember 2020 31 Desember 2019


Jumlah Liabilitas [Link] [Link]
Dikurangi:
- Kas dan Bank (lihat Catatan 4) [Link] [Link]
- Liabilitas Neto [Link] [Link]
Jumlah Ekuitas [Link] [Link]

Rasio Liabilitas Neto Terhadap Modal 38,45% 39,59%

Tanggal 31 Desember 2020 Group lebih banyak menggunakan modal kerja sendiri dibanding hutang,
dan mempertahankan dana kas dan bank sebesar Rp15.176.400.759.

42
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. AGIO SAHAM

Saldo agio saham pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah masing-masing sebesar
Rp18.179.427.165 dan Rp18.179.427.165 merupakan jumlah agio setelah dikurangi dengan biaya
emisi dalam penawaran umum saham perdana Perusahaan.

21. SALDO LABA (RUGI)


Saldo laba (rugi) ditahan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah:

31 Desember 2020 31 Desember 2019

Saldo awal ([Link]) ([Link])


Perubahan:
Laba (rugi) tahun berjalan ([Link]) ([Link])
Koreksi saldo laba (rugi)
Akumulasi Penyusutan Aset -
Koreksi lainnya ([Link]) [Link]

Saldo akhir ([Link]) ([Link])

22. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

31 Desember 2020 31 Desember 2019

Saldo awal ([Link]) ([Link])


Jumlah modal yang didistribusikan ke entitas anak
(884.215) 1.000.414
Laba (Rugi) komprehensif periode berjalan
konsolidasian yang distribusikan ke entitas anak (9.046.094) (1.352.583)
Jumlah ([Link]) ([Link])

31 DESEMBER 2020
Laba Rugi Tahun Pendapatan
Keterangan Jumlah Aset Jumlah Liabilitas
Berjalan Neto

NCM [Link] [Link] ([Link]) [Link]


KPK [Link] [Link] ([Link]) -
Jumlah [Link] [Link] ([Link]) [Link]

31 DESEMBER 2019
Laba Rugi Tahun Pendapatan
Keterangan Jumlah Aset Jumlah Liabilitas
Berjalan Neto

NCM [Link] [Link] (153.551.565) [Link]


KPK [Link] [Link] ([Link]) ([Link])
Jumlah [Link] [Link] ([Link]) [Link]

43
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. PENJUALAN NETO
Tahun 2020 Tahun 2019

Akun ini terdiri dari :

Penjualan ekspor [Link] [Link]


Penjualan lokal 213.716.290 528.187.052
Retur & potongan penjualan (4.223.037) ([Link])
Jumlah [Link] [Link]

Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, Perusahaan melakukan
semua transaksi penjualan kepada pihak ketiga.

Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 terdapat pendapatan dari
pelanggan yang jumlahnya di atas 10% dari jumlah pendapatan bersih sebagai berikut:

Tahun 2020 Tahun 2019

Crustacea Seafood Company Inc. [Link] [Link]


Heron Point Seafood [Link] -
E. Frank Hopkins Co. Inc. - [Link]
Jumlah [Link] [Link]
Persentase terhadap Penjualan 51% 105%

24. BEBAN POKOK PENJUALAN

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Pemakaian Bahan Baku & Packaging [Link] [Link]


Beban tenaga kerja langsung [Link] [Link]
Beban produksi [Link] 153.538.511
Jumlah Beban Produksi [Link] [Link]

Persediaan Barang dalam Proses


Awal [Link] 103.988.572
Akhir (506.345.233) ([Link])
Beban Pokok Produksi [Link] [Link]

Persediaan Barang Jadi


Awal [Link] [Link]
Akhir ([Link]) ([Link])
Harga Pokok Penjualan [Link] [Link]

Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, tidak terdapat pembelian
dari pemasok yang jumlahnya di atas 10% dari pembelian Perusahaan.

44
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN PENJUALAN

Akun ini terdiri dari :


Tahun 2020 Tahun 2019

Kargo [Link] [Link]


Ekspedisi 1.540.775 730.100
Stuffing ekspor 9.891.900 41.258.090
Surveyor - 198.126
Promosi dan Pameran 7.435.100 -
Lain-lain 28.433.945 374.822.953
Jumlah [Link] [Link]

26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Gaji dan tunjangan karyawan [Link] [Link]


Imbalan pascakerja (Catatan 15) 622.037.394 [Link]
Jasa profesional 340.531.481 659.885.256
Perjalanan dinas 424.630.203 686.472.695
Penyusutan (Catatan 11) 661.771.269 [Link]
Amortisasi 163.788.409 262.913.855
Listrik dan air 267.108.750 331.784.394
Pajak 498.396.533 331.603.248
Transportasi 61.359.348 44.626.288
Pemeliharaan 388.088.354 138.092.779
Telepon 48.914.481 46.516.373
Perijinan 60.267.962 20.450.000
Rumah tangga kantor 63.221.360 58.352.088
Perlengkapan kantor 66.102.944 47.151.511
Jamuan 11.133.700 40.811.286
Administrasi OJK dan BEI 321.420.000 287.855.000
Sewa 7.150.650 4.600.000
Asuransi 5.404.152 20.503.986
Beban Penghapusan Piutang [Link] -
Beban RUPS 15.572.214 -
Lain-lain 147.054.991 578.531.984
Jumlah [Link] [Link]

45
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. PENDAPATAN LAIN-LAIN

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Pendapatan Sewa 120.000.000 -


Pendapatan (beban) lainnya 13.042.427 27.280.510
Jumlah 133.042.427 27.280.510

28. BEBAN LAIN - LAIN

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Selisih Biaya Barang terkirim 32.000 -


Keuntungan atas investasi reksadana - [Link]
Lain-lain - 36.677.063
Jumlah 32.000 [Link]

29. SELISIH KURS

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Laba (rugi) tidak terealisasi (USD) [Link] - [Link]


Laba (rugi) terealisasi (USD) 809.803.322 - 172.433.080
Jumlah [Link] - [Link]

30. PENGHASILAN KEUANGAN

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Pendapatan Bunga Bank dan Lembaga Pembiayaan


309.885.668 695.210.352
dan Jasa Giro
Jumlah 309.885.668 695.210.352

46
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. BEBAN KEUANGAN

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Beban pajak jasa giro 58.309.418 7.059.616


Beban Bunga Bank dan Lembaga Pembiayaan [Link] 838.317.512
Beban Administrasi Bank 98.618.888 349.995.360
Jumlah [Link] [Link]

32. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR

Akun ini terdiri dari:


Tahun 2020 Tahun 2019

Laba (rugi) tahun berjalan ([Link]) ([Link])


Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar
selama tahun berjalan [Link] [Link]
Laba (Rugi) Bersih per Saham Dasar (7,31) (11,37)

33. SEGMEN OPERASI

a. Segmen Primer

Untuk kepentingan manajemen, kegiatan usaha Grup diklasifikasikan menjadi 1 (satu) segmen usaha,
yaitu perdagangan hasil olahan jenis rajungan. Informasi mengenai segmen usaha adalah sebagai
berikut :

Hasil laut Tahun 2020 Tahun 2019

Penjualan eksternal [Link] [Link]


Beban pokok penjualan ([Link]) ([Link])
Retur yang tidak dapat dialokasikan - ([Link])
Laba Segmen [Link] [Link]

b. Segmen Geografis

Informasi mengenai segmen usaha geografis grup adalah sebagai berikut :

Hasil laut Tahun 2020 Tahun 2019

Penjualan
Ekspor [Link] [Link]
Lokal 101.081.678 528.187.052
Retur yang tidak dapat dialokasikan - ([Link])
Jumlah [Link] [Link]

47
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Entitas dianggap
berelasi jika entitas tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mengendalikan
atau mengendalikan bersama, atau memiliki pengaruh signifikan atas Grup dalam pengambilan
keputusan keuangan dan operasional. Entitas juga dianggap berelasi jika entitas tersebut
sepengendalian dengan Grup.

Transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

Tahun 2020 Tahun 2019


Utang Lain-lain
Tn. Ery Firmansyah [Link] [Link]
Tn. Raditya Wardhana - -
Jumlah [Link] [Link]
Persentase terhadap Jumlah Liabilitas 36% 23%

Pihak Berelasi Jenis Hubungan Sifat Transaksi


Tn. Ery Firmansyah Anggota keluarga manajemen Utang lain-lain (pinjaman modal
kunci kerja)
Tn. Raditya Wardhana Personal manajemen kunci Utang lain-lain (pinjaman modal
kerja)

Oleh karena sifat dari hubungan pihak berelasi, terdapat kemungkinan bahwa syarat dan kondisi dari
transaksi di atas tidak sama dengan transaksi-transaksi yang terjadi dengan pihak yang tidak berelasi.

Kompensasi Manajemen Kunci

Manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, dan mengendalikan kegiatan Perusahaan, termasuk direktur Perusahaan
yang tercantum pada Catatan 1 atas Laporan Keuangan Konsolidasian.

35. INSTRUMEN KEUANGAN

Jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
telah mendekati nilai wajarnya karena seluruhnya merupakan instrumen keuangan berjangka
pendek.

36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko mata uang, risiko kredit dan
risiko likuiditas. Kebijakan manajemen terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalkan
potensi dan dampak keuangan yang mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. Dalam kaitannya

48
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

Berikut ini adalah ikhtisar tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup:

a. Risiko Mata Uang


Perusahaan melakukan transaksi bisnis dalam beberapa mata uang dan karena itu terekspos
risiko mata uang. Grup tidak memiliki kebijakan khusus terhadap lindung nilai atas mata uang
asing. Namun manajemen senantiasa memantau eksposur mata uang dan akan
mempertimbangkan untuk melakukan lindung nilai manakala timbul risiko mata uang yang
signifikan.

b. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak akan gagal memenuhi liabilitas dalam suatu
instrumen keuangan atau kontrak konsumen yang menyebabkan pihak lain mengalami kerugian
keuangan. Risiko kredit yang dihadapi Grup berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan
tertentu dan simpanan di bank.

Manajemen meminimalkan risiko kredit dengan menempatkan dana hanya pada bank yang
memiliki reputasi baik serta melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang memiliki
kondisi.

Grup memiliki kebijakan yang jelas dalam pemilihan pelanggan, perjanjian yang mengikat secara
hukum dan secara historis mempunyai tingkat yang rendah atas piutang usaha yang bermasalah.
Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko
piutang yang tidak tertagih. Jumlah maksimum eksposur risiko kredit adalah sebesar jumlah
tercatat sebagaimana diungkapkan pada Catatan 4, 6 dan 7.

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, rincian aset keuangan adalah sebagai berikut :

31 DESEMBER 2020
Belum Jatuh Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tempo Tahun Tahun
Aset Keuangan :
- Kas dan bank [Link] - - [Link]
- Piutang usaha [Link] [Link] [Link] [Link]
- Piutang lain-lain [Link] - - [Link]
Jumlah [Link] [Link] [Link] [Link]

31 DESEMBER 2019
Belum Jatuh Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tempo Tahun Tahun
Aset Keuangan :
- Kas dan bank [Link] - - [Link]
- Piutang usaha [Link] - - [Link]
- Piutang lain-lain [Link] - - [Link]
Jumlah [Link] - - [Link]

49
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - (LANJUTAN)

c. Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko di mana Perusahaan akan mengalami kesulitan
memperoleh dana tunai ketika memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan. Tujuan
pengelolaan terkait dengan risiko ini terutama adalah untuk menjaga tingkat kas dalam besaran
yang memadai guna mendanai kebutuhan operasional dan menutup liabilitas (terutama liabilitas
dalam jangka pendek).

Pengelolaan kas tersebut mencakup proyeksi hingga beberapa periode ke depan, menjaga profil
jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan serta memantau rencana dan realisasi arus kas. Sebagai
bagian dari upaya tersebut, manajemen juga senantiasa mengupayakan penagihan kepada
pelanggan secara tepat waktu dan sedapat mungkin mengurangi transaksi pembelian yang
dilakukan secara tunai.

Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan
pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

31 DESEMBER 2020
Belum Jatuh Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tempo Tahun Tahun

Utang usaha 596.851.459 - - 596.851.459


Utang lain-lain [Link] - - [Link]
Beban harus dibayar 9.674.429 - - 9.674.429
Jumlah [Link] - - [Link]

31 DESEMBER 2019
Belum Jatuh Kurang Dari 1 Lebih Dari 1
Jumlah
Tempo Tahun Tahun

Utang usaha 432.089.036 - - 432.089.036


Utang lain-lain [Link] - - [Link]
Beban harus dibayar 180.234.224 - - 180.234.224
Jumlah [Link] - - [Link]

37. PERJANJIAN PENTING

n Pada tanggal 21 Desember 2019 Perusahaan mengadakan perjanjian kerja sama operasional
antara PT Prima Cakrawala Abadi, Tbk dengan PT Nuansa Cipta Magello dengan nomor:
287/KSO/PCA-NCM/XII/2019, dengan jangka waktu 24 bulan terhitung sejak tanggal 1 Januari
2020 sampai dengan 31 Desember 2020 yang akan di evaluasi setiap 1 tahun sekali dan dapat
diperpanjang kembali. Dalam perjanjian ini Perusahaan membayar Management Fee sebesar Rp.
270.000.000,- per bulan.

50
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
38. KELANGSUNGAN USAHA
Perusahaan tidak mendapatkan Ijin Usaha Industri (IUI) dari Instansi terkait karena kantor dan pabrik
yang berlokasi di Semarang, yang berada dikawasan pemukiman/perumahan. Kondisi ini
menyebabkan Perusahaan berhenti dalam melakukan kegiatan proses produksi serta banyaknya
pengunduran diri sebagian karyawan/tenaga kerja ahli yang bekerja di Perusahaan. Oleh karena itu,
kelangsungan hidup Perusahaan bergantung sepenuhnya pada operasional anak perusahaan serta
dukungan keuangan eksternal agar Perusahaan mematuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo.
Untuk masalah ini, dewan pengurus Perusahaan percaya bahwa prinsip mengenai mayoritas
pemegang saham telah berkomitmen untuk memberikan dukungan finansial kepada Perusahaan dan
akan menjamin untuk memenuhi semua kewajiban Perusahaan.
Disamping itu Perusahaan telah mengalami kerugian yang berulangkali dari kegiatan usahanya, untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah mengalami kerugian sebesar
Rp15.957.991.606 sehingga menyebabkan akumulasi defisit sebesar Rp70.193.833.779.
Dalam upaya mengatasi hal tersebut manajemen perusahaan akan melakukan langkah - langkah
sebagai berikut :
1. Merenovasi dan meremajakan fasilitas produksi yang sudah ada sebagai langkah utama untuk
memulai berproduksi kembali.
2. Mengaktifkan kembali PT. Karya Persada Khatulistiwa untuk berproses produksi tahun 2021.
3. Meningkatkan penjualan dengan sistem kerjasama dan makloon. PT. Karya Persada Khatulistiwa
telah menandatangani perjanjian makloon dengan New Port International pada tanggal 29 Juli
2020.
4. Melakukan pencarian bahan baku dan pembinaan ke suplier terkait mutu bahan baku.
5. PT Nuansa Cipta Magello melakukan diversifikasi produk hasil laut lainnya, tidak terbatas pada
rajungan dan meningkatkan penjualan dengan meningkatkan volume.
6. Melakukan pengajuan Restrukturisasi hutang pada Tn. Ery Firmansyah (EF) dan PT Astro Media
Indonesia (AMI).

39. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN


a. Informasi keuangan tambahan pada lampiran berikut adalah informasi keuangan PT Prima
Cakrawala Abadi Tbk (Entitas Induk) pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 serta untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang menyajikan investasi Perusahaan pada entitas
anak berdasarkan metode ekuitas.
b. Pada tahun 2020, Perusahaan telah melakukan penghapusan piutang tidak tertagih yang
disebabkan debiturnya telah meninggal dan atau pailit sebesar Rp13.244.032.535, yang terdiri
dari:
Jumlah
PT Prima Cakrawala Abadi Tbk
n Piutang/uang muka pembelian kepada Abdul Rohim [Link]
PT Nuansa Cipta Magello
n Piutang/uang muka pembelian kepada Ir. H. Muhamad Idris [Link]
n Piutang usaha kepada John Keeler & Co. Inc. [Link]
PT. Karya Persada Khatulistiwa
n Piutang usaha kepada Bonamar Corporation [Link]
Jumlah [Link]
Lihat Catatan No. 26.

51
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2020
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
40. REMUNERASI DIREKSI DAN KOMISARIS

Remunerasi dan pemberian fasilitas bagi Direksi dan Dewan Komisaris PT Prima Cakrawala Abadi Tbk
ditetapkan dalam Surat Keputusan No. 002/[Link]/VIII/2020 tanggal 24 Agustus 2020 berdasar
Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham no. 05 tanggal 19 Agustus 2020 dan mengacu kepada
Akta no. 20 tanggal 19 September 2017 mengenai pengangkatan direksi dan komisaris dan
pemberian remunerasi beserta fasilitas.

41. DAMPAK COVID-19

Timbulnya Covid-19 sejak awal tahun 2020 telah membawa ketidakpastian untuk kegiatan operasi
perusahaan dan dampak pada hasil operasi serta posisi keuangannya pada periode setelah akhir
tahun keuangan. Manajemen perusahaan terus memantau secara seksama operasi, likuiditas dan
sumber daya yang dimiliki perusahaan, serta bekerja secara aktif untuk mengurangi dampak saat ini
dan dampak dimasa mendatang dari situasi ini yang belum pernah dialami sebelumnya. Laporan
keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian yang berasal dari kondisi tersebut.

42. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PELAPORAN

Pada tanggal 15 April 2021, Perusahaan memberi kuasa kepada Advokat dan Advokat Magang dari
Kantor Advokat Infiniti & Co, yang beralamat di Infiniti Office Lantai 2, Permata Regency D/37,
Kembangan Jakarta barat, 11630, piutang kepada kepada PT Anugrah Semesta Investama dan PT
Tandikek Asri Lestari, berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang tanggal 30 Oktober 2019.

52

Anda mungkin juga menyukai