BAB 2
INSERT (SISIPAN)
DENGAN
MICROSOFT OFFICE WORD 2007
Tujuan
Dapat menyisip sesuai kebutuhan dokumen dengan menggunakan fasilitas yang ada
pada Microsoft Word 2007
.1 Menambahkan Tabel
Dapat memanfaatkan fasilitas tabel untuk dokumen. Suatu tabel terdiri dari
kolom dan baris. Perpotongan antara kolom dan baris dinamakan sel. Dapat
menyisipkan teks atau gambar didalam sel tersebut. Untuk membuat tabel, dapat
dilakukan dengan :
a. Pilih tab Insert, lalu pada grup Tables, pilihlan command yang diinginkan.
b. Perintah Insert Table ada dua macam, yaitu langsung memilih besarnya ukuran
tabel atau mengisikan sendiri. Jika memilih langsung dapat langsung melakukan
drag pada gambar kotak-kotak yang terdapat pada command List. Tabel akan
langsung ditambahkan pada dokumen. Jika menggunakan dialog box, pilih
command Insert Table.
Keterangan gambar :
Pilihan Number of Columns digunakan untuk menentukan jumlah kolom dari tabel.
Pilihan Number of Rows digunakan untuk menentukan jumlah baris dari tabel.
Pada tab Autofit behavior terdapat tiga option yang dapat dipilih sesuai dengan
tabel yang akan dibuat.
Pilihan Fixed Column Width akan membuat tabel pada area aktif dengan ukuran
kolom yang ditentukan pada option yang terletak disebelahnya.
Pilihan autoFit to Contents Width akan membuat tabel pada area aktif yang lebar
kolomnya akan otomatis disesuaikan dengan isi kolom.
Pilihan autoFix to Windows akan membuat tabel pada area aktif yang lebar
kolomnya akan otomtis disesuaikan dengan lebar windows.
Setelah tabel ditambahkan pada dokumen, akan muncul dua tab baru pada
Ribbon dengan nama Table Tools, yaitu Design dan Layout.
Tab Design digunakan untuk mengatur tampilan tabel yang telah ditambahkan
pada dokumen. Tab Layout digunakan untuk mengatur ukuran baris atau kolom pada
tabel.
2.1.1. Menyisipkan Baris dan Kolom
Menyisipkan baris atau kolom kosong bertujuan untuk menambah kekurangan
baris atau kolom yang telah dibuat dalam suatu tabel. Langkah-langkah untuk
menyisipkan baris atau kolom sebagai berikut :
a. Menyisipkan baris
Lakukan blok pada baris sesuai dengan jumlah baris yang ingin disisipkan.
Klik tab Layout pada grup Rows and Column pilih perintah yan diinginkan, yaitu
tab Insert Above jika menambahkan baris diatasnya atau tempatkan Insert Below
apabila hendak menambahkan baris dibawahnya.
Baris akan ditambahkan pada posisi yang ditentukan.
b. Menyisipkan kolom
Lakukan blok pada kolom sesuai dengan jumlah kolom yang ingin disisipkan.
Klik tab Layout pada grup Rows and Column pilih perintah yan diinginkan, yaitu
tab Insert Left jika menambahkan kolom disebelah kirinya atau tempatkan Insert
Right apabila hendak menambahkan kolom dikanannya.
Kolom akan ditambahkan pada posisi yang ditentukan.
2.1.2. Menghapus Baris, Kolom, Cells atau Table
Untuk menghapus baris atau kolom dalam suatu tabel, langkah-langkah yang
harus dilakukan sebagai berikut :
a. Pertama-tama lakukan blok pada baris atau kolom sesuai dengan jumlah baris
yang ingin dihapus.
b. Pilih Delete Rows, Delete Columns, Delete Cells atau Delete Table.
c. Jika memilih menghapus Cells, maka kotak dialog Delete Cells tampil, pilihan yang
disediakan adalah :
Shift Cells Left, menghapus sel dan sel disebelah kanan dari sel yang dihapus akan
bergeser kekiri.
Shift Cells Up, menghapus sel dan sel disebelah bawah dari sel yang dihapus akan
bergeser keatas.
Delete Entire Row, menghapus baris yang diblok dan baris dibawahnya naik
keatas.
Delete Entire Column, menghapus kolom yang diblok dan kolom disebelah
kanannya bergesar kekiri.
2.1.3. Menggabung dan Memecah Cell, Memecah Table
Suatu sel berbentuk baris atau kolom dapat digabung agar semakin lebar dan
dapat juga dipecah sehingga bisa dibagi-bagi sesuai kebutuhan.
Langkah-langkah untuk menggabung sel adalah sebagai berikut :
a. Pada tabel, blok dahulu yang ingin digabungkan. Kemudian klik kanan, pilih Merge
Cells.
b. Pada tab Layout, pada grup Merge pilih Merge Cells. Jika masing-masing sel ada
isinya maka isi sel tersebut akan diubah menjadi paragaf pada sel hasil
penggabungan.
Untuk melakukan pemecahan sel, langkah-langkah yang dilakukan adalah
sebagai berikut :
a. Letakkan titil sisip pada sel yang ingin dipisah.
b. Pada tab Layout, pada grup Merge pilih Split Cells.
c. Setelah kotak dialog Split Cells ditampilkan, tentukan berapa kolom sel tersebut
akan dipecah dengan cara mengisi kotak isian Number of Columns.
d. Jika telah selesai klik OK.
Untuk memecah tabel, cara yang dilakukan hampir sama dengan pada saat
memecah Cells. Hanya saja perintah yang dipilih adalah Split Table dan Table yang
dapat dipecah secara baris.
2.1.4. Format Tabel
Format tabel selain bertujuan untuk mengubah sesuai kebutuhan juga untuk
memperindah bentuk tampilan tabel. Biasanya untuk memperindah tebal cukup
menambahkan border (garis batas) dan shading (pola kelabu), juga dengan
kombinasi antara keduanya.
Langkah-langkah untuk menambahkan border pada tabel adalah sebagai
berikut :
a. Lakukan blok pada kelompok sel atau tabel yang diberi border.
b. Pada tab Design grup Table Style, pilihlah style yang diinginkan.
c. Tampilan tabel berubah sesuai dengan style yang dipilih.
Jika tidak sesuai dengan keinginan, maka dapat dilakukan format style sendiri
melalui :
a. Blok tabel yang ingin diformat stylenya.
b. Klik kanan, pilih Table Properties, pilihlah Borders dan Shading.
c. Setelah kotak dialog Table Borders and Shading ditampilkan pilih Borders.
d. Tentukan jenis dan ketebalan garis pada kotak daftar Style.
e. Tentukan warna garis pada daftar drop down Color.
f. Pada kotak Presents terdapat beberapa pilihan :
None : untuk menghilangkan border yang telah terpasang.
Box : untuk memberikan bingkai disekeliling kelompok sel yang dipilih.
Grid : memberikan garis batas disetiap sel dalam kelompok sel yang dipilih.
g. Jika telah selesai, klik OK.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk menambahkan Shading (pola kelabu)
adalah sebagai berikut :
a. Lakukan blok pada kelompok sel atau tabel yang ingin diberi shading.
b. Klik kanan, pilih Table Properties, pilihlah Borders and Shading.
c. Setelah kotak dialog Table Borders and Shading ditampilkan, pilih Shading.
d. Pada kotak Fill, pilih None utnuk menghilangkan shading yang telah dibuat.
e. Untuk memberikan Shading, klik Custom dan tentukan prosentase cork melalui
kotak daftar Shading.
f. Klik panah bawah pada daftar drop-down Foreground untuk warna latar
depannya.
g. Klik panah bawah pada daftar drop-down Background untuk warna latar
belakangnya.
h. Perhatikan dalam kotak peraga Preview untuk mengecek pola yang diberikan dan
bila sudah sesuai klik OK.
2.1.5. Penggunaan Formula dalam Tabel
Pada dasarnya pemakaian formula di Microsoft Word 2007 adalah sangat
sederhana. Dapat melakukan perhitungan seperti penjumlahan, pengurangan serta
beberapa operasi matematika yang lain didalam tabel. Sebagai contoh perhatikan
contoh tabel dibawah ini :
NAMA HARGA JUMLAH TOTAL
Nasi Goreng 4000 5 0
Teh Botol 1500 7 0
Kerupuk 500 6 0
TOTAL HARGA 0
Langkah-langkah untuk melakukan perhitungan matematika pada tabel adalah
sebagai berikut :
a. Letakkan titik sisip pada sel tempat hasil perhitungan akan ditampilkan.
b. Pada contoh diatas TOTAL merupakan hasil perkalian dari HARGA dan JUMLAH.
c. Klik menu Table dan pilih Formula, lalu akan tampil kotak dilog berikut :
d. Setelah kotak dialog Formula ditampilkan, tuliskan rumus =B2*C2 dikotak isian
Formula.
e. Untuk mengubah format angka, klik panah bawah daftar Number Format.
f. Sedang untuk memilih fungsi-fungsi matematika, klik panah bawah pada daftar
Paste Function.
g. Jika telah selesai, klik OK.
Sekelompok sel yang dirujuk oleh fungsi ditulis dalam kurung seperti :
=SUM(ABOVE) : untuk menjumlahkan data diatas
=SUM(LEFT) : untuk menjumlahkan data dikiri
=SUM(B2 : B4) : untuk menjumlahkan data dalam sel B2 hingga B4
2.2. Menyisipkan Gambar
Dapat menyisipkan file gambar yang sudah ada ke dalam dokumen yang dibuat.
Untuk menambahkan gambar pada dokumen, ikutilah langkah-langkah seperti
berikut :
a. Tempatkan titik sisip di tempat yang diinginkan.
b. Pilih Tab Insert, lalu klik Picture atau ClipArt yang ada pada grup Illustrations. Jika
memilih Picture, maka akan diarahkan ditempat mana Picture tersebut tersimpan.
Jika memilih ClipArt akan ditampilkan daftar gambar yang tersimpan dalam
ClipArt.
c. Setelah gambar dipilih dan tampil pada dokumen, tampilan dari Ribbon akan
berubah, akan muncul tab Picture Tools dengan nama Tab Format.
d. Pada tab Format terdapat lima grup yang dapat digunakan untuk melakukan
format pada gambar yang telah ditambahkan pada dokumen.
Grup Adjust digunakan untuk mengatur format pencahayaan, kontras, pewarnaan,
dan mengembalikan format gambar seperti sedia kala.
Grup Picture Style digunakan untuk mengatur efek pada gambar.
Grup Arrange digunakan untuk mengatur posisi gambar pada dokumen.
Grup Size digunakan untuk mengatur ukuran gambar yang ditambahkan pada
dokumen.
e. Untuk melakukan pengaturan posisi gambar dapat melalui perintah Wrapping
Style. Jika Wrapping Style tidak ditemukan pada list, dapat memilih dari More
Layout Option. Juga dapat mengatur penempatan gambar. Ada beberapa pilihan,
yaitu:
In Line With Text, gambar yang ditambahkan akan sejajar dengan teks yang ada
pada dokumen.
Square, gambar yang ditambahkan akan secara otomatis ditambahkan suatu kotak
disekelilingnya sehingga dapat mengetikkan teks secara rapi disekeliling gambar
tersebut.
Tight, berbeda dengan Square pada pilihan Tight teks yang diketikkan akan
mengikuti bentuk gambar yang ditambahkan.
Behind Text, gambar yang ditambahkan akan berada dibelakang teks sebagai
background.
In Front of Text, gambar yang ditambahkan akan berada didepan teks menutupi
teks yang telah dibuat.
f. Pada option Horizontal Alignment dapat mengatur perataan dari gambar yang
ditambahkan :
Left, gambar yang ditambahkan pada dokumen akan rata kiri.
Center, gambar yg ditambahkan pada dokumen akan tepat berada ditengah
halaman dokumen.
Right, gambar yang ditambahkan pada dokumen akan rata kanan.
Other, bisa mengatur penempatan gambar dimana saja.
2.3. Menyisipkan Shape
Pada tab Insert grup Illustrations, juga dapat menambahkan shape (objek
gambar) kedalam dokumen. Objek gambar dapat menambah minat dan pengaruh
pada pesan yang ingin disampikan. Objek gambar yang populer termasuk oval, kotak,
garis, kurva, dan AutoShapes-shape yang lebih kompleks seperti bintang dan banner.
Untuk menggambar shape, klik salah satu shape dari daftar shape. Drag pointer
diatas kanvas gambar untuk membuat objek gambar dengan ukuran dan bentuk yang
disukai. Setelah menggambar shape akan muncul tab baru dengan nama Drawing
Tools.
Seringkali menggambar shape yang kurang tepat, dapat memilihnya dan
mengubahnya sehingga tampil seperti yang diinginkan. Atribut-atribut yang dapat
diubah antara lain :
Fill color didalam objek.
Warna, ketebalan, dan style border disekitar objek.
Efek bayangan dibelakang objek.
Aspek tiga dimensi, atau perspektif, dimana ada dapat mengobservasi objek.
Sudut rotasi, atau orientasi dari objek.
Alignment objek dalam hubungannya pada halaman.
Cara Wrap teks disekitar objek.
Urutan objek dalam tumpukan objek.
Juga dapat mengubah ukuran dan bentuk dari objek dengan men-drag handle-
nya. Dapat mengatur ulang posisinya dengan men-drag-nya.
2.4. Menyisipkan Header dan Footer
Untuk memperjelas tampilan halaman suatu buku atau laporan biasanya
ditambahkan header dan footer.
Header, dapat berisi teks atau gambar, yang muncul pada bagian atas dari tiap
halaman pada section.
Footer, muncul pada bagian bawah pada tiap halaman pada section.
Baik pada Header maupun Footer dapat berisi nomor halaman, nama file, judul
bab, tanggal, waktu, logo perusahaan atau pengarang.
Header
Footer
Menambahkan Header dan Footer pada dokumen tidak terlalu sulit. Untuk
menambahkan Header dan Footer dengan melalui tab Insert lalu pilih grup Header &
Footer.
Ada beberapa pilihan untuk membuat Header dan Footer yang telah disediakan
oleh Microsoft Office Word 2007 atau jika diantara pilihan-pilihan tersebut tidak
berkenan dihati, juga dapat membuat sendiri format yang diinginkan.
Edit Header digunakan untuk melakukan perubahan format Header sesuai
dengan keinginan penulis.
Edit Footer digunakan untuk melakukan perubahan format Footer sesuai
dengan keinginan penulis.
Setelah memilih Edit Header atau Edit Footer selanjutnya akan tampil tab
Design Header & Footer, seperti terlihat pada gambar.
Format pada Header dan Footer dapat :
Sama pada setiap halaman.
Hanya halaman pertama yang berbeda dan halaman selanjutnya sama.
Halaman pertama tidak menggunakan Header dan Footer dan halaman selanjutnya
menggunakan Header dan Footer.
Berbeda pada tiap section.
Berbeda pada tiap halaman ganjil dan genap.
Cara menambahkan Header dan Footer yang telah disediakan sebelumnya
apabila Header dan Footer memiliki format yang sama pada setiap halaman. Jika ingin
berbeda format sesuai dengan keinginan maka terdapat beberapa langkah yang harus
dilakukan.
Tab Design Header dan Footer menyediakan perintah-perintah yang dapat
dipergunakan untuk melakukan format pada Header dan Footer. Ada enam grup yang
terdapat pada tab Header dan Footer, yaitu :
1. Grup Header dan Footer
Pada grup ini terdapat tiga perintah yang dapat digunakan, yaitu :
Header : perintah ini digunakan utuk menambahkan Header pada dokumen.
Footer : perintah ini digunakan untuk menambahkan Footer pada dokumen.
Page Number : perintah ini digunakan untuk menambahkan nomor halaman pada
dokuen. Isi dari perintah ini seperti terlihat pada gambar.
Ada empat macam pilihan untuk peletakan nomor halaman pada dokumen yang
tersedia, yaitu :
Top of Page, meletakkan nomor halaman pada bagian atas dokumen atau pada
Header.
Bottom of Page, meletakkan nomor halaman pada bagian bawah dokumen atau
pada Footer.
Page Margins, meletakkan nomor halaman pada margin dokumen atau disamping
teks dokumen.
Current Position, meletakkan nomor halaman pada dokumen sesuai dengan
format yang dibuat sendiri atau yang sedang digunakan pada dokumen saat itu.
2. Grup Insert
Pada grup ini terdapat empat pilihan perintah yang dapat ditambahkan pada
Header atau Footer. Keempat perintah tersebut yaitu :
Date & Time, digunakan untuk menambahkan tanggal dan waktu pembuatan
dokumen pada Header atau Footer.
Quick Parts, digunakan untuk menambahkan bagian-bagian dokumen yang dapat
dipergunakan kembali pasa suatu saat. Ada beberapa pilihan pada perintah ini,
yaitu :
Document Property, menambahkan data yang tersimpan sebagai property dari
dokumen pada Header atau Footer.
Field, menambahkan tempat (placeholders) untuk menampilkan data pada
dokumen yang mungkin suatu saat berubah. Macam-macam field yang dapat
ditambahkan diantaranya adalah AutoNum, Date, Page.
Building Bloks Organizer, digunakan untuk menampilkan Block apa saja yang
tersimpan dan siap digunakan pada dokumen. Format yang telah dibuat akan
tersimpan dan tampil pada jendela Building Blocks Organizer ini. Dapat juga
mengaur propety dari format yang telah dibuat. Akan masuk kedalam kategori
apakah format yang telah dibuat sebelumnya.
Get More on Office Online, digunakan untuk mendapatkan informasi lebih
banyak dari website Microsoft.
Save Selection to Quick Part Gallery, digunakan untuk menyimpan bagian-
bagian yang telah dibuat kedalam Quick Parts Gallery.
Picture
Clip Art
3. Grup Navigation
Pada grup ini berisi perintah-perintah yang dipergunakan untuk berpindah-
pindah antar section atau dari Header ke Footer dan sebaliknya. Ada lima pilihan
navigasi yang dapat dipergunakan, yaitu :
Go To Header, digunakan untuk berpindah dari Footer menuju Header.
Go To Footer, digunakan untuk menuju ke Header atau Footer section sebelumnya.
Previous Section, digunakan untuk menuju ke Header atau Footer section
sebelumnya.
Next Section, digunakan untuk menuju ke Header atau Footer section berikutnya.
Link To Previous, digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan link ke
section berikutnya.
4. Grup Options
Grup ini berisi tiga perintah yang digunakan untuk mengatur model Header dan
Footer. Apakah hanya halaman pertama saja yang berbeda, halaman ganjil dan genap
berbeda atau mengaktifkan teks dokumen pada saat melakukan format pada Header
atau Footer.
5. Grup Position
Grup ini berisi tiga perintah yang digunakan untuk mengatur tinggi Header dan
Footer serta menambahkan tab pada Header atau Footer.
6. Grup Close Header dan Footer
Grup ini hanya berisi satu perintah yaitu perintah untuk menutup tab Header &
Footer dan kursor akan aktif kembali pada teks dokumen.
2.5. Menambahkan WordArt
Ketika ingin membuat banner teks yang indah yang tidak mungkin dibuat
dengan atribut font, bisa menggunakan WordArt untuk membuat efek-efek tertentu
pada teks. Dapat juga membuat teks WordArt tampil seperti kurva, garis, banyak
warna, berbayang atau tiga dimensi.
Untuk membuat objek WordArt menggunakan teks yang telah ada, dapat
melakukan langkah-langkah berikut :
a. Pilihlah teks tersebut.
b. Pada tab Insert grup Text pilih WordArt.
c. Pilih salah satu style pada daftar dialog WordArt style.
d. Kotak dialog Edit WordArt Text muncul dengan teks yang telah dipilih.
e. Klik OK akan menyisipkan objek WordArt kedalam dokumen.
Memilih sebuah WordArt akan menampilkan tab Format WordArt Tools,
dimana dapat digunakan untuk melakukan edit dan format objek WordArt yang
sesuai dengan kebutuhan.
2.6. Menyisipkan Drop Cap
Dropcap adalah huruf pertama yang terlihat mencolok pada sebuah paragrap.
Adapun langkah-langkah untuk menyisipkan dropcap adalah sebagai berikut:
Tempatkan posisi kursor pada paragrap dimana dropcap ingin di buat.
Klik menu Insert >> pilih icon Drop Caps
Pilih Drop Cap Options
Pada kotak dialog Drop Cap, pilih jenis dropcap yang diinginkan
2.7. Menyisipkan Equation
Equation adalah fasilitas yang disediakan Ms. Word untuk membuat bentuk-
bentuk rumusan. Adapun langkah-langkah untuk menyisipkan equation adalah
sebagai berikut:
Tempatkan kursor pada tempat yang kosong
Klik menu Insert >> klik icon Equation
Pilih Insert New Equation
Pada tab menu Design pilih jenis rumus yang diinginkan
2.8. Menyisipkan Symbol
Untuk menyisipkan bentuk-bentuk simbol dapat dilakukan dengan langkah-
langkah sebagai berikut:
Tempatkan posisi kursor dimana simbol akan disisipkan.
Klik menu Insert >> klik icon Symbol
Pilih More Symbols, pada kotak dialog Symbols pilih jenis-jenis simbol yang
diinginkan