0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan8 halaman

Routing dan Controller di Laravel

Modul ini membahas tentang routing, controller, dan view dalam framework Laravel. Routing digunakan untuk mengatur URL dan memanggil controller serta view. Controller berisi logika aplikasi dan dapat mengembalikan view atau data. View berisi template yang akan ditampilkan ke pengguna. Data dapat dikirim dari controller ke view untuk ditampilkan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan8 halaman

Routing dan Controller di Laravel

Modul ini membahas tentang routing, controller, dan view dalam framework Laravel. Routing digunakan untuk mengatur URL dan memanggil controller serta view. Controller berisi logika aplikasi dan dapat mengembalikan view atau data. View berisi template yang akan ditampilkan ke pengguna. Data dapat dikirim dari controller ke view untuk ditampilkan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL 2

ROUTING, CONTROLLER, VIEW

1. Route - View
a. Buka folder project aplikasi, klik kanan → Open with Code

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


b. Buka folder routes → [Link]

Keterangan :
Request url dengan method get akan me-return view dengan nama welcome.

c. Buka folder resources → views → [Link]

d. Untuk memastikan apakah benar file [Link] yang ditampilkan,


silahkan ubah kata/kalimat yang ada di dalamnya. Misal mengubah tulisan
“Documentation” menjadi nama Anda.

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


e. Simpan (crtl + s) lalu reload browser.

2. Route – Controller
Selain langsung me-return sebuah view, route banyak digunakan untuk me-
memanggil sebuah controller dengan method spesifik.
a. Buka terminal pada Visual Studio Code.

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


b. Buat controller dengan nama PageController denga perintah berikut
php artisan make:controller PagesController

c. Buka app → Http → Controllers → [Link]

d. Buat sebuah method yang langsung mengembalikan sebuah nilai.


Contoh : method index, yang mengambalikan string “Hello World”

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


e. Buat sebuah route baru pada routes → [Link]

Keterangan :
Kita membuat sebuah request url “/hello” yang akan memanggil method “index”
pada controller PagesController.

f. Simpan, lalu buka url [Link]

Untuk lebih memahami penggunaan routes, silahkan buat route baru, controller
baru, dan method baru yang mengembalikan value lain.

3. Routes – Controller – View


Setelah berhasil memanggil sebuah method dalam sebuah controller melalui
route yang dibuat, kita akan membuat method tersebut mengembalikan sebuah
view.
a. Buat route-controller-method baru atau modifikasi yang telah dibuat.

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


b. Buat view pada folder resources → views dengan nama [Link]

*Penjelasan mengenai “blade” akan dibahas di pertemuan selanjutnya.

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


c. Buat document html sederhana

d. Simpan lalu reload page [Link]:8000/hello

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta


4. Mengirimkan Data dari Controller ke View
a. Pada method index di dalam PagesController, tambahkan variable $nama
yang berisi nama Anda.

b. Lalu kirimkan variable nama tersebut ke view

c. Tampilkan data variable nama di view hello

d. Simpan, lalu reload

Selain dapat mengirimkan sebuah data variable dari controller ke view, kita juga
dapat mengirimkan data dalam bentuk array, juga dapat mengirimkan lebih dari 1
data.

Arif Wiranata Patanduk – SMK Negeri 5 Surakarta

Anda mungkin juga menyukai