Setting Router Dengan Mikrotik OS
Rahmi Mardiyanti
Pastikan RB yang akan digunakan sudah ON
dan booting dengan baik,
Hubungkan kabel UTP pada RB dan
Laptop/PC
Jalankan aplikasi winbox untuk mengakses
mikrotik dari mac address
Browse mac address RB dari aplikasi winbox
jika sudah dapat silahkan diclick dan
kemudian connect
Indentifikasi interface yang akan digunakan
Add Vlan yang akan digunakan
Add IP Address yang akan digunakan (WAN &
dan LAN)
Add Gateway untuk router
Add NAT
Add DNS
Add DHCP
Setting Hotspot untuk autentikasi koneksi
Pengujian Konfigurasi
◦ Untuk identifikasi interface kita masuk ke menu
interface->double klik ether1,kemudian kita klik
menu yang berbentuk dokumen seperti contoh di
bawah ini:
Disini kita isi identifikasi untuk ether 1 (dari
hub/switch ke port1 rb(sumber internet)
Untuk ether2 nya kita isi identifikasi dari rb
port2 ke laptop (lan)
Untuk Ether 3 kita beri keterangan “ether 3 to
Accest Point”,seperti contoh berikut:
Untuk add vlan kita pilih menu interfaces-klik
tambah(+)->pilih menu [Link] bagian
name:kita isi vlan 10, dan untuk VLAN ID isi
10 dan untuk interfacesnya kita isi ether3
Selanjutnya kita add juga untuk vlan 100, di
bagian name kita isi vlan 100,dan untuk
VLAN ID diisi 100 dan untuk interfacesnya
kita beri di ether 3
Untuk add ip wannya kita klik IP-Address-klik
tambah(+) dan kita isi ip untuk wannya dan
untuk interfacesnya di ether1,seperti contoh
berikut:
Kemudian kita lanjut memberi ip address
untuk LAN nya seperti contoh berikut:
Selanjutnya kita beri juga ip lan yang akan
melewati wireless yaitu vlan 100,seperti
contoh dibawah:
Dan juga kita beri ip management AP yaitu
Vlan 10,seperti contoh berikut:
Untuk add gateway kita pilih menu ip-routes
Kemudian klik tanda tambah (+),kemudian di
bagian gateway kita isi ip gateway untuk
routernya,seperti contoh di bawah:
Untuk menambahkan Nat kita klik IP-
Firewall-Nat-klik tanda tambah(+). Lalu pilih
General,di general isilah di bagian ‘Chain =
srcnat, [Link] = Network dari IP ETH
berapa yang tercolok dari RB ke laptop dan di
tambahkan lagi /24, Out Interface = ETH
yang terhubung ke internet,seperti contoh
berikut:
Untuk setting Dns kita klik IP-DNS. Untuk IP
DNS yang digunakan menyesuaikan dengan
DNS yg ada pada jaringan kita. Opsi lain bisa
menggunakan dns public seperti misalnya
DNS [Link] ini tidak disarankan untuk
mencentang allow remote request karena ini
tidak baik untuk keamanan router,seperti
contoh dibawah:
Untuk add DHCP nya kita klik menu IP-DHCP
Server-DHCP Setup,untuk DHCP Server
Interfaces kita beri di ether 2-kemudian kita
klik next-next sampai muncul pesan
successfully ,seperti contoh dibawah:
Kemudian kita setting juga vlan
100,tujuannya ketika ada yang joint wifi di ap
maka dapat dhcp dari vlan 100 ini,seperti
contoh berikut:
Untuk setting Hotspot kita masuk ke menu
ip-Hotspot-hotspot setup,untuk
interfacesnya kita pilih interfaces yang mau
kita buat hotspotnya,disini kita pakai vlan
100 untuk hotspotnya seperti contoh berikut:
Kemudian kita masuk ke pengaturan network
dan internetnetwork and sharing center dan
kita setting seperti contoh berikut:
Untuk Menguji apakah settingan kita berhasil
kita coba ping ke gateway,ping ke dns dan
juga ke domain google,seperti contoh
berikut:
Dan untuk mengujinya ada dua yaitu di sisi
router kita sendiri dan juga disisi pengguna
lainnya dan caranya hampir [Link] bisa uji
dengan coba sambungkan ke wifinya dan coba
akses ke browser.
Karena disini ada penambahan 1 lagi router
Jika ada pakai dua router dengan konfigurasi
kemudian di routingkan seperti contoh berikut:
Settingan disisi router 1 sebagai berikut:
Untuk dst address nya kita isi ip lan dari router
2 dan untuk gatewaynya kita isi ip wan router 2
Settingan di sisi router 2 untuk dst
addressnya kita isi ip lan dari router 1 dan
untuk gatewaynya kita isi ip wan dari router 1
Selanjutnya kita setting ip address di laptop
yang sudah kita hubungkan ke port 2
rb,settingan nya sebagai berikut:
Selanjutnya, kita lakukan pengujian dengan
test ping ke IP gateway [Link] dan juga
ke salah satu IP dari network router area-B dan
juga tracert dengan perintah tracert -d
[Link] untuk memastikan koneksi
tersebut sudah benar melewati routing yang
kita setting sebelumnya, seperti contoh berikut
Kemudian kita lanjut test ping di cmd di
router satu lagi ping ke ip [Link] dan juga
tracert –d [Link] sebagai contoh
berikut: