PROFIL LABORATORIUM
SMP NEGERI 11 MAGELANG
A. Pengertian, Fungsi dan Prinsip Laboratorium
1. Pengertian Laboratorium
Mengacu pada Permenpan Nomor 3 Tahun 2010, yang dimaksud
laboratorium adalah unit penunjang akademik pada lembaga pendidikan, berupa
ruangan tertutup atau terbuka, bersifat permanen atau bergerak, dikelola secara
sistematis untuk kegiatan pengujian, kalibrasi, dan/atau produksi dalam skala
terbatas, dengan menggunakan peralatan dan bahan berdasarkan metode keilmuan
tertentu, dalam rangka pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan/ atau pengabdian
kepada masyarakat.
Laboratorium adalah sarana penunjang yang sangat penting dalam proses
pembelajaran dan bagian integral dari bidang akademik. Laboratorium juga dapat
diartikan sebagai tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan
ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan
dilakukannya kegiatan-kegiatan ersebut secara terkendali. Laboratorium diartikan
sebagai tempat untuk mengadakan percobaan, penyelidikan dan sebagainya yang
berhubungan dengan ilmu fisika, kimia, biologi atau bidang ilmu lainnya.
Pengertian lain dari laboratorium ialah suatu tempat dimana dilakukan
kegiatan kerja untuk menghasilkan sesuatu. Tempat ini dapat merupakan suatu
ruangan tertutup, kamar atau ruangan terbuka.
2. Fungsi Laboratorium
Secara garis besar fungsi laboratorium dalam proses pendidikan adalah
sebagai berikut :
a. Sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual
melalui kegiatan pengamatan, pencatatan dan pengkajian gejala-gejala alam
dan sosial.
1
b. Mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah
keterampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk
mencari dan menemukan kebenaran.
c. Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran
ilmiah dari sesuatu objek dalam lingkungan alam dan sosial.
d. Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon
ilmuwan.
e. Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau
penemuan yang diperolehnya.
Selain itu fungsi dari laboratorium adalah sebagai sumber belajar.
a. Tujuan pembejaran dengan banyak variasi dapat digali, diungkapkan dan
dikembangkan dari laboratorium. Laboratorium sebagai sumber untuk
memecahkan masalah atau melakukan percobaan. Berbagai masalah yang
berkaitan dengan tujuan pembelajaran terdiri dari tiga ranah yairu ranah
pengetahuan, sikap dan ranah keterampilan.
b. Laboratorium sebagai metode pembelajaran. Di dalam laboratorium terdapat
dua metode dalam pembelajaran yakni metode percobaan dan metode
pengamatan.
c. Laboratorium sebagai prasarana pendidikan.
d. Laboratorium sebagai sarana pendidikan atau wadah proses pembelajaran.
Laboratorium terdiri dari ruang yang dilengkapi dengan berbagai perlengkapan
dengan bermcam-macam kondisi yang dapat dikendalikan, khususnya
peralatan untuk melakukan percobaan.
3. Peranan Laboratorium Sekolah
Peranan laboratorium sangat besar dalam menentukan mutu pendidikan
karena laboratorium merupakan suatu ruang/tempat dimana para peserta didik dan
para guru melakukan proses pembelajaran untuk menghasilkan karya-karya
ilmiah yang akan memberikan sumbangan bagi perkembangan dan kemajuan
pendidikan .
2
Didalam institusi pendidikan, laboratorium merupakan kelengkapan
fasilitas pembelajaran yang tidak boleh diabaikan. Dari kegiatan di laboratorium,
yang lebih dikenal sebagai praktikum, para pembelajar memperoleh tambahan
wawasan dan keyakinan akan teori-teori ilmiah yang telah diperolehnya, baik
melalui pembelajaran di kelas, diskusi, maupun aktivitas mandiri.
Dengan bekerja di laboratorium maka para siswa akan membangun
pengetahuannya secara nyata, yang dapat dihayati dengan penggunaan berbagai
alat canggih dan panca indera. Hal ini sangat relevan dengan kegiatan penelitian,
yang dalam konteks pendidikan dikenal sebagai research-based learning atau
project-based learning.
Adapun peranan laboratorium sekolah antara lain :
a. Laboratorium sekolah sebagai tempat timbulnya berbagai masalah sekaligus
sebagai tempat untuk memecahkan masalah tersebut.
b. Laboratorium sekolah sebagai tempat untuk melatih keterampilan serta
kebiasaan menemukan suatu masalah dan sikap teliti.
c. Laboratorium sekolah sebagai tempat yang dapat mendorong semangat
peserta didik untuk memperdalam pengertian dari suatu fakta yang diselidiki
atau diamatinya.
d. Laboratorium sekolah berfungsi juga sebagai tempat untuk melatih peserta
didik bersikap cermat, sabar dan jujur serta berpikir kritis dan cekatan.
e. Laboratorium sebagai tempat bagi para peserta didik untuk mengembangkan
ilmu pengetahuannya.
4. Prinsip Laboratorium
a. Tepat guna
b. Terawat
c. Siap pakai
d. Tertib
e. Sehat
f. Aman
3
B. Peran Laboratorium Dalam Pencapaian Tujuan Pembelajaran di
Sekolah
Laboratorium dibangun berdasarkan suatu kesadaran penuh bahwa
pembelajaran di laboratorium mempunyai posisi penting dalam pendidikan ,
karena dalam rangka mencapai tujuan yang bersifat multi dimensi dalam proses
pembelajaran, diperlukan strategi pembelajaran yang memadai.
Secara khusus kegiatan laboratorium atau praktikum mampu berperan
dalam pencapaian tujuan pembelajaran, antara lain:
1. Ketrampilan Kognitif, misalnya melatih agar teori dapat dimengerti, dan dapat
diterapkan pada keadaan problem nyata. Membiasakan peserta didik untuk
belajar berpikir dan mendalami bidang studi berdasarkan pada praktek yang
dilakukan sehingga pemahaman keilmuan tidak hanya sebatas pada teori semata.
2. Ketrampilan Afektif, misalnya belejer bekerjasama, belajar menghargai
bidangnya, serta belajar merencanakan kegiatan secara mandiri,
mengkomunilasikan informasi mengenai bidangnya.
3. Ketrampilan Psikomotorik, misalnya ketrampilan memasang peralatan
sehingga betul-betul berjalan, belajar memakai peralatan dan instrumen tertentu.
C. Siklus pengalaman dalam proses pembelajaran di Laboratorium
D. Laboratorium sebagai perpustakaan dan sumber
belajar bidang studi
4
Laboratorium sebaga sumber untuk memecahkan masalah atau melakukan
percobaan yang berkaitan dengan kompetensi dalam mata pelajaran contohnya
mata pelajaran IPS.
Sebagai Contoh :
1. Pojok bursa dapat digunakan sebagai sumber belajar untuk menggali
mengenai informasi dan data tentang pasar modal dan melakukan simulasi
yang terkait dengan perdagangan surat-surat berharga. (Ekonomi)
2. Laboratorium Pasar modal, yang dapat digunakan sebagai sumber belajar
mengenai seluk beluk aktifitas pasar modal beserta perangkatnya.
(Ekonomi)
3. Replika Candi Borobudur sebagai media pembelajaran mengenai
arsitektur kuno pada perkembangan agama Budha di Jawa. (Sejarah)
4. Ruang Geo-Spasial : Tempat para siswa berlatih untuk membuat peta-peta
Tematik (Geografi).
E. Laboratorium sebagai tempat display atau pameran alat
peraga dan media pembelajaran
Dalam kegiatan pembelajaran diperlukan alat peraga yang dapat
digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran mata pelajaran IPA dan IPS.
Alat peraga ada yang sederhana yaitu dapat dibuat oleh guru maupun siswa dan
alat peraga yang tidak dapat dibuat sendiri karena keterbatasan biaya dan
kemampuan misalnya layar, replika candi dan rumah adat, LCD, Laptop/
komputer, cash register, stereoskop, f oto udara, program GIS, Loupe, dan lain-
lain. Alat-alat peraga ini menjadi hal yang penting keberadaannya dalam
Laboratorium.
F. Keadaan SMP Negeri 11 Magelang
No. Jenis Ruangan Jumlah
1. Ruang Kelas 18
2. Ruang Laboratorium
a. IPA Fisika 1
5
b. IPA Biologi 1
c. Komputer 3
3. Ruang Kepala Sekolah 1
4. Ruang Tata Usaha 1
5. Ruang Guru 1
6. Ruang BK 1
7. Ruang Perpustakaan 1
8. Ruang Keterampilan 1
9. Ruang Multi Media 1
10. Ruang Aula/Kesenian 1
11. Ruang Komite Sekolah 1
12. Ruang OSIS 1
13. Ruang Pramuka 1
14. Ruang Agama Kristen/Khatolik 1
15. Ruang Koperasi Siswa 1
16. Ruang UKS 2
G. Stuktur Organisasi Laboratorium SMP Negeri 11 Magelang
KEPALA SEKOLAH 6
Agus Setya Kristyanto, [Link]