KONSEP MANUFAKTUR DAN TEKNIK - TEKNIKNYA
Disusun Oleh :
MUH. Rafa Aditya. H
Kelas :
XII TKJ B
Bidang Studi :
Teknik Komputer dan Jaringan
TAHUN AJARAN 2021 / 2022
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-
Nya sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai.
Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah
pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap
lebih jauh lagi agar makalah ini bisa pembaca praktekkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Bagi saya sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak
kekurangan dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan
pengetahuan dan pengalaman saya. Untuk itu kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.
Makassar, 6 November 2021
Penyusun
Muh. Rafa Aditya. H
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………
BAB I. PENDAHULUAN
A. PENDAHULUAN
BAB II. PEMBAHASAN
A. KONSEP MANUFAKTUR
B. TEKNIK – TEKNIKNYA
BAB III. PENUTUP
A. KESIMPULAN
B. SARAN
BAB I. PENDAHULUAN
A. PENDAHULUAN
• Kata manufaktur berasal dari bahasa Latin “manus factus” yang
berarti dibuat dengan tangan. Kata manufacture muncul pertama
kali tahun 1576, dan kata manufacturing muncul tahun 1683.
Manufaktur, dalam arti luas, adalah proses merubah bahan baku
menjadi produk.
BAB II. PEMBAHASAN
A. KONSEP MANUFAKTUR
• Teknik manufaktur adalah disiplin ilmu di bidang teknik yang
berhubungan dengan berbagai praktik manufaktur serta penelitian
dan pengembangan sistem, proses, mesin, alat, dan
perlengkapannya. Teknik manufaktur berhubungan dengan mesin
yang mengubah bahan mentah menjadi produk baru.
Teknik manufaktur juga merupakan bidang yang luas yang mencakup
desain dan perkembangan produk. Teknik manufaktur memiliki
kesamaan pada beberapa bagian dengan teknik mesin, teknik
industri, teknik listrik, teknik elektronik, ilmu komputer, manajemen
bahan, dan manajemen operasi. Sukses atau tidaknya teknik
manufaktur berdampak secara langsung pada peningkatan di bidang
teknologi dan penyebaran inovasi.
Jika dicermati, bidang ilmu teknik manufaktur sesungguhnya
merupakan sinergi (gabungan yang saling menguatkan) dari jurusan
teknik mesin dan teknik industri.
Dari teknik mesin diadopsi ilmu-ilmu yang terkait dengan
perancangan produk dan perancangan proses pembuatan,
sedangkan dari teknik industri diadopsi ilmuilmu yang terkait dengan
pengelolaan sistem di industri manufaktur (industri yang
menghasilkan produk manufaktur).
B. TEKNIK – TEKNIKNYA
Manufaktur sebagai sebuah proses kerja yang mengubah
bahan-bahan mentah untuk menjadi barang jadi yang memiliki
nilai jual merupakan kegiatan produksi yang sangat dekat sekali
dengan teknik dan rekayasa (engineering).
Karena itulah teknik manufakturing merupakan dasar ilmu yang
berhubungan dengan produksi yang meliputi :
1. Desain Produk (Perancangan Produk).
Desain produk atau product design manufaktur merupakan sebuah
ilmu dasar dari teknik manufaktur yang diperlukan sebelum akan
membuat suatu produk.
Ilmu ini mempelajari tentang bagaimana dalam merancang sebuah
produk sehingga dapat memenuhi aspek-aspek yang sudah
semestinya bisa dipertimbangkan seperti : aspek kemampuan untuk
membuatnya (keterbuatan dan kemudahannya), -
kekuatan produk, kenyamanan penggunaan (aspek ergonomi),
kemudahan perawatan, bentuk yang estetis dan banyak lagi yang
lainnya.
2. Desain Proses Produksi (Perancangan Proses Produksi).
Selain dari desain produk, desain proses produksi merupakan ilmu
dasar dari teknik manufaktur yang harus dikuasai karena saling
terhubung satu sama lain. Ilmu yang lebih banyak mempelajari
tentang proses produksi manufaktur ini, di Jepang sudah dikenal luas
dengan istilah teknik memproduksi. Sedangkan di Amerika ilmu ini
lebih sering disebut dengan teknik manufaktur. Jadi, dalam hal
perancangan proses produksi, desain proses produksi dan teknik
produksi merupakan nama lain dari teknik manufakturing.
Tujuan utama dalam mempelajari ilmu dasar tentang proses
pembuatan produk ini adalah untuk mengerti tentang tahapan-
tahapan yang masih dibutuhkan dalam membuat suatu produk
manufaktur mulai dari merancang sampai dengan mempraktekkan
setiap langkah dalam proses produksinya. Penggolongan proses
produksi menurut teknik atau sifat proses produksi akan
menentukan tentang jenis atau bentuk pokok yang seringkali dipakai
dalam proses produksi. Berdasarkan tekniknya produksi terbagi
menjadi lima macam proses, yaitu :
1. Proses ekstraktif.
2. Proses analitis.
3, Proses fabrikasi.
4. Proses sintetis.
5. Proses assembling.
3. Manajemen Produksi (Pengelolaan Sistem Manufaktur).
Setelah desain produk dan desain proses produksi, selanjutny adalah
sistem produksi yang mrupakan ilmu dasar yang tidak bisa
terpisahkan dalam mempelajari teknik manufaktur. Sistem produksi
bisa disebut juga sebagai sistem manufaktur atau manajemen
produksi. Kegiatan dari manajemen produksi adalah untuk mengatur
agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan terhadap suatu
barang. Untuk mengatur segala bentuk kegiatan seperti ini, perlu
dibuat keputusan-keputusan yang berhubungan langsung dengan
usaha-usaha dalam mencapai tujuan agar barang yang telah
dihasilkan dapat sesuai dengan apa yang sudah direncanakan
sebelumnya.
Sebuah industri yang besar tentu membutuhkan sistem pengaturan
dalam proses produksi dan lain sebagainya. Karena itu pengelolaan
pabrik yang baik harus lebih mempertimbangkan efektivitas dan
efisiensi dari proses produksi dengan tetap menjaga kualitas dari
produk yang telah dihasilkannya. Ruang lingkup manajemen produksi
sudah termasuk perencanaan sistem produksi dan Perencanaan
operasional serta sistem pengendalian produksi.
BAB III. PENUTUP
A. KESIMPULAN
Tentunya Teknik Manufaktur sangat penting bagi Indonesia.
Dikarenakan sangat berpengaruh dalam Bidang Teknologi, dan
semua penjelasan yang ada diatas kita bisa melihat bahwa disamping
dari produksi yang dibuat oleh para ahli sangatlah membantu
manusia di dalam kehidupan sehari – harinya.
B. SARAN
Semoga ahli, sekaligus penanggung jawab dalam Teknik Manufaktur
bisa menuangkan ilmunya lagi ke orang – orang yang ingin
mengetahui dasar – dasar ataupun penjelasan lebih dalam Teknik
Manufaktur dan bisa membuat Teknologi Indonesia semakin maju
lagi kedepannya.