0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
117 tayangan14 halaman

Metode Penyusutan Aset Tetap SMK XII

Lembar kerja ini memberikan informasi tentang penyusutan aset tetap, termasuk pengertian penyusutan aset tetap, faktor-faktor perhitungannya, dan metode penyusutan garis lurus beserta contoh perhitungannya. Lembar kerja ini bertujuan membantu siswa memahami konsep penyusutan aset tetap dan menerapkannya.

Diunggah oleh

Soeharto Silaban
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
117 tayangan14 halaman

Metode Penyusutan Aset Tetap SMK XII

Lembar kerja ini memberikan informasi tentang penyusutan aset tetap, termasuk pengertian penyusutan aset tetap, faktor-faktor perhitungannya, dan metode penyusutan garis lurus beserta contoh perhitungannya. Lembar kerja ini bertujuan membantu siswa memahami konsep penyusutan aset tetap dan menerapkannya.

Diunggah oleh

Soeharto Silaban
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2018

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


SMK / MAK KELAS
XII

PENYUSUTAN ASET
TETAP

Lembar Kerja Siswa| i


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat-Nya
sehingga bahan ajar “Menerapkan Metode Penyusutan Asset Tetap dan Pencatatannya”
disusun untuk siswa/i kelas XI SMK ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Bahan ajar
ini disusun dengan tujuan agar siswa/i dapat mencapai kompetensi dasar yang telah
ditentukan yaitu “Menerapkan Metode Penyusutan Asset Tetap dan Pencatatannya”. Bahan
ajar ini memaparkan secara singkat dan jelas materi pembelajaran serta dilengkapi pula
dengan evaluasi yang akan mendukung ketercapaian kompetensi dasar sesuai dengan yang
diharapkan.
“Tak ada gading yang tak retak”, penyusun meyakini bahwa dalam pembuatan bahan
ajar “Menerapkan Metode Penyusutan Asset Tetap dan Pencatatannya” ini masih jauh dari
sempurna. Oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang relevan dan
membangun guna penyempurnaan bahan ajar ini di masa yang akan datang. Semoga bahan
ajar ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi siswa/i kelas XII SMK . Akhir kata
penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara
langsung maupun tidak langsung.

Medan, 2018

Penyusun

Lembar Kerja Siswa| i


DAFTAR ISI

Kata Pengantar.................................................................................................................. i
Daftar Isi............................................................................................................................ ii
A. Kompetensi Inti..................................................................................................... 1
B. Kompetensi Dasar................................................................................................. 1
C. Tujuan Pembelajaran............................................................................................ 1
D. Petunjuk Penggunaan........................................................................................... 3
E. Ringkasan Materi................................................................................................... 4
PENYUSUTAN ASET TETAP ............................................................................. 4
1. Pengertian Aset Tetap ........................................................................ 4
2. Faktor-Faktor Perhitungan Penyusutan ............................................. 4
3. Metode-Metode Penyusutan ............................................................. 5
4. Pencatatan Jurnal Penyusutan Aset Tetap.......................................... 7
5. Penyajian Aset Tetap dalam Laporan Keuangan................................. 8
F. Kegiatan Uji Kompetensi....................................................................................... 9
a. Tugas Individu.......................................................................................... 10
b. Tugas Kelompok...................................................................................... 10

Lembar Kerja Siswa| ii


A. KOMPETENSI INTI
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan rasa
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Kompetensi Dasar
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3.14 Menerapkan metode penyusutan 4.14 Melakukan pencatatan penyusutan
asset tetap dan pencatatannya aset tetap

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.14.1 Menjelaskan pengertian penyusutan aset tetap
3.14.2 Menguraikan faktor-faktor penyusutan aset tetap
3.14.3 Menerapkan metode penyusutan aset dengan metode Garis lurus

4.14.1 Mengkomunikasikan pengertian penyusutan aset tetap


4.14.2 Mengkomunikasikan faktor-faktor penyusutan aset tetap
4.14.3 Melakukan penghitungan penyusutan aset tetap metode garis lurus

D. Tujuan Pembelajaran
Melalui berdiskusi dan menggali informasi/literasi, peserta didik dapat:
Lembar Kerja Siswa| 1
1. Menjelaskan pengertian penyusutan aset tetap dengan benar berdasarkan rasa ingin
tahu
2. Menguraikan faktor-faktor penyusutan aset tetap dengan benar berdasarkan rasa
ingin tahu
3. Menerapkan metode penyusutan aset tetap dengan benar berdasarkan rasa ingin
tahu
4. Mengkomunikasikan pengertian penyusutan aset tetap dengan benar berdasarkan
rasa percaya diri
5. Mengkomunikasikan faktor-faktor penyusutan aset tetap dengan benar berdasarkan
rasa percaya diri
6. Melakukan penghitungan penyusutan aset tetap metode garis dengan benar
berdasarkan rasa percaya diri

E. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Penyusutan

Lembar Kerja Siswa| 2


Setelah Aset Tetap diperoleh, maka aset tetap tersebut akan digunakan oleh
perusahaan untuk kegiatan operasional dan produksinya. Dalam fase ini, perlakuan
akuntansi terhadap aset tetap ada beberapa perlakuan, salah satu perlakuan akuntansinya
adalah Penyusutan Aset Tetap.
Penyusutan aset tetap
(depresiasi), adalah bentuk
pengalokasian harga perolehan aset
tetap sebagai beban periode
akuntansi dalam masa manfaat aset
tetap tersebut. Nilai aset tetap
turun setiap saat, sehingga setelah
habis masa penggunaannya dianggap sudah tidak memberikan manfaat ekonomi bagi
perusahaan.

2. Faktor-Faktor Perhitungan Penyusutan


Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan beban
penyusutan yaitu :
a. Harga perolehan (Assets Cost)
Harga perolehan yaitu sejumlah uang yang dikeluarkan dalam memperoleh aktiva
tetap hingga siap digunakan. Biaya perolehan menjadi dasar penghitungan seberapa besar
depresiasi yang harus dialokasikan per periode akuntansi.
b. Nilai residu atau nilai sisa (Residual value)
Nilai sisa atau nilai residu adalah jumlah yang diperkirakan dapat direalisasikan pada
saat aktiva tidak digunakan lagi. Menurut IAI (2002:16), “Nilai Residu adalah jumlah yang
diperkirakan akan diperoleh entitas saat ini dari pelepasan asset, setelah dikurangi taksiran
biaya pelepasan, jika asset tersebut telah mencapai umur dan kondisi yang diharapkan pada
akhir umur manfaatnya.”
Menurut PSAK No.16 Aset Tetap (Revisi 2007) nilai residu aset adalah jumlah yang
diperkirakan akan diperoleh entitas saat ini dari pelepasan aset, setelah dikurangi taksiran
biaya pelepasan, jika aset tersebut telah mencapai umur dan kondisi yang diharapkan pada
akhir umur manfaatnya.
c. Masa manfaat (Useful life)

Lembar Kerja Siswa| 3


Umur manfaat didefenisikan dalam PSAK 16 sebagai suatu periode dimana aset
diharapkan akan digunakan oleh perusahaan, atau sebagai jumlah produksi atau unit serupa
yang diharapkan akan diperoleh dari aset tersebut oleh perusahaan.
PSAK 16 menyebutkan bahwa estimasi umur manfaat aset yang dapat disusutkan
adalah persoalan penilaian yang pada umumnya berdasarkan pengalaman perusahaan yang
memiliki aset serupa. PSAK 16 juga menyatakan bahwa umur manfaat aset yang dapat
disusutkan harus di review minimum setiap akhir tahun buku (paragraf 51). Perubahan
estimasi umur manfaat diperhitungkan sebagai perubahan estimasi akuntansi berdasarkan
PSAK 25 serupa dengan perubahan nilai residu.
d. Pola penggunaan
Untuk menandingkan harga perolehan aktiva terhadap pendapatan, beban
penyusutan harus mencerminkan setepat mungkin pola produksi. Jika aktiva menghasilkan
suatu pola pendapatan yang bervariasi, maka beban penyusutannya juga harus bervariasi
dengan pola yang sama. Bila penyusutan diukur dalam satuan faktor waktu, pola
penggunaannya harus diestimasikan.

3. Metode-Metode Penyusutan
I. Metode Garis Lurus (Straight Line Method)
Metode ini mempertimbangkan penyusutan sebagai fungsi dari waktu, bukan
dari fungsi penggunaan. Metode ini telah digunakan secara luas dalam praktek
karena kemudahannya. Prosedur garis-lurus secara konseptual sering kali juga
merupakan prosedur penyusutan yang paling sesuai.
Metode garis lurus ini menganggap aktiva tetap akan memberikan kontribusi
yang merata di sepanjang masa penggunaannya. Sehingga aset tetap akan
mengalami tingkat penurunan fungsi yang sama dari periode ke periode hingga aset
tetap ditarik dari penggunaannya dalam operasional perusahaan.

Metode Garis Lurus (straight line method),


Ciri cirinya: sederhana, penyusutan per periode tetap, tidak memperhatikan pola
pengunaan aktiva tetap.

Lembar Kerja Siswa| 4


Rumus penyusutan aset tetap metode garis lurus, yakni:
Perhitungan Penyusutannya:

Bisa juga menggunakan persentase:

.KEGIATAN UJI KOMPETENSI


Kegiatan Individu

A. Pilihan Berganda

Lembar Kerja Siswa| 5


Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d,
atau e pada lembar jawab yang tersedia!
1. Nilai aset tetap turun setiap saat, sehingga setelah habis masa penggunaannya
dianggap sudah tidak memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan. Kalimat tersebut
merupakan pengertian dari …
a. Asset tetap berwujud
b. Asset tetap tidak berwujud
c. Penyusutan
d. Residu
e. Amortisasi
2. Berikut ini merupakan jenis-jenis metode penyusutan kecuali ….
a. Metode garis lurus
b. Metode jumlah angka tahun
c. Metode Cadangan
d. Metode saldo menurun ganda
e. Metode jumlah jam kerja

3. Metode penyusutan asset-aset tetap yang pembebanannya setiap tahun sama selama
umur manfaat asset, jika residunya tidak berubah, disebut…
a. Straight line method
b. Sum of the years digit method
c. Double declining balance method
d. Service hours method
e. Productive output method

Tugas Individu
Essay Tes
Jawablah pertanyaan ini dengan benar!

Lembar Kerja Siswa| 6


Jawablah soal-soal di bawah ini dengan jelas dan benar !
1. Tuliskan pengertian penyusutan!
2. Uraikan faktor-faktor yang mempengaruhi penyusutan?
3. Tuliskan pengertian metode garis lurus!

Tugas Kelompok
Tugas kelompok yang harus dikerjakan adalah:
1. Pada tanggal 1 Desember 2010, PT Jaya Abadi membeli kendaraan dengan harga
perolehan Rp.85.000.000,00. Kendaraan ini diperkirakan mempunyai umur ekonomis 5
tahun, dengan nilai residu Rp 10.000.000,00. diminta
a. Hitunglah besarnya penyusutan per tahun
b. Buatlah tabel penyusutan tiap tahun
2. Buatlah jurnal untuk beban penyusutan untuk tahun pertama

Lembar Kerja Siswa| 7


DAFTAR PUSTAKA

Ikatan Akuntan Indonesia. 2017. Standar Akuntansi Keuangan Revisi 2017. Jakarta: IAI.

Sodik, Jamzani, Didi Nuryadin. 2005. Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Regional (Studi
Kasus pada 26 Provinsi di Indonesia, Pra dan Pasca Otonomi). Jurnal Ekonomi
Pembangunan UPN “Veteran” Yogyakarta, Volume 10 Halaman 157-170.

Harahap, Sofyan Syafri. 2002. Akuntansi Akiva Tetap, Edisi Pertama. Jakarta : [Link]
Grafindo Persada.

Fees, Reeve, Warren. 2005. Pengantar Akuntansi, Edisi 21. Jakarta: Penerbit Salemba
Empat

[Link]
depresiasi/, diakses tanggal 7 April 2017 Pukul 11.16 Wib

[Link]
fixed-assets-and-other-assets/, diakses tanggal 7 April 2017 Pukul 11.35 Wib

Lembar Kerja Siswa| 8


Kunci jawaban
Pilihan ganda
1. C
2. C
3. A
            

Essay Tes
1. Penyusutan aset tetap (depresiasi), adalah bentuk pengalokasian harga perolehan aset
tetap sebagai beban periode akuntansi dalam masa manfaat aset tetap tersebut. Nilai
aset tetap turun setiap saat, sehingga setelah habis masa penggunaannya dianggap
sudah tidak memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan
2. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan beban
penyusutan yaitu :
a. Harga perolehan (Assets Cost)
Harga perolehan yaitu sejumlah uang yang dikeluarkan dalam memperoleh aktiva
tetap hingga siap digunakan. Biaya perolehan menjadi dasar penghitungan seberapa
besar depresiasi yang harus dialokasikan per periode akuntansi.
b. Nilai residu atau nilai sisa (Residual value)
Nilai sisa atau nilai residu adalah jumlah yang diperkirakan dapat direalisasikan pada
saat aktiva tidak digunakan lagi.
c. Masa manfaat (Useful life)
Umur manfaat didefenisikan dalam PSAK 16 sebagai suatu periode dimana aset
diharapkan akan digunakan oleh perusahaan, atau sebagai jumlah produksi atau unit
serupa yang diharapkan akan diperoleh dari aset tersebut oleh perusahaan.
d. Pola penggunaan
Untuk menandingkan harga perolehan aktiva terhadap pendapatan, beban
penyusutan harus mencerminkan setepat mungkin pola produksi. Jika aktiva
menghasilkan suatu pola pendapatan yang bervariasi, maka beban penyusutannya
juga harus bervariasi dengan pola yang sama. Bila penyusutan diukur dalam satuan
faktor waktu, pola penggunaannya harus diestimasikan.

Lembar Kerja Siswa| 9


3. Metode Garis Lurus adalah Metode penyusutan asset-aset tetap yang
pembebanannya setiap tahun sama selama umur manfaat asset, jika residunya tidak
berubah. Metode ini mempertimbangkan penyusutan sebagai fungsi dari waktu,
bukan dari fungsi penggunaan. Metode ini telah digunakan secara luas dalam praktek
karena kemudahannya. Prosedur garis-lurus secara konseptual sering kali juga
merupakan prosedur penyusutan yang paling sesuai.
Metode garis lurus ini menganggap aktiva tetap akan memberikan kontribusi yang
merata di sepanjang masa penggunaannya. Sehingga aset tetap akan mengalami
tingkat penurunan fungsi yang sama dari periode ke periode hingga aset tetap ditarik
dari penggunaannya dalam operasional perusahaan.

Rumus penyusutan aset tetap metode garis lurus, yakni:


Perhitungan Penyusutannya:

Bisa juga menggunakan persentase:

Lembar Kerja Siswa| 10


JAWABAN TUGAS KELOMPOK

1. HP : Rp. 85.000.000
Umur Ekonomis : 5 Tahun
Nilai Residu : Rp. 10.000.000

a. Penyusutan 1 Tahun = Rp. 85.000.000 – Rp. 10.000.000


5
= Rp. 15.000.000

Penyusutan tahun 2010 = 1/12 x Rp. 15.000.000 = Rp 1.250.000

b. Tabel Penyusutan Tiap Tahun

Beban
Period Perhitungan Beban Akumulasi
No penyusutan Nilai buku
e Penyusutan tahun berjalan penyusutan
Tahun berjalan
1 2010 1/12 x 15.000.000 1.250.000 1.250.000 83.750.000
2 2011 12/12 x 15.000.000 15.000.000 16.250.000 68.750.000
3 2012 12/12 x 15.000.000 15.000.000 31.250.000 53.750.000
4 2013 12/12 x 15.000.000 15.000.000 46.250.000 38.750.000
5 2014 12/12 x 15.000.000 15.000.000 61.250.000 23.750.000
6 2015 12/12 x 15.000.000 13.750.000 75.000.000 10.000.000

2. Pencatatan Jurnal Tahun 2010


Beban Penyusutan Rp. 1.250.000
Akumulasi Penyusutan Rp. 1.250.000

Lembar Kerja Siswa| 11

Anda mungkin juga menyukai