100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
599 tayangan6 halaman

Analisis Matriks SPACE Gojek

Space matrix digunakan untuk menentukan strategi bisnis dengan mempertimbangkan faktor internal seperti kekuatan finansial dan keunggulan kompetitif serta faktor eksternal seperti stabilitas lingkungan dan kekuatan industri. Studi kasus Gojek menunjukkan bahwa bisnisnya berada di kuadran agresif space matrix, yang menandakan perlu meningkatkan pemasaran, keuangan, dan pengembangan produk untuk mempertahankan daya saing.

Diunggah oleh

Rekí Azura Pratama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
599 tayangan6 halaman

Analisis Matriks SPACE Gojek

Space matrix digunakan untuk menentukan strategi bisnis dengan mempertimbangkan faktor internal seperti kekuatan finansial dan keunggulan kompetitif serta faktor eksternal seperti stabilitas lingkungan dan kekuatan industri. Studi kasus Gojek menunjukkan bahwa bisnisnya berada di kuadran agresif space matrix, yang menandakan perlu meningkatkan pemasaran, keuangan, dan pengembangan produk untuk mempertahankan daya saing.

Diunggah oleh

Rekí Azura Pratama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SPACE MATRIX

1. Penjelasan Space Matrix

Matriks Posisi Strategi dan Evaluasi Tindakan (Strategic Positioning and


Action Evaluation- SPACE) adalah salah satu matriks yang digunakan oleh
sebuah perusahaan untuk menentukan strategi apa yang paling tepat untuk
dijalankan. Dalam matriks ini terdapat empat kerangka kuadran yang dapat
menentukan apakah agresif, konservatif, defensif, atau kompetitif kah yang paling
sesuai dengan organisasi tersebut.  Didalam matrik SPACE terdapat sumbu-
sumbu yang melintang secara vertikal dan horizontal. Sumbu- sumbu
tersebut merupakan dimensi internal dan eksternal dari sebuah perusahaan.
Dimensi internal terdiri dari kekuatan keuangan (financial strength—FS) dan
keunggulan kompetitif (competitive advantage—CA) sedangkan dimensi
eksternal, terdiri dari stabilitas lingkungan (environmental stability— ES) dan
kekuatan industri (industrial strength—IS). Berikut adalah gambar dari Space
Matrix:

Gambar 1.1 Space Matrix

2. Kegunaan Matriks
Pendekatan analisa SPACE berusaha untuk mengatasi keterbatasan
metode metode lainnya, dengan menambahkan dua dimensi lagi pada matriks.
Setiap dimensi dilihat sebagai gabungan dari beberapa faktor yang dievaluasi
secara terpisah. Dengan memasukkan sejumlah faktor, manajer dapat melakukan
evaluasi alternatif strategi tertentu dari beberapa perspektif, dalam posisi yang
lebih baik untuk menentukan strategi yang dipilih.

3. Intepretasi Matrix

1. Pilih serangkaian variable untuk menentukan keluatan financial (FS),


keunggulan kompetitif (CA), stabilitas lingkungan (ES) dan kekuatan
Industry (IS) 
2. Nilai variable-variabel tersebut munggunakan skala 1 (paling buruk)
sampai nomer 6 (paling baik) untuk FS dan IS dan -6 (paling buruk sampai
-1 (paling baik) untuk ES dan CA. Pada sumbu FS dan CA kita buat
perbandingan dengan pesaing serta pada sumbu ES dan IS kita buat
perbandingan dengan industry lain. 
3. Hitung rata rata dari FS,CA,IS dan ES dengan menjumlahkan nilai yang
kita berikan pada setiap variable dan kemudian membaginya dengan
jumlah variable dalam dimensi yang bersangkutan. 
4. Petakan nilai rata-rata untuk FS, IS, ES dan CA pada sumbu yang sesuai
dengan Matrik SPACE. 
5. Jumlahkan nilai rata-rata pada sumbu x (CA,IS) dan petakan hasilnya pada
sumbu X. Jumlahkan nilai rata-rata pada sumbu y (FS,ES) dan petakan
hasilnya dalam sumbu Y. Petakan perpotongan kedua titik X dan Y (xy
yang baru) tersebut. 
6. Gambarkan arah vector (directional vector) dari koordinat 0,0 melalui titik
perpotongan yang baru. Arah panah menunjukkan jenis strategi yang
disarankan bagi organisasi : agresif, kompetitif, defensive atau
konservatif. 
4. Space Matrix Berdasarkan Case Study
Pada tahap ini diidentifikasi komponen-komponen dalam pembuatan
Space Matrix.

1. Finasial Strength
Berikut adalah Finasial Strength yang diidentifikasi pada gojek dengan
bobot dan rata-rata yang dihasilkan:

No Statement Rating
Popularitas Gojek juga tampak dari nilai transaksi yang
dibukukan dalam [Link] 2018, transaksi
1 yang dilayani melalui aplikasi Gojek atau gross 5
transaction value  mencapai US$9 miliar, tumbuh
13,5 lipat dalam 2 tahun terakhir.

kontribusi mitra Gojek kepada perekonomian


2 Indonesia mencapai Rp 44,2 triliun, naik hampir tiga 5
kali lipat dari tahun sebelumnya.

 layanan pengataran makanan dan pembayaran telah


3 menghasilkan US$2 miliar (Rp28,7 triliun) dan US$6,3 4
miliar (Rp90,4 triliun) per tahun.

Total 14
rata-rata 4.666667

2. Industry Strength
Berikut adalah Industry Strength yang diidentifikasi pada gojek dengan
bobot dan rata-rata yang dihasilkan::
No Statement Rating

1 Membuka banyak lapangan pekerjaan. 4

2 Bisnis model sangat efisien. 3

Gojek dianggap sebagai bentuk inovasi yang


dapat mengatasi masalah pengangguran.
Platform semacam ini pun dianggap penting
3 4
untuk menanggapi revolusi industri 4.0 yang
dianggap sedang masif terjadi, sehingga dapat
mengurangi angka pengangguran.

total 11
rata-rata 3.666667

3. Enviromental Stability
Berikut adalah Enviromental Stability yang diidentifikasi pada gojek
dengan bobot dan rata-rata yang dihasilkan:
No Statement Rating
 alternatif dari kemacetan dan
1
kebutuhan customer  dengan diciptakannya mode jasa 2
transportasi antar-jemput orang dengan menggunakan
kendaraan bermotor roda dua
Perusahaan Go-Jek untuk memperhatikan segmen
lingkungan terkait dengan teknologi karena
perkembangan teknologi tersebut akan menentukan
2 3
pengelolaan organisasi di Perusahaan Go-Jek ke
depannya untuk dapat tetap hidup di tengah persaingan
usaha sejenisnya yang berbasiskan digital.
meliputi melakukan integrasi
melalui merger  (penggabungan) para sopir ojek
konvensional (pangkalan) yang kerap sekali melakukan
tindakan-tindakan intimidasi terhadap driver  Go-Jek
3 yang merupakan sumber ketidakpastian, untuk direkrut 4
menjadi driver  Go-Jek dengan diberikan pemahaman
dan pandangan bahwa ketika para sopir ojek pangkalan
bergabung dengan Go-Jek akan dapat memberikan nilai
tambah terhadap mereka.
total 9
rata-rata 3

4. Competitive Advantage
Berikut adalah Competitive Advantage yang diidentifikasi pada gojek
dengan bobot dan rata-rata yang dihasilkan:
No Statement Rating

Layanan aplikasi Gojek memiliki


1 kekuatan karena adanya dompet 3
elektronik atau e-wallet  bernama
Go-Pay. 

Gojek memiliki ragam layanan


2 yang jauh lebih tinggi daripada 3
kompetitornya

Gojek sesekali menawarkan tarif


yang lebih terjangkau dan
3 Gojek memiliki antarmuka 3
aplikasi yang sederhana, namun
mudah digunakan dan menarik

total 9
rata-rata 3

Berdasarkan 4 tabel diatas dapat ditentukan nilai sumbu X dan sumbu Y


dengan keterangan sumbu x menambahkan rata-rata dari CA dengan IS sedangkan
sumbu y menambahkan rata-rata FS dengan ES. Dapat dilihat kesimpulan
dibawah ini:
Kesimpulan
sumb
u nilai/rating
x 6.66666667
y 7.66666667

Berdasarkan sumbu X dan sumbu Y yang dihasilkan diatas, dapat dibuat


grafiknya yaitu:
Conservative agresive
10
9
8 (6.66;7.66)
7
6
5
4
3
2
1
-4 -3 -2 -1 1 2 3 4 5 6 7 8
-1
-2
-3
-4
-5
Defensive Competitive
Berdasrkan grafik diatas, dengan dilakukan identifikasi unsur-unsur yang
diperlukan untuk membuat space matrix yaitu FS,IS,ES, dan CA. Dapat
disimpulkan bahwa bisnis gojek berada dalam kuadran bisnis agresive, dimana
GoJek berada pada keadaan yang kompetitif dan dapat menaikkan keuangan
dengan cara menggiatkan pemasaran, menambahkan kekuatan keuangan, and
mengembangkan produk yang sudah ada.

Anda mungkin juga menyukai