0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
577 tayangan8 halaman

Profil Jogja Hip Hop Foundation

Jogja Hip Hop Foundation (JHF) didirikan tahun 2003 untuk mempromosikan keragaman dan pluralisme melalui hip hop. JHF terdiri dari empat personil utama dan seorang DJ tambahan. Mereka telah melakukan tur internasional dan memenangkan penghargaan. Dokumen ini berisi profil dan persyaratan JHF untuk penyelenggaraan pertunjukan.

Diunggah oleh

Nunu Ibnu Prabowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
577 tayangan8 halaman

Profil Jogja Hip Hop Foundation

Jogja Hip Hop Foundation (JHF) didirikan tahun 2003 untuk mempromosikan keragaman dan pluralisme melalui hip hop. JHF terdiri dari empat personil utama dan seorang DJ tambahan. Mereka telah melakukan tur internasional dan memenangkan penghargaan. Dokumen ini berisi profil dan persyaratan JHF untuk penyelenggaraan pertunjukan.

Diunggah oleh

Nunu Ibnu Prabowo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JOGJA HIP HOP FOUNDATION

PROFILE & RIDERS

CONTACT: +62 811 28 4632 (Alex) | javahiphop@[Link]


STUDIO: Jogja Na onal Museum Jalan Prof. Ki Amri Yahya No. 1, Wirobrajan, Yogyakarta Indonesia 55181
PROFILE

“If there was still any doubt Jogja Hip Hop Founda on (JHF) didirikan oleh Marzuki Mohammad a.k.a Kill
the DJ tahun 2003, adalah Javanese collec ve hip-hop crew yang terdiri dari;
that hip hop is truly a global
Kill the DJ, Jahanam, dan Rotra. JHF adalah soundtrack kehidupan di
culture, look no further than Yogyakarta, kota dimana tradisi terus tumbuh ditengah laju modernisasi.
Indonesia's Hip Hop Beat urban khas hip-hop dipadu dengan gamelan dan bahasa Jawa, yang
beberapa diantaranya menghidupkan kembali mantra-mantra tradisional,
Foundation (JHF). yang ekspresinya terlahir natural tanpa pretensi kontemporer. Di
Recognized as one Yogyakarta, kini lagu mereka dinyanyikan oleh berbagai generasi dari
Southeast Asia's foremost pelosok desa hingga pusat kota.

collectives, JHF was JHF adalah unit hip-hop dari Indonesia yang pertama kali melakukan konser
established to promote eksklusif di kota kelahiran hip-hop, New York (2011), dan pada tahun 2012
kembali melakukan tour di 10 kota di Amerika dan berbagai negara lainnya.
diversity and pluralism”
Terakhir, di penghujung tahun 2017, JHF merampungkan tur Eropa.
~ Center Stage US
Saat ini JHF dipresentasikan oleh empat personilnya, yaitu Kill the DJ,
Balance, M2MX, dan Ki Ageng Gantas, dengan seorang addi onal DJ.
DISCOGRAPHY & SELECTED PERFORMANCES
“Urban, optimistic and proud Poetry Ba le 1 (2007), Poetry Ba le 2 (2008), Theater on the Bay Esplanade
of their culture, JHF is a –Singapore (2009), Jogja Is mewa (2010), Documentary movie:
Hiphopdiningrat (2010), Hiphopdiningrat – the Soundtracks (2011),
fascinating example of how Hiphopdiningrat movie screening – Canberra, Sydney (2011), Laskar
traditional and contemporary Dagelan (2011), Asia Society Exclusive Concert - New York (2011), Intel
Indonesia merge. Their Inside; Intel Visibly Smart (2011 – 2012), Konser Newyorkarto - Jakarta
(2012), A Tribute to Koes Plus with Erwin Gutawa Orchestra (2012), Center
Javanese identity is never far Stage U.S. Tour – Lincoln Center, New York (2012), Casita Maria Center for
away in their music: their Arts and Educa on & Dancing in the Streets – Bronx (2012), The Kennedy
lyrics are sprinkled with the Center Millennium Stage - Washington, D.C. (2012), Sco sdale Center for
the Performing Arts – Arizona (2012), Mondavi Center for the Performing
slang of ancient Javanese Arts – UC Davis, CA (2012), Campbell Hall – UC Santa Barbara (2012), Yerba
poetry, the rhythms relate as Buena Center for the Arts - San Francisco (2012), La Pena Cultural Center –
much to international hip-hop Oakland (2012), Borobudur Interna onal Fes val (2013), Pesta Raya –
Concert Hall Esplanade Singapore (2013). Album Semar Mesem Romo
as traditional gamelan and Mendem (2014). Semar Mesem Romo Mendem Concert (2014). The Birth
their music combines vicious of the Song - Documenter Movie (2014). Single Jogja Orad Didol (2014).
rap with local melodies and New Kaledonia Tour (2016). Single Sedulur (2016). JHF Europe Tour /
Europalia; Deventer, Brussels, Den Haag, Paris (2017). Single Ngene/Ngono
techniques” ~ Europalia (2018).
BOOKING

PUBLISH RATE
(Publish rate atau ar st fee dak termasuk akomodasi, transport, meals, dan kebutuhan riders)

Reguler Show:
Ÿ Daerah Is mewa Yogyakarta Rp. 30,000,000,-
Ÿ Jawa Tengah Rp. 35,000,000,-
Ÿ Luar DIY & Jawa Tengah Rp. 40.000.000,- s/d Rp. 50.000.000,-

PENSI
Ÿ Tarif khusus PENSI sekolahan langsung dengan pihak manajemen

Interna onal & Special Show:


Ÿ Negosiasi berlaku sesuai dengan karakter dan sifat event.

KONTRAK & PEMBAYARAN


Ÿ MOU atau Surat Perjanjian Kerjasama wajib ditandatangai paling lambat H-15.
Ÿ Down payment fee sebesar 50% wajib diberikan pada saat penandatanganan perjanjian, pelunasan sebesar
50% wajib diberikan kepada pihak management JHF paling lambat H-3.
Ÿ Pembayaran fee dilakukan melalui transfer ke rekening:
Bank Central Asia (BCA) Branch Office Sudirman - Yogyakarta, Indonesia
Account No: 037 285 9171 - Account Name: Moh Marjuki -Swi Code: CENAIDJA
Ÿ Biaya dan pembayaran Pajak PPH 23 yang mbul atas pekerjaan adalah tanggung jawab pihak
penyelenggara acara. Pihak penyelenggara acara wajib memberikan salinan Surat Setor Pajak kepada pihak
Jogja Hip Hop Founda on.
RIDERS
JUMLAH PERSONIL
Rombongan personil JHF berasal dari kota Yogyakarta, dengan demikian se ap ak fitas yang berhubungan
dengan pertunjukan akan dimulai dan diakhiri dari kota Yogyakarta atau kota lain sesuai jadwal tur JHF yang
akan dikonfirmasikan sebelumnya. Pihak penyelenggara menyediakan fasilitas-fasilitas untuk JHF dan JHF Crew
yang terdiri dari 9 s/d 10 orang: 4 MC/Rapper, 1 DJ, 1 Manager, 1 Road Manager, 1 Sound Engineer, 1 Crew, 1
Dokumentasi

AKOMODASI
Ÿ Untuk pertunjukan diluar area Yogyakarta, pihak penyelenggara wajib menyediakan hotel minimal bintang
3 dengan jumlah minimal 5 kamar (twin bed - smoking) di kota pertunjukan.
Ÿ Kamar hotel dipergunakan selama minimal 2 hari dan 1 malam.
Ÿ Untuk memudahkan koordinasi, lokasi seluruh kamar rombongan JHF harus berada di lantai yang sama dan
berdekatan.
Ÿ Seluruh kamar yang disediakan untuk rombongan JHF harus memiliki fasilitas yang sudah menjadi standar
fasilitas hotel bintang 3, antara lain: breakfast, internet/ wi-fi, concierge, li / elevator, smoking room, AC,
TV, bath ameni es, shower bathroom, coffee maker, refrigerator.
Ÿ Jarak hotel dengan venue maksimal 30 menit perjalanan dengan mobil, untuk mempermudah mobilitas
selama masa persiapan pertunjukan.
Ÿ Hotel booking dan jenis kamar sudah harus dikonfirmasi dan diterima pihak JHF Management selambat-
lambatnya 7 hari kerja sebelum jadwal keberangkatan menuju lokasi pertunjukan.
Ÿ Pre-booking H-1 atau early check-in berlaku apabila kedatangan JHF di kota pertunjukan pada pagi hari
sebelum jadwal check-in hotel.
Ÿ
KONSUMSI
Ÿ Pihak penyelenggara wajib menyediakan kebutuhan makan 3 kali sehari selama JHF berada di kota atau
daerah tempat berlangsungnya pertunjukan.
Ÿ Biaya makan 3 kali sehari bisa diwujudkan dalam bentuk uang makan sebesar Rp.150,000,- per orang per
hari. Bila terjadi keterlambatan makanan hingga 1 jam, JHF akan membeli makanan sendiri dan
pengeluaran yang dibayarkan digan oleh pihak penyelenggara.
Ÿ Pihak penyelenggara menyediakan 6 botol air mineral 600 ml di panggung ke ka JHF melakukan sound &
technical check di venue pertunjukan.
Ÿ Pihak penyelenggara menyediakan 6 botol air mineral 600 ml di panggung ke ka JHF melakukan
pertunjukan.
RIDERS
TRANSPORTASI
Ÿ Pihak penyelenggara menyediakan dan menanggung biaya transportasi yang memadai.
Ÿ Segala biaya yang mbul seper airport tax, biaya bensin, fee sopir, dll. menjadi tanggungjawab pihak
penyelenggara.
Ÿ Penggunaan transportasi lokal selama di kota atau daerah pertunjukan adalah kendali operasional JHF.
Tidak diperkenankan untuk keperluan lain diluar rombongan JHF. Transportasi lokal digunakan untuk
kegiatan sound check serta pengantaran personil sebelum dan sesudah pertunjukan.
Ÿ Jenis Transportasi
Pesawat Terbang Ÿ Mobilitas untuk pertunjukan diluar kota Yogyakarta/ Ÿ 10 ket pesawat Garuda Indonesia/ Ba k Air kelas ekonomi PP
DIY, di dalam Indonesia. Untuk penerbangan diluar Ÿ Biaya Airport tax
Indonesia akan ditentukan berdasarkan penawaran. Ÿ Excess baggage equipment JHF maksimal 100 kg

Execu ve Bus Ÿ Mobilitas untuk pertunjukan diluar kota Yogyakarta/ DIY Ÿ Mini bus kelas pariwisata 24 seats
yang dak terdapat bandara udara di kota/ daerah Ÿ Kondisi baik atau baru
pertunjukan. Ÿ AC & Audio

Transportasi Lokal Ÿ Transportasi lokal yang dipakai untuk mobilitas di dalam Ÿ 1 unit mobil Elf atau 2 unit Innova
kota pertunjukan. Transportasi lokal digunakan untuk Ÿ Kondisi baik dan baru
kegiatan sound check serta pengantaran personil Ÿ AC
sebelum dan sesudah pertunjukan. Stand by selama 24 Ÿ Smoking
jam. Ÿ Audio

Ÿ Untuk pertunjukan diluar wilayah Indonesia, berlaku peraturan di atas ditambah dengan biaya visa dan
fiskal untuk seluruh rombongan JHF. Hal-hal yang menyangkut keimigrasian WAJIB diselesaikan oleh pihak
penyelenggara paling lambat 7 hari sebelum jadwal keberangkatan. Seluruh passport rombongan JHF harus
memiliki s cker professional pass atau working visa dari negara yang bersangkutan.

DOKUMEN
Pihak penyelenggara wajib mempersiapkan dan menyerahkan dokumen kegiatan yang berhubungan dengan
pertunjukan secara tertulis kepada JHF Management paling lambat 7 hari sebelum keberangkatan. Dokumen
tersebut melipu :
Ÿ Konfirmasi booking ket pesawat/ visa/ fiskal
Ÿ Konfirmasi booking hotel
Ÿ Jadwal keberangkatan dan kedatangan JHF
Ÿ Jadwal load in dan sound & technical check
Ÿ Jadwal sound check khusus bagi JHF selama minimal 60 menit, paling lambat 5 jam sebelum pertunjukan
berlangsung.
Ÿ Jadwal wawancara radio/ televisi/ cetak (sesuai kesepakatan)
Ÿ Rundown pertunjukan
Ÿ Jadwal kepulangan rombongan JHF
RIDERS
CONTACT PERSON, LIAISON OFFICER (LO) & SECURITY
Ÿ Selama berlangsungnya pertunjukan dan atau selama JHF berada di kota atau daerah tempat
berlangsungnya pertunjukan, segala urusan JHF akan dipegang oleh road manager JHF (atau yang
mewakilinya jika berhalangan).
Ÿ Pihak penyelenggara wajib menyediakan minimal 1 LO khusus untuk JHF yang akan menemani, memandu
dan membantu se ap hal yang dibutuhkan JHF selama berada di kota atau daerah tempat berlangsungnya
pertunjukan tersebut, keperluan akomodasi dan transportasi, keperluan backstage, dan segala teknis dan
jadwal sound check dan pertunjukan.
Ÿ Pihak penyelenggara menjamin dan menjaga keamanan seluruh rombongan JHF sejak ba di kota tujuan,
di venue pertunjukan, dan dimanapun JHF berada di kota pertunjukan.
Ÿ JHF dan JHF Management dak bertanggung jawab atas masalah keamanan dan keter ban penonton,
termasuk diantaranya gan rugi penonton ataupun tuntutan pihak-pihak yang dirugikan apabila terjadi
kerusakan, kerusuhan, atau kecelakaan sewaktu pertunjukan berlangsung. Segala tanggung jawab
mengenai keamanan sepenuhnya adalah tanggung jawab pihak penyelenggara.

BACKSTAGE
Pihak penyelenggara wajib menyediakan:
Ÿ Ruang tunggu yang nyaman, bersih, AC, penerangan cukup, dan diperbolehkan untuk merokok.
Ÿ Cermin ukuran besar.
Ÿ 5 buah handuk kecil.
Ÿ Makanan ringan & buah segar.
Ÿ 10 pax meals / makan besar.
Ÿ 10 kaleng Beer Bintang dingin dalam cooler box.
Ÿ 2 botol Pocari Sweat dalam cooler box.
Ÿ 2 kotak susu Ultramilk UHT low fat dalam cooler box.
Ÿ 5 kaleng Nescafe La e dalam cooler box.
Ÿ 2 botol Teh Botol Sosro 450 ml dalam cooler box.
Ÿ 20 botol air mineral 600 ml di backstage.
TECHNICAL RIDERS
STAGE EQUIPMENT (MINIMUM)
No ITEMS SPECIFICATION CHANNEL UNIT/SET
1 TURNTABLE TECHNIC MK2 TO DJ MIXER 1

2 DJ MIXER PIONEER CDJ 1000 MK 3 DIRECT BOX 1

3 WIRELESS SENHEISEER EW 135 / 4 4


VOCAL MICROPHONE SHURE BETA 58
4 FLOOR SOUND MONITOR RCF/EV/DAS 12" 6

5 SIDE FILL SOUND MONITOR FULL RANGE AND LOW SYSTEM 2

6 SPARE VOCAL MICROPHONE 2

7 DJ TABLE PANJANG 1-1,5 M X LEBAR 0,5 M 2


X TINGGI 0,8-1 M (MINIMUM)
DITUTUP KAIN HITAM
TERSEDIA TERMINAL LISTRIK

SOUND OUT (SUGESTION)


No ITEMS SPECIFICATION UNIT/SET
1 MIXER FOH MIXER ANALOG FULL PARAMETRIC: 1
ALLEN & HEATH ML 4000 / SOUNDCRAFT MH2

2 REVERB REVERB SPX 2000 1

2 COMPRESSOR COMPRESOR DBX 160A 7


NOTES:
Ÿ APABILA MENGGUNAKAN YAMAHA M7CL / ALLEN & HEATH I LIVE, TIDAK PERLU TAMBAHAN FX - LOUD SPEAKER BUILT UP, POWER DISESUAIKAN DENGAN UKURAN VENUE, TAMBAHAN
EKSTRA 18" SUB
Ÿ APABILA ALAT TIDAK TERSEDIA, DAPAT DIKONSULTASIKAN DENGAN ROAD MANAGER JHF.

REKOMENDASI SUPPLIER SOUND:


JABODETABEK: SUMBER RIA +6222 3841996/ +62 816 976097 (Alloy) / RAM +6221 6265329, 6268713 JAWA BARAT: BARLAND +6222 771710/ +62 811 205325 (Allan) JAWA TENGAH: ILINE
AUDIO +628179405177 (Anton Gendel)/ MOZZA +62274 868790/ +62 816 681589 (Rudi) JAWA TIMUR: DEMPO MUSIK +6231 5320901, 5326272 / FRED +6231 5617769 SUMATERA: HAPPY
SOUND +6261 6612550 SULAWESI +62411 322052 (Raymond)

STAGE LAYOUT (SUGESTION)


SOUND SOUND SOUND SOUND
MONITOR MONITOR MONITOR MONITOR
SOUND MONITOR

SOUND MONITOR
SIDE FILL

SIDE FILL
SO NITO
NIT D

MO
OR
MO OUN

UN R
D
S

Common questions

Didukung oleh AI

Hosting a JHF concert outside Yogyakarta involves extensive logistical planning and challenges. Key requirements include arranging travel logistics for a 10-member team, encompassing flights, local transportation, and accommodation in a minimum of three-star hotels with specific amenities like proximity to venues and simultaneous room availability on the same floor. Additionally, the promoter must handle sound equipment matching JHF's technical manual specifications and ensure all immigration and visa processes for international gigs are completed in a timely manner. These requirements ensure the seamless execution of JHF's intricate performances .

JHF's technical rider specifies equipment needs such as premium DJ mixers and sound systems, along with stage layout directions. Hospitality requirements include accommodations at a minimum three-star hotel with precise amenities (e.g., Wi-Fi, smoking rooms), full logistical support for meals, beverages, and backstage comfort (e.g., air-conditioned rooms, specific drinks). Precise attention to these details reflects JHF's need for optimal performance conditions and comfort, ensuring their artistic prowess is fully supported during events .

JHF's music embodies cultural pluralism by melding local Javanese traditions with global hip-hop styles, thus creating a soundscape that transcends cultural boundaries. This pluralistic approach fosters a dialogue between the past and the present, traditional and modern, local and global. It is important because it both preserves cultural heritage and appeals to a wider, diverse audience, promoting understanding and appreciation among different cultural groups and reinforcing the idea that cultural identity is fluid and dynamic .

By incorporating elements such as gamelan and Javanese poetry into their music, JHF challenges the conventional perception of hip-hop as a genre solely rooted in Western urban culture. This fusion redefines hip-hop as a versatile platform for cultural expression and dialogue. JHF's innovative approach not only broadens the aesthetic boundaries of hip-hop but also validates the genre's adaptability and its role in preserving and promoting cultural heritage. As a result, their work invites both artists and audiences to rethink the potential of hip-hop to bridge diverse musical traditions .

JHF's artistic model is sustainable as it strategically integrates tradition within modern frameworks, effectively engaging broad audiences while maintaining cultural integrity. Their approach, which combines international hip-hop with Javanese gamelan and poetry, not only facilitates cultural preservation but also innovates the music scene, allowing them to remain relevant both locally and globally. This balance attracts diverse fan bases and supports cultural dialogue, although it may face challenges such as maintaining authenticity amidst evolving global influences .

JHF's international tours, including exclusive concerts in New York and extensive tours in the United States and Europe, demonstrate their significant impact on global cultural landscapes. By performing traditional Javanese-infused hip-hop internationally, JHF not only introduces Indonesian culture to a broader audience but also proves the universal appeal of hip-hop as a global language. Their performances in high-profile venues like the Kennedy Center and Lincoln Center reflect their status as cultural ambassadors, promoting themes of diversity and pluralism on the global stage .

Effective audience management and security for JHF performances require thorough coordination between the event organizers and JHF's road manager. Organizers must allocate dedicated liaison officers to assist JHF, ensure the presence of adequate security personnel, and establish detailed safety protocols to manage crowd behavior. Additionally, all arrangements must consider compliance with local laws and safety standards, especially regarding venue capacity and emergency procedures. Ensuring these measures prevents potential disruptions and enhances the concert experience for both performers and audiences .

Jogja Hip Hop Foundation (JHF) represents a unique cultural synthesis within Yogyakarta, blending modern urban beats with traditional Javanese elements such as gamelan and ancient poetry. This blend serves as a cultural bridge that allows for the preservation and rejuvenation of local traditions amidst rapid modernization. JHF's music, which incorporates traditional mantras and Javanese language, not only entertains but also promotes cultural diversity and pride in local identity, showcasing how modern and traditional elements can coexist and enrich each other .

JHF's music is unique due to its blend of traditional Javanese elements with contemporary hip-hop, using gamelan instruments and ancient poetic language within urban beats. This synthesis not only preserves cultural heritage but also adapts it, creating a sound that is both locally rooted and globally appealing. Their lyrics often engage with socio-political themes, serving as a vehicle for social commentary. This blend of content and form makes their music a distinctive cultural product that transcends conventional genre boundaries .

Key contractual obligations for booking JHF include signing a Memorandum of Understanding or contract 15 days before the event, providing a 50% down payment upon signing, and settling the remaining balance 3 days prior to the performance. Organizers are responsible for taxes, providing documented financial transactions, and ensuring all logistical needs including accommodation, meals, local transportation, and technical staging are met to JHF's specified standards. Thorough planning and adherence to these regulations ensure seamless event execution and compliance with JHF's requirements .

Anda mungkin juga menyukai