0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan12 halaman

Contoh Pengendalian Internal Perusahaan

Makalah ini membahas tentang pengendalian internal perusahaan. Pengendalian internal adalah prosedur dan proses untuk melindungi aset perusahaan, mengelola informasi secara akurat, dan memastikan kegiatan perusahaan sesuai dengan peraturan. Tujuan pengendalian internal adalah memberikan keyakinan bahwa aset dilindungi, informasi akurat, dan karyawan mematuhi peraturan. Komponen pengendalian internal terdiri dari pengawasan, penila

Diunggah oleh

Astrii Papaw
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan12 halaman

Contoh Pengendalian Internal Perusahaan

Makalah ini membahas tentang pengendalian internal perusahaan. Pengendalian internal adalah prosedur dan proses untuk melindungi aset perusahaan, mengelola informasi secara akurat, dan memastikan kegiatan perusahaan sesuai dengan peraturan. Tujuan pengendalian internal adalah memberikan keyakinan bahwa aset dilindungi, informasi akurat, dan karyawan mematuhi peraturan. Komponen pengendalian internal terdiri dari pengawasan, penila

Diunggah oleh

Astrii Papaw
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Akutansi Pemeriksa Keuangan I

Internal control dengan tujuan perusahaan


Dosen : Sumantri Bratakusuma, SE., [Link]

Disusun oleh kelompok 2 :


 Melvin Amelia Putri - 1934031150
 Sri Eka Sulastri Purba - 1934031127
 Astri Oktaviani - 1834031181
 Nafhan Ramdani - 1934031115
 Rio Rayhan - 1934031129

UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan
makalah internal control ini dengan baik meskipun banyak kekurangan
didalamnya. Dan juga kami berterima kasih kepada Ibu Putri Taqwa
Prasetyaningrum , ST, MT yang telah memberikan tugas ini kepadakami.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di
dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna.

Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang


membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami
sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf
apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon
kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di
waktu yang akan datang.

Jakarta , 12 oktober 2021

Penyusun

1
B. DAFTAR ISI

Kata Pengantar..........................................................................................................1

Daftar Isi..................................................................................................................2

Bab I

(Pendahuluan)...........................................................................................................3

Latar belakang..........................................................................................................3

Tujuan.......................................................................................................................4

Bab II

(Pembahsan).............................................................................................................5

Pengertian Pengendalian internal............................................................................6

Unsur-unsur pengendalian internal...........................................................................6

Manfaat pengendalian internal..................................................................................7

Tujuan pengendalian internal....................................................................................8

Bab III

(Kesimpulan)..............................................................................................................9

2
BAB I

PENDAHULUAAN

1.1.1. LATAR BELAKANG

Pada umumnya setiap perusahaan dalam menjalankan fungsi-fungsi yang terdapat dalam

perusahaan memerlukan pengawasan dan pengendalian dalam melaksanakan semua kegiatan

perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan kegiatan dari perusahaan tersebut

bisa mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan, dan bisa terhindar dari

kecurangan/penyelewengan yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

Dengan adanya struktur pengendalian intern yang dapat menjaga kekayaan

perusahaan maupun kekayaan investor dan kreditur yang ditanamkan dalam perusahaan.

Suatu kegiatan perusahaan menghasilkan informasi yang akan memberikan manfaat kepada

para pemakainya apabila kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang

ditentukan. Pengendalian Intern Kas akan menghasilkan informasi yang berguna bagi para

pemakainya apabila pengendalian intern tersebut sudah [Link] menjaga aktiva,

memastikan akurasi, kejujuran dan efisiensi penanganan sumber-sumber daya dan pencatatan

transaksi-transaksinya setiap perusahaan harus mempunyai sistem pengendalian intern.

Pengendalian intern tidak menghilangkan kekeliruan, kesalahan dan kecurangan-kecurangan

yang terjadi pada perusahaan, tapi pengendalian intern dimaksudkan untuk dapat mengetahui

kasalahan dengan cepat dan segera menanganinya, menekan serendah mungkin masalah-

masalah tersebut.
3

1.1.2. TUJUAN

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk:


Menjelaskan pengertian pengendalian intern,
Mengetahui fungsi dan tujuan pengendalian intern,

4
BAB II
Pembahasan
A. Checklist Internal Control (Pengendalian Internal)
Perusahaan
Pengendalian merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Sistem
pengendalian internal dan prinsip pengendalian internal digunakan untuk
membatasi perilaku kita pada titik ekstrem tertentu.

Contoh aktivitas pengendalian, bank memberikan PIN (personal identification


number) sebagai alat pengendali atas akses ke ATM.

Dengan demikian orang yang tidak berhak tidak bisa mengaksesnya.

Perusahaan juga harus menerapkan pengendalian sebagai alat bantu untuk


mengarahkan perilaku karyawan dan pelanggan.

- Undang-undang Sarbanes-Oxley tahun 2002 


Undang-undang Sarbanes -Oxley dianggap sebagai salah satu hukum yang paling
penting dan signifikan sepanjang sejarah yang memengaruhi perusahaan publik.

Undang-undang ini menekankan perlunya penilaian atas pengendalian serta


pelaporan keuangan bagi seluruh perusahaan.

Undang-undang Sarbanes-Oxley mengharuskan pengendalian internal terhadap


pelaporan keuangan.

B. Definisi Pengendalian Internal 


Suatu proses, yang dilaksanakan atau dilakukan oleh dewan direksi,
manajemen,dewan komisaris dan personel lainnya dalam suatu entitas, yang
dirancang untuk menyediakan keyakinan atau jaminan yang memadai berkenaan
dengan pencapaian tujuan dan dapat dipertanggungjawabkan.
5

Pengertian pengendalian internal menurut para ahli adalah prosedur-prosedur dan


proses-proses yang bertujuan untuk:

 melindungi aset perusahaan,


 mengelola informasi secara akurat, serta
 Kegiatan perusahaan sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, Undang-undang Sarbanes-


Oxley mengharuskan adanya pengendalian internal yang kuat dan efektif terhadap
pencatatan tansaksi dan pembuatan laporan keuangan.

Pengendalian internal yang efektif dapat membantu perusahaan mengarahkan


kegiatan operasi perusahaan.

1 . Manfaat pengendalian internal adalah menyediakan keyakinan yang


memadai bahwa:
 Aset telah dilindungi dan digunakan untuk keperluan bisnis
 Informasi bisnis akurat
 Karyawan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku
 melindungi aset perusahaan dari pencurian, kecurangan, penyalahgunaan,
atau kesalahan penempatan.

Salah satu pelanggaran pengendalian internal yang paling serius adalah


kecurangan yang dilakukan oleh karyawan.

Kecurangan karyawan (employee fraud) adalah tindakan yang disengaja untuk


menipu perusahaan demi keuntungan pribadi.

Penipuan ini meliputi pencurian kecil-kecilan, seperti lebih catat beban perjalanan
dinas dengan sengaja.

Hingga penggelapan uang miliaran rupiah melalui skema penipuan yang rumit.
6

Alasannya adalah karyawan yang mencoba melakukan penipuan juga harus


melakukan penyesuaian pencatatan akuntansi.
Tujuannya adalah agar dapat menyembunyikan kecurangan yang dilakukannya.

Perusahaan harus patuh pada hukum, peraturan, serta standar pelaporan


keuangan yang berlaku.

Contoh standar serta hukum tersebut mencakup:

 peraturan mengenai lingkungan hidup,


 klausul perjanjian,
 peraturan keselamatan kerja, dan
 prinsip akuntansi berterima umum (PABU)

2. Komponen Pengendalian Internal (Internal Control)


Unsur-unsur pengendalian intern menurut para ahli yang perlu dirancang dan
diterapkan oleh manajemen perusahaan, adalah:

 Pengawasan
 Penilaian Risiko (risk assessment)
 Prosedur pengendalian
 Lingkungan pengendalian
 Informasi dan komunikasi

C . 5 (lima) komponen internal


tersebut membentuk semacam payung yang melindungi perusahaan yang
melindungi perusahaan dari ancaman terhadap pengendalian.
Penilaian resiko, prosedur pengendalian, dan pengawasan merupakan bahan yang
menjaga payung dari kebocoran.

Informasi dan komunikasi menghubungkan payung dengan manajemen.

1) Pengawasan
Korupsi dan suap merupakan dua jenis kejahatan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Indikator berikut, dapat menjadi petunjuk atas permasalahan pengendalian


internal:

2 Sinyal peringatan yang berhubungan dengan perilaku karyawan:


 Perubahan gaya hidup yang mendadak
 Hubungsn sosial yang dekat dengan pemasok
 Menolak untuk mengambil cuti
 Sering meminjam uang dari karyawan lain
 Mengonsumsi alkohol atau obatan-obatan secara berlebihan
3. Sinyal peringatan dari sistem akuntansi:
 Kehilangan dokumen atau nomor transaksi ada yang loncat (dapat berarti
dokumen digunakan untuk transaksi yang mengandung kecurangan)
 Kenaikan pengembalian uang (refund) yang tidak biasa kepada pelanggan
atas retur barang yang dibeli (refund bisa saja palsu)
 Selisih antara penerimaan kas harian dengan setoran kas ke bank (dapat
berarti penerimaan disimpan sebelum disetorkan)
 Kenaikan yang tiba-tiba dalam jumlah tagihan yang lewat jatuh tempo
(karyawan mungkin menyimpan uang pembayarannya)
 Penumpukan dalam pencatatan transaksi (mungkin merupakan usaha untuk
menunda penemuan kecurangan.
8
2) Penilaian Risiko
Semua perusahaan menghadapi risiko, antara lain:

 Perubahan permintaan pelanggan


 Ancaman pesaing
 Perubahan peraturan
 Perubahan dalam faktor-faktor ekonomi
 Pelanggaran karyawan terhadap kebijakan dan prosedur kebijakan
3)  Prosedur pengendalian internal melalui Sistem Akuntansi

Prosedur pengendalian internal dibuat untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa
tujuan perusahaan dapat dicapai, termasuk mencegah kecurangan.

Beberapa prosedur pengendalian yang di-integrasikan melalui sistem akuntansi:

 Personel yang kompeten, rotasi kerja dan cuti wajib


 Pemisahan tanggung jawab untuk operasi yang berkaitan
 Operasional, penyimpanan aset dan akuntansi
 Bukti kas tindakan keamanan
4) Lingkungan Pengendalian

Lingkungan pengendalian perusahaan adalah perilaku manajemen dan karyawan secara


keseluruhan mengenai pentingnya pengendalian.

Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan pengendalian adalah:


 Filosofi dan gaya operasional manajemen
 Struktur organisasi perusahaan
 Kebijakan operasional

5) Informasi dan Komunikasi

Informasi dan komunikasi merupakan elemen penting dalam sistem pengendalian internal.

Informasi mengenai lingkungan pengendalian, penilaian risiko, prosedur pengendalian.


Bab III

Kesimpulan
Pengendalian internal tidak hanya struktur organisasi, metode, dan ukuran-ukuran
saja, namun termasuk juga kegiatan dan prosedur. Struktur organisasi, metode, dan ukuran-
ukuran tersebut merupakan bagian dari suatu proses yang dihasilkan oleh pihak internal
maupun eksternal, untuk memberikan jaminan yang masuk akal untuk tercapainya tujuan-
tujuannya.

Anda mungkin juga menyukai