0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
298 tayangan21 halaman

Pola Verbal dalam Bahasa Inggris

Verbal pattern membahas tentang pengertian, jenis, dan kegunaan kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris. Terdapat dua jenis verb yaitu transitive verb yang membutuhkan objek dan intransitive verb yang tidak membutuhkan objek. Verb berfungsi sebagai predikat dalam kalimat dan menunjukkan aktivitas atau kejadian.

Diunggah oleh

baihaqi skd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
298 tayangan21 halaman

Pola Verbal dalam Bahasa Inggris

Verbal pattern membahas tentang pengertian, jenis, dan kegunaan kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris. Terdapat dua jenis verb yaitu transitive verb yang membutuhkan objek dan intransitive verb yang tidak membutuhkan objek. Verb berfungsi sebagai predikat dalam kalimat dan menunjukkan aktivitas atau kejadian.

Diunggah oleh

baihaqi skd
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

VERBAL PATTERN

D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
KELOMPOK: 1
NAMA :

1. RIDHA MAYSARAH
2. PUTI HAYATI
3. KHAIRISA RAHAYUNI

DOSEN : WIRDA MAIYANY, M.S

SEMESTER : IV

JURUSAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)

STAISES KUTACANE
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SEPAKAT SEGENEP
KUTACANE
2019 - 2020

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .............................................................................................i

DAFTAR ISI ..........................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................1

1.1............................................................................................... Latar Belakang

.......................................................................................................................1

1.2...........................................................................................Rumusan Masalah

.......................................................................................................................2

1.3............................................................................................Tujuan Penulisan

.......................................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................3

2.1. Pengertian Verb...........................................................................................3

2.2. Macam Macam Verb ...................................................................................4

2.3. Tipe Verb...................................................................................................12

2.4. Kegunaan Verb..........................................................................................14

BAB III PENUTUP ..............................................................................................17

3.1. Kesimpulan ................................................................................................17

3.2 Saran ...........................................................................................................17

DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................18

2
KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah Swt. Yang telah

memberikan  nikmat  kepada kami. Sehingga kami mampu menyelesaikan Makalah

Bahasa Inggris sesuai dengan waktu yang di rencanakan. Makalah ini kami buat dalam

rangka memenuhi salah satu syarat penilaian mata kuliah Bahasa Inggris. Yang meliputi

tugas nilai kelompok.

Penyusunan makalah ini tidak berniat untuk mengubah materi yang sudah ada. Namun,

hanya lebih pendekatan pada materi  atau membandingkan beberapa materi yang sama

dari berbagai referensi. Yang   bisa memberi tambahan pada hal yang terkait dengan

Bahasa Inggris tentang Verb.

Pembuatan makalah ini menggunakan metode study pustaka, yaitu

mengumpulkan dan mengkaji materi Bahasa Inggris dari berbagai referensi. Kami

gunakan metode pengumpulan data ini, agar makalah yang kami susun dapat

memberikan informasi yang mudah di pahami.

Penyampaian  pembandingan  materi dari referensi yang satu dengan  yang lainnya akan

menyatu dalam satu makalah . Sehingga tidak ada perombakan  total dari buku aslinya.

Kami sebagai penyusun pastinya tidak pernah lepas dari kesalahan. Begitu pula

dalam penyusunan makalah ini, yang mempunyai banyak kekurangan. Oleh karena itu,

kami mohon maaf atas segala kekurangannya.

3
Kami ucapkan terima kasih kepada Sabarudin, [Link].I sebagai pengajar mata

kuliah Bahasa Inggris yang telah membimbing kami dalam penyusunan makalah ini.

Sehingga selesai tepat pada waktunya.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

            Bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang digunakan dan dipelajari

semua Negara di dunia. Ketika seseorang baru saja mempelajari bahasa Inggris,

mungkin akan bingung dalam memahami kata kerja dalam bahasa Inggris. Verb dalam

bahasa inggris memiliki definisi kata kerja. Sama seperti bahasa indonesia, dalam

bahasa inggris pun mengenal yang namanya kata kerja atau verb. Sudah pasti dalam

satu kalimat itu memiliki satu buah kata kerja. Karena syarat dari kalimat atau sentence

adalah minimal terdiri dari subject dan verb. Ada subject (pelaku) dan ada verb (kata

kerja atau aktivitas) yang dilakukan oleh si pelaku/subject.

Belajar tentang part of speech adalah langkah pertama dalam penelitian tata bahasa

seperti belajar huruf-huruf adalah langkah pertama untuk dapat membaca dan menulis.

Dari mempelajari part of speech kita mulai memahami penggunaan atau fungsi kata dan

bagaimana kata-kata yang bergabung bersama untuk membuat komunikasi yang berarti.

Untuk memahami apa part of speech adalah anda harus memahami gagasan

menempatkan hal serupa menjadi satu kelompok atau kategori.

4
1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang dimsksud dengan Verb?

2.   Sebutkan macam-macam Verb?

3. Apa saja tipe-tipe dari Verb?

4. Apa kegunaan Verb?

1.3 TUJUAN PENULISAN

Tujuan yang ingin dicapai dengan terselesaikannya makalah ini adalah agar kita

mampu memahami makna Verb dan mampu memberikan tanggapan – tanggapan positif

mengenai Verb itu sendiri,dan dapat menggunakan pengetahuan yang didapat dari

pembuatan makalah ini menjadi hal positif bagi pembaca.

5
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN VERB

Verbs (kata kerja) adalah kata (word) dan merupakan salah satu unsur part of

speech, yang menunjukkan tindakan (bring, kick, read) atau kejadian (happen, become)

atau keadaan (<to>be, exist), dan sikap (agree, disagree, blame). Verb(kata kerja)

merupakan suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject,

menunjukkan peristiwa atau keadaan. Kata kerj a bahasa inggris tidak selalu berbentuk

simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle

menjadi phrasal verb (get in,make up, read over).

Verb (kata kerja) digunakan untuk mengungkapkan aktivitas dari sesuatu atau

sekelompok nouns. Dalam kalimat, kata kerja berfungsi sebagai predikat. Kata kerja

pada umumnya memerlukan objek (disebut kata kerja transitif), tetapi ada juga beberapa

kata kerja yang tidak memerlukan objek (disebut kata kerja intransitif). Kata kerja

merupakan jenis kata yang paling penting dalam suatu kalimat. Bahkan dalam bahasa

lisan, hanya dengan sebuah kata kerja saja kita sudah bisa mengungkapkan sebuah

gagasan yang sudah dapat dimengerti oleh orang lain.

6
2.2 MACAM-MACAM VERB

A.    Transitive Verbs (Kata Kerja Yang Membutuhkan Objek)

            Yaitu kata kerja yang memerlukan object untuk menyempurnakan arti kalimat

atau melengkapi makna kalimat. Kata kerja Transitive diantaranya adalah: Drink,

watch, read, fill, open, close, dll.

Transitive dan Intransitive:

Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball).

Intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).

Contoh:

 He watches the film. (Kalimat ini tidak akan lengkap, jika “the film” kita

hilangkan. Orang lain akan bertanya-tanya – menonton apa?, maka watch

(menonton) membutuhkan object agar makna kalimat tersebut dapat dipahami).

 The man cuts the tree.

Dengan kata lain, kata kerja ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa noun(kata benda) atau

pronoun (kata ganti) sebagai obyek.

Contoh :

 She made a cake

Dia membuat roti

7
Kata made (membuat) tidak dapat berdiri sendiri dan tidak memiliki arti dalam

kalimat jika ditambah dengan kata a cake (roti).

 I have  bought a book

Saya telah membeli sebuah buku

Kata bought (membeli) tidak akan mempunyai pengertian jika tidak ditambah

dengan obyek a book (sebuah buku).

Pada umumnya kata kerja transitif hanya memiliki satu buah obyek saja. Obyek tersebut

dapat berupa :

1. Noun (kata benda).

Contoh :   I have bought a car.

                 Saya telah membeli sebuah mobil.

2.  Pronoun (kata ganti).

Contoh :   I will see it

                 Saya akan melihatnya.

3. Infinitives (kata kerja dasar).

Contoh :   I want to swim

                    Saya ingin berenang.

4. Gerund (kata kerja yang dibendakan).

Contoh :   He likes climbing.

                 Dia suka mendaki.

8
5. Phrases (frasa).

Contoh :   They don’t know how to make it go.

                 Mereka tidak tahu bagaimana membuatnya berjalan.

6. Clause (Klausa).

Contoh :   I don’t know what you want.

                 Saya tidak tahu apa yang kamu inginkan.

Tetapi ada beberapa kata kerja transitif yang memiliki dua buah obyek (doble object).

Yang satu pada umumnya merupakan nama benda tertentu, sedangkan yang lain

merupakan orang atau hewan tertentu. Benda yang disebutkan dinamakan Direct Object

(obyek langsung) dan orang atau hewan yang disebutkan dinamakan Indirect Object

(Object Tak Langsung).

Contoh :

I brought her a book

Saya membawakan sebuah buku untuknya

A book = Direct Object

Her = Indirect Object

            Yang perlu diketahui bahwa Indirect Object selalu terletak sebelum atau di

depan Direct Object. Apabila Direct Object diletakan setelah atau dibelakang Indirect

Object, maka harus menggunakan kata depan (preposition) to dan for.

Contoh :

I made a kite for him

Saya membuat sebuah laying-layang untuknya.

9
a kite = Direct Object

Him = Indirect Object

B.  Intransitive Verbs (Kata Kerja Yang Tidak Membutuhkan Objek)

            Yaitu adalah kata kerja yang tidak memerlukan obyek, karena sudah dapat

dipahami dengan sempurna makna kalimat tersebut. Kata-kata kerja yang termasuk

Intransitive verbs diantaranya adalah: Shine, come, sit, boil, sleep, fall, cry, dll.

Contoh:

 The baby cries.

 My mother is sleeping.

 The water boils.

Catatan:

 Ada juga beberapa kata kerja yang dapat berfungsi sebagai transitive maupun

intransitive verbs.

Contoh:

 He drops his bottles. (transitif)

 The rain drops from the sky. (intransitif)

 The contestants still misunderstood then. (transitif)

 The contestants still misunderstood. (intransitif)

 They grow the rubber trees. (transitif)

 Rice grows in the fertile soil. (intransitif)

10
Ada beberapa verb intransitive yang memakai Objective Noun yang mempunyai satu

kesatuan makna dengan kata kerjanya. Objeknya disebut Cognate Object.

Contoh:

 He played the fool.                   (Dia bermain gila-gilaan).

 He laughs a hard laugh.            (Dia tertawa lebar).

 He slept a sound sleep.             (Dia tidur nyenyak).

 He died a miserable death.       (Dia mati melarat).

Ada beberapa verb transitive dan intransitive walaupun sudah mempunyai object tetapi

artinya belum sempuma sebelum ditambah kata-kata lain.

Kata Kerja jenis ini diantaranya adalah: make, name, call, find, declare, suppose,

consider, bring, give, appoint, seen, hear, dll.

Contoh:

 I will make you happy.

 I appoint him to be my assistant.

Ada juga kata kerja yang mempunyai pola sebagai berikut:

 Kata Kerja + Preposition + Object

 Kata Kerja + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:

 We talked about the problem.

11
 She felt sorry for coming late.

Kata-kata kerja untuk pola kedua diantaranya adalah: succeed in, think about/of, dream

of, dream about, approve of, look forward to, insist on, decide against, angry with,

sorry for, thanks for, dll.

Ada juga Kata Kerja tertentu yang mempunyai pola sebagai berikut:

 Kata Kerja + Object + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:

 They accused me of telling lies.

 Do you suspect the man of being a spy?

 I congratulated Bob on passing the exam.

 What prevented him from coming to the party?

 I thanked her for being so helpful.

C. Finite Verb (Kata Kerja Biasa)

Finite verbs adalah complete verbs, yaitu verbs yang memiliki subjek dan tense (waktu)

yang jelas. Ciri-ciri Kata Kerja Jenis ini adalah sebagai berikut:

 Bila dipakai dalam kalimat tanya dan negative perlu memakai kata kerja bantu

do, does atau did.

 Bentuknya dapat berubah-ubah oleh tense.

 Biasanya mempunyai bentuk-bentuk:

12
 Infinitive

 Present Participle

 Gerund

 Past Tense

 Present Tense

 Past Participle

Contoh:

 Ms. Anne reads a novel. (Infinitive)

 Ms. Anne is reading a novel. (Present Participle)

 Does Ms. Anne read a novel?

 Ms. Anne read a novel. (Past Tense)

 Ms. Anne has read a novel. (Past Participle)

D. Auxiliary Verbs (Kata Kerja Bantu)

Yaitu kata kerja yang digunakan bersama-sama dengan kata kerja lain untuk

menyatakan tindakan atau keadaan, atau berfungsi untuk melengkapi fungsi gramatikal.

Kata Kerja Auxiliary adalah:

 Is, am, are

 Was, were

 Do, does, did

 Has, have, had

 Can, could

13
 May, might

 Will, would

 Shall, should

 Must

 Ought to

 Had better

 Need, Dare (Dapat juga berfungsi sebagai Kata Kerja Biasa)

E.     Linking Verbs (Kata Kerja Penghubung)

            Yaitu kata kerja yang berfungsi menghubungkan antara subject dengan

complement-nya. Kata yang dihubungkan dengan subject tersebut dinamakan subject

complement. Jika kata Kerja Penghubung tersebut kita gantikan dengan be (am, is, are,

was, dll.), maka maknanya tidak berubah.

Linking Verbs yang umum adalah:

 be (am, is, are, was, dll.)

 look

 stay

 appear

 become   

 remain

 taste

 feel    

14
 seem  

 smell

 grow  

 sound

Contoh:

 The actress is beautiful.

 Alex looks serious. (= Alex is serious).

 The cakes smell delicious (=the cakes are delicious).

2.3 TIPE VERB

1. Regular Verb

Regular Verb adalah kata kerja yang dapat berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense;

dan perubahan bentuk kata kerja itu secara teratur. Regular verbs, yang dalam bahasa

Indonesia disebut “Kata Kerja Beraturan“, adalah kata-kata kerja dimana bentuk verb1

ke verb2 atau ke verb3  berubah dengan menambahkan imbuhan –ed, atau hanya dengan

menambahkan imbuhan –d saja jika verb-nya diakhiri dengan huruf e.

Contoh perubahan Kata Kerja jenis ini adalah:

 Call – called – called

 Admit – admitted – admitted

 Submit – submitted – submitted

 Invite – invited – invited

 Dare – dared – dared

15
 Encourage – encouraged – encouraged

2. Irregular verb

Irregular Verb adalah kata kerja yang mempunyai fungsi sama dengan regular verb,

tetapi perubahan bentuk kata kerja ini secara tidak teratur. irregular verbs (Kata Kerja

Tidak Beraturan) adalah kata-kata kerja yang perubahan dari verb1 ke verb2 atau ke

verb3  tidak dengan menambahkan imbuhan –ed, atau –d. Kata-kata kerja ini berubah

secara tidak beraturan. Mengingat jumlah kata kerja sangat banyak dan sebagian besar

merupakan regular verbs, maka yang perlu dihafalkan adalah irregular verbs. Bentuk

irregular verbs dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

(1)     Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya tidak berubah dari bentuk

pertamanya, misalnya kata bet, bid, cut, dan hurt, bentuk keduanya dan ketiganya juga

bet, bid, cut, dan hurt.

(2)     Kata kerja yang bentuk kedua dan ketiganya sama tetapi berbeda dengan bentuk

pertamanya, misalnya kata bleed, bentuk kedua dan ketiganya adalah bled, dan kata

cling bentuk kedua dan ketiganya adalah clung.

(3)     Kata kerja yang bentuk pertama, bentuk kedua, dan bentuk ketiganya tidak sama.

Sebagai contoh misalnya take menjadi bentuk keduanya took dan bentuk ketiganya

taken, arise bentuk keduanya arose dan bentuk ketiganya arisen, dan sebagainya.

Contoh perubahan kata kerja jenis ini adalah:

16
 Read – Read – Read

 Come – came – come

 Begin – began – begun

 Sleep – slept – slept

Selain itu, terdapat juga kata kerja yang dapat dikelompokkan menjadi regular verbs

sekaligus irregular verbs, misalnya kata kerja awake yang bentuk kedua dan ketiganya

bisa awaked atau awoke, kata kerja leap yang bentuk kedua dan ketiganya bisa leaped

atau leapt, dan sebagainya.

2.4 KEGUNAAN VERB

Membahas tentang pemakaian kata kerja, tentu saja yang dimaksudkan adalah

pemakaiannya dalam kalimat. Dan kalimat dalam bahasa inggris tidak bisa terlepas dari

‘tenses’ yang merupakan perwujudan penggunaan kata kerja berdasarkan keterangan

waktu. Menurut pemakaiannya dalam kalimat, kata kerja dibagi dalam 3 golongan yang

berbeda yaitu :

1. Infinitive verbs (Kata Kerja Asal/Kata Kerja Bentuk I)

Kata kerja ini baik yang ‘regular/irregular’ maupun yang berupa ‘transitive/intransitive’

digunakan dalam kalimat bentuk kebiasaan (Simple Present Tense).

Contoh :

 Linda sleep soundly.                     (Irregular/Intransitive)

 I play a piano well.                    (Regular/Transitive)

 Rini gives me much money.       (Irregular/Transitive)

17
 I work very hard every day       .(Regular/Intransitive)

Verb 1 adalah bentuk dasar dari kata kerja dalam bahasa Inggris. Kata kerja jenis

pertama ini digunakan ketika akan menuliskan kalimat dalam bentuk simple present

(tenses yang digunakan untuk menjelaskan kegiatan saat ini). Contoh penggunaannya

adalah dalam kalimat berikut:

 I usually go to school at 6.30 am.

 He always sleeps late to finish his job.

2. Preterite Verbs (Kata Kerja Bentuk II)

Baik yang ‘regular/irregular’ maupun yang ‘transitive/intransitive’, kata kerja bentuk

kedua ini secara khusus dipakai dalam kalimat bentuk lampau (Simple Past Tense).

Contoh :

 My sister went to Jakarta yesterday.     (Irregular/Intransitive)

 Nia invited me to her party.                   (Regular/Transitive)

 Rina broke my spectacles.                     (Irregular/Transitive)

 We arrived at school late.                      (Regular/Intransitive)

18
Verb bentuk ke 2 digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa yang telah terjadi di

masa lampau. Verb ini tidak dapat digunakan dalam bentuk kalimat yang lain. Jadi jika

anda akan menuliskan peristiwa yang terjadi di masa lampau, gunakanlah kata kerja

bentuk ke 2. Contoh penggunaan dalam kalimat adalah:

 They visited art museum yesterday.

 She drank a glass of milk this morning.

3. Past Participle (Kata Kerja bentuk III)

Kata kerja ini mempunyai 2 lingkup pemakaian, yakni dalam kalimat bentuk ‘telah’

(Perfect tense) dan juga dalam kalimat pasif (Passive Voice)

Contoh :

 He has gone home.                                            (Irregular/Intransitive)

 We have completed our assignment.     (Regular/Transitive)

 I am invited to come to her party.                      (Regular/Passive)

 This poem was written by Rendra.                    (irregular/passive)

Verb bentuk ketiga ini tidak dapat berdiri sendiri seperti dua kata kerja sebelumnya.

Kata kerja ini digunakan dalam perfect tense (tenses yang digunakan untuk menjelaskan

suatu peristiwa yang telah usai) baik present perfect tense maupun past perfect tense.

Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah:

 I have finished my project this afternoon.

 She has cleaned her room.

19
BAB III

PENUTUP

3.1    KESIMPULAN

Verb is the word to show action, for example to buy, to write, to read, to run,

and etc. And to show state of being, for example to be, to have, to become, to seem, and

etc. verbs consist from kinds , types and usages.

            Kata kerja merupakan jenis kata yang paling penting dalam suatu kalimat. Tanpa

kata kerja kita tidak bisa membuat kalimat. Bahkan dalam bahasa lisan, hanya dengan

sebuah kata kerja kita sudah bisa mengungkapkan sebuah gagasan yang dapat

dimengerti oleh orang lain.

3.2  SARAN

Author realizes that this paper is far from perfect. Therefore, for anyone who

reads this paper, the authors are looking forward to constructive criticism and

suggestions for the perfection of this paper. Hopefully this paper can be useful for us all

in the running of all activities as a student.

20
DAFTAR PUSTAKA

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]/2012/01/[Link]

[Link]

[Link]

Comrie, Bernard, Tense, Cambridge Univ. Press, 1985.

[Link]

digunakan/

[Link]

Ikranegara,yudhistira;Kamus Ideal Grammar and Convercation,Hal 106.

21

Anda mungkin juga menyukai