0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan14 halaman

Cara Pasang Upper Tank Radiator

Dokumen tersebut membahas tentang radiator pada kendaraan bermotor. Radiator berfungsi sebagai alat penukar panas untuk memindahkan panas dari cairan pendingin ke udara. Dokumen ini menjelaskan komponen-komponen radiator beserta fungsinya, cara kerja sistem pendingin, dan langkah-langkah periksa dan pergantian radiator.

Diunggah oleh

Marahzali Boediman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan14 halaman

Cara Pasang Upper Tank Radiator

Dokumen tersebut membahas tentang radiator pada kendaraan bermotor. Radiator berfungsi sebagai alat penukar panas untuk memindahkan panas dari cairan pendingin ke udara. Dokumen ini menjelaskan komponen-komponen radiator beserta fungsinya, cara kerja sistem pendingin, dan langkah-langkah periksa dan pergantian radiator.

Diunggah oleh

Marahzali Boediman
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk


memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang
tujuannya untuk mendinginkan maupun memanaskan. Radiator yang kita
kenal pada umumnya digunakan pada kendaraan bermotor (roda dua atau
roda empat), tetapi tidak jarang radiator juga digunakan pada mesin yang
memerlukan pendinginan ekstra. Seperti pada mesin mesin produksi atau
mesin mesin lainnya yang bekerja dalam kondisi kerja berat atau lama.
Pada kendaraan baik motor atau mobil radiator pada umumnya terletak di
depan dan berada didekat mesin atau pada posisi tertentu yang
menguntungkan bagi system pendinginan. Hal ini bertujuan agar mesin
mendapatkan pendinginan yang maksimal sesuai yang dibutuhkan mesin.
radiator terdiri dari tangki air bagian atas (upper tank), tangki bagian
bawah (lower water tank) dan radiator core pada bagian tengahnya..

B. Tujuan Penulisan Laporan

Adapun tujuan penulisan laporan praktek kerja industri ini adalah sebagai
berikut:
1. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Sekolah
Menengah Kejuruan di SMK Negeri 1 Gandapura.
2. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan penulis tentang Per Radiator
3. Agar siswa yang mengikuti kegiatan praktek kerja industri mendapat
Pengetahuan tentang Pergantian Per Radiator susuai SOP (Standar
Operasional Procedur).

1
BAB II
PROSES PRODUKSI/JASA

A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (prakerin) tahun ajaran 2019 - 2020
penulis laksanakan terhitung mulai tanggai 15 Juli 2019 – 15 Oktober 2019 di
Bengkel Dek Cut Auto Service yang beralamat di Gampong Meuse
Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen.

B. Teori Singkat
I. Radiator
Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan
energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk
mendinginkan maupun memanaskan. Radiator yang kita kenal pada
umumnya digunakan pada kendaraan bermotor (roda dua atau roda empat),
tetapi tidak jarang radiator juga digunakan pada mesin yang memerlukan
pendinginan ekstra. Seperti pada mesin mesin produksi atau mesin mesin
lainnya yang bekerja dalam kondisi kerja berat atau lama. Pada kendaraan
baik motor atau mobil radiator pada umumnya terletak di depan dan berada
didekat mesin atau pada posisi tertentu yang menguntungkan bagi system
pendinginan. Hal ini bertujuan agar mesin mendapatkan pendinginan yang
maksimal sesuai yang dibutuhkan mesin. radiator terdiri dari tangki air bagian
atas (upper tank), tangki bagian bawah (lower water tank) dan radiator core
pada bagian tengahnya.

II. Komponen- Komponen Radiator


1. Upper Tank

Upper tank adalah sebuah tempat penampungan untuk air pendingin yang
berada di saluran masuk. Fungsi komponen ini adalah untuk dapat menampung
air panas yang berasal dari mesin. Tempat penampungan ini berada di bagian
atas dengan bentuk yang memanjang.

2
2. Radiator Core

Komponen ini merupakan inti dari radiator yang bentuknya seperti pipa
kecil dalam jumlah yang cukup besar dan memajang. Tepatnya berada di antara
lower tank dan upper tank. Fungsi dari komponen ini adalah untuk
menyalurkan panas yang berasal dari air radiator. Desainnya yang memanjang
pipih dan diserta lubang-lubang kecil bertujuan agara aliran air yang berasal
dari upper tank menuju lower tank tidak berlangsung lama.

3. Sirip Radiator

Komponen radiator lainnya adalah sirip radiator yang mana berfungsi


untuk mempercepat pelepasan panas menuju udara. Sirip radiator berbentuk
seperti plat yang berada di tengah-tengah core. Jika radiator hanya
menggunakan core untuk bisa melepaskan panas, maka tentu saja ini akan
membutuhkan waktu yang lama. Namun jika diletakkan sirip di bagian tengah
core membuat panas menjadi lebih cepat dipindahkan.

4. Lower Tank

Lower tank merupakan tanki penampung air radiator yang terletak dibagian
bawah radiator. Fungsi tanki ini adalah untuk menampung air pendingin yang
sudah melalui proses cooling. Didalam tanki inlah air siap untuk kembali
digunakan untuk menyerap panas mesin.

5. Drain Plus

Atau yang dikenal dengan nama baut penguras, fungsi komponen ini
adalah menguras air pendingin. Tempatnya berada di bagian bawah radiator
pada lower tank.

3
6. Radiator Cap

Komponen ini juga dikenal sebagai tutup radiator, adapun fungsi-fungsi dari
komponen ini antara lain adalah:

 Menutup lubang radiator


 Mengatur tekanan pada radiator
 Tempat pengisian dari air radiator

Bentuk dari tutup radiator tidak seperti tutup pada umumnya karena
memang didesain untuk menutup agar tidak terjadi kebocoran pada radiator
mobil. Selain itu terdapat pula mekanisme relieve valve yang berfungsi untuk
mengatur tekanan pada air radiator saat kondisi mesin sedang panas.

Gambar 2. 1 Komponen Radiator

III. Fungsi Per Radiator

Sistem pendingin mesin yang berisi cairan bersirkulasi dalam ruang


tertutup mulai dari radiator, selang, saluran air di blok mesin(water jacket)
hingga pompa air. Tutup radiator berfungsi sebagai presure valve yang
menjaga tekanan di dalam ruang sirkulasi air agar tetap pada tekanan yang
diinginkan. Biasanya di atas tutup radiator terdapat angka 0,9 atau 1,1 atau
bahkan 1,2.

4
Gambar 2.2 Sistem Pendingin Mesin Mobil

Gambar 2.3 Thermostat parts

IV. Cara Kerja

Fungsi Pressure Valve tutup radiator: Jika terjadi kegagalan fungsi ini
maka tutup radiator tidak dapat menjaga tekanan tinggi didalam ruang
sirkulasi, akibatnya air di ruang sirkulasi akan cepat mendidih dan berubah
menjadi uap air yang dapat dengan mudah lolos dari ruang sirkulasi air
sehingga air radiator kerap berkurang. Atau bisa juga sebaliknya, jika tekanan
yang berlebih di dalam ruang sirkulasi tidak dapat di lepas ke udara melalui
tabung reservoir maka di dalam ruang sirkulasi air akan terjadi tekanan yang

5
terlalu tinggi hingga akhirnya komponen seperti radiator, selang radiator dan
seal waterpump akan mengembang dan akhirnya akan pecah atau bocor.

Fungsi Vacuum Valve tutup radiator: Jika terjadi kegagalan fungsi ini
maka tutup radiator tidak dapat membuka ketika terjadi pendinginan di dalam
ruang sirkulasi air, hal ini mengakibatkan air dari tabung reservoir tidak dapat
masuk kembali ke ruang sirkulasi sistme pendingin. Ketika dalam kondisi
mesin dingin dan kita cek volume air di dalam radiator akan terlihat
berkurang padahal volume air di tabung reservoir dalam kondisi penuh

C. Alat dan Bahan


 Alat-alat untuk membongkar
1. Kunci Pas/Ring
2. Obeng (-) (+)
3. Lap                 
4. Sikat baja
5. Solder
6. Radiator Cup Tester
7. Kompor
8. Termometer
 Bahan
1. Cairan pembersih
2. Air bersih

D . Gambar Kerja dan Proses Pengerjaan

Proses Pergantian dan Service


 Langkah-langkah Pemeriksaan
1. Siapkan SST (Special Service Tools) untuk memeriksa kebocoran
sistem pendinginan air yang umumnya sering disebut Universal
Radiator Pressure Cooling System Leak Tester.

6
2. Periksa Kapasitas air pendingin pada tangki cadangan (reservoir tank).
Permukaan media pendingin harus berada diantara garis low dan full
dalam keadaan mesin dingin. Apabila jumlah air pendingin kurang,
periksa kebocoran dan tambahkan media pendingin sampai garis full
3. Lepas tutup radiator. Lapisi tutup radiator dengan lap basah demi
keselamatan dan kemudahan bekerja. Pada saat membuka tutup
radiator, mesin harus dalam keadaan dingin. Apabila tutup radiator
dibuka dalam keadaan panas, cairan dan uap yang bertekanan akan
menyembur keluar.
4. Periksa tutup radiator dengan cara  pasang tutup radiator pada radiator
cap tester (alat uji tutup radiator). Kemudian lakukan pemompaan dan
ukurlah tekanan pembukaan katup vakum. Tekanan pembukaan
standar :0,75 – 1,05 kg/cm2. Dan Tekanan pembukaan minimum : 0,6
kg/cm2 .
5. Periksa kebocoran pada radiator dengan cara Isilah radiator dengan
media pendingin, kemudian pasanglah radiator cap tester pada lubang
pengisian radiator. Kemudian pompalah radiator cap tester sampai
tekanan 1,2 kg/cm2, dan periksa bahwa tekanan tidak turun. Apabila
tekanan turun berarti ada kebocoran pada radiator atau pada komponen
radiator. Oleh karena itu perlu diperiksa kebocoran pada, radiator, dan
pompa air. Apabila tidak ditemukan kebocoran maka radiator dalam
keadaan normal.
6. Periksa pipa-pipa dan bagian yang disolder pada tangki atas dan bawah
dari kemungkinan bocor, kalau perlu diperbaiki atau diganti.
7. Periksa sirip dan inti radiator dan perbaiki sirip yang menghambat
saluran air dengan menggunakan obeng pipih.
8. Perhatikan saluran aliran air pendingin, terutama pada sambungan-
sambungan antara radiator dengan radiator hose, antara pompa dengan
radiator hose dan beberapa bagian saluran air pendingin.
9. Jika ditemukan kebocoran pada radiator hose maka perlu dilakukan
penggantian, dan atau jika kebocoran terjadi pada sekitar sambungan

7
maka perlu dikencangkan klem-klem [Link] termostat,
lepas saluran air keluar (selang karet atas). Kemudian lepas tutup rumah
termostat, menggunakan kunci ring kemudian keluarkan termostat dari
[Link] termostat dengan benang, kemudian celupkan termostat
ke dalam air dan panaskan air secara bertahap, kemudian periksa
temperatur pembukaan katup menggunakan termometer. Temperatur
pembukaan katup : 80° - 90° C. Jika tempera-tur pembukaan katup
tidak sesuai dengan spesifikasi, termostat perlu diganti.

 Langkah Pembongkaran 

a)      Lepas tutup radiator

Gambar 2.4 .Lepas tutup

b)      Letakan bak pelampung di bawah saluran pembuangan radiator.

Gambar 2.5 .letakan bak di bawah saluran pembuangan


c)      Lepas tutup saluran pembuangan

8
Gambar 2.6 .lepas tutup pembuangan

d)      Lepas selang bagian atas dan bawah dengan melepas kleman

Gambar 2.7 .lepas selang atas dan bawah


e)      Lepas konektor motor kipas

Gambar 2.8 lepas konektor


f)       Lepas baut bagian atas

Gambar 2.10 .lepas baut


g)      Lepas radiator bersama-sama rumah kipas

9
Gambar [Link] radiator bersama rumah kipas
h)      Lepas rumah kipas dan radiator

Gambar [Link] rumah kipas dan radiator

E. Hasil Yang Dicapai


Setelah melaksanakan pekerjakan Pergantian Per Radiator penulis dapat
memahami tentang fungsi Per Radiator dan dapat melakukan Pergantian,
pemeriksaan dan pergantian.

E. Perhitungan Biaya
No. Jenis Barang/Jasa Harga
1 Ongkos Rp. 150.000
2 Radiator Rp. 1.540.000
3 Sewa tempat dan bahan Rp. 50.000
Jumlah Rp. 1.740.000
Note : Harga Radiator tergantung jenis mobil

10
BAB III

TEMUAN

A. Keterlaksanaan
Pada dasarnya selama melaksanakan prakerin pada tahun ajaran
2019/2020 di Bengkel Dek Cut Auto Service Gampong Meuse Kecamatan
Kutablang Kabupaten Bireuen penulis tidak menjumpai hambatan yang berarti,
baik dari segi ilmu pengetahuan maupun dari segi teknik pelaksanaan di
lapangan. Namun demikian ada sedikit permasalahan yang sifatnya tidak
mendasar yaitu terbatasnya fasilitas sarana dan prasarana praktek di sekolah
sehingga saat pelaksanaan prakerin pertama sekali DU/DI sedikit mengalami
hambatan khususnya pada pekerjaan Pergantian Per Radiator, namun hal itu
dapat teratasi karena ketika penulis melaksanakan praktek di Bengkel tersebut
memiliki fasilitas, peralatan yang lengkap, memiliki karyawan yang telah ahli
dibidang otomotif, serta adanya interaksi yang baik antar sesama karyawan
sehingga timbul semangat kerja yang tinggi.

B. Manfaat Yang Dirasakan


Setelah melaksanakan kegiatan praktek industri khususnya pada bidang
pekerjaan Pergantian Per Radiator penulis dapat merasakan berbagai manfaat,
diantaranya:
1. Memahami mengenai fungsi, komponen dan cara kerja Radiator dan
Per Radiator
2. Mampu mengganti Per Radiator sesuai dengan standart operasional
prosedur.
3. Adanya rasa percaya diri dalam mengambil keputusan dan tindakan
pada saat melaksanakan pekerjaan Pergantian dan Pergantian Per dan
Pembongkaran Radiator pada Mobil.

11
C. Pengembangan dan Tindak Lanjut
Penulis sangat berharap kepada pihak sekolah agar kegiatan praktek
kerja industri ini semakin dapat ditingkatkan sehingga semakin banyak
memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat merasakan bagaimana
sebenarnya kondisi di dunia kerja atau di dunia industri yang
sesungguhnya, sehingga ketika tamat nanti siswa tidak akan mengalami
kesulitan untuk beradaptasi ketika telah terjun ke dunia usaha/industri
sesungguhnya. Untuk menindak lanjuti pengetahuan dan keterampilan
yang telah penulis dapatkan ketika melaksanakan kegiatan praktek kerja
industri khususnya pada bidang Pergantian Per Radiator penulis akan
mencoba mempelajari dan mencoba agar mampu dalam melakukan
Pergantian pada komponen-komponen Per Radiator yang lebih rumit.

12
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pelaksanaan prakerin yang ditetapkan bagi setiap siswa SMK Negeri 1
Gandapura merupakan salah satu langkah penunjang dalam mengaplikasikan
ilmu pengetahuan terutama bidang teknik. Penerapan yang dimaksud adalah
untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam hal praktek yang
telah didapat melalui pendidikan di sekolah saat proses belajar mengajar. Oleh
karena itu penulis dapat mengambil kesimpulan antara lain:
1. Prakerin adalah salah satu program wajib yang harus dilaksanakan oleh
seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Indonesia.
2. Secara khusus prakerin bertujuan untuk mengimplementasikan dan
mengaplikasikan secara langsung ilmu pengetahuan serta untuk mengukur
sejauh mana penguasaan materi siswa yang telah didapat melalui
pendidikan selama tiga tahun belajar di SMK Negeri 1 Gandapura.
3. Prakerin merupakan salah satu persyaratan untuk dapat melanjutkan
pendidikan di sekolah.

B. Saran
Dalam pelaksanaan kegiatan praktek kerja industri ini penulis sangat
menyarankan agar:
1. Bagi siswa yang akan melaksanakan kegiatan praktek kerja industri benar-
benar dapat memanfaatkan waktu sehingga akan banyak mendapatkan
pengalaman kerja secara langsung dan nyata.
2. Kepada pihak sekolah hendaknya memenuhi segala kelengkapan penunjang
praktek di Bengkel sehingga ketika siswa melaksanakan kegiatan praktek
kerja industri siswa telah memiliki pegetahuan dan keterampilan yang
memadai seperti yang dibutuhkan di dunia industri.

13
DAFTAR PUSTAKA

[Link] internet tanggal


26/10/2019

ttps://[Link]/2017/11/fungsi-radiator-mobil-dan-
[Link] /akses internet tanggal/ 26/10/2019

[Link]
vital/akses internet tanggal /27/10/2019

Https:/lestari_foto@pakguru_kruengmane2019/internet-accses_ip//[Link]

Pemeliharaan Mesin Mobil Penerbit, Kemendikbud 2018, kurikulum 2013

14

Anda mungkin juga menyukai