RNAS
KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA
DASAR WATER RESCUE
Muhammad Rizaldy Fitrah
Kantor Pencarian dan Pertolongan BIODATA
Jakarta
Diklat yang pernah diikuti :
1. Pemadam Kebakaran Tk. I, 2017 (Pusdiklatkar)
2. Diklat Dasar SAR, 2018 (Baldiklat Basarnas)
3. Open Water Scuba Diving, 2019 (Scubatec
Academy)
4. Diklat Medical First Responder, 2019 (Baldiklat
Basarnas)
5. Diklat Hazard Identifiaction and Risk
Assesment, 2020 (PPSDM Geominerba)
Operasi SAR :
1. Kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610 PK-LQP
2. Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182
3. Bencana Longsor Cisolok, Sinar Resmi Sukabumi
4. Bencana Banjir Jabodetabek
5. KMM Orang tenggelam Jabodetabek
6. Kecelakaan Penanganan Khusus, Underpass Bandara Soekarno Hatta
SASARAN
1. Peserta mengetahui Pedoman Keselamatan di Air
2. Peserta mengetahui Metode Penyelamatan di Air
3. Peserta mampu menggunakan alat bantu pertolongan
Pedoman keselamatan
di air
Pedoman adalah
• kumpulan ketentuan dasar yg memberi arah bagaimana
sesuatu harus dilakukan;
• hal (pokok) yg menjadi dasar (pegangan, petunjuk, dsb)
untuk menentukan atau melaksanakan sesuatu.
Pengertian Pedoman Keselamatan
di Air
• Pedoman keselamatan di air adalah ketentuan
mendasar yang berlaku bagi setiap orang yang
melakukan aktivitas di air.
• Seseorang yang melakukan kegiatan di air harus
dibekali dengan kemampuan khusus.
• Ketentuan mendasar yang berlaku ketika beraktivitas di air,
yaitu menggunaka peralatan safety di air (contoh : life
jacket)
• Kemampuan mendasar yang harus dimiliki seseorang yang
beraktifitas di air yaitu :
Berenang, dan
keterampilan menggunakan peralatan air /
alat bantu apung.
Menghadapi Kedaruratan di air
• Setiap orang yang mengetahui atau mendengar adanya
keadaan darurat di air dan ada korban, maka segera
lakukan:
a. bawa korban ke tempat yang aman “jika mampu”;
b. Pertahankan jalan napas korban;
c. Lapor kepada aparat terkait;
d. Beri pertolongan pertama yang diperlukan.
METODE
PERTOLONGAN
DI AIR
METODE PERTOLONGAN
DASAR PEMIKIRAN LANGKAH PERTOLONGAN
YANG SEDERHANA
MENDAPATKAN HASIL
YANG EFEKTIF
METODE PERTOLONGAN DI AIR ADALAH TAHAPAN
/LANGKAH UNTUK MEMUDAHKAN PENOLONG
MENGINGAT APA DAN BAGAIMANA KETIKA
MENGHADAPI KECELAKAAN DI AIR
URUTAN LANGKAH PERTOLONGAN
1. R REACH
2. T THROW
3. R ROW
4. G GO
5. T TOW
Reach
THROW
• Pertolongan ini di lakukan dari darat/pinggir
kolam. Bantuan pertolongan dengan cara
menjangkau atau meraih korban
1. REACH
DILAKUKAN
CARA TINDAK
Langkah-langkah reach
1. Perpanjang Jangkauan, Tim Penyelamat Dapat
Menggunakan Benda Ringan Yang Terdapat Di Sekitar
Kejadian Antara Lain Contoh: Galah, Kayu Panjang Dll
Dengan Alat Yang Ada Disekitarnya.
2. Teriakan, Bicara pada korban untuk menentukan jika
korban respon dan menenangkannya.
3. Mengamankan diri, posisikan diri pada tempat aman, serta
mengamankan dengan memegang/mengikat ke benda-
benda yang tidak labil.
4. Tarik Perlahan korban ketempat aman, gunakan tarikan
terukur, hindari sentakan yang dapat menyebabkan
pegangan lepas
5. Yakin Korban Sudah Aman Di Tepian
THROW
Metode Ini Adalah Lanjutan Dari Metode REACH Yaitu
Pertolongan Menggunakan Alat Apung
Apapun Yang Ada, Dengan Cara Melempar
Ke Posisi Korban Dari Daerah Yang Aman
Alasan : Posisi Korban Jauh, Jangkauan Tidak
Sampai.
Cara : Melempar Benda Apung Yang Ada Disekitar
Penolong
1. Dengan Tali : Benda Yang Akan Dilempar Ikat
Dengan Tali Dan Amankan Tali Ke Dermaga /
Bagian Tubuh Penolong.
2. Tanpa Tali
3. ROW
Dilakukan karena posisi korban terlalu jauh.
Penolong menggunakan alat seperti :
Canoe,Boat,Rubber Boat, Rubber Raft
Setelah dekat Gunakan Metode 1 dan
Metode 2
NAIKAN KORBAN KEATAS BOAT DAN YAKINKAN DULU
BAHWA BOAT SUDAH STABIL
4. Go
Pilihan Akhir
Alasan : Tidak ada alat/ ditempat yang
tidak memungkinkan boat
mendekat.
Standart : Dilakukan oleh orang yang sudah
terlatih
CARA TINDAK : Penolong berenang ke Korban
dengan membawa alat bantu
apung untuk korban.
Korban sadar dibawa ketempat
yang dapat dijangkau boat.
TOW
METODE yang sangat beresiko, penolong harus
kontak dengan korban, penolong mampu
DEFEND dan RELEASE
Digunakan :
1. Jarak jauh Metode 1 dan 2 tidak efektif
2. Tidak tersedia kapal/perahu kecil
3. Tidak dapat mengemudikan kapal kecil
4. Korban letih, cedera, tidak sadar.
LANGKAH PERTOLONGAN DI AIR:
1. Kenali (Recognize)
2. Penilaian (Assesment)
3. Tindakan (Action)
4. Saat berhadapan :
> Bicaralah dengan korban agar korban
merasa tenang
> Lakukan R,T,R
6. Tindak lanjut
Kenali (Recognition)
• Kenali tanda kedaruratan
• Waktu sangat berharga
• Semakin cepat anda mengenali tanda
kedaruratan, semakin besar kemungkinan untuk
pertolongan.
Tindakan (Action)
• Komunikasi dengan korban;
• Lakukan metode pertolongan yang diperlukan;
• Lakukan perawatan korban sesuai dengan cidera
yang dialami
Penilaian (Assesment)
• Menentukan langkah yang dibutuhkan
dalam usaha menolong korban dengan
memperhatikan kondisi lingkungan.
SHALLOW WATER CROSSING