0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan2 halaman

Kategori Perusahaan Riset Pemasaran

Dokumen tersebut membahas tentang riset pemasaran dan peramalan permintaan. Riset pemasaran digunakan untuk memahami sikap dan perilaku pelanggan, sedangkan peramalan permintaan digunakan untuk memprediksi permintaan di masa depan. Proses riset pemasaran meliputi mendefinisikan masalah, mengumpulkan informasi, menganalisis informasi, dan mempresentasikan temuan. Sedangkan proses peramalan permintaan meliputi mengukur ukuran pasar

Diunggah oleh

Alisia Fatmawati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
26 tayangan2 halaman

Kategori Perusahaan Riset Pemasaran

Dokumen tersebut membahas tentang riset pemasaran dan peramalan permintaan. Riset pemasaran digunakan untuk memahami sikap dan perilaku pelanggan, sedangkan peramalan permintaan digunakan untuk memprediksi permintaan di masa depan. Proses riset pemasaran meliputi mendefinisikan masalah, mengumpulkan informasi, menganalisis informasi, dan mempresentasikan temuan. Sedangkan proses peramalan permintaan meliputi mengukur ukuran pasar

Diunggah oleh

Alisia Fatmawati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Handrian Wijaya Turnip

NIM : B.111.19.0296

TUGAS INDIVIDU

● Riset Pemasaran

What : Tugas riset pemasaran adalah membuat pandangan tentang sikap ddan perilaku pembelian
pelanggan. Pemahaman dan gagasan pemasaran (marketing insight) memberikan informasi diagnostik
tentang bagaimana dan mengapa kita meneliti pengaruh tertentu di pasar, dan apa arti hal tersebut bagi
pemasar. Definisi riset pemasaran (marketing research) sebagai perancangan, pengumpulan, analisis
dan pelaporan data sistematis serta temuan yang relevan terhadap situasi pemasaran tertentu yang
dihadapi perusahaan. Kebanyakan perusahaan besar mempunyai departemen riset pemasarannya
sendiri, yang sering memainkan peran penting dalam organisasi. Riset pemasaran tidak terbatas hanya
pada perusahaan besar dengan anggaran dan departemen riset pemasaran yang besar. Sering kali pada
perusahaan yang jaug lebih kecil, semua orang menjalankan riset pemasaran—termasuk pelanggan.
Perusahaan biasanya menentukan anggaran riset pemasaran sebesar 1% sampai 2% dari penjualan
perusahaan. Persentase besar dari anggaran itu dihabiskan untuk jasa di luar perusahaan. Perusahaan
riset pemasaran dapat dibagi dalam tiga kategori:

1. Perusahaan riset yang terindikasi dengan jasa—Perusahaan ini mengumpulkan informasi


konsumen dan perdagangan, yang mereka jual untuk mendapatkan imbalan.
2. Perusahaan riset pemasaran sesuai dengan pesanan—Perusahaan ini dipekerjakan untuk
melaksanakan proyek khusus. Mereka merancang studi dan melaporkan temuan.
3. Perusahaan riset pemasaran spesialis lini—Perusahaan ini memberikan layanan riset yang
terspesialisasi.

Perusahaan kecil dapat menyewa jasa dari perusahaan riset pemasaran atau mengadakan riset dalam
cara yang kreatif dan terjangkau, seperti:

1. Melibatkan mahasiswa atau profesor untuk merancang dan melaksanakan proyek—Perusahaan


2. Menggunakan internet—Perusahaan dapat mengumpulkan cukup banyak informasi dengan
biaya yang sangat sedikit dengan mengamati situs Web pesaing, mengamati ruang chat, dan
menilai data yang diterbitkan
3. Memeriksa pesaing—Banyak perusahaan kecil mengunjungi perusahaan mereka pesaing
mereka secara rutin.

Sebagian besar perusahaan menggunakan kombinasi sumber daya riset pemasaran untuk mempelajari
strategi industry, perusahaan, pemirsa, dan saluran mereka.

How : Proses riset pemasaran : 1. Mendefinisikan Masalah, Alternatif Keputusan, dan Tujuan Riset; 2.
Mengembangkan Rencana Riset; 3. Mengumpulkan Informasi; 4. Menganalisis Informasi; 5.
Mempresentasikan Temuan; 6. Mengambil Keputusan

● Riset peramalan permintaan

What : Peramal penjualan digunakan oleh departemen keuangan untuk meningkatkan kas yang
dibutuhkan untuk investasi dan operasi; oleh departemen manufaktur unutk menentukan kapasitas dan
tingkat hasil; oleh departemen pembelian untuk mendapatkan jumlah persediaan yang benar; dan oleh
sumber daya manusia untuk mempekerjakan jumlah pekerja yang diperlukan. Terakhir, Departemen
Pemasaran bertanggung jawab untuk menyiapkan peramalan penjualan.

How : Peramalan (Forecasting) Merupakan bagian vital bagi setiap organisasi bisnis dan untuk setiap
pengambilan keputusan manajemen yang sangat signifikan. Peramalan menjadi dasar bagi perencanaan
jangka panjang perusahaan dan untuk  memprediksi atau memperkirakan hal-hal yang akan terjadi di
pasar nantinya.. Salah satu alasan utama melakukan riset pemasaran adalah mengeidentifikasi peluang
pasar. Setelah riset selesai, perusahaan harus mengukur dan memperkirakan ukuran, pertumbuhan, dan
potensi laba dari masing-masing peluang pasar. Peramalan penjualan didasarkan pada perkiraan
permintaan. Manajer harus mendefinisikan apa yang mereka maksudkan dengan permintaan pasar.

-Ukuran permintaan pasar: ukuran pasar didasarkan pada jumlah pembeli yang mungkin ada untuk
suatu penawaran pasar. Tetapi ada banyak cara yang produktif untuk memecah pasar

a. Pasar potensial adalah kumpulan komponen yang memiliki tingkat minat cukup besar terhadap
penawaran pasar.

b. Pasar yang tersedia adalah kumpulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan, dan akses
terhadap penawaran tertentu.

c. Pasar sasaran adalah kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.

d. Pasar terprenetasi adalah kumpulan konsumen yang membeli produk perusahaan.

-Kosakata Pengukuran Permintaan : konsep utama dalam pengukuran permintaan adalah permintaan
pasar dan permintaan perusahaan. Dalam masing-masing konsep itu, kita harus membedakan antara
fungsi permintaan, peramalan penjualan, dan potensi.

-Memperkirakan Permintaan Saat Ini : eksekutif pemasaran ingin memperkirakan total potensi pasar,
potensi pasar suatu wilayah, dan total penjualan industri serta pangsa pasar.

-Penjualan industri dan pangsa pasar : selain memperkirakan total potensi dan potensi wilayah,
perusahaan harus mengalami penjualan industri sebenarnya yang terjadi di pasarnya. Ini berarti
perusahaan harus mengidentifikasi pesaing dan memperkirakan penjualan mereka. Cara lain untuk
memperkirakan penjualan adalah membeli laporan dari perusahaan riset pemasaran yang mengaudit
total penjualan merek.

-Memperkirakan permintaan masa depan : survei maksud (intensi) pembeli, gabungan pendapat tenaga
penjualan, pendapat ahli, analisis penjualan masa lal,dan metode uji pasar.

Anda mungkin juga menyukai