PROGRAM PPK
(PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER)
SMA NEGERI 4 PAYAKUMBUH
2021/2022
BAB I
PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
nasional menegaskan bahwa“ Pendidikan Nasional berfungsi
mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk berkembangannya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Selanjutnya dalam peraturan pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang standar Nasional juga terpapar secara tersurat berbagai kompetensi
yang bersangkutan dengan karakter disamping intelektualitas. Hal tersebut
menandakan bahwa sesungguhnya pendidikan bertugas mengembangkan
karkter sekaligus intelektualitas berupa kompetensi peserta didik.
Gerakan penguatan pendidikan karakter (PPK) sangatlah strategis
pada sekolah-sekolah, dan juga sebagai dimensi terdalam pada pendidikan
nasional sehingga pendidikan karakter menjadi proses pelaksanaan
pendidikan dasar dan menengah. Lebih lanjut gerakan PPK yang
mengintegrasikan, memperdalam, memperluas dan sekaligus menyelaraskan
bergabai program dan kegiatan pendidikan karakter menjadi bukti keseriusan
dunia pendidikan Indonesia terhadap pentingnya penguatan karakter
Sehubungan dengan program dan cita-cita bangasa untuk
mencerdaskan anak bangsa melalui program Penguatan Pendidikan Karakter,
maka kami sebagai pendidik berusaha memberikan dan mencontoh
bagaimana siswa biasa terbiasa dalam berkarak terbaik.
B. Dasar / LandasanHukum
1. UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Undang-Undang No.23 tahun 2014 tentang pengalihan kewenangan
pengelolaan SMA/SMK ke Dinas Provinsi
3. Undang-Undang No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
4. Peraturan Pemerintah Nomor19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan
Nasional
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 74 Tahun 2008 tentang
Guru
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.19 Tahun 2007 Sertifikasi Guru
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.39 Tahun 2009 tentang
Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan
8. Permendikbud No.62 tahun 2014 tentang kegiatan Ekstrakurikuler pada
pendidikan Dasar dan Menengah
9. Permendikbud No.63 tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan
sebagai kegiatan Ekstrakurikuler wajib pada pendidikan Dasar dan
Menengah
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
60 Tahun 2014 Tentang kurikulum 2013 Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
61 Tahun 2014 Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Pada
Tingkat Satuan pendidikan Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah
12. Surat KeputusanKepala SMA Negeri 4 Payakumbuh tentang penetapan
Penguatan Pendidikan Karakter
C. Tujuan
1. Menanamkan nilai-nilai luhur, bud ipekerti,akhlaq mulia yang berakar pada
ajaran agama, adat istiadat dan nilai-nilai keindonesiaan dalam rangka
mengembangkan kepribadian peserta didik supaya menjadi manusia yang
bermartabat, menjadi warga Negara yang berkarakter sesuai nilai-nilai
luhur bangsa dan agama.
2. Menanamkan kebiasaan berfikir dan berbuat yang dapat membantu orang
lain dan bekerja bersama sebagai keluarga,sahabat,tetangga, masyarakat
dan bangsa.
3. Meningkatkan pendidikan keluarga untuk memacu keharmonisan dalam
keluarga dan menekan radikalisme pada pesertadidik.
D. Sasaran
1. Peserta didik
2. Guru
3. Warga Sekolah
E. Hasil yang diharapkan
1. Peserta didik memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur, budi
pekerti, akhlaq mulia yang berakar pada ajaran agama, adat istiadat dan
nilai-nilai keindonesiaan dalam rangka mengembangkan kepribadian
peserta didik supaya menjadi manusia yang bermartabat, menjadiwarga
Negara yang berkarakter sesuai nilai-nilai luhur bangsa dan agama dalam
proses belajar, dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
2. Peserta didik terbiasa untuk berfikir dan berbuat yang dapat membantu
orang-orang hidup dan bekerja bersama sebagai keluarga, sahabat,
tetangga, masyarakat dan bangsa.
BAB II
KEGIATAN DAN PROGRAM KEGIATAN
1) Pelaksanaan di dalam kelas:
a. Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran.
b. Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk
melaksanakan ibadah.
c. Tranparansi laporan keuangan dan penilaian kelas secara berkala.
d. Larangan menyontek.
e. Memberikan pelayanan yang sama terhadap seluruh warga kelas tanpa
membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, dan status
ekonomi.
f. Memberikan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus.
g. Membiasakan hadir tepat waktu.
h. Membiasakan mematuhi aturan.
i. Menciptakan situasi belajar yang bisa menumbuhkan daya pikir dan
bertindak kreatif.
j. Mengambil keputusan kelas secara bersama melalui musyawarah dan
mufakat.
k. Pemilihan kepengurusan kelas secara terbuka.
l. Menciptakan suasana kompetisi yang sehat.
m. Menciptakan kondisi etos kerja, pantang menyerah, dan daya tahan
belajar.
n. Mencipatakan suasana belajar yang memacu daya tahan kerja.
o. Memiliki pajangan tentang slogan atau motto tentang giat bekerja dan
belajar.
p. Memajang foto presiden dan wakil presiden, bendera negara, lambang
negara, peta Indonesia, gambar kehidupan masyarakat Indonesia
q. Memelihara lingkungan kelas.
r. Tersedia tempat pembuangan sampah di dalam kelas.
s. Berempati kepada sesama teman kelas.
t. Melakukan aksi sosial.
u. Pelaksanaan tugas piket secara teratur.
2) Berbasis Budaya Sekolah
a. Merayakan hari-hari besar keagamaan.
b. Memiliki fasilitas yang dapat digunakan untuk beribadah.
c. Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk
melaksanakan ibadah.
d. Tranparansi laporan keuangan dan penilaian sekolah secara berkala.
e. Menyediakan kotak saran dan pengaduan.
f. Larangan membawa fasilitas komunikasi pada saat ulangan atau ujian.
g. Menghargai dan memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh
warga sekolah tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status
sosial, status ekonomi, dan kemampuan khas.
h. Memiliki catatan kehadiran.
i. Memberikan penghargaan kepada warga sekolah yang disiplin.
j. Memiliki tata tertib sekolah.
k. Membiasakan warga sekolah untuk berdisiplin.
l. Menegakkan aturan dengan memberikan sanksi secara adil bagi
pelanggar tata tertib sekolah.
m. Menyediakan peralatan praktik
n. Menciptakan suasana kompetisi yang sehat.
o. Menciptakan suasana sekolah yang menantang dan memacu untuk
bekerja keras.
p. Memiliki pajangan tentang slogan atau motto tentang kerja
q. Pemilihan kepengurusan OSIS secara terbuka.
r. Menyediakan media komunikasi atau informasi (media cetak atau
media elektronik) untuk berekspresi bagi warga sekolah.
s. Memfasilitasi warga sekolah untuk bereksplorasi dalam pendidikan,
ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya
t. Melakukan upacara rutin sekolah.
u. Melakukan upacara hari-hari besar nasional.
v. Menyelenggarakan peringatan hari kepahlawanan nasional.
w. Menciptakan suasana sekolah dan bekerja yang nyaman, tenteram,
dan harmonis.
x. Pembiasaan memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan
sekolah.
y. Tersedia tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan.
z. Membuat biopori di area sekolah.
3) Pelaksanan di masyarakat:
a. Memiliki fasilitas ibadah yang dapat dimanfaatkan masyarakat
b. Berbagi santunan kepada masyarakat kurang mampu
c. Bekerjasama dengan masyarakat untuk menguatkan hubungan yang
baik
d. Bekerja sama dengan masyarakat untuk menegakkan aturan dan
memberi sanksi bagi yang melanggar
e. Menyediakan media komunikasi atau informasi (media cetak atau media
elektronik) untuk menjalin hubungan dengan masyarakat
f. Memfasilitasi kegiatan bersifat sosial.
g. Mambantu pelaksana kegiatan peringatan HUT RI
BAB III
PENUTUP
Program kerja yang disusun secara terperinci sebelum memulai sesuatu
kegiatan akan sangat membantu menentukan langkah-langkah yang akan
dilakukan, maka kesimpulan yang diambil dalam penyusunan program ini adalah:
1. Penyelenggara kegiatan mengetahui dan melaksanakan tugas sesuai
dengan kewenangan
2. Selalu mengadakan koordinasi diantara peneyelenggarakan kegiatan
3. Penggunaan keungan sesuai dengan anggaran yang tersedia
Mudah-mudahan program kerja yang telah disusun ini dapat membantu
meningkatkan penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Payakumbuh ,Juni 2021
Kepala SMAN 4 Payakumbuh
Dra. Arnefi Gustati
NIP. 196709081997022001