100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
752 tayangan84 halaman

Buku Panduan Dasar Trading Forex

Bab 1 membahas pentingnya mindset yang tepat dalam trading dan menjelaskan konsep dasar trading serta istilah-istilah yang terkait. Bab 2 memperkenalkan trading forex dan menjelaskan para pelakunya seperti pemerintah, bank, dan perusahaan besar yang memiliki pengaruh besar dalam pasar forex.

Diunggah oleh

Agam Maldini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
752 tayangan84 halaman

Buku Panduan Dasar Trading Forex

Bab 1 membahas pentingnya mindset yang tepat dalam trading dan menjelaskan konsep dasar trading serta istilah-istilah yang terkait. Bab 2 memperkenalkan trading forex dan menjelaskan para pelakunya seperti pemerintah, bank, dan perusahaan besar yang memiliki pengaruh besar dalam pasar forex.

Diunggah oleh

Agam Maldini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BASI

C
TRADING
BOOK
FOREXTRADER
HANDBO O K
Good Mindset
Good Analysis
For Good
Profitable Trader
BAB 1
MINDSET TRADING
Bab ini menjadi awal dari perjalanan trading
Anda dan yang akan sangat menentukan
keberhasilan di dalam trading.
Didalam Bab 1 ini, pokok bahasan/materi yang akan
dipelajari adalah sebagai berikut:

Apa itu Trading ?


Pengertian dasar atau konsep mengenai apa
sebenarnya aktifitas trading tersebut

Mengapa harus Trading ?


Trading yang dilakukan harus memiliki alasan dan
tujuan yang jelas.

Pola pikir dalam Trading


Mindset yang benar adalah syarat mutlak sebelum
melakukan
aktifitas trading.

Kunci sukses dalam Trading


3M (Mindset, Money Management dan Method) adalah
rahasia keberhasilan dalam trading.
1.1 APA ITU TRADING ?

Trading adalah sebuah aktivitas


memperjualbelikan instrumen investasi dalam
jangka waktu tertentu (bisa singkat, menegah,
lama).

Trading dilakukan oleh 2 belah pihak, yaitu Pembeli


(BUYER) dan Penjual (SELLER) di pasar (Market).

Aktivitas Trading pun merupakan aktivitas berdagang


yang dapat memberikan keuntungan dalam rentang
waktu yang tertentu.
Ilustrasi Trading Pada Pasar Modal

Buyer = dilambangkan dengan Banteng (BULL) memiliki


pandangan optimis bahwa harga akan naik

Seller = dilambangkan dengan Beruang (BEAR)


memiliki padangan pesimis bahwa harga akan turun

Didalam pasar modal, para pelaku baik BUYER


ataupun SELLER dikenal dengan nama TRADER.
Sesuai dengan namanya maka aktifitas yang
dilakukan disebut TRADING

Dengan demikian tujuan, cara analisa dan waktu


serta risk yang lakukan juga berbeda dengan sudut
pandang INVESTOR
1.2 MENGAPA HARUS TRADING?

Dunia trading selalu menarik untuk dijadikan suatu


pilihan sebagai salah satu peluang, berikut ini adalah
berbagai alasan mengapa seseorang memilih untuk
melakukan aktifitas trading. Biasanya alasan tersebut
terbagi menjadi 2, yaitu: alasan irasional dan alasan
rasional, yaitu:

Alasan rasional di dalam trading:


Trading itu mudah
Aktifitas trading terkesan mudah karena hanya
memilih
tombol BUY atau SELL.

Profitnya sangat besar


Banyak sekali informasi yang beredar
dimasyarakat bahwa trading dapat
menghasilkan keuntungan yang sangat
besar, bisa mencapai 30% /bulan, bahkan
100%
/bulan, sederhananya profit yang “ditawarkan” selalu
menggiurkan bagi para pemula.

Cara Cepat Kaya


Informasi keuntungan yang sangat besar
di dalam trading, membuat seseorang
berpikir bahwa inilah cara cepat menjadi
kaya raya.

Tentunya alasan-alasan atau tujuan yang irasional


seperti diatas harus dihilangkan dalam pola pikir,
jika ingin berhasil didalam trading.
Alasan rasional di dalam trading:

Belajar hal baru


Mengetahui dan belajar sesuatu hal yang
baru, yaitu mengenai Dunia Trading, adalah
semangat awal yang lebih rasional.

Investasi
Untuk sebagian orang, trading merupakan
salah satu cara dalam melakukan
investasi, dimana tujuannya adalah untuk
mengembangkan dana atau uang yang
dimiliki.

Trader
Menjadikan trading sebagai bisnis yang
menjanjikan yang dilakukan dengan baik
dan benar sebagai usaha pemenuhan
kebutuhan / Trading For Living

Alasan dan tujuan tersebut diatas hendaknya


menjadi pengingat bagi semua orang yang
ingin terjun didalam dunia trading.

“Trading bukanlah cara cepat menjadi


kaya, tetapi Trading bisa menbuat anda
menjadi kaya, jika dilakukan dengan
cara yang baik dan benar”
1.3 POLA PIKIR DALAM TRADING

Apa yang pertama kali terpikir dalam benak


Anda ketika ditanya apakah trading forex
itu ?

Trading forex bukanlah sebuah permainan,


hilangkan kalimat “Main Forex” karena secara alam
bawah sadar, kalimat ini akan mempengaruhi
mindset kita dalam trading.
Aktivitas trading tentunya berbeda dengan
spekulasi atau bahkan judi. Perbedaannya
terletak pada kedalaman analisa yang dilakukan
dan pengelolaan modal ketika melakukan posisi
transaksi di market.

Peraturan di Indonesia Mengenai


Trading Forex

Trading itu legal, ada dasar hukumnya :


Undang-undang No 32 Tahun 1997
tentang Perdagangan Berjangka
Komoditi (BAPEPTI)
Undang-Undang (UU) No. 10/2011
tentang Sistem Perdagangan Alternatif
(SPA)
No: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli
Mata Uang (Al-Sharf) MUI
Perilaku Terhadap Trading
Berikut adalah perilaku yang sebaiknya dilakukan
terhadap trading, antara lain:

Membayangkan profit dalam setiap posisi yang


dilakukan
Membayangkan kesuksesan dalam trading
Pola Pikir Seorang Trader Sukses

“Perbedaan trader
yang berhasil dengan
trader yang gagal
adalah
pola pikir psikologis
mereka”.

Menjadi Trader sukses bukan hanya tentang


merumuskan strategi yang lebih baik dan melakukan
analisis yang lebih luas, tetapi juga tentang
mengembangkan pola pikir pemenang.

Menurut banyak studi tentang trader , apa yang


membedakan trader yang berhasil dan trader yang gagal,
adalah:
• BUKAN karena trader yang berhasil merumuskan strategi
trading
yang lebih baik
• BUKAN karena trader yang berhasil lebih pintar
• BUKAN karena trading yag berhasil melakukan analisis
pada market dengan lebih baik
Ada keyakinan, sikap, dan karakteristik psikologis tertentu
yang penting untuk menaklukkan dunia trading.

“The Key to trading success is emotional


discipline. If intelligence were the key, there
would be a lot more people making money
trading” – Victor Sperandeo

“Kunci keberhasilan dalam trading adalah kedisiplinan


emosional. Jika kecerdasan adalah kuncinya, akan ada
lebih banyak orang yang menghasilkan uang dalam
trading - Victor Sperandeo.
1.4 KUNCI SUKSES TRADING

Jika Anda tidak mempunyai cara berpikir yang


benar, strategi trading yang paling bagus
sekalipun tidak akan membuat Anda sukses
dalam bisnis trading forex ini

Jauh lebih penting untuk mengelola uang


Anda secara efektif, daripada terus mencari
trading system yang sempurna.
Anda wajib memahami implikasi pengelolaan
uang serta cara menerapkan teknik
pengelolaan uang,Jika tidak Anda memiliki
peluang sangat yang tipis untuk menjadi
trader yang secara konsisten dapat
menghasilkan profit

Metode trading mutlak Anda gunakan untuk


memprediksi, menganalisa kemungkinan arah
pergerakan harga pada Market.
1.5 PENUTUP

Sudahkah kita memiliki pola pikir/ mindset bahwa


trading forex adalah sebuah bisnis serta
menempatkan sikap kita dengan benar terhadap
bisnis forex tersebut?

Marilah memperbaiki dan membentuk mindset


trading kita, agar kita dapat menjalankan Forex
menjadi bisnis yang menjanjikan
BAB 2
PENGENALAN FOREX

Didalam Bab 2 ini, pokok bahasan/materi yang akan


dipelajari adalah sebagai berikut:

Apa itu Trading Forex ?


Pengertian trading forex dan para pelaku pasar
forex yang disebut “BIG BOYS”

Perbedaan trading secara tradisional dan modern


Melihat trading modern yang memiliki banyak
keuntungan menjadikan online trading mulai
dilirik oleh banyak orang.

lstilah-istilah dalam Trading Forex


Memahami Istilah-istilah baku yang biasa
digunakan dalam trading forex akan membantu
aktifitas dalam trading,

Money Management Sederhana


Pengelolaan dana/asset yang disiplin menjadi
komponen kritikal dalam keberhasilan trading forex.
2.1APAKAH TRADING FOREX ITU ?

Forex (Foreign Exchange)


adalah perdagangan mata uang asing atau dalam
bahasa Indonesia disebut dengan Valas (Valuta
Asing)

Instrumen yang diperdagangkan


Pasangan (Pairs) Mata Uang yang umum
diperdagangkan (misalnya EUR/USD , GBP/USD,
USD/JPY, USD/CHF) .

Jadi Forex berarti membeli atau menjual suatu mata


uang terhadap mata uang lainnya, dengan tujuan
untuk mendapatkan keuntungan.

Ilustrasi perdagangan Forex


Buy EUR/USD berarti Beli EURO dan Jual US
Dollar Sell USD/JPY berarti Jual US Dollar
dan beli Yen Jepang

Contoh:
Buy EUR/USD 1.3000 berarti Beli 1 EURO
dengan menjual 1.3000 USD
Mata Uang Terpopuler Didunia

Berikut adalah 8 (delapan) mata uang terpopuler di


dunia yang sering diperdagangkan

Pasangan mata uang tersebut dikelompokan ke dalam 3


(tiga) bagian, yaitu:
Para Pelaku Bisnis Forex
Pelaku pasar forex berasal dari berbagai golongan,
termasuk Pemerintah, Bank dan Institusi Keuangan,
Perusahaan Multinasional, Spekulan, Broker, dan
trader forex seperti saya dan anda.

Pemerintah
Pemerintah dan bank sentral adalah juga pelaku trading
forex, pemerintah biasanya memerlukan mata uang asing
untuk keperluan belanja negara misalnya untuk membeli
valuta asing, impor barang dari negara luar dan atau untuk
membayar hutang luar negeri .

Bank dan Institusi Keuangan


Bank dan institusi keuangan adalah peserta yang paling
aktif di pasar forex. Di dalamnya ada bank sentral yang
jadi perwakilan pemerintah, bank-bank swasta super
besar, dan bank komersial biasa. Namun, yang menjadi
pelaku pasar forex paling berpengaruh biasanya adalah
bank-bank multinasional.
Para Pelaku Bisnis Forex
Perusahaan
Perusahaan besar juga
termasuk pelaku pasar
forex yang tidak bisa
diremehkan
pengaruhnya
terhad
Big player dalam bisnis ap pergerakan harga
apapun, janganlah pasangan mata uang di
dilawan, sebab merekalah pasar forex.
yang menggerakan pasar
dan menciptakan trend Perusahaan besar yang
dengan transaksi yang dimaksud disini adalah
sangat besar. mereka yang
Jadi Follow The Trend menggunakan mata
uang asing untuk
kegiatan bisnisnya, baik
TREND IS YOUR untuk pembelian suku
FRIEND cadang maupun
pembayaran antar
perusahaan .

Broker
Broker forex merupakan pelaku pasar forex dengan
posisi strategis, karena mereka meneruskan dan
mengatur permintaan trading dengan volume kecil
(retail) kepada institusi keuangan yang lebih besar.
Sehingga nantinya, setiap permintaan trader bisa di-
akomodasi di pasar forex yang lebih masif.
Retail Trader
Retail trader termasuk saya dan anda, Trader
forex retail ini jumlahnya banyak sekali di
seluruh dunia, dan semuanya bertransaksi
melalui perantaraan broker.
Ilustrasi Keuntungan Trading Forex

Gambar dibawah ini secara sederhana menjelaskan


keuntungan yang didapatkan dari trading pada pasar
valuta asing (Valas)

Ilustrasi trading pada valuta asing dapat ditemukan


dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu ketika kita pergi
untuk menukarkan uang di Money Changer.
Money changer tersebut juga mendapat keuntungan
dari selisih harga jual dan harga beli dari mata uang
yang akan kita tukarkan tersebut.
Waktu Pasar Trading Forex
Perdagangan forex dapat dilakukan 24 jam sehari
selama 5 hari dalam seminggu. Dapat dikatakan,
pasar forex buka terus tanpa ada istirahat atau tidur.
Bagi para trader, tentu ini menyenangkan karena
berpeluang melipatgandakan keuntungan kapan saja.

Aktivitas trading pun tak harus bertabrakan dengan


jam kerja kantor maupun waktu bersama keluarga.
Namun, waktu trading forex terbagi dalam beberapa
sesi dan tak setiap jam trading forex selalu ramai.

Anda dapat menentukan waktu trading terbaik untuk


mendapatkan peluang profit optimal. Harga pasangan
mata uang lebih aktif bergerak saat jam kerja bursa di
negara bersangkutan karena lebih aktif
diperdagangkan.

Anda dapat melihat jam buka dan tutup dari beberapa


bursa besar di seluruh dunia.
Peralatan yang Dibutuhkan
Peralatan yang dibutuhkan antara lain, yaitu :
PC/Notebook, Internet yang stabil, Software dari broker
dan juga Gadget

PC/Notebok
Sangat dianjurkan sebelum melakukan trading,
hendaklah menganalisa pasar, untuk itu dibutuhkan
perangkat PC/Notebook sehingga analisa dapat
dilakukan dengan lebih nyaman

Internet yang Stabil


Koneksi internet yang stabil diperlukan agar setiap
transaksi kita dapat segera dieksekusi di market.

Software dari Broker


Software dari broker yaitu Metatrader versi 4 atau 5
digunakan untuk melakukan analisa, membuka order sampai
menutup order pada saat transaksi di market.

Smartphone/ Gadget
Smartphone atau Gadget dapat dimanfaatkan untuk
melakukan monitoring terhadap transaksi yang
telah kita lakukan di market
Persamaan dan Perbedaan Bisnis Riil
dan Trading

3 (tiga) hal persamaan antara bisnis riil dan trading


dapat dilihat dari beberapa hal dibawah ini, yaitu:

3 (tiga) hal perbedaan antara bisnis riil dan trading


dapat dilihat dari beberapa hal dibawah ini, yaitu:
2.2 TERMINALOGY FOREX

PIP atau Point In Price: Satuan terkecil


pip pergerakan harga dalam Forex.
Contoh: Dari harga 1.3000 bergerak ke 1.3018,
maka berarti bergerak naik 18 pips, pips
menentukan profit dan loss anda

LOT : Satuan jumlah kontrak (contract size) atau


volume.
1 lot Standard = $100,000 quantity
contract size. Contoh: Buy 2 lot
EUR/USD di 1.3000,
Artinya: Membeli 200,000 EURO dengan
menukarkan (jual) 1.3000 x 200,000 = USD
260,000

Spread: Selisih harga Jual


dan Beli (Selisih Harga Bid –
Ask)
Sell sering disebut juga dengan istilah Bid
atau Short, sedangkan Buy sering disebut
dengan istilah Ask atau Long.

BUY jika mengharapkan harga pairs-nya


bergerak naik untuk mendapatkan profit. Jika
bergerak kebalikannya maka akan loss.

SELL jika mengharapkan harga pairs-nya


bergerak turun untuk mendapatkan profit. Jika
bergerak kebalikannya maka akan loss.

Bila kita order Bid (Sell), jika kemudian harga


Ask-nya (Buy) bergerak turun lebih kecil
daripada harga Bid, maka kita mendapat
profit.

Bila kita order Ask (Buy), jika kemudian


harga Bid- nya (Sell) bergerak naik
melebihi harga Ask, maka kita mendapat
profit.

Tetapi jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka


kita mengalami loss atau (Floating Loss)

* Floating yaitu apabila posisi harga kita belum


di-close / belum di-liquid untuk direalisasikan dan
masih mengambang bergerak di market
Jenis Akun Trading

Micro Micro Account (atau mikro lot):


dengan satuan mulai dari 0.01 lot,
minimal modal yang dianjurkan: $1.000

Mini Mini Account (atau mini lot):


dengan satuan mulai dari 0.1 lot,
minimal modal yang dianjurkan: $10.000

Regular/Standard Account (atau


standard lot): dengan satuan mulai
dari 1 lot,
minimal modal yang dianjurkan: $100.000

Anda bisa menggabungkan


penggunaan account dengan kombinasi
lot.
Contoh: 2.1 lot , 0.8 lot , 1.1 lot , 3.0 lot,
dan sebagainya.
Perhitungan Profit dan Loss Untuk
Tiap Jenis Akun
Leverage dan Hubungannya dengan
Trading
Leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk
meningkatkan potensi imbal hasil (return) dari sebuah
investasi. Leverage dalam forex biasanya ditampilkan
dalam bentuk proporsi tertentu, misalnya 1:50, 1:100,
1:200, dan seterusnya.

Hubungan Leverage Dalam Forex Dan


Modal Trading

Semakin besar proporsi leverage, maka makin kecil


syarat modal yang perlu disetorkan trader ke akun
tradingnya di broker forex.

Dengan adanya
leverage, lebih banyak
trader bisa ikut trading
di pasar forex, bukan
hanya mereka yang
memiliki simpanan dana
besar.
Dengan demikian,
leverage adalah salah
satu hal dasar yang
penting diketahui dalam
belajar forex

Risiko Leverage Dalam Forex

Seiring makin besarnya dana yang bisa ditradingkan,


maka diharapkan makin besar pula potensi profit yang
bisa didapat trader. Akan tetapi, dalam dunia investasi
keuangan berlaku “high return, high risk”, atau “makin
besar (peluang) return, makin besar (pula) risiko-nya”,
termasuk dalam penggunaan leverage. Trading dengan
dana yang sudah di-leverage bisa mengaburkan
perhitungan loss dan profit kita
Dengan kata lain, meskipun leverage merupakan suatu
fitur yang menguntungkan bagi trader, tetapi ada
risikonya. Yaitu, kerugian yang dialami saat trading
menggunakan leverage bisa jadi lebih besar dibanding
apa yang bisa ditanggung trader.

Leverage dan Margin

Leverage dalam forex juga berhubungan erat dengan


konsep “margin”. Margin adalah jumlah uang yang perlu
ada dalam rekening kita di broker sebagai jaminan agar
kita bisa bertrading dengan dana yang di-leverage.

Contoh leverage 1:100 misalnya, kita butuh “margin” 1 dolar


agar bisa bertrading senilai 100 dolar. Jika uang 1 dolar itu
kita tarik atau habis karena suatu alasan, maka kita tidak bisa
bertrading lagi.

Berbeda dengan leverage yang ditulis dalam bentuk


perbandingan, margin biasanya ditulis dalam bentuk
persentase, misalnya 0.5%, 1%, 2%, dan seterusnya.
Jika leverage maksimal adalah 1:100, maka itu berarti
margin yang dipersyaratkan broker adalah 1%. Demikian
seterusnya.
Open Position (OP), Take Profit (TP), Stop
Loss (SL) dan Trailing Stop
Dalam Trading Forex terdapat beberapa istilah
lain yang harus diketahui seperti Buka Posisi
(Open Position/OP) dan istilah yang berkaitan
dengan tindakan Closing atau Menutup Posisi
Order

Take Profit (TP) : untuk target profit anda

Stop Loss (SL) : untuk membatasi kerugian (cut


loss)

SL sebaiknya diinput setiap kali anda


melakukan OP, karena SL berfungsi untuk
membatasi kerugian supaya tidak semakin
terpuruk apabila open posisi anda
berlawanan dengan arah market dan terkena
LOSS

TRAILING STOP Adalah suatu cara untuk


melindungi profit anda apabila telah mencapai
suatu titik tertentu. Stop Loss otomatis naik
secara bertahap.

Set Trailing Stops 15 points, berarti


bila profit telah mencapai 16 point,
maka fungsi TS akan aktif secara
otomatis.
Jika menggunakan fungsi TS ini,
komputer harus dalam keadaan ON
dan harus Online Internet, karena
fungsi TS ini dijalankan pada
komputer anda dan BUKAN pada
server broker. Jika komputer dalam
keadaan Off kemudian On kembali,
maka fungsi TS masih bisa tetap
berjalan, apabila belum mencapai titik
yang ditentukan.
Cara Kerja Trailing Stop

Contoh :
Set Trailing Stops pada angka 20 points, dan Anda
order Buy pada harga 1.3000 ,
jika harga naik pada posisi 1.3021 maka TS akan
aktif secara otomatis dengan cara menempatkan
Stop Loss (SL) pada harga 1.3001 (melindungi
profit anda dengan jarak 20 pips), bila
kemudian harga naik pada posisi 1.3030 maka
SL secara otomatis akan naik pada posisi
1.3010.

Apabila dari posisi 1.3030 tersebut kemudian


turun ke posisi 1.3015 maka SL akan tetap pada
posisi 1.3010 (tidak ikut turun), hal ini terjadi
untuk melindungi profit anda. Fungsi TS tersebut
telah mengatur SL secara otomatis, sehingga
anda bisa memperoleh profit secara maksimal
dan tidak kuatir profit anda akan berbalik menjadi
loss.

Dalam menggunakan fungsi TS, anda pun


harus mempertimbangkan keadaan pasar,
karena TS akan aktif apabila telah menyentuh
titik profit tertentu (yang sudah ditentukan /di-set
sebelumnya).
Pending Order (PO)
PENDING ORDER adalah suatu order yang
belum terlaksana namun akan terlaksana
apabila telah menyentuh suatu titik harga
tertentu sesuai pesanan yang telah ditentukan
sebelumnya.

Fungsi dari Pending Order adalah untuk


mengatur posisi sebaik mungkin sesuai dengan
metode dan strategi trading anda.

Berikut adalah 4 (empat) jenis pending order dan


penjelasannya di dalam gambar, yaitu:

Bagaimana panduan dasar untuk penggunaan


pending order, akan langsung dipraktekan di
dalam kelas edukasi (“Materi Pengenalan MT4”)
agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan
jelas
BAB 3
MONEY & RISK MANAGEMENT

Didalam Bab 3 ini, pokok bahasan/materi yang akan


dipelajari adalah sebagai berikut:

Apa itu Risk Manajemen didalam Trading Forex ?


Resiko merupakan unsur penyerta didalam setiap
bisnis, resiko tidak dapat dihindari, tetapi dapat
dikelola.
Untuk bisa memaksimalkan peluang keuntungan
didalam trading sekaligus meminimalisir resiko,
dibutuhkan manajemen resiko, atau yang kita kenal
dengan nama “Risk Management”.

Apa itu Money Manajemen didalam Trading Forex ?


Mengingat tingginya resiko yang akan dihadapi di
pasar, maka Anda harus memiliki strategi
bagaimana cara pengelolaan dana (Money
Management) yang disiplin.
Beberapa fakta dan survey membuktikan bahwa
sebagian besar trader mengalami kerugian dan
kehilangan uangnya serta hanya sedikit yang
bertahan karena ketidakdisiplinan di dalam Risk dan
Money Management di dalam trading
3.1 RISK MANAGEMENT

Risk Management adalah suatu pendekatan


terstruktur atau metodologi dalam mengelola
ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman;
suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk:
penilaian resiko, pengembangan strategi untuk
mengelolanya dan mitigasi risiko dengan
menggunakan pemberdayaan atau pengelolaan
sumberdaya (dana)

Dengan menerapkan
risk management,
berarti kita
menerapkan kontrol
penuh atas uang kita.

Kita bisa membatasi


sampai sejauh mana
kerugian yang mungkin
akan kita alami dalam
setiap trading.

Ingatlah bahwa tidak ada satu orangpun yang bisa


menentukan masa depan. Dengan demikian, juga
tak ada seorang pun yang tahu persis ke mana
harga akan bergerak. Kebanyakan trader pemula
gagal karena tidak memiliki dasar manajemen
resiko yang baik
Beberapa metode/cara yang dapat kita lakukan
sehubungan dengan risk management, antara
lain:
CUT LOSS
SWITCHING
HEDGING
AVERAGING

Mari kita bahas teknik ini satu per satu dan


penerapannya
didalam trading.
CUT LOSS
Cut loss dilakukan dengan segera menutup transaksi
yang merugi dengan tujuan menghindari potensi
resiko yang lebih besar.

Contoh ilustrasi berikut ini dapat membantu


Anda untuk memahaminya:
SWITCHING
Teknik ini dilakukan dengan cara menutup posisi yang
rugi dan segera mengambil posisi baru yang searah
dengan pergerakan harga selanjutnya. Idenya adalah
untuk me-recovery kerugian yang diakibatkan oleh
posisi transaksi sebelumnya. Teknik ini lebih efektif
apabila dilakukan ketika terjadi perubahan arah harga
yang cepat dan drastis.
HEDGING
Ada juga yang menyebutnya “locking”. Teknik Hedging
dengan tujuan sementara untuk tidak membuat
kerugian atau keuntungan bertambah, artinya modalnya
tetap karena di lock antara posisi yang saling
berlawanan dengan jumlah lot yang sama.

Jika teknik ini dilakukan dalam kondisi floating minus,


memang hal ini terasa aneh, karena trader yang
mengalami kerugian sebenarnya tidak bisa melakukan
apapun terhadap kerugian yang sudah dideritanya.

Anda tidak dianjurkan melakukan hal ini. Satu-satunya


alasan teknik ini dijelaskan di sini adalah agar Anda
tahu bahwa ada beberapa trader yang menggunakan
teknik ini.
AVERAGING
Averaging (atau disebut juga sebagai ‘cost-averaging’)
merupakan teknik manajemen resiko yang cukup
ekstrim karena pada dasarnya teknik ini mencoba untuk
“melawan” pasar. Ide dasarnya adalah pasar tidak
mungkin bergerak ke satu arah saja untuk selamanya.

Ingat: teknik ini sangat beresiko. Teknik ini sangat


tidak dianjurkan bagi para trader yang memiliki dana
yang terbatas.

Teknik averaging ini dapat dikembangkan menjadi


beberapa metode lagi antara lain:

Pyramiding
Martingale

Mari kita lihat dan pelajari satu per satu, teknik-teknik


diatas agar Anda dapat memahami nya ketika terjun
didalam trading real.
Pyramiding
Teknik Pyramiding dilakukan pada saat posisi trading
yang Anda buka sedang dalam status floating profit,
kemudian kita menambahkan lagi posisi dengan arah
yang sama dengan posisi awal tersebut.

Teknik ini akan efektif jika digunakan pada saat pasar


berada dalam keadaan trending. Teknik ini tidak akan
efektif jika pasar berada dalam keadaan sideways.

Martingale

Teknik martingale ini merupakan teknik yang lebih


ekstrim lagi, dengan teknik ini, Anda bukan saja akan
menambah posisi baru setiap mengalami kerugian
namun juga melipatgandakan jumlah transaksinya/
menambah jumlah lot.
3.2 MONEY MANAGEMENT
Money management dalam forex kurang lebih
adalah sekumpulan rule yang terintegrasi dalam
sebuah trading system mengenai bagaimana Anda
mengontrol keuangan selama bertrading.

“OK. Saya paham


bahwa manajemen
modal itu penting. Lalu
bagaimana semestinya
saya mengelola modal
saya?”

Sebenarnya ada banyak


cara mengelola uang
Anda, namun kuncinya
tetaplah pembatasan
resiko
Beberapa hal yang
penting dan
berhubungan dengan
money management adalah sebagai berikut:
Initial Margin dan Margin Added (bila ada).
Besar resiko per transaksi yang bersedia Anda
tanggung.
Maximum Drawdown
Risk to Reward Ratio

Berikut ini adalah penjelasan dari tiap-tiap


komponen tersebut diatas:
Initail Margin dan Margin Added
Initial margin adalah modal awal yang hendak Anda
setorkan pada pialang/broker untuk bertrading.

Sedangkan margin added adalah modal tambahan


yang mungkin Anda tambahkan untuk Anda
bertrading/ mempertahankan posisi yang terfloating
bila ada dikemudian hari.

Besarnya Resiko per Trade yang Bersedia Anda


Tanggung

Resiko per trade artinya apabila sekali Anda


membuka posisi, berapa besar batasan loss yang
mau Anda tanggung jika seandainya posisi Kita
berlawanan dengan market?
Kelak hal ini akan berkaitan dengan bagaimana Anda
membangun sebuah trading system.
Jadi bagaimana solusinya? Solusinya ada beberapa cara:

Memperbaiki sistem trading


Meningkatkan sistem trading anda sehingga tidak lagi
menjadi 70:30 misalnya menjadi 90:[Link]
memang sangat baik bukan? tetapi ini jelas tidak
mudah.

Memiliki sistem yang mampu memprediksi 90 persen


pergerakan harga dengan akurat tentu membutuhkan
waktu yang tidak singkat kalau tidak mau Kita katakan
bertahun-tahun. Ya ini memang solusi teoritis terbaiknya
namun secara realistis ini sulit untuk dilakukan bahkan
oleh para professional trader.

Memperbesar modal
Nah ini masih lebih mungkin dibandingkan dengan
solusi diatas tadi. Dengan memperbesar modal maka
kita memiliki buffer yang lebih besar untuk menahan
loss agregat tadi. Tentu saja jumlah lot yang terbuka
harus tetap dan tidak boleh bertambah dalam tiap kali
transaksi. Namun kendala disini adalah apabila dana
yang kita miliki terbatas. Dalam keadaan seperti ini kita
harus kembali ke solusi pertama atau solusi dibawah
ini.

Memperkecil loss per transaksi


Solusi sederhana dan rasanya lebih dapat diterima.
Maksudnya apabila tadinya kita menggunakan
katakanlah 10% dari dana yang ada untuk bertransaksi
yaitu untuk menentukan besarnya Stop Loss maka kita
perlu menguranginya menjadi misalnya 5%.
Begini maksudnya, apabila Anda menggunakan 10% dengan
modal
$ 1,000 itu artinya stop loss Anda besarnya 100 points
($ 1,000 x 10% = $ 100) sedangkan apabila
menggunakan 5% maka stop loss Anda besarnya 50
points atau $ 50, artinya kita ketahanan dana kita masih
sangat cukup dan kita masih tetap berada di dalam
market untuk membuat peluang profit di dalam trading
Risk to Reward Ratio
Risk to reward ratio merupakan perbandingan antara
resiko yang Anda ambil dengan keuntungan yang
diperoleh setiap kali membuka posisi dalam trading.

perbandingan Risk to Reward yang baik, tentu saja


semakin besar reward dan semakin kecil risk yang
telah kita tentukan

Rumus Perhitungan Total Lot MAX & Total


OP = (Modal : $100.00 ) = Jumlah Lot MAX

Jumlah Open Posisi (OP) = Total Lot :


Jumlah Trade

Contoh:
Modal $1000, maka ideal lot size = $1000 : $100.000 = 0.1
lot
Jika trading dipersiapkan untuk OP 10 posisi, maka per
posisi = 0.01 lot (0.1 lot dibagi 10x Open Posisi).
Input SL sementara =
300 pip Input TL
sementara = 300 pip

Berarti Risk to Reward rationya adalah minimal 1:1,


artinya potensi keuntungan yang hendak dicapai sama
dengan nilai resiko yang bisa kita terima, apabila analisa
kita berlawanan dengan arah market.

Jangan Open Posisi tanpa input Stop Loss (SL),


karena akan SANGAT BERBAHAYA!
BAB 4
Dasar Teknikal Analisis

Didalam Bab 4 ini, pokok bahasan/materi yang akan


dipelajari adalah mengenai dasar teknikal analisis
yang mencakup:

Analisa Market
Pendekatan yang dilakukan untuk menganalisa
pergerakan harga atau memprediksi trend
dimasa depan melalui analisa fundamental,
analisa teknikal dan sentiment pasar.
Pengenalan Candlestick
Pergerakan harga dimarket dapat diwakili oleh
sebuah chart (grafik), melalui grafik ini, kita dapat
melakukan analisa secara teknikal, dan salah satu
bentuk grafik yang paling popular adalah candlestick.
Banyak trader yang melakukan analisa melalui
candlestick karena keunikannya.
Trend dan Trendline
Trend dan trendline merupakan bagian dari cara
melakukan analisa terhadap market, mengetahui
arah trend dan memprediksi trend masa depan,
dapat membantu trading kita menjadi lebih baik.
Support dan Resistance (SnR)
Support dan Resistance merupakan hal paling
dasar dan wajib untuk dipahami secara mendalam
karena SnR dapat digunakan sebagai acuan
sampai dimana pergerakan sebuah harga dimarket.

Mari kita bahas, materi dasar teknikal analisis ini satu per
satu, sehingga diharapkan Anda dapat melakukan
analisa yang baik dan benar sebelum membuka posisi
dimarket.
4.1 ANALISA MARKET
Analisa pasar Forex adalah suatu cara/metode untuk
mengolah data dan juga informasi yang berisikan
tentang kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman
(SWOT) pada pasar forex

Macam-macam analisa pada pasar Forex:


Fundamental Analysis
Technical Analysis
Sentimen Pasar Analysis

Jenis-jenis metode analisa pasar (market


analysis) tersebut memiliki dasar pertimbangan
yang berbeda-beda, yang masing-masing
memiliki karakternya tersendiri.

Untuk menjadi seorang trader yang profitable,


sangat disarankan bagi kita untuk benar-benar
menguasai salah satu dari ketiga metode analisa
diatas.
Karena tujuan akhir dari analisa market adalah
menggunakan analisa tersebut untuk
mengidentifikasi peluang terbaik didalam trading
dan menjadikannya sebagai sebuah trade yang
baik dan profitable.
4.1.1 ANALISA FUNDAMENTAL

Fundamental Analysis adalah metode analisa


yang menekankan pada pengamatan terhadap
faktor : kondisi keuangan suatu negara, peta
kekuatan ekonomi suatu negara terhadap negara
lainnya, kondisi geo-politik, dan kondisi sosial-
politik yang dianggap dapat mempengaruhi
pergerakan harga di pasar, dalam hal ini pasar
Forex.
Para fundamentalist, percaya bahwa untuk
mengetahui kemana arah pergerakan harga
dimasa depan, mereka terlebih dahulu harus
menganalisa semua faktor yang menyebabkan
harga tersebut bergerak.

Karena menurut
para
fundamentalist,
harga bergerak
disebabkan
oleh perilaku
para partisipan
pasar.
Maka para fundamentalist beranggapan bahwa
dengan menganalisa alasan-alasan logis dibalik
pengambilan keputusan para partisipan pasar
adalah langkah tepat untuk dapat memprediksi
arah harga kedepan.

Prinsip dasar mereka adalah melakukan sell


karena adanya “isu” buruk(negatif) dan
melakukan buy karena adanya fakta/data yang
baik(positif).
Berikut ini faktor-faktor untuk menentukan kondisi
ekonomi
secara keseluruhan berdasarkan data-data seperti :
produksi domestik bruto
tingkat pengangguran
tingkat inflasi
indeks harga produksi
indeks harga konsumen
neraca pembayaran
aliran modal
kebutuhan tunai sektor publik,
kebijakan moneter,
kebijakan fiskal,
kondisi sosial,
kondisi politik lokal dan internasional,
tingkat pertumbuhan ekonomi makro dan
mikro, dan lainnya

Sederhananya, jika prospek ekonomi suatu


negara saat ini dalam kondisi baik maka
mereka yakin bahwa kedepannya mata uang
negara tersebut akan menguat, sebaliknya jika
buruk maka akan melemah.

Sayangnya pergerakan harga yang terjadi tidak


selalu sesuai dengan data ekonomi yang ada,
terkadang walaupun data ekonomi secara
keseluruhan dalam kondisi yang baik namun
harga mata uang malah merosot tajam.
Contoh Analisa Fundamental :
Kenaikan suku bunga dapat menjadikan nilai
mata uang menguat, karena banyak investor
yang akan mengalihkan investasinya kepada
instrument mata uang sehingga permintaan
terhadap mata uang tersebut menjadi tinggi.
Semakin banyak permintaan terhadap mata
uang maka semakin kuat nilai mata uangnya.
Kondisi politik & perekonomian negara AS
sangat berpengaruh terhadap kondisi
perekonomian dunia, karena itu news dan data
ekonomi AS sering dijadikan sebagai acuan
terhadap pergerakan mata uang utama dunia.
Misalnya: perang dagang antara AS vs China
akan mempengaruhi pergerakan mata uang
negara-negara yang berbisnis dengan AS.

Untuk dapat mengetahui data-data ekonomi suatu


negara, Anda dapat mengakses situs berikut ini:
[Link] sebagai
referensi dalam melakukan analisa secara
fundamental.
4.1.2 ANALISA TEKNIKAL

Technical Analysis adalah metode analisa yang


menekankan pada pengamatan pola gerakan harga
pada chart, dengan mengamati dan mempelajari
data sejarah (history) yang terjadi dimasa lampau
untuk memprediksi arah gerakan harga dimasa
yang akan datang
Dengan
mempelajari data
historis ini para
trader dapat
menarik sebuah
kesimpulan di
dala
m
pengambilan
keputusan pada saat trading di market sebagai
signal SELL atau BUY.
Para trader teknikal atau biasa disebut juga
sebagai chartist, percaya bahwa sejarah akan
selalu berulang.
Mereka mengamati dan mencatat price behavior
(perilaku harga) ketika harga mencapai suatu area
tertentu yang sebelumnya sudah pernah dicapai.
Dengan menganalisa perilaku harga tersebut mereka
kemudian mendapatkan visi, tentang kemana arah
harga selanjutnya.

Pertanyaan selanjutnya seberapa akurat kita dapat


memprediksi arah pergerakan harga ke depannya ?
Karena tidak ada metode analisa apapun yang
memiliki tingkat keberhasilan 100%, demikian pula
dengan analisa teknikal.

Beberapa studi menyatakan bahwa analisa teknikal


dapat memberikan keuntungan dengan dipadukan
money manajemen yang disiplin.
Ngupi dulu
enak nih

Beberapa
pendekatan yang
dilakukan oleh
banyak trader
dalam
penggunaan
analisa teknikal
adalah:

Indikator teknikal (Moving Average, Bollinger


Band, Stochastic, dll)
Naked Chart / Price Action Analisis;
menganalisa market dengan pergerakan harga
di market tanpa bantuan indicator. Price action
(pa) mencerminkan reaksi pasar atas sentimen
para pelakunya
Price Action (PA)
Analisis teknikal terdiri dari banyak disiplin ilmu,
namun pada dasarnya adalah price action.

Ada tiga komponen utama dalam price action yaitu :


Trend,
Support / resistance, dan
Reaksi pasar yang memberikan sinyal untuk
dapat segera ditindaklanjuti.

Kita akan mempelajari aspek-aspek yang


berhubungan dengan Price Action dalam sub
bahasan berikutnya.
Dasar Analisa Teknikal

Mengapa
Analisa
Teknikal ?

Fundamental tidak Harga di market itu Real


Valid dalam jangka Chart menunjukan
waktu singkat perjalanan dari sebuah
Tidak serta merta harga, menganalisa
analisa fundamental untuk mengantisipasi
bisa diterapkan perubahan harga di
dalam trading masa mendatang
Analisa fundamental Melihat pola pola yang
akan jauh lebih terjadi dalam
berperan jika posisi pergerakan harga ,
kita sebagai Investor sehingga para trader
dimana investasi tidak melakukan trading
kita untuk jangka dalam ‘kegelapan’ atau
waktu yang lama tanpa arah yang jelas
Dasar Analisa Teknikal

Untuk memahami bagaimana analisa teknikal itu


bekerja, maka kita perlu memahami 3 konsep dasar
Teknikal analisis yang biasa dikenal dengan The Dow
Theory

Dow Thoery ini dipopulerkan oleh seorang yang


bernama Charles Henry Dow pada abad ke-18,
seorang jurnalis kebangsaan Amerika dan mendapat
julukan Bapak Teori Teknikal Analisis Modern

Teori Dow menjadi inspirasi bagi banyak orang


untuk mengembangkan berbagai metode analisa
teknikal, disusul oleh Ralph Nelson Elliott dan
William Delbert Gann yang mengembangkan teknik
analisa mereka pada abad ke 19.
The Dow Theory

1. Price Move in Trend

Harga bergerak dalam bentuk trend. Bisa


arahnya sideways, naik atau turun dan disertai
dengan adanya pola/trend.
Dan biasanya para chartist minded tidak meyakini
bahwa
fluktuasi harga bergerak dalam kondisi random/acak

2. History repeat it self

Sejarah akan selalu berulang demikian juga dengan


pergerakan harga akan terus berulang yang
tercermin dalam pola-pola atau trend.
Maka pergerakan market tentunya dapat diprediksi,
Pola-pola ini dihasilkan dari pergerakan harga, yang
dikenal dengan istilah “sinyal”. Jika sinyal ini muncul
maka biasanya trader akan
mengantisipasi/menganalisa yang diberikan oleh
kondisi pasar saat ini dengan mempelajari sinyal
yang sudah terjadi sebelumnya.

3. Market action discount everything

Semua yang terlihat dalam chart pada dasarnya


sudah menampilkan psikologis market secara
keseluruhan, seperti perbedaan pendapat, harapan
di masa mendatang, rasa takut, serakah, dan
sentimen pelaku pasar kecuali keadaan force
majeure seperti gempa bumi, perang, dsb.
Perbandingan Analisa Fundamental dan
Analisa Teknikal

Pro dan
Kontra
Fundamental Analisis Teknikal Analisis

Butuh waktu untuk Memerlukan banyak


memperoleh data untuk
informasi. menunjang
akuratnya prediksi.
Seringkali Sangat bergantung
bersifat pada kemampuan
subyektif chartist
karena
melibatkan
banyak
pendapat orang.
Lebih cocok Tiap chartist
diterapkan pada memiliki metode
long term period yang berlainan
trading dan masing-
masing belum
tentu cocok
diterapkan satu
sama
lain.
Sulit diterapkan pada
pasar yang tidak
efisien
4.1.3 ANALISA SENTIMEN PASAR

Analisa sentimen adalah metode analisa yang


menjadikan sentimen pasar sebagai dasar
untuk mengambil keputusan. bahwa harga
bergerak karena sentiment pasar mayoritas dari
para pelaku pasar mengarah ke arah yang
sama.

Bagi para sentiment analyst, harga bergerak


sangat dinamis, harga tidak mengenal adanya
batas support dan resistance seperti yang diyakini
oleh para chartist, dan harga juga tidak akan
berhenti menguat hanya karena adanya faktor
data ekonomi yang buruk seperti diyakini oleh para
fundamentalist. Pasar forex sangatlah kompleks
dan banyak sekali kepentingan beradu
didalamnya, jadi sentimen pasar mayoritas adalah
yang menentukan kemana harga akan bergerak.

Para sentiment analyst mencoba


mengumpulkan data tentang bagaimana
orang menilai suatu mata uang.
Mereka melakukan berbagai cara untuk
‘menambang data’ dari berbagai sumber, bahkan
dengan kemajuan teknologi sekarang mereka dapat
memanfaatkan jejaring sosial untuk melakukannya.

Masalahnya adalah bahwa data yang mereka


kumpulkan tersebut tidak dapat membedakan,
antara mana data sentimen yang berasal dari para
pelaku pasar retail dan mana data sentimen dari
para pelaku pasar kelas kakap(big boys).
BAB 5
TRADING PLAN
Anda sudah hampir selesai mempelajari modul edukasi ini.
Selamat! Sebentar lagi Anda akan siap untuk terjun langsung di
dunia trading dan berhadapan langsung dengan pasar
sesungguhnya.
Sebelum Anda terjun langsung ke medan pertempuran
sesungguhnya, ada baiknya Anda menyimak baik-baik isi
chapter ini. Salah satu hal penting yang perlu Anda tanamkan di
benak Anda jika memang ingin menjadi trader yang sukses
adalah:
JADILAH DIRI SENDIRI. Sederhana namun dalam ya? Apa
maksud kalimat tersebut?
Setiap trader bisa memiliki pandangan yang berbeda-
beda terhadap pasar. Demikian pula cara berpikir, toleransi
resiko dan target, tentu berbeda- beda pula. Hanya karena
seseorang memiliki metode trading yang bisa mereka jalankan
dengan baik dan sukses, belum tentu metode tersebut cocok
pula bagi Anda. Dengan kata lain, belum tentu Anda pun bisa
mejalankan metode trading tersebut dengan baik dan sukses
pula.
Milikilah Trading Plan Anda sendiri, yang sesuai dengan
karakter Anda sebagai trader, dan senantiasa meng-update-nya
sejalan dengan pengalaman Anda mempelajari pasar. Kata
orang bijak: “If you fail to plan, then you have already planned to

Salah satu faktor keberhasilan dalam trading forex


adalah disiplin, dan hanya dengan trading plan yang dibuat
secara benar dan obyektif seorang trader bisa berlatih untuk
disiplin sesuai kaidah-kaidah yang telah ditetapkan dalam
planningnya.
Dengan membuat trading plan, seorang trader telah bertanggung
jawab terhadap dirinya sendiri jika hasil tradingnya tidak seperti
yang diharapkan, dan bisa segera mengambil langkah yang
terbaik pada account tradingnya tanpa ragu dan panik jika arah
pergerakan harga pasar berlawanan dengan prediksi.
Kenyataan ini berhubungan langsung dengan konsep bahwa kesabaran
dalam trading forex akan mendapatkan imbalan atau reward dari pasar.
Bersabar menunggu sinyal price action yang terbentuk pada pasar akan
meningkatkan tidak saja peluang sukses trade kita, tetapi juga rasa percaya
diri, karena jika kita trading dengan metode yang akurasinya cukup bisa
diandalkan seperti metode price action, maka secara alami akan menguatkan
kepercayaan diri kita
Cara yang terbaik agar kita tidak melibatkan emosi dalam
aktivitas trading adalah dengan membuat sebuah trading plan
yang definitif dengan skenario trading yang jelas mengenai apa
saja yang akan diambil untuk setiap perubahan kondisi pasar.
Banyak trader yang tidak berusaha membuat trading plan karena
tidak tahu bagaimana harus memulai, dan apa seharusnya isi
dari sebuah trading plan itu. Sebenarnya trading plan yang baik
bagi kita adalah yang bisa dengan nyaman kita terapkan, sesuai
dengan pengetahuan maksimal yang kita miliki tentang pasar.
Tidak harus complicated dan bertele-tele. Yang paling penting
adalah kita mengharuskan diri kita sendiri untuk dengan
sungguh-sungguh menerapkannya dalam setiap kita akan entry.
Yang penting diperhatikan dalam membuat sebuah trading plan :
1. Tentukan strategi untuk entry. Ambil cara atau teknik yang
terbaik dari pengalaman Anda menerapkan berbagai metode
entry pada berbagai kondisi pasar. Misalnya Anda memilih
reversal pin bar pada kondisi pasar trending (untuk strategi
price action) dengan indikator pendukung moving average,
maka yakinkan diri Anda bahwa kondisi itu adalah yang paling
baik dan akurat untuk entry pada kondisi pasar trending jika
dibandingkan dengan cara lainnya.
2. Tentukan risk / reward ratio. Skenario risk management ini
harus Anda terapkan pada setiap posisi yang akan Anda
ambil. Pastikan Anda telah paham benar mengenai position
sizing yang adalah bagian terpenting dalam menentukan
resiko.
3. Tentukan position size sesuai dengan target stop loss.
Position size bisa berubah-ubah sesuai dengan resiko stop
loss per trade yang kita tentukan. Resiko per trade
hendaknya ditentukan terlebih dahulu sebelum menentukan
stop loss level.
4. Tentukan strategi exit atau take profit. Exit target
seharusnya ditentukan juga sebelum entry, sesuai dengan
rewrd yang kita sepakati. Hendaknya tidak menentukan exit
level pada saat trade sedang berlangsung, karena emosi kita
cenderung akan ikut terlibat ketika kita trading tanpa exit target.
Kita akan lebih obyektif saat belum punya posisi.
[Link] jurnal dan catatan untuk evaluasi. Sebaiknya untuk setiap posisi
yang telah diclose, baik profit atau loss diberikan catatan untuk evaluasi
kualitas strategi dan plan yang telah kita buat, mungkin untuk kita perbaiki
dikemudian hari

Sebenarnya tidak ada metode yang pasti untuk membuat suatu trading plan,
tetapi untuk trader yang belum pernah mencoba menggunakan trading plan,
bisa menerapkan konsep diatas untuk memulainya
.

BAB 6
EPILOG

IKUTI MIMPI ANDA DAN GIGIHLAH HINGGA


ANDA SUKSES
Sekarang kita sampai pada bab terakhir dimana kita
dapat merefleksikan dan menanyakan sebuah pertanyaan
penting sederhana: “dapatkah informasi apapun dari buku ini
benar-benar membantu saya untuk membuat mimpi saya,
melanjutkannya dan memperbaiki hidup saya?” Saya sangat
yakin, materi yang dipaparkan pada 9 bab telah membantu
menuntun tidak hanya untuk kesuksesan finansial, tapi untuk
kebahagiaan dan pencapaian dalam semua aspek kehidupan
saya.

Salah satu kesenangan terbesar saya dalam hidup


adalah melakukan apa yang orang katakan tidak bisa saya
lakukan. Ketika seseorang berusaha merebut mimpi anda dan
mengatakan bahwa anda tidak mungkin melakukannya, jangan
berhenti – tersenyum dan berkata, “Saya akan tunjukkan pada
anda”. Jika anda tidak mengejar mimpi anda, tidak bergerak
untuk apa yang anda mau, anda tidak akan pernah
mendapatkannya. Anda lebih berani daripada yang anda
pikirkan. Jangan biarkan seorang pun mengambil mimpi anda.
Semua dari kita memimpikan kehidupan yang bahagia, dan
berkelimpahan, mencapai seluruh potensi tertinggi kita jadi
kenapa tidak membuat mimpi jadi nyata? Masa depan dimiliki
oleh mereka yang percaya keindahan mimpi mereka dan
kekuatan dan passion yang membawa mereka kepada mimpi
tersebut.
Kami ada hari ini karena setelah saya mempelajari
trading, saya tahu apa yang orang lain akan lawan. Saya juga
tahu bahwa di dalam rumah di seluruh dunia, ada ayah dan ibu
yang dalam pasar sangat takut mati, takut dihajar, demoralisasi,
dipermalukan dan diambil martabatnya sebagai manusia. Saya
tahu betapa mengerikan, menantang dan mengerikan untuk
meraih mimpi dengan menjadi seorang trader. Saya melewati
hidup yang sulit, mengerikan dan momen mencoba dan
memalukan, termasuk waktu ketika saya tidak punya cukup uang
untuk membeli sepatu untuk anak-anak saya. Tidak disangkal
saya memiliki banyak kebencian, takut dan bekerja melalui
masalah trading saya.

Ketika saya belajar untuk trading, saya memikirkan


trading ketika sedang makan, minum dan tidur. Itu menghabiskan
hidup saya. Saya belajar untuk tidak menyerah pada sesuatu
yang saya tidak dapat menghabiskan waktu untuk tidak
memikirkan hal tersebut. Namun saya harus menghadapi realita
yang sangat keras bahwa saya harus mencari sesuatu jika saya
mau bertahan dan sukses dalam bidang ini. Saya didorong untuk
memiliki keinginan kuat daripada ketidakinginan yang kuat.
Pilihan saya akan pola pikir untuk melihat masalah sebagai
potensi peluang atau jalan untuk mencoba kembali dengan
cerdas telah mengijinkan saya untuk menabrak semua masalah
saya dan membuat jalan berkualitas untuk saya dan keluarga.
Apa yang telah saya selesaikan telah membawa keajaiban untuk
kelayakan diri, kepercayaan diri dan harga diri.
Saya telah bagikan kepada anda betapa memalukannya
dan menyedihkannya yang saya rasakan saat saya belajar
bagaimana trading. Jika belajar trading telah melakukan semua
ini untuk saya, hal itu juga akan membawa keajaiban dalam hidup
anda!
Jangan anggap enteng apa yang telah anda baca dalam
buku ini. Pola pikir dan kehidupan trader datang kepada saya
dengan sebuah harga, namun harganya pantas untuk saya bayar
untuk meraih mimpi saya. Saya selalu berusaha melawan
masalah yang saya hadapi dengan sebuah sikap positif dan
penampilan positif. Hingga saat ini saya mencoba untuk mencari
solusi yang memungkinkan saya memindahkan masalah tanpa
menyalahkan atau menyebabkan masalah lain. Tentu saya tahu
ada sebuah set baru dari masalah yang menanti untuk timbul ke
permukaan, dan berurusan dengan banyak masalah dalam satu
waktu akan menjadi luar biasa. Jadi saya tangani satu per satu,
selalu meletakkan impian saya dalam pikiran.

Trader yang memiliki kebiasaan harian bawah sadar


untuk tidak berurusan dengan masalah mereka atau perlu untuk
kembali pada seseorang daripada mengatasi masalah mereka
adalah orang yang akan hancur pada trading. Kita membawa
kebiasaan kita setiap hari kemanapun kita pergi,terutama saat
trading. Membawa kebiasaan buruk atau pikiran pesimis, akan
menghentikan anda untuk sukses dalam pasar.

Kehidupan dan trading yang sukses adalah tentang


menemukan sebuah perbaikan, bukan kesalahan. Jangan selalu
memikirkan kesalahan; tetap fokus untuk menemukan solusi dan
apa yang akan dilakukan selanjutnya. Habiskan energi anda
untuk maju ke depan dengan jawaban yang akan mengeliminasi
masalah anda dan membalikkan keadaan untuk anda.

Saya katakan satu karakteristik personal yang akan


menjadi sifat terpenting yang diperlukan untuk sukses tidak
hanya dalam kehidupan melainkan sebagai trader adalah
kegigihan.
. Itu adalah sebuah tekad untuk bertahan sampai akhir
setelah dirobohkan 100 kali dan bangkit kembali 101 kali
dengan sikap positif, mengatakan "Ini dia nomor 101, suka atau
tidak" bertahan sampai anda berhasil.

Ketika anda ada di satu titik dimana anda pikir seluruh


pasar – apapun dan semua orang yang terlibat – melawan anda
dan anda merasa tidak sanggup, bahkan semenit pun, adalah
benar bahwa anda tidak dapat menyerah. Ini adalah momen
“Trader’s moment of truth.” Trader yang dapat bertahan sedikit
lebih lama dengan upaya yang menyakitkan adalah seorang
yang akan menemukan kesuksesan. Selama kita bertahan
dengan mimpi trading kita, kita akan selalu bertumbuh.

Saya pikir seorang trader yang sukses adalah orang


biasa yang menemukan kekuatan untuk bertahan, tekun, dan
bertahan meskipun halangan dan tantangan dihadapi dalam
pasar. Tidak ada yang dapat menggantikan kegigihan.

Bagaimanapun, trader yang masuk akal tidak melawan pasar;


mereka beradaptasi dengan pasar dan tekun hingga sukses.
Trader yang tidak masuk akal meminta pasar yang beradaptasi
dengan dunia mereka. Disana timbul masalah. Anda tidak dapat
berharap pasar beradaptasi pada dunia anda. Itu tidak akan
terjadi.
Kegigihan memungkinkan anda untuk kembali ke jalur
ketika anda terpukul. Memungkinkan anda untuk mengevaluasi
dan mengatur kembali jalan pikiran kita saat anda mendekati
pasar kembali. Ada trader yang gigih sampai mereka sukses
dan pada akhirnya mendapatkannya. Mereka memiliki wasasan
dan keberanian untuk memanggil tantangan.
Tantangan dan hambatan diletakkan pada jalan hidup
kita untuk melihat jika apa yang dia mau adalah benar-benar yang
diinginkan dan diperjuangkan.

Kehidupan yang hebat tercipta dari orang-orang biasa


seperti saya dan anda yang memiliki keberanian untuk berpikir
tentang pemikiran besar dan diikuti dengan tindakan yang nyata.
Untuk menyelesaikan hal besar, kita tidak hanya bertindak,
namun juga bermimpi; kita tidak hanya harus berencana
melainkan percaya. Anda harus percaya anda mampu dalam
trading dan anda tidak akan menyerah! Ini karena kita tidak
mencoba hal yang kita percaya itu susah. Tidak ada hal besar
yang dicapai kecuali oleh mereka yang benar-benar percaya
bahwa sesuatu di dalam mereka lebih besar dari tantangan dan
masalah. Kesempatan terbesar anda mungkin ada saat ini juga.
Mungkin saja trading di Forex.

Tidak ada yang natural dalam trading, ketika saatnya


trading, anda menjadi baik dengan kerja keras, dan anda menjadi
lebih baik dengan berlatih lagi-dan lagi teknik trading yang anda
pahami. Sukses akan datang pada anda dengan tidak mencoba
melakukan semuanya. Anda harus tetap tersenyum. Jangan
dibuat rumit. Ketika anda membuat sebuah kesalahan, ingat apa
yang tidak menghancurkan anda yang hanya akan membuat
anda menjadi trader yang lebih kuat dan bijaksana.
Berani untuk sukses dalam hidup dan trading. Gigihlah hingga
anda sukses dan jangan pernah lupa: dalam konfrontasi antara
aliran air dan batu, aliran air selalu menang, bukan karena
kekuatan tapi kegigihan murni.

Lihatlah Grand Canyon!.

(Sumber Epilog: The Forex Mindset – Jared F Martin

Common questions

Didukung oleh AI

Fundamental analysis focuses on evaluating economic data to assess the currency's intrinsic value, while technical analysis relies on chart patterns and historical price behavior to predict future price movements. The strength of fundamental analysis lies in its long-term perspective and comprehensive coverage of economic conditions; however, it requires significant data and is more suitable for long-term investments. In contrast, technical analysis provides a quick evaluation through charts and is applicable for short-term trading but relies heavily on past data, which can be subjective and less reliable in non-efficient markets. Fundamental analysis may struggle to capture immediate market reactions, while technical analysis depends on patterns that may not always predict accurately .

Support and resistance levels in technical analysis act as psychological barriers for price movements. Support levels represent a price point where a downtrend can be expected to pause due to a concentration of buying interest, while resistance levels are where an uptrend can be expected to pause due to a concentration of selling interest. These levels impact trading decisions as traders often use them to predict price reversals, set entry and exit points, and identify trends. By analyzing these levels, traders make informed decisions to buy at support and sell at resistance or to place stop-loss orders strategically .

Technical analysts use the Dow Theory to understand market price movements by focusing on three key components: price trends, historical repetition, and market action discounting everything. The theory posits that prices move in identifiable trends (upward, downward, or sideways), these trends recur historically, and all market information, including future expectations, is reflected in current price actions. By analyzing trends and patterns on charts, technical analysts believe they can predict market behavior and make trading decisions accordingly .

The principle "history repeats itself" in technical analysis suggests that past price movements and patterns are likely to reoccur because human behaviors in the market tend to be consistent over time. This principle leads traders, known as chartists, to rely on historical patterns to predict future price actions. The repetition of historical patterns or trends provides signals that traders can anticipate for making trading decisions. As these patterns form, traders analyze them to forecast potential future market movements, capitalizing on expected price behavior .

Geopolitical conditions influence Forex market movements by altering investor perceptions of risk and economic stability. For example, geopolitical tensions such as wars or trade disputes, like the trade war between the US and China, affect global trade routes and economic partnerships, consequently influencing currency valuations as investors adjust portfolios to mitigate perceived risks. Political instability, changes in government, or policy reforms in significant economies can also lead to fluctuations in market sentiment and currency values due to uncertainty about future economic performance .

Sentiment analysis differs from fundamental and technical analysis as it focuses on market sentiment as the basis for decision-making. Unlike technical analysis, which studies historical price patterns and chart behaviors, or fundamental analysis, which evaluates financial data and economic conditions, sentiment analysis examines the majority sentiment of market participants. It acknowledges that market movements are driven by the collective psychology of traders rather than strict economic data or historical chart patterns. Sentiment analysis attempts to gather data on how people perceive a currency, using modern tools like social networks for data mining .

A comprehensive trading plan includes the following components: strategy for entry, risk/reward ratio determination, position sizing, exit strategy, and a journal for evaluation. The strategy for entry ensures that trades align with market conditions, using techniques like price action and supported indicators such as moving averages. Risk/reward ratio and position sizing are critical for managing potential losses and ensuring trades are within the defined risk limits. An exit strategy provides predefined targets to minimize emotional trading influences. Keeping a journal enables traders to evaluate the effectiveness of their strategies and make improvements. Collectively, these elements create a structured approach to trading, enhancing decision-making discipline and long-term profitability .

Persistence is crucial for success in trading because it embodies the trader's ability to endure through repeated challenges and losses, learning from mistakes and continuously adapting strategies. This trait allows traders to confront market adversities, adjust to conditions, and advances their skills without giving up after setbacks. Success in trading often involves iterative learning and development, making persistence indispensable for achieving long-term goals, overcoming psychological hurdles, and maintaining focus on ultimate trading ambitions .

Social media and technological advancements enhance sentiment analysis by providing a vast data source for understanding market sentiments in real-time. Traders can use these technologies to mine data from platforms like Twitter or financial news portals to gauge public sentiment, influential opinions, and shifts in market mood. Technological tools can quickly analyze vast amounts of unstructured data, allowing sentiment analysts to detect trends and changes in sentiment that influence currency movements. This real-time analysis enables more responsive and informed decision-making in Forex trading .

The political and economic condition of the United States has a significant impact on global currency movements because the US economy plays a central role in global finance. News and economic data from the US are often used as benchmarks for the movement of major world currencies. For instance, trade wars between the US and countries like China can affect the currencies of nations that conduct business with the US .

Anda mungkin juga menyukai